Blog

  • Musim Hujan Bikin Halaman Rumah Berlumpur, Cegah Dengan 5 Cara Ini



    Jakarta

    Masuknya musim hujan membuat dataran menjadi penuh dengan genangan air. Hal ini dapat membuat penghuni rumah menjadi repot jika menimbulkan lumpur, apalagi jika lumpur ini mengotori area halaman belakang rumah kamu.

    Dikutip dari Property Club, Senin (27/11/2023), halaman berlumpur tidak hanya tidak enak dilihat tetapi juga bisa menimbulkan masalah bagi rumah kamu. Misalnya seperti membuat rumah kamu terdapat jejak kotor dimana-mana, bahkan juga dapat mempengaruhi aliran air halaman kamu. Oleh karena itu, berikut ini adalah lima solusi yang bisa kamu terapkan dan pertimbangkan agar suatu saat tidak membuat halaman rumah kamu kotor karena lumpur.

    Tambahkan Mulsa

    Mulsa adalah material untuk menutup tanaman budidaya agar kelembapan tanah tetap terjaga. Material ini juga bisa dijadikan solusi termurah untuk memperbaiki halaman berlumpur kamu. Namun, ini adalah solusi sementara karena pada akhirnya mulsa bisa terurai dan tersapu oleh air sehingga ini cocok untuk langkah pertama pencegahan sebelum menerapkan solusi jangka panjang.


    Tambahkan Kerikil

    Selain mulsa, langkah lain untuk pencegahan halaman berlumpur bisa dengan cara menambahkan kerikil. Kerikil tidak hanya mengatasi masalah lumpur tetapi juga menjadi nilai estetika pada rumah kamu dengan cara yang tidak mahal.

    Perpanjang Saluran Air Talang

    Dikutip dari The Green Pinky, Senin (27/11/2023), saluran air talang yang berada dekat pondasi rumah kamu ini seringkali dipenuhi oleh lumpur dan air dan menyimpan air hujan di sudut pondasi. Menambahkan saluran air talang akan membantu mengalihkan air hujan dari pondasi rumah kamu.

    Pasang Pipa Saluran Air

    Selain saluran air talang, solusi agar halaman kamu tidak berlumpur adalah dengan memasang pipa saluran air pipa. Masalah genangan air di halaman berlumpur dapat terkendali dengan membuat saluran pembuangan dengan pipa plastik yang berlubang ditempatkan di bawah halaman rumput untuk menyalurkan air.

    Ketahui area halaman tempat air menggenang sebelum kamu menggali parit dengan sekop. Biasanya saluran pembuangan yang dipakai adalah jenis French Drain atau Saluran Prancis yang memiliki lubang-lubang. Tetapi jika kamu memakai pipa standar, buatlah lubang dan lapisi dengan kain lanskap.

    Setelah pipa dibungkus letakkan pada parit yang digali dan kubur dengan batu kerikil yang kamu sebarkan. Kerikil ini berfungsi untuk membuat air menggenang meresap dan mengalir ke pipa.

    Buat Sungai Buatan

    Langkah ini tidak hanya memberikan solusi pada masalah genangan air yang menyebabkan lumpur, tetapi juga sekaligus menambahkan nilai estetika pada rumah kamu. Jika pada halaman belakang kamu sudah terlalu sering terdapat area air yang terus menggenang, mungkin kamu bisa membuat area spesifik itu menjadi sungai buatan.

    Pertama, kamu dapat membuat saluran drainase yang landai dan dangkal, atau disebut dengan sengkedan. Lapisi sengkedan dengan batu untuk membuat bentukannya, batu ini akan menjadi penghalang limpasan air untuk menjadi tepian sungai.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Daftar Pilihan Material Kitchen Set Lengkap dengan Harga


    Jakarta

    Saat ini, sudah banyak rumah yang menggunakan kitchen set. Tentunya, dengan kitchen set yang cantik bisa membuat suasana rumah semakin nyaman.

    Sebagai informasi, kitchen set adalah seperangkat furnitur atau perabotan untuk kegiatan memasak. Furnitur ini mendukung proses penyiapan, pengolahan, pemasakan, penyajian makanan hingga membersihkan perabotan masak.

    Nah, selain desain kitchen set, kamu juga perlu memerhatikan material yang digunakan. Jika salah pilih, bisa-bisa kamu yang rugi.


    Berikut ini beberapa material yang sering digunakan pada kitchen set, yaitu:

    1. HPL

    High Pressure Laminate (HPL) menjadi salah satu pelapis kitchen set yang sering digunakan. Dilansir dari Pashouses, bahan ini memiliki keunggulan seperti pilihan warna yang beragam serta mudah digunakan dan dibersihkan.

    Harganya sekitar Rp 1,5-2 juta per meter.

    2. Multiplek

    Material ini juga kerap disebut plywood dan sering digunakan sebagai bahan furnitur lainnya. Multiplek memiliki ketebalan yang bisa disesuaikan, umumnya untuk kitchen set memiliki ketebalan 3-18 mm. Salah satu Kelebihannya adalah tahan air sehingga cocok digunakan pada area dapur basah.

    Dilansir dari BTN Properti, multiplek terdiri dari kombinasi serat-serat dan kulit kayu. Lapisan luar multiplek lebih kuat dibanding lapisan tengahnya, hal ini memang sengaja agar multipleks tahan terhadap pemuaian dan tidak mudah ditekuk. Tak hanya itu, bahan kitchen set yang satu ini dapat dipakai untuk jangka waktu panjang hingga 10 tahun dengan pemakaian yang baik.

    Harga kitchen set dengan material ini sekitar Rp 950 ribu – 2,2 juta per meter.

    3. Aluminium

    Aluminium juga sering digunakan sebagai bahan kitchen set, khususnya di restoran atau dapur hotel. Kelebihannya, tahan api, tahan air, tahan serangga, dan awet.

    Harganya sekitar Rp 2,9-3,5 juta per meter.

    4. Decosheet

    Bahan ini mirip dengan HPL namun memiliki ketebalan yang lebih tipis. Bahan ini sering digunakan untuk membuat kitchen set dapur kering.

    Salah satu kelebihannya yaitu bahannya tidak mudah mengelupas dan fleksibel sehingga mudah mengikuti bentuk dari lengkungan dapur. Akan tetapi, karena bahannya yang tipis maka harus dijaga dengan baik hati-hati. Selain itu, Deco sheet juga cenderung kurang tahan panas.

    Sebagai informasi, Deco sheet ini merupakan produk lapisan berupa lembaran yang nantinya diaplikasikan pada permukaan media atau benda. Dikutip dari harga.web.id, harga per meter Deco sheet dibanderol Rp 34.000-68.500 tergantung variannya.

    5. Medium Density Fiberboard (MDF)

    Bahan ini terbuat dari serbuk kayu yang dipadatkan dengan tekanan tinggi. MDF memiliki permukaan yang halus dengan ketebalan yang bagus, lebih lentur, dan mudah ditekuk. Harganya juga relatif murah.

    Namun, MDF tidak tahan air sehingga tidak cocok untuk dapur basah. Selain itu MDF juga tidak cocok untuk meletakkan benda-benda berat.

    Harganya sekitar Rp 2,3 juta per meter.

    6. High Moisture Resistant (HMR)

    Bahan ini mirip dengan MDF, namun dirancang lebih tahan terhadap air. Maka dari itu, HMR cocok untuk digunakan di dapur yang lembab dan sesekali basah. HMR memang cenderung ringan dan tahan jamur, namun kekuatannya tidak sebanding dengan material plywood.

    Harganya sekitar Rp 1,4 – 3,5 juta per meter.

    7. Poly Vinyl Chloride (PVC)

    PVC memang terkenal akan daya tahannya terhadap hama, contohnya rayap. Perawatannya mudah, antikorosi serta tahan air. Meski demikian, bahan ini bisa memudar kan warna di kabinet jika dipakai dalam jangka waktu yang lama.

    Harganya sekitar Rp 3,6-6 juta per meter.

    8. Blockboard

    Bahan ini terbuat dari papan kayu lunak dengan campuran veneer. Blockboard memiliki tampilan yang menarik, tahan air, serta harga yang terjangkau. Namun, bahan ini tidak terlalu tahan lama.

    Harganya sekitar Rp 500 ribu-2 juta per meter.

    Sebagai catatan, harga yang tertera dapat berubah-ubah sesuai dengan bahan finishing kitchen set serta tergantung dari daerah.

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Begini Cara Merawat Kitchen Set Biar Awet



    Jakarta

    Kitchen set merupakan seperangkat perabotan untuk memenuhi kegiatan memasak. Karena sering digunakan untuk memasak, tentunya kitchen set harus dibersihkan dan dirawat agar tetap awet.

    Berbagai noda kerap menempel di kitchen set, misalnya lemak hingga minyak. Jika tidak dibersihkan, tentu noda tersebut akan menempel dan merusak penampilan kitchen set.

    Lantas, bagaimana cara merawat kitchen set agar tetap awet? Dikutip dari rupa-rupa.com, berikut ini caranya.


    1. Pastikan Sirkulasi Udara di Dapur Bagus

    Sirkulasi udara yang bagus diperlukan supaya kitchen set tidak cepat rusak. Sebab, kegiatan memasak di dapur kerap menimbulkan asap dan membuat ruangan menjadi panas.

    Untuk mengatasinya, kamu bisa menggunakan blower maupun exhaust fan. Dengan sirkulasi udara yang bagus, tentu bisa mencegah area menjadi pengap, lembab, dan panas.

    2. Susun Perlengkapan Dapur dengan Rapi

    Menyusun perlengkapan dapur dengan rapi bisa mencegah kitchen set menjadi rusak. Contohnya, peralatan yang berat dan berukuran besar bisa diletakkan di bagian bawah kitchen set.

    3. Pastikan Kitchen Set dalam Keadaan Kering

    Apabila kitchen set dalam keadaan lembab, dapat memicu pertumbuhan jamur dan mikroba lain. Apalagi jika kitchen set terbuat dari kayu, keadaan yang lembab juga bisa membuatnya lapuk.

    4. Gunakan Pembersih yang Tepat

    Ketika membersihkan kitchen set, sebaiknya pakai pembersih yang tepat. Hindari penggunaan cairan pembersih yang terlalu keras karena bisa merusak kitchen set. Selain dengan cairan pembersih, kamu juga bisa membersihkan kitchen set dengan campuran air dan sabun.

    5. Pakai Prinsip Clean As You Go

    Prinsip ini dilakukan dengan cara membersihkan peralatan dapur yang digunakan setelah memasak. Cara ini bisa mengurangi tumpukan peralatan kotor di dapur, mencegah datangnya serangga, juga mengurangi noda membandel dan berkerak di kitchen set.

    6. Bersihkan Kitchen Set Secara Menyeluruh

    Selain membersihkan peralatan yang digunakan setelah memasak, kitchen set juga perlu dibersihkan secara menyeluruh. Tidak perlu sering-sering, cukup 2-3 kali dalam setahun.

    Nah, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk membersihkan noda yang menempel di kitchen set. Begini cara membersihkannya:

    – Noda biasa: bersihkan dengan campuran air dan baking soda, lalu gunakan spons untuk menggosok noda sampai terangkat. Setelah itu, bilas dengan bersih.

    – Noda minyak dan kotoran: bersihkan dengan campuran air dan cuka. Setelah itu, lap dengan kain kering hingga bersih.

    – Bagian dalam kabinet: bersihkan debu dan remah-remah di dalamnya pakai kemoceng atau sapu kecil.

    – Permukaan kabinet: bersihkan dengan sikat gigi bekas dan kain microfiber supaya debu bisa terangkat dengan mudah.

    Itulah beberapa cara merawat kitchen set biar awet. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email [email protected] subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Membersihkan Taplak Meja Agar Kinclong dan Tahan Lama



    Jakarta

    Taplak meja biasanya digunakan untuk melapisi meja. Seiring waktu, debu dan kotoran akan menumpuk sehingga kamu perlu membersihkan taplak meja. Jika kotoran dan debu dibiarkan menempel, maka dapat merusak bahan taplak meja.

    Maka dari itu, kamu perlu membersihkan taplak meja secara rutin. Namun, seberapa sering untuk membersihkan taplak meja?

    Seberapa Sering Harus Membersihkan Taplak Meja?

    Melansir dari Southern Living, Senin (27/11/2023), Laura Park seorang pendiri sekaligus CEO Laura Parks di Charlotte, North Carolina mengatakan bahwa taplak meja perlu sering dibersihkan setiap sebulan sekali. Namun, jika terdapat noda dan kotoran yang masih menempel, maka sebaiknya segera dibersihkan agar noda tidak mengerak. Setelah dibersihkan, kamu masih bisa menggunakannya kembali.


    Nah, agar taplak meja kamu selalu kinclong dan tahan lama. Berikut cara membersihkan taplak meja yang dikutip dari Simply Prime Laundry, Senin (27/11/2023). Simak pembahasannya lebih lanjut.

    Cara Membersihkan Taplak Meja Agar Kinclong dan Tahan Lama

    1. Periksa terlebih dahulu, apakah taplak meja ada noda yang mengering. Tahan satu sisi taplak meja di masing-masing tangan kemudian tarik dengan perlahan. Jika taplak meja atau serbet dari kain yang mudah sobek dengan noda yang mengering kemungkinan tidak bisa digunakan lagi atau harus dibuang.

    2. Untuk taplak meja yang berwarna putih atau berwarna pastel dapat dicuci bersama di ember besar, jika banyak, atau ember kecil jika hanya satu taplak meja. Untuk taplak meja yang berwarna sebaiknya dicuci secara terpisah.

    3. Rendam taplak meja yang memiliki noda menguning yang telah lama dengan cairan pembersih khusus yang dapat kamu di toko terdekat. Namun, ingat! Jangan gunakan pemutih karena dapat merusak bahan kain dan warna dari taplak meja.

    4. Ikuti petunjuk pada botol dan menggunakan deterjen sesuai dengan takaran yang disarankan. Kamu dapat menggunakan air panas atau dingin, tergantung pada produk pembersih yang dipilih. Masukkan taplak meja yang kotor dan rendam semalaman. Pastikan semua bagian taplak meja terendam air.

    5. Setelah direndam, buang air rendaman dan tiriskan taplak meja. Isi ember dengan air dan tambahkan satu cangkir cuka putih, aduk hingga merata lalu masukkan cucian. Cuka dapat membantu menghilangkan sabun dan residu lainnya dari serat serbet dan taplak meja.

    6. Rendam selama 20 menit kemudian tiriskan lagi dan isi ulang dengan air biasa dan rendam lagi selama 15 menit. Setelah itu, bilas hingga bersih dengan air lalu tiriskan sebelum dijemur di bawah sinar matahari. Jangan membiarkan serbet dan taplak meja lama terjemur di bawah sinar matahari karena perendaman dan sinar matahari akan merusak kekuatan seratnya.

    Demikian cara membersihkan taplak meja agar kinclong dan tahan lama. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Harus Punya Gudang di Rumah? Ini Jawabannya



    Jakarta

    Gudang memiliki fungsi utama untuk menyimpan barang-barang tak terpakai di rumah. Selain itu, gudang juga bisa digunakan untuk meletakkan barang-barang yang sesekali dipakai, seperti alat-alat elektronik. Fungsinya tersebut membuat gudang seharusnya ada di semua rumah.

    Sayangnya, banyak rumah yang belum memiliki gudang. Padahal, ketiadaan gudang bisa membuat rumah tampak berantakan dan kurang menarik. Lantas, apa saja alasan yang mengharuskan kamu memiliki gudang di rumah?

    Alasan Harus Punya Gudang di Rumah

    Berangkat dari fungsi gudang yang telah disebutkan, melansir Mitraruma, Selasa (28/11/2023), berikut alasan kamu harus memiliki gudang di rumah.


    Memudahkan Menyimpan dan Mencari Barang

    Selain digunakan untuk menyimpan barang tak terpakai, gudang sejatinya bisa difungsikan sebagai tempat meletakkan barang-barang yang sesekali digunakan, seperti alat-alat tukang, elektronik, atau kebersihan. Dengan menyimpan barang-barang tersebut di dalam gudang, kamu bisa mencari dan menemukannya dengan mudah saat dibutuhkan.

    Membuat Rumah Terlihat Luas dan Rapi

    Gudang secara tidak langsung mampu membuat rumah tampak luas dan rapi. Hal ini karena barang-barang yang jarang dipakai disimpan di dalamnya. Dengan begitu, barang-barang tersebut tidak memenuhi ruangan yang digunakan sehari-hari, seperti ruang tamu, ruang keluarga, dan dapur.

    Menghindari Rumah dari Kecoa dan Tikus

    Barang-barang yang menumpuk dan berantakan bisa mengundang kecoa dan tikus untuk bersarang. Nah, karena itu, gudang bisa meminimalisasi kemungkinan hewan-hewan tersebut bersarang di rumah. Meski begitu, kamu juga tetap perlu menata gudang agar rapi dan bersih sehingga terhindar dari kecoa dan tikus.

    Tips Menata Gudang di Rumah Agar Rapi dan Bersih

    Nah, agar gudang bersih dan rapi, kamu juga harus rutin menata gudang. Hal ini juga bertujuan agar gudang tidak berdebu dan mengundang kehadiran hama, seperti kecoa dan tikus.

    Melansir The Spruce dan Mitraruma, Selasa (27/11/2023), berikut tips menata gudang di rumah agar rapi dan bersih.

    Kelompokkan Barang-Barang

    Ada beragam barang yang bisa kamu simpan di dalam gudang, mulai dari alat-alat tukang, elektronik, hingga kebersihan. Sebelum menyimpannya di dalam gudang, kelompokkan terlebih dahulu barang-barang tersebut sesuai jenis, kategori, atau fungsinya. Hal ini akan membuat sistem penyimpanan barang di gudang lebih terorganisasi dengan baik. Dengan begitu, kamu akan mudah mencari dan menemukan barang-barang yang disimpan di dalam gudang saat dibutuhkan.

    Gunakan Rak Bertingkat

    Untuk menghemat ruangan, gunakan rak bertingkat. Cara ini cukup efektif untuk menyimpan barang tanpa harus memakan banyak tempat. Ada beragam modal dan bahan rak bertingkat yang dijual di pasaran. Pilihlah jumlah tingkat dan ukuran yang sesuai dengan kebutuhanmu. Selain itu, kamu juga perlu mengatur jumlahnya agar barang-barang yang disimpan bisa maksimal.

    Taruh Barang di Kotak Penyimpanan

    Kotak penyimpanan bisa membuat gudang tampak lebih rapi. Kotak penyimpanan bisa digunakan untuk menyimpan barang-barang sesuai kategorinya. Misalnya, alat-alat tukang di satu kotak, mainan anak di satu kotak, dan dekorasi hari raya atau ulang tahun di kotak lainnya. Usahakan untuk membeli kotak penyimpanan yang bisa ditumpuk secara vertikal agar lebih hemat ruang.

    Simpan Pakaian Bekas di Lemari

    Pakaian bekas sebaiknya disimpan di tempat terpisah di dalam gudang. Sediakan lemari khusus untuk menyimpan pakaian bekas. Hal ini agar pakaian-pakaian bekas tersebut masih bersih dan layak saat kamu ingin memakainya kembali atau menyumbangkannya. Pilihlah lemari berbahan plastik agar pakaian yang disimpan aman dari rayap. Tambahkan pula kapur barus agar pakaian tidak berbau apak.

    Gunakan Folder Kabinet untuk Dokumen

    Agar lebih rapi, simpan buku-buku, dokumen, album foto, dan kertas tak terpakai di dalam folder atau laci kabinet. Hal ini untuk menghindari kesan berantakan jika barang-barang tersebut dibiarkan berserakan di satu tempat. Pilihlah kabinet berbahan plastik yang aman dari serangan rayap. Kamu juga bisa mengelompokkan barang-barang kertas ini berdasarkan warna map atau alfabet agar mudah ditemukan saat dibutuhkan.

    Demikianlah alasan mengapa kamu harus memiliki gudang di rumah. Dengan memiliki gudang, rumahmu akan tampak lebih rapi, luas, dan bersih. Semoga informasinya bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Inspirasi Desain Plafon untuk Ruangan Kecil


    Jakarta

    Jika kamu memiliki rumah dengan ukuran ruangan yang kecil, bukan berarti ini menjadi penghambat kamu untuk mendesain rumah sesuai keinginan. Salah satu bagian yang bisa didesain sesuai keinginan adalah plafon.

    Memang, terkadang plafon menjadi salah satu bagian yang kurang diperhatikan. Padahal bagian ini bisa memberikan kesan ruangan jadi lebih luas dan memaksimalkan estetika rumah kamu.

    Dikutip dari Dekoruma, Senin (27/11/2023), terkadang tidak banyak orang yang memperhatikan plafon karena ini bagian terakhir yang dipasang pada struktur rumah. Padahal plafon juga merupakan bagian yang tidak hanya dibuat untuk menyembunyikan instalasi listrik tetapi juga dapat menambah nilai estetika pada rumah kamu lho.


    Oleh karena itu, berikut ini adalah 6 inspirasi desain plafon yang bisa kamu terapkan pada ruangan kecil.

    Plafon Unsur Kayu

    Ruang dengan ukuran minimalis dapat membuat di dalamnya tampak elegan dengan menambahkan unsur kayu. Plafon minimalis ini bisa menonjolkan gaya oriental dengan memadukan instalasi plafon kayu dengan material konkrit berwarna putih. Plafon tampak lebih maksimal dengan menambahkan pencahayaan lampu kuning hangat.

    Plafon RumahPlafon Rumah Foto: (istimewa)

    Plafon Balok Kayu

    Selain unsur kayu yang dipadu-padankan dengan material konkrit, balok kayu juga bisa menjadi pilihan yang memberikan kesan rustic dan homey. Instalasi balok kayu pada ruangan kamu akan tampak cantik dengan dilengkapi perabotan kayu seperti meja, kursi, dan sebagainya.

    Plafon RumahPlafon Rumah Foto: (istimewa)

    Plafon Bertingkat

    Desain plafon untuk ruangan kecil ini akan membuat ruangan tampak menonjol karena tatanan plafon yang bertingkat. Selain itu, lampu bisa dipasang di dinding dan suhu ruangan akan terasa lebih cepat dingin karena bentuk plafon memiliki kerendahan yang ideal.

    Contoh plafonContoh plafon Foto: Contoh plafon

    Plafon Klasik Aksen Tropis

    Inspirasi plafon klasik ini cocok untuk ruangan yang memberikan nuansa musim panas. Plafon klasik ini cocok untuk ruangan dengan warna putih bersih dan menggunakan konsep bentuk plafon kerucut, yang memberikan kesan tropis pada ruangan.

    Plafon Minimalis

    Inspirasi plafon ini sering digunakan pada rumah minimalis, dimana gaya ini memberikan rumah tampak hangat dan nyaman dengan membuat lampu pijar disembunyikan pada bagian sisinya.

    Contoh plafonContoh plafon Foto: Contoh plafon

    Plafon Miring

    Untuk membuat ruangan tampak lebih luas kamu bisa membuat plafon menjadi miring. Plafon miring ini cocok dipadukan dengan material kayu atau parquet pada lantai serta warna-warna netral seperti putih.

    Plafon ruang tamu.Plafon ruang tamu. Foto: Unsplash

    Itulah 6 desain plafon yang cocok untuk ruangan kecil. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email [email protected] subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (abr/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Jenis Terpal Berkualitas Bagus untuk Berbagai Kebutuhan



    Jakarta

    Ada banyak jenis terpal di pasaran. Setiap jenis terpal tersebut disesuaikan dengan fungsi dan kebutuhan. Nah, buat kamu yang sedang mencari dan membutuhkan terpal untuk kebutuhan seperti konstruksi.

    Pastikan jangan sampai pilih terpal ya! Agar terhindari dari salah pilih, berikut jenis terpal berkualitas bagus yang bisa kamu gunakan untuk berbagai kebutuhan.

    Apa itu Terpal?

    Mengutip dari Tokban, Selasa (28/11/2023), Terpal merupakan selembar bahan yang besar dan kuat. Umumnya, terpal terbuat dari bahan kain kanvas atau polyester dengan lapisan poliuretan atau polietilen. Dengan bahan tersebut membuat fleksibilitasnya cukup terjamin dan tahan air.


    Kegunaan Terpal

    Terpal dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan seperti berikut.

    – Transportasi, menggunakan terpal untuk menutupi barang selama perjalanan. Selain itu, terpal juga bisa menyimpan barang dalam truk agar tidak terpapar elemen lainnya
    – Tempat tinggal darurat, jika memang tiba-tiba kamu membutuhkan rumah darurat. Terpal bisa kamu jadikan sebagai atap, contohnya kamu bisa fungsikan sebagai tenda untuk pengungsian bencana alam
    – Penutup mesin, berfungsi sebagai penutup mesin yang menahan kabut berbahaya
    – Pertanian, menjadi tempat penyimpanan sementara bagi hasil panen, seperti biji-bijian. Ini juga bisa melindungi hasil pertanian dari cuaca hujan
    – Alas limbah industri, guna meminimalisir potensi pencemaran lingkungan akibat polusi industri
    – Konstruksi, terpal membantu memperbaiki kebocoran

    Jenis-jenis Terpal

    1. Terpal Kanvas

    Pertama, ada jenis terpal kanvas. Punya bahan cukup tebal, sehingga bisa bertahan di segala kondisi. Penggunaan terpal ini kebanyakan untuk area outdoor.

    Pasalnya, area outdoor bisa menghadapi cuaca yang tak menentu. Kadang panas, kadang hujan deras. Tentu perubahan ini bisa merusak terpal biasa. Maka dari itu, terpal kanvas berguna di kondisi tersebut.

    Selain itu, terpal kanvas juga banyak digunakan untuk jasa logistik. Terpal ini akan melindungi barang dengan baik dari gangguan atau kondisi cuaca yang ekstrim.

    2. Terpal Ulin

    Selanjutnya, ada jenis terpaulin (terpal ulin). Terpal ini bahannya semi karet PVC. Pemakaiannya bisa untuk tenda event. Selain itu, terpal ini juga bisa kamu gunakan kolam ikan, terpal pengiriman, dan beberapa kebutuhan lainnya.

    Salah satu keunggulan dari terpal ulin adalah strukturnya yang kuat, sehingga tahan lama. Jahitannya juga terbilang rapi. Biasanya, terpal ini digunakan untuk membangun tenda event karena sifatnya tahan panas.

    Dengan begitu, orang yang berada di bawahnya tidak akan terkena paparan sinar UV. Terpal ulin juga bisa untuk penggunaan jangka waktu panjang karena tahan jamur. kamu tidak perlu khawatir soal pilihan warnanya, karena ada banyak variasi.

    3. Terpal Sunbrella

    Jika biasanya terpal terbuat dari bahan mirip plastik. Nah, ada terpal sunbrella yang terbuat dari kain. Penggunaannya bisa untuk berbagai kebutuhan, mulai dari kain pelapis indoor dan outdoor hingga layar kapal laut.

    Terpal ini sangat kuat dan tahan terhadap sinar matahari maupun paparan bahan kimia. Keunggulan lainnya adalah memiliki banyak varian warna dan corak, tidak mudah sobek, serta lentur. Kamu juga tidak perlu khawatir jika terkena air, karena terpal ini sifatnya waterproof.

    Terpal Sunbrella terbilang sangat aman, karena tidak meneruskan kebakaran. Saat ada api, terpal ini bersifat tahan panas, sehingga tidak menyulut api agar semakin besar.

    4. Terpal Nilon

    Jenis terpal selanjutnya adalah terpal nilon. Sesuai namanya, terpal ini terbuat dari bahan dasar nilon. Terpal ini memiliki sifat tahan panas dan tahan air. kamu tidak perlu khawatir soal ketahanan, karena terpal ini terbukti awet dan tahan lama.

    Biasanya, terpal ini digunakan sebagai penutup untuk kolam ikan. Layaknya terpal lainnya, terpal nilon juga menawarkan banyak pilihan warna. Ukurannya beraneka ragam dan strukturnya ringan yang bisa kamu sesuaikan dengan preferensi kamu.

    5. Terpal Plastik

    Selanjutnya, ada terpal plastik. Jenis yang satu ini pasti paling banyak anda lihat. Penggunaannya bisa untuk kebutuhan rumah tangga sehari-hari. Bahkan, kamu bisa melihat pedagang pinggir jalan menggunakan terpal ini.

    Karakteristik terpal plastik adalah bobotnya yang sangat ringan. Meskipun begitu, tetap kuat untuk menghalau paparan sinar matahari atau hujan deras. Proses pembuatannya cukup rumit dan memakan waktu lama.

    Lembaran benang plastik perlu disusun serapi mungkin melalui proses rajut. Setelah itu, baru bisa dilaminasi. Selain itu, penggunaannya juga bisa untuk kolam ikan. kamu bisa menemukannya dengan mudah di berbagai lokasi dengan harga yang cukup terjangkau.

    6. Terpal Cordura

    Jenis terpal yang bagus terakhir adalah terpal cordura. Terpal ini memiliki serat kain yang rapat dan kuat, sehingga tidak terlihat transparan. Selain itu, bahannya cukup tebal dan sifatnya panas.

    Terpal cordura mampu bertahan di segala jenis cuaca, bahkan cuaca ekstrim sekalipun berkat kerapatannya itu. Keunggulan lainnya dari terpal ini adalah banyak variasi warna. Seluruh pilihan warnanya menampilkan kesan cerah, sehingga mampu menarik perhatian dan menambah nilai estetika.

    Meskipun ketahanannya sangat tinggi, tetapi terpal cordura memiliki bobot yang ringan. Kamu bisa membawanya kemana-mana dengan mudah, tak heran jika terpal ini banyak digunakan untuk membangun tenda event.

    Demikian 6 jenis terpal berkualitas bagus untuk berbagai kebutuhan. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Salah Pilih! Berikut Ciri-ciri Stop Kontak yang Bagus dan Aman


    Jakarta

    Keberadaan stop kontak sangat penting untuk menyalurkan listrik di rumah. Namun, ingat untuk selalu memilih stop kontak yang memiliki kualitas bagus. Pasalnya, kini marak stop kontak abal-abal yang tidak punya standar yang bagus.

    Sehingga keamanannya dipertanyakan. Namun, kamu tak perlu khawatir salah pilih. Karena berikut ada beberapa ciri-ciri stop kontak berkualitas yang bisa kamu perhatikan saat ingin membelinya.

    Bahaya Menggunakan Stop Kontak Abal-abal

    Melansir dari Listrikmu, Selasa (28/11/2023), ketika kamu menggunakan stop kontak abal-abal ada resiko terjadi kebocoran listrik. Banyak juga kejadian orang yang kesetrum saat mencolokkan peralatan ke stop kontak karena mengalami kebocoran listrik. Tak jarang orang yang tersetrum mengalami cedera berat hingga kematian.


    Nah, untuk menghindari kejadian tersebut. Kamu dapat memilih stop kontak berkualitas yang ditandai dengan ciri-ciri berikut.

    Ciri-Ciri Stop Kontak yang Bagus dan Aman

    Menurut para ahli kelistrikan, ciri-ciri stop kontak yang bagus dan aman bisa ketahuan dengan cara memeriksa bagian luar dan dalam stop kontak.

    Bagian Luar

    Stop kontak yang bagus dan aman bisa kelihatan dari tampilan luarnya dengan ciri-ciri:

    1. Memiliki Label SNI

    Stop kontak listrik yang bagus dan aman ditandai dengan adanya label SNI yang dikeluarkan oleh Badan Standarisasi Nasional (BSN), yaitu suatu badan penguji produk-produk di pasaran.

    Terdapatnya label ini menjadi pertanda bahwa stop kontak tersebut telah lulus uji BSN, serta mengikuti standar IEC 60884-1, sehingga dinyatakan aman digunakan oleh masyarakat.

    Jadi, jangan coba-coba menggunakan stop kontak yang tidak ada label SNI-nya, karena belum teruji dan kualitasnya masih meragukan.

    2. Body Penutup Tebal dan Lentur

    Stop kontak yang bagus dan aman memiliki body penutup yang tebal dan lentur.

    Ketebalan body berfungsi untuk mengurangi resiko terjadinya bahaya kebocoran listrik dan lebih tahan terhadap panas.

    Sementara itu, kelenturan berfungsi agar body stop kontak tidak mudah patah atau pecah pada saat pemasangan atau penggunaan.

    3. Dilengkapi Penutup Lubang

    Stop kontak yang aman salah satu cirinya adalah memiliki penutup pada lubang colokan dengan mekanisme tertutup otomatis ketika steker dicabut dan terbuka ketika steker dicolokkan.

    Dengan begitu, stop kontak menjadi lebih aman dari jangkauan anak-anak yang memang belum memahami bahaya arus listrik. Mengingat, cukup banyak kejadian di mana seorang anak kesetrum karena memasukkan benda-benda logam ke lubang stop kontak.

    Olehnya itu, hindari kejadian ini dengan memilih stop kontak yang telah dilengkapi penutup lubang.

    4. Penjepit Arde Berbahan Kuningan

    Sebagian besar stop kontak telah dilengkapi dengan penjepit atau penahan steker yang sekaligus berfungsi sebagai arde. Arde sendiri berfungsi sebagai untuk melindungi perangkat elektronik yang sedang terhubung dengannya dari kerusakan akibat kejadian arus pendek

    Namun, stop kontak yang bagus adalah stop kontak yang memakai bahan kuningan sebagai plat penjepit karena lebih tahan terhadap karat, memastikan arde dan steker selalu terhubung dengan baik.

    Selain itu, bahan kuningan juga sangat bagus dalam hal kelenturan menjadikan plat mudah kembali ke posisinya semula ketika steker dicabut. Sehingga, fungsi plat sebagai penjepit atau penahan bisa selalu terjaga.

    Bagian Dalam

    Bagian dalam dari stop kontak yang bagus dan aman memiliki ciri-ciri:

    1. Terminal Penghantar Menggunakan Kuningan

    Bahan kuningan dapat menjadi salah satu tolak ukur utama stop kontak yang bagus, kali ini adalah di bagian terminal penghantar bagian dalam yang nantinya dialiri arus.

    Sebab bagian inilah yang akan menjepit dua logam steker ketika tercolok ke stop kontak untuk mendapatkan arus listrik.

    Bahan kuningan menjadi lebih baik karena penghantaran arus listrik menjadi lebih maksimal dibandingkan dengan bahan lainnya, seperti besi dan seng yang mudah berkarat dan melengkung.

    Biasanya pada beberapa merk, terdapat stiker di bagian body atau keterangan pada kemasan yang menerangkan bahwa stop kontak tersebut menggunakan bahan kuningan.

    2. Penjepit Logam Steker yang Kuat

    Setelah memastikan bahwa bagian tersebut menggunakan kuningan, maka pastikan lagi bahwa bagian tersebut kuat dalam menjepit steker.

    Kuat atau tidaknya cengkraman penjepit tadi biasanya tergantung oleh bentuk atau desain penjepitnya.

    Pilihlah stop kontak yang bisa mencengkram steker dengan kuat agar tidak mudah goyang atau longgar. Cara memastikannya cukup mudah, colokkan steker ke stop kontak tersebut, pada stop kontak yang bagus, steker akan terasa sempit ketika dicolok dan dicabut.

    Demikian ciri-ciri stop kontak yang memiliki kualitas bagus dan aman. Semoga bermanfaat!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Jenis-jenis Pipa Air untuk Kebutuhan Rumah Tangga


    Jakarta

    Dalam memilih pipa air yang cocok untuk kebutuhan rumah tangga, kamu perlu tahu jenis-jenis pipa yang ada di pasaran. Penggunaan jenis pipa yang salah akan berujung pada masalah yang mungkin terjadi di masa depan.

    Nah, untuk menghindarinya, kamu perlu tahu jenis-jenis pipa air yang cocok untuk rumah tangga. Yuk! Simak pembahasan lanjut berikut!

    Masalah yang Terjadi Ketika Salah Memilih Pipa Air

    Mengutip dari Rucika, Selasa (28/11/2023), berikut masalah yang mungkin terjadi ketika kamu salah memilih pipa.


    • Pipa cepat rusak
    • Kinerja sistem menjadi buruk
    • Dibutuhkan biaya lebih besar
    • Tidak aman bagi kesehatan, karena bisa menghasilkan zat beracun

    Nah, agar kamu terhindar dari masalah tersebut berikut jenis-jenis pipa yang cocok digunakan untuk kebutuhan rumah tangga.

    Jenis-jenis Pipa yang Cocok untuk Kebutuhan Rumah Tangga

    Masih mengutip dari situs yang sama, berikut jenis-jenis pipa berdasarkan struktur bahan pembuatnya.

    1. Pipa PVC (Polyvinyl Chloride)

    Untuk instalasi air bersih, maka pilihan terbaiknya adalah pipa PVC. Fungsi dari pipa PVC yaitu untuk mengalirkan air bersih dari sumber air ke rumah tangga atau gedung.

    Selain itu, pipa PVC juga digunakan untuk mengalirkan air limbah ke saluran pembuangan. Pipa PVC memiliki sifat yang kokoh dan kuat serta proses pemasangan yang mudah.

    Kelebihan Pipa PVC

    • Tahan terhadap korosi
    • Ringan
    • Mudah dipasang
    • Tahan terhadap pengendapan mineral
    • Tahan terhadap tekanan dan kebocoran
    • Biaya yang terjangkau
    • Tahan terhadap zat kimia

    2. Pipa HDPE (High Density Polyethylene)

    Pipa HDPE terbuat dari bahan polietilena dengan kepadatan tinggi. Tidak seperti pipa PVC, jenis pipa air HDPE bisa untuk instalasi air bersih dan juga instalasi pipa air limbah.

    • Kelebihan Pipa HDPE
    • Tahan terhadap korosi
    • Ringan dan mudah dipasang
    • Tahan terhadap tekanan tinggi
    • Tahan terhadap bahan kimia
    • Tahan terhadap suhu ekstrim
    • Tahan terhadap keretakan
    • Perawatan yang rendah
    • Ramah lingkungan

    3. Pipa PPR (Polypropylene Random)

    Pipa PPR terbuat dari bahan polipropilena yang tahan terhadap panas dan tekanan tinggi. Jika kamu mau membuat instalasi air panas dan instalasi pipa gas, maka pipa PPR adalah pilihannya.

    Kelebihan Pipa PPR

    Ketahanan terhadap Korosi
    Daya Tahan terhadap Suhu Tinggi
    Ringan dan Mudah Dipasang
    Proses pemasangan yang mudah menghemat waktu dan biaya tenaga kerja.
    Kebersihan dan Keamanan Air yang Terjaga
    Umur Pakai yang Panjang

    4. Pipa Galvanis/Besi

    Pipa galvanis terbuat dari baja yang dilapisi dengan seng untuk mencegah karat dan korosi. Jenis pipa Galvanis sering untuk instalasi air bersih dan instalasi gas. Selain itu, pipa galvanis juga cocok untuk mengalirkan air limbah ke saluran pembuangan.

    Kelebihan Pipa Galvanis

    Pipa Galvanis atau besi memiliki berbagai kegunaan dalam berbagai sektor dan aplikasi. Beberapa kegunaan umum dari pipa besi meliputi:

    • Pipa besi tahan terhadap tekanan dan dapat mengalirkan air dengan efisien.
    • Pipa besi yang tahan terhadap tekanan dan korosi
    • Pipa besi digunakan dalam konstruksi bangunan sebagai elemen struktural.

    Dalam banyak kasus, pipa besi digunakan di area industri atau lingkungan yang membutuhkan kekuatan dan tahan lama yang tinggi. Namun, untuk aplikasi rumah tangga atau proyek kecil, alternatif lain seperti pipa PVC atau tembaga seringkali lebih direkomendasikan karena memiliki keunggulan yang lebih baik dalam hal ketahanan terhadap korosi, umur pakai, dan kemudahan pemasangan.

    Demikian jenis-jenis pipa yang cocok untuk rumah tangga. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Surat Penting yang Wajib Diperhatikan Saat Beli Rumah



    Jakarta

    Ketika membeli rumah, kamu wajib memperhatikan surat atau dokumen penting pendukung kepemilikan rumah. Sebab hal ini sangat vital untuk membuktikan legalitas kepemilikan rumah di mata hukum dan menghindari kita dari konflik hukum di masa depan.

    Lalu, apa saja surat penting tersebut? Berikut 5 surat penting yang wajib diperhatikan saat membeli rumah seperti yang dikutip dari Mortgage Master, Senin (28/11/2023).

    Berikut Surat-surat Penting yang Wajib Diperhatikan Saat Beli Rumah


    1. Sertifikat Kepemilikan Tanah dan Bangunan

    Surat penting rumah yang perlu kamu keberadaannya adalah sertifikat kepemilikan tanah dan atau bangunan. Berdasarkan jenis haknya, ada tiga surat yang menjadi bukti kepemilikan tanah dan bangunan, yakni:

    Sertifikat HaK Milik (SHM)
    Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB)
    Sertifikat Hak Pakai (SHP)

    SHM merupakan sertifikat kepemilikan paling kuat, karena itu berarti sebagai pemegang sertifikat kamu memiliki hak atas tanah beserta bangunan di atasnya. Sementara untuk SHGB dan SHP merupakan sertifikat kepemilikan atas hak menggunakan tanah dan atau bangunan. Legalitas dari SHGB dan SHP ini hanya temporer atau sementara. Jadi kamu perlu memperpanjangnya secara berkala sesuai kesepakatan dengan pemilik sah.

    Ketika membeli rumah, pastikan bahwa rumah tersebut memiliki tiga dokumen ini. Paling baik jika ada SHM, karena berarti kepemilikan penjual atau pengembang atas rumah tersebut adalah mutlak, dan kamu bisa melakukan proses balik nama setelah proses jual-beli selesai.

    2. Akta Jual Beli (AJB)

    Akta jual beli atau AJB merupakan surat yang dikeluarkan ketika transaksi jual-beli rumah selesai. Akta ini memuat keterangan transaksi jual-beli yang tertera dalam SHM. Jika kamu membeli rumah bekas, kamu wajib meminta penjual menunjukkan AJB untuk mengetahui apakah ini sudah sesuai dengan keterangan dalam SHM.

    Cek juga nama pejabat pembuat akta tanah (PPAT) yang tertera dalam AJB, sesuaikan dengan yang tertera dalam SHM. Keberadaan PPAT atau notaris dalam pembuatan AJB adalah mutlak untuk menjamin keabsahan transaksi jual-beli rumah.

    3. Sertifikat Izin Mendirikan Bangunan (IMB)

    Sertifikat IMB merupakan bukti bahwa pemegang sertifikat telah memiliki izin untuk mendirikan bangunan di atas sebidang tanah. Sertifikat ini diterbitkan oleh pemerintah daerah setempat dan memuat informasi seputar luas bangunan, luas lahan, dan kepemilikan lahan.

    Pastikan rumah yang kamu beli memiliki sertifikat IMB, karena jika tidak maka kamu sebagai pemilik rumah nantinya dapat dikenai denda sekitar 10 persen atau rumah kamu bahkan bisa dibongkar secara paksa.

    4. Surat Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)

    Berikutnya, ada surat bukti pembayaran pajak bumi dan bangunan atau PBB tahunan. Surat ini dapat digunakan untuk membuktikan bahwa pemilik rumah sebelumnya taat membayar pajak, sehingga kamu tidak akan dikenai pajak atas kelalaian pemilik lama.

    Mintalah bukti pembayaran PBB selama beberapa tahun terakhir kepada pemilik rumah atau penjual. Selain untuk membuktikan ketaatan pembayaran pajak, dokumen ini juga nanti akan kamu perlukan untuk mengurus balik nama dalam SHM.

    5. Bukti Pembayaran Tagihan

    Ketika membeli rumah bekas, kamu juga perlu memeriksa dokumen-dokumen tagihan terkait rumah, seperti tagihan air, telepon, internet, hingga listrik. Tentu kita tidak mau terbebani denda atau kerugian finansial lain hanya karena pemilik rumah yang lama tidak disiplin membayar tagihan-tagihan tersebut.

    Demikian lima dokumen atau surat penting rumah yang perlu kamu wajib periksa ketika berniat membeli rumah. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com