Blog

  • Penting! 5 Cara Jitu Basmi Jentik Nyamuk di Rumah Penyebab DBD


    Jakarta

    Nyamuk adalah salah satu hewan yang harus dibasmi dari rumah. Hewan ini selain menyebabkan gatal, suka mengganggu dengan suaranya, juga bisa menularkan penyakit seperti DBD.

    Melansir dari detikHealth, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengatakan kasus demam berdarah dengue (DBD) di Indonesia meningkatkan nyaris tiga kali lipat jika dibandingkan dengan tahun lalu.

    Data Kemenkes menunjukkan bahwa pada minggu ke-15 tahun 2024 jumlah kasus DBD mencapai 62.001 pasien. Sedangkan, pada minggu yang sama di tahun 2023, jumlah kasus DBD tercatat 22.551 kasus. Dengan demikian terjadi kenaikan jumlah pasien DBD hampir tiga kali lipat.


    Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik, dr Siti Nadia Tarmizi mengungkapkan bahwa kenaikan jumlah kasus DBD pada tahun ini salah satu faktor penyebabnya adalah sedikitnya masyarakat yang belum melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di lingkungannya terutama di rumah.

    Penyakit DBD sendiri bermula dari jentik nyamuk yang berkembang biak di genangan air. Salah satu tempat kesukaan nyamuk diantaranya bak mandi, barang kosong di luar rumah yang terisi air, hingga sumur di rumah.

    Untuk langkah pencegahan, kamu bisa membasmi jentik nyamuk di rumah dengan melakukan PSN sebagai berikut.

    Cara Basmi Nyamuk

    1.Tidak Ada Genangan Air di Rumah

    Nyamuk berkembang biak di tempat yang banyak airnya. Sebagai langkah mencegah nyamuk berkembang biak di sekitar rumah, kamu perlu memeriksa tempat-tempat yang tergenang air.

    Mulai dari halaman seperti pot tumbuhan, bagian keran air, dan lainnya. Di dalam rumah seperti di kamar mandi, bak mandi harus sering-sering dibersihkan. Apabila ada benda hidup seperti cacing atau yang lebih kecil lagi segera buang dan ganti airnya.

    2. Tutup Area Penampungan Air

    Tidak semua penampungan air bisa dibiarkan kosong setelah digunakan seperti tandon air, bak mandi, hingga sumur. Daripada airnya dikuras habis, kamu bisa mencegah jentik nyamuk berkembang biak dengan menutup penampungan air tersebut setelah selesai digunakan.

    3. Jangan Biarkan Rumah Terlalu Lembap

    Tempat yang lembap disukai oleh nyamuk. Untuk mengusirnya pastikan rumah mendapatkan cahaya matahari yang cukup, perbanyak ventilasi agar sirkulasi udara di dalam rumah terjaga, dan kurangi menumpuk barang tidak terpakai.

    4. Basmi Jentik Nyamuk dengan Cairan Pembersih

    Salah satu bahan kimia yang bisa digunakan untuk membasmi jentik nyamuk adalah pestisida atau pestisida alami seperti cuka apel. Kedua bahan ini ampuh membunuh jentik nyamuk. Caranya dengan menyemprotkan salah satu cairan ke sarang jentik nyamuk yang ditemukan di rumah, lalu diamkan selama 1 hari lalu bilas tempat tersebut atau buang.

    5. Usir Nyamuk dengan Bahan Alami

    Selain jentik nyamuk, kamu juga perlu mengusir nyamuk agar tidak masuk ke rumah. Bahan alami yang menguarkan bau yang kuat seperti bawang putih, minyak esensial, lemon, dan cengkeh bisa mengusir nyamuk.

    Cara memasang jebakan bawang putih adalah menumbuk bumbu dapur tersebut kemudian rebus dengan air secukupnya. Air rebusan tersebut yang akan digunakan untuk mengusir nyamuk.

    Minyak esensial adalah cara instan untuk mengusir nyamuk di rumah karena cairan ini memiliki beragam bau dan mudah tersebar di seluruh rumah dengan bantuan alat seperti air purifier atau dehumidifier. Sementara itu, lemon dan cengkeh cukup diletakkan di satu wadah yang sama lalu didekatkan di area-area yang didatangi yang banyak nyamuk.

    Buat kamu yang pengen upgrade rumah biar lebih pintar dengan perangkat smart door lock hingga CCTV gratis, yuk ikutan Program detikProperti Upgrade Rumah Kamu Jadi Lebih Pintar. Buat yang beruntung, bakal dapet 6 device smarthome gratis!

    Baca info lengkapnya di sini.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Hewan Peliharaan Tetangga Ganggu Kenyamanan, Begini Hukumnya Dalam Islam


    Jakarta

    Hewan peliharaan tentu saja menjadi hewan yang disayang dan dirawat oleh pemiliknya. Banyak alasan yang membuat seseorang menjadikan hewan tersebut sebagai peliharaannya.

    Namun, hewan peliharaan tetangga yang mengganggu bisa menjadi sumber ketidaknyamanan bagi kita, terutama ketika mereka merusak barang dan mencemari lingkungan sekitar. Hewan-hewan yang akan dibahas di sini adalah hewan peliharaan yang berupa burung dan juga ayam.

    Dari kondisi ini muncul beberapa pertanyaan seperti, bagaimana hukumnya membiarkan hewan peliharaan berkeliaran di sekitar pemukiman? Dan apakah pemilik hewan tersebut wajib menanggung kerusakan yang disebabkan oleh hewan peliharaannya?


    Melansir dari laman Nahdlatul Ulama (NU), simak jawaban lengkapnya menurut hukum Islam di bawah ini.

    Hukum Membiarkan Hewan Peliharaan Berkeliaran Di Sekitar Pemukiman

    Dalam Islam, melepaskan hewan diperbolehkan, namun ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh pemilik hewan. Prinsip dasarnya adalah bahwa hewan-hewan tersebut tidak boleh menyebabkan keresahan atau mengganggu orang lain.

    Walaupun dilepaskan, pemilik hewan tersebut setidaknya harus mengawasi hewan peliharaannya supaya tidak mengganggu tetangga.

    حفة المحتاج في شرح المنهاج – (ج 23 / ص 202)
    فَلَوْ اعْتَادَ الطَّائِرُ النُّزُولَ عَلَى جِدَارِ غَيْرِهِ وَشَقَّ مَنْعُهُ كُلِّفَ صَاحِبُهُ مَنْعَهُ بِحَبْسِهِ أَوْ قَصِّ جَنَاحٍ لَهُ أَوْ نَحْوِ ذَلِكَ ، وَإِنْ لَمْ يَتَوَلَّدْ عَنْ الطَّائِرِ ضَرَرٌ بِجُلُوسِهِ عَلَى الْجِدَارِ ؛ لِأَنَّ مِنْ شَأْنِ الطَّيْرِ تَوَلُّدَ النَّجَاسَةِ مِنْهُ بِرَوْثِهِ وَيَتَرَتَّبُ عَلَى جُلُوسِهِ مَنْعُ صَاحِبِ الْجِدَارِ مِنْهُ لَوْ أَرَادَ الِانْتِفَاعَ بِهِ

    Artinya: Tuhfatul Muhtaj bi Syarhil Minhaj (vol. 23 / hal. 202)

    Jika burung itu terbiasa hinggap di tembok orang lain dan dihalangi, maka pemiliknya wajib mencegahnya dengan mengurungnya, memotong sayapnya, atau semacamnya.

    Karena dalam kasus burung, kotoran dihasilkan darinya melalui kotorannya, dan duduknya mengakibatkan pemilik tembok tidak dapat mengaksesnya jika dia ingin mengambil manfaat darinya.

    Apakah Pemilik Hewan Wajib Mengganti Kerusakan yang Disebabkan Oleh Hewan Peliharaannya?

    Penjelasan tentang aturan ini mengacu pada konsep dhaman dalam hukum Islam. Dhaman adalah tanggung jawab atau kewajiban untuk mengganti kerugian atau kerusakan yang disebabkan oleh hewan piaraan atau milik seseorang kepada orang lain.

    Misalnya, dalam konteks ayam atau burung dara, hewan-hewan ini sering kali tidak menyebabkan kerusakan atau gangguan besar ketika mereka dilepaskan dari kandang mereka.

    Oleh karena itu, menurut beberapa ulama, pemilik ayam atau burung dara tidak wajib membayar dhaman jika hewan-hewan tersebut tidak sengaja menyebabkan kerusakan atau gangguan saat mereka dilepaskan.

    Namun, penting untuk dicatat bahwa pemilik masih bertanggung jawab untuk mengganti kerusakan yang disebabkan oleh hewan peliharaannya sesuai dengan prinsip tanggung jawab dalam Islam.

    Jadi, meskipun ada pengecualian tertentu, tetap penting bagi pemilik hewan untuk memastikan bahwa hewan-hewan mereka tidak menyebabkan kerugian kepada orang lain.

    Buat kamu yang pengen upgrade rumah biar lebih pintar dengan perangkat smart door lock hingga CCTV gratis, yuk ikutan Program detikProperti Upgrade Rumah Kamu Jadi Lebih Pintar. Buat yang beruntung, bakal dapet 6 device smarthome gratis!

    Baca info lengkapnya di sini.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Pengin Terjun ke Bisnis Kos-kosan? Perhatikan 6 Hal Ini Dulu


    Jakarta

    Bisnis kos-kosan merupakan usaha properti yang cukup menarik dan digemari oleh masyarakat. Kos-kosan banyak dibutuhkan di kawasan perkantoran, industri, dan perguruan tinggi, sehingga menjadi peluang bisnis yang bagus.

    Lalu, apa saja yang perlu diperhatikan kalau ingin terjun ke bisnis kos-kosan? Simak penjelasan berikut ini.

    1. Konsep Kos-kosan

    Salah satu langkah penting dalam memulai bisnis kos-kosan adalah membuat konsep. Tentukan target pasar yang ingin disasar supaya bisa menentukan lokasi, harga sewa, dan fasilitas kos-kosan yang sesuai.


    “Jadi memang dari awalnya konsepnya dulu harus dibuat, mau buat siapa nih,” ujar Pengusaha Kos-kosan Anis Widiadi kepada detikcom, Kamis (18/4/2024).

    Biasanya kos-kosan ditujukan untuk pegawai atau mahasiswa. Hal ini membantu kamu menentukan berbagai pendekatan dan sistem-sistem yang diterapkan pada kos-kosan.

    2. Lokasi yang Strategis

    Anis menyebutkan ketika memilih lokasi kos-kosan biasanya ia lihat dari lingkungannya. Apabila ingin membuat kos khusus mahasiswa, maka pastikan lokasi dekat dengan perguruan tinggi.

    “Kalau buat tenaga kerja, istilahnya pegawai, kita harus ngeliat lokasinya yang mendekati orang banyak PT-PT atau gedung perusahaan,” katanya.

    3. Fasilitas

    Fasilitas kos-kosan sangat tergantung pada harga sewa. Beri fasilitas yang sesuai dengan kebutuhan penyewa tetapi sepadan dengan harga yang sudah ditetapkan.

    “Kalau sebetulnya sih standar ya, kalau itu sudah pasti yang standar ada tempat tidur, ada lemari, paling nggak meja,” tuturnya.

    Selain itu, kamu juga bisa memperhatikan tren terkini, misalkan menambahkan meja dan kursi di kos karena sedang banyak yang bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH). Apalagi kalau penyewa memiliki banyak keinginan, kamu bisa memenuhinya supaya tidak kalah saing dengan kos-kosan lainnya.

    “Fasilitasnya bagus, misalnya lengkap furniturnya semua sama kayak gitu, terus fasilitas misalnya AC, terus ada wifi tergantung dari uang sewanya. Tapi kalau misalnya uang sewanya kita rendah, misalnya dibawah satu juta ya pasti kosongan gitu,” jelasnya.

    4. Harga Pesaing

    Selain menyesuaikan dengan fasilitas kos, kamu bisa menetapkan harga sewa dengan melihat kisaran harga di lingkungan kos-kosan. Anis mengatakan biasanya melihat harga pasaran di lingkungan kos-kosan agar tidak jauh dari harga pesaing.

    “Kalau kita juga terlalu mahal, jadi nggak ada yang ke kita, jadi kita mesti survei lapangan juga untuk menentukan harga itu,” katanya.

    5. Syarat dan Perizinan

    Ketika hendak menjalankan bisnis kos-kosan, jangan lupa memperhatikan perizinan yang berlaku. Kalau kamu akan membangun rumah atau merenovasi rumah, pastikan sudah mendapat Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

    Anis pun berbagi pengalamannya membuat kos-kosan di rumahnya. Karena ia tidak mengubah fasad depan rumah, melainkan menambah sekat-sekat di dalam rumah, sehingga tidak mengubah IMB. Berbeda halnya ketika ia membangun rumah dari awal yang membutuhkan IMB.

    “Ada peraturan juga dari pemerintah, kalau dia (kamar kos) melebihi dari 10, 12, apa 11, itu dia akan kena pajak pemda (pemerintah daerah) gitu,” ungkapnya.

    6. Penyewa

    Dalam menjalankan bisnis kos-kosannya, Anis biasanya mencari tahu tentang penyewa dengan menemui langsung dan melakukan wawancara, terutama untuk penyewa yang sudah bekerja. Selain itu, pengusaha kos-kosan bisa meminta nomor kontak jaga-jaga atau terdekat penyewa sebagai langkah antisipasi.

    Bahkan, pemilik kos juga bisa menghubungi orang tua penyewa yang masih di bangku kuliah. Hal ini untuk menghindari keadaan tidak diinginkan, seperti orang-orang yang tidak membayar kos ataupun bermasalah. Apabila merasa tidak nyaman dengan kesan pertama penyewa, maka bisa menolak baik-baik.

    Itulah beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika hendak terjun ke bisnis kos-kosan. Semoga bermanfaat!

    Buat kamu yang pengen upgrade rumah biar lebih pintar dengan perangkat smart door lock hingga CCTV gratis, yuk ikutan Program detikProperti Upgrade Rumah Kamu Jadi Lebih Pintar. Buat yang beruntung, bakal dapet 6 device smarthome gratis!

    Baca info lengkapnya di sini.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Cegah Masalah, Lakukan 5 Hal Ini biar Bisnis Kos-kosan Lancar Jaya


    Jakarta

    Bisnis kos-kosan bisa menjadi ladang penghasilan yang cukup menguntungkan, apalagi kalau berlokasi di tempat yang strategis. Sebab, banyak orang membutuhkan tempat tinggal, terutama di dekat perkantoran, pabrik, maupun perguruan tinggi.

    Akan tetapi, bisnis ini tidak semudah yang terlihat karena ada saja drama atau kendala yang bisa bermunculan. Dari masalah pembayaran hingga kelakuan oknum penyewa yang nyeleneh dapat mengganggu bisnis kos-kosan.

    Apa saja yang perlu dilakukan untuk mencegah masalah-masalah dalam bisnis kos-kosan? Yuk, simak penjelasan berikut ini.


    1. Buat Sistem Pembayaran

    Buatlah sistem pembayaran yang dirasa memudahkan dan melancarkan aliran uang kos agar tidak mengalami kerugian. Sebab, terkadang bisnis kos-kosan menghadapi kendala penyewa yang telah membayar sewa kosan, tiba-tiba memutuskan pindah, bahkan kabur.

    Pengusaha Kos-kosan Anis Widiadi, membagikan sistem pembayaran yang ia terapkan. Bagi penyewa yang sudah bekerja, ia menetapkan pembayaran sewa dilakukan setiap bulan. Lalu, ia juga meminta kontak jaga-jaga orang terdekat penyewa untuk sewaktu-waktu ada masalah.

    “Tapi yang kalau di tempat kos (khusus mahasiswa) itu, sebisa mungkin nge-deal itu sama orang tuanya jadi yang dihubungi untuk masalah pembayaran,” kata Anis kepada detikcom, Kamis (18/4/2024).

    Sebab, dikhawatirkan anak kos bisa susah dilacak kalau hanya mengandalkan kontak satu orang tersebut. Selain itu, Anis menerapkan pembayaran kos di depan untuk jangka waktu tiga bulan. Hal ini agar anak kos tidak tiba-tiba berpindah tempat kos.

    2. Pastikan Keamanan

    Keamanan kos-kosan sangat penting, apalagi menyangkut harta benda orang banyak seperti kendaraan bermotor. Maka, pastikan untuk melakukan langkah-langkah pencegahan dari pencuri dan kejahatan lainnya.

    “Kalau keamanan itu anak-anak (kos) harus ditekankan, bahwa area misalnya parkiran harus tetap terkunci dengan baik. Karena juga kalau tidak kita tidak ditekankan seperti itu, dia juga sembarangan kadang-kadang pintu tetap ngegeblak padahal itu ada banyak motor,” ucapnya.

    “Kan kita pencurian motor itu kan banyak banget gitu. Makanya juga ada CCTV, gunanya itu supaya kita memantaunya,” lanjut Anis.

    3. Monitor Aktivitas Penyewa

    Jangan lupa memonitor aktivitas penyewa kos di lingkungan kos-kosan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Kalau sudah menetapkan aturan di kos, kepatuhan penyewa bisa dipantau melalui CCTV maupun observasi penjaga kos. Hal ini juga penting untuk mengungkapkan oknum penyewa kos yang melakukan tindakan ilegal.

    “Kalau kita monitor terus kan siapa yang pergerakan masuk ke dalam, yang keluar masuk. Terus kalau misalnya ada keramaian di dalam, terus ada satpam, jadi suruh ketok aja dia (penyewa) lagi melakukan apa,” jelasnya.

    4. Kenali Penyewa

    Dalam menjalankan bisnis kos-kosan, Anis biasanya mencari tahu tentang penyewa dengan menemui langsung dan melakukan wawancara, terutama penyewa yang sudah bekerja. Apabila merasa tidak nyaman dengan kesan pertama penyewa, maka pemilik kos bisa menolak secara halus.

    Selain itu, pemilik kos bisa meminta nomor kontak jaga-jaga atau orang terdekat penyewa sebagai langkah antisipasi. Bahkan, pemilik kos juga bisa menghubungi orang tua penyewa yang masih di bangku kuliah. Hal ini untuk menghindari keadaan tidak diinginkan, seperti orang-orang yang tidak membayar kos ataupun bermasalah.

    “Sebagai identitas, kita (minta) fotokopi KTP-nya, terus orang tua nomor HP-nya. Ya gitu harus gitu karena kita juga harus melaporkan setiap anak kos ke RT,” tuturnya.

    5. Merawat Bangunan Kos

    “Ada kemungkinan juga istilahnya (kamar-kamar kos) tidak terisi full gitu. Cuman bagaimana kita menyiasati supaya bisnis kos-kosan ini tetap eksis. Terus me-maintain istilahnya rumah supaya bersih, tetap bersih terus kondusif kayak gitu. Supaya juga bisa meningkatkan rating-nya kos-kosan,” ujarnya.

    Anis mengatakan pemilik kos jangan hanya mau menerima uang saja dan tidak mau menyisihkan untuk merawat bangunan kos. Pastikan kos-kosan tetap terjaga dengan baik demi kenyamanan penyewa.

    Itulah beberapa hal yang perlu dilakukan ketika menjalankan bisnis kos-kosan supaya berjalan lancar tanpa kendala berarti. Semoga bermanfaat!

    Buat kamu yang pengen upgrade rumah biar lebih pintar dengan perangkat smart door lock hingga CCTV gratis, yuk ikutan Program detikProperti Upgrade Rumah Kamu Jadi Lebih Pintar. Buat yang beruntung, bakal dapet 6 device smarthome gratis!

    Baca info lengkapnya di sini.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Trik Ini Bisa Bikin Kamar Tidur Kecil Terasa Lebih Luas


    Jakarta

    Kamar tidur merupakan ruang untuk bersantai dan beristirahat, sehingga mestinya dirancang agar nyaman digunakan oleh penghuni rumah. Akan tetapi, kalau memiliki kamar tidur yang kecil, terkadang penghuninya bisa merasa sumpek dan sempit.

    Selain keterbatasan ruang di dalam kamar kecil, furnitur dan barang-barang juga memakan ruang. Untungnya, ada beberapa trik yang bisa membuat kamar tidur kecil tampak lega.

    Kalau kamu ingin melakukan make over interior, coba beberapa cara ini agar kamar tidur kecil terasa lebih luas, dilansir dari houzz, Kamis (18/4/2024).


    1. Headboard Tinggi

    Tambahkan headboard tempat tidur berukuran besar untuk memberi kesan kamar yang luas. Terlebih kalau headboard berwarna putih, bisa mengurangi fokus pada tempat tidur di dalam ruangan.

    2. Interior Serba Putih

    Salah satu cara paling sederhana mengatasi kamar kecil adalah dengan mencerahkan ruangan menggunakan interior serba putih. Kamu mengubah kamar menjadi banyak elemen warna putih, seperti pada tembok, plafon, seprai, dan karpet. Sebab, warna putih mampu memberi ilusi kamar terasa lebih besar.

    3. Cermin Besar

    Selain itu, trik andalan untuk membuat kamar terasa luas tentunya dengan menambahkan kaca. Elemen kaca yang besar pada tembok maupun lemari seakan-akan membuat kamar dua kali lebih besar.

    Kamu bisa menggunakan cermin yang menjulang sampai langit-langit serta dipadukan warna palet interior yang sederhana. Dengan begitu, ruangan akan terasa lebih besar, terbuka, dan nyaman dihuni.

    4. Lemari Setinggi Plafon

    Buatlah lemari yang tinggi hingga mencapai plafon. Selain menambah ruang penyimpanan, cara ini ternyata memberi kesan kamar yang lebih luas karena mengurangi perabotan dengan tinggi yang berbeda-beda.

    5. Pencahayaan Alami

    Pastikan kamar tidur mendapatkan banyak pencahayaan alami melalui jendela atau balkon. Biarkan cahaya masuk untuk menerangi ruangan. Kamu juga bisa beralih menggunakan tirai jendela dibandingkan gorden untuk tampak ruang yang lebih mulus dan luas.

    Itulah beberapa trik yang dapat kamu lakukan untuk menciptakan kesan luas pada kamar tidur yang berukuran kecil. Semoga membantu!

    Buat kamu pengen upgrade rumah biar lebih pintar dengan perangkat smart door lock hingga CCTV gratis, yuk ikutan Program detikProperti Upgrade Rumah Kamu Jadi Lebih Pintar. Buat yang beruntung, bakal dapet 6 device smarthome gratis!

    Baca info lengkapnya di sini!

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Syarat Bikin Kandang Ternak Dekat Pemukiman Warga


    Jakarta

    Di beberapa daerah di Indonesia, banyak warganya banyak yang masih mengandalkan beternak sebagai mata pencahariannya.

    Tak jarang, masih banyak juga ditemukan orang yang membangun kandang ternaknya di lingkungan sekitar rumah warga. Akan tetapi, perlu diketahui bahwa penting untuk memperhatikan lokasi kandang ternak agar tidak mengganggu kesejahteraan dan kenyamanan pemukiman warga sekitarnya.

    Jika kamu adalah salah satu orang yang berniat untuk membangun kandang ternak di sekitar pemukiman warga, ada beberapa syarat dan aturan yang harus kamu patuhi.


    Pengacara Rizal Siregar menjelaskan beberapa syarat yang harus dipenuhi setiap orang yang ingin membangun kandang ternak di sekitar pemukiman warga. Berikut syarat-syaratnya:

    1. Lokasi Kandang Minimal Berjarak 25 Meter dari Pemukiman Warga

    Ketika ingin membangun peternakan pribadi, lokasi kandang ternaknya harus minimal berjarak 25 meter dari kawasan pemukiman warga. Jika terlalu dekat dengan rumah warga, kandang ternak bisa mengganggu kenyamanan para warga sekitar. Mulai dari bau tak sedap dari kotoran hewan, suara hewan yang berisik, dan juga soal kebersihan di sekitar kandang.

    “Untuk mendirikan sebuah peternakan seharusnya memilih tempat yang lokasinya jauh dengan pemukiman masyarakat, hal ini untuk menjaga agar dampak yang ditimbulkan oleh kandang ternak tidak sampai ke pemukiman masyarakat yang memiliki Jarak peternakan minimal 25 meter dari pemukiman warga,” kata Rizal Siregar kepada detikProperti pada Rabu (17/4/2024).

    2. Diberikan Tanda Daftar Usaha Peternakan Oleh Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota

    Peternakan yang didirikan di sekitar pemukiman warga dikategorikan sebagai peternakan yang tidak memerlukan Izin Usaha Peternakan dari pemerintah kabupaten/kota. Hal ini dikarenakan peternakan warga ini tidak memiliki jumlah ternak diatas skala yang ditetapkan dalam UU No. 18 Tahun 2009.

    “Kami asumsikan bahwa peternakan yang dimiliki warga yang itu bukan berupa perusahaan dengan jenis dan jumlah ternak di atas skala usaha tertentu. Untuk itu, tidak diperlukan Izin Usaha Peternakan sebagaimana yang diwajibkan dalam UU 18/2009,” ungkap Rizal.

    Akan tetapi Rizal juga menjelaskan bahwa berdasarkan Pasal 29 ayat (2) UU No. 18 Tahun 2009, peternak yang melakukan budi daya ternak dengan jenis dan jumlah ternak di bawah skala usaha tertentu diberikan tanda daftar usaha peternakan oleh pemerintah daerah kabupaten/kota.

    Artinya, pemerintah setempat akan memberikan pengakuan resmi kepada peternak yang menjalankan usaha peternakan dalam skala kecil atau tertentu dengan memberikan tanda daftar usaha peternakan. Hal ini bertujuan untuk mengatur dan mengontrol kegiatan peternakan agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta untuk memantau kegiatan peternakan demi menjaga kesehatan hewan dan masyarakat sekitar.

    3. Wajib Memperoleh Nomor Kontrol Veteriner (NKV)

    Yang terakhir adalah mengenai Nomor Kontrol Veteriner (NKV). NKV adalah nomor registrasi unit usaha produk hewan sebagai bukti telah dipenuhinya persyaratan higienis dan sanitasi sebagai kelayakan dasar jaminan keamanan produk hewan.

    Syarat Bikin Kandang Ternak Dekat Pemukiman Warga

    Rizal menjelaskan bahwa para warga yang mempunyai budi daya ternak pribadi di kawasan pemukiman warga, wajib mengajukan permohonan untuk memperoleh Nomor Kontrol Veteriner (NKV) kepada pemerintah daerah provinsi. Hal ini sebagaimana yang telah diatur pada Pasal 60 ayat (1) UU No. 18 Tahun 2009.

    Oleh karena itu, apabila peternak tersebut belum memiliki NKV, penduduk dapat melakukan pengaduan kepada pihak Penyidik Pegawai Negeri Sipil terkait pelanggaran izin gangguan serta dapat pula mengadukan kepada Dinas Peternakan, Perikanan dan kelautan kabupaten/kota setempat. Jadi, jangan lupa untuk mengajukan permohonan NKV, ya.

    Buat kamu pengen upgrade rumah biar lebih pintar dengan perangkat smart door lock hingga CCTV gratis, yuk ikutan Program detikProperti Upgrade Rumah Kamu Jadi Lebih Pintar. Buat yang beruntung, bakal dapet 6 device smarthome gratis!

    Baca info lengkapnya di sini!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Tips Cegah Kebakaran di Rumah, Penting Dicatat!


    Jakarta

    Bencana atau musibah memang bisa datang kapan saja dan di mana saja. Salah satu yang sering terjadi di rumah adalah kebakaran. Kebakaran merupakan bencana yang bisa mengancam keselamatan dan keamanan penghuni serta lingkungan sekitarnya.

    Ada banyak hal yang bisa menyebabkan kebakaran, mulai dari kerusakan alat-alat elektronik di rumah seperti korsleting, sampai yang disebabkan oleh kelalaian para penghuni rumah sendiri. Oleh karena itu, penting bagi setiap pemilik rumah untuk mengambil langkah-langkah pencegahan yang tepat untuk menjaga rumah agar terhindar dari risiko kebakaran.

    Mari simak cara-cara menjaga rumah agar terhindar dari kebakaran, yang dikutip dari laman detikSumut di bawah ini.


    Cara Mencegah Kebakaran di Rumah

    1. Bijak dalam Menggunakan Alat-Alat Elektronik

    Di dalam rumah tentunya banyak alat-alat elektronik yang digunakan, seperti lampu, televisi, mesin cuci, dan lain sebagainya. Kita harus bijak dalam menggunakan alat-alat tersebut. Usahakan untuk menggunakan sewajarnya dan tidak melebihi beban kapasitas meter listrik di rumah.

    Jangan lupa juga untuk mencabut dan mematikan alat-alat elektronik di rumah ketika hendak bepergian jauh. Matikan juga lampu dan alat elektronik lainnya ketika tidak digunakan untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan. Selain itu, kita juga bisa menghemat listrik dengan bijak dalam menggunakan alat elektronik.

    2. Awasi Penggunaan Kompor Gas

    Kebakaran yang diakibatkan oleh ledakan gas cukup banyak terjadi. Oleh karena itu, penting untuk selalu melepaskan selang gas apabila berencana berpergian dalam waktu lama. Hal ini dilakukan sebagai pencegahan kebakaran karena gas adalah salah satu bahan yang bisa memicu api. Selain itu, pastikan tidak ada kebocoran pada gas saat menggunakan kompor gas.

    3. Matikan Kompor saat Tidak Digunakan

    Jangan lupa untuk selalu mematikan segala peralatan memasak yang ada di dapur seperti kompor, oven, microwave, dan lainnya ketika sudah tidak digunakan atau hendak tidur.

    4. Jauhkan Benda yang Mudah Terbakar dari Sumber Api

    Beberapa benda di rumah merupakan benda yang mudah terbakar. Contohnya adalah bahan bahan yang terbuat dari kain seperti sprai, pakaian, karpet, dan juga benda-benda dari kertas. Sebagai langkah pencegahan kebakaran, kamu harus menjauhkan barang-barang yang mudah terbakar tersebut dari sumber api. Jarak amannya setidaknya adalah 1 meter.

    5. Rutin Mengecek Kondisi Kabel Listrik di Rumah

    salah satu penyebab kebakaran yang paling sering terjadi adalah diakibatkan oleh korsleting listrik. Maka dari itu, kamu harus secara rutin mengecek kondisi kabel listrik di rumah. Jika ada yang rusak kamu harus segera memperbaikinya ataupu menggantinya.

    6. Jangan Membakar Sampah di Pekarangan Rumah

    Ketika kamu membakar sampah di pekarangan atau halaman rumah, hal tersebut berpotensi untuk mengakibatkan kebakaran. Hal ini dikarenakan saat membakar sampah, api bisa merambat ke bagian-bagian yang lain melalui udara. Untuk itu, ada baiknya sampah-sampah seperti daun bisa dijadikan kompos saja. Sedangkan sampah yang lain dibuang.

    7. Sediakan Alat Pemadam Kebakaran di Rumah

    Yang terakhir adalah sediakan alat pemadam kebakaran di rumah. Membeli alat pemadam api di rumah adalah salah satu langkah cerdas untuk menghindari api menyebar lebih luas. Kamu bisa menaruhnya di tempat-tempat yang dekat dengan sumber api, seperti dapur.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Langkah Mudah Bersihkan Microwave di Dapur


    Jakarta

    Microwave merupakan alat dapur yang sangat praktis untuk memanaskan makanan dalam sekejap. Kalau kamu sering menggunakan microwave, sebaiknya rajin membersihkannya secara berkala.

    Minimal bersihkan microwave sebulan sekali dan mengelap eksterior microwave sembari membersihkan dapur. Sebab, microwave yang jarang dibersihkan bisa meninggalkan sisa makanan serta bau yang tidak sedap.

    Untungnya menjaga kebersihan microwave tidak sulit. Yuk, ikuti 7 langkah mudah membersihkan microwave berikut ini, dikutip dari Real Simple, Jumat (19/4/2024).


    1. Semprotkan Cairan pada Noda dan Tumpahan

    Buatlah cairan pembersih dengan mencampurkan 1:1 cuka putih dan air. Semprotkan campuran cairan tersebut ke noda membandel dan tumpahan di dalam microwave.

    2. Siapkan Mangkuk Berisi Cairan Pembersih

    Isi sebuah mangkuk dengan dengan dua gelas air dan dua sendok makan cuka putih. Jika tidak ada cuka putih, kamu juga bisa menggunakan perasan lemon segar.

    Tip: Tambahkan sendok kayu kecil ke dalam mangkuk atau masukkan tusuk gigi ke dalam campuran tersebut. Hal ini akan membuat gelembung-gelembung menempel pada kayu saat air memanas, sehingga mencegah air menjadi terlalu panas dan ‘meledak’.

    3. Panaskan Cairan dengan Microwave

    Masukan mangkuk berisi cairan itu ke microwave untuk dipanaskan dengan tenaga tinggi selama tiga menit. Lalu, diamkan selama 15 menit tanpa membuka pintu microwave. Cara ini akan membantu menghilangkan noda membandel di dalam microwave.

    4. Keluarkan Mangkuk dan Turntable

    Gunakan sarung tangan untuk mengeluarkan mangkuk berisi cairan tersebut, tapi jangan buang cairannya. Kemudian, keluarkan juga turntable dari dalam microwave. Simpan dulu kedua barang ini.

    5. Bersihkan Interior

    Gunakan kain mikrofiber yang sudah dibasahi dengan campuran air cuka putih untuk mengelap interior microwave. Jika masih ada noda membandel, kamu bisa menggunakan bagian kasar pada spons untuk menggosok noda.

    6. Cuci Turntable

    Cuci turntable di wastafel dapur menggunakan sabun cuci piring, air panas, dan spons. Lalu, keringkan turntable menggunakan lap dan taruh kembali ke dalam microwave.

    7. Bersihkan Eksterior Microwave

    Semprotkan cairan pembersih serbaguna ke kain, lalu lap permukaan luar microwave. Untuk microwave dari stainless steel, kamu bisa mengelap dengan kain yang sudah dibasahi campuran air dan sabun cuci piring.

    Demikian langkah-langkah mudah membersihkan microwave di dapur. Semoga membantu!

    Buat kamu yang pengen upgrade rumah biar lebih pintar dengan perangkat smart door lock hingga CCTV gratis, yuk ikutan Program detikProperti Upgrade Rumah Kamu Jadi Lebih Pintar. Buat yang beruntung, bakal dapet 6 device smarthome gratis!

    Baca info lengkapnya di sini.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Buru-buru Dibuang, ‘Sampah’ Ini Masih Bisa Dipakai Lagi di Rumah


    Jakarta

    Keseharian kita tentu menghasilkan berbagai sampah yang menumpuk di rumah. Namun, tahukah kamu ada beberapa barang yang dikira sampah yang sebenarnya masih bisa digunakan lagi?

    Nah, kamu bisa memperpanjang penggunaan suatu barang sebelum memutuskan untuk membuangnya. Selain mencegah tumpukan sampah di tempat pembuangan akhir, barang-barang ini bisa bermanfaat untuk digunakan di rumah.

    Lalu, barang apa saja yang bisa digunakan lebih lama? Berikut ini beberapa barang yang dianggap sampah, tapi masih menyimpan manfaat yang dilansir dari Your Life Well Organized, Kamis (19/4/2024).


    1. Toples

    Jangan langsung membuang toples bekas makanan atau bahan masakan. Kamu masih bisa memakai toples sebagai vas, wadah bumbu masakan, permen, serta sisa makanan.

    2. Kotak Sepatu

    Kotak sepatu bukan sekadar sampah yang memenuhi ruangan, melainkan ada banyak fungsi di sekitar rumah. Kamu bisa memakai kotak sepatu sebagai pembatas di dalam laci, pengatur lemari, tempat penyimpanan sepatu, atau pengatur kabel.

    3. Kantong Plastik

    Kalau kamu tidak membawa tas sendiri saat berbelanja, kemungkinan kamu akan mendapatkan kantong plastik. Maka, sebaiknya memanfaatkan setiap plastik yang dimiliki dengan baik, misalnya menggunakannya sebagai pelapis tempat sampah.

    4. Sikat Gigi

    Apakah kamu biasa langsung membuang sikat gigi yang sudah usang? Tunggu dulu, sikat gigi ini dijadikan alat pembersih. Kamu dapat menghilangkan noda membandel dengan menyikatnya menggunakan sikat gigi. Ukuran sikat yang kecil pada sikat gigi sangat cocok untuk membersihkan sudut-sudut sempit di sekitar rumah.

    5. Teh Celup

    Setelah menggunakan teh celup, jangan langsung dibuang karena mengandung bahan-bahan bermanfaaat. Kamu bisa menggunakan teh celup untuk perawatan wajah, kamar mandi mandi, dan bersihkan kamar mandi.

    6. Karton Telur

    Sebelum membuang sampah karton telur, sebaiknya menggunakannya lagi. Kamu bisa menyimpan perhiasan, menjadi tempat cat lukisan, dan printilan lainnya.

    7. Karton Roll Tisu

    Banyak orang langsung mencurigai dan cepat membuang karton roll tisu. Ternyata karton ini banyak manfaat di antaranya sebagai wadah media tanaman hingga karya seni.

    Itulah beberapa barang yang jangan langsung dibuang karena masih bisa dipakai lagi. Semoga bermanfaat!

    Buat kamu yang pengen upgrade rumah biar lebih pintar dengan perangkat smart door lock hingga CCTV gratis, yuk ikutan Program detikProperti Upgrade Rumah Kamu Jadi Lebih Pintar. Buat yang beruntung, bakal dapet 6 device smarthome gratis!

    Baca info lengkapnya di sini.

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Hindari Kesalahan Ini saat Memilih Furnitur Luar Ruangan


    Jakarta

    Kalau kamu sedang mencari furnitur buat di luar ruangan untuk bersantai di halaman belakang atau di beranda, tentu harus mencari yang sesuai dengan gaya dan ruang eksterior. Tak hanya itu, tapi furnitur juga perlu tahan terhadap berbagai cuaca.

    Tidak gampang untuk menyeimbangkan estetika dan daya tahan saat mencari furnitur luar ruangan yang tepat. Berikut kesalahan yang harus dihindari saat memilih furnitur luar ruangan.

    1. Tidak Mengukur Ruang

    Pengukuran adalah hal yang sangat penting, tidak peduli seberapa besar dan kecilnya ruang luar ruanganmu.


    “Tanpa pengukuran yang tepat, akan mudah sekali membeli furnitur yang terlalu kecil atau terlalu besar,” kata Karen Mooney, presiden Ballard Designs seperti dikutip dari Real Simple (20/4/2024).

    Lakukan hal ini agar kamu tidak mendapat furnitur yang tidak sesuai dengan ruang dan menjadikan ruang tersebut terasa sempit.

    2. Memilih Furnitur dengan Harga Termurah

    Karena furnitur luar ruangan terpapar oleh berbagai unsur alam, furnitur ini cenderung lebih gampang rusak daripada furnitur dalam ruangan. Hal ini pula yang membuat harganya lebih mahal.

    “Furnitur luar ruangan yang bagus adalah investasi jangka panjang,” ucap Mooney.

    “Jika kamu membeli hanya berdasarkan harga, kamu mungkin akan mendapatkan furnitur yang tidak tahan lama, dan perlu diganti hanya dalam beberapa musim,” lanjutnya.

    Jadi, sebaiknya kamu mencari furnitur dengan kualitas tinggi yang juga disesuaikan dengan anggaran.

    3. Tidak Mempertimbangkan Bahannya

    Hal terpenting yang perlu diperhatikan saat membeli furnitur luar ruangan adalah bahan yang tepat.

    “Carilah furnitur yang terbuat dari kayu, logam, atau anyaman sintetis yang dirancang untuk tahan terhadap sinar matahari dan hujan, sehingga tetap terlihat bagus dari musim ke musim,” jelas Mooney.

    “Untuk furnitur luar ruangan, kayu jati adalah pilihan kayu terbaik untuk daya tahan dan keindahan yang tahan lama. Secara alami jati sangat kuat, tahan cuaca, dan serangga,” lanjutnya.

    Kayu ini boleh dirawat ataupun tak dirawat, tergantung pada preferensi estetikamu.

    “Jika dibiarkan tanpa perawatan dan terpapar cuaca, finishing jati alami akan menjadi abu-abu terang keperakan seiring berjalannya waktu, yang merupakan cara yang saya sukai dalam menggunakan kayu jati,” jelasnya.

    “Namun, banyak orang yang suka mempertahankan warna aslinya, dan jika demikian, kamu harus memolesnya,”

    4. Melupakan Pentingnya Kain Pelapis yang Baik

    Kain pelapis yang berkualitas juga perlu dimiliki. Disarankan untuk membeli bantalan yang terbuat dari bahan yang tahan lama dan aman dipakai di luar ruangan dan gampang dibersihkan.

    5. Memilih Material Kaca

    Kaca adalah bahan yang cocok untuk furnitur luar ruangan karena gampang dibersihkan dan lebih murah daripada kayu. Namun, kalau kamu tinggal di daerah yang berangin atau beriklim ekstrim, bahan ini bukan pilihan yang tepat.

    “Jika kamu memilih kaca, pastikan kaca tersebut sudah di temper,” ucap Mooney.

    “Juga dikenal sebagai ‘kaca pengaman’, kaca temper empat kali lebih kuat dari kaca biasa dan dirancang agar dapat pecah menjadi potongan-potongan yang lebih kecil, sehingga lebih kecil kemungkinan menyebabkan kerusakan jika pecah. Selain itu, pastikan kaca luar ruanganmu cukup tebal dan berat agar tetap bertahan saat angin kencang,” sambungnya.

    Namun, kalau kamu tinggal di daerah dilanda angin kencang atau badai, lebih baik hindari material kaca atau jangan menggunakan kaca sama sekali.

    6. Tidak Merawat atau Menyimpan Furnitur dengan Benar

    Kalau kamu tinggal di daerah dingin, kamu tidak mungkin bersantai dengan furnitur luar ruangan saat suhu dingin. Maka, kalau kamu punya gudang penyimpanan atau garasi, kamu bisa pindahkan furniturmu ke dalam sana saat musim hujan. Sebagai alternatif, disarankan menggunakan penutup untuk menjaga furnitur tetap terlihat bagus untuk tahun-tahun mendatang. Bagaimanapun, furnitur luar ruangan adalah sebuah investasi, dan kamu perlu merawatnya.

    Buat kamu yang pengen upgrade rumah biar lebih pintar dengan perangkat smart door lock hingga CCTV gratis, yuk ikutan Program detikProperti Upgrade Rumah Kamu Jadi Lebih Pintar. Buat yang beruntung, bakal dapet 6 device smarthome gratis!

    Baca info lengkapnya di sini.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com