Blog

  • Cara Jaga Tanaman Kamu Tak Mati Saat Ditinggal Mudik



    Jakarta

    Saat mudik atau bepergian dalam jangka waktu yang lama, terkadang ada rasa khawatir karena kita meninggalkan banyak hal di rumah. Bagi orang yang memiliki banyak tanaman atau suka bercocok tanam di rumah, meninggalkan tanaman dalam waktu lama menimbulkan kecemasan jika tanaman layu atau mati.

    Kebanyakan orang mungkin bingung bagaimana cara menjaga tanaman tetap segar walaupun ditinggal berhari-hari. Tapi kamu tidak perlu khawatir, hanya perlu waktu singkat untuk mempersiapkan tanaman sebelum ditinggal pergi mudik. Melansir dari laman The Sill, berikut adalah tips nya.

    Sesuaikan Cahaya dan Suhu

    Tahukah kamu bahwa semakin banyak sinar matahari yang diterima tanaman, semakin cepat juga tanaman “haus” dan layu? Tanaman paling banyak menggunakan air saat proses transpirasi, sedangkan laju proses transpirasi ini sangat bergantung dengan jumlah sinar matahari yang diterima oleh tanaman. Jadi, semakin banyak cahaya alami yang diterima tanaman, semakin banyak pula air yang dibutuhkannya. Oleh karena itu, untuk membantu tanaman agar tidak layu selama kamu bepergian, kamu bisa memindahkannya ke tempat yang agak jauh dari cahaya matahari sebelum pergi.


    Menjaga Kelembapan

    Libur lebaran biasanya berlangsung selama kurang lebih satu minggu. Jika kamu berencana untuk pergi mudik selama seminggu, menyiram tanaman sesaat sebelum berangkat sudah cukup untuk menjaga kelembapan tanaman. Pastikan kamu hanya menyiram tanaman dengan tanah pot yang kering atau sebagian besar kering. Setelah disirami, biarkan sisa air mengalir dari tanaman ke dalam pot sebelum kamu berangkat. Hal ini akan membuat tanah dalam pot tetap lembab tetapi tanaman tidak terendam dalam wadah berisi air, yang dapat menarik hama atau menyebabkan akar busuk.

    Jangan Gunakan Pupuk

    Jika kamu sering menggunakan pupuk untuk tanaman, pastikan untuk menunda pemupukan tanaman terutaman tanaman hias sampai kamu kembali ke rumah. Jangan memupuk tanaman kamu beberapa minggu sebelum keberangkatan karena ini akan membantu tanaman menghemat energi dan air.

    Lakukan Pemangkasan Kecil

    Selain memangkas dedaunan yang mati atau tampak tidak sehat, kamu juga bisa memangkas tunas dan bunga apa pun, yang biasanya memerlukan penyiraman lebih sering agar tanaman tetap sehat.

    kuti berita-berita terkini arus mudik dan arus balik di BRI Teman Mudik”, klik tautan ini.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Lebaran Banyak Tamu, Taruh 5 Tanaman yang Harum Ini di Rumah


    Jakarta

    Tanaman berbunga bisa membuat pekarangan rumah tampak lebih indah. Tak hanya nikmat dipandang, sebagian tanaman mengeluarkan aroma harum yang menyejukkan suasana rumah.

    Dengan menumbuhkan beberapa tanaman wangi di sekitar rumah, kamu bisa menikmati pemandangan indah sambil menghirup aroma yang wangi semerbak ketika bersantai di teras rumah. Apalagi musim lebaran ini banyak tamu datang ke rumah. Tanaman itu bisa memberikan kesan yang sangat baik soal rumah kita.

    Aroma dari tanaman yang wangi dapat menimbulkan rasa nyaman dan menenangkan, sehingga kamu akan lebih betah di rumah. Berikut ini beberapa tanaman wangi yang bisa ditanam di pekarangan rumah, dikutip dari CNN Indonesia


    1. Kamboja

    Kamboja atau frangipani adalah tanaman yang identik dengan Bali. Bunga tanaman ini sangat harum, sehingga sering digunakan sebagai bahan dasar minyak aromaterapi.

    Pastikan untuk menanam kamboja di tempat yang mendapat sinar matahari yang penuh dan tanah dengan drainase yang baik. Namun, kamu tidak perlu terlalu sering menyiramnya.

    2. Melati

    Melati merupakan salah satu tanaman populer yang mengeluarkan aroma harum. Tanaman ini mempunyai sekumpulan bunga berwarna putih yang wangi.

    Kalau ingin menanam melati di rumah, pastikan berada di luar ruangan atau karena membutuhkan banyak sinar matahari. Selain itu, tanaman melati memerlukan media tanah yang lembap dengan drainase yang baik. Lalu, pangkas tunas tua setelah mekar untuk mendorong pertumbuhan baru.

    3. Kenanga

    Tanaman kenanga menghasilkan bunga berwarna kekuningan yang beraroma wangi. Tanaman ini umum digunakan untuk membuat aroma terapi karena wanginya yang semerbak. Bahkan, bunganya menjadi bahan untuk parfum dari merek terkenal.

    Tanaman ini juga menyukai sinar matahari penuh dengan tanah subur yang tak mengering. Kemudian, jangan lupa untuk melakukan pemupukan setiap 3-4 bulan sekali.

    4. Sedap Malam

    Bunga dari tanaman sedap malam mengeluarkan aroma yang khas di malam hari sesuai dengan namanya. Sebab, bunga sedap malam hanya mekar di malam hari. Tanaman ini dapat tumbuh subur di bawah sinar matahari dan tanah dengan drainase yang baik.

    5. Kacapiring

    Kacapiring atau gardenia merupakan salah satu tanaman yang aromanya umumnya sangat disukai. Tumbuhan ini tumbuh baik di wilayah beriklim tropis, tetapi sebaiknya ditanamkan di area teduh dengan sedikit terkena sinar matahari seperti di teras. Kacapiring membutuhkan penyiraman yang cukup, maka pastikan untuk rajin menyiramnya.

    Itulah beberapa tanaman wangi dengan aroma semerbak yang bisa kamu tanam untuk suasana rumah lebih menenangkan. Semoga bermanfaat!

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Siapkan Hal Ini di Rumah Sambut Tamu Pas Lebaran, Biar Nggak Malu


    Jakarta

    Lebaran Idul Fitri biasanya kita berkumpul bersama keluarga. Apabila kamu menjadi tuan rumah yang mengadakan acara silaturahmi, tentu ada banyak persiapan yang harus dilakukan sebelum hari H.

    Selain mempersiapkan makanan dan minuman yang lezat, kondisi rumah juga perlu dibersihkan supaya para tamu bisa merasa nyaman. Kamu tidak perlu repot-repot membersihkan seluruh rumah, cukup sisihkan waktu untuk fokus membersihkan ruangan yang akan ditempati oleh tamu.

    1. Rapikan Barang-barang di Rumah

    Rumah yang dihuni wajar saja ada barang berserakan atau tidak pada tempatnya. Hal pertama yang sebaiknya dilakukan ketika membersihkan rumah adalah merapikan barang-barang yang tidak teratur, seperti tumpukan baju, mainan yang berserakan, dan lainnya.


    Jika mempunyai waktu dan tenaga yang cukup, kamu bisa merapikan dengan mengembalikan semua barang pada tempat semestinya. Namun, apabila tidak sempat maka jangan asal menaruh barang-barang ke dalam lemari. Kamu bisa menyiapkan tempat atau keranjang untuk setiap ruangan dan menaruh barang-barang tersebut di dalamnya untuk sementara.

    2. Persiapkan Area Hiburan

    Tamu-tamu biasanya tidak akan menghabiskan waktu di seluruh rumah, melainkan area tertentu seperti ruang tamu, ruang makan, dan ruang keluarga. Jadi, kamu tidak harus menghabiskan tenaga membersihkan seluruh rumah, melainkan hanya tempat yang akan diisi oleh tamu.

    3. Rapikan Dapur

    Lebaran memang harinya makan-makan, maka tak jarang tuan rumah ataupun tamu ingin memasak atau menyiapkan hidangan di dapur. Oleh karena itu, sebaiknya merapikan dapur dengan teratur supaya mudah menemukan peralatan dapur sekaligus tampak rapi di mata tamu. Area dapur yang sebaiknya kamu membersihkan antara lain kulkas, kompor, dan cucian piring kotor.

    4. Harumkan Ruangan

    Selain membersihkan fisik ruangan, akan lebih baik jika kamu juga membersihkan aroma udara dari aroma tidak sedap. Terkadang penghuni rumah kebal dengan aroma rumah yang mungkin kurang sedap karena memasak atau memelihara hewan.

    Kamu bisa membuat rumah beraroma lebih segar dengan membuang sampah, membuka jendela, membersihkan ruangan, serta memasang pengharum ruangan yang tidak terlalu menyengat.

    5. Bersihkan Kamar Mandi

    Kamar mandi pasti akan sering digunakan oleh tamu, jadi penting untuk memastikannya dalam keadaan bersih. Bahkan, mungkin ruangan ini yang paling membutuhkan pembersihan secara mendalam.

    Pastikan untuk menyikat WC pada setiap sisi, termasuk di bawah tempat duduk. Lalu, bersihkan juga wastafel dan cermin. Lalu, sebaiknya menyembunyikan peralatan mandi dan menaruh handuk dan sabun baru khusus untuk tamu.

    Itulah beberapa hal yang perlu dibersihkan untuk mempersiapkan rumah menerima tamu saat lebaran. Semoga membantu!

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Salah Pencet! Ini Arti Huruf-huruf Pada Lift



    Jakarta

    Buat kamu yang sering mengunjungi mall, hotel, atau pun gedung-gedung kantor yang tinggi pasti lebih milih naik lift daripada naik tangga untuk naik ke lantai atas, kan. Nah, kamu juga pasti tidak asing dengan huruf G, LL, M, dan sebagainya.

    Karena memang tiap gedung memiliki pengaturan tombol yang berbeda. Simak ulasan berikut biar kamu ga salah pencet.

    Gedung Hotel Bintang 4 dan 5


    G – Ground: Ground floor memiliki arti lantai dasar yang merupakan lobi, di mana terdapat resepsionis dan pintu masuk hotel. Pengaturan tombol ini umumnya dipakai negara-negara di Eropa.

    R – Restaurant: Tombol Restaurant/restoran tentunya akan mengantarkanmu ke lantai yang menyajikan berbagai makanan di gedung tersebut.

    L – Lounge or Lobby: Lobby atau lobi. Pada beberapa gedung memiliki lobi tambahan yang umumnya berada di bawah Ground floor atau lantai dasar.

    UL – Upper Lobby dan LL – Lower Lobby: Kedua penamaan kode ini adalah varian dari L (Lobby). Untuk UL atau Lobi atas umumnya merujuk pada lantai “lobi ekstra” yang dipakai untuk gedung dua lantai seperti mall dan supermarket. Sedangkan, LL atau lobi bawah dipakai sebagai lantai dasar untuk lift di Amerika Serikat.

    M Mezzanine floor: Mezzanine floor adalah lantai yang ada di tengah gedung. Di negara barat, M dipakai untuk menggantikan angka 13 yang diyakini membawa malapetaka.

    B – Basement: Basement atau ruang bawah tanah dipakai untuk tempat parkir di beberapa gedung hotel

    Mall, Supermarket, Apartemen, dan gedung Kantor

    G – Ground: Untuk lantai dasar dan gedung yang punya lobi. Sering juga G ini disebut GF atau ground floor

    UG – Upper Ground: Biasanya UG adalah lantai yang berada satu lantai di atas lantai dasar.

    LG: Lower Ground: Kebalikan dari UG, LG berada satu lantai di bawah lantai dasar.

    B – Basement: Untuk ruang bawah tanah yang dipakai tempat parkir

    R atau RT – Rooftop: Lantai yang ada di paling atas dan biasanya ada ruangan terbuka

    MB – Motorbike: Motorbike floor atau lantai khusus tempat parkir motor

    P – Parking: Tempat parkir untuk semua jenis kendaraan, dari roda dua sampai roda empat.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Kapan Waktu Terbaik untuk Menyiram Tanaman? Ada Aturannya Lho



    Jakarta

    Pernahkah kamu mengalami kejadian di mana tanaman di rumahmu mati walaupun sudah rajin menyiramnya? Bisa jadi kita salah aturan saat menyiram tanaman

    Beberapa dari kita sering memiliki pola berpikir di mana tanaman yang ada di rumah kita harus selalu basah, atau bahkan ada juga yang sering menyirami seluruh bagian tanaman di siang hari ketika cuaca sedang panas.

    Tapi tahukah kamu, sebenarnya terlalu sering menyirami tanaman atau menyirami tanaman di siang bolong ketika cuaca sedang panas adalah hal yang kurang tepat. Karena perlakuan tersebut malah terhitung tidak efisien atau hanya buang-buang air saja.


    Lalu sebenarnya bagaimana cara menyiram tanaman yang tempat?

    Mengutip dari southernlivingplants.com, setiap jenis tanaman memiliki kebutuhan yang berbeda-beda, seperti waktu, suhu, tanah, dan umur juga bisa menjadi faktor utama yang menentukan kapan dan seberapa sering tanaman kamu membutuhkan air.

    Kapan Waktu yang Tepat Untuk Menyiram Tanaman?

    Seperti yang telah dijelaskan, setiap tanaman memiliki kebutuhan yang berbeda-beda. Akan tetapi, pada umumnya tanaman membutuhkan banyak air saat pagi hari hingga menjelang sore hari.

    Maka dari itu, biasanya waktu yang terbaik untuk menyiram tanaman adalah pada pagi hari sebelum matahari terbit dan sore hari ketika matahari mulai terbenam.

    Penyiraman di pagi hari dimaksudkan untuk mempersiapkan tanaman untuk menghadapi proses fotosintesis pada siang hari, lalu penyiraman di sore hari bertujuan untuk mendinginkannya.

    Lalu kenapa tidak menyiramnya di siang hari ketika tanaman sedang berfotosintesis? Jika kamu menyiram pada siang hari (terutama saat musim panas), panas dan sinar matahari akan membuat air menguap alih-alih terserap ke dalam tanah dan akar.

    Sebagai catatan, penyiraman di pagi hari sebenarnya lebih baik daripada penyiraman di sore hari. Hal ini dikarenakan tanaman yang disiram pada pagi hari memiliki waktu untuk mengering sebelum matahari terbenam. Sebaliknya, bila kamu menyiram pada sore hari, air akan cenderung mengendap di dalam tanah sehingga mendorong pembusukan, pertumbuhan jamur, dan juga serangga.

    Gunakan Tanah Kering Sebagai Indikator

    Sedikit tips saja, bila kamu ragu harus menyiram tanaman pada siang hari atau tidak ketika musim panas (kemarau), kamu bisa mengecek tanah pada tanaman tersebut. Jika tanah tersebut sangat kering walaupun di pagi hari kamu sudah menyiramnya, maka kamu boleh mencoba untuk menyiramnya sedikit demi sedikit.

    Penyiraman Menurut Umur dari Tanaman

    Umur dari tanaman juga bisa kamu jadikan sebagai patokan untuk seberapa sering kamu harus menyiramnya.

    Tanaman yang masih baru tumbuh memerlukan air lebih banyak dibandingkan dengan tanaman yang sudah tua. Alasannya karena tanaman yang masih muda masih memerlukan banyak makanan untuk mengembangkan akar dan batangnya.

    Itulah cara menentukan waktu yang baik untuk menyiram tanaman di rumah kamu. Semoga bermanfaat!

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Lakukan 6 Hal Ini Sebelum Kamu Mudik Lebaran Kalau Gamau Nyesel


    Jakarta

    Mudik merupakan tradisi umat Islam Indonesia menjelang lebaran untuk kembali ke kampung halaman. Pada momen mudik ini, biasanya banyak rumah ditinggalkan tanpa penghuni untuk sementara waktu.

    Namun, terkadang di tengah kehebohan persiapan mudik, ada beberapa hal yang lupa dilakukan di rumah. Padahal, meninggalkan rumah tak berpenghuni bisa mengundang risiko kemalingan.

    Oleh sebab itu, pastikan untuk tidak melakukan kesalahan yang masih sering dilakukan ini. Berikut kesalahan-kesalahan yang perlu dihindari ketika hendak meninggalkan rumah saat mudik, dikutip dari laman bob vila


    1. Lupa Mengunci Pintu dan Jendela

    Tak jarang ada yang lupa mengunci jendela dan pintu, terutama pada area yang jarang dilalui. Meski kamu sedang sibuk mempersiapkan keberangkatan, pastikan untuk memeriksa ulang semua pintu dan jendela.

    Jangan lupa juga untuk menyimpan kembali kunci cadangan yang kamu sembunyikan di sekitar rumah. Sebab, pencuri profesional mengetahui tempat persembunyian yang umum digunakan oleh pemilik rumah.

    2. Meninggalkan Hewan Peliharaan di Rumah

    Mungkin beberapa pemilik rumah merasa aman meninggalkan hewan di rumah selama ada persediaan makan dan minum yang cukup. Akan tetapi, berbagai hal tidak terduga bisa terjadi yang membahayakan hewan peliharaan.

    Selain itu, perabotan rumah bisa saja dirusak oleh hewan peliharaan karena merasa tidak nyaman ditinggal pemiliknya. Oleh karena itu, pastikan untuk menitipkan hewan peliharaan ke orang yang dapat dipercaya.

    3. Membiarkan Rumah Tampak Kosong

    Jangan biarkan pencuri mengira tidak berpenghuni ketika mudik. Buatlah tanda seakan-akan ada orang di rumah dengan memasang lampu yang bisa nyala secara otomatis dengan jadwal atau dioperasikan dari jarang jauh dengan smartphone.

    Kemudian, tunda semua pengiriman paket ataupun surat ke rumah agar tidak ada tumpukan barang yang menandakan rumah kosong.

    4. Meninggalkan Makanan Membusuk

    Makanan busuk memang bukan masalah besar, tetapi tentu kamu tidak ingin kembali dengan sisa makanan yang sudah busuk, berjamur, dan digerogoti oleh hama. Sebaiknya segera menghabiskan makanan atau memberikannya ke tetangga.

    5. Barang Elektronik Masih Tercolok

    Meninggalkan barang elektronik yang masih tercolok ke stopkontak berisiko terjadi korsleting listrik. Apabila hal itu terjadi ketika tidak ada orang di rumah, maka masalah akan semakin cepat membesar tanpa tindakan. Selain itu, membiarkan barang tersebut tercolok sama saja menambah tagihan listrik.

    6. Tidak Membersihkan Kamar Mandi dan Tempat Sampah

    Tempat sampah yang dibiarkan terisi dan kamar mandi kotor akan menimbulkan bau tidak sedap dan menjadi tempat bertumbuhnya kuman. Sebaiknya memastikan sampah kosong dan bersih menggunakan cuka dan soda kue.

    Lalu, periksa kamar mandi dalam keadaan bersih. Dengan begitu, kamu tidak perlu dipusingkan dengan bersih-bersih setelah kembali dari mudik.

    Demikian kesalahan-kesalahan yang biasa terjadi ketika hendak meninggalkan rumah untuk mudik. Semoga bermanfaat!

    Ikuti berita-berita terkini arus mudik dan arus balik di BRI Teman Mudik. Klik tautan ini.

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Aman Tinggalkan Anabul Berhari-hari saat Mudik Lebaran


    Jakarta

    Sebentar lagi kita akan memasuki musim mudik lebaran. Di tahun 2024 ini, libur lebaran berlangsung selama kurang lebih 8 hari, mulai dari tanggal 8 – 15 April 2024.

    Dalam jangka waktu ini, penting untuk menjaga rumah dan barang-barang agar tetap aman selama mudik. Akan tetapi, jika kamu memiliki hewan peliharaan, kamu juga harus memikirkan cara agar mereka tetap aman dan dalam kondisi baik selama ditinggal mudik.

    Meskipun banyak yang memilih untuk mencari hotel ramah hewan dan merencanakan perjalanan mereka agar bisa membawa serta peliharaannya, hal ini tidak selalu menjadi pilihan bagi sebagian keluarga. Jika kamu memilih untuk meninggalkan hewan peliharaan di rumah, kamu harus benar-benar memperhatikan segala kebutuhannya.


    Lalu, bagaimana cara meninggalkan hewan peliharaan saat mudik agar tetap aman? Dilansir dari laman WikiHow, simak caranya di bawah ini.

    Ada dua langkah besar yang harus kamu lakukan sebelum meninggalkan hewan peliharaan di rumah yaitu, persiapan dan cara meninggalkannya.

    Mempersiapkan Hewan Peliharaan

    1. Ketahui Kebutuhan Hewan Peliharaan Kamu

    Semua hewan peliharaan berbeda dan memiliki kepribadian yang unik, sehingga kamu harus mengenal betul hewan peliharaan kamu. Untuk mempermudah, kamu bisa mempertimbangkan hal hal berikut:

    · Pertimbangkan jadwal makan hewan peliharaan dan sikapnya saat ditinggal sendiri.

    · Hewan peliharaan yang lebih muda biasanya tidak tahan ditinggal sendirian seperti halnya hewan peliharaan yang lebih dewasa.

    · Jika hewan kamu mengalami kecemasan akan perpisahan, maka lebih baik untuk menitipkannya ke penitipan hewan untuk menghindari stress.

    2. Sesuaikan Jadwal Hewan Peliharaan

    Beberapa hari sebelum pergi mudik, kamu bisa mulai melatih meninggalkan hewan peliharaan sendirian di rumah. Kamu bisa melatihnya dengan cara meninggalkan hewan peliharaan di rumah beberapa jam lebih lama dari biasanya. Hal ini akan mempersiapkan hewan peliharaan kamu untuk menghabiskan lebih banyak waktu sendirian.

    3. Tulis Instruksi Rinci

    Jika kamu menitipkan hewan peliharaan pada orang lain, penting untuk menuliskan unstruksi dan segala hal penting lainnya secara rinci. Tuliskan informasi kontak kamu dan juga nomor dokter hewan. Sertakan juga informasi tentang makanannya, waktu makan, rutinitas, dan juga kepribadian hewan peliharaan.

    Cara Meninggalkan Hewan Peliharaan di Rumah Saat Mudik

    1. Buat Rumah Kamu Nyaman

    Jika hewan peliharaan akan tinggal di rumah sendirian, jagalah suhu di rumah agar tetap stabil. Tutup pintu ruangan mana pun yang tidak ingin hewan peliharaan kamu masuki. Pastikan hewan peliharaan kamu memiliki tempat tidur yang bagus dan tahu cara untuk pergi ke kamar mandi atau litter box. Tinggalkan juga makanan dan air untuk hewan peliharaan kamu di tempat yang sudah dikenalinya.

    2. Amankan Rumah

    Tutup tempat sampah, toilet, dan ventilasi udara. Pindahkan semua tanaman yang mungkin beracun, pembersih rumah tangga, obat-obatan, dan bahan kimia ke rak yang lebih tinggi agar tidak bisa dijangkau oleh hewan peliharaan. Singkirkan mainan, kerajinan, makanan, atau dekorasi rumah yang mungkin menggoda hewan peliharaan. Sembunyikan juga pakaian dan sepatu dari hewan peliharaan agar tidak di rusak selama kamu tidak di rumah.

    3. Gunakan Alat Makan Otomatis

    Menggunakan alat makan otomatis adalah salah satu cara yang efektif untuk menyiapkan makananan dan minuman bagi hewan peliharaan kamu. Alat makan otomatis biasanya juga mempunyai fitur untuk mengatur jadwal makan hewan peliharaan sehingga kamu tidak perlu khawatir peliharaan kamu kelaparan atau kelebihan makanan.

    4. Pertimbangkan Membeli Kamera Hewan Peliharaan

    Saat meninggalkan hewan peliharaan sendirian, kamera pengawas seperti CCTV akan memungkinkan kamu memantau hewan peliharaan dari jauh. Beberapa kamera ini juga memiliki fitur untuk berinteraksi dengan hewan peliharaan, jadi kamu tidak perlu khawatir meninggalkan mereka sendirian di rumah.

    Ikuti berita-berita terkini arus mudik dan arus balik di BRI Teman Mudik.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Hal yang Harus Dilakukan Sebelum Tinggalkan Rumah untuk Mudik Lebaran


    Jakarta

    Mudik merupakan salah satu kegiatan yang kerap dilakukan untuk merayakan Lebaran di kampung halaman. Sebelum mudik, tentunya ada hal-hal yang harus dilakukan sebelum meninggalkan rumah, salah satunya membersihkannya.

    Membersihkan rumah perlu dilakukan agar ketika kamu pulang mudik, rumah tidak dalam keadaan yang sangat kotor. Pasalnya, rumah akan ditinggalkan selama beberapa hari ke depan.

    Saat merapikan rumah, kamu tidak perlu melakukan pembersihan secara menyeluruh atau deep cleaning. Cukup bersihkan Ruangan-ruangan yang memang kotor saja.


    Selain itu, ada beberapa hal lagi yang harus kamu lakukan sebelum meninggalkan rumah untuk mudik. Dilansir dari cnet.com, berikut ini daftarnya.

    1. Membersihkan Kulkas

    Membersihkan isi kulkas perlu dilakukan untuk mencegah makanan busuk. Sebaiknya buang makanan yang sudah lama atau yang sudah tidak dimakan lagi karena makanan bisa saja basi dan bau jika tidak segera dibuang.

    2. Buang Sampah

    Sebelum meninggalkan rumah, pastikan sampah di dalam rumah sudah dibuang ke tempat pembuangan sampah. Hal ini untuk mencegah adanya serangga dan bau tak sedap akibat sampah yang menumpuk.

    3. Periksa Cucian

    Sebaiknya sebelum pergi mudik kamu mencuci pakaian yang ada atau menyisakan sedikit pakaian kotor. Sebab, setelah pulang mudik umumnya membawa banyak cucian kotor. Tentunya kamu nggak mau cucian kotor semakin menumpuk, ‘kan?

    4. Periksa Alat Elektronik

    Sebelum mudik, pastikan kamu udah mencabut alat-alat elektronik yang tidak digunakan. Selain hemat energi, hal itu bisa mencegah adanya korsleting listrik yang berujung terjadinya kebakaran.

    5. Cek Pintu dan Jendela

    Pastikan kamu mengecek jendela dan pintu sudah tertutup rapat sebelum pergi mudik. Jangan sampai jendela maupun pintu ada yang terbuka karena bisa menjadi rawan terjadi pencurian.

    Itulah 5 hal yang harus dilakukan sebelum meninggalkan rumah untuk pergi mudik. Semoga bermanfaat!

    (abr/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Ternyata Ada Cara buat Undang Kupu-kupu ke Pekarangan Kita Lho!


    Jakarta

    Mempunyai taman di rumah memanglah asik. Selain membuat tampilan rumah menjadi cantik, taman juga bisa menjadi tempat bersantai untuk melepas stress.

    Tetapi pada waktu tertentu kamu pasti pernah merasa bahwa ada hal yang kurang pada taman rumahmu. Walaupun taman rumahmu penuh dengan bunga dan buah-buahan, tetapi rasanya taman tersebut seperti terlalu sepi dan hening.

    Jawaban dari perasaan sepi dan hening dari taman di rumahmu itu sebenarnya adalah karena kurangnya hawa kehidupan hewan dan serangga kecil. Seperti burung, dan kupu-kupu.


    Memang tentunya kamu tidak bisa dengan mudahnya memanggil kupu-kupu untuk bertamu pada taman rumahmu, tapi sebenarnya ada loh cara untuk menarik perhatian kupu-kupu ke taman rumahmu.

    Mengutip dari nrdc.org, ada beberapa cara untuk menarik perhatian kupu-kupu untuk datang ke taman rumahmu. Ada juga beberapa alasan mengapa kupu-kupu tidak mau menghampiri taman rumahmu.

    Cara Menarik Perhatian Kupu-Kupu ke Taman

    1. Coba Teknik “Leave-it-Alone Gardening”

    Leave-it-alone gardening adalah teknik dimana kamu tidak perlu terlalu merawat tanamanmu hingga ke arah perfeksionis. Anggaplah bahwa taman atau kebunmu sebagai rumah untuk para satwa liar.

    Kurangi kontak dengan tanaman sebisa mungkin. Taman atau kebun buah-buahan akan terlihat lebih indah jika kamu membiarkan kupu-kupu atau lebah untuk menjadi polinator alami.

    2. Pilih Tanaman Non-Hybrid

    Tanaman hybrid modern biasanya sudah bekerja dengan sendirinya, sehingga kemungkinan untuk serangga seperti kupu-kupu dan lebah menjadi jarang untuk hinggap mencari sumber makanan.

    3. Buat Bervariatif

    Kupu-kupu dan lebah akan lebih tertarik pada taman yang memiliki banyak jenis tanaman, dan memiliki berbagai warna. Menanam secara rumpun juga akan memudahkan para kupu-kupu atau lebah menemukan bunga tersebut.

    4. Stop Penggunaan Pestisida

    Tanaman yang disemprotkan oleh pestisida tentunya akan membuat serangga seperti kupu-kupu dan lebah menjauh.

    Selain beracun bagi lebah, kupu-kupu, dan serangga lainnya, Pestisida juga bersifat sistemik. Ketika disemprotkan, zat racun ini menyebar ke seluruh tanaman, termasuk pada serbuk sari dan nektar yang berpotensi membuat hasil produk menjadi berbahaya.

    5. Pintar Dalam Memilih Tanaman

    Beberapa tanaman yang dijual terkadang sudah mengandung neonicotinoid. kamu harus pintar untuk memilih benih yang belum dicampur atau disuntikkan dengan bahan pestisida seperti ini.

    6. Tanam Milkweed

    Milkweed atau dikenal juga dengan nama Asclepias Curassavica / Kapas Cinde / Kembang Mas / Milkweed / Butterfly Weed, adalah tanaman yang paling disukai oleh kupu-kupu dan lebah.

    Cobalah untuk menanam bunga ini untuk menarik perhatian kupu-kupu di sekitar rumahmu.

    7. Pasang Air Mancur atau Kolam Kecil

    Beberapa ahli mengatakan bahwa kolam air yang dangkal akan menarik kupu-kupu dan lebah, terutama pada musim kemarau atau tidak banyak embun pagi di rumput taman kamu.

    Itulah beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk menarik perhatian kupu-kupu untuk hinggap ke taman di rumahmu. Selamat mencoba!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tips Menyimpan Tanaman Biar Nggak Layu saat Mudik Lebaran


    Jakarta

    Sebelum mudik Lebaran, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum meninggalkan rumah. Salah satunya adalah memastikan tanaman bisa bertahan hidup selama ditinggal penghuni rumah.

    Sebab, apabila tanaman tidak diberi air dalam waktu yang lama, kemungkinan bisa mengalami kekeringan dan berujung mati. Tentunya kamu nggak mau dong pulang mudik tiba-tiba banyak tanaman yang mati?

    Dilansir dari berbagai sumber, berikut ada beberapa tips meninggalkan tanaman agar tidak mudah layu dan rusak selama liburan.


    1. Kelompokkan Tanaman di Luar Ruangan

    Dilansir dari House Beautiful, Jumat (5/4/2024), hal pertama yang kamu lakukan adalah mengelompokkan jenis-jenis tanaman yang harus diletakkan di luar dan di dalam rumah. Untuk tanaman yang di luar ruangan adalah tanaman yang memerlukan cahaya matahari langsung, tidak masalah jika tidak disiram terlalu sering, dan tanaman rambat. Letakkan di tempat yang teduh, tetapi masih bisa terkena air hujan.

    2. Siapkan Tempat Untuk Tanaman di Dalam Ruangan

    Tanaman di dalam ruangan juga ada yang bisa tidak diberi air setiap hari, tetapi mereka tidak bisa terkena matahari secara langsung sehingga perlu dibawa masuk.

    Untuk tanaman yang butuh air setiap hari, kamu bisa menggunakan bathtub, ember, kolam karet anak-anak, atau bak untuk menampung pot-pot tanaman tersebut. Isi air setinggi 3-5 cm ke dalam wadah besar tersebut lalu letakkan tanaman dan pot tersebut di genangan air tersebut. Tanaman akan menyerap air sendiri sesuai kebutuhannya.

    3. Atur Suhu Ruangan

    Apa pun musimnya, tanaman menyukai suhu rendah ke normal sekitar 13-27 derajat Celsius. Cara untuk melembabkan suhu di dalam ruangan adalah dengan menyiapkan wadah berisi air dan kerikil. Letakkan di dekat tumbuhan tersebut dan pilih tempat yang memiliki ventilasi udara.

    4. Buat Penyerapan Air Secara Tradisional

    Dilansir dari CNET, Jumat (5/4/2024), kamu bisa membuat alat penyerapan air secara tradisional.

    Caranya, siapkan wadah air dan tali kapas. Potong tali cukup panjang yang mampu menjangkau wadah air dan pot tanaman.

    Tips meninggalkan tanaman saat mudikTips meninggalkan tanaman saat mudik Foto: Chris Parker/CNET

    Taruh salah satu ujung tali ke dalam tanah, dekat tanaman namun jangan sampai mengganggu akarnya. Letakkan ujung tali lainnya ke dalam wadah yang sudah diisi oleh air. Pastikan tali menyentuh bagian bawah wadah air.

    Nantinya tali kapas akan menyerap air secara perlahan dan memindahkannya ke dalam pot, menjaga tingkat kelembapan tanah.

    5. Buat Irigasi Tetes

    Membuat irigasi tetes memanfaatkan botol bekasMembuat irigasi tetes memanfaatkan botol bekas. Foto: YouTube Petani Pedas/Tangkapan Layar

    Jika kamu punya waktu dan biaya lebih, coba buat aliran irigasi otomatis sederhana untuk tanaman di rumah. Misalnya menggunakan botol gelas lengkap dengan tutupnya. Isi botol dengan air sampai penuh. Buat satu lubang sebesar ujung sumpit bambu, lalu hambat dengan menusukkan kayu sebesar lubang tersebut. Balikkan botol plastik dengan posisi tutup botol di bawah, air akan keluar dari lubang yang ditusuk kayu. Cara ini seperti kerja infus di rumah sakit.

    Irigasi tetes menggunakan galon dan selangIrigasi tetes menggunakan galon dan selang. Foto: YouTube Green Wall Garden/Tangkapan Layar

    Jika tanamannya banyak, kamu bisa menggunakan galon bekas berisi air. Lalu siapkan selang sesuai pot yang butuh disiram. Masukkan kain ke dalam selang tersebut dan lebihkan sampai menjuntai di kedua ujung. Posisikan ujung selang ke bawah sehingga saat ujung kain di dalam galon menyerap air, ujung lainnya yang mengarah ke pot dapat meneteskan air.

    Melubangi bawah botol bekas dan menutupi dengan tanah.Melubangi bawah botol bekas dan menutupi dengan tanah. Foto: YouTube Green Wall Garden/Tangkapan Layar

    Bisa juga melobangi botol plastik bekas sebesar tutup pulpen. Lubangi di samping bagian bawah botol sehingga tetap bisa tertutup dengan tanah. Nanti air akan keluar sedikit-sedikit.

    Itulah beberapa cara untuk menyimpan tanaman agar tidak mudah layu dan cepat mati. Semoga bermanfaat!

    Ikuti berita-berita terkini arus mudik dan arus balik di BRI Teman Mudik.

    (/dna)



    Sumber : www.detik.com