Blog

  • Cara Hilangkan Jamur dan Lumut Membandel Pada Kaca



    Jakarta

    Jamur dan lumut adalah dua jenis jamur rumah tangga yang banyak tumbuh di tempat yang gelap, lembab, dan panas. Jamur menimbulkan bau tak sedap dan menjadi penyebab banyak penyakit dan infeksi virus.

    Jamur dan lumut menodai permukaan kaca, serta cukup susah dihilangkan dan dibersihkan. Jamur rumah tangga ini tumbuh subur di lingkungan yang lembab dan tumbuh secara progresif pada kaca yang kotor dan tidak terawat.

    Perbedaan Jamur dan Lumut

    Lumut dan jamur dibedakan atas warna dan tampilannya. Umumnya, jamur timbul dalam warna biru, hijau, hitam, dan merah. Sedangkan lumut berwarna putih. Keduanya muncul sebagai lapisan bakteri bernoda tipis pada permukaan dan berkembang di area yang kotor dan tak terurus.


    Cara Membersihkan

    Menghilangkan jamur adalah tugas sulit dan merupakan penyebab umum kekhawatiran banyak pemilik rumah. Banyak tersedia pembersih professional di pasaran yang bekerja sempurna dalam menghilangkan jamur.

    Tapi, pembersih professional bukan satu-satunya pilihan yang tersedia. Ada bahan rumahan yang bisa memberi hasil yang memuaskan dan membantu menghilangkan lumut dan jamur dengan mudah.

    1. Hidrogen Peroksida atau Pemutih Klorin

    Hidrogen peroksida adalah larutan antijamur yang efektif dan banyak dipakai untuk menghilangkan jamur virus dan bakteri. Pemutih klorin mengandung larutan hidrogen peroksida yang sama dengan sifat pengoksidasi yang kuat, yang bisa menghilangkan jamur dan mensterilkan serta mendisinfeksi permukaan kaca.

    Larutan ini bekerja secara efisien untuk menghilangkan jamur hitam yang merupakan salah satu jenis jamur rumah tangga yang paling membandel.

    2. Soda Kue

    Metode penghilangan jamur ini tidak beracun dan tidak membahayakan manusia dan hewan peliharaan. Tidak hanya efektif menghilangkan jamur tapi juga menyerap sisa kelembaban yang memicu pertumbuhan jamur.

    Campuran sederhana dari air dan soda kue menghasilkan larutan pembersih yang kuat, yang bisa disemprotkan dan dibersihkan dengan mudah. Ini adalah salah satu solusi pembersihan paling umum dan ekonomis untuk lumut dan jamur rumah tangga.

    3. Cuka

    Dilansir dari Fab Glass, Minggu (2/6/2024) cuka adalah asam ringan yang biasa dipakai di rumah, dan secara efektif bisa membunuh sekitar 82% jamur dan lumut yang hidup pada permukaan kaca. Cuka digunakan sebagai larutan pembersih yang bisa disemprotkan langsung pada permukaan kaca dan tidak perlu dicampur air.

    Seka area berjamur dengan lembut setelah memercikkan cuka. Langkah ini bisa menghilangkan Sebagian besar lumut dan jamur yang menumpuk.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Tepat Bersihkan Koper Sesuai Bagiannya


    Jakarta

    Siapa nih yang suka males bongkar koper sehabis liburan? Sesibuk apapun kamu, luangkan waktu untuk membongkar koper agar bisa dibersihkan.

    Merawat barang penting seperti koper saat perjalanan liburan adalah hal yang sangat penting. Koper yang kondisinya baik, tidak harus dalam kondisi mulus tanpa lecet dan penyok.

    Dilansir dari Martha Stewart, secara harfiah koper adalah barang yang memang digunakan untuk bepergian. Sehingga, lecet dan penyok adalah hal yang wajar, hal utama yang harus diperhatikan ialah bagaimana merawat koper agar tetap terlihat bersih dan rapi.


    Cara Membersihkan Bagian Luar Koper

    Pertama, perlu dicatat kalau saat kamu bepergian dengan bus, kereta, atau pesawat, kamu bukanlah satu-satunya orang yang menyentuh kopermu. Disarankan untuk mensterilkan permukaan koper yang sering disentuh dengan cairan berbahan alkohol dan kain mikrofiber.

    Saat kamu tiba di rumah, sangat penting untuk membersihkan bagian luar kopermu. Sebab ada dua bagian koper (sisi keras dan sisi lembut), kamu perlu membersihkan secara menyeluruh sesuai bahannya.

    Membersihkan Koper Bersisi Keras

    Koper bersisi keras biasanya memiliki lapisan luar polikarbonat atau logam.

    Alat dan Bahan
    1. Sabun dan air atau pembersih serbaguna
    2. Handuk mikrofiber

    Ikuti langkah berikut untuk membersihkan koper bersisi keras dengan tepat.
    1. Bersihkan bagian luar dengan sabun lembut dan air atau pembersih serbaguna dengan pH seimbang. Jangan memakai pemutih atau jenis pembersih abrasif lainnya, karena bisa menimbulkan goresan atau merusak bagian luar.
    2. Lanjutkan dengan mengelap gagangnya juga.

    Membersihkan Koper Bersisi Lembut

    Koper bersisi lembut biasanya dibuat dari bahan kanvas, nilon, dan poliester.

    Alat dan Bahan
    1. Handuk Mikrofiber
    2. Sabun dan air
    3. Soda kue

    Berikut cara membersihkan koper bersisi lembut.
    1. Lap koper dengan handuk yang sudah dibasahi
    2. Untuk noda berbahan dasar minyak, taburi dengan soda kue dan vakum setelah didiamkan selama 15 menit
    3. Untuk noda biasa, encerkan satu sendok makan sabun cuci ke dalam 8 ons air hangat atau sabu dan air, lalu tepuk-tepuk noda tersebut.
    4. Untuk noda membandel, cobalah untuk menggunakan pembersih yang tidak beracun. Ikuti petunjuk sesuai instruksi pabriknya.

    Cara Menghilangkan Lecet pada Koper

    Setelah koper bersih, sekarang saatnya memperhatikan lecet dan goresan yang ada.

    Alat dan Bahan
    1. Kain mikrofiber
    2. Pembersih serbaguna
    3. Cuka putih
    4. Sabun cuci piring yang lembut
    5. Pembersih bahan kulit

    Berikut langkah membersihkan lecet sesuai bahannya
    1. Untuk tas berbahan kain atau koper berbahan keras: Pakai kain lembab dipadukan dengan semprotan serbaguna, pembersih berbahan dasar cuka putih buatan sendiri, atau sabun cuci piring yang lembut untuk menghilangkan noda yang tak diinginkan.
    2. Untuk koper berbahan kulit: Disarankan untuk mengelap koper dengan sabun khusus bahan kulit yang bernutrisi untuk memulihkan tampilannya.

    Cara Membersihkan Roda Koper

    Roda koper merupakan bagian yang paling kotor, karena berkontak langsung dengan permukaan.

    Alat dan Bahan
    1. Sabun dan air atau pembersih serbaguna
    2. Handuk mikrofiber
    3. Obeng

    Berikut cara membersihkan roda koper
    1. Oleskan campuran sabun dan air atau semprotkan pembersih serbaguna pada roda
    2. Lap roda dengan larutan pembersih
    3. Keringkan roda dengan kain mikrofiber
    4. Kamu bisa lepas rodanya dengan obeng lalu bersihkan secara menyeluruh dan pasang kembali

    Cara Membersihkan Bagian Dalam Koper

    Bau yang tertinggal (dari baju yang belum dicuci) dan noda (tumpahan sampo yang menempel) bisa membuat interior koper jadi kotor.

    Alat dan Bahan
    1. Soda kue
    2. Penyedot debu
    3. Sabun cuci piring
    4. Deterjen lembut

    Ikuti langkah berikut untuk membersihkan interior koper
    1. Taburkan sedikit soda kue ke dalam koper dan diamkan semalaman
    2. Keesokannya, sedot debu di setiap sudut dan celah interior
    3. Kalau ketumpahan sampo atau tabir surya, sedot dengan penyedot debu basah/kering serbaguna; kamu harus mengelap tumpahannya dengan sedikit air untuk mengangkat sisa-sisa yang menempel
    4. Untuk noda membandel, pakai sedikit deterjen lembut dan air, lalu bersihkan noda tersebut dengan spons

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Deretan Sampah dan Barang Unik yang Pernah Dibuat Material Rumah


    Jakarta

    Bahan material yang biasanya dibutuhkan untuk membangun rumah adalah batu bata, mortar, kayu, batu, baja, dan beton. Namun, ternyata ada orang-orang yang membuat rumah dari barang bekas atau bisa disebut sampah pakai. Di berbagai belahan dunia, orang-orang menjadi semakin kreatif dengan membangun rumah mereka menggunakan botol soda daur ulang hingga jagung bekas.

    Masih belum percaya? Berikut adalah daftar barang bekas yang digunakan untuk membangun rumah, melansir dari berbagai sumber.

    1. Rumah dari Botol Daur Ulang

    Rumah unik yang pertama dibangun menggunakan botol daur ulang alias botol bekas. Lebih dari 25.000 botol daur ulang disatukan untuk menciptakan Bottle Houses atau rumah botol. Tempat ini dijadikan sebagai tempat wisata di Kanada, tepatnya pada Cap-Egmont, Prince Edward Island, Kanada.


    Rumah ini awalnya dibangun oleh mendiang Édouard T. Arsenault setelah menerima kartu pos kastil kaca dari putrinya pada tahun 1979. Setelah itu, dia mulai mengumpulkan botol-botol kaca bekas di sekelilingnya, sebagian besar dari restoran lokal, ruang dansa komunitas, teman, kerabat dan tetangga.

    2. Rumah Lego

    Presenter Top Gear James May membangun rumah Lego full-size pertama di dunia. Jika kamu mengira ini adalah rumah mainan, kamu salah. Rumah lego ini adalah rumah yang terbuat dari lego, tapi berfungsi seperti rumah normal pada umumnya.

    Rumah ini memiliki toilet yang bisa berfungsi, kamar mandi dengan shower air panas, dan juga kasur yang tentunya keras. Melansir dari The Daily Mail, rumah lego ini merupakan rumah dua lantai dengan tinggi sekitar 6 meter. Dibangun pada tahun 2009, rumah ini menggunakan 3,3 juta batu bata lego dan dikerjakan oleh sekitar 1000 orang.

    Meski rumah tersebut kini sudah tidak lagi berdiri karena mengalami beberapa konflik dengan pihak Lego, tetapi rumah lego ini tetap menarik untuk dibahas dari segi keunikannya.

    3. Rumah dari Bonggol Jagung

    Tak kalah unik, ada juga rumah yang terbuat dari bonggol jagung. Melansir dari Arch Daily, rumah yang dindingnya terbuat dari ribuan bonggol jagung ini telah memenangkan kompetisi Archi<20 pada tahun 2012. Rumah ini berbentuk seperti lingkaran dengan 20 meter persegi.

    Terletak di kawasan alam yang dilindungi di desa Muttersholtz, di North-East Prancis, rumah bonggol jagung ini diklaim sebagai sebuah inovasi untuk membangun rumah dengan biaya rendah. Selain itu, rumah ini juga tidak memiliki dapur, sehingga memang hanya digunakan untuk tempat tidur dan berlindung.

    4. Rumah dari Kaleng Aluminium Bekas

    Richard Van Os Keuls, seorang arsitek dari Silver Spring, Maryland, pertama kali mendapat ide untuk menggunakan kaleng aluminium pipih di dalam bangunan rumah setelah melihat mobil melindas kaleng soda yang dibuang di jalan. Dia berpikir bahwa kaleng soda bekas mungkin bisa menjadi material untuk rumah. Jadi, ia mulai mengumpulkan kaleng bekas dan menggunakannya sebagai dinding untuk ekstensi kayu lapis di rumahnya.

    Dengan menggunakan sepatu bot yang berat, Richard pertama-tama menginjak kaleng dan kemudian meratakannya dengan palu godam hingga pipih. Setelah itu, ia membulatkan sudut-sudutnya agar tidak tajam dan melukai orang. Setelah semuanya selesai, ia menempatkan 30-40 kaleng di dinding dan menempelkannya menggunakan paku aluminium.

    5. Rumah Kaca Transparan

    Selanjutnya ada rumah transparan yang terbuat dari kaca. Rumah kaca transparan di Tokyo, yang dikenal sebagai “House NA”, adalah rumah tanpa privasi. Pasalnya, dinding rumah ini hampir seluruhnya terbuat dari kaca.

    Rumah transparan seluas 84,9 meter persegi ini dibangun oleh Sou Fujimoto Architects dan dikaitkan dengan konsep hidup di dalam pohon. Rumah yang dominan warna putih ini terlihat tinggi dengan banyak tangga dan tiang yang terlihat. Rumah ini juga memiliki semua ruangan yang ada di rumah pada umumnya.

    6. Rumah dari Kontainer Pegiriman Bekas

    Melansir dari laman Digital Trends, mengubah kontainer pengiriman tua menjadi rumah adalah hal yang populer di luar negeri belakangan ini. Biasanya, kontainer pengiriman hanya berharga US$ 1.800 – US$ 5.000 atau sekitar Rp 29 – 81 juta, tergantung pada ukurannya. Di sana, harga ini cenderung lebih murah ketimbang membeli rumah atau membeli tanah untuk membangun rumah.

    Jadi, banyak warga yang memanfaatkan bekas kontainer untuk dijadikan rumah dengan berbagai desain. Selain kokoh, bekas kontainer ini juga ramah lingkungan, karena digunakan kembali sebagai rumah alih-alih dilelehkan saat dibuang atau dikirim kembali.

    7. Rumah dari Gabus

    Menggunakan gabus sebagau sebagai bahan bangunan ternyata bagus karena sifatnya yang tahan api, bisa menjaga suhu, dan awet. MUJI, merek dari Jepang yang mengusung kesederhanaan, telah membuat rumah dari gabus dengan desainer Jasper Morrison. Rumah yang berwarna coklat itu, memiliki desain sederhana dengan ruangan layaknya rumah yang biasa kita temu. Tapi, menariknya adalah semua dinding di ruangan dan di rumah ini terbuat dari gabus.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Kebiasaan yang Bisa Hilangkan Sumpek di Rumah


    Jakarta

    Kenyamanan rumah sangat dipengaruhi oleh kebersihan dan kerapihan isi rumah. Maka dari itu, sebaiknya saat kamu merasa suatu ruangan di rumah mulai terlihat berantakan, bereskan sesegera mungkin.

    Ternyata, ada beberapa kebiasaan kecil yang berdampak besar pada kebersihan dan kerapihan rumah. Dilansir dari The Spruce, Senin (3/6/2024) berikut kebiasaan yang bikin rumah antisumpek.

    Buang Barang yang Tidak Perlu

    Kebiasaan menumpuk barang adalah masalah utama dari kebanyakan orang. Hal ini disampaikan oleh seorang organisator profesional, Laura Cattano.


    “Hal terbaik yang bisa kamu lakukan adalah menyingkirkan apapun yang tidak membantu. Belilah barang yang membantumu dalam melakukan sesuatu,” kata Cattano.

    Jika ragu saat mau membuang, pikirkan juga bagaimana kamu akan menyimpan semua barang yang menumpuk di rumah. Misalnya, kamu tak akan membutuhkan 10 pembuka kaleng di rumah, jadi sebaiknya kamu buang saja barang yang sudah tidak digunakan.

    Bijak Sebelum Membeli

    Kebiasaan berbelanja impulsif adalah penyebab kedua rumahmu penuh barang dan sumpek. Jadinya, barang tersebut tidak terpakai sebagaimana seharusnya dan hanya memenuhi rumah.

    Agar tidak terjadi penumpukan barang di rumah, disarankan untuk berpikir dengan bijak sebelum membeli suatu barang. Pikirkan secara cermat apakah kamu benar-benar memerlukan barang tersebut di rumah.

    Penyimpanan yang Tepat

    Kamu bisa menyimpan barang di rak terkunci atau menaruhnya di atas meja. Pilah terlebih dahulu barang mana yang mau disimpan di ruang terbuka dan mana yang mau ditaruh di dalam lemari tertutup. Pakai rak dekoratif guna menyamarkan barang-barang agar ruangan terlihat kian rapi.

    Bikin Jadwal Rutin Beberes

    Pembuatan jadwal ini mencegah rumah agar tidak berantakan. Disarankan untuk dibagi menjadi dua jadwal, yakni pagi dan sore.

    Mengingat saat sore waktunya lebih panjang, kamu bisa melakukan pembersihan secara menyeluruh. Kamu bisa membereskan meja, mengatur ulang ruangan, atau menyortir barang untuk disimpan di tempat tertutup. Saat pagi, kamu bisa menyelesaikan pekerjaan yang belum selesai.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Haruskah Melepas Sepatu di Dalam Rumah?


    Jakarta

    Setiap orang punya aturan sendiri di rumahnya. Misal, boleh tidaknya memakai sepatu di dalam rumah.

    Ada pemilik rumah yang mengharuskan tiap orang melepas sepatu di depan pintu, ada juga yang tidak. Di banyak budaya di seluruh dunia, melepas sepatu sebelum masuk rumah adalah hal lazim.

    Tapak dan retakan pada sol sepatu adalah tempat ideal bagi bakteri untuk bersarang. Saat sepatu bersentuhan dengan permukaan yang punya konsentrasi bakteri tinggi, seperti toilet umum dan trotoar kotor, bakteri akan menumpang masuk ke dalam rumah.


    Melansir dari Sharp, Senin (3/6/2024) para peneliti di University of Houston menemukan bahwa sekitar 40% sepatu membawa Clostridium difficile (C. diff), sejenis bakteri penyebab radang usus besar dan diare parah. Di luar risiko C. diff, ada bermacam bakteri yang bisa menyelinap lewat sepatu.

    Apakah Sepatu yang Terkontaminasi Berisiko Buat Kesehatan?

    Kuman bisa ditularkan dari alas kaki, misalnya jika kamu menyentuh sepatu lalu menyentuh wajah dan mulut. Dalam hirarki potensi kesehatan di rumah, sepatu yang terkontaminasi bakteri berada di peringkat yang relatif rendah.

    Kuman ada di sekitar kita, dan kecil kemungkinan kamu jatuh sakit karena memakai sepatu di dalam rumah. Sistem kekebalan tubuh, termasuk kulit, sangat efektif dalam menjaga agar patogen-patogen ini tidak membuat kita sakit.

    Melepas atau Tidak Melepas Sepatu

    Beberapa orang menganggap melepas sepatu sebagai bentuk menjaga kebersihan rumah demi kesehatan anggota rumah tangga.

    Kalau kamu lebih suka pakai sepatu dalam rumah karena nyaman, pertimbangkan untuk membeli sandal rumah yang mendukung. Untuk mengurangi resiko jatuh di dalam rumah, lansia sebaiknya mengenakan sepatu kets atau sepatu kokoh lainnya di dalam rumah.

    Penderita diabetes atau neuropati juga harus selalu memakai sepatu di dalam ruangan, untuk menghindari cedera kaki yang bisa terinfeksi.

    Pada akhirnya, melepas sepatu di depan pintu sebagian besar adalah preferensi pribadi. Meski risiko penyakit akibat memakai sepatu di dalam rumah mungkin renda bagi kebanyakan orang, melepas sepatu di luar rumah bisa bantu cegah bakteri dan kontaminan di telapak kakimu ikut terbawa ke dalam rumah.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Dekorasi Teras Kecil Agar Terlihat Luas


    Jakarta

    Memiliki lahan rumah yang sempit membuat kita harus lebih kreatif lagi dalam mendesain dan memaksimalkan ruang yang ada. Biasanya, kebanyakan orang akan membangun hampir keseluruhan tanahnya untuk bangunan rumah, dan hanya menyisakan sebagian kecil untuk teras dan carport.

    Meski lahannya terbatas dan sempit, teras bisa dibuat menjadi bagian rumah menarik dan fungsional.

    Bagaimana caranya? Simak tipsnya di bawah ini, melansir dari Architectural Digest


    1. Buat Rancangan

    Sebelum mulai mendekorasi teras, pikirkan dulu kegunaannya. Apakah kamu ingin menggunakannya untuk bersantai, tempat makan-makan, atau hanya dijadikan sudut dekorasi di rumah? Buatlah gambar skala teras lalu tambahkan furnitur yang kamu inginkan.

    Jika teras akan digunakan oleh setidaknya dua orang, kamu memerlukan setidaknya 6 meter persegi untuk menaruh meja dan kursi atau area tempat duduk kecil lainnya. Jika luas ruangan minimal 12 meter persegi, kamu bahkan bisa menaruh meja makan dengan empat kursi atau dua kursi santai.

    Selain itu, kamu juga perlu mengetahui arah cahatya matahari karena ini akan menentukan di mana seharusnya kamu meletakkan furnitur.

    2. Pilih Lantai yang Tepat

    Memilih bahan dan warna lantai yang tepat sangat penting untuk membuat teras kamu lebih menarik. Baik memilih batu, kayu, ubin, yang paling penting adalah bahan tersebut tahan terhadap cuaca dan aman untuk dilalui. Pastikan bahan tersebut anti slip bahkan saat basah.

    3. Tentukan Desain yang Cocok untuk Teras Kecil

    Selanjutnya adalah memilih desain yang sesuai untuk teras mungil kamu. Tentukan apakah kamu lebih menyukai tampilan yang natural, dipenuhi banyak tanaman, furnitur kayu, dan batu alam, atau kamu lebih menyukai tampilan yang lebih kontemporer dengan lempengan batu besar, furnitur sederhana, dan garis-garis yang rapi?

    Sebagai tips, teras yang bergaya Mediterania sebenarnya mudah diterapkan meski teras kamu sempit. Caranya, cukup pilih batu alam berwarna terang atau balok beton dengan permukaan rustic lalu tambahkan furnitur rotan dan anyaman. Jika ada ruang lebih, pergola atau teralis yang ditumbuhi tanaman merambat atau tanaman ivy dapat membantu menciptakan suasana yang hijau dan cantik.

    4. Pilih Furnitur yang Sesuai

    Memiliki teras yang sempit, kamu memang dituntut untuk lebih kreatif dalam memanfaatkan ruang yang ada, salah satunya adalah kreatif menentukan furnitur yang sesuai. Carilah furnitur yang praktis dan tidak memakan banyak tempat. Selain itu, pilihan furnitur yang fungsional dan mudah disimpan juga menjadi pilihan yang cocok untuk teras mungil.

    Tips Membuat Teras Kecil Terasa Lebih Luas

    1. Lantai Diletakkan Secara Diagonal dengan Ubin Besar

    Bermain trik dengan lantai nyatanya sangat efektif untuk membuat teras terasa lebih luas. Gunakan ubin yang berukuran besar bisa memberikan nuansa tenang pada suatu ruangan, sedangkan peletakan lantai kayu secara diagonal dapat membuat dek terlihat lebih panjang.

    2. Jangan Membuat Ruangan Terlalu Penuh

    Pepatah “less is more” jelas berlaku untuk teras kecil. Apalagi jika ruangannya terbatas, berhati-hatilah agar tidak membuat teras teralu penuh dengan furnitur, barang-barang dekoratif, dan tanaman. Bentuk furnitur juga penting. Sebaiknya, pilih furnitur halus dengan kaki ramping, karena furnitur ini membuat teras terlihat lebih luas dibandingkan dengan sofa yang tebal.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Jenis Furniture Kayu yang Tahan Air dan Cara Merawatnya



    Jakarta

    Kayu adalah salah satu bahan furniture di rumah yang rentan rusak jika terkena air. Meskipun begitu, ada jenis kayu yang tahan air dan kelembapan. Sayangnya biasanya harganya lebih mahal dari jenis kayu pada umumnya. Jika tidak bisa membeli jenis kayu yang tahan air, kamu bisa melindungi permukaannya dengan finishing cat.

    Tanda-tanda furniture kayu rusak akibat air biasanya cat yang melapisi menggelembung dan lama kelamaan mengelupas. Tanda ini terlihat jelas jika kamu membeli furniture kayu yang warnanya bukan seperti kayu asli. Selain cat yang menggelembung, terlihat bekas air pada permukaan kayu, warna kayu yang memudar, hingga permukaan kayu yang menggembung tidak rata seperti semula. Munculnya jamur pada furnitur kayu juga menandakan kerusakan akibat air.

    Jenis Kayu yang Tahan Air

    Melansir dari Duffield Timber, Selasa (4/6/2024), jika ingin membeli atau membuat furniture dari kayu yang tahan air dan tidak mudah lapuk, ada beberapa jenis kayu yang disarankan, berikut diantaranya.


    1. Kayu Walnut (Kenari)

    Untuk jenis ini kebanyakan produknya adalah kayu impor. Kayu jenis ini dikenal tahan terhadap air, tetapi hanya untuk furniture di dalam ruangan saja. Selain jadi furniture, kayu walnut juga bisa dipakai pada lantai rumah.

    2. Kayu Jati

    Kayu jenis ini mudah ditemukan di Indonesia, meskipun harganya memang cukup mahal. Namun, kayu ini memiliki kualitas yang bagus dan tentunya tahan air.

    3. Kayu Iroko

    Jenis kayu satu ini berasal dari Afrika. Jika kamu ingin memiliki pilihan yang sama bagusnya seperti kayu jati, kamu bisa memakai kayu Iroko, sebab kayu ini sering disebut kayu jatinya Afrika.

    Selain bisa jadi bahan furniture, kayu Iroko juga sering digunakan untuk pagar rumah, lantai, hingga bahan kapal karena tahan air.

    4. Kayu Ulin

    Jenis satu ini juga mudah ditemukan di Indonesia. Kayu ulin termasuk jenis kayu yang unik karena semakin terkena air, kepadatannya semakin bertambah. Namun, jika dibandingkan jenis kayu lain, permukaan kayu ulin sedikit bertekstur dan terlihat memiliki retak.

    Cara Melindungi Furniture Kayu Agar Tak Mudah Lapuk

    Produk furniture dari kayu saat ini banyak pilihannya. Tidak sedikit yang harganya murah memiliki desain yang bagus atau minimalis. Biasanya yang seperti ini ketahanannya terhadap air tidak begitu bagus. Namun, kamu bisa melindungi furniture kayu tahan air agar tidak mudah lapuk dengan cara melapisinya dengan sebuah cat finishing.

    Menurut Homify, terdapat beberapa cat finishing untuk kayu seperti lilin, pernis, minyak, shellac (sejenis resin), dan pelapis berbahan dasar air. Masing-masing bahan pelapis menawarkan perlindungan, kemudahan pengaplikasian, daya tahan, kemudahan perbaikan, dan hasil akhir yang berbeda-beda.

    Pernis yang berbahan dasar minyak memiliki daya tahan terbaik dalam hal ketahanan air. Pernis yang menggunakan uretan untuk resinnya (biasanya diberi label poliuretan) lebih cepat mengeras, cepat menyebar, dan dapat melindungi permukaan kayu dari kelembapan. Penggunaan pernis juga bagus untuk furniture kayu di dapur atau kamar mandi yang mudah terkena air dan lembap.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 10 Warna Keramik yang Cocok untuk Lantai Dapur agar Tampak Luas dan Aesthetic


    Jakarta

    Ada berbagai pilihan ubin yang dapat dipasang untuk lantai dapur, salah satunya keramik. Keramik termasuk pilihan ubin terpopuler yang paling umum digunakan.

    Terbuat dari tanah liat yang dicampur dengan bahan lain lalu dibakar, keramik cukup awet dan tahan dari goresan, air, noda, serta suhu panas. Jenis ubin ini juga mudah dibersihkan sehingga terbilang ideal untuk lantai dapur yang rawan terkena tumpahan dan cipratan dari masakan.

    Selain itu, harganya yang terjangkau dan desain beragam juga jadi alasan ubin keramik banyak dipilih. Kalau kamu tertarik dengan keramik, cek inspirasi warna dan motif keramik yang cocok untuk lantai dapur di bawah ini.


    Ide Warna Keramik untuk Lantai Dapur

    Berikut beberapa inspirasi warna keramik yang cocok untuk lantai dapur agar tampak luas dan aesthetic, dikutip dari laman Martha Stewart dan Real Simple.

    1. Putih Polos

    Putih Polos.Putih Polos. Foto: dok. Maite Granda

    Area dapur tak begitu lebar yang dipasangkan ubin putih polos jelas memberikan kesan luas. Meski tak semua furnitur berwarna putih, sentuhan warna abu-abu, hitam, dan cokelat kayu juga tetap membuat dapur tampak lengang.

    2. Krem

    Krem.Krem. Foto: Max Vakhtbovycn/Pexels

    Keramik warna krem dengan semburat motif lembut jadi pilihan yang bagus untuk lantai dapur. Lemari kabinet abu-abu dan beberapa furnitur berwarna hitam justru berpadu sempurna dengan nuansa dapur yang krem. Warna putih juga boleh disematkan pada beberapa bagian untuk dapur lebih segar.

    3. Abu-abu

    Abu-abu.Abu-abu. Foto: Max Vakhtbovycn/Pexels

    Abu-abu juga cocok dipilih untuk ubin dapur agar terlihat leluasa. Lantai abu yang dipadukan dengan furnitur cokelat kayu tak disangka-sangka menciptakan area dapur yang cantik nan nyaman dipandang.

    4. Cokelat Muda

    Cokelat Muda.Cokelat Muda. Foto: Max Vakhtbovycn/Pexels

    Motif kayu cokelat muda termasuk warna yang bagus untuk lantai dapur. Warna ini tidak bertabrakan dan menciptakan kesan luas meski dirangkaikan dengan lemari kabinet abu-abu dan meja konter hitam. Ini mungkin terbantu dengan dinding, langit-langit, serta jendela dan tirainya yang berwarna putih.

    5. Hitam-Putih

    Hitam Putih.Hitam-Putih. Foto: Sarah Winchester/Erin Gates Design

    Ubin hitam putih bak papan catur bisa jadi ide untuk memberi kesan luas di area dapur sempit. Kombinasi warna keramik ini cocok untuk lantai dapur.

    Di sisi lain, kamu yang kurang suka dapur serba putih juga bisa coba motif ini. Dengan begitu, dapur tidak akan tampak terlalu polos.

    6. Cokelat Tua

    Cokelat Tua.Cokelat Tua. Foto: Max Vakhtbovycn/Pexels

    Siapa sangka lantai cokelat tua justru bikin dapur terlihat leluasa? Warna cokelat tua khas kayu yang dipadukan dengan kabinet biru keabu-abuan serta meja makan dan dinding putih ternyata bisa membuktikannya.

    Untuk mempermanis area, hiasan berwarna ungu, biru, dan hijau dapat diletakkan di beberapa sudut dapur.

    7. Biru Tua Motif

    Biru Tua Motif.Biru Tua Motif. Foto: Meghan Beierle O’brien/Kelly Martin Interior

    Setelah hanya ubin-ubin polos, dapur juga cocok kok jika dipasangkan ubin biru bermotif seperti foto di atas. Kalau bagian lantai sudah bermotif, usahakan area dapur lainnya tidak ya. Hal ini agar motifnya tidak bertabrakan satu sama lain.

    8. Cokelat dan Putih Gading

    Cokelat dan Putih Gading.Cokelat dan Putih Gading. Foto: studio.thanasis/Instagram

    Lagi-lagi keramik bak papan catur tampak bagus untuk lantai dapur. Kali ini warna yang dapat dipilih yaitu cokelat dan putih gading. Furnitur dapur lainnya juga dapat disamakan warnanya agar tercipta perpaduan yang senada. Warna biru dan merah muda keunguan bisa diselipkan untuk mempermanis.

    9. Putih Motif

    Putih Motif.Putih Motif. Foto: Emily Followill/Gordon Dunning Interior

    Kalau ingin dapur nuansa putih tapi tidak ingin terlalu serba putih, bisa pasang ubin motif custom seperti di atas. Motifnya bisa dimainkan sesuai selera dengan pilihan warna putih dan hitam. Tempatkan juga furnitur berwarna hitam agar tampak senada.

    10. Merah-Putih Geometris

    Merah Putih Geometris.Merah Putih Geometris. Foto: dok. Blakes London

    Bukan cuma hitam yang dapat dipadukan dengan putih, tapi merah juga cocok lho. Contohnya pada lantai dapur di atas. Ubin merah putih bermotif geometris ternyata juga bagus untuk mempercantik area dapur rumah.

    Agar warna merah bisa kian menonjol, furnitur seperti lemari yang dipilih dengan warna sama tampak manis untuk dipandang.

    Nah, itu dia sederet inspirasi warna keramik yang cocok untuk lantai dapur. Dari contoh di atas, mana nih warna yang kamu suka?

    (azn/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Melihat NJOP Online dan Menghitung Harga Jual Rumah


    Jakarta

    Untuk menghitung nilai atau harga sebuah tanah maupun rumah, kita perlu mengetahui Nilai Jual Objek Pajak atau NJOP-nya terlebih dahulu. NJOP ini ditetapkan oleh pemerintah daerah berdasarkan berbagai faktor, terutama lokasi.

    Cara melihat NJOP ini dapat dilakukan dengan mendatangi kantor yang mengurusi pajak dan pendapatan daerah, misalnya Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) Jakarta, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Surakarta, dan sebagainya. Selain itu, cara melihat NJOP juga bisa dilakukan secara online.

    Dalam artikel ini akan kita bahas cara melihat NJOP secara online, mulai dari pengertian NJOP, faktor penentu NJOP, hingga cara menghitung harga jual rumah berdasarkan NJOP tanah dan bangunan.


    Cara Melihat NJOP Online

    Selain mendatangi kantor Badan Pendapatan setempat, kamu bisa melihat NJOP secara online. Namun tidak semua daerah bisa menerapkan cara ini, sebab beberapa daerah tidak mengunggahnya ke situs resminya.

    Perhatikan beberapa langkah berikut ini:

    1. Kunjungi Situs Pemda

    Kunjungi situs resmi pemerintah daerah setempat untuk mencari regulasi mengenai penetapan NJOP. Kamu bisa masuk ke situs Badan Pendapatan Daerah sesuai lokasi properti, misalnya Jakarta adalah bprd.jakarta.go.id.

    Atau kalian bisa mengakses situs Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) pemerintah daerah sesuai lokasi properti. Misalnya daerah Kabupaten Sukoharjo adalah jdih.sukoharjokab.go.id.

    2. Cari Regulasi Tentang NJOP

    Carilah kumpulan regulasi mengenai Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) atau Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Cari regulasi terbaru, kemudian download atau lihat preview-nya.

    Di Jakarta, NJOP diatur dalam Pergub Nomor 37 Tahun 2019 tentang Nilai Jual Objek Pajak Bumi Dan Bangunan Perdesaan Dan Perkotaan Tahun 2019. Di Sukoharjo, NJOP diatur dalam Keputusan Bupati Sukoharjo Nomor: 974/468 Tahun 2022 tentang Ρenetapan Nilai Jual Objek Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan Dan Perkotaan Kabupaten Sukoharjo Tahun 2022.

    3. Unduh dan Buka Regulasi

    Besar NJOP biasanya terletak pada lampiran. NJOP diatur berdasarkan lokasinya, biasanya mendetail hingga ke nama jalannya. Berikut ini tampilan kisaran NJOP dalam regulasi tersebut:

    NJOP dari Keputusan Bupati Sukoharjo Nomor: 974/468 Tahun 2022.NJOP dari Keputusan Bupati Sukoharjo Nomor: 974/468 Tahun 2022. Foto: Bayu Ardi Isnanto/detik.com.

    Pengertian NJOP

    Dikutip dari Peraturan Menteri Keuangan Nomor 150/PMK.03/2010, NJOP adalah harga rata-rata yang diperoleh dari transaksi jual beli yang terjadi secara wajar, dan bilamana tidak terdapat transaksi jual beli, NJOP ditentukan melalui perbandingan harga dengan objek lain yang sejenis, atau nilai perolehan baru, atau NJOP pengganti.

    NJOP sering digunakan sebagai dasar pengenaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) untuk pedesaan dan perkotaan atau yang disebut PBB-P2. Selain itu, NJOP juga dapat menjadi dasar menentukan harga jual rumah maupun tanah.

    Faktor Penentu NJOP

    NJOP ditetapkan oleh pemerintah daerah secara berkala, sehingga besarannya bisa naik dan turun, tergantung faktor-faktor penentunya. Jadi jangan heran kalau NJOP rumah kamu berbeda dengan NJOP kampung sebelah.

    Nah, apa saja faktor penentunya? Berdasarkan pengertian NJOP, berikut ini beberapa faktor penentunya:

    1. Perbandingan dengan Objek Pajak Lain

    NJOP bisa ditentukan berdasarkan perbandingan dengan objek lainnya melalui pengamatan dan penelitian objek pajak lain yang sejenis.

    2. Pergantian NJOP

    NJOP juga ditentukan berdasarkan pergantian NJOP, yaitu hasil pemasukan dari objek pajak tersebut.

    3. Nilai Perolehan Baru

    Perhitungan NJOP juga didasari oleh transaksi pembelian dan dikurangi biaya yang harus dikeluarkan untuk penempatan objek pajak secara layak.

    Cara Menghitung Harga Jual Rumah Berdasarkan NJOP

    Salah satu fungsi NJOP adalah untuk menghitung harga jual rumah sesuai pasaran. Meski demikian, NJOP adalah harga rata-rata, sehingga harga jualnya mungkin bisa lebih tinggi hingga 2-3 kali lipat, atau justru lebih rendah karena faktor-faktor tertentu.

    Dilansir dari situs Ray White, berikut ini cara menghitung harga jual rumah berdasarkan NJOP secara umum:

    1. Hitung NJOP Sesuai Luas Rumah

    Setelah mengetahui NJOP di daerahmu, hitunglah dengan mengalikan NJOP tanah dengan luas tanah, ditambah NJOP bangunan yang dikalikan dengan luas bangunan.

    (Luas tanah x NJOP per meter tanah) + (Luas Bangunan x NJOP per meter bangunan)

    Misalkan rumah Anda terdiri tanah seluas 60 meter persegi dan bangunan seluas 40 meter persegi. Jika NJOP tanah sebesar Rp 5.000.000/meter persegi dan NJOP bangunan Rp 4.000.000/meter persegi, maka cara menghitungnya sebagai berikut:

    (Luas tanah x NJOP per meter tanah) + (Luas Bangunan x NJOP per meter bangunan)
    (60 x 5.000.000) + (40 x 4.000.000)
    = 300.000.000 + 160.000.000
    = Rp 460.000.000

    Jadi, harga jual minimal rumah tersebut Rp 460 juta. Harga ini bisa jauh lebih tinggi atau rendah tergantung faktor-faktor lain. Penjual tentu bebas menentukan harga, namun pembeli juga akan melihat apakah harga tersebut layak.

    2. Pertimbangkan Lokasi

    Lokasi rumah yang strategis bisa memiliki harga jual yang lebih tinggi. Lokasi strategis biasanya berada dekat dengan jalan raya, dekat dengan fasilitas umum, pusat bisnis, dan sebagainya. Nilai jual bisa menurun ketika lokasi tersebut kini menjadi langganan bencana, atau terdampak proyek tertentu.

    3. Pertimbangkan Kelayakan Rumah

    Anda juga harus mempertimbangkan kelayakan rumah. Jika rumah sudah lama berdiri dan mengalami kerusakan, maka dapat mengurangi nilainya, karena pembeli juga harus merenovasinya.

    4. Tambahkan Biaya Renovasi

    Jika Anda melakukan renovasi sehingga rumah menjadi cantik, maka tambahkan biaya tersebut agar tidak rugi. Renovasi ini misalnya memasang wallpaper, memasang lampu hias, membuat kabinet dapur, menggunakan perabot berkualitas tinggi, dan sebagainya.

    5. Bandingkan Harga Pasaran

    Yang terakhir, kamu bisa membandingkannya dengan harga pasaran rumah di sekitar lokasi. Hal ini diperlukan agar harga jual tidak terlalu rendah atau terlalu tinggi.

    Nah, itulah tadi telah kita ulas cara melihat NJOP secara online, lengkap dengan pengertian NJOP, faktor penentu NJOP, hingga cara menghitung harga jual rumah berdasarkan NJOP tanah dan bangunan.

    (row/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Ventilasi: Pengertian, Jenis dan Fungsinya


    Jakarta

    Ventilasi merupakan komponen penting dalam sebuah bangunan, termasuk rumah. Dengan adanya ventilasi, bisa terjadi pertukaran udara dari luar dan dalam rumah agar ruangan tidak pengap.

    Ventilasi ini diperlukan agar para penghuni dalam sebuah bangunan bisa bernapas dengan udara yang segar. Bahkan, ventilasi juga termasuk komponen ciri rumah sehat. Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan No. 829/Menkes/SK/VII/1999, pada rumah sehat, luas lubang ventilasi alamiah yang permanen minimal 10% luas lantai.

    Nah, untuk mengetahui informasi lebih lanjut, yuk simak pengertian, fungsi, hingga jenis ventilasi di bawah ini.


    Pengertian Ventilasi

    Dilansir dari hseblog, ventilasi adalah proses pertukaran udara pada suatu ruangan untuk menyediakan udara segar dan meningkatkan kualitas udara dalam ruangan. Proses tersebut mengeluarkan udara pengap dan menggantinya dengan udara dari luar yang segar.

    Proses pertukaran udara ini dinilai penting untuk menghilangkan kelembapan, bau, asap, panas, debu, bakteri di udara, dan polutan lainnya di dalam ruangan.

    Fungsi Ventilasi

    Fungsi utama dari ventilasi adalah menjaga kualitas udara yang baik di dalam ruangan. Tanpa ventilasi yang baik, bisa saja di dalam ruangan dipenuhi polutan dan patogen yang bisa membahayakan kesehatan dan kenyamanan penghuni di dalamnya.

    Jenis-jenis Ventilasi

    Berdasarkan publikasi WHO yang berjudul Natural Ventilation for Infection Contol in Health-Care Settings, ada 3 jenis ventilasi yang umum digunakan, yaitu ventilasi alami, ventilasi mekanik, dan ventilasi hybrid. Berikut ini penjelasannya.

    Ventilasi Alami

    Ventilasi alami adalah ventilasi yang menggunakan kekuatan alam, seperti angin, yang mendorong udara luar melalui bukaan selubung bangunan yang dibuat khusus. Contohnya, melalui jendela, pintu, cerobong, dan lainnya. Ventilasi alami pada bangunan biasanya disesuaikan dengan iklim, desain bangunan, dan perilaku manusia.

    Ventilasi Mekanik

    Ventilasi mekanik umumnya menggunakan bantuan kipas untuk keluar-masuknya udara pada sebuah bangunan. Kipas tersebut bisa dipasang di jendela atau dinding, atau dipasang di saluran untuk menyuplai udara ke dalam atau membuang udara dari ruangan. Contohnya penggunaan exhaust fan pada kamar mandi.

    Ventilasi Campuran (Hybrid Ventilation)

    Ventilasi campuran ini merupakan kombinasi dari ventilasi alami dan ventilasi mekanik. Jenis ventilasi ini umumnya menggunakan ventilasi alami untuk pertukaran udara. Namun, jika aliran udara terlalu rendah, diperlukan bantuan ventilasi mekanik.

    Penggunaan ventilasi jenis ini perlu kehati-hatian. Sebaiknya, memasang exhaust fan di mana udara dalam ruangan bisa dibuang langsung keluar melalui dinding atau jendela,

    Itulah pengertian, fungsi, dan jenis-jenis ventilasi. Semoga bermanfaat!

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com