Category: Tips Properti

  • Tanda Rumah Kamu Diserang Rayap dan Cara Basminya


    Jakarta

    Masih banyak rumah masyarakat Indonesia yang masih menggunakan bahan kayu sebagai strukturnya. Penggunaan bahan kayu ini memiliki kekurangan, yaitu rentan diserang oleh rayap bila tidak diproses dengan baik.

    Rayap sangatlah berbahaya bagi struktur bangunan rumah yang terbuat dari kayu. Semakin lama mereka menetap, semakin besar kerusakannya. Lalu, bagaimana cara mengetahui kalau rumahmu sedang diserang rayap?

    Dikutip dari bhg.com, ada beberapa tanda yang bisa kamu cek bila rumahmu sedang diserang oleh rayap. Berikut contohnya.


    Tanda Rumah Sedang Diserang Rayap

    1. Kayu Berlubang

    Ciri yang paling mudah terlihat yaitu banyaknya lubang pada kayu rumahmu. Kayu yang berlubang mengindikasikan bahwa adanya rayap yang menggerogoti bagian dalamnya. Biasanya kayu itu akan mengeluarkan suara yang nyaring ketika dipukul.

    2. Jalur Tanah

    Jalur tanah ini biasanya digunakan oleh rayap untuk berpindah dari tanah ke kayu tujuan. Jalur ini digunakan seperti jalan raya atau jalan utama oleh para rayap supaya mereka bisa berpindah dengan aman.

    3. Suara Klik atau Benturan

    Bila Kamu mendengar suara klik atau benturan di dalam tembok. itu artinya ada rayap yang sedang mengirimkan sinyal pada koloninya. Mereka sengaja membenturkan kepala mereka pada kayu untuk menunjukkan jalan pada rayap lainnya.

    4. Bekas Sayap Serangga

    Beberapa rayap pasti akan meninggalkan jejak berupa sayap yang patah. Biasanya patahan sayap tersebut juga dijadikan sebagai tanda sarang mereka.

    5. Cat Mengelupas

    Bila kamu mengenakan tembok tipe drywall, ketika rayap melubangi tembok tersebut, udara lembap akan masuk ke sela dalam drywall dan menjadikan catnya mengelupas.

    6. Residu Kayu

    Bila kamu melihat ada residu berupa bola-bola berwarna cokelat, biasanya itu adalah ulah dari rayap.

    Nah, bila kamu menemui ciri-ciri tersebut kamu bisa mencoba cara berikut ini untuk membasminya.

    Cara DIY Basmi Rayap Dari Rumah

    – Asam Borat

    Kamu bisa mencoba untuk menyemprotkan asam borat langsung kepada kayu yang diserang oleh rayap. Tetapi kamu harus jauhkan lokasi penyemprotan ini dari anak-anak dan hewan peliharaan, karena zat dari asam borat sangat berbahaya bagi mereka.

    – Diatomit (Tanah Diatom)

    Selain Asam Borat, kamu bisa menggunakan diatomit. Diatomit juga lebih ramah terhadap anak-anak dan hewan peliharaan.

    Caranya, kamu bisa menaburkannya pada tanah atau pada area tempat rayap menyerang.

    – Minyak Jeruk atau Minyak Nimba

    Minyak jeruk dan minyak nimba merupakan insektisida organik yang dapat mengatasi serangan rayap skala kecil. Kekurangannya, minyak ini tidak dapat mengatasi serangan rayap dalam skala besar.

    Caranya, campurkan 2 gelas air, beberapa tetes sabun cuci piring, dan sekitar 9~12 tetes minyak jeruk atau minyak neem. Lalu semprotkan langsung pada lokasi yang diserang oleh rayap.

    – Nematoda

    Nematoda seperti cacing gelang parasit bisa menyerang sarang rayap dan meracuni inangnya dalam beberapa hari.

    Selain itu, nematoda juga memangsa hama taman lainnya, sehingga menjadikannya cara yang bagus untuk memerangi serangan rayap di luar ruangan.

    – Insektisida

    Insektisida dapat digunakan untuk membasmi populasi rayap dan banyak tersedia di toko perbaikan rumah. tapi pastikan untuk tidak menggunakannya dalam jumlah yang terlalu banyak.

    Selain cara di atas, kamu juga bisa menggunakan cara profesional seperti menggunakan umpan beracun yang menarik para rayap, melakukan fumigasi, atau menggunakan teknik termitisida pada kayu rumahmu.

    Itu dia cara mengetahui ciri-ciri rumahmu sedang diserang oleh rayap, dan cara membasminya. Semoga bermanfaat!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Serupa Tapi Tak Sama, Ini Bedanya Carport dan Garasi yang Harus Kamu Tahu


    Jakarta

    Sampai sekarang, masih banyak orang yang belum tahu kalau carport dan garasi ternyata berbeda. Walaupun terlihat serupa, tapi nyatanya keduanya memiliki beberapa perbedaan. Untuk mengetahui lebih lanjut, yuk simak penjelasannya di bawah!

    Dilansir dari Astra Daihatsu, inilah penjelasan dan perbedaan antara carport dan garasi.

    Carport

    Kanopi Carport Melengkung.Ilustrasi Carport Foto: carports-canopies.com

    Carport merupakan sebuah tempat yang dirancang secara semi-terbuka yang digunakan untuk parkir kendaraan. Berbeda dengan garasi, biasanya carport ditempatkan secara terpisah dari bangunan utama rumah, umumnya berada di area luar atau samping rumah.


    Penempatan yang seperti ini akan memudahkan kita untuk memasuki atau meninggalkan kendaraan. Carport dilengkapi dengan kanopi sebagai penutupnya yang berfungsi untuk melindungi kendaraan dari hujan dan panas matahari.

    Selain itu, sekarang banyak carport yang juga dilengkapi dengan panel surya untuk menghasilkan tenaga listrik.

    Garasi

    Dinamakan Kedai Built Up, Helmy sang pemilik mempunyai 25 unit lebih mobil bergaya tersebut dari berbagai merek dan tipe di garasinya.Ilustrasi Garasi Foto: Ruly Kurniawan

    Berbeda dengan carport, garasi adalah bangunan yang sepenuhnya tertutup dan digunakan untuk menyimpan kendaraan serta barang-barang lainnya.

    Bangunan garasi menyatu dengan bangunan rumah utama, biasanya garasi diposisikan di sekitar area samping atau belakang rumah. Selain itu, garasi juga sering kali dibuat terhubung langsung dengan rumah melalui pintu masuk ke rumah.

    Tidak hanya sebagai ruang penyimpanan, garasi juga sering berfungsi sebagai ruang tambahan untuk berbagai keperluan. Contohnya sebagai ruang bengkel, atau penyimpanan peralatan rumah tangga dan outdoor yang jarang digunakan di dalam rumah.

    Setelah mengetahui pengertian carport dan garasi secara umum, berikut adalah 4 perbedaan carport dan garasi yang perlu kamu ketahui.

    Perbedaan Carport dan Garasi

    1. Perbedaan Bangunan

    Garasi adalah bangunan tertutup yang terletak di samping atau di belakang rumah yang biasanya terhubung dengan rumah melalui pintu masuk. Sementara itu, carport adalah struktur terbuka yang biasanya terdiri dari atap yang didukung oleh tiang-tiang, yang dapat berdiri sendiri atau terhubung dengan rumah.

    2. Perbedaan Penutup Atap

    Garasi memiliki atap yang tertutup dan dinding di sekelilingnya, sementara carport hanya memiliki atap yang terbuka. Namun sekarang cukup banyak pemilik carport yang memasang kanopi untuk melindungi kendaraan yang diparkir.

    3. Perbedaan Tingkat Keamanan

    Garasi memberikan tingkat keamanan yang lebih tinggi karena mobil terlindungi dari cuaca dan pencurian. Sebab garasi memiliki pintu yang dilengkapi pengunci. Sementara carport yang ditempatkan di luar, memberikan perlindungan yang kurang dan terbatas dari cuaca dan rentan akan pencurian.

    4. Perbedaan Fungsi

    Garasi sering digunakan untuk menyimpan mobil, motor, dan barang-barang lainnya yang memerlukan ruang penyimpanan yang aman. Sementara carport digunakan terutama sebagai tempat parkir mobil dan melindungi kendaraan dari sinar matahari dan hujan.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Usir Jangkrik dari Rumah


    Jakarta

    Di musim penghujan ini, sering kali membuat para jangkrik keluar dari tanah dan masuk ke dalam rumah. Hal ini dikarenakan rumah mereka terendam oleh air akibat hujan sehingga mereka mencari tempat berteduh yang hangat, salah satunya adalah rumah warga.

    Jangkrik tertarik pada lingkungan yang hangat, lembap, dan memiliki cahaya. Maka dari itu jangkrik sering memasuki rumah melalui semua retakan, sela-sela pintu dan celah pada dinding.

    Jangkrik sebenarnya tidak berbahaya pada manusia, tetapi terkadang kita sering terganggu karena keberadaanya.


    Bukan karena suaranya saja yang terlalu berisik jika didengarkan dari jarak yang dekat. Kita juga khawatir bila jangkrik akan masuk ke tubuh kita ketika kita sedang tertidur.

    Tapi kamu tidak perlu khawatir. Dikutip dari bhg.com, ada beberapa cara untuk mencegah dan membasmi jangkrik dari rumah. Ayo kita simak caranya di bawah ini.

    Cara Cegah Jangkrik Masuk Ke Rumah

    1. Tambal Retakan dan Celah Pada Rumah

    Retakan pada rumah bisa menjadi akses untuk para jangkrik masuk ke dalam rumah. Oleh karena itu kamu perlu menutup semua retakan, celah, dan kemungkinan titik masuk lainnya pada rumahmu.

    Selain itu periksa juga apakah ada retakan pada dinding, jendela, pintu, dan fondasi. Tutup rapat menggunakan dempul atau pelapis cuaca. Dan kamu juga bisa memasang jaring (kelambu) pada jendela atau pintu rumahmu.

    2. Jaga Rumput Halaman Rumah Tetap Pendek

    Tidak hanya tanah saja, rumput yang tinggi biasa dijadikan sarang oleh para jangkrik. Oleh karena itu kamu harus mematikan rumput halaman rumahmu tetap pendek agar jangkrik tidak bersarang di sana. Sehingga rumahmu jauh dari sarang jangkrik

    3. Kurangi Hal yang Menarik perhatian Jangkrik

    Kurangi hal seperti cahaya lampu dan ruangan lembap yang memiliki banyak sumber makanan.

    Kamu bisa mengganti lampu rumahmu dengan warna yang lebih hangat (kekuningan). Caranya bisa dengan memilih lampu dengan angka kelvin yang rendah.

    4. Rapikan Rumahmu

    Rumah yang berantakan bisa menarik perhatian jangkrik

    5. Pelihara Hewan

    Hewan yang bisa memakan jangkrik seperti burung bisa menjadi penangkal jangkrik alami. Selain itu kucing juga bisa menjadi penjaga rumah anti jangkrik, karena biasanya kucing tertarik untuk mengejar hal kecil yang bergerak.

    6. Buat Penghalang Pestisida

    Yang terakhir adalah dengan membuat pengahalan dari pestisida. kamu bisa menaburkan atau menyemprotkan pestisida di sekeliling rumahmu agar jangkrik enggan untuk masuk ke dalam rumahmu.

    Bila rumahmu sudah terlanjur kemasukan jangkrik, dibawah ini ada beberapa cara untuk membasminya.

    Cara Membasmi Jangkrik dari Rumah

    1. Cara Alami

    – Diatomit (Tanah Diatom)

    Kamu bisa menyebarkan diatomit di sekeliling rumah, terutama di bagian yang sering didatangi jangkrik.

    Bahan alami ini bersifat abrasif terhadap serangga. Ini membuat mereka dehidrasi dan membunuhnya. Pastikan untuk menyebarkannya di area basah, karena air membuat diatomit tidak efektif.

    – Bahan Buatan

    kamu bisa mencoba untuk membuat bahan pengusir jangkrik buatan. Caranya dengan mencampurkan cabai merah atau bubuk cabai dengan beberapa tetes sabun cuci piring dan air hingga membentuk sebuah pasta.

    Letakkan pasta pada potongan kertas lilin agar mudah dibuang dan tinggalkan di tempat yang banyak jangkrik.

    Jangkrik juga tidak menyukai aroma yang menyengat, jadi kamu juga bisa menyemprotkan minyak esensial, seperti peppermint, lavender, atau sereh, di sekitar area yang biasa didatangi jangkrik.

    – Jebakan Lem

    Kamu bisa memuat jebakan lem untuk menangkap para jangkrik tersebut. Kamu bisa membuatnya dari kertas/kardus yang dilapisi lem dan meletakkannya pada area yang biasa didatangi jangkrik.

    – Asam Borat

    Asam borat bisa digunakan untuk membunuh jangkrik dengan cepat. Kamu cukup untuk meletakkan sedikit potongan asam borat pada area yang biasa didatangi jangkrik. Lalu tunggu hingga besok.

    – Penyedot Debu

    Bila jangkrik tersebut sudah masuk ke dalam rumah dan sulit untuk ditangkap. Kamu bisa untuk coba menangkapnya dengan mesin penyedot debu.

    2. Cara Bahan Kimia

    – Jebakan Umpan Beracun

    Jebakan ini bisa kamu cari di toko yang khusus menjual jebakan serangga. Kamu hanya perlu untuk menempatkannya pada area tempat jangkrik aktif. lalu tinggalkan hingga esok hari.

    – Insektisida

    Yang terakhir tentunya adalah insektisida. Hampir semua serangga bisa ditaklukkan dengan insektisida. Kamu hanya perlu menyemprotkannya pada lokasi jangkrik bersembunyi, lalu mereka akan kabur atau bahkan hingga mati.

    Nah, itu dia beberapa cara untuk mencegah dan membasmi jangkrik dari rumah. Semoga setelah ini kamu tidak perlu khawatir lagi ada jangkrik yang masuk ke mulutmu ketika mau sedang tertidur.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Dinding Kusam? Tidak Perlu Cat Ulang, Coba Bersihkan dengan 2 Cara Ini!


    Jakarta

    Selain perabotan di rumah yang bisa berdebu, dinding bisa mengalami hal serupa. Apalagi rumah dengan atap yang tinggi, biasanya debu menumpuk di pinggiran atap, bahkan ada yang menggantung seperti sarang laba-laba.

    Dinding yang berdebu dan kotor bisa disebabkan karena cuaca dan kebiasaan dari penghuninya. Dinding yang dekat dengan ventilasi udara atau ruang terbuka biasanya akan cepat kotor dan kusam. Begitu pula dengan dinding yang jarang dibersihkan juga membuat debu menumpuk.

    Membersihkan dinding berdebu ini berbeda dengan mengecat ulang. Debu bisa menempel di dinding dalam hitungan hari bahkan setelah dinding dicat ulang. Layaknya perabotan di rumah yang seminggu sekali perlu dibersihkan, dinding pun begitu.


    Debu pada dinding dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti alergi. Selain itu, dinding yang banyak debu juga mudah ditumbuhi jamur dan lumut yang membuat warna cat juga jadi cepat kusam.

    Sebelum membersihkan dinding kamu harus tau jenis cat yang digunakan. Ada cat berbahan dasar minyak dan air atau lateks.

    – Cat Berbahan Dasar Minyak

    Biasa digunakan pada area dengan kelembapan tinggi. Kualitasnya lebih bagus dan lebih tahan lama dibandingkan cat lateks. Keunggulannya lain adalah tahan meskipun sering dibersihkan.

    – Cat Berbahan Dasar Air atau Lateks

    Biasa digunakan untuk dinding di dalam rumah. Lebih tahan terhadap retak dan tidak mudah terkelupas dibandingkan yang berbahan dasar minyak. Namun, saat membersihkannya jangan gunakan pembersih cairan.

    Mengutip dari Spruce, Selasa (26/3/2024), berikut cara membersihkan dinding rumah berbahan minyak atau lateks.

    Cara Membersihkan Dinding Dicat Berbahan Dasar Minyak

    1. Siapkan Larutan Pembersih

    Pertama, bersihkan dinding memakai kain bersih. Lalu siapkan satu sendok teh sabun pencuci piring dan 1/2 sendok teh cuka putih ke dalam air hangat. Siapkan wadah lain berisi air bersih untuk membilas.

    2. Bersihkan Dinding dengan Diusap

    Ambil kain bersih lain atau spons. Celupkan ke wadah berisi cairan lalu peras. Jika tidak ada noda membandel seperti kotoran cicak atau bekas coretan tidak perlu ditekan saat membersihkannya. Jika ada noda membandel, kamu bisa menambahkan 2 sendok makan boraks ke larutan pembersih. Bila sudah dibersihkan bilas dengan kain baru yang dibasahkan dengan air bersih.

    Cara Membersihkan Dinding Dicat Berbahan Lateks

    1. Siapkan Larutan Pembersih

    Singkirkan debu yang menempel dengan kemoceng atau penyedot debu. Setelah itu siapkan larutan pembersih terdiri dari satu sendok teh pembersih serbaguna yang dicampur dengan 1 liter air hangat. Siapkan ember kedua dengan air bersih untuk bilasan.

    2. Bersihkan Dinding dengan Gerakan Melingkar

    Siapkan spons atau kain bersih. Celupkan ke dalam larutan tadi dan peras hingga tidak ada air yang menetes. Mulai dari atas agar tidak mengotori area yang sudah bersih.

    Celupkan spons atau kain kedua ke dalam air bersih dan peras hingga hampir kering. Bilas sisa sabun saat Anda bergerak ke bawah dinding.

    Hati-hati saat membersihkan area dekat stopkontak atau sakelar listrik, jangan terlalu basah pada area ini. Apabila sudah dibersihkan, bilas dengan kain baru yang dibasahkan dengan air bersih.

    Jika ada goresan atau noda yang sulit hilang, celupkan spons basah ke dalam soda kue dan gosok perlahan area tersebut.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Salah! Ini Perbedaan Carport dan Garasi


    Jakarta

    Sampai sekarang, masih banyak orang yang belum tahu kalau carport dan garasi ternyata berbeda. Walaupun terlihat serupa, tapi nyatanya keduanya memiliki beberapa perbedaan. Untuk mengetahui lebih lanjut, yuk simak penjelasannya di bawah!

    Dilansir dari Astra Daihatsu, inilah penjelasan dan perbedaan antara carport dan garasi.

    Carport

    Carport merupakan sebuah tempat yang dirancang secara semi-terbuka yang digunakan untuk parkir kendaraan. Berbeda dengan garasi, biasanya carport ditempatkan secara terpisah dari bangunan utama rumah, umumnya berada di area luar atau samping rumah. Penempatan yang seperti ini akan memudahkan kita untuk memasuki atau meninggalkan kendaraan. Carport dilengkapi dengan kanopi sebagai penutupnya yang berfungsi untuk melindungi kendaraan dari hujan dan panas matahari. Selainitu, sekarang banyak carport yang juga dilengkapi dengan panel surya untuk menghasilkan tenaga listrik.


    Garasi

    Berbeda dengan carport, garasi adalah bangunan yang sepenuhnya tertutup dan digunakan untuk menyimpan kendaraan serta barang-barang lainnya. Bangunan garasi menyatu dengan bangunan rumah utama, biasanya garasi diposisikan di sekitar area samping atau belakang rumah. Selain itu, garasi juga sering kali dibuat terhubung langsung dengan rumah melalui pintu masuk ke rumah. Tidak hanya sebagai ruang penyimpanan, garasi juga sering berfungsi sebagai ruang tambahan untuk berbagai keperluan. Contohnya sebagai ruang bengkel, atau penyimpanan peralatan rumah tangga dan outdoor yang jarang digunakan di dalam rumah.

    Setelah mengetahui pengertian carport dan garasi secara umum, berikut adalah 4 perbedaan carport dan garasi yang perlu kamu ketahui.

    Perbedaan Carport dan Garasi

    1. Perbedaan Bangunan

    Garasi adalah bangunan tertutup yang terletak di samping atau di belakang rumah yang biasanya terhubung dengan rumah melalui pintu masuk. Sementara itu, carport adalah struktur terbuka yang biasanya terdiri dari atap yang didukung oleh tiang-tiang, yang dapat berdiri sendiri atau terhubung dengan rumah.

    2. Perbedaan Penutup Atap

    Garasi memiliki atap yang tertutup dan dinding di sekelilingnya, sementara carport hanya memiliki atap yang terbuka. Namun sekarang cukup banyak pemilik carport yang memasang kanopi untuk melindungi kendaraan yang diparkir.

    3. Perbedaan Tingkat Keamanan

    Garasi memberikan tingkat keamanan yang lebih tinggi karena mobil terlindungi dari cuaca dan pencurian. Sebab garasi memiliki pintu yang dilengkapi pengunci. Sementara carport yang ditempatkan di luar, memberikan perlindungan yang kurang dan terbatas dari cuaca dan rentan akan pencurian.

    4. Perbedaan Fungsi

    Garasi sering digunakan untuk menyimpan mobil, motor, dan barang-barang lainnya yang memerlukan ruang penyimpanan yang aman. Sementara carport digunakan terutama sebagai tempat parkir mobil dan melindungi kendaraan dari sinar matahari dan hujan.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Pakai Tangan, Ini 3 Cara Membersihkan Kotoran Tikus di Rumah


    Jakarta

    Kamu tiba-tiba melihat butiran hitam di beberapa sudut rumah dan berbau tidak enak? Itu wujud kotoran tikus. Saat kamu membersihkannya, sebaiknya gunakan tisu atau sarung tangan karena kotoran tikus banyak mengandung virus, bakteri, dan parasit.

    Beberapa tikus di dalam kotorannya terdapat sebuah virus bernama hantavirus yang berpotensi mematikan pada manusia. Selain itu, kotoran tikus juga termasuk najis yang bisa mengurangi sahnya ibadah seperti Salat jika berada di ruang ibadah. Kamu perlu membersihkannya terlebih dahulu hingga wujud, bau, dan warnanya hilang.

    Mengutip dari Public Health Insider, Rabu (27/3/2024), berikut cara membersihkan kotoran tikus yang aman di rumah.


    1. Buka Ventilasi Ruangan

    Tikus menyukai tempat yang lembap, sudut-sudut rumah, dan daerah yang jarang terkena sinar matahari langsung. Sebelum membersihkan kotorannya, pastikan kamu telah membuka ventilasi terdekat setidaknya selama 30 menit, ini untuk mengurangi bau tidak sedang yang tercium.

    Jika kamu menemukan di halaman, kamu bisa langsung membersihkannya menggunakan sarung tangan dan menyemprotkan dengan cairan pembersih dan pewangi.

    2. Selalu Pakai Sarung Tangan

    Namanya kotoran hewan pasti kotor dan telah terkontaminasi dengan virus, bakteri, debu, dan parasit. Maka kamu tidak boleh memegangnya langsung, melainkan harus menggunakan sarung tangan. Jika tidak ada, kamu bisa menggunakan beberapa lapis tisu, kain yang tidak terpakai, atau kertas.

    Jika kotoran tikus masih berbau dan berada di tempat yang tertutup, pakai masker agar lebih aman. Setelah selesai, jika kamu memakai sarung tangan kain bukan plastik, jangan lupa untuk mencucinya. Namun jika memakai kertas, tisu atau kain bekas bisa langsung dibuang.

    3. Semprotkan Cairan Pembersih

    Saat membersihkan kotoran tikus sebaiknya tidak menggunakan penyedot debu atau sapu. Hal ini untuk menghindari debu yang mengandung alergen dan mungkin terkontaminasi menempel pada alat pembersih.

    Sebagai gantinya, semprotkan bekas kotoran tikus tadi dengan cairan pemutih dan diamkan selama 10 menit. Kemudian, dengan menggunakan tisu atau kain, bersihkan area yang terkena kotoran tersebut.

    Jika kotoran tikus mengenai kain seperti seprai, baju, tempat tidur, jok kursi, gunakan sampo atau deterjen dan rendam dalam air panas.

    Cara Cegah Tikus Masuk ke Rumah

    Untuk menghindari ada kotoran tikus di rumah, kamu perlu mencegah hewan tersebut masuk ke rumah. Caranya dengan menutup akses masuk ke rumah.

    1. Pasang Penghalang di Area Pagar

    Saluran air adalah tempat kesukaan mereka. Lubang-lubang selokan di depan rumah adalah rumah sekaligus akses yang paling dekat dengan rumah kita. Mereka bisa masuk melalui sela pagar, lobang selokan di dekat pagar, lubang dinding pagar, atau tanah yang berada di pinggiran dinding.

    Maka dari itu, kamu perlu menambahkan penutup seperti kawat atau plastik PVC di sela-sela tersebut agar air tetap dapat lewat tetapi untuk tikus tidak bisa.

    Waktu paling rawan rumah kemasukan tikus adalah malam hari. Gerakan mereka sangat cepat dan area halaman tidak terlalu terang, sehingga tikus mudah masuk ke dalam. Maka jika tidak ada orang yang duduk atau berdiri di dekat pintu sebaiknya pintu langsung ditutup.

    3. Tutup Tempat Sampah Saat Malam

    Mereka akan masuk ke rumah untuk mencari makanan. Jika mereka berhasil mendapatkan makanan di rumah tersebut, maka dia akan kembali ke tempat yang sama karena hewan ini memiliki ingatan yang bagus.

    Tikus yang lolos akan mengincar tempat sampah untuk mencari makanan. Jika kamu memiliki tempat sampah di dalam rumah, saat malam langsung ikat plastik atau tutup tempat sampah tersebut agar tidak mengundang tikus. Lebih baik lagi sebelum malam, tempat sampah sudah bisa dibuang ke luar.

    Bukan hanya tempat sampah, tikus juga bisa merusak perabotan dari kayu, plastik, kain, hingga kabel listrik di rumah apabila berhasil masuk ke dalam rumah.

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Panduan Ukuran Ideal Garasi Berdasarkan Jumlah Mobil



    Jakarta

    Garasi adalah salah satu ruangan yang penting di rumah. Garasi dirancang untuk menyediakan tempat penyimpanan dan perlindungan untuk mobil dan juga barang-barang lainnya. Jika kamu berencana untuk melakukan renovasi atau membangun garasi, beberapa aspek yang perlu kamu perhatikan adalah fungsi, lokasi, serta ukuran dan bentuknya.

    Lokasi garasi yang ideal adalah di dekat dapur, ruang lumpur, dan ruang utilitas karena garasi merupakan bagian dari area servis rumah. Jika kamu mendesain tata letak garasi dengan benar, garasi bisa menjadi ruangan yang lebih fungsional. Lantas bagaimana dengan ukuran dan bentuknya?

    Kamu harus menentukan ukuran garasi berdasarkan jumlah kendaraan dan ruang tambahan yang dibutuhkan untuk penyimpanan, termasuk juga ruang bengkel jika diperlukan. Bagi kamu yang masih kesulitan merancang ukuran dan bentuk garasi, di bawah ini adalah panduan ukuran garasi sesuai jumlah mobil, dilansir dari laman Design Evolutions.


    Ukuran Garasi Sesuai Jumlah Mobil

    Untuk mendapatkan pengukuran ruang kosong, kurangi 18 cm dari lebar dan kedalaman.

    Ukuran Garasi Mobil Tunggal

    Gunakan pintu berukuran 2,5 meter sampai 2,7 meter dengan garasi satu ruang ukuran apa pun.

    · Ukuran kecil – 3,6 meter x 6 meter (22,3 meter persegi)

    · Ukuran sedang – 4,3 meter x 6,7 meter (28,7 meter persegi)

    · Ukuran besar – 4,9 meter x 7,3 meter (35,8 meter persegi)

    Garasi dua mobil

    · Ukuran kecil – 6,1 meter x 6,1 meter (37,1 meter persegi)

    Dengan dua pintu berukuran 2,4 meter atau satu pintu selebar 4,9 meter saja.

    · Ukuran sedang – 6,7 meter x 6,7 meter (45,1 meter persegi)

    Dengan dua pintu tunggal berukuran 2,4 meter atau 2,7 meter, atau satu pintu berukuran 4,9 meter atau 5,5 meter.

    · Ukuran besar – 7,3 meter x 7,3 meter (53,8 meter persegi)

    Dengan dua pintu tunggal berukuran 2,4 meter atau 2,7 meter, atau satu pintu berukuran 4,9 meter atau 5,5 meter.

    Garasi tiga mobil

    · Ukuran kecil – 9,1 meter x 6,1 meter (55,7 meter persegi)

    Dengan tiga pintu berukuran 2,4 meter saja.

    · Ukuran sedang – 9,8 meter x 6,7 meter (65,5 meter persegi)

    Dengan tiga pintu tunggal berukuran 2,4 meter atau 2,7 meter/ atau satu pintu berukuran 4,9 meter dan 2,4 meter/ atau satu pintu berukuran 5, 5 meter dan 2,7 meter.

    · Besar – 10,3 meter x 7,3 meter (75,9 meter persegi)

    Dengan tiga pintu tunggal berukuran 2,4 meter atau 2,7 meter/ atau satu pintu berukuran 4,9 meter dan 2,4 meter/ atau satu pintu berukuran 5,5 meter dan 2,7 meter.

    Itulah panduan ukuran garasi minimum yang disarankan untuk satu, dua, dan tiga mobil. Selebihnua, kamu bisa menyesuaikan lebar atau kedalaman agar sesuai dengan situasi desain khusus yang kamu inginkan. Semoga membantu!

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Membersihkan Layar Semua Tipe TV dengan Benar


    Jakarta

    TV sudah menjadi salah satu perabot yang umum ada di rumah sebuah keluarga di Indonesia. Biasanya TV dimanfaatkan sebagai hiburan atau hanya sekedar sebagai alat untuk meramaikan suasana rumah agar tidak sunyi.

    Seiring berjalannya waktu, layar TV akan menjadi kotor. Beberapa faktor yang menyebabkan layar TV menjadi kotor diantaranya adalah, tersentuh oleh tangan, dan akibat dari ruangan yang lembap sehingga debu mudah menempel pada permukaan layar TV.

    Namun di samping itu, banyak orang yang masih takut untuk membersihkan layar TV mereka, alasannya karena mereka khawatir akan merusak layar TV tersebut. Pasalnya saat ini sudah ada banyak tipe layar TV yang baru, dan setiap tipenya memiliki karakteristik yang berbeda-beda


    Tapi sekarang kamu tidak perlu khawatir lagi. Di bawah ini ada cara yang bisa kamu contoh untuk membersihkan semua tipe layar TV seperti TV plasma, LCD, LED, OLED, dan QLED.

    Tips Saat Membersihkan layar TV

    Mengutip dari hgtv.com, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan ketika ingin membersihkan TV, diantaranya yaitu.

    1. Gunakan Kain Mikrofiber yang Lembut dan Tidak Berbulu

    Layar TV sangatlah rentan terhadap goresan, terutama tipe layar TV plasma. Layar TV bahkan bisa tergores oleh tisu, maka dari itu kamu harus pastikan untuk menggunakan bahan yang lembut seperti mikrofiber. Pastikan kamu menyediakan setidaknya 3 buah kain mikrofiber

    2. Jangan Semprotkan Cairan Pembersih Langsung ke TV

    Sebaiknya ketika ingin membersihkan dengan cairan pembersih, jangan menyemprotkannya secara langsung ke layar TV. Sebaiknya kamu menyemprotkannya pada kain mikrofiber terlebih dahulu.

    3. Wajib Membaca Buku Panduan TV

    Selalu gunakan buku panduan TV sebagai patokan cara membersihkan. Karena bisa saja TV tersebut tidak memperbolehkan cairan tertentu atau harus diperlakukan secara spesial.

    Berikut cara membersihkan semua tipe layar TV yang bisa kamu contoh.

    Cara Membersihkan Layar TV

    1. Matikan TV dan Cabut Kabelnya

    Sebelum membersihkannya, kamu wajib untuk mematikan dan mencabut semua kabel yang terpasang pada TV kamu dan tunggu hingga TV menjadi dingin. Selain agar tidak terjadi korsleting listrik, layar TV yang mati juga memudahkan kita untuk melihat bagian layar yang kotor.

    2. Bersihkan Debu dari Lubang Kabel, Sudut, dan Layar TV

    Kamu bisa membersihkan debu pada lubang kabel TV kamu dengan menggunakan air duster. Lakukan secara perlahan agar tidak merusak luabng kabel tersebut.

    Setelah itu, kamu bisa membersihkan debu pada bagian sudut TV dan layar TV dengan kain mikrofiber. Pastikan untuk melakukannya dengan lembut, supaya tidak merusak layar TV.

    3. Buat Cairan Pembersih

    Kamu bisa membuat cairan pembersih sendiri dengan mencampurkan cuka dan air suling dengan perbandingan 1:1 pada sebuah botol semprotan. Atau kamu juga bisa membuat cairan lain dengan bahan air suling yang dicampur dengan 70% isopropyl alcohol dengan perbandingan 1:4.

    Seperti yang sudah dijelaskan, kamu juga harus membaca buku panduan TV tersebut, mungkin saja beberapa TV tidak memperbolehkan penggunaan bahan cairan di atas. Hindari juga penggunaan cairan pembersih dengan bahan amonia, aseton atau alkohol dengan konsentrasi yang lebih tinggi.

    4. Basahi Mikrofiber dengan Cairan Pembersih

    Seperti yang sudah dijelaskan, sebaiknya kamu tidak menyemprotkan langsung ke layar TV. Gunakanlah kain mikrofiber bersih yang baru, lalu basahi sedikit dengan cairan pembersih. Pastikan kamu tidak membuat kain terlalu basah karena nantinya akan sulit untuk mengering.

    5. Bersihkan Layar

    Selanjutnya bersihkan layar dengan kain mikrofiber yang sudah dibasahi tersebut secara perlahan dan tidak menekan layar terlalu keras. Pastikan saat membersihkan, layar Tv tidak terlalu basah. Setelah itu tunggu hingga kering.

    6. Bersihkan Sisa Noda Bekas Air

    Setelah mengering, pastikan layar tersebut bersih secara menyeluruh. Terkadang bila kamu menggunakan terlalu banyak cairan pembersih, tumpukan cairan pembersih itu akan meninggalkan noda air. Maka dari itu, kamu harus membersihkannya dengan kain mikrofiber yang baru.

    7. Jaga Layar TV Tetap Bersih

    Setelah kamu membersihkannya, kamu harus menjaganya agar tetap bersih. Bila kamu melihat ada noda segeralah untuk membersihkannya dengan kain mikrofiber, karena noda tersebut akan membuat debu menempel dengan mudah.

    Itu dia beberapa tips dan cara untuk membersihkan semua tipe layar TV agar kembali kinclong seperti baru.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Keuntungan Tinggal di Apartemen, Bisa Jadi Pertimbangan


    Jakarta

    Apartemen menjadi alternatif hunian di tengah kota bagi sebagian orang. Properti ini memang terbilang efektif untuk menunjang kehidupan produktif seseorang yang mempunyai mobilitas tinggi serta gaya hidup tertentu.

    Meski tak jarang yang menganggap lebih baik tinggal di rumah tapak, sebenarnya ada berbagai keuntungan menghuni apartemen. Adapun keputusan untuk tinggal di apartemen sangat tergantung pada kecocokan gaya hidup seseorang.

    Melansir dari laman Mint Homes pada Rabu (27/3/2024), berikut ini beberapa keuntungan tinggal di apartemen yang perlu kamu ketahui.


    Pemeliharaan Mudah

    Dengan tinggal di apartemen, kamu tidak perlu pusing memikirkan pemeliharaan di lingkungan apartemen karena sudah menjadi tanggung jawab manajemen apartemen. Setiap fasilitas di apartemen akan dirawat oleh manajemen, berbeda halnya dengan tinggal di rumah yang perlu dirawat halaman dan eksterior rumahnya supaya tampak rapi.

    Fasilitas Lengkap

    Apartemen biasanya dibangun dilengkapi dengan beragam fasilitas untuk menunjang kebutuhan dan gaya hidup. Kamu bisa memanfaatkan fasilitas kolam renang, taman, dan gym. Lalu, kamu dapat mudah berbelanja kebutuhan karena ada minimarket dan tempat laundry.

    Keamanan Terjamin

    Biasanya pemilik rumah harus memasang sistem keamanan sendiri di rumah, sedangkan bangunan apartemen sudah ada sistem keamanan yang menyeluruh. Kamu bisa merasa lebih aman karena ada petugas sekuriti dan kamera pengawas, sehingga tindak kejahatan dapat diminimalisir.

    Ukuran

    Proporsi ukuran apartemen cenderung kecil, tetapi segala kebutuhan seperti kamar, dapur, kamar mandi, dan lainnya tetap terpenuhi. Ukuran ini sangat cocok untuk mahasiswa atau pengantin baru yang sebenarnya tidak membutuhkan terlalu banyak ruang. Meski lebih kecil, hal ini justru menjadikannya hunian praktis dan mudah dirawat.

    Lokasi Strategis

    Lokasi apartemen yang strategis tentunya sangat menguntungkan penghuninya. Biasanya apartemen berada di tengah kota, sehingga dapat menunjang kehidupan penghuni yang mungkin ingin tinggal dekat kantornya. Selain itu, penghuni bisa mendapat akses mudah dan cepat untuk pergi ke mall ataupun sekolah.

    Itulah beberapa keuntungan tinggal di apartemen yang membantu kamu hidup lebih nyaman dan praktis. Semoga bermanfaat!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Pakai Elemen Kayu buat Interior Ruangan buat Kesan Hangat & Nyaman


    Jakarta

    Kayu merupakan bahan yang sudah lama digunakan oleh manusia buat berbagai barang, termasuk untuk mengisi rumah. Material kayu untuk interior ruangan mampu memancarkan kesan hangat dari alam.

    Motifnya yang indah serta bentuknya yang kokoh menjadikannya bahan yang cocok digunakan di sekitar rumah. Kamu dapat menambahkan nilai estetika pada ruangan dengan menghadirkan elemen kayu.

    Melansir dari laman Mega Furniture pada Rabu (27/3/2024), berikut ini cara menggunakan elemen kayu sebagai interior ruangan. Kamu bisa memilih beberapa cara berikut untuk menciptakan suasana hangat dengan elemen kayu.


    Panel Dinding

    Rumah Mona Ratuliu dan Indra BrascoDinding Panel Kay Foto: Instagram @monaratuliu @indrabrasco

    Hadirkan alam di dalam rumah dengan memasang panel dinding yang terbuat dari kayu. Bagian dinding ini akan menjadi ‘statement’ pada ruangan. Lalu, elemen kayu juga dapat menambah tekstur pada ruangan.

    Lantai

    Room with cozy light decorated in Scandinavian style, using natural materials.Lantai Kayu Foto: Getty Images/iStockphoto/Studio Light and Shade

    Lantai dari kayu membuat tampilan ruangan menjadi lebih stylish. Kamu bisa bermain dengan ragam jenis kayu serta penyusunan lantai yang unik. Ruangan pun bisa terkesan mewah ataupun cozy tergantung pada desain yang dipilih.

    Hiasan

    Perajin menata produk kerajinan dari kayu pada pameran UMKM di Meulaboh, Aceh Barat, Aceh, Minggu (27/8/2023). Pemerintah terus berupaya memperkuat dan mendorong perusahaan teknologi keuangan atau financial technology (fintech) sebagai salah satu strategi untuk memperluas akses pembiayaan bagi UMKM melalui program kredit UMKM seperti kredit usaha rakyat (KUR) dan penyaluran pembiayaan ultra mikro (UMi). ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/YUPerlengkapan Kayu Foto: ANTARA FOTO/SYIFA YULINNAS

    Apabila kamu ingin menggunakan kayu dengan cara yang tidak terlalu mencolok. Kamu dapat menggunakan perintilan hiasan dari bahan kayu. Beberapa di antaranya seperti lampu, cermin, karya seni, hingga plafon.

    Furnitur

    Furniture Kayu Retro.Furniture Kayu Retro. Foto: Lucas Hoang/Unsplash

    Tambahkan sentuhan alam pada interior ruangan dengan motif kayu menggunakan furnitur. Berbagai furnitur bisa dibuat dari kayu, termasuk meja makan, dipan, dan laci. Namun, ada baiknya untuk memilih kayu reklamasi atau sumber yang sustainable supaya lebih ramah lingkungan.

    Plafon

    Plafon RumahPlafon Rumah Foto: (istimewa)

    Kamu boleh bereksperimen dengan material kayu, salah satunya dengan menambah memasang elemen kayu pada plafon. Plafon dengan motif kayu terbilang unik serta dapat memberi kesan rustic dan suasana seperti kabin.

    Itulah berbagai aspek interior rumah yang bisa dibuat dari kayu. Semoga bermanfaat!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com