Blog

  • 2 Tips Jitu Merawat Kitchen Set di Dapur Agar Lebih Awet



    Jakarta

    Keberadaan kitchen set dapat membuat tampilan dapur terlihat lebih rapih dan tertata. Namun, lokasinya yang berada di dapur, tentu kitchen set sering terkena panas dan lembap. Maka dari itu, kamu perlu merawat baik-baik kitchen set di rumah agar tidak mudah rusak. Lantas, bagaimana caranya?

    Menurut manajer FurnitureMu, Sidiq perawatan kitchen set tidak sulit. Sebab, penyebab kitchen set rusak biasanya berasal dari faktor luar. Berikut cara merawat kitchen set di dapur.

    1. Hindari Lingkungan yang Lembap dan Tambahkan Ventilasi di Dapur

    Selama area tempat kitchen set menempel tidak ada rembesan air dan tidak lembap, dipastikan jenis bahan kitchen apa pun tetap aman.


    Untuk pengguna kitchen set berbahan kayu, Sidiq mengakui memang bahan tersebut rentan terhadap rayap dan jamur. Solusinya bisa dengan menambahkan cairan anti jamur.

    “Memastikan bahwa lingkungan tempat yang ada aman dari rembesan air dan kelembapan. Bisa juga dengan ditambahkan cairan anti jamur pada kabinet kayu,” kata Sidiq saat dihubungi detikProperti pada Selasa (21/5/2024).

    Dinding yang terdapat rembesan air, berjamur, dan lembap pasti terlihat tandanya yakni cat dinding berubah dan muncul noda kehitaman. Namun, jika kamu memasang kitchen set di bagian dinding atas dapur, tanda tersebut tidak kelihatan.

    Sidiq menyarankan di dalam dapur dibuat ventilasi untuk mengeluarkan panas dan udara lembap. Selain itu, kamu perlu sering-sering mengecek kebocoran dan menjaga sirkulasi ruangan.

    “Menjaga sirkulasi ruangan ataupun mengecek dinding jika terjadi kebocoran atau rembesan air dari luar. Kalau mau lebih aman gunakan kitchen set yang berbahan dasar waterproof seperti aluminium maupun PVC board,” ungkapnya.

    2. Hindari Meletakkan Muatan yang Berlebihan di Kitchen Set Atas

    Selain itu, muatan di dalam kitchen set juga jangan berlebihan, terutama bagian atas. Muatan berlebih di bagian atas bisa menyebabkan kitchen set ambruk. Dia menyarankan bagian atas sebaiknya diisi dengan peralatan dapur yang lebih ringan.

    “Rak di atas bisa diisi sesuai dengan kebutuhan misalnya seperti wadah-wadah yang berbahan dasar plastik yang lebih ringan, sementara untuk peralatan yang berbahan dasar logam biasanya sudah disediakan wadah di kabinet bawah. Piring juga boleh diletakkan di rak gantung atas wastafel, namun sebagian piring yang lain juga biasanya tersedia rak di kabinet bawah,” pungkasnya.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Mending Toren Air di Atas Rumah atau Bawah Tanah? Ini Pertimbangannya


    Jakarta

    Toren atau tandon merupakan tangki air yang berfungsi sebagai wadah penyimpanan sementara untuk air bersih sebelum digunakan untuk berbagai keperluan.

    Namun, tidak semua rumah, bangunan, dan sejenisnya memiliki fasilitas tangki air ini. Biasanya, pasokan air diperoleh langsung dari sumbernya, seperti pompa sumur atau air PDAM yang disalurkan melalui pipa.

    Bangunan yang tidak mempunyai tangki air mungkin mungkin lebih efisien, tetapi akan kesulitan jika suatu saat listrik mati atau pompa air mengalami masalah.


    Sementara itu tangki air terpasang, walaupun listrik mati atau pompa air bermasalah, air masih tersedia dalam tandon atau toren.

    Nah pemasangannya pun mempengaruhi dari fungsi toren air ini. Ada yang memasang di atas rumah atau di bawah tanah. Keduanya sama-sama memiliki kekurangan dan kelebihan, berikut ulasannya.

    Mending Pasang Toren Air di Atas Rumah atau di Bawah Tanah?

    Jika kamu sedang membangun rumah atau akan memasang toren air, berikut beberapa hal yang mesti dipertimbangkan saat akan memasangnya di atas rumah atau di bawah tanah.

    Pasang Toren Air di Atas Rumah

    Meletakkan tangki air di atas bangunan bukan hanya sekadar memanfaatkan ruang kosong di atap. Dengan memanfaatkan gaya gravitasi, air bersih dapat dialirkan tanpa perlu menggunakan pompa ketika dibutuhkan.

    Selain itu peletakan toren air di atas rumah dipilih karena proses pemasangannya yang lebih mudah dan terjangkau. Perawatannya pun lebih mudah karena letaknya yang terlihat di atas rumah.

    Tetapi pemilihan lokasi di atas rumah juga merupakan suatu kekurangan. Bagi sebagian orang, mungkin toren air akan mengganggu estetika dari sebuah rumah.

    Selain itu, kekurangan yang penting untuk dipertimbangkan adalah beberapa tandon mungkin akan rentan terhadap cuaca, terlebih lagi jika lingkungan rumahnya memiliki cuaca yang ekstrim.

    Ini akan mempengaruhi suhu air yang ada di dalamnya, air bisa saja membeku saat musim dingin atau menjadi panas saat musim panas.

    Dalam beberapa kasus, kapasitas toren air di atas rumah juga mungkin akan lebih terbatas mengingat lokasinya menyesuaikan atap dari sebuah bangunan.

    Pasang Toren Air di Bawah Tanah

    Sebagai alternatif, pemasangan toren air di bawah tanah mungkin bisa menjadi pilihan. Terlebih lagi jika kamu tidak suka dengan pemasangan toren air di atap rumah yang mengganggu estetika.

    Pemasangan toren di bawah tanah tidak akan mengurangi ruang apapun karena letaknya yang di bawah tanah. Ini juga mempengaruhi kapasitas tandon yang lebih versatile daripada penyesuaian kapasitas toren air yang ada di atas rumah.

    Berbeda dengan toren air yang terletak di atas rumah, suhu air yang tersimpan di dalam tanah juga cenderung lebih konsisten karena terlindung dari cuaca ekstrim yang ada di luar.

    Akan tetapi pemasangan tandon air di bawah tanah juga memiliki kekurangan yaitu pengerjaan toren di bawah tanah akan membutuhkan waktu serta biaya yang lebih.

    Selain itu pemasangan pompa air tambahan juga diperlukan untuk mengangkat air dari bawah ke permukaan, sangat berbeda dengan toren air di atas rumah yang bisa memanfaatkan gravitasi untuk mengalirkan air.

    Pemasangan toren di bawah tanah juga perlu mempertimbangkan jenis tanah yang ada, karena tanah dengan kandungan tanah liat yang tinggi tidak disarankan untuk memasang tandon di bawah tanah.

    Tips Memilih Toren Air

    Setelah memilih lokasi peletakan toren, berikut beberapa tips yang mungkin membantumu memilih toren air.

    1. Pastikan kebutuhan air harian Anda untuk memilih tangki dengan kapasitas yang tepat. Kapasitas yang terlalu besar dapat menghambat sirkulasi air.
    2. Pilih produk sesuai budget. Tidak semua produk unggul dalam segala aspek, toren juga memiliki berbagai jenis bahan seperti fiber glass, stainless steel, dan polyethylene. Pilihlah sesuai kebutuhan.
    3. Pilih tangki yang bebas lumut agar air tetap bersih dan tangki lebih awet.
    4. Gunakan tangki dengan material yang tahan sinar UV dan cuaca ekstrem, terutama jika ditempatkan di atas rumah.

    Itu dia ulasan mengenai toren air. Nah sekarang sudah ada gambaran kan toren air akan diletakan di mana?

    (inf/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Cara Merawat AC Saat Cuaca Panas Supaya Lebih Awet dan Tetap Dingin


    Jakarta

    Udara di luar semakin panas akhir-akhir ini, AC seakan menjadi barang wajib ketika musim panas tiba.

    Karena sering digunakan saat cuaca panas, AC juga perlu dirawat dengan baik. Jika tidak AC, mungkin akan mengalami masalah tertentu atau penurunan performa.

    Selain karena usia, umumnya masalah tersebut disebabkan karena penumpukan kotoran, debu, dan kerak yang sebenarnya bisa dicegah dengan perawatan yang tepat.


    Nah jika kamu menginginkan AC yang lebih awet dan tetap dingin, beberapa tips di bawah ini mungkin akan sangat membantu.

    7 Cara Merawat AC Saat Cuaca Panas Supaya Lebih Awet dan Tetap Dingin

    Selain membantu agar lebih awet dan memaksimalkan kinerja AC, perawatan mandiri berikut juga tentunya akan lebih menghemat biaya.

    1. Periksa dan Bersihkan Filter Udara

    Membersihkan dan memeriksa filter AC adalah langkah penting dalam perawatan. Filter yang bersih memungkinkan udara masuk ke AC tanpa hambatan, sehingga AC dapat beroperasi secara efisien.

    Filter juga membantu menghilangkan debu dan kotoran dari udara, menjaga kebersihan ruangan dan kualitas udara.

    Caranya mudah, matikan listrik, buka panel AC, periksa filter, bersihkan atau ganti jika perlu, pasang kembali, dan hidupkan kembali AC. Lakukan secara teratur untuk menjaga kinerja AC.

    2. Bersihkan Saluran Udara

    Membersihkan dan memeriksa saluran udara AC sangat penting karena saluran yang bersih memastikan aliran udara yang lancar, mencegah penumpukan debu dan kotoran yang dapat mengganggu kinerja AC, serta menjaga kualitas udara dalam ruangan.

    Gunakan penyedot debu atau sikat yang lembut untuk membersihkan saluran udara dari debu dan kotoran. Pastikan untuk membersihkan semua area saluran secara menyeluruh.

    3. Periksa Isolasi Pipa

    Pipa refrigeran adalah saluran yang membawa pendingin dari evaporator di unit air handler ke kondensor di luar. Pipa-pipa ini biasanya dilapisi dengan isolasi berbentuk busa.

    Nah ini perlu memeriksa apakah ada bagian isolasi yang rusak atau hilang. Jika ditemukan, segera gantilah dengan isolasi baru untuk menjaga kinerja optimal sistem AC.

    4. Bersihkan Kompresor Luar

    Bersihkan kumparan kondensor dan kipas AC dari kotoran atau puing-puing. Kumparan kondensor biasanya terletak di luar ruangan dan terlihat seperti kisi-kisi pada kotak logam yang besar. Biasanya komponen ini akan terkotori oleh debu atau tumpukan daun yang akan menghambat kinerja.

    Pastikan udara dapat bergerak lancar melalui kumparan untuk efisiensi maksimal. Bersihkan kotoran yang mungkin menyumbat kumparan dengan tekanan lembut dan pembersih agar unit bekerja dengan baik. Pastikan tidak merusak sirip yang rapuh saat membersihkan.

    5. Periksa Kabel

    Kabel juga perlu diperiksa, karena bagaimanapun juga itu merupakan komponen penting yang memungkinkan menghambat kinerja AC.

    Periksalah kabel di unit kondensor jika ada tanda-tanda panas berlebih atau keausan. Ingatlah untuk mematikan AC sebelum memulai. Jika Anda melihat kabel yang terbakar, rusak, atau aus, sebaiknya panggil profesional untuk memperbaikinya.

    6. Berikan Istirahat pada Sistem

    Meski dengan perawatan yang baik, sistem yang terus menerus bekerja akan mengalami penurunan performa lebih cepat dibandingkan dengan sistem yang digunakan secara berkala dan tidak terus menerus.

    Oleh karena itu penting untuk memberikan istirahat pada sistem supaya AC lebih tahan lama dan kinerjanya optimal.

    7. Jadwalkan Tune Up atau Service Tahunan

    Beberapa perawatan perangkat AC kadang di luar kapasitas kita. Oleh karena itu, penting untuk memanggil professional untuk membantu merawat AC setidaknya setahun sekali.

    Tune-up meliputi pengencangan semua koneksi listrik, pelumasan kipas, dan pembersihan sistem. Teknisi juga akan memeriksa level refrigeran dan dapat mendiagnosis masalah yang lebih serius seperti kebocoran refrigeran, serta memperbaikinya untuk mengembalikan kinerja AC.

    Itu dia tips merawat AC saat cuaca panas sehingga AC tetap tahan lama dan bekerja dengan optimal. Semoga bermanfaat.

    (inf/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Cara Pilih Kitchen Set yang Cocok, Anti Rayap dan Jamur



    Jakarta

    Kitchen set adalah lemari penyimpanan yang biasa dipasang di atas dan di bawah area dapur. Dibandingkan lemari biasa, kitchen set lebih efisien. Area kosong di bawah kompor dan dinding di atasnya dapat dimaksimalkan dengan dibuat kitchen set. Lantas, bagaimana cara memilih kitchen set yang cocok untuk dapur?

    Menurut manajer FurnitureMu, Sidiq saat hendak memasang kitchen set di rumah, perlu melakukan konsultasi terlebih dahulu. Sebab, setiap rumah memiliki ukuran dan bentuk dapur yang berbeda.

    Setelah itu, dari pihak pembuat atau desainer interior akan datang ke rumah untuk melihat secara langsung dan menanyakan konsep kitchen set seperti apa yang diinginkan konsumen.


    “Harus survey lokasi mengukur ruangan, berkomunikasi dengan konsumen maunya seperti apa. Kemudian kita buatkan desain dan kita konsultasikan ke konsumen apakah sudah sesuai atau ada revisi jika sudah sesuai, buat gambar kerja lalu eksekusi,” kata Sidiq saat dihubungi detikProperti pada Selasa (21/5/2024).

    Pada saat konsultasi dan menyampaikan ide, kamu bisa menanyakan bahan yang paling direkomendasikan atau pilihan bahan kitchen set yang bagus tetapi masuk dengan jumlah modal yang dimiliki. Menurut Sidiq, bahan kitchen set yang disarankan olehnya adalah multiplek finishing HPL dengan kisaran harga mulai dari Rp 1,7 juta hingga Rp 1,8 juta per meter.

    Jika ingin kitchen set berbahan kayu, sebenarnya tidak masalah meskipun dapur lembap. Sebab, saat pemasangannya sudah diukur jarak aman antara kitchen set dengan sumber air dan panas.

    “Sebetulnya tidak terlalu karena pemasangan kitchen set biasanya jarak antar kabinet bawah dan atas sudah disesuaikan sehingga risiko terkena panas dan air bisa dikurangi,” jelasnya.

    Namun, pengguna tetap perlu memperhatikan kitchen bahan kayu rentan terkena jamur dan rayap sehingga bisa cepat lapuk dan rapuh.

    “Dibanding bahan lain seperti aluminium dan PVC board, kayu musuh alaminya adalah kelembapan yang dapat menghasilkan jamur maupun rayap yang dapat memyebabkan kelapukan dan kerapuhan,” ujarnya.

    Sebagai gantinya, Sidiq menyarankan bahan lain yang lebih tahan terhadap jamur seperti PVC board dan aluminium.

    “Untuk bahan PVC board dan aluminium cocok digunakan bagi konsumen yang tidak ingin memiliki masalah dengan jamur dan rayap, namun dari segi harga juga berbeda. Bahan dari PVC board dinilai lebih mahal dari kedua bahan yang lain,” sebutnya.

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Membersihkan Rol Berdasarkan Bahan Dasar Cat Dinding


    Jakarta

    Membersihkan rol cat atau paint roller tentu diperlukan agar bisa digunakan saat mengecat dinding dengan warna lain. Ternyata membersihkan rol cat tidak bisa sembarangan, perlu dilihat dari bahan dasar cat yang dipakai.

    Rol cat biasanya sering digunakan saat mengecat rumah. Setelah digunakan, jangan langsung buang rol cat karena masih bisa digunakan lagi.

    Namun, saat membersihkan rol cat harus dilihat dulu bahan dasar cat yang digunakan, apakah bahan dasarnya dari minyak atau air. Sebab, hal itu mempengaruhi cara membersihkan rol cat.


    Rol cat sendiri harus dibersihkan setiap selesai melakukan pengecatan. Pembersihan rol cat akan lebih mudah dilakukan jika masih basah.

    Dilansir dari The Spruce, Kamis (23/5/2024), berikut ini cara membersihkan rol cat menurut bahan dasar cat yang digunakan.

    Bahan Dasar Cat dari Air atau Latex

    1. Hilangkan Sisa Cat

    Rol cat yang baru selesai digunakan umumnya mengandung banyak sisa cat. Gunakan pisau tumpul untuk mengikis sisa cat ke dalam kaleng cat. Pegang rol tegak lurus di atas bukaan kaleng dan kerjakan secara perlahan dan lembut di sekitar permukaan rol dengan gerakan ke bawah.

    Akhiri dengan menggunakan sisa cat pada roller untuk menyentuh bagian kosong di dinding atau gulung sisa cat di koran hingga roller berhenti mengeluarkan cat.

    2. Lepaskan Rol dan Bersihkan Bingkainya

    Bersihkan bingkai rol atau roller frame dari sisa cat selagi masih basah. Kamu bisa siapkan air hangat dan sabun di dalam ember lalu bersihkan bingkai rol dengan lap kain atau sikat untuk membersihkan sisa cat. Setelah itu keringkan.

    3. Cuci Rol Cat

    Kamu bisa mencuci rol cat dengan cara merendamnya ke dalam ember berisi air hangat dan sabun cair. Gunakan sarung tangan dan peras rol cat sampai cat hilang.

    4. Bilas Rol Cat dan Keringkan

    Jika sudah tidak ada sisa cat, kamu bisa bilas rol cat dengan air baru. Jika sudah benar-benar bersih, keringkan rol cat dengan cara didirikan. Jangan dikeringkan dengan cara dibaringkan karena bisa membuat serat datar. Kamu juga bisa menggantungnya agar cepat kering.

    5. Cuci Papan Cat

    Langkah selanjutnya adalah membersihkan papan yang digunakan untuk menadahkan cat. Kamu bisa membilas papan tersebut di air sabun dan menyikatnya dengan sikat bulu kaku untuk menghilangkan noda cat.

    Jika kamu memiliki waktu senggang, kamu bisa membiarkan papan hingga kering dan mulai mengupas sisa cat.

    Bahan Dasar Cat dari Minyak

    1. Bersihkan Roller Frame dan Papan Cat

    Basahkan lap bekas dengan mineral spirit atau terpentin, cairan pelaut berbahan dasar minyak tanah, dan bersihkan sisa cat yang ada di roller frame dan papan cat. Jika cat sudah kering, kamu bisa memberikan mineral spirits ke sikat dan mulai membersihkannya.

    2. Gunakan Pelarut untuk Membersihkan Rol Cat

    Masukkan mineral spirit ke dalam ember hingga menutupi rol cat sepenuhnya. Gunakan wadah sekecil mungkin untuk mengurangi jumlah pelarut yang dibutuhkan.

    Pakai sarung tangan karet dan gunakan tangan kamu untuk mengoleskan pelarut ke rol cat. Hal ini akan memakan waktu 5-10 menit. Lepaskan rol dari pelarut dan gunakan tangan kamyu yang memakai sarung tangan untuk memeras sebanyak mungkin sisa mineral spirit.

    Tuang mineral spirit yang kotor ke dalam wadah sekali pakai. Bersihkan ember dengan lap bekas. Isi ulang ember dengan mineral spirit segar secukupnya untuk membilas roller. Setelah roller dibilas, peras perlahan untuk menghilangkan kelebihan pelarut.

    Isi ember dengan air hangat dan beberapa tetes sabun cuci piring. Berikan pembersihan akhir pada roller cat dengan air sabun. Bilas hingga bersih dengan air bersih dan peras sisa kelembapannya dengan lembut. Letakkan rol pada ujungnya atau gantung hingga kering.

    Tuangkan sisa mineral spirit terakhir ke dalam wadah sekali pakai. Selalu ikuti pedoman daerah kamu untuk membuang wadah.

    Itulah cara membersihkan rol cat berdasarkan bahan dasar cat yang digunakan. Semoga bermanfaat!

    (abr/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Cuci Talenan Kayu di Rumah Biar Tetap Aman buat Kesehatan


    Jakarta

    Talenan atau papan kayu tempat memotong bahan makanan tentunya pasti ada di setiap rumah manapun.

    Khususnya di Indonesia, talenan kayu jauh lebih sering digunakan dibandingkan dengan talenan berbahan plastik. Alasannya adalah karena talenan kayu lebih ramah untuk mata pisau serta memiliki daya gesek yang tinggi, sehingga sulit tergelincir ketika kita sedang memotong bahan makanan di atasnya.

    Nah, dengan bahannya yang terbuat dari bahan alami ini, talenan kayu juga memerlukan perawatan yang spesial.


    Dikutip dari thespruce.com, talenan kayu harus dirawat dan dibersihkan dengan baik agar bahan makanan yang di proses di atasnya terbebas dari penyakit. Bekas goresan pada talenan kayu yang terbentuk oleh mata pisau bisa membuat bakteri tumbuh di dalamnya.

    Bila kamu belum tahu, ayo kita simak bersama cara mencuci talenan kayu yang benar di bawah ini.

    Cara Mencuci Talenan Kayu

    Alat dan bahan:

    – Spons atau scrub pad

    – Baskom

    – Kain kering

    – Air hangat

    – Sabun cuci piring

    – Baking soda

    – 1 buah lemon yang dibelah dua

    – Air cuka suling atau larutan 3% hidrogen peroksida

    – 2 sendok chlorine bleach

    – Tisu dapur (paper towel)

    Langkah:

    1. Bilas Sisa Sisa Makanan

    Pastikan kamu membilas talenan kamu dengan air hangat yang mengalir supaya bersih dari sisa makanan yang menempel pada permukaan talenan. Gunakan spons untuk membersihkan noda yang masih menempel.

    2. Buat Cairan Pembersih

    Campurkan sabun cuci piring dengan air hangat secukupnya

    3. Bersihkan Talenan

    Bersihkan talenan dengan spons yang telah dicelupkan ke dalam cairan pembersih yang telah kamu buat. Pastikan talenan tersebut tidak terendam pada cairan tersebut.

    4. Gosok Noda

    Setelah membilasnya dengan cairan pembersih, selanjutnya kamu taburkan baking soda pada talenan kayu tersebut. Bila kamu melihat ada tanda tanda perubahan warna, selanjutnya kamu sikat talenan tersebut menggunakan scrub pad dan air lemon.

    5. Bilas dan Keringkan Talenan

    Setelah bersih, bilas talenan dengan air hangat dan segera keringkan dengan kain bersih atau tisu dapur.

    Itu dia cara yang tepat untuk mencuci talenan kayu kamu. Semoga bermanfaat!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Faktor Unik Sektor Properti di Bali, Integrasi Tradisi dan Inovasi Jadi Kunci



    Jakarta

    Bali, yang dikenal dengan keindahan alamnya yang memukau dan budayanya yang kaya, telah lama menjadi tujuan favorit bagi wisatawan dari seluruh dunia.

    Pertumbuhan pariwisata di Bali tidak hanya meningkatkan jumlah pengunjung tetapi juga mendorong perkembangan infrastruktur dan properti di seluruh pulau.

    Dengan meningkatnya minat terhadap destinasi ini, kebutuhan akan akomodasi yang berkualitas dan berkelanjutan semakin meningkat.


    Perkembangan properti di Bali tidak hanya berfokus pada kenyamanan wisatawan tetapi juga memainkan peran penting dalam memajukan ekonomi lokal dan menciptakan lapangan pekerjaan bagi penduduk setempat.

    Pembangunan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan menjadi kunci utama untuk memastikan bahwa kemajuan ekonomi tidak mengorbankan lingkungan dan budaya Bali yang unik.

    Merespons kondisi itu, perusahaan pengembang properti yang berbasis di Bali Mirah Investment & Development mengumumkan komitmen jangka panjangnya untuk memajukan industri pariwisata Bali serta menciptakan lapangan pekerjaan yang berkelanjutan bagi masyarakat setempat.

    Sebagai perusahaan yang mengutamakan keseimbangan antara kemajuan ekonomi dan kelestarian lingkungan, Mirah Investment & Development terus berinovasi dalam setiap proyeknya untuk memberikan manfaat yang maksimal bagi Bali dan warganya.

    Selama lebih dari dua dekade, Mirah Investment & Development telah berperan aktif dalam mengembangkan properti yang tidak hanya memenuhi kebutuhan wisatawan, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

    Melalui pendekatan yang inklusif dan berkelanjutan, pengembang memastikan bahwa setiap proyek yang Mirah Investment & Development kembangkan memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat, terutama dalam menciptakan lapangan pekerjaan yang stabil dan berkelanjutan.

    “Visi kami adalah untuk menjadikan Bali sebagai destinasi pariwisata yang tidak hanya indah, tetapi juga berkelanjutan dan inklusif. Kami percaya bahwa dengan mengutamakan kesejahteraan masyarakat lokal dan pelestarian lingkungan, kami dapat membantu Bali mencapai potensi maksimalnya,” ujar Hedar, Founder, Mirah Investment & Development.

    Salah satu pilar utama dalam operasional pengembang ini adalah penerapan standar keselamatan yang tinggi bagi semua pekerja, khususnya mereka yang berasal dari komunitas lokal. Kami memberikan pelatihan dan edukasi berkelanjutan tentang praktik keselamatan kerja, memastikan bahwa setiap individu yang terlibat dalam proyek kami bekerja dalam lingkungan yang aman dan sehat.

    “Kami selalu mengedepankan prinsip ‘Safety First’ dalam setiap proyek. Dengan melibatkan pekerja lokal, kami memastikan bahwa mereka mendapatkan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk bekerja dengan aman dan efisien. Keselamatan dan kesejahteraan pekerja adalah prioritas utama kami,” tambah Hedar.

    Selain fokus pada keselamatan dan kesejahteraan pekerja, Mirah Investment & Development juga berkomitmen untuk melestarikan budaya dan tradisi Bali. Setiap proyek kami dimulai dengan upacara adat Bali, sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya lokal dan untuk mempererat hubungan dengan komunitas setempat.

    “Melalui upacara adat dan keterlibatan masyarakat lokal, kami tidak hanya membangun properti, tetapi juga menjalin hubungan yang kuat dengan komunitas. Kami percaya bahwa pelestarian budaya lokal adalah kunci untuk pembangunan yang berkelanjutan,” pungkas Hedar.

    Dengan semangat untuk terus memberikan kontribusi positif bagi Bali, Mirah Investment & Development berkomitmen untuk mengembangkan proyek-proyek yang berkelanjutan, mendukung pariwisata, dan menciptakan lapangan pekerjaan yang stabil bagi masyarakat lokal.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Memahami Pertanda Alam, 7 Makna Ular Masuk Rumah


    Jakarta

    Banyak pertanda alam yang dipercayai masyarakat. Misalnya, saat suatu rumah dimasuki oleh binatang tertentu.

    Pada berbagai kisah rakyat dan mitos yang bertebaran di masyarakat, ular termasuk hewan yang sering kali disebut. Sehingga, terbentuklah stigma mistis jika seekor ular memasuki sebuah rumah.

    Lalu, apa makna dari ular masuk rumah? Melansir dari beberapa sumber, berikut makna ular masuk rumah.


    1. Memiliki Jabatan

    Mengutip dari Kitab primbon Jawa Serbaguna (2009) oleh R Gunasasmita, ini adalah pertanda bagus. Kemungkinan pemilik rumah akan mendapat jabatan yang dihormati.

    Kalau pemilik rumah rutin sedekah uang dan bahan makanan kepada yang membutuhkan, pertanda ini dipercaya akan terwujud.

    2. Hidup akan Susah

    Kebalikan dari yang sebelumnya, hal ini kemungkinan pertanda buruk. Kalau pemilik rumah tidak mau sedekah, kemungkinan kan merasakan kerusakan tau kesusahan dalam hidupnya.

    3. Terbelit Hutang

    Pada buku Primbon Wanita (2011) oleh Rini Widayanti, ini adalah pertanda buruk jika pada siang hari seekor ular masuk ke rumah seorang Wanita. Kemungkinan Wanita itu akan terbelit hutang.

    4. Kehilangan Seorang Keluarga

    Ini adalah pertanda jelek, jika saat malam hari ular berbisa masuk ke kamar seorang wanita. Kemungkinan wanita itu akan kehilangan anggota keluarga.

    Jika ular tidak berbisa masuk ke rumah seorang wanita saat siang hari, hal serupa juga dapat terjadi.

    5. Hambatan Bagi Keluarga

    Berikutnya adalah jika ular tidak berbisa masuk ke rumah seorang Wanita, ini pertanda akan ada hambatan pada keluarganya.

    6. Ada Kematian

    Menurut buku Pertanda: Kematian Pasti Menjemputmu (2019) oleh Tuti Kasih, jika didapati ular sanca di sudut rumah padahal rumahnya jauh dari sawah, kebun, dan tanah kosong. Maka, ini pertanda akan ada kematian di rumah itu.

    Kalau ada ular sanca yang tidak menggigit dan tiba-tiba hilang. Ini pertanda orang tersebut memenuhi janji atau nazar. Akan berakibat buruk jika diabaikan.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Bersihkan Pintu Kaca Oven dari Noda Masakan


    Jakarta

    Belakangan ini, memiliki oven di dalam rumah selalu menjadi impian banyak orang. Pasalnya, memiliki oven bisa membantu meningkatkan kreativitas dan pilihan cara memasak di rumah kita.

    Tidak hanya itu, dengan memiliki oven, kita juga jadi memiliki akses untuk membuat bolu atau kue kering sendiri di rumah.

    Tentunya, proses memasak menggunakan oven juga pasti akan meninggalkan residu, baik itu remah makanan, hingga cairan yang terciprat ke berbagai arah di dalam oven. Seiring berjalannya waktu, residu hasil memasak pada oven ini akan semakin menumpuk, sehingga menimbulkan bau yang tidak sedap.


    Tentunya kamu tidak mau kan mengolah makanan di dalam oven yang bau?

    Maka dari itu, kamu perlu merawat dan membersihkan oven kamu secara rutin supaya tidak menimbulkan bau yang tidak sedap.

    Untuk itu, langsung saja kita bahas cara untuk membersihkan oven di bawah ini.

    Cara Membersihkan Oven dengan Pintu Kaca

    Dikutip dari rd.com, kulkas dan oven adalah salah satu alat dapur yang paling sering menumpuk kotoran. Alasannya adalah karena kedua alat ini sering melakukan kontak dengan bahan makanan.

    Menurut ahli kebersihan sekaligus pendiri Clean my Space, Melissa Maker, satu hal yang perlu kamu ketahui adalah waktu terbaik untuk membersihkan oven tidak bisa diprediksi. Berbeda dengan kompor, menemukan adanya kotoran di dalam oven jauh lebih sulit untuk dilakukan.

    “Saya biasanya hanya bisa menyadari bahwa pintu oven saya perlu dibersihkan ketika saya hendak memasak sesuatu (menggunakan oven), atau ketika saya menyalakan oven tersebut lalu timbul asap dan bau tidak sedap karena ada sesuatu yang sempat menetes di dalamnya, ” ujar Maker.

    Oleh karena itu, Maker menyarankan agar kamu menambahkan jadwal membersihkan oven ke dalam jadwal kebersihan rutin kamu.

    Cara Membersihkan Bagian Dalam Pintu Kaca Oven

    1. Metode Baking Soda

    Cara yang pertama adalah menggunakan baking soda. Walau cara ini membutuhkan kesabaran dan kerja keras, tetapi hasil dari cara ini cukup memuaskan.

    Alat dan bahan:

    – ½ cup baking soda

    – 3 sendok makan sabun cuci piring cair

    – Spons lembut yang tidak abrasif

    – Satu mangkuk air hangat

    – Kain microfiber

    – Scraper (pastikan untuk menggunakan scraper khusus kaca)

    Langkah:

    1. Campurkan ½ cup baking soda dengan 3 sendok sabun cuci piring cair.

    2. Oleskan ke seluruh permukaan yang kotor, lalu biarkan selama 20 hingga 30 menit.

    3. Setelah 30 menit, coba cek untuk mengangkat kotoran tersebut dengan scraper. Bila kotoran tersebut masih sulit untuk terangkat, tunggu lagi selama 10 menit.

    4. Bila kotoran mudah untuk terangkat, selanjutnya kamu bisa menggosoknya dengan spons lembut yang sudah dibasahi dengan air hangat.

    5. Untuk noda yang membandel, gunakan scraper khusus untuk membersihkannya.

    2. Metode Pisau Cukur

    Cara ini cukup digemari oleh ahli kebersihan, karena cara ini tidak memerlukan bahan kimia.

    Alat dan bahan:

    – Cairan pembersih

    – Spons biasa atau spons metal

    – Pisau cukur lurus (straight razor)

    Langkah:

    1. Oleskan sabun cuci piring ke seluruh permukaan kaca yang kotor.

    2. gosok kaca dengan spons.

    3. Untuk noda yang tersisa, gunakan pisau cukur lurus untuk mengangkat kotoran tersebut. Caranya cukup dengan menggerakkan pisau cukur secara horizontal dengan arah berlawanan dari posisi kamu.

    Cara Membersihkan Bagian Luar Pintu Kaca Oven

    Alat dan bahan:

    – Cuka putih

    – Botol semprotan

    – Spons lembut yang tidak abrasif

    – Air hangat

    – Kain microfiber

    Langkah:

    1. Masukkan cuka putih ke dalam botol semprotan.

    2. Semprotkan air cuka ke permukaan pintu kaca oven.

    3. Gosok perlahan menggunakan spons lembut.

    4. Setelah bersih, lap seluruh permukaan pintu kaca menggunakan kain microfiber yang sudah dibasahi dengan air hangat.

    Bila kamu masih melihat adanya noda di kaca yang tidak bisa dibersihkan, itu artinya noda tersebut mungkin masuk ke dalam rongga di antara kaca dalam oven dan kaca luar oven. Maker menyebut noda ini dengan sebutan ‘noda tetesan abadi’.

    Maker juga menghimbau pada orang yang ingin membersihkan noda ini bahwa mereka harus memperhatikan garansi dari oven ini. Karena bila kamu ingin mencoba membersihkan noda di antara kaca ini, mungkin garansi dari oven kamu akan hangus karena perlu melakukan pembongkaran terhadap pintu kaca tersebut.

    Cara Membersihkan Noda di Antara Kaca Pintu Oven

    Bila kamu tidak khawatir garansi oven kamu hangus, atau memang garansi oven tersebut sudah habis, kamu bisa coba lakukan langkah di bawah ini untuk membersihkannya.

    Alat dan bahan:

    – Buku panduan oven yang ingin kamu bersihkan

    – Batang kayu dan handuk, atau produk alat pembersih tempat yang sulit dijangkau

    – Campuran 2 atau 3 sendok makan sabun cuci piring dengan air hangat

    – Handuk atau kain kering

    Langkah:

    1. Untuk menjangkau bagian sempit antara kaca pada pintu oven, kamu perlu melepas dan membongkar pintu tersebut terlebih dahulu. Pastikan kamu ikuti cara yang ada pada buku panduan oven yang ingin kamu bersihkan.

    2. Lapisi batang kayu dengan handuk, lalu celupkan ke dalam cairan sabun yang sudah kamu siapkan.

    3. Selipkan batang tersebut ke dalam rongga kaca yang ingin dibersihkan.

    4. Setelah bersih, segeralah keringkan bagian dalam kaca menggunakan kain atau handuk yang masih kering.

    Nah, itu dia cara lengkap untuk membersihkan pintu kaca oven secara menyeluruh yang bisa kamu lakukan sendiri di rumah. Semoga bermanfaat!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Sampai Terlewat! Ini Bagian yang Sering Luput saat Membersihkan Kamar Mandi


    Jakarta

    Membersihkan kamar mandi perlu dilakukan agar tidak kotor dan menjadi sarang kuman. Namun, kadang-kadang ada saja bagian-bagian yang luput dibersihkan.

    Biasanya, bagian-bagian yang sering dibersihkan adalah yang terlihat kotor. Padahal, ada juga bagian-bagian yang tidak terlihat kotor tetapi juga perlu dibersihkan.

    Apa saja bagian-bagian kamar mandi yang luput saat dibersihkan? Dilansir dari The Spruce, Jumat (24/5/2024), berikut ini daftarnya.


    Belakang Toilet

    Bagian belakang toilet terkadang luput dibersihkan. Sebab, biasanya hanya bagian toilet nya saja yang dibersihkan.

    Jika jarak antara dinding dengan toilet sangat sempit, kamu bisa membersihkan bagian itu menggunakan sikat gigi bekas. Kamu juga bisa membersihkannya dengan semprotan disinfektan dan lap mikrofiber.

    Permukaan Benda

    Bagian permukaan benda-benda yang ada di kamar mandi juga perlu dibersihkan, misalnya tombol flush toilet, keran wastafel, dan gagang pintu. Menurut global director of microbiology di Reckitt, Dr. Julie McKinney, kamu perlu membersihkan atau mendisinfeksi bagian-bagian itu sesering mungkin.

    Sikat Toilet

    Salah satu alat yang digunakan untuk membersihkan toilet adalah sikat toilet. Ternyata, sikat tersebut juga perlu dibersihkan lho setelah digunakan. Jika tidak dibersihkan, bisa saja kotoran yang ada di toilet berpindah tempat ke tempat penyimpanan sikat yang sudah digunakan.

    “Seiring berjalannya waktu, kamu akan menyadari bahwa ini adalah bagian kamar mandi yang paling kotor dan tidak higienis,” kata pemilik dan CEO MaidForYou, Delah Gomasi.

    Cara terbaik untuk mengatasinya dengan menjaga kebersihan sikat toilet. Kamu bisa membersihkannya dengan air panas dan disinfektan. Jangan pernah memasukkan sikat toilet langsung ke tempatnya tanpa dibersihkan terlebih dahulu.

    Tempat Sikat Gigi

    Tempat sikat gigi juga harus dibersihkan. Untuk membersihkannya, kamu bisa lakukan dengan cara membilasnya secara teratur dengan air panas jika bagian bawahnya terlihat kotor. Kalau perlu, rendam tempat sikat gigi dengan disinfektan 2 minggu sekali atau sebulan sekali, tergantung seberapa kotor tempatnya.

    “Tempat ini sering kali menampung campuran sisa pasta gigi, air, dan bakteri sehingga menjadi tempat berkembang biak yang ideal bagi kuman,” tutur microbiologist dan Co-Founder Oura, Shaun Veran.

    Itulah bagian-bagian yang luput saat membersihkan kamar mandi. Jangan sampai terlewat ya detikers!

    (abr/dna)



    Sumber : www.detik.com