Blog

  • Tanda Filter AC di Rumah Sudah Perlu Diganti


    Jakarta

    Membersihkan filter AC tidak hanya mengurangi jumlah debu di rumah tapi juga bisa meningkatkan kesegaran saat bernapas. Filter udara yang kotor tidak bisa melakukan tugasnya dengan baik, hal ini bisa menyebabkan debu, bulu hewan peliharaan, dan kotoran lainnya masuk ke rumah.

    Dilansir dari HomeServe, sebelum mempelajari cara membersihkan filter AC, mari bahas beberapa tanda bahwa filter AC perlu diganti.

    Tanda-tanda Perlu Ganti Filter AC

    1. Suhu di Ruangan Tidak Dingin

    Jika kamu sadar kalau unit AC-mu tidak dingin seperti biasanya, atau udara yang keluar terasa hangat, berarti kamu perlu mengganti filternya.


    2. Unit HVAC Menjadi Panas

    Jika unit HVAC (Heating, Ventilation, and Air Conditioning) terasa panas saat disentuh, atau kalau kamu bisa merasakan udara hangat keluar dari bagian belakang, maka bisa jadi filter udara tersumbat.

    3. Tagihan Listrik Lebih Tinggi

    Kalau tagihanmu jauh lebih tinggi daripada sebelumnya, itu berarti unit HVAC-mu bekerja lebih keras karena filter kotor dan tidak efisien.

    4. Alergi Memburuk

    Walaupun di rumah memiliki filter HEPA atau filter hipoalergenik, seiring waktu filter tersebut juga akan penuh. Kalau alergi semakin parah, sudah waktunya untuk mengganti atau membersihkan filter.

    5. Debu di Sekitar Ventilasi Udara

    Filter dibuat untuk menghilangkan debu di udara, kalau kamu melihat debu di sekitar ventilasi, itu berarti bukannya terperangkap dalam serat filter – debu tersebut menyebar melewati ventilasi.

    Kalau kamu sudah ganti filter dan masih melihat satu atau beberapa, masalah ini terjadi di unit HVAC, kemungkinan ada sesuatu yang salah. Perawatan rutin bisa mengurangi kemungkinan kerusakan yang lebih besar, karena perawatan bisa mengatasi masalah sebelum kerusakan terjadi. Memanggil tukang servis saat kamu pertama kali lihat tanda awal masalah AC, bisa menghemat uang jangka panjang dan mengurangi kemungkinan adanya perbaikan darurat di masa mendatang.

    Langkah-langkah Membersihkan Filter AC

    Peralatan yang diperlukan:

    1. Obeng untuk melepas penutup ventilasi
    2. Penyedot debu genggam atau penyedot debu dengan sambungan selang
    3. Pengering rambut dengan pengaturan dingin
    4. Filter udara pengganti (jika kamu memakai filter sekali pakai)

    Tahap Memberishkan

    Diperkirakan seluruh proses memakan waktu kurang dari 2 jam. Berikut langkah-langkahnya:
    1. Matikan Daya
    Mulailah dengan mematikan AC

    2. Lepaskan Penutup Ventilasi
    Buka penutup ventilasi atau gunakan tuas pembuka tutup untuk melepas penutup

    3. Bersihkan Penutup
    Bersihkan bagian penutup dengan larutan air hangat dan sabun (kamu tidak perlu larutan pembersih khusus) untuk menghilangkan kotoran dan debu.

    4. Sedot Debu di Filter
    Dengan memakai penyedot debu, bersihkan kotoran dan debu dari filter dan pastikan untuk membersihkan kedua sisi filter.

    5. Cuci Filter
    Setelah kotoran yang besar dan kasar dibersihkan, cuci filter dengan air hangat di dalam bak mandi. Pastikan untuk tidak merendam filter, tapi gunakan air mengalir untuk membersihkan kotoran kecil atau kamu bisa membersihkan filter di luar ruangan dengan selang taman.

    6. Keringkan Secara Menyeluruh
    Keringkan filter dengan hati-hati dengan pengering rambut pada suhu dingin bukan hangat, hal ini untuk menghilangkan semua kelembapan sepenuhnya. Filter yang lembab bisa menjadi tempat tumbuhnya jamur.

    7. Ganti Filter
    Setelah filter benar-benar kering, gantilah. (Kalau kamu pakai filter sekali pakai, ganti filter dengan yang baru, kamu bisa lewati langkah 3-6)

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Furniture yang Wajib Ada di Apartemen Kecil dengan Satu Kamar Tidur


    Jakarta

    Salah satu bagian menyenangkan dari membeli atau menyewa apartemen adalah mengisinya dengan berbagai furnitur. Apalagi kalau apartemen didapatkan dalam keadaan belum furnished, sehingga kamu bisa memilih furnitur sesuai selera.

    Nah, sekarang yang mungkin menjadi pertanyaan adalah perabotan apa saja yang kamu akan butuhkan dalam sebuah apartemen. Terlebih untuk apartemen berukuran kecil dengan satu kamar tidur.

    Untuk mengisi apartemen kecil, sebaiknya memilih furnitur yang praktis dan multifungsi supaya bisa memadai kehidupan tanpa memakan banyak tempat. Berikut ini beberapa furnitur yang wajib ada di apartemen kecil dengan satu kamar tidur, dikutip dari laman Inhabitr pada Minggu (14/4/2024).


    1. Sofa

    Sofa yang muat untuk tiga orang sangat cocok untuk mengisi ruang tamu apartemen. Akan lebih baik lagi kalau sofa dapat diubah menjadi tempat tidur untuk tamu.

    2. Meja Kopi

    Meja kopi berukuran sedang cukup penting untuk dimiliki di ruang tamu apartemen. Kamu bisa menggunakan meja ini untuk berbagai hal, termasuk menjadi area ngobrol dengan keluarga atau tamu, tempat bermain game, bahkan tempat makan.

    3. Lampu Berdiri

    Apartemen kecil terkadang bisa terasa sumpek dan membosankan. Akan tetapi, kamu bisa menghias ruangan dengan pencahayaan dari lampu berdiri untuk menciptakan suasana yang lebih nyaman. Lampu berdiri bisa ditaruh di mana saja dan bisa menjadi hiasan yang melengkapi apartemen.

    4. Tempat Tidur

    Tentu saja furnitur yang tidak boleh ketinggalan adalah tempat tidur untuk mengisi satu kamar di dalam apartemen. Kamu bisa memilih tempat tidur berukuran twin atau queen untuk apartemen kecil.

    5. Laci Pakaian

    Tempat penyimpanan sangat penting untuk memaksimalkan ruang apartemen yang kecil. Jika ingin apartemen tidak terasa sesak dengan barang-barang, pastikan untuk menyimpan pakaian di laci dengan ruang yang luas.

    6. Meja Makan dan Kursi

    Memilih meja makan dan kursi untuk apartemen kecil memang sedikit menantang. Pastikan untuk membeli meja akan dan kursi yang memadai untuk tamu-tamu yang mungkin datang, namun tidak memakan terlalu banyak tempat ketika kamu sedang sendirian.

    7. Meja Kecil

    Meja kecil di samping sofa ataupun tempat tidur bisa sangat berguna di dalam apartemen kecil. Kamu dapat menaruh berbagai printilan barang seperti kunci, ponsel, ataupun tas supaya tidak tergeletak begitu saja di lantai.

    Itulah beberapa furnitur yang wajib ada untuk mengisi apartemen kecil dengan satu kamar tidur. Semoga membantu!

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Letak Karpet yang Fungsional dan Bikin Rumah Tampak Stylish


    Jakarta

    Karpet maupun permadani menjadi item yang bisa melengkapi tampilan interior rumah. Selain menambah estetika, karpet juga menciptakan suasana yang hangat di dalam rumah.

    Kamu bisa berjalan di sekitar rumah beralaskan karpet yang lembut, empuk, dan hangat. Item ini memang cocok sekali digunakan di dalam rumah karena menyimpan berbagai manfaat buat penghuni rumah.

    Namun, peletakan karpet tidak boleh sembarangan. Berikut ini beberapa letak yang ideal untuk memaksimalkan fungsi karpet sekaligus menambah kesan stylish pada ruangan, dikutip dari laman Saraswati Global, Minggu (14/4/2024).


    1. Ruang Tamu dan Keluarga

    Ruang tamu ataupun ruang keluarga merupakan area yang paling tepat untuk bereksperimen dengan beragam karpet dan permadani. Kamu bisa memilih dari berbagai material dan corak sesuai selera dan interior ruangan.

    Tergantung pada budget, kamu dapat memasang karpet yang besar menutupi seluruh sebagian besar lantai atau cukup di bawah meja kopi saja.

    2. Kamar Tidur

    Kamar tidur tentunya menjadi ruang untuk istirahat dan santai bagi penghuni rumah, maka akan semakin lengkap bila ditambahkan karpet. Item ini memberi kesan menenangkan pada ruangan dengan menaruhnya di sekitar depan maupun di sekitar tempat tidur.

    Kaki akan terasa hangat ketika berjalan di dalam kamar tidur pada pagi hari yang dingin. Kamu bisa memilih karpet bermotif cerah sebagai titik fokus ruangan karena kontras dengan desain kamar tidur. Sementara, kalau kamu ingin suasana yang lebih menenangkan bisa memilih karpet berwarna pastel.

    3. Ruang Makan

    Kalau tidak ada anak-anak ataupun hewan peliharaan di rumah, menaruh karpet di ruang makan bisa menjadi ide yang bagus. Karpet dengan motif yang mencolok bisa mengisi ruang makanan yang lebih luas. Selain itu, karpet juga bisa menyerap dan meredam suara bising, misalkan dari gesekan kursi.

    4. Bawah Tangga

    Menebar karpet di sepanjang tangga mungkin bisa terkesan berlebihan, tapi cukup dengan menaruh karpet di lantai bawah tangga bisa menjadi sentuhan yang indah pada area tangga. Tak hanya itu, karpet ini juga berfungsi sebagai pengamanan untuk anak-anak, agar mereka memperlambat laju berjalan ataupun berlari menuju tangga.

    Demikian letak-letak karpet di sekitar rumah yang bisa menambah estetika ruangan sekaligus menyimpan manfaat lebih buat penghuni rumah. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Baca Ini Sebelum Tinggalkan Rumah Biar Aman



    Jakarta

    Dalam ajaran Islam, Rasulullah SAW telah meganjurkan umatnya untuk senantiasa membaca “Bismillah” sebelum melakukan kegiatan, termasuk juga saat sebelum keluar atau meninggalkan rumah.

    Selain sebagai pembuka segala aktivitas, ada banyak keutamaan yang bisa kita dapatkan dengan membiasakan membaca Bismillah sebelum melangkah keluar rumah.

    Ustad Farid Nu’man menjelaskan tentang beberapa keutamaan membaca “Bismillah” sebelum keluar rumah, berikut adalah penjelasannya.


    Keutamaan Membaca Bismillah Sebelum Keluar Rumah

    Keutamaan membaca Bismillah sebelum keluar rumah didasarkan pada hadis riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

    “Jika seseorang keluar rumah, hendaklah membaca Bismillahirrahmanirrahim (Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang), maka setan akan menjauh darinya dan berkata: ‘Tidak ada tempat menginap untukmu pada malam ini dan tidak ada makanan untukmu pada hari ini’.” (HR. Bukhari dan Muslim)

    Hadis ini menjelaskan bahwa membaca Bismillah dapat menghalangi gangguan setan. Setan tidak akan bisa masuk dan mengganggu aktivitas kita di luar rumah.

    Selain itu, Ustad Farid Nu’man juga mengatakan bahwa membaca bismillah disaat menutup rumah, dan jendela adalah salah satu cara perlindungan dari gangguan, baik dari bangsa jin dan manusia seperti maling.

    Dari Jabir bin Abdillah radhiyallahu ‘anhu ketika beliau menyampaikan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

    «إِذَا كَانَ جُنْحُ اللَّيْلِ -أَوْ أَمْسـيتُمْ- فَكُفُّوا صِبْيَانَكُمْ، فَإنَّ الشيطَانَ يَنْتَشـر حِينَئِذٍ، فَإِذَا ذَهَبَ سَاعَةٌ مِنَ اللَّيْلِ فَخَلُّوهُمْ، وَأَغْلِقُوا الأَبْوَابَ، وَاذْكُرُوا اسْمَ اللّهِ، فَإنَّ الشيطَانَ لاَ يَفْتَحُ بَاباً مُغْلَقاً»

    “Jika masuk awal malam -atau beliau mengatakan: jika kalian memasuki waktu sore- maka tahanlah anak-anak kalian karena setan sedang berkeliaran pada saat itu. Jika sudah lewat sesaat dari awal malam, bolehlah kalian lepaskan anak-anak kalian. Tutuplah pintu-pintu dan sebutlah nama Allah karena setan tidak bisa membuka pintu yang tertutup.” (HR. Al-Bukhari no. 3304 dan Muslim no. 2012).

    Oleh karena itu, penting bagi setiap muslim untuk membiasakan diri membaca “Bismillah” sebelum keluar rumah. Dengan demikian, kita dapat melindungi diri dan keluarga dari berbagai bahaya serta mendapatkan keberkahan dalam segala hal yang kita lakukan.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Beli Rumah Sekarang atau Nanti? Ini Saran Crazy Rich Jusuf Hamka



    Jakarta

    Banyak orang bermimpi untuk mempunyai rumah sendiri. Selain menjadi pencapaian besar dalam hidup, tempat tinggal juga merupakan kebutuhan utama yang perlu dimiliki setiap orang.

    Namun, memperoleh sebuah rumah tentunya tidak mudah karena memerlukan biaya yang tak sedikit. Apalagi dengan terus melambungnya harga-harga properti seiring berjalannya waktu.

    Maka, tak jarang para pencari rumah pertama masih bingung bagaimana cara yang efektif untuk membeli rumah. Salah satu pertimbangan mereka antara membeli rumah sekarang atau mengontrak tempat tinggal sambil mengumpulkan uang untuk membeli rumah secara cash di masa mendatang.


    Menurut pengusaha jalan tol sukses, Jusuf Hamka, lebih baik segera membeli rumah dengan cara mencicil dibandingkan menabung uang untuk membeli rumah nanti setelah dana terkumpul.

    “Ya cicil rumah lah dari sekarang. Itu kan juga merupakan tabungan daripada nabung terus nanti duitnya kepakai. Bilang nabung dulu terus duitnya kumpulin buat beli rumah, kan mendingan cicilan. Cicilan kan juga sama nabung di sana,” ujar Jusuf dikutip dari video di akun Instagram @linktown.co.id, Minggu (14/4/2024).

    Jusuf mencontohkan bila menunggu untuk membeli rumah di tahun depan, maka harga-harga sudah pasti akan naik karena inflasi. Berbagai komponen untuk membangun rumah akan meningkat, seperti semen, bata, hingga upah pekerja bangunan.

    Oleh karena itu, ia menyarankan agar cepat-cepat membeli rumah sebelum rumah semakin mahal. Bagi yang sudah berpenghasilan, Jusuf menyebut cara yang efektif adalah mencicil rumah dengan mengalokasikan setengah dari gaji untuk biaya hidup dan separuh lagi untuk membayar cicilan rumah.

    Selain itu, ia menilai mencicil rumah lebih aman dan terjamin karena dapat mencegah risiko kehilangan uang tabungan. Seperti halnya menabung di bank, ada kemungkinan bank mengalami masalah, sehingga berdampak pada tabungan.

    “Pasti jauh lebih efektif karena kalau ditabungin, misalnya nabungnya aja banknya collapse, duitnya hilang dimakan setan. Tapi kalau dibeliin rumah, rumahnya udah pasti ada. Pelan-pelan rumah itu kita beli rumahnya dulu terus dandaninnya pelan-pelan,” katanya.

    Selanjutnya, Jusuf menyebutkan agar membeli perabotan rumah sedikit demi sedikit sambil mencicil rumah. Ia bahkan membagikan pengalamannya ketika membeli rumah pertamanya.

    “Saya dulu waktu beli rumah pertama kali tidurnya di kasur gulung saya, baru pelan-pelan beli ranjang. Gitu aja hidup mah simpel-simpel aja,” pungkasnya.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Cara Fungsikan Ruang Bawah Tangga, Ternyata Bisa buat Ini


    Jakarta

    Sadarkah kamu area di bawah tangga sebenarnya bisa saja diubah menjadi ruangan lagi? Meski awalnya berupa tembok, area ini bila dibobok dapat difungsikan untuk berbagai hal.

    Jika ingin memaksimalkan area di dalam rumah, kamu bisa berkreasi dengan membangun ruangan atau tempat penyimpanan di bawah tangga. Tentunya dengan tetap memperhatikan dan mempertimbangkan kekokohan tangga dan struktur bangunan rumah.

    Melansir dari laman HGTV pada Minggu (14/4/2024), berikut ini beberapa cara kreatif menggunakan ruang bawah tangga yang bisa kamu coba.


    1. Ruang Kerja

    Ruang Kerja di Bawah Tangga PutihRuang Kerja di Bawah Tangga Putih Foto: Whit Preston

    Ruang bawah tangga ternyata bisa kamu fungsikan sebagai ruang kerja. Hal ini sangat menarik apalagi dengan plafon miring pada ruang kerja menjadi keunikan tersendiri.

    2. Kamar WC

    Kamar Mandi di Bawah TanggaKamar Mandi di Bawah Tangga Foto: Designs Northwest Architects

    Kamu juga bisa membuat kamar yang bukan untuk mandi melainkan hanya untuk buang air dan mencuci tangan. Tergantung pada ukuran ruang yang bisa dibuat di bawah tangga, kamu bisa mempertimbangkan hal ini.

    3. Rak Buku

    Rak Buku di Bawah Tangga PutihRak Buku di Bawah Tangga Putih Foto: Lynn Donaldson & Associates

    Bagi pecinta buku, ruang bawah tangga cocok buat kamu fungsikan menjadi rak buku. Dengan begitu, kamu seakan-akan memiliki perpustakaan mini di rumah.

    4. Ruang Rahasia

    Kamu juga dapat membangun ruang rahasia di bawah tangga. Gunakan pintu kecil yang berpadu sempurna dengan panel pada tembok bawah tangga. Selain itu, ruangan ini bisa berfungsi sebagai gudang penyimpanan.

    5. Tempat Penyimpananan

    Laci Besar di Bawah TanggaLaci Besar di Bawah Tangga Foto: Red House Remodeling

    Tambah tempat penyimpanan di dalam rumah dengan membuat laci-laci besar di area bawah tangga. Dengan demikian, rumah menjadi rapi karena berbagai barang dan pernak-pernik mempunyai tempat penyimpanan khusus ini.

    6. Ruang Hewan Peliharaan

    Nah, kalau ada anabul di rumah, ruang bawah tangga cocok dijadikan kamar kecil bagi mereka. Buatlah ruangan khusus hewan peliharaan yang dilengkapi dengan pintu kecil.

    Itulah berbagai cara memfungsikan ruang bawah tangga untuk memaksimalkan area rumah. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Meja Marmer atau Granit, Mana yang Paling Cocok untuk di Dapur?


    Jakarta

    Memiliki meja dapur yang elegan memang menjadi sebuah impian dari kebanyakan ibu rumah tangga. Biasanya, batu marmer atau granit sering dijadikan sebagai bahan dasar dari meja dapur agar terlihat lebih elegan.

    Penggunaan batu marmer dan granit sebagai meja dapur bukan hanya ditujukan untuk meningkatkan nilai estetikanya saja, penggunaan batu ini juga bisa membuat perawatannya menjadi sedikit lebih ringan.

    Tapi, bagi kamu yang mau pasang batu marmer atau granit untuk meja di dapur rumah, kamu juga harus memastikan beberapa kekurangan dan kelebihannya di bawah ini supaya kamu tidak salah memilih


    Perbandingan Marmer dan Granit

    Mengutip dari livingetc.com, ada beberapa hal yang perlu kamu perhitungkan sebelum membeli batu marmer atau batu granit untuk dijadikan meja dapur kamu.

    1. Harga

    Poin pertama yang perlu diperhatikan tentunya adalah harga dari bahan tersebut.

    Tentunya harga dari batu marmer dan batu granit relatif mahal, karena kedua bahan ini adalah bahan alami. Selain itu, kualitas dan kelangkaan tipe batu tersebut juga bisa menjadi faktor penentu harganya.

    Tetapi bila dilihat dari sumbernya, batu granit jauh lebih mudah ditemukan dan lebih banyak tersedia di pasaran dibandingkan dengan batu marmer. Sehingga tinggi kemungkinannya bahwa batu granit memiliki harga yang lebih rendah dari batu marmer.

    2. Daya Tahan

    Batu marble memiliki daya tahan yang lebih rendah dibandingkan dengan batu granit. Batu marmer mudah rusak bila sering terkena cairan asam, seperti lemon dan beberapa cairan pembersih yang mengandung asam.

    Selain itu bahan marble adalah salah satu batuan lunak dengan karakter mudah menyerap, sehingga batu marmer harus diperlakukan lebih detail dibandingkan dengan granit.

    Selain itu, suhu panas juga bisa merusak batu ini. Maka dari itu, bila kamu tetap ingin menggunakan batu marmer, sebaiknya kamu gunakan untuk meja yang jarang terpakai untuk aktivitas sehari-hari.

    Sebaliknya batu granit memiliki ketahanan anti gores dan panas yang tinggi, sehingga batu granit jauh lebih ideal untuk semua tipe meja dapur kamu.

    3. Style

    Jika kita melihat dari sisi estetiknya, batu marble memang terlihat jauh lebih cocok untuk dapur modern yang elegan.

    Walaupun granit mempunyai beberapa jenis warna, tetapi batu marble memiliki warna yang lebih lembut, sehingga terlihat jauh lebih cocok untuk disebut elegan.

    4. Perawatan

    Sesuai dengan karakteristik daya tahannya, bau granit sudah terbukti jauh lebih mudah untuk dirawat. Hal ini dikarenakan batu granit memiliki daya tahan cairan dan panas yang jauh lebih baik dibandingkan dengan batu marmer.

    Itulah beberapa poin yang perlu kamu perhatikan saat memilih antara batu marmer atau batu granit untuk dijadikan sebagai meja dapur rumah kamu. Semoga bermanfaat!

    Buat kamu yang lagi kepikiran mau upgrade rumah biar lebih pintar, yuk ikutan Program detikProperti Upgrade Rumah Kamu Jadi Lebih Pintar buat dapat perangkat smart door lock hingga CCTV. Baca info lengkapnya di sini.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Mudah & Realistis Bersihkan Rumah yang Dihuni Anak-anak


    Jakarta

    Menjaga rumah selalu bersih tentunya tidak mudah ketika hidup bersama anak-anak. Biasanya ada mainan berserakan, tumpahan makanan, hingga pakaian yang menumpuk di rumah yang dihuni anak-anak.

    Selain bertambahnya pekerjaan, membersihkan rumah juga semakin sulit karena anak-anak juga membutuhkan perhatian penuh dari orang tua mereka. Meski rumah tidak bisa sepenuhnya bersih, ada beberapa hal yang dapat kamu lakukan yang memudahkanmu membersihkan rumah.

    Nah, bagi kamu yang ingin rumah tampak lebih bersih bisa mengikuti cara membersihkan rumah yang dihuni anak-anak yang dilansir dari laman This Simple Balance, Senin (15/4/2024).


    1. Sortir Barang-barang secara Berkala

    Sortir barang-barang di rumah secara berkala untuk menyingkirkan barang yang sudah tidak layak pakai, tidak terpakai, dan tidak diinginkan lagi. Sebab, semakin banyak barang di rumah akan membuat proses bersih-bersih semakin berat. Kamu bisa menyortir barang pelan-pelan dari satu ruangan ke ruangan lainnya di dalam rumah.

    2. Tempat Penyimpanan untuk Setiap Barang

    Pastikan setiap barang di dalam rumah memiliki tempat penyimpanan tersendiri. Ajarkan anggota keluarga termasuk anak-anak agar mengembalikan barang-barang ke tempat semestinya. Supaya lebih efektif, perhatikan kebiasaan anggota keluarga, lalu aturlah rumah agar cocok dengan ritme kehidupan mereka.

    3. Sistem Penggunaan Mainan

    Anak-anak memang senang bermain, sehingga tak jarang ada banyak mainan berserakan di sekitar rumah. Untuk itu, kamu bisa menerapkan sistem rotasi atau checkout mainan agar rumah mudah dirapikan.

    Sistem rotasi mainan berarti kamu hanya menyediakan beberapa mainan untuk jangka waktu tertentu sebelum diganti dengan mainan lainnya. Sementara sistem checkout mengajarkan anak untuk merapikan dan mengembalikan mainan yang selesai digunakan untuk ditukar dengan mainan lainnya.

    4. Buat Rutinitas

    Buatlah rutinitas berberes rumah yang sesuai dengan ritme kehidupan keluarga. Kamu bisa menentukan waktu-waktu yang tidak terlalu sibuk atau tidak banyak gangguan untuk membersihkan rumah.

    Rutinitas bersih-bersih harian bisa lebih efektif bila dikerjakan di pagi dan malam hari. Selain itu, kamu dapat mengajak anak-anak membersihkan rumah secara mendalam seminggu sekali.

    5. Buat Sistem Berberes yang Sederhana

    Buatlah sistem berberes yang sederhana untuk diikuti semua anggota keluarga, termasuk anak-anak. Misalkan menyediakan keranjang khusus untuk menampung berbagai barang yang dapat dibereskan nanti ketika ada waktu senggang.

    Itulah beberapa cara mudah dan realistis membersihkan rumah yang dihuni anak-anak. Semoga membantu!

    Buat kamu yang lagi kepikiran mau upgrade rumah biar lebih pintar dengan perangkat smart door lock hingga CCTV, yuk ikutan Program detikProperti Upgrade Rumah Kamu Jadi Lebih Pintar. Baca info lengkapnya di sini.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Furniture buat Lengkapi Kamar Tidur Pengantin Baru


    Jakarta

    Mendekorasi kamar tidur yang akan dihuni bersama pasangan bisa menjadi momen yang spesial bagi pengantin baru. Proses ini mungkin sedikit menantang karena harus menyatukan dua orang dengan gaya hidup dan selera yang berbeda.

    Oleh karena itu, kamu perlu berdiskusi dengan pasangan tentang preferensi warna, kebutuhan tempat penyimpanan, hingga furnitur. Terlebih kamar tidur menjadi ruangan utama yang harus diperhatikan karena akan menampung dua orang.

    Melansir dari laman Hatil pada Senin (15/4/2024), berikut ini beberapa furnitur yang bisa melengkapi kamar tidur pengantin baru.


    1. Tempat Tidur

    Tempat tidur menjadi titik fokus pada setiap kamar tidur, maka desain dan ukurannya harus cocok dengan ukuran dan warna kamar. Apabila kamar terlalu kecil untuk diisi tempat tidur berukuran king atau queen, kamu bisa menggunakan ukuran semi double bed.

    Lalu, akan lebih baik kalau tempat tidur dilengkapi dengan ruang penyimpanan bagi kamar kecil. Jangan lupa untuk melengkapi tempat tidur dengan seprai, selimut, bantal, dan guling yang nyaman.

    2. Lemari Pakaian

    Pastikan lemari cukup untuk menampung pakaian untuk dua orang. Berbagi lemari bersama pasangan akan lebih efektif jika kedua pasangan memiliki ruang penyimpanan sendiri. Kamu bisa membagi lemari menjadi bagian-bagian yang dikhususkan untuk masing-masing suami dan istri.

    3. Meja Rias

    Dalam keseharian pasutri, tentu membutuhkan tempat untuk merias diri baik untuk menghadiri acara maupun sekadar bekerja. Oleh karena itu, kamu bisa menggunakan meja rias yang disertai cermin untuk melengkapi kamar tidur pengantin baru.

    4. Sofa

    Memiliki area duduk untuk bersantai di dalam kamar merupakan furnitur tambahan yang bisa kamu pertimbangkan. Kamu dapat menggunakan sofa untuk kamar yang lebih luas, sementara kursi aksen atau kursi santai untuk kamar kecil.

    5. Meja Nakas

    Ruang penyimpanan yang cukup penting untuk menjaga kamar tidur tetap rapi, apalagi dengan bertambahnya barang milik dua orang. Selain lemari pakaian, kamu bisa memakai satu atau dua meja nakas di samping tempat tidur untuk menyimpan printilan dan barang pribadi.

    Itulah beberapa furnitur yang bisa melengkapi kamar tidur pengantin baru. Semoga bermanfaat!

    Buat kamu pengen upgrade rumah biar lebih pintar dengan perangkat smart door lock hingga CCTV gratis, yuk ikutan Program detikProperti Upgrade Rumah Kamu Jadi Lebih Pintar. Buat yang beruntung, bakal dapet 6 device smarthome gratis!

    Baca info lengkapnya di sini.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Warna Sofa yang Harus Dihindari Menurut Sains dan Desainer


    Jakarta

    Sofa adalah salah satu furnitur penting yang ada di rumah. Biasanya, sofa dijadikan sebagai tempat bersantai di depan TV atau dijadikan sebagai tempat duduk di ruang tamu.

    Sofa juga merupakan sebuah furnitur jangka panjang. maka dari itu, ketika kamu ingin membeli sofa, ada banyak aspek yang perlu kamu perhatikan sebelum membelinya. Diantaranya yaitu, bahan sofa, bentuk sofa, dan warna.

    Bahan sofa tentunya akan menjadi salah satu faktor penilaian akan seberapa nyamannya sofa tersebut ketika dipakai. Selain itu, bentuk sofa juga akan menjadi pertimbangan pembeli, tentu alasannya adalah karena pembeli ingin membuat sofa mereka terlihat rapi dan menyatu dengan ruangan.


    Lalu aspek terakhir yang perlu diperhatikan adalah warna dari sofa tersebut.

    Tahukah kamu? Bukan karena alasan preferensi kesukaan dari pemilik saja, warna sofa juga akan mempengaruhi kualitas dari kehidupan rumah tersebut loh.

    Menurut ilmu sains dan para desainer ruangan, ada beberapa warna sofa yang perlu kamu perhatikan. Berikut ringkasannya

    Dikutip dari cozylant.com ada 5 warna yang perlu kamu hindari saat memilih warna sofa.

    1. Merah

    Warna merah memang biasa dikaitkan dengan arti positif, seperti gairah dan energi. Tetapi, menurut sains warna merah bukanlah warna yang cocok untuk dipakai pada sofa.

    Menurut penelitian, warna merah akan meningkatkan tekanan darah dan detak jantung. Hal ini akan mengakibatkan adanya perasaan cemas dan gelisah.

    2. Hitam

    Warna hitam sangat sering disukai oleh kalangan remaja, alasannya karena warna hitam terasa ‘elegan dan dewasa’.

    Tetapi menurut sains, warna hitam justru akan menciptakan suasana yang berat dan gelap pada suatu ruangan, sehingga membuat ruangan terasa lebih sempit. Selain itu, warna hitam juga cenderung sulit dibersihkan.

    3. Kuning Cerah

    Warna kuning biasa diasosiasikan dengan mood positif dan gembira. Tetapi, untuk sofa, warna kuning cerah justru akan berkesan terlalu berlebihan.

    Warna kuning pada sofa akan menyebabkan rasa tidak nyaman, biasanya warna ini akan membuat mata cepat lelah dan sakit karena warna kuning cerah memantulkan banyak cahaya.

    4. Hijau Neon

    Sama dengan warna kuning cerah, warna hijau neon juga akan membuat matamu sakit karena pantulan cahayanya yang terlalu kuat.

    Selain itu, warna hijau neon juga akan mempersulit kamu untuk membuat tema ruangan yang harmoni.

    5. Warna Oranye

    Warna oranye atau oren, biasanya dikaitkan dengan kehangatan dan energi.

    Tetapi, menurut sains, warna oranye juga akan meningkatkan nafsu makan. Oleh karena itu, warna oranye sebaiknya tidak digunakan untuk warna furnitur karena bisa membuat rutinitas makanmu menjadi rusak.

    Dikutip dari livingetc.com, dalam memilih warna sofa, kamu harus memperhatikan faktor dalam ruangan yang akan ditempati sofa tersebut.

    Selain itu, menurut desainer ruangan ada beberapa warna yang perlu dihindari dari karena beberapa alasan. Berikut diantaranya.

    1. Putih

    Sofa dengan warna putih tidak akan cocok untuk ruangan yang sering dilewati pada rumah.

    Warna putih cenderung akan cepat kotor, maka dari itu sofa dengan warna putih hanya cocok ditempatkan pada ruangan yang jarang dilewati, atau dijadikan tempat beraktivitas.

    2. Merah Cerah

    Warna merah sering membawa energi dari perasaan yang membara, maka dari itu warna ini tidak cocok untuk ditempatkan pada ruangan tempat bersantai yang nyaman.

    Selain itu, warna merah cerah juga mudah untuk meredup seiring waktu. Biasanya sofa berwarna merah cerah akan menjadi suram ketika sudah lama, sehingga ini akan memungkinkan kamu untuk lebih sering menggantinya dengan yang baru dalam waktu yang relatif pendek.

    3. Abu-Abu

    Warna abu sering digunakan karena alasan lebih terlihat formal. Tetapi, warna abu-abu tidak cocok digunakan untuk ruangan yang ingin kamu buat memiliki ‘karakter’, karena warna abu-abu terlihat kurang hidup

    4. Warna Trend Saat Itu

    Jangan terpaku pada tren. Sofa adalah furnitur jangka panjang, oleh karena itu, kamu harus membuat sofa tersebut tetap eksis dan cocok dengan ruangan kamu hingga jangka waktu yang panjang.

    5. Hitam

    Sama seperti yang dijelaskan dalam ilmu sains, warna hitam akan membuat ruangan terasa suram dan gelap. Warna hitam akan membawa hawa negatif.

    Sebaiknya ketika membeli sofa, kamu harus membeli warna yang tidak menyerap cahaya, supaya ruangan kamu tidak terasa suram.

    Itulah beberapa warna sofa yang harus dihindari menurut ilmu sains dan desainer ruangan serta alasannya juga. Semoga setelah membaca ini, kamu jadi lebih tau mana warna yang baik untuk rumah kamu.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com