Blog

  • Mau Bikin Taman Enaknya Pakai Rumput Asli atau Sintetis?


    Jakarta

    Menumbuhkan rumput hijau untuk taman sudah biasa menjadi hal umum ketika kamu ingin membuat taman di halaman rumah kamu.

    Dengan kehadiran rumput tertentu pada taman rumah kamu, penampilan rumah kamu bisa menjadi lebih cantik lagi. Tidak hanya mempercantik rumah saja, secara psikologis warna hijau dari tumbuhan juga juga terbukti baik untuk mata.

    Tetapi sebelum kamu memilih untuk memasang rumput pada taman rumahmu, baik itu asli atau sintesis. Sebaiknya kamu pelajari dulu kebutuhan kamu serta kekurangan dan kelebihan masing-masing produk tersebut.


    Dikutip dari lovethegarden.com, sebelum kamu memilih antara rumput asli atau rumput sintetis, sebaiknya kamu pertanyakan terlebih dahulu apa yang ingin kamu capai saat setelah memasang rumput tersebut.

    1. Akan digunakan untuk apa lahan taman tersebut?

    2. Berapa banyak waktu luang yang kamu miliki per minggunya untuk pemeliharaan rumput tersebut?

    3. Berapa banyak budget yang kamu siapkan untuk penanaman dan pemeliharaan rumput taman tersebut?

    4. Apakah taman itu nantinya akan dijadikan tempat bermain anak-anak/hewan peliharaanmu?

    5. Apakah area halaman rumput saya memiliki fasilitas aliran udara, dan cahaya matahari yang baik?

    5 Pertanyaan tersebut harus kamu perhatikan sebelum kamu memilih antara rumput asli atau rumput sintetis pada taman rumah kamu. Jawaban dari pertanyaan tersebut nantinya harus kamu cocokkan dengan kekurangan dan kelebihan antara rumput asli dan sintetis di bawah ini.

    Rumput Asli

    1. Kelebihan

    • Tentunya rumput asli lebih ramah lingkungan. Dari 2500 kaki persegi atau sekitar 232 meter persegi rumput asli, bisa menyerap karbon hingga 300 pound atau setara dengan 136 kg.
    • Penggunaan rumput hijau asli bisa mengurangi tingkat stress kamu. Banyak bukti menyatakan bahwa hortikultura dan rumput alami yang ditemukan di lapangan olahraga dan halaman rumput pada taman rumah memiliki peran dan dampak yang baik bagi manusia.
    • Rumput asli tidak mengeluarkan zat berbahaya.
    • Rumput asli yang terawat dengan baik akan membuat rumah terlihat cantik dan bisa memberikan tempat yang baik untuk para serangga kecil yang berpotensi membantu merawat tanah dan tamanmu.
    • Menggunakan rumput asli tentunya memerlukan biaya penumbuhan yang lebih murah dibandingkan dengan sintetis.

    2. Kekurangan

    • Kamu perlu menyisihkan waktumu untuk merawat rumput asli. Bila rumput tumbuh terlalu tinggi, taman akan terlihat jelek.
    • Dengan perlunya perawatan rutin, tentunya kamu juga perlu berinvestasi dengan alat-alat berkebun yang sesuai untuk rumput tersebut.
    • Rumput asli tidak sekuat rumput sintetis. Ketika kamu ingin menggunakannya untuk bermain atau untuk pesta barbeque, hal tersebut pasti akan meninggalkan bekas pada rumput tamanmu dan membutuhkan waktu untuk kembali segar.

    Rumput Sintetis

    1. Kelebihan

    • Hampir tidak perlu adanya perawatan, bila ada kerusakan pun biaya untuk menggantinya tidak begitu mahal
    • Jika kamu mempunyai hewan peliharaan, kamu juga bisa membersihkan kotorannya dengan mudah
    • Rumput sintetis sangat tahan terhadap banyak bentuk aktivitas, dan tidak mudah becek.
    • Bila kamu hanya memiliki taman yang sempit, rumput sintetis juga bisa menjadi andalan, karena tidak perlu melakukan perawatan seperti memotongnya.
    • Cara pemasangan rumput sintetis sangat simple, bahkan beberapa tipe rumput sintetis bisa dipasang pada beton secara langsung.
    • Bila taman rumah kamu terlalu gelap dan sulit mendapatkan akses sinar matahari, rumput sintetis juga bisa menjadi andalan kamu.

    2. Kekurangan

    • Harganya terlalu mahal dibandingkan dengan penumbuhan rumput asli.
    • Rumput sintetis tidak bisa selamanya dipakai (tidak permanen). Kamu perlu menggantinya setiap 8 tahun sekali.
    • Bila tanah pada taman di rumahmu tidak rata, kamu mungkin perlu menambahkan pasir supaya permukaannya rata untuk memasang rumput sintetis ini. Bila tanah terlalu miring, penggunaan rumput sintetis juga kurang baik, karena rumput sintetis tidak memiliki daya pegangan yang kuat.
    • Para ahli juga menganggap rumput buatan sebagai ancaman bagi satwa liar dan atmosfer bumi.

    Itulah ringkasan dari beberapa kekurangan dan kelebihan dari rumput asli dan rumput sintetis. Kalau kamu, pilih yang mana?

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Mudah Dibedakan, Kenali Jenis-jenis Akad Dalam KPR Syariah


    Jakarta

    Membeli rumah menggunakan Kredit Pemilikan Rumah syariah atau KPR syariah, nasabah akan diberikan beberapa pilihan akad yang memiliki metode berbeda.

    Seperti yang diketahui dalam proses KPR syariah, segala metode transaksinya tidak ada riba. Bank syariah di sini bukan hanya sebagai penyalur dana antara pengembang dan nasabah melainkan sebagai orang ketiga kepemilikan rumah tersebut.

    Akad yang digunakan dalam KPR syariah terdiri dari 4 macam yakni IMBT, musyarakah mutanaqisah, istishna, dan murabahah. Namun, Peneliti INDEF, Izzudin Al Farras, mengatakan bank syariah di Indonesia belum banyak yang menggunakan keempat akad tersebut. Biasanya mereka hanya menggunakan 1-3 akad KPR syariah.


    “Tidak semua bank memiliki 4 akad seperti ini, tetapi untuk bank yang mengurusi pembiayaan perumahan biasanya ada 4 ini. Jadi kalau perbankan lain belum ada 4 akad ini, sebenarnya ini peluang bagi bank lain untuk mengembangkan 4 akad ini,” kata Farras saat dihubungi detikProperti pada Kamis (5/4/2024).

    Agar lebih jelas, berikut beberapa jenis akad KPR syariah yang umum dipakai saat hendak membeli rumah menurut Otoritas Jasa Keungan (OJK).

    1. Ijarah Muntahiyyah Bit Tamlik (IMBT)

    Pada skema akad IMBT, objek transaksinya adalah rumah bukan uang. Konsumen akan mencari pengembang untuk mendapatkan rumah yang diinginkan. Kemudian, konsumen mengajukan skema akad IMBT untuk KPR syariahnya kepada bank syariah yang dia pilih. Pihak perbankan dan pengembang akan berkoordinasi untuk menyelesaikan transaksi ini. Nanti bank syariah akan membeli rumah yang ditunjuk oleh konsumen. Lalu konsumen akan membeli rumah tersebut melalui bank.

    2. Akad Musyarakah Mutanaqisah

    Musyarakah mutanaqisah adalah akad antara dua pihak atau lebih yang telah bekerjasama untuk transaksi suatu rumah atau barang. Di mana salah satu pihak yakni nasabah membeli bagian pihak lain secara bertahap melalui KPR syariah.

    Dalam skema ini, bank dan nasabah bersama-sama melakukan pembelian rumah dengan porsi kepemilikan yang telah disepakati misalnya bank syariah 80% dan nasabah 20%.
    Selanjutnya, nasabah bisa membeli rumah tersebut dari pihak bank syariah dengan angsuran lewat KPR syariah menurut modal kepemilikan rumah yang dimiliki oleh bank. Cicilan berakhir apabila semua aset milik bank berpindah tangan kepada nasabah. Besar cicilan ditentukan berdasarkan kesepakatan antara bank dan nasabah.

    3. Akad Istishna

    Akad Istishna dimulai dari konsumen datang ke perbankan untuk mencari rumah. Kemudian bank yang mencari ke pengembang. Kemudian setelah sudah bertemu pengembang dan bekerjasama. Nanti bank yang akan menawarkan ke konsumen terkait rumah tersebut. Penawarannya sesuai dengan permintaan nasabah dan yang paling aman.

    4. Akad Murabahah

    Akad murabahah skemanya hampir miring dengan akad istishna yakni bank syariah akan membeli rumah dahulu kemudian dijual kepada nasabah. Namun perbedaannya harga jual rumah tersebut akan ditambah dengan margin atau keuntungan yang disepakati antara bank syariah dan nasabah dengan cicilan bersifat tetap nilainya tanpa perubahan.

    Penjualan rumah tersebut juga dilakukan dengan cara dicicil melalui KPR syariah. Bank tidak mengenakan bunga kepada nasabah, melainkan mengambil keuntungan dari penjualan rumah yang telah ditetapkan sejak awal.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Habis Lebaran Waktunya Dekor Rumah, Begini Cara Mengukur Furnitur Baru


    Jakarta

    Kamu masih punya uang sisa tunjangan hari raya (THR) Lebaran. Uang itu bisa kamu gunakan untuk apa saja seperti investasi atau bahkan renovasi. Atau, kamu bisa juga menggunakannya untuk menambah koleksi furnitur biar rumah makin cantik.

    Tapi, membuat rumah yang nyaman dan mewah membutuhkan lebih dari sekadar memilih furnitur yang indah. Hal ini memerlukan perencanaan yang cermat dan pengukuran yang tepat.

    Ukur Ruangan untuk Furnitur

    Langkah pertama saat membeli furnitur baru adalah menentukan apakah furnitur yang kamu pilih sesuai dengan luas ruangan. Sangat penting untuk memeriksa ukuran furnitur kalau kamu beli secara online, kamu bisa periksa apakah kamu punya ruang yang cukup untuk meletakkan furnitur tersebut.


    Dilansir dari Voyage Maison, kalau kamu tidak yakin atau masih bingung, jangan khawatir, berikut rinciannya:

    Menentukan Ukuran

    Mulai dengan memvisualisasikan furnitur di ruangan. Kamu bisa menggunakan selotip untuk menentukan ukuran lantai.

    Metode sederhana ini memberi gambaran yang jelas, sehingga kamu bisa memperkirakan tampilan tiap furnitur. Kamu harus mempertimbangkan tinggi, lebar, dan kedalaman furnitur baru tersebut, memastikan proporsinya sesuai dengan ukuran ruangan. Semua ukuran ini semestinya dicantumkan di deskripsi produk.

    • Ukur Tinggi (Height) – Lakukan pengukuran dari lantai ke titik tertinggi dari barang yang dirakit.
    • Ukur Lebar (Width) – Ukur titik terjauh dari kiri ke kanan barang yang dirakit.
    • Ukur Kedalaman (Depth) – Ukur titik terjauh dari depan ke belakang barang yang dirakit.

    Ruang di Sekitar Furnitur

    Meski sangat penting agar furnitur muat, sama halnya untuk menyisakan ruang yang cukup di sekeliling furnitur. Penting untuk mempertimbangkan potensi kendala, seperti jarak antara lampu gantung dan furnitur, ruang untuk buka-tutup pintu, dan lain-lain. Langkah ini akan meningkatkan estetika dan fungsionalitas ruangan.

    Cara Mengukur Pengiriman Furnitur

    Memilih furnitur yang ideal hanyalah setengah dari perjalanan; memasukkannya ke rumah dengan mulus adalah rintangan selanjutnya. Berikut cara mengukur untuk pengiriman furnitur:

    Melalui Pintu Depan

    Sebelum melakukan pembelian, penting untuk mengukur pintu depan dulu. Langkah ini memastikan furnitur kamu mudah masuk lewat pintu. Perhatikan lebar, tinggi, dan kedalaman diagonal, sebab beberapa barang mungkin punya ukuran yang bisa menimbulkan tantangan saat pengiriman.

    Melalui Lorong

    Kalau harus melewati lorong, penting untuk mengukur lebar lorong tersebut. Hal ini sangat penting untuk furnitur besar atau yang bentuknya tidak lazim. Dengan memastikan ukuran lorong, kamu bisa meminimalkan risiko hambatan yang tak terduga.

    Melalui Tangga

    Untuk rumah bertingkat, pengukuran tangga sangatlah penting. Ukur lebar dan tinggi tangga, pastikan ukurannya sesuai dengan ukuran furnitur. Perhatikan setiap belokan atau pijakan untuk mengantisipasi potensi kendala. Antisipasi ini mencegah masalah dan memastikan kelancaran menuju lantai atas.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Habis Lebaran Berburu Properti, Banyak Diskon Beli Rumah tapi…



    Jakarta

    Usai hari raya lebaran, banyak masyarakat Indonesia yang ingin menyisihkan uang tunjangan hari raya (THR) mereka untuk memenuhi barang kebutuhan hidup, mulai dari pakaian, kendaraan, hingga membeli rumah pribadi.

    Tidak sedikit juga dari mereka yang masih ragu untuk menggunakan uang tersebut dengan alasan karena harga yang dipatok masih terlalu mahal sehingga mereka harus berpikir dua kali sebelum membelinya.

    Pada saat itulah beberapa penyedia jasa dan barang mulai mengeluarkan jurus jitu mereka, yaitu dengan cara memberikan diskon spesial. Diskon ini bekerja sebagai cara untuk menarik minat masyarakat untuk membeli produk tertentu, dari yang awalnya tidak terpikirkan untuk membeli produk tertentu, jadi merasa ingin membelinya.


    Tapi apakah cara seperti ini juga efektif menarik minat pemburu properti?

    Menjawab pertanyaan tersebut Fibriyani Elastria, selaku Chief Marketing Officer (CMO) Pinhome menjelaskan, diskon pada bisnis properti itu memang berbeda dengan diskon barang kebutuhan sehari-hari seperti fashion, dan makanan.

    Bila diskon pada barang kebutuhan sehari-hari bisa mengubah pilihan seseorang dari yang awalnya tidak ingin membeli jadi ingin membelinya, sedangkan diskon pada bisnis properti harus memenuhi kriteria tertentu untuk bisa menarik perhatian calon pembeli.

    “Memang properti itu menariknya adalah orang itu harus sudah punya intent (niat) dulu, baru diskon itu akan mempunyai impact untuk dia untuk bisa memilih akhirnya. Diskon semata-mata tidak akan membuat orang dari yang tadinya gak mikir mau beli rumah jadi mau beli rumah. Beda dengan kebutuhan sehari-hari, kaya fashion, consumer goods,” terang Fibriyani saat berbincang dengan detikcom belum lama ini.

    Menurut Fibriyani, diskon tersebut akan akan menjadi efektif bila para calon pembeli tersebut memang sudah mempunyai niat untuk membeli rumah dari awal. Selain itu, agar diskon ini semakin efektif lagi, para pengembang juga harus memastikan bahwa para calon pembeli juga sudah dalam kondisi finansial yang cukup atau memiliki uang lebih.

    “Kalau effectivenessnya, menurut saya akan tetap efektif. Dengan catatan memang orang tersebut sudah punya intent mau beli rumah. (Diskon) ini bisa jadi membuat pilihannya akan difinalisasi atau dipercepat. Karena harganya juga paling enggak ratusan sampai dengan miliaran, jadi kalau memang sekedar diskon saja, kecuali anak sultan. Harusnya gak sebegitunya,” jawabnya.

    Kapan Waktu Yang Tepat Bagi Pengembang Properti Untuk Memberikan Diskon?

    Fibriyani menjelaskan bahwa diskon pada bisnis properti sebenarnya selalu dilakukan dari waktu ke waktu. Tetapi memang ada waktunya dimana teknik promosi diskon tersebut akan menjadi semakin agresif.

    “Sebetulnya setiap saat ada saja yang ditawarkan, tinggal bentuknya saja seperti apa dan seberapa agresif promosinya. Memang biasanya ada momen-momen dimana agresivitas lebih tinggi, ” jawab Fibriyani.

    “Kalau ditanya waktunya, biasanya pas momen-momen orang menerima THR terutama buat yang emang pengin beli rumah pertama, dimana memang mempunyai THR itu sangat meaningful. Atau di awal tahun baru, karena kan ada yang suka bikin ‘resolusi tahun baru: bisa memiliki tahun rumah ini’ biasanya,” lanjutnya.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Pulang Mudik Jangan Stres, Coba Atur Ulang Isi Kulkas Pakai Cara Ini!


    Jakarta

    Kamu stres karena saat pulang mudik ternyata isi kulkas di rumahmu terlihat berantakan? Jangan khawatir, kamu tidak sendirian.

    Kulkas adalah salah satu perangkat dapur yang paling penting namun seringkali menjadi sumber kekacauan di rumah. Kenyataannya, masih banyak orang yang mengabaikan kerapian barang-barang di dalam kulkas.

    Barang-barang yang berserakan, tumpukan bahan makanan yang tak tertata, dan kesulitan menemukan apa yang kamu cari adalah masalah umum yang dihadapi banyak orang. Tapi tahukah kamu kalau sebenarnya masalah kulkas yang berantakan juga dipengaruhi oleh tata letak barang yang tidak sesuai?


    Meskipun kamu sudah rutin membereskan barang-barang di kulkas, tapi terkadang kulkas kamu masih terlihat tidak rapi dan berantakan. Hal ini bisa jadi disebabkan oleh penataan kulkas yang kurang efisien. Tapi tenang saja, dengan beberapa tips di bawah ini kamu bisa mengatasi kekacauan di salam kulkas dan menjadikannya lebih teratur serta mudah diakses.

    Melansir dari laman Insider, berikut adalah panduan tata letak yang efektif untuk kulkas kamu.

    Pintu Kulkas

    Bagian Pintu adalah bagian terhangat di kulkas yang mengalami fluktuasi suhu paling banyak. Area pintu kulkas biasanya menjadi tempat untuk susu dan telur. Selain itu, kamu juga disarankan untuk menyimpan bumbu, selai, dan makanan lain memiliki ketahanan paling lama terhadap pembusukan.

    Rak Atas dan Tengah Kulkas

    Bagian ini biasanya adalah zona terdingin kedua di kulkas dan memiliki suhu yang stabil. Rak atas dan tengah direkomendasikan untuk makanan siap saji, makanan ringan, seluruh produk yang mengandung susu seperti keju, yogurt, makanan penutup, dan sisa makanan. Buah-buahan seperti buah beri juga bisa disimpan di rak atas dan tengah.

    Rak Bawah Kulkas

    Rak ini adalah bagian paling dingin yang ada di kulkas. Untuk area ini, disarankan untuk menaruh barang-barang yang bermuatan besar dan berat seperti bir atau kaleng soda. Daging dan ikan juga bisa ditempatkan pada rak bagian bawah untuk mencegah kontaminasi jika terjadi kebocoran pada kemasannya. Untuk berjaga-jaga, taruh pada kotak penyimpanan plastik bening ketika menyimpan daging yang masih didalam kemasan agar kebocoran ini bisa teratasi.

    Laci Kulkas

    Kebanyakan kulkas biasanya memiliki setidaknya satu atau dua laci. Area laci ini memiliki kelembapan yang berbeda baik di dalam suhu rendah dan tinggi. Laci ini dirancang untuk mengurangi kelembapan dan mengontrol masuknya suhu, sehingga penyimpanan ini cocok untuk buah dan sayuran secara terpisah.

    Pada laci dengan kelembapan rendah, sebaiknya digunakan untuk menyimpan buah-buahan yang gampang busuk, seperti buah apel, pir dan melon. Sedangkan, untuk kelembapan tinggi, laci kulkas bisa dimanfaatkan untuk menyimpan sayuran hijau, kembang kol, dan terong. Buah-buahan dan sayuran tidak boleh disimpan bersamaan karena etilen pada buah dapat merusak sayuran lebih cepat.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Hal yang Harus Dilakukan di Rumah Usai Mudik Lebaran


    Jakarta

    Bagi kamu yang menghabiskan waktu Lebaran di luar kota, tentunya meninggalkan rumah dalam waktu yang lama. Rumah yang ditinggalkan dalam waktu lama tentu akan kotor.

    Setelah kembali liburan, tentunya harus mulai membersihkan rumah agar nyaman dipakai. Nah, berikut ini adalah hal-hal yang harus kamu lakukan setelah mudik Lebaran di kampung halaman.

    Dilansir dari Apartment Therapy, berikut ini hal-hal yang harus kamu lakukan setelah pulang ke rumah usai mudik Lebaran, yaitu:
    – Kosongkan koper dan pisahkan pakaian kotor


    – Taruh peralatan mandi kembali di kamar mandi

    – Simpan koper

    – Cuci, keringkan, dan simpan baju kotor usai mudik Lebaran

    – Beli makanan atau bahan belanja secara online agar lebih mudah

    Selain itu, ada beberapa bagian rumah yang bisa kamu bersihkan terlebih dahulu. Dilansir dari HN Magazine, berikut ini bagian-bagian rumah yang harus diperiksa setelah pulang mudik.

    1. Dapur

    Kamu harus membersihkan dapur terlebih dahulu karena bagian ini digunakan untuk mempersiapkan makanan. Kamu bisa membuang sisa makanan yang ada agar tidak mengundang serangga maupun tikus.

    2. Kulkas

    Periksa makanan basi yang ada di kulkas dan buang jika ada. Pastikan bahan makanan di kulkas tidak berjamur atau berlendir dan masih layak untuk dimakan.

    Bersihkan rak-rak yang ada di kulkas dengan sabun dan air atau pembersih khusus. Setelah itu, bilas dengan air bersih sebelum dikeringkan.

    3. Ruang Keluarga

    Selanjutnya adalah ruang keluarga. Bersihkan semua permukaan dari debu yang menumpuk, baik di perabotan rumah, lantai, maupun meja.

    Jika rumah kamu menggunakan karpet, sebaiknya segera sedot debu pada karpet dengan vacuum cleaner. Lalu, bersihkan jendela dan gorden.

    4. Cek Alat Elektronik

    Pastikan alat elektronik seperti TV, komputer, charger handphone, maupun remote kontrol masih berfungsi dengan baik. Jika baterai yang digunakan habis, segera ganti dengan yang baru agar tidak menimbulkan masalah nantinya.

    Setelah mengecek itu semua, kamu bisa mulai mengecek kamar tidur. Kamu bisa mengganti seprai dengan yang baru karena sudah lama tidak ditempati.

    Lalu, kamu juga bisa mengecek bagian kamar mandi. Kamu bisa membersihkannya juga sembari mengisi peralatan mandi yang sudah habis.

    Ikuti berita-berita terkini arus mudik dan arus balik di BRI Teman Mudik.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati! Jangan Sembarangan Pakai Cuka pada Alat Elektronik



    Jakarta

    Cuka adalah larutan yang ampuh membersihkan berbagai kotoran dan noda yang menempel di rumah. Biasanya cuka digunakan untuk menghilangkan noda membandel yang tidak bisa bersih hanya dengan air dan sabun.

    Melansir dari BBC, Kamis (11/4/2024), cuka terbuat dari proses fermentasi gula menjadi alkohol. Kemudian difermentasikan kembali dengan bakteri Acetobacter untuk menjadi campuran air dan asam asetat.

    Tingkat keasaman pada cuka yang tidak terlalu tinggi aman untuk membersihkan noda pada bahan tertentu. Manfaat lain dari cuka adalah larutan ini bisa membasmi mikroba dan jamur sehingga banyak digunakan untuk membantu mengawetkan makanan. Berdasarkan hasil penelitian. cuka juga dapat membunuh berbagai patogen, termasuk E. coli.


    Di balik kegunaannya, cuka ternyata tidak bisa digunakan untuk membersihkan bagian dalam alat elektronik karena cairan asam dapat menyebabkan korosi pada logam. Bagian-bagian elektronik yang terbuat dari logam sebaiknya yang harus dihindari seperti bagian lubang colokan yang tersambung pada papan sirkuit, kabel pengisi daya, kabel yang tersambung ke stop kontak, hingga engsel.

    Layar komputer, ponsel, tablet, dan TV juga tidak boleh dibersihkan dengan larutan cuka karena dapat merusak sistem layar sentuhnya dan pelindung anti silau. Sebagai gantinya jika ingin membersihkan bagian layar alat elektronik pakai air saja sudah cukup. Jika ada noda membandel beri sedikit campuran sabun lalu usap layar dengan kain.

    Namun, kamu tetap bisa menggunakan cuka untuk bagian yang tidak terhubung dengan stopkontak seperti bagian luar atau pinggiran yang permukaannya dari plastik. Cara membersihkannya adalah dengan mencampurkan cuka dengan air. Lalu semprotkan larutan tersebut ke kain mikrofiber. Usap ke permukaan alat elektronik sampai tidak ada debu yang menempel.

    Seorang tukang reparasi kamera asal Australia, Brett Rogers, mengungkapkan dia terkadang menggunakan larutan sejenis cuka untuk membersihkan lensa kamera yang berkabut. Cuka dapat menghilangkan jamur pada bagian dalam lensa kamera yang lembap.

    Brett Rogers juga mengingatkan cuka encer juga bisa terlalu keras untuk beberapa lapisan lensa. Pembersihan menggunakan cuka lebih cocok untuk lensa optik yang lebih modern.

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Tips Pakai Kulkas dengan Efektif, Tiap Bagian Punya Fungsi Berbeda Lho!


    Jakarta

    Kulkas memiliki peran penting untuk menjaga makanan dan bahan makanan tetap segar dan tahan lama. Barang elektronik yang satu ini tentunya menjadi barang yang wajib ada di dapur.

    Ketika digunakan, tak jarang ada yang menaruh makanan tanpa terlalu memikirkan letak di dalam kulkas. Padahal, setiap bagian kulkas memiliki suhu yang berbeda-beda, lho!

    Melansir dari Insider, mengatur kulkas dengan peletakan yang sesuai fungsinya membantu makanan tahan lebih lama, sehingga makanan tidak akan terbuang karena busuk. Berikut ini cara memakai kulkas dengan efektif sesuai fungsi setiap bagiannya.


    1. Pintu

    Bagian pintu adalah area terhangat di kulkas yang paling banyak mengalami fluktuasi suhu. Biasanya area ini digunakan sebagai tempat susu kotak dan telur. Akan tetapi, disarankan agar pintu kulkas dipakai untuk menyimpan bumbu, selai, herba, dan makanan lain yang memiliki ketahanan paling lama terhadap pembusukan.

    2. Rak Atas dan Tengah

    Rak atas dan tengah kulkas biasanya memiliki zona terdingin kedua serta suhu yang stabil. Kedua bagian ini sebaiknya digunakan untuk menyimpan makanan siap saji, makanan ringan, makanan penutup, dan sisa makanan.

    Selain itu, produk yang mengandung susu seperti keju dan yogurt pun cocok ditaruh di rak ini. Telur dan buah-buahan juga bisa disimpan di rak atas dan tengah.

    3. Rak Bawah

    Rak bawah merupakan bagian terdingin di dalam kulkas, maka disarankan untuk menaruh barang-barang yang bermuatan besar dan berat seperti botol minum dan kaleng soda.

    Daging dan ikan juga ditempatkan pada rak bagian bawah untuk mencegah kontaminasi jika terjadi kebocoran pada kemasannya. Kamu bisa menaruh daging yang masih di dalam kemasan dalam kotak penyimpanan plastik bening untuk mencegah kebocoran.

    4. Laci

    Biasanya kulkas mempunyai laci yang dirancang untuk mengendalikan kelembapan dan perubahan suhu, sehingga penyimpanan ini cocok untuk sayuran. Bahan ini sebaiknya disimpan di area dengan kelembapan yang tinggi dan terpisah dari buah-buahan supaya tidak cepat membusuk.

    Itulah tips memakai kulkas dengan efektif dengan menyesuaikan jenis makanan. Semoga membantu!

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Bau Busuk di Wastafel Bisa Dihilangkan Pakai Bahan Alami Ini!



    Jakarta

    Pernahkah kamu merasa terganggu dengan bau tak sedap yang muncul dari wastafel? Bau ini bisa berasal dari sisa makanan yang membusuk, lemak yang menumpuk, atau bakteri yang berkembang biak di saluran pembuangan.

    Tak dapat dipungkiri, aroma tidak sedap ini bisa mengganggu dan membuat dapur terasa tidak nyaman. Bahkan, terkadang bau tersebut dapat menyebar ke seluruh ruangan dan mengganggu kegiatan sehari-hari.

    Biasanya kebanyakan orang akan langsung berpikir untuk membeli pembersih kimia di toko atau memanggil tukang ledeng untuk memeriksa saluran pembuangannya. Padahal, hanya dengan satu bahan dapur ini kamu sudah bisa menghilangkan bau tak sedap pada wastafel. Untuk lebih lengkapnya, yuk simak caranya di bawah ini!


    Dilansir dari laman The Washington Post, salah satu solusi yang sering diabaikan namun terbukti ampuh untuk menghilangkan bau tak sedap pada wastafel adalah dengan menggunakan lemon. Cara ini adalah cara yang sangat praktis dan murah karena hanya menggunakan lemon, garam, dan es batu saja. Begini caranya.

    Cara Menghilangkan Bau Busuk di Wastafel Pakai Lemon

    1. Potong lemon menjadi beberapa bagian

    2. Masukkan potongan lemon ke dalam wastafel

    3. Masukkan beberapa sendok makan garam dan es batu juga ke dalam wastafel

    4. Nyalakan air dan tunggu hingga semua bahan tersebut terurai

    Proses ini akan melepaskan aroma segar dari lemon dan secara efektif menghilangkan bau tidak sedap pada wastafel kamu. Tidak hanya itu, lemon juga memiliki sifat antimikroba alami yang dapat membantu membersihkan permukaan wastafel dari bakteri-bakteri penyebab bau. Sementara itu, garam dan es batu berperan dalam membersihkan sisa-sisa buih atau kotoran yang menempel di dalam saluran pembuangan.

    Dengan kombinasi dari ketiga bahan ini, kamu bisa mengatasi bau tidak sedap pada wastafel dengan mudah dan efektif, tanpa perlu memanggil tukang pipa atau menggunakan produk pembersih kimia yang keras. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Bersihkan Akuarium di Rumah Biar Ikan Nggak Gampang Mati


    Jakarta

    Ikan hias kerap menjadi andalan masyarakat Indonesia sebagai hiburan di dalam rumah. Selain karena perawatan ikan hias yang cenderung mudah, kehadiran akuarium di dalam rumah juga membuat suasana rumah menjadi lebih hidup dan memiliki nilai estetik tersendiri.

    Akan tetapi seiring berjalannya waktu, kaca akuarium ikan hias ini semakin lama akan menjadi semakin keruh akibat dari kotoran ikan dan alga yang tumbuh di dalamnya. Selain membuat pemandangan menjadi kurang enak dilihat, air keruh ini juga sering membawa bau yang menyengat.

    Maka dari itu, kamu perlu membersihkan akuarium tersebut beberapa waktu sekali. Selain untuk menjaganya tetap bersih, kamu juga akan membantu ikan agar tetap hidup sehat, terhindar dari penyakit, dan tidak mudah mati.


    Cara Membersihkan Akuarium dengan Baik dan Benar

    Mengutip dari fishlab.com, membersihkan akuarium ikan tidak boleh dilakukan dengan sembarangan, karena hal ini bisa mengancam nyawa dari ikan tersebut. Bila kamu penasaran dengan cara yang baik untuk membersihkan akuarium, kamu bisa simak langkahnya di bawah ini.

    1. Alat dan Bahan

    – Sifon akuarium atau selang

    – Jaring ikan

    – Sikat gigi

    – 2 Baskom besar

    – Sikat Alga

    – Spons

    – Tisu dapur (paper towel)

    – Penjernih air (water clarifier)

    – Filter pengganti

    – Air panas

    – Cuka

    2. Langkah-Langkah

    – Pindahkan Ikan

    Pertama-tama, kamu harus memindahkan ikan dari akuarium. Gunanya untuk menyimpan ikan sementara selama proses pembersihan.

    Caranya dengan mengisi satu baskom dengan air dari akuarium atau air bersih. Pastikan kamu tidak menggunakan air keran yang masih baru.

    – Sedot Air dari Akuarium

    Selanjutnya kamu harus mengurangi air pada akuarium kamu dengan menggunakan selang atau sifon akuarium. Pastikan kamu menyedot kotoran ikan yang mengendap di bawah akuarium sebanyak-banyaknya.

    Jika kamu rasa sudah tidak ada kotoran yang mengendap, kamu bisa sisakan air akuarium tersebut sebanyak 10%. Atau bila akuariumnya terlalu kotor, kamu bisa membuang semuanya.

    – Keluarkan Isi Akuarium (Filter, Dekorasi, dan lainnya)

    Setelah kamu berhasil membuang airnya, kamu harus mengosongkan akuarium tersebut. Pisahkan isi akuarium di tempat lain.

    – Bersihkan Semuanya

    Dekorasi

    Rendam dekorasi dan terumbu karang buatan yang berlumut pada air panas selama beberapa detik. Selanjutnya gosok dengan tangan perlahan hingga lumut dan alga hilang.

    Kamu juga bisa menggunakan sikat gigi untuk dekorasi yang memiliki detail yang sulit dijangkau oleh tangan. Pastikan untuk menghindari pemakaian disinfektan karena bisa berpotensi membunuh ikan.

    Bila dekorasi yang kamu miliki tahan terhadap panas dan microwave, kamu bisa merebusnya atau memasukkannya ke dalam microwave selama satu menit untuk mensterilisasi bakteri pada dekorasi tersebut.

    Akuarium

    Untuk membersihkan akuarium, kamu cukup lakukan dengan menggosok bagian kaca yang berlumut dengan sikat khusus alga sampai semuanya bersih. Pastikan untuk tidak menggunakan cairan pembersih.

    Setelah semua lumut dan alga terlepas dari akuarium, selanjutnya kamu bisa mengumpulkannya dengan tisu dapur natural (chemical-free). Lalu isi akuarium tersebut dengan air panas sambil membuang sisa kotoran dengan selang atau sifon akuarium.

    Setelah terasa sudah bersih, selanjutnya kamu bisa membersihkan bagian luar akuarium dengan campuran air cuka dan air hangat.

    – Rakit Kembali Akuarium

    Setelah bersih, rakit kembali akuarium kamu. Pastikan untuk mengganti filter air akuarium kamu, atau bila masih bagus, kamu cukup membersihkannya dengan air panas saja.

    Isi perlahan akuarium dengan air. Ingat, pastikan untuk tidak menggunakan air keran yang masih baru. Lalu masukkan penjernih air (clarifier) dan lakukan deklorinasi.

    Fungsi dari deklorinasi adalah untuk menjaga ikan dari zat klorin pada air yang baru, sedangkan clarifier bekerja untuk melarutkan zat yang mendorong tumbuhnya bakteri dan jamur.

    – Masukkan Ikan Kembali

    Selanjutnya masukkan kembali ikan dengan menyaringnya dari baskom. Pastikan untuk meminimalisir masuknya air baskom tersebut ke akuarium.

    Tips Tambahan

    Bila kamu ingin akuarium ikanmu terbebas dari lumut dan alga, kamu bisa mencoba untuk memasukkan ikan sapu-sapu juga ke dalamnya.

    Itu dia cara untuk membersihkan akuarium dengan baik dan benar supaya ikan tidak mati dalam proses pembersihan. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com