Blog

  • 12 Cara Meningkatkan Kualitas Udara di Rumah Biar Selalu Segar


    Jakarta

    Salah satu syarat rumah sehat adalah memiliki udara yang segar dan berkualitas. Beberapa hal yang harus dilakukan adalah membersihkan rumah, menghilangkan sumber polusi, hingga membuat sirkulasi udara yang optimal.

    Jika rumah kamu masih terasa pengap atau terlalu lembab, coba simak artikel ini untuk mengetahui 12 cara meningkatkan kualitas udara di rumah biar selalu segar.

    Cara Membuat Udara Segar di Rumah

    Berikut ini 12 cara meningkatkan kualitas udara di rumah biar selalu segar yang dikutip dari situs Good Housekeeping dan Healthline:


    1. Jangan Merokok di Dalam Ruang

    Salah satu sumber polusi di kebanyakan rumah adalah asap rokok. Selain tidak menyehatkan bagi diri sendiri, merokok juga merugikan orang di sekitarnya. Kalau pun belum bisa berhenti merokok, sebaiknya jangan merokok di dalam rumah.

    2. Buang Asap Kendaraan ke Luar Rumah

    Asap kendaraan juga bisa membuat udara di rumah tercemar. Arahkan knalpot mobil ke luar, sehingga meminimalkan asap masuk ke dalam rumah. Begitu pula sepeda motor, matikan mesin sebelum dimasukkan ke rumah.

    3. Letakkan Tanaman di Dalam Ruangan

    Meletakkan beberapa tanaman di dalam ruangan membantu membersihkan udara agar tetap segar. Namun tidak semua tanaman baik ditanam di dalam rumah.

    Tanaman yang efektif menjaga kebersihan udara dalam ruangan antara lain Dracaena, Spathiphyllum, dan Hedera helix.

    4. Bersihkan AC dan Kipas Angin

    AC dan kipas angin selalu membantu agar udara di rumah selalu sejuk dan segar. Tapi hal ini akan berubah jika AC dan kipas angin tidak dibersihkan. Kotoran memicu pertumbuhan tungau debu, jamur, hingga lumut.

    5. Jauhkan Hewan Peliharaan dari Kamar

    Hewan peliharaan dapat menjadi sumber bakteri dan alergi, bisa dari kotoran, urin, air liur, dan sel kulit mati. Jauhkan hewan peliharaan dari tempat tidur. Selalu bersihkan lantai, seprai, dan perabot secara rutin.

    6. Gunakan Cat Rendah VOC

    Cat tembok melepaskan sejumlah kecil gas selama berbulan-bulan meski sudah kering dan baunya hilang.

    Gas ini disebut VOC, yaitu senyawa organik yang mudah menguap. Beberapa kandungannya bisa beracun jika dihirup berhari-hari.

    7. Perbaiki Kebocoran

    Kebocoran genting bisa menjadi penyebab udara di dalam rumah tercemar. Hujan dan kelembapan udara yang tinggi dapat menimbulkan jamur dan lumut. Maka dari itu, periksa atap, fondasi, dan ruang bawah tanah secara rutin.

    8. Minimalkan Karpet

    Karpet memang membuat ruangan terlihat lebih menarik. Namun karpet bisa menjadi tempat berkumpulnya tungau debu, bahan kimia, bulu hewan peliharaan, kotoran, dan jamur.

    Minimalkan penggunaan karpet dan ganti dengan lantai keras, seperti kayu atau ubin yang mudah dipel. Jika memang perlu karpet, rajin-rajinlah mencucinya.

    9. Jangan Pakai Asbes

    Asbes adalah serat mineral yang masih ditemukan di atap sejumlah rumah. Padahal, partikel asbes yang sangat kecil dapat meningkatkan risiko kanker paru-paru. Jangan lagi menggunakan asbes, dan gantilah dengan bahan yang lebih aman.

    10. Maksimalkan Ventilasi

    Ventilasi adalah bagian yang wajib ada di rumah. Maksimalkan penggunaan ventilasi agar sirkulasi udara lancar. Sirkulasi udara yang baik berpengaruh menurunkan kelembapan udara.

    11. Hilangkan Alergen Udara

    Alergen juga bisa membuat udara tercemar, bahkan mengganggu saluran pernapasan. Beberapa penyebabnya adalah debu, jamur, bulu hewan peliharaan, dan tungau debu.

    Gejala gangguan pernapasan yang sering dialami adalah hidung meler, mata berair, sakit tenggorokan, bersin-bersin, ruam kulit, dan gatal-gatal.

    12. Gunakan Pembersih Udara

    Terakhir, cara meningkatkan kualitas udara di rumah adalah menggunakan pembersih udara yang efektif.

    Pembersih udara ini memiliki saringan yang dapat mengurangi, bahkan menghilangkan partikel berbahaya dari udara.

    Itulah tadi 12 cara meningkatkan kualitas udara di rumah, agar rumah selalu segar dan menyehatkan. Semoga bermanfaat.

    (bai/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • Bolehkan Mencuci Pakaian Putih Dicampur Pakaian Berwarna? Ini Jawabannya


    Jakarta

    Punya pakaian berwarna putih dan berwarna, ketika hendak dicuci kamu asal memasukkan ke dalam mesin cuci. Setelah selesai, kamu melihat pakaian putih terkena noda luntur warna dari pakaian berwarna.

    Dari kejadian ini, banyak orang percaya jika pakaian putih sebaiknya dipisahkan dengan pakaian berwarna ketika dicuci.

    Seorang penulis tentang hunian asal Amerika, Martha Stewart melalui situsnya mengatakan pakaian putih mudah menyerap warna lain terutama warna gelap. Pakaian putih adalah bahan yang harus direndam dengan air panas agar warnanya tetap bersih. Sementara pakaian berwarna tidak semuanya tahan dengan air panas karena bisa membuat warnanya luntur.


    Dari sini terlihat bahwa memang seharusnya pakaian putih dan berwarna tidak dicuci bersamaan. Meskipun kamu jadi mencuci dua kali, tetapi cara ini lebih baik daripada harus membeli pakaian baru karena pakaian terlihat kusam.

    Cara Menghilangkan Warna yang Luntur pada Pakaian Putih

    Jika ada pakaian putih yang terlanjur luntur karena dicuci bersama pakaian berwarna, kamu tetap bisa menghilangkan noda tersebut dengan bahan-bahan berikut.

    1. Pemutih

    Cara pertama dan paling efektif adalah menggunakan cairan pemutih yang biasa tersedia di warung dekat rumah. Caranya juga mudah, perama cuci terlebih dahulu pakaian putih yang terkena luntur dengan sabun dan disikat.

    Setelah dibilas masukkan pakaian tersebut ke dalam air hangat yang sudah dituangkan pemutih sekitar satu tutup botol. Jangan rendam terlalu lama agar bahan pakaian putih tidak rusak. Setelah 15-20 menit, angkat dan bilas dengan air bersih bersuhu normal.

    2. Lemon atau Jeruk Nipis

    Mengutip dari Wolipop, Jumat (5/4/2024), perasan lemon atau jeruk nipis efektif menghilangkan luntur pada pakaian putih. Di dalam perasan lemon atau jeruk nipis mengandung asam asetat. Senyawa organic ini juga bisa ditemui di dalam cuka sehingga aman untuk membersihkan noda membandel.

    3. Garam Dapur

    Salah satu bahan dapur yang efektif menghilangkan luntur pada pakaian putih adalah garam dapur. Kandungan dari garam dapur yakni elemen abrasive dapat menghilangkan noda membandel.

    Caranya dengan menaburi garam dapur pada permukaan pakaian putih. diamkan hingga garam menyerap noda, baru setelah itu bilas dengan air bersih.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Contoh Ide Rumah Minimalis yang Nyaman dan Estetik


    Jakarta

    Desain minimalis merupakan konsep yang mengutamakan efisiensi dan fungsi. Begitu juga dengan rumah minimalis yang arsitekturnya berfokus pada pengurangan aspek dekorasi dan ornamen, tetapi pada fungsi dari rumah tersebut.

    Melansir dari Zenhabits, rumah minimalis mencakup perabotan yang minimalis, mengedepankan kualitas daripada kuantitas serta tampilan yang bersih dan rapi.

    Nah buat kamu yang punya idaman hunian minimalis, berikut 5 ide untuk membangun rumah minimalis dengan desain modern dan menarik


    Contoh Inspirasi untuk Rumah Minimalis

    Jika kamu ingin membangun rumah yang minimalis, setidaknya berikut bisa menjadi tips yang membantu kamu melengkapi ide untuk hunian idamanmu.

    1. Pilihlah Cat yang Memberi Kesan Tertentu

    Warna cat rumah tentu memberikan kesan tertentu terlebih lagi untuk rumah minimalis yang tidak terlalu besar, warna cat merupakan elemen utama dalam pemberian kesan rumah minimalis.

    Kamu bisa menggunakan cat dinding dengan warna putih, abu-abu muda, krem, dan warna-warna netral yang cerah dipilih karena dapat menciptakan kesan ruangan yang bersih dan terbuka.

    Warna-warna terang ini juga memungkinkan untuk digabungkan dengan warna-warna cerah yang berani sebagai aksen dalam ruangan, menambahkan kehidupan dan mencegah kesan monoton.

    2. Gunakan Parabot Serbaguna

    Perabotan multifungsi adalah solusi praktis yang sangat tepat untuk mengatasi keterbatasan ruang dalam ruang tamu yang sempit karena dapat menyediakan banyak ruang penyimpanan. Kamu bisa memilih rak penyimpanan yang juga berfungsi sebagai pembatas ruangan.

    Pilihlah perabotan penyimpanan dengan desain yang ringan, sederhana, dan minimalis untuk mencegah kesan ruangan yang terlalu penuh, tapi tetap memberikan fleksibilitas dan fungsionalitas. Hal ini juga bisa untuk mencegah rumah minimalis yang mudah terlihat berantakan.

    3. Maksimalkan Penataan Ruang Tamu

    Ruang tamu biasanya berada di area paling depan rumah. Dari sini, kamu perlu menatanya dengan maksimal karena menjadi kesan pertama saat memasuki rumah.

    Memilih sofa yang cocok bisa menjadi tips pertamamu saat akan menata ruang tamu.

    Pilihlah sofa yang sesuai dengan proporsi luas ruangan dan cocok dengan meja tamu serta lampu yang memiliki desain yang ringan untuk menciptakan kesan ruangan yang terbuka dan lapang.

    Sebuah sofa minimalis dengan desain yang simpel adalah pilihan ideal untuk ruang tamu yang terbatas.

    4. Manfaatkan Fungsi Dinding

    Meskipun ruangan di rumah minimalis kecil, kamu masih bisa menyimpan banyak barang dengan baik menggunakan dinding.

    Pasang beberapa rak gantung, rak ambalan, dan kotak display dengan pintu kaca untuk menaruh buku, dekorasi, dan tanaman.

    Sertakan juga bingkai foto untuk gambar favoritmu. Jangan lupa tambahkan lampu yang cocok agar ruangan terlihat cantik. Semuanya ini bisa jadi bagian dari dekorasi keseluruhan ruanganmu.

    5. Tambahkan Karpet untuk Membuat Suasana Lebih Nyaman

    Pasang karpet supaya ruangan lebih nyaman dan hangat. Karpet juga membantu melindungi lantai dari barang-barang keras. Selain itu, karpet bisa bikin ruangan jadi lebih cozy, cocok untuk duduk-duduk santai.

    Selain dipilih karena fungsinya, kamu juga bisa memilih karpet dengan motif, warna, atau bahan karpet yang sesuai dengan ruanganmu. Ini akan memberikan kesan ruangan di rumah minimalismu lebih luas dan nyaman.

    Kekurangan dan Kelebihan Rumah Minimalis

    Sebelum membangun rumah minimalis, kamu perlu mengetahui kekurangan dan kelebihan rumah minimalis. Berikut adalah penjelasannya.

    Kelebihan Rumah Minimalis

    1. Harga Terjangkau

    Rumah minimalis mengutamakan kemudahan, fungsi, dan sederhana tapi tetap menarik. Karena ukurannya yang tidak terlalu luas, harga yang diperlukan untuk membeli atau membangun rumah ini pun terjangkau.

    Oleh karenanya, apabila kita masih memiliki penghasilan yang belum cukup besar, rumah ini menjadi pilihan yang tepat.

    2. Mudah Dijual Kembali

    Tidak seperti rumah besar pada umumnya, rumah minimalis sangat mudah untuk dijual kembali karena harga yang terjangkau dan desain rumah yang menarik.

    Hal ini juga cocok dijadikan sebagai investasi. Selain karena harga properti yang selalu naik tiap tahunnya, tetapi juga banyak diminati masyarakat.

    3. Lebih Mudah Mengurusnya

    Rumah minimalis lebih mudah dikelola karena ruangannya yang tidak terlalu besar dan banyak. Selain itu karena perabotannya juga tidak terlalu banyak, kamu akan lebih mudah untuk membersihkan dan merawatnya.

    4. Suasana Lebih Nyaman

    Suasana rumah minimalis jauh lebih nyaman karena memiliki kesan yang sederhana dan kamu tidak akan dipusingkan oleh banyak perabotan.

    Kekurangan Rumah Minimalis

    1. Terlihat Membosankan

    Karena rumah minimalis terlihat kosong dan polos terkadang akan terlihat biasa dan membosankan. Karenanya, kamu harus pandai memilih furnitur yang estetik atau interior yang modern.

    2. Akan terlihat Sempit Jika Tak Bisa Mengaturnya

    Jika kita tidak pandai mengatur atau memilih perabotan untuk rumah minimalis, mungkin saja bisa terlihat sempit dan tidak nyaman.

    Oleh karena itu, isian dari rumah minimalis juga harus tetap diatur agar memberikan kesan yang luas dan nyaman.

    3. Hanya Bisa Dihuni oleh Keluarga Kecil

    Karena luas tanah dan ukuran rumahnya tidak terlalu luas, rumah ini mungkin hanya bisa dihuni oleh keluarga kecil saja, mungkin di dalamnya hanya terdapat 2-3 kamar tidur. Sehingga kurang cocok ditinggali oleh banyak anggota keluarga.

    4. Mudah Terlihat Berantakan

    Rumah minimalis lebih mudah terlihat berantakan karena ruangannya yang tidak terlalu luas. Perlu menata perabotan dengan benar supaya isi rumah tetap rapi dan tidak mudah terlihat berantakan.

    Itu dia beberapa contoh ide rumah minimalis beserta tipsnya untuk kamu yang ingin membangun rumah minimalis estetik dan nyaman. Semoga membantu.

    (inf/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • Rahasia Menjaga Kebersihan Kamar Mandi Supaya Tetap Higienis


    Jakarta

    Kamar mandi adalah tempat untuk penghuni rumah membersihkan diri. Namun, ruangan ini justru termasuk tempat favorit bagi bakteri untuk berkembang biak, sehingga perlu dijaga kebersihan dan higienitas kamar mandi.

    Menjaga kebersihan kamar mandi penting sekali untuk mencegah penyebaran bakteri berbahaya yang dapat menimbulkan penyakit. Sering kali hal sederhana untuk menjaga kebersihan malah terlewatkan.

    Padahal dengan melakukan sedikit perubahan saja bisa efektif menekan penyebaran dan pertumbuhan bakteri di kamar mandi. Berikut ini cara menjaga kebersihan kamar mandi agar tetap higienis, dilansir dari situs Initial, Jumat (5/4/2024).


    1. Flush WC dalam Keadaan Tertutup

    Ternyata ketika menyiram WC dengan flush, ada cipratan air mikroskopik yang diluncurkan ke udara. Tetesan ini menyimpan bakteri dan virus yang tersebar ke permukaan sekitar WC.

    Maka, sebaiknya membiasakan menutup WC sebelum menggunakan tombol flush sebagai langkah pencegahan. Namun, tutup WC tetap saja terkena cipratan air tersebut, sehingga kamu masih perlu mencuci tangan dengan air dan sabun setelah menggunakan kamar mandi.

    2. Bersihkan Tempat Duduk WC

    Tempat duduk WC termasuk salah satu permukaan yang paling kotor di kamar mandi. Permukaan ini menjadi sarang bakteri dan kuman untuk berkembang biak.

    Solusi sederhananya tentu dengan rajin membersihkan dudukan toilet. Kamu bisa menggunakan pembersih dudukan toilet khusus terutama sebelum penggunaan untuk membantu mengurangi risiko paparan bakteri dan kuman berbahaya.

    3. Buang Sampah dengan Benar

    Jika sampah tidak dibuang dengan benar, maka akan menimbulkan bau tidak sedap, mengundang hama, serta membuat lingkungan kamar mandi tidak bersih. Jadi, pastikan untuk mengosongkan tempat sampah secara berkala.

    Lalu, kamu bisa menyediakan beberapa tempat sampah khusus sesuai tipe sampah, seperti halnya membedakan sampah pembalut dan tisu.

    4. Pastikan Lantai Tetap Kering

    Lantai juga salah satu permukaan yang sering menjadi sarang bakteri, terutama dalam keadaan basah. Selain berisiko terjatuh, lantai yang lembap merupakan lingkungan ideal bagi bakteri untuk berkembang biak.

    Oleh karena itu, pastikan kebersihan lantai dengan menyediakan keset lantai buat mengeringkan kaki. Keset lantai dapat menjebak kotoran dan menjaga lantai tetap kering.

    Itulah kiat-kiat menjaga kebersihan kamar mandi yang bisa kamu lakukan untuk menekan penyebaran kuman dan bakteri. Semoga membantu!

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Lunasi KPR Lebih Cepat Bakal Kena Penalti, Kenapa dan Berapa Besarannya?



    Jakarta

    Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sekarang telah menjadi pilihan skema pembelian rumah sejak dulu. Pembelian KPR meringankan calon pembeli rumah yang tidak memiliki uang yang banyak untuk membeli dengan cara tunai atau cash.

    Selain itu, para nasabah juga bisa memilih tenor atau jangka waktu pembayaran pinjaman sesuai kemampuannya. Bisa 5 tahun, 10 tahun, 20 tahun atau lebih panjang tergantung dengan kesepakatan yang telah dibuat dengan pihak bank.

    Namun, tak jarang saat nasabah sudah memiliki kemampuan finansial yang lebih, mereka punya keinginan melunasi KPR lebih cepat dari tenor yang sudah disepakati dengan tujuan agar tidak membayar bunga lebih besar.


    Namun perlu diingat, melunasi KPR lebih awal dari tenor akan dikenakan biaya penalti dari pihak bank. Kenapa demikian?

    Melunasi KPR lebih cepat akan terkena penalti karena pada dasarnya KPR adalah produk keuangan yang menghasilkan keuntungan bagi pemberi pinjaman. Jadi, penalti ini dimaksudkan untuk mengkompensasi pemberi pinjaman atas bunga yang tidak dibayarkan oleh nasabah karena melunasi cicilan lebih cepat.

    Saat seseorang memutuskan untuk membeli rumah dengan KPR, ada dua hal yang harus mereka bayarkan setiap bulan, yaitu cicilan pokok yang berupa harga rumah tersebut dan juga komponen bunganya. Jadi, ketika nasabah memutuskan untuk melunasi lebih awal, pihak bank akan mengalami “kerugian” karena nasabah tidak membayar komponen bunga secara penuh.

    “Nah kalau si nasabah hanya bayar pokoknya aja tanpa bayar bunga, kan bisa dibilang pihak bank rugi dong. Harusnya dia bisa dapet penghasilan dari bunganya tapi ini dibayarin cuma pokoknya aja. Yang harusnya sapihak bank bisa dapat misalnya 10% tapi masa iya cuma dilunasin bunganya aja, yaudah deh kena penalti 3%. Gitu ibaratnya,” kata Andy Nugroho kepada detikProperti via telepon seluler, Jumat (5/4/2024).

    Berapa Jumlah Penalti yang Harus Dibayarkan?

    Penalti ini biasanya diambil sebanyak 1-3% dari jumlah total cicilan pokok tergantung dengan kesepakatan bank masing-masing. Jadi, besaran yang harus dibayar ketika seseorang melunasi KPR lebih awal dari masa tenor adalah sisa cicilan pokok yang belum dibayar ditambah dengan 1-3% dari utang pokok tersebut.

    “Jadi misalnya saya ambil KPR dengan tenor 20 tahun. 5 tahun ini sudah saya bayar pokoknya berapa, bunganya berapa, nah yang 15 tahun sisanya itu yang dihitung hanya pokoknya aja. Kemudian itu ditambah dengan 1-3% dari si utang pokok itu yang digunakan sebagai penalti,” kata Andy menjelaskan.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Kriteria Kamar Mandi dalam Ajaran Islam, Ternyata Letaknya Harus Tertutup



    Jakarta

    Setiap rumah pasti memiliki kamar mandi. Tanpa kamar mandi, kamu tidak ada tempat yang tertutup untuk mandi, buang air besar dan kecil, atau sekadar mencuci kaki dan tangan.

    Dibandingkan ruangan lain di rumah, kamar mandi memiliki banyak aturan yang dijelaskan dalam Islam. Aturan ini biasa disebut dengan adab atau tata perilaku selama menggunakan kamar mandi.

    Bahkan tata letak kamar mandi di rumah pun dijelaskan oleh Rasulullah SAW karena ruangan ini dianggap kotor dan rumah bagi jin sehingga perlu diletakkan di tempat yang tertutup.


    “Toilet-toilet adalah hunian jin. Oleh karena itu, jika di antara kalian ada yang ingin masuk, bacalah doa: Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari gangguan jin laki-laki dan jin perempuan.” (HR Abu Dawud, Nasa’i, Ibnu Majah, dan Ahmad dari Zaid ibn Arqam).

    Dalam sebuah Hadits riwayat Ibnu Majah, dijelaskan Rasulullah SAW pernah buang hajat di tempat yang jauh dan tidak terlihat oleh orang lain. Sikap Rasulullah SAW melandasi letak kamar mandi harus tertutup dan tidak di dekat area yang banyak dilalui orang.

    خَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- فِى سَفَرٍ وَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- لاَ يَأْتِىالْبَرَازَ حَتَّى يَتَغَيَّبَ فَلاَ يُرَى

    Artinya: “Kami pernah keluar bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika safar, beliau tidak menunaikan hajatnya di daerah terbuka, namun beliau pergi ke tempat yang jauh sampai tidak nampak dan tidak terlihat.” (HR Ibnu Majah).

    Selain letaknya jauh dari lalu lalang orang, kamar mandi juga tidak boleh mengarah kiblat karena itu adalah arah saat beribadah. Sementara di dalam kamar mandi seseorang dalam keadaan kotor.

    “Apabila engkau pergi ke toilet, janganlah engkau menghadap atau membelakangi kiblat ketika buang air kecil ataupun buang air besar,” (HR. Muslim).

    Mengutip dari Muhammadiyah, Jumat (5/4/2024), setelah buang hajat pun seseorang dianjurkan untuk membersihkannya dengan air mengalir. Hal ini seperti yang dikatakan dalam riwayat al-Bukhari dan Muslim.

    “Dari Nabi SAW, beliau bersabda: Janganlah seorangpun di antara kamu membuang air kecil di air tergenang yang tidak mengalir, kemudian dia mandi di dalamnya”. (H.R. Al-Bukhari Muslim).

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tanaman Ini Ternyata Bisa Cegah Ular Masuk Rumah!


    Jakarta

    Ular merupakan salah satu binatang yang terkadang ditemukan di kebun rumah. Hewan ini termasuk hewan berbahaya karena ada beberapa jenis ular yang berbisa.

    Maka dari itu, jangan sampai ada ular di pekarangan rumah. Untuk mencegah ular masuk ke dalam rumah ternyata bisa dilakukan dengan menanam beberapa tanaman.

    Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini informasinya.


    1. Lidah Mertua

    ilustrasi lidah mertuailustrasi lidah mertua Foto: Getty Images/iStockphoto/Ashley-Belle Burns

    Tanaman lidah mertua atau snake plant ternyata bisa mencegah ular masuk ke dalam rumah. Bukan dengan aromanya, ular enggan masuk jika melihat tanaman lidah mertua karena bentuk daunnya yang tajam. Dilansir dari Tom’s Guide, bentuk daunnya yang tinggi, berliku-liku, dan tajam membuat ular merasa terancam.

    2. Bawang Putih dan Bawang Bombay

    7 Manfaat Makan Bawang Putih, Bikin Kulit Mulus dan Cegah DiabetesBawang Putih Foto: Getty Images/iStockphoto/Burhanuddin Helmi

    Bawang putih dan bawang bombay mengeluarkan bau yang tajam. Bau tersebut tidak disukai oleh ular.

    Kamu bisa menanam bawang putih di pot dan menaruhnya di taman atau kebun. Jika tidak ada waktu untuk menanam, kamu bisa menghaluskan 4-5 siung bawang putih, lalu berikan air dan taruh di botol semprotan. Semprotkan cairan tersebut ke halaman untuk mencegah ular dan hama lainnya, seperti tikus masuk ke dalam rumah.

    Selain itu, kamu juga bisa membuat ramuan dari potongan bawang bombay dan bawang putih dan campurkan dengan garam dapur dan taburkan di halaman rumah.

    3. Kaktus

    Schlumbergera truncata blooming white and pink at the window sillKaktus Foto: iStock

    Kaktus juga bisa mencegah ular masuk ke dalam rumah karena daunnya yang tajam. Ular tidak menyukai tanaman yang tajam atau berduri.

    Nah, jenis kaktus yang cocok untuk mencegah ular masuk rumah adalah barrel cactus atau Echinocactus grusonii. Karena ular melata di bawah, kaktus jenis ini cocok untuk ditanam karena bentuknya yang tidak terlalu tinggi.

    4. Marigold

    Orange marigold flowers.Orange marigold flowers. Foto: Getty Images/schnuddel

    Bunga Marigold yang berwarna-warni memang sangat cantik. Tak hanya cantik, bunga ini ternyata juga bisa mencegah ular masuk ke dalam rumah.

    “Bunga-bunga cerah dan indah ini tampak polos, tetapi akar Marigold tumbuh dalam dan agresif,” kata tim di Mo Plants, dikutip dari Homes & Gardens, Jumat (5/4/2024).

    “Akar kokoh inilah pengusir ular. Mereka mengeluarkan yang kuat yang mengusir ular dan tikus tanah. Mereka juga dapat menjangkau tempat ular bersembunyi dan bersembunyi, sehingga baunya akan mencapai jauh ke dalam tanah,” tambahnya.

    5. Daun Basil

    Fresh green basil on the wooden table, selective focusFresh green basil on the wooden table, selective focus Foto: iStock

    Daun basil bisa mencegah ular masuk rumah karena aromanya yang menyengat. Apalagi, tanaman basil bisa tumbuh setinggi 6 kaki yang bisa mengeluarkan aroma kuat yang lebih banyak lagi.

    Selain menanamnya, kamu juga bisa menaburkan daun-daunnya ke dalam tanah atau di sekitar tanaman. Aroma yang menyengat tersebut seharusnya bisa mencegah ular berada di sekitar halaman rumah kamu.

    Itulah beberapa tanaman yang bisa mencegah ular masuk rumah. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Mau Renovasi Rumah? Pertimbangkan 5 Hal Ini Dulu


    Jakarta

    Terkadang seseorang bisa bosan dengan layout ataupun interior rumah yang begitu-begitu saja setelah lama ditinggali. Lalu, mungkin ada kerusakan yang sangat mengganggu di rumah, seperti plafon yang rusak akibat bocor, maka dari itu perlu renovasi rumah.

    Dengan renovasi rumah, kamu bisa melakukan upgrade pada rumah sekaligus memperbaiki kerusakan-kerusakan di sekitar rumah. Akan tetapi, sebelum mulai renovasi, ada beberapa hal yang perlu kamu pertimbangkan dulu. Sebab, ada banyak aspek yang perlu dipikirkan kalau ingin merenovasi rumah.

    Melansir dari laman ZipMatch pada Jumat (5/4/2024), berikut ini beberapa hal yang perlu kamu pertimbangkan sebelum merenovasi rumah.


    1. Rencana yang Matang

    Merenovasi rumah sebenarnya agak ribet karena harus memikirkan fitur-fitur rumah yang sudah ada. Jangan sampai rumah yang direnovasi malah tidak cocok atau merusak bagian-bagian rumah lainnya.

    Misalnya kamu ingin menambah bathtub di kamar mandi. Lalu, karena perencanaan kurang matang, ternyata penempatan bathtub terlalu dekat dengan WC, sehingga kamu merasa kurang nyaman. Jadi penting sekali membuat rencana dengan rinci dan realistis supaya kamu tidak salah langkah.

    2. Budget yang Cukup

    Pastinya merenovasi rumah akan menguras kantong kamu, maka tentukan budget yang realistis. Kamu bisa melakukan riset dengan berkeliling toko-toko atau mencari harga pasaran di internet.

    Jangan lupa juga untuk memikirkan kemungkinan pengeluaran yang tidak terduga. Sebaiknya kamu menyiapkan budget lebih untuk renovasi rumah, karena ada saja hal yang membuat pengeluaran membengkak.

    3. Fungsionalitas Ruangan

    Lalu, fungsionalitas ruangan juga perlu kamu pertimbangkan dengan matang. Bayangkan dengan semua perubahan yang kamu lakukan nanti, bagaimana perasaanmu menggunakan tempat tersebut.

    Mungkin dengan merenovasi rumah, kamu merasa ruangan justru menjadi sempit. Dengan begitu, kamu malah jadi sulit berkerak.

    4. Waktu Pengerjaan yang Realistis

    Lalu, buatlah jadwal yang berisi pekerjaan-pekerjaan yang harus diselesaikan dalam jangka waktu tertentu. Apalagi renovasi rumah bisa memakan waktu lama, sehingga perencanaan waktu dan tugas yang seksama bisa mengatur alur pengerjaan.

    Pastikan juga menentukan jadwal yang realistis. Jika ada acara yang bakal digelar di rumah, apakah renovasi akan selesai sebelum waktu itu? Tentukan berapa lama kamu mau menunggu hingga proyek itu tuntas.

    5. Izin Renovasi

    Sebelum memulai renovasi, pastikan sudah mengabarkan dan meminta izin tetangga sekitar. Sebab, proses renovasi sering kali mengganggu tetangga karena menimbulkan bising atau mengotori lingkungan.

    Lalu, cari tahu apakah ada regulasi atau izin yang harus didapatkan ketika merenovasi. Kamu bisa bertanya ke RT atau RW di lingkungan rumahmu.

    Itulah 5 hal yang perlu dipertimbangkan sebelum mulai merenovasi rumah. Semoga membantu!

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Rumah Kebakaran saat KPR Masih Berjalan Bisa Ditanggung Asuransi? Ini Jawabannya



    Jakarta

    Saat membeli rumah menggunakan Kredit Pemilikan Rumah (KPR), kita bisa memilih tenor atau jangka waktu cicilan mulai dari 5 tahun sampai dengan 30 tahun. Dalam jangka waktu yang tidak sebentar ini, banyak hal bisa terjadi termasuk musibah.

    Musibah bisa datang kapan saja dan di mana saja, jadi tidak menutup kemungkinan seseorang terkena musibah saat KPR masih berjalan. Contohnya, saat masih dalam masa KPR, ternyata terjadi kebakaran dan rumahnya terbakar.

    Jika musibah seperti itu terjadi, lalu bagaimana? Apakah bisa ditanggung asuransi?


    Menjawab pertanyaan tersebut, Perencana Keuangan, Andy Nugroho menjelaskan bahwa hal tersebut tergantung dengan kesepakatan di awal. Sebagian bank atau pemberi KPR biasanya memang mengharuskan nasabah untuk mengasuransikan rumah mereka sebagai syarat dalam perjanjian KPR. Akan tetapi, ada juga yang tidak. Apabila dari pihak bank tersebut tidak memberikan asuransi, maka rumah yang terbakar tersebut tidak mendapat penggantian apapun.

    “Misalnya ternyata rumahnya kebakaran, ada nggak coverage-nya dari asuransi? Tergantung dari pihak banknya itu asuransinya sudah include asuransi kebakaran, banjir, dan lain-lainnya juga nggak? Kalau kebakaran, banjir, dan lain-lainnya tidak ditanggung berarti ya tidak ada penggantian apapun,” kata Andy via telepon seluler, Jumat (5/4/2024).

    Kasus ini bisa berbeda jika dari awal ada asuransi kerugian dari pihak bank. Apabila dari awal memang ada kesepakatan asuransi kerugian, yang ditanggung oleh asuransi adalah rumah beserta isinya. Artinya mencakup bangunan rumah tersebut (tidak termasuk tanah) dan juga barang-barang berharga yang ada di dalamnya.

    Ketika rumah yang dijamin asuransi mengalami kebakaran, peminjam bisa mengajukan klaim kepada perusahaan asuransi. Jika klaim tersebut disetujui, perusahaan asuransi akan memberikan ganti rugi sesuai dengan kondisi dan ketentuan yang tercantum dalam polis asuransi. Ganti rugi tersebut kemudian dapat digunakan untuk memperbaiki atau membangun kembali rumah yang rusak akibat kebakaran.

    “Asuransi kerugian itu yang di-cover adalah bangunan rumah sama isinya. Bangunannya saja tanahnya nggak dihitung. Jadi ibarat kata ada kebakaran sangat parah atau gempa bumi yang sangat parah yang bikin rumahnya ambruk rata dengan tanah, nah itu untuk membangunnya lagi harganya berapa kira-kira. Kemudian di dalam rumah itu ada isinya apa aja, oh ada TV harganya sekian, ada kulkas harganya sekian, segala macam barang yang menurut kita berharga, itu kita disuruh declare di dalam form untuk asuransi kerugiannya ini tadi. Misalnya ternyata memang kita punya asuransi kerugiannya, itu akan dicek nanti sama pihak asesornya, yang rusak apa aja, yang terbakar apa aja. Jadi, apapun yang disebutkan di dalam perjanjian awal, dan itu ikut terbakar, itu yang akan diganti, tapi dengan catatan itu kita mesti memastikan pertama apakah pihak bank memang memberikan asuransi kerugian dulu atau tidak,” ungkap Andy.

    Jadi, jika rumah hancur atau terbakar habis, asuransi akan membayar biaya untuk membangun atau memperbaikinya, sesuai kesepakatan di awal. Selanjutnya pihak asuransi juga akan mengganti barang-barang yang rusak di dalamnya seperti TV, kulkas, dan barang berharga lainnya yang telah dideklarasikan dalam formulir asuransi.

    Namun, penting untuk memeriksa apakah pihak bank telah memberikan asuransi kerugian sebagai bagian dari perjanjian KPR. Jika ya, pihak asuransi akan menilai kerusakan dan mengganti apa pun yang telah dijamin dalam polis asuransi.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Tips Penting Bangun Rumah Ramah Penyandang Disabilitas


    Jakarta

    Orang dengan keterbatasan fisik atau penyandang disabilitas fisik memiliki gaya kehidupan sehari-hari yang sedikit berbeda dari non-disabilitas. Bahkan, di rumah sendiri terkadang banyak hal umum bagi non-disabilitas justru terasa seperti rintangan bagi para penyandang disabilitas.

    Maka dari itu, untuk memudahkan penyandang disabilitas beraktivitas di rumah, perlu adanya beberapa penyesuaian. Misalnya, modifikasi tangga, kamar mandi, bahkan kenop pintu agar lebih mudah digunakan oleh penyandang disabilitas.

    Oleh karena itu, kamu perlu memperhatikan beberapa hal saat kamu ingin membangun rumah untuk penyandang disabilitas. Atau, bila kamu sudah terlanjur mempunyai rumah, kamu bisa ikuti tips penting di bawah ini untuk membuat rumahmu menjadi ramah penyandang disabilitas. Dikutip dari 101mobility.com, berikut ini tipsnya.


    7 Tips Penting untuk Membuat Rumah Ramah Penyandang Disabilitas

    1. Atur Tangga

    Tidak hanya untuk para penyandang disabilitas saja, tangga juga bisa jadi tempat berbahaya bagi non-disabilitas. Maka dari itu, kamu harus menyesuaikan tangga ini supaya lebih mudah untuk diakses oleh para penyandang disabilitas.

    Cara yang bisa kamu lakukan adalah dengan memasang jalur landai (ramp) khusus kursi roda pada tangga pendek, seperti pada teras rumah, dan beberapa tempat lainnya yang memiliki perbedaan tinggi. Gunanya adalah untuk memudahkan kursi roda untuk mengakses daerah tersebut

    Selanjutnya yaitu memasang eskalator khusus pada tangga yang tinggi, seperti tangga untuk menuju lantai 2 rumah. Atau, bila kamu merasa memiliki uang berlebih, kamu juga bisa mencoba untuk memasang lift khusus untuk kursi roda.

    2. Atur Kamar Mandi

    Kamar mandi adalah salah satu area yang paling berbahaya bagi penyandang disabilitas. Maka dari itu kamu harus perhatikan hal-hal berikut ini.

    Rintangan pertama dan yang paling berbahaya bagi penyandang disabilitas pada kamar mandi adalah lantainya yang licin ketika basah. Untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan, kamu bisa mencoba untuk melapisi lantai kamar mandi dengan keset khusus. Selain itu, kamu juga bisa memasang handrails pada beberapa titik di kamar mandi

    Kedua, akses bak mandi atau bathtub. Di Indonesia, masih banyak masyarakat yang menggunakan bak mandi. Maka dari itu, bila memungkinkan cobalah untuk membuat bak mandi atau bathtub kamu serendah mungkin supaya bisa lebih mudah diakses oleh penyandang disabilitas.

    Dan yang terakhir adalah akses toilet. Selain harus memastikan bahwa toilet di kamar mandi kamu itu tipe toilet duduk, kamu juga wajib untuk memasang handrail atau tempat berpegangan di sekeliling toilet tersebut. Karena biasanya ketika ingin duduk atau bangun dari toilet, orang akan menggunakan tenaga ekstra untuk menyeimbangkan tubuhnya.

    3. Pasang Tempat Berpegangan (Handrails)

    Seperti pada toilet, kamu juga harus memasang tempat berpegangan atau handrails di beberapa titik tertentu di rumahmu untuk penyandang disabilitas. Biasanya handrails dipasang pada tempat di mana penyandang disabilitas fisik akan turun dari kursi rodanya.

    4. Pasang Palang Dorong-Tarik pada Pintu

    Terkadang banyak penyandang disabilitas yang kesulitan untuk membuka pintu dengan gagang seperti biasanya. Maka dari itu kamu harus mencoba untuk memasang palang dorong atau tarik pada pintu kamu untuk memudahkan mereka membuka pintu. Atau kamu juga bisa mencoba pintu geser.

    5. Permudah Akses Kolam Renang

    Bila kamu memiliki kolam renang di rumahmu, kamu bisa memasang lift kolam renang, atau kamu juga bisa membuat bagian landai untuk akses para penyandang disabilitas.

    6. Rapikan Furnitur

    Karena penyandang disabilitas fisik memiliki keterbatasan bergerak, kamu harus pastikan supaya furnitur di rumah kamu tidak menghalangi jalan. Kamu juga harus pastikan supaya akses untuk menggunakan furnitur tersebut bisa dilakukan dengan mudah.

    7. Perhatikan Permukaan Lantai

    Seperti yang sudah disebutkan, lantai yang licin atau sulit dilewati oleh kursi roda bisa membuat mereka merasa kurang nyaman. Maka dari itu, kamu harus pastikan lantai tersebut menggunakan bahan yang ramah untuk para penyandang disabilitas.

    Itu dia 7 tips untuk bangun rumah menjadi ramah untuk penyandang disabilitas. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com