Blog

  • 6 Langkah Kilat Bersihkan Kamar Sebelum Diserbu Tamu saat Lebaran


    Jakarta

    Lebaran merupakan hari yang cukup sibuk bagi umat Islam yang merayakannya. Sebab, pagi hari saja sudah bersiap untuk salat Id, kemudian diikuti dengan bertamu ke rumah sanak saudara ataupun menjadi tuan rumah yang menerima tamu.

    Dengan kegiatan yang begitu padat pada hari lebaran, wajar saja bila kamu belum sempat membersihkan kamar. Padahal, ketika menerima tamu pada hari lebaran ada kemungkinan tamu akan masuk ke kamarmu karena berbagai alasan.

    Tentunya kamu tidak ingin para tamu melihat kamarmu dalam keadaan berantakan, bukan? Apabila keadaan mendesak, kamu bisa membersihkan kamar dalam sekejap dengan mengikuti langkah berikut ini yang dikutip dari laman The Spruce.


    1. Masukan Baju Kotor ke Keranjang

    Kumpulkan semua baju kotor yang berserakan di kamar ke dalam keranjang. Kamu tak perlu khawatir bila pakaian masih tergulung atau belum membalik pakaian dalam waktu yang singkat.

    2. Simpan Baju Bersih

    Jika ada tumpukan baju bersih di kamar, segera lipat atau gantung untuk disimpan di lemari. Kamu tidak perlu melakukannya dengan rapi karena hal ini hanya bertujuan membuat kamar tampak bebas dari pakaian.

    3. Buang Sampah

    Dalam waktu yang sempit ini, kamu tidak perlu berpikir keras untuk membuang sampah atau benda yang tidak terpakai lagi. Kali ini kamu cukup fokus pada sampah yang pastinya harus segera dibuang, seperti kertas dan tisu. Sedangkan, barang-barang yang masih membutuhkan pertimbangkan bisa disimpan dulu untuk disortir lain kali.

    4. Rapikan Tempat Tidur

    Tempat tidur merupakan furnitur utama serta pusat perhatian di dalam kamar tidur. Jadi usahakan untuk merapikan tempat tidur. Meskipun sederhana, merapikan tempat tidur bisa mengubah suasana kamar menjadi lebih nyaman untuk dipandang dan digunakan.

    5. Kumpulkan Benda-benda yang Berserakan

    Kumpulkan benda-benda yang semestinya tidak ada di dalam kamar tidur. Simpan semuanya di dalam keranjang atau wadah untuk sementara waktu. Kemungkinan besar kamu tidak akan sempat mengembalikan barang-barang itu ke tempat semestinya, maka kumpulkan dan simpan di satu tempat dulu.

    6. Bersihkan Lantai

    Saat ini bukan waktunya memindahkan furnitur untuk menyapu dan mengepel lantai. Cukup sapu lantai dengan cepat untuk membersihkan kotoran yang jelas terlihat. Lalu, kamu bisa mengepel lantai jika merasa masih ada waktu yang cukup.

    Demikian, langkah-langkah membersihkan kamar dengan cepat agar kamar tampak rapi di mata para tamu. Semoga membantu!

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Cabut Kabel 5 Alat Elektronik Ini Sebelum Mudik Agar Rumah Tetap Aman


    Jakarta

    Sebelum pergi mudik, kamu perlu memastikan rumah dalam kondisi aman. Kamu bisa mulai mengecek dari kondisi alat elektronik di rumah karena perabotan satu ini dapat memicu kebakaran jika terjadi korsleting listrik.

    Selain itu, dengan mencabut semua kabel alat elektronik di rumah selama mudik juga akan meringankan biaya listrik bulanan. PLN juga menganjurkan tidak ada alat elektronik yang kabelnya masih tersambung ke stopkontak.

    “Pastikan seluruh alat elektronik sudah dicabut dari stopkontak-nya dan aliran-aliran listrik yang tidak digunakan sudah dimatikan,” tutur Direktur Utama PT PLN, Darmawan Prasodjo seperti yang dilansir dari detikFinance, Rabu (3/4/2024).


    Untuk mempermudah kamu saat mengecek, berikut beberapa alat elektronik yang harus mati dan kabelnya tidak terhubung ke stop kontak sebelum ditinggal mudik.

    1. Kulkas

    Menurut wilshirerefrigeration.com, Rabu (3/4/2024), jika meninggalkan rumah sekitar 1-4 minggu sebenarnya tidak apa-apa membiarkan kulkas tersambung ke listrik, terutama bagi kamu yang masih menyimpan beberapa makanan.

    Namun, PLN menganjurkan untuk setiap barang elektronik tidak ada yang tercolok ke stopkontak selama tidak ada orang di rumah berhari-hari. Sehingga lebih baik dicabut agar lebih aman. Setelah kulkas dicabut, kamu perlu mengatur kulkas dan membesihkannya sebagai berikut.

    • Atur suhu kulkas ke angka normal.
    • Kosongkan freezer dari es dan makanan agar kulkas tidak bau dan kotor.
    • Apabila kulkas dilengkapi dengan alat pembuat es batu, sebaiknya dimatikan sementara waktu.
    • Keluarkan makanan atau bahan makanan yang cepat basi.
    • Isi setengah kulkas dengan wadah berisi air, untuk menjaga suhu tetap stabil.

    2. Televisi

    Jika di rumahmu memiliki TV yang selalu dicolokkan ke stopkontak, saat mudik nanti jangan lupa untuk mematikan keduanya. Televisi adalah salah satu alat elektronik yang rentan tersambar petir. Sementara itu Kamu juga bisa menutup layar TV agar tidak berdebu.

    3. Kabel Listrik dengan Banyak Colokan

    Setiap rumah pasti memakai kabel listrik yang memiliki banyak stopkontak baik yang gulung dan atau yang kabel panjang. Stopkontak dengan banyak colokan ini bisa menyalakan banyak alat elektronik di waktu bersamaan.

    Beberapa kabel listrik dengan banyak colokan juga bisa ditempelkan di dinding sehingga pemakaiannya sangat fleksibel. Nah tipe colokan yang seperti yang perlu kamu cabut dari stopkontak inti.

    4. Lampu

    Saat tidak ada orang di rumah karena semua mudik, kamu hanya perlu menyalakan lampu utama saja dan sisanya dimatikan. Lampu utama di sini adalah lampu di halaman depan dan lampu di tengah rumah.

    Lampu yang dibiarkan tetap menyala bisa berguna saat malam hari. Lampu ini juga membantu untuk penerangan agar CCTV dapat merekam gambar dengan jelas saat malam.

    “Yang perlu dicermati kalau mudik, sebaiknya kalau bisa gunakan lampu utama saja yang dinyalakan. Jangan hanya dimatikan saja tapi kalau bisa dicabut kabelnya,” kata Kepala DPKP Surabaya, Dedik Irianto, mengutip dari detikJatim.

    5. AC dan Kipas Angin

    AC biasanya memiliki kabel yang selalu mencolok ke stop kontak. Pada colokan tersebut juga biasanya terdapat tombol on dan off. Kamu bisa tahu AC tersebut berfungsi atau tidak dengan melihat lampu merah yang menyala.

    Sebelum mudik, kamu perlu mematikan AC sampai lampu berwarna merah mati, setelah itu baru mencabut colokannya. Selain AC, jika terbiasa mencolokkan kabel kipas angin, sebelum pergi pastikan sudah dicabut dari stopkontak.

    Ikuti berita-berita terkini arus mudik dan arus balik di BRI Teman Mudik.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Kiat-kiat Mengamankan Rumah dari Maling saat Mudik


    Jakarta

    Menjelang Lebaran, umat Islam di Indonesia kerap memanfaatkan momen ini buat mudik atau pulang ke kampung halaman untuk berkumpul bersama keluarga besar. Tak jarang rumah ditinggalkan dalam keadaan tidak berpenghuni selama beberapa hari.

    Jika kamu berencana meninggalkan rumah untuk mudik, ada baiknya melakukan sejumlah langkah preventif untuk mengamankan rumah dari maling. Sebab, rumah kosong biasanya merupakan sasaran empuk bagi pencuri untuk beraksi.

    Melansir dari laman gvlock, berikut ini kiat-kiat mengamankan rumah kosong dari serangan maling ketika pergi mudik.


    1. Kunci Semua Akses Masuk

    Pastikan untuk mengunci semua akses masuk dan memeriksanya kembali. Sebagai manusia yang tengah kerepotan mempersiapkan keberangkatan, kamu dapat saja lupa mengunci pintu.

    Kamu bisa membuat daftar jendela, pintu, dan pagar mana saja yang harus dikunci supaya tidak ada yang terlewatkan. Akan semakin bagus bila kamu menambahkan kunci ganda untuk mempersulit maling yang hendak masuk.

    2. Buat Seakan-akan Ada Orang di Rumah

    Pencuri biasanya akan mengobservasi rumah untuk beberapa waktu sebelum mencoba untuk masuk. Mereka ingin memastikan tidak ada orang di rumah.

    Oleh karena itu, cara menghalau maling bisa dengan membuat rumah seakan-akan ada penghuni. Hal ini bisa dilakukan menggunakan lampu yang menyala dan mati menggunakan timer.

    3. Rapikan Pekarangan

    Maling akan mencari tanda-tanda rumah kosong, salah satunya dengan pekarangan yang tampak tidak terurus. Sebelum pergi mudik, pastikan untuk mengatur agar tidak ada paket atau surat yang akan datang selama rumah kosong.

    Lalu, rapikan pekarangan dengan menggunting rumput dan semak-semak serta cabut rumput liar. Selain menunjukkan ada orang yang merawat pekarangan rumah. Kamu juga bisa memasang lampu keamanan outdoor untuk mencegah maling bersembunyi.

    4. Sembunyikan Barang Berharga

    Jangan biarkan barang berharga tergeletak di tempat terbuka di rumah. Sebagai langkah penjagaan, biasanya untuk menyembunyikan benda berharga di tempat persembunyian ataupun brankas.

    5. Pasang CCTV dan Sistem Alarm

    Pasang kamera pengawas atau sistem pengamanan dengan benar untuk mengumpulkan bukti pencurian ataupun menakuti maling supaya tidak mendekati rumah. Camera ini sangat membantu untuk mengidentifikasi gerakan mencurigakan para maling.

    Demikian kiat-kiat meningkatkan keamanan rumah yang ditinggal untuk pergi mudik. Semoga membantu!

    Ikuti berita-berita terkini arus mudik dan arus balik di BRI Teman Mudik.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Lakukan 5 Hal Ini untuk Menyambut Tamu yang akan Menginap saat Lebaran


    Jakarta

    Lebaran merupakan momen yang tepat untuk berkumpul bersama keluarga tercinta. Banyak orang bahkan kembali ke kampung halaman untuk bertemu kerabat yang sudah lama tak dijumpai.

    Apabila kamu bakal kedatangan tamu yang akan menginap di rumah, ada baiknya mempersiapkan beberapa hal di seputar rumah. Selain menyediakan tempat menginap yang nyaman bagi tamu, hal ini bisa menjadi menunjukkan kamu menyambut kedatangan mereka dengan baik.

    Melansir dari C’s home & office management, berikut ini beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk menyambut tamu yang akan menginap saat Lebaran.


    1. Bersihkan Rumah

    Hal terpenting dalam mempersiapkan rumah untuk menyambut kedatangan tamu adalah membersihkan dan merapikan rumah. Langkah ini termasuk membuang sampah, mencuci piring, menyapu dan mengepel lantai, serta membersihkan debu di sekitar rumah. Selain itu, kamu juga bisa mengatur ulang furnitur untuk menciptakan lebih banyak ruang gerak bagi para tamu.

    2. Sediakan Bantal dan Kasur

    Tergantung pada jumlah tamu yang akan menginap, kamu perlu menyediakan bantal, selimut, dan kasur yang cukup untuk mereka tidur. Atur di mana para tamu akan tidur sebelum mereka datang supaya tidak pusing pada hari H.

    3. Siapkan Kebutuhan Kamar Mandi

    Tentunya para tamu akan menggunakan kamar mandi untuk mandi maupun buang air. Jadi pastikan sudah menyediakan tisu, sabun, dan handuk untuk mereka gunakan. Sebagai tambahan, sebaiknya menyediakan sikat gigi barangkali mereka tidak membawa dari rumah.

    4. Pastikan Persediaan Makanan & Alat Makan

    Lalu, pastikan persediaan makanan dan alat makan memadai untuk para tamu. Sebaiknya menyimpan makanan dan camilan lebih agar sewaktu-waktu tidak sampai kehabisan makanan. Jangan lupa juga bahan masakan dan minuman esensial seperti minyak goreng, garam, gula, kopi, dan teh.

    5. Tur Keliling Rumah

    Ketika tamu sudah sampai di rumah, sempatkan untuk mengajak mereka berkeliling rumah. Hal ini penting agar mereka tahu letak ruangan maupun barang sekaligus mengajarkan mereka cara menggunakan peralatan di sekitar rumah.

    Demikian beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk menyambut kerabat yang akan menginap di rumah saat Lebaran. Semoga membantu!

    Ikuti berita-berita terkini arus mudik dan arus balik di BRI Teman Mudik.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Rumah Bebas Debu Selama Ditinggal Mudik


    Jakarta

    Saat pergi mudik, rumah akan ditinggal selama beberapa hari. Masalah yang sering muncul adalah masalah debu yang menumpuk di rumah. Debu bisa mengganggu kenyamanan dan kebersihan rumah, dan bisa menjadi pekerjaan rumah yang melelahkan untuk dibersihkan setelah pulang dari mudik. Oleh karena itu penting untuk menjaga rumah supaya bebas agar kita bisa menikmati liburan tanpa khawatir kembali ke rumah yang berdebu.

    Bagaimana caranya? Ada beberapa tips sederhana yang bisa membantu menjaga rumah tetap bebas debu selama kita pergi mudik. Melansir dari laman Apartment Therapy, simak tipsnya di bawah ini.

    Kemasi Kertas dan Kain

    Bereskan pakaian kotor dan pakaian yang berserakan karena kain adalah salah satu tempat menumpuknya debu. Lebih baik untuk menyimpan pakaian yang tidak terpakai di dalam kotak penyimpanan. Selain itu, pastikan untuk merapikan kertas sebelum berangkat. Majalah, koran, dan kotak kardus sering menjadi sumber debu, jadi lebih baik untuk menyimpannya di luar ruangan jika memungkinkan.


    Bersihkan Rumah Menggunakan Vacuum Cleaner

    Membersihkan rumah dengan vacuum cleaner adalah hal yang wajib dilakukan sebelum pergi mudik. Vacuum cleaner memiliki kemampuan untuk membersihkan debu dengan lebih efektif dibandingkan dengan sapu. Jadi, agar rumah tidak terlalu berdebu saat ditinggal, pastikan untuk membersihkan setiap sudutnya menggunakan vacuum cleaner.

    Gunakan Alat Pembersih Udara (Air purifier)

    Menggunakan air purifier akan sangat membantu kamu untuk mendapatkan rumah yang bebas debu saat ditinggal mudik. Mesin berguna untuk mengumpulkan dan memerangkap debu yang ada di udara. Pastikan untuk menggunakan air purifier yang sudah menggunakan filter HEPA dan letakkan di dekat pintu atau jendela untuk hasil yang maksimal.

    Lapisi Perabotan di Rumah dengan Koran atau Plastik

    Melapisi barang-barang di rumah dengan koran atau plastik adalah cara sederhana namun efektif untuk melindungi mereka dari debu dan kotoran. Koran atau plastik bertindak sebagai penghalang yang mencegah debu menempel langsung pada permukaan barang, sehingga memudahkan dalam membersihkannya nanti. Barang-barang yang penting untuk ditutupi adalah kasur, sofa, dan bagian atas lemari atau meja. Setelah kembali ke rumah, kamu hanya cukup membuang atau membereskan koran dan plastik tersebut tanpa harus membersihkan perabotan rumah satu-persatu.

    Ikuti berita-berita terkini arus mudik dan arus balik di BRI Teman Mudik.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Langkah Bersihkan Ruang Tamu Agar Siap Terima Tamu saat Lebaran


    Jakarta

    Lebaran biasanya dirayakan dengan berkumpul bersama keluarga di suatu rumah. Bagi kamu yang kebetulan menjadi tuan rumah yang menyelenggarakan acara silaturahmi dan menyantap hidangan lezat di rumah, tentu sudah melakukan berbagai persiapan di rumah dari jauh-jauh hari.

    Salah satu persiapan yang tidak boleh terlewatkan adalah membersihkan rumah agar tamu merasa nyaman berlama-lama. Perlu diingat, kamu tidak perlu membersihkan seluruh rumah, melainkan fokus pada ruangan yang akan sering digunakan seperti ruang tamu dan ruang keluarga.

    Selain menyapu dan mengepel lantai, ada beberapa hal yang tidak boleh ketinggalan saat mempersiapkan ruang tamu. Berikut ini langkah-langkah membersihkan ruang tamu dan keluarga agar siap menerima tamu pada saat lebaran, dilansir dari laman Sparkle and Shine.


    1. Kumpulkan Sampah

    Langkah pertama untuk membersihkan ruang tamu tentunya mengumpulkan sampah dan benda-benda yang tidak digunakan lagi. Siapkan kantong sampah ketika hendak membuang sampah-sampah di ruang tamu.

    Selain sampah, kamu juga bisa menyingkirkan benda-benda berlebih atau tidak digunakan lagi untuk memudahkan kamu saat bersih-bersih.

    2. Singkirkan Benda-benda yang Berserakan

    Ruang tamu yang disesaki barang-barang yang berserakan di mana-mana hanya akan menyulitkan ketika membersihkan ruang tamu. Kamu bisa menyiapkan keranjang pakaian sebagai tempat sementara untuk menampung barang-barang tersebut.

    Jadi pastikan untuk mengumpulkan barang-barang yang tidak diperlukan di ruang itu untuk diletakan di tempat lain sebagaimana mestinya.

    3. Membersihkan Sofa

    Setelah menghilangkan kekacauan di ruang tamu, saatnya fokus membersihkan dan merapikan sofa sebagai furnitur utama pada ruangan. Rapikan permukaan sofa beserta bantal-bantal hiasnya supaya terlihat rapi.

    Kemudian, bersihkan tumpahan makanan, rambut, dan kotoran lainnya yang mungkin menumpuk pada sofa. Akan lebih mudah bila kamu menggunakan penyedot debu yang bisa membersihkan sofa hingga ke sela-selanya.

    4. Membersihkan Debu

    Awali proses bersih-bersih dengan menyapu debu-debu pada setiap sisi ruang tamu atau ruang keluarga menggunakan kemoceng kering, terutama pada perabotan dan dekorasi ruangan. Setelah menyapu debu dengan cara kering, selanjutnya kamu bisa memakai kain mikrofiber yang lembab untuk membersihkan berbagai permukaan.

    5. Membersihkan Kaca dan Cermin

    Membersihkan jendela dan cermin di ruang tamu sangat penting agar ruangan terlihat kinclong. Kamu bisa menggunakan pembersih kaca pada umumnya ataupun cuka sebagai alternatif murah.

    Jangan lupa membersihkan juga semua vas kaca, tatakan gelas, bingkai foto, penutup lampu, dan kaca tungku kayu jika ada. Lalu, untuk membuat cairan pembersih sendiri yang bekerja untuk sebagian permukaan, bisa dengan menggabungkan cuka dengan air dan sedikit sabun cuci piring.

    Demikian langkah-langkah yang dapat kamu lakukan untuk membersihkan ruang tamu menjelang Lebaran. Semoga membantu!

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Lebaran Pasti Numpuk, Ini Tips Cuci Piring Kotor yang Benar dan Cepat


    Jakarta

    Setelah menghabiskan waktu bersenang-senang saat perayaan lebaran, kini tiba bagian yang kurang mengenakan, yakni berberes rumah. Tentu saja rumah akan berantakan seusai acara, apalagi ada tumpukan cucian piring yang menjadi PR bagi tuan rumah.

    Tak heran, lebaran memang hari makan-makan, sehingga wajar saja kalau ada banyak piring kotor yang menunggu untuk dicuci. Tapi tenang saja, ada beberapa tips yang bisa kamu lakukan supaya memudahkan proses pencucian piring. Berikut ini cara mencuci piring dengan efisien, dilansir dari laman The Cut.

    1. Bersihkan Dapur

    Bersihkan dapur terlebih dulu sebelum melakukan hal lainnya. Langkah ini akan memberikan ruang untuk menampung cucian bersih dan kotor.


    Pastikan semua alat masak sudah dicuci dan disimpan sebelum membawa piring-piring kotor baru dari ruangan lainnya. Selanjutnya, buanglah sisa makanan di dalam lubang pembuangan wastafel supaya tidak tersumbat, lalu lap permukaan meja dapur.

    2. Kumpulkan Cucian Berdasarkan Jenisnya

    Kumpulkan piring atau alat makan kotor sesuai jenisnya dan bawa ke dapur secara bertahap untuk dicuci. Tumpuk piring-piring berdasarkan ukurannya, kelompokkan semua gelas menjadi satu, dan kumpulkan sendok dan garpu sebelum menuju ke dapur. Cara ini akan membantu proses berberesmu menjadi lebih lebih fokus serta berjalan dengan lancar.

    3. Rendam Sendok dan Garpu

    Kemungkinan besar sendok dan garpu adalah cucian dengan noda atau partikel makanan yang cukup membandel. Maka, rendamlah sendok dan garpu dalam campuran air dan sabun. Hal ini akan memudahkan ketika mencuci alat makan tersebut nantinya.

    4. Gelar Handuk pada Meja

    Tentu saja jumlah cucian piringmu akan membludak seusai perayaan Lebaran. Oleh karena itu, sediakan ruang tambahan untuk menaruh piring bersih setelah dicuci. Kamu bisa menggelar handuk di atas meja sebagai tempat piring-piring dikeringkan.

    Sebagai tambahan, hindari menaruh makanan atau minuman secara terbalik hingga menutup bukaan pada piring ataupun mangkuk. Sebab, hal itu akan membuat bagian dalam cucian tidak kering.

    Itulah beberapa tips untuk memudahkan kamu mencuci piring setelah perayaan lebaran. Semoga membantu!

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Kucing Sering BAB di Halaman Rumah? Pakai Cara Alami Ini untuk Mencegahnya!


    Jakarta

    Kucing adalah salah satu hewan yang sering kita temui berkeliaran di jalan ataupun pekarangan rumah. Hal yang menjengkelkan dari kucing yang berkeliaran adalah ketika mereka BAB sembarangan. Berbeda dengan kucing peliharaan yang sudah terlatih, kucing jalanan biasanya sering membuang kotorannya di sembarang tempat termasuk di halaman rumah.

    Ketika hal itu sudah terjadi, tentu kotoran kucing yang ada di halaman akan mengganggu pemilik rumah. Kotoran kucing menimbulkan bau yang sangat tidak sedap dan juga merusak keindahan halaman rumah. Walaupun hal ini menjengkelkan, jangan sampai kamu menyakiti kucing tersebut. Lebih baik kamu melakukan cara-cara dibawah ini agar kucing enggan BAB di halaman rumah kamu lagi.

    Cara Alami Mencegah Kucing BAB di Halaman Rumah

    Tanam Tumbuhan Pengusir Kucing

    Tahukah kamu bahwa kucing sebenarnya membenci bau tanaman lavender dan rosemary? Kucing memiliki indra penciuman yang cukup sensitif. Bau dari tumbuhan seperti lavender dan rosemary sangat menyengat bagi penciuman kucing, sehingga mereka akan cenderung menghindari bau-bau tersebut.


    Untuk menghindari kucing mendekat dan BAB di halaman rumah, kamu bisa menanam tumbuhan ini di halaman rumah kamu. Tenang saja, bau dari tumbuhan lavender dan rosemary tidak menyengat bagi penciuman manusia. Jadi, menanam tumbuhan ini di halaman bisa mengusir kucing sekaligus mempercantik halaman kamu.

    Gunakan Bubuk Kopi

    Kopi memiliki kadar kafein yang tinggi, dan ini adalah hal yang sangat dihindari oleh kucing. Kamu hanya perlu menaburkan bubuk kopi di halaman rumah untuk membuat kucing kabur dan tidak BAB di sana.
    Metode ini juga berguna untuk hewan lainnya seperti anjing. Perlu diingat juga bahwa bubuk kopi aman bagi tumbuhan sekitar, tapi tetap jangan menaburkan terlalu banyak karena bubuk kopi bisa mengubah tanah menjadi asam dalam kadar yang tinggi.

    Semprot Halaman Menggunakan Larutan Cuka dan Air

    Cuka memiliki bau kecut yang kuat dan sangat dibenci kucing. Bau cuka inilah yang akan mengusir kucing dari halamanmu. Cara melakukannya mudah, kamu hanya perlu melarutkan cuka ke dalam air kemudian masukkan ke dalam botol spray. Gunakan rasio perbandingan 1:1 agar mudah. Kamu bisa menyemprotkan cairan ini ke halaman rumah dan bau akan bertahan dalam waktu yang lama. Selain mengusir kucing, cuka juga bisa mengusir hama dan serangga. Namun, kamu tetap harus hati-hati saat menyemprotkannya karena cuka bisa merusak beberapa tanaman.

    Kubur Kulit Jeruk di Halaman

    Setelah makan jeruk, lebih baik kulitnya kamu kubur di halaman rumah karena bisa mengusir kucing. Kucing tidak menyukai bau citrus dari kulit jeruk, maka dari itu mereka akan selalu menghindarinya.

    Kamu hanya perlu mengubur kulit jeruk dan buah citrus lainnya di halaman rumah. Maka mereka tidak akan kembali lagi. Cara ini juga terhitung aman dan tidak merusak tanaman lainnya.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Kuah Opor Tumpah Bikin Noda Membandel, Tenang Ini Cara Bersihkannya


    Jakarta

    Hari lebaran tiba, saatnya menikmati opor ayam dan hidangan khas lebaran yang lain. Opor ayam dan ketupat adalah makanan spesial yang dijadikan andalan masyarakat Islam Indonesia sebagai hidangan ketika lebaran.

    Opor ayam ini memiliki karakteristik berminyak dan berwarna kuning pekat dari kunyit. Warna kuning ini sangat mudah untuk menempel pada kain, bahkan hingga bisa menyerap pada kulit tangan.

    Selain itu, warna kuning dari kunyit ini sulit untuk hilang ketika sudah menempel dalam waktu yang lama. Hal ini membuat kuah dari opor ayam menjadi sangat membandel jika menempel pada pada taplak meja.


    Pasalnya, taplak meja yang umum digunakan oleh masyarakat Indonesia adalah taplak meja yang berbahan serat linen, sehingga ini akan semakin mempersulit proses pencuciannya.

    Tips dan Cara Membersihkan Noda pada Taplak Meja

    Di hari raya ini tentunya kita ingin membuat semuanya menjadi lebih bersih. Tentunya noda pada taplak meja pun akan terlihat sangat mengganggu.

    Tidak hanya karena tumpahan opor (noda makanan) saja, ada juga beberapa noda lain yang biasa kita jumpai pada taplak meja. Seperti, noda sirup (minuman berwarna), dan noda karat.

    Tapi kali ini kamu tidak perlu khawatiri. Dikutip dari homejelly.com, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi noda membandel tersebut. Berikut dibawah ini tips dan caranya.

    1. Cara Bersihkan Noda Opor atau Noda Makanan pada Taplak Meja

    Cara yang paling mudah adalah dengan membuat campuran bahan pembersih sendiri. Bahan yang diperlukan di antara lain yaitu.

    1. Enzyme spray (spray oil treatment) atau sabun cuci piring.

    2. Deterjen

    3.Baking Soda

    Langkah Membersihkan:

    1. Bersihkan residu makanan yang sudah mengeras pada taplak meja. Lalu semprotkan enzyme spray (spray oil treatment) atau sabun cuci piring langsung kepada noda tersebut dan gosok secara perlahan. Setelah digosok, biarkan selama 15 menit.

    2. Siapkan baskom untuk mencucinya. Isi baskom tersebut dengan air hangat, lalu tambahkan dengan ± 2 sendok makan deterjen.

    3. Masukkan taplak meja ke dalam cairan deterjen tersebut dan biarkan terendam selama 15 menit. Bila nodanya sangat membandel, kamu bisa biarkan taplak meja terendam selama ± 8 Jam atau semalaman dengan tambahan baking soda. Lalu bilas.

    4. Cek taplak meja. bila sudah bersih kamu bisa menjemurnya di luar hingga kering. Pastikan agar taplak meja tidak ditempatkan di tempat yang terlalu panas.

    Cara Membersihkan Noda Karat pada Taplak Meja

    Bahan yang diperlukan

    1. Air lemon

    2. Garam

    3. Pembersih noda

    4. Deterjen

    Langkah Membersihkan:

    1. Campurkan air lemon dan garam dengan perbandingan 1:2, pastikan hasil campuran tersebut membentuk pasta.

    2. Olesi pasta tersebut langsung ke noda karat pada taplak meja, lalu jemur di bawah matahari langsung selama 30 menit. Pastikan agar kamu menjemurnya tepat langsung di bawah sinar matahari sampai proses selesai.

    3. Setelah dijemur, bilas taplak meja dengan air mengalir. Bila masih tersisa noda karatnya, ulangi proses sebelumnya hingga noda karat mulai menghilang.

    4. Setelah noda karat sudah tipis, selanjutnya kamu bisa menyemprotnya dengan pembersih noda. Lalu mencucinya dengan deterjen.

    Itulah cara untuk membersihkan taplak meja dari noda opor dan karat. Semoga lebaranmu tahun ini jadi lebaran paling kinclong tanpa noda opor ya!

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Ada Penawaran KPR Syariah Tanpa SLIK OJK, Bisa Nggak Ya?



    Jakarta

    Saat mengajukan KPR Syariah untuk cicilan pembelian rumah, bank akan mengecek BI Checking atau sekarang disebut dengan SLIK OJK. Hal ini untuk mengetahui nasabah tersebut memiliki riwayat transaksi terkendala atau tidak saat mengambil cicilan dan melihat jumlah utang yang dimiliki saat ini.

    Menurut Otoritas Jasa Keuangan, SLIK OJK adalah sistem informasi yang dikelola oleh OJK untuk mendukung pelaksanaan tugas pengawasan dan layanan informasi di bidang keuangan. Biasanya sistem ini ditujukan untuk memperlancar proses penyediaan dana, penerapan manajemen risiko kredit atau pembiayaan, penilaian kualitas debitur, pengelolaan sumber daya manusia pada Pelapor SLIK, verifikasi untuk kerja sama Pelapor SLIK dengan pihak ketiga, dan meningkatkan disiplin industri keuangan.

    KPR syariah yang disetujui oleh bank berarti nasabah tersebut dinyatakan mampu untuk mengambil cicilan. Tahap verifikasi SLIK OJK ini tidak hanya berlaku bagi KPR Syariah, melainkan KPR Konvensional juga.


    Seperti yang diketahui KPR Syariah adalah proses pengajuan cicilan yang berdasarkan syariat Islam dengan sistem bagi hasil dan tetap dikenakan bunga tetapi sampai akhir besarannya sama, tidak akan meningkat.

    Menurut Ekonom Indef, Abdul Manap Pulungan pengecekan SLIK OJK adalah salah satu syarat utama untuk penyetujuan pemberian KPR syariah. Jika dia tidak lulus saat pengecekan di SLIK OJK maka nasabah tersebut dinyatakan tidak mampu menerima cicilan KPR tersebut.

    “Karena semua prosesnya melalui SLIK OJK dulu kalau misalnya BI SLIK OJKnya nggak lolos maka tidak mampu menerima kredit atau pembiayaan. Karena semua aktivitas terkait transaksi akan terinput di sana. Kalau bank mengambil itu berarti bank akan mengambil risiko,” kata Abdul Manap saat dihubungi detikProperti pada Kamis (4/4/2024).

    SLIK OJK adalah informasi awal bagi bank untuk menilai nasabah yang mengajukan cicilan KPR syariah. Jika riwayat cicilan sebelumnya atau transaksi lainnya aman, bank akan menyetujui pengajuan KPR Syariah tersebut.

    Jika bank meloloskan nasabah dengan riwayat cicilan tidak bagus di SLIK OJK, bank akan menerima teguran dari OJK karena melanggar prosedur prudential regulation.

    “Kalau dia tidak lolos SLIK OJK nanti yang kena adalah banknya oleh OJK karena dia tidak mengikuti prosedur dari ketentuan prudential regulation,” jelasnya.

    Selain itu, nasabah dengan riwayat cicilan terkendala atau kredit macet juga akan dikenakan suku bunga tinggi, menurut Abdul Manap sekitar 10-13%, tetapi kemungkinan besar bank tidak akan menyetujui pengajuan KPR Syariah tersebut.

    “Misalnya bagi hasilnya bagi nasabah yang lolos SLIK OJK bisa jadi 10-13 persen, tetapi nantinya akan memberatkan bagi nasabah dan banknya,” pungkas Abdul Manap.

    Maka dari itu, jika ada yang menawarkan KPR tanpa SLIK OJK itu tidak mungkin karena bank akan memeriksa sistem tersebut untuk setiap nasabah. Jika SLIK OJK nilainya tidak bagus, mereka tidak akan menyetujui pengajuan KPR Syariah tersebut.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com