Blog

  • Turun Plafon KPR: Pengertian Penyebab dan Solusinya


    Jakarta

    Pernah dengar istilah turun plafon KPR? Istilah tersebut sering terdengar apalagi jika kamu sedang mengambil kredit pemilikan rumah atau KPR.

    Dalam sistem KPR, plafon kredit merupakan jumlah total pinjaman yang disediakan oleh bank kepada nasabah. Sederhananya, plafon KPR merupakan bentuk utang nasabah ke bank.

    Untuk mengetahui lebih lanjut terkait turun plafon KPR, berikut ini informasi lengkapnya.


    Pengertian Turun Plafon KPR

    Dalam catatan detikcom, turun plafon merupakan situasi di mana pinjaman yang dicairkan jumlahnya lebih kecil dari nilai yang sudah diajukan. Hal itu bisa berpengaruh pada jumlah uang muka yang harus dibayarkan ke bank yaitu menjadi lebih banyak.

    Contoh menghitung plafon kredit
    Misalnya, kamu ingin membeli rumah seharga Rp 600.000.000 dengan tenor 15 tahun. Lalu, uang muka yang perlu dibayarkan sebesar 20% dari harga rumah yaitu Rp 120.000.000.

    Untuk menghitung plafon kredit yaitu harga rumah yang ingin dibeli dikurangi uang muka. Maka:
    Rp 600.000.000 – Rp 120.000.000 = Rp Rp 480.000.000

    Dengan demikian, nilai utang kamu ke bank adalah Rp 480.000.000 dan harus dilunasi sesuai tenor yang disepakati, yaitu 15 tahun.

    Turun plafon ini bisa disebabkan oleh beberapa hal. Dilansir dari BTN Properti, berikut ini hal-hal yang bisa menyebabkan turunnya plafon KPR.

    – Penghasilan dan riwayat keuangan nasabah yang tidak sesuai bisa membuat plafon kredit yang diajukan tidak sesuai dengan keinginan.

    – Pengajuan KPR pada rumah second atau rumah bekas yang nilai rumahnya tidak sesuai dengan nilai jualnya. Contohnya seperti ada kerusakan atau hal lain yang bisa membuat harga rumah turun.

    – Surat Penegasan Persetujuan Penyediaan Kredit (SP3K) sudah keluar namun akad terlambat ditandatangani. Hal itu terjadi karena SP3K diterbitkan oleh bank ketika pengajuan KPR kamu diterima. SP3K ini memiliki masa berlaku yang tidak boleh dilewatkan agar plafon KPR kamu tidak turun.

    Tips Agar Plafon KPR Tidak Turun

    1. Pilih Program KPR yang Sesuai

    Saat ingin mengajukan KPR, sebaiknya kamu mencari tahu lebih dahulu KPR yang ingin kamu ambil, misalnya KPR bank konvensional atau KPR syariah. Sebab, masing-masing KPR memiliki kebijakan yang berbeda.

    Pastikan kamu sudah mempelajari dan baca dengan baik terkait KPR yang akan kamu ambil. Pilih program KPR yang paling sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan kamu.

    Jangan lupa untuk menyesuaikan uang muka yang harus dibayar dengan kemampuan finansial kamu. Sebab, cicilan per bulannya akan ditentukan dari jumlah uang muka yang dibayar.

    2. Negosiasi dengan Pihak Bank

    Jika plafon KPR yang ditawarkan tidak sesuai dengan kemampuan kamu, kamu bisa lho diskusi lebih lanjut dengan pihak bank. Jika kamu tidak memiliki masalah terhadap skor kredit dan tidak pernah macet bayar kredit, bisa saja bank mewujudkan keinginan kamu.

    Itulah pengertian, penyebab, dan cara menjaga agar plafon KPR tidak turun.

    (abr/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Backlog Rumah: Pengertian, Jumlah dan Persoalannya


    Jakarta

    Pemerintah mengungkapkan salah satu alasan tabungan perumahan (Tapera) diwajibkan bagi seluruh pekerja bergaji minimal UMR adalah untuk mengatasi backlog perumahan.

    Backlog merupakan istilah yang sering disebut-sebut dalam sektor perumahan dan permukiman. Backlog rumah merupakan salah satu masalah yang harus segera diatasi karena terkait dengan kebutuhan papan atau tempat tinggal masyarakat.

    Bagi masyarakat awam, istilah backlog mungkin terdengar asing. Nah, karena itu, melalui artikel ini, kita akan membahas mengenai backlog, mulai dari pengertian hingga upaya pemerintah dalam mengatasinya.


    Apa itu Backlog Rumah?

    Dilansir dari Kamus Istilah Pengembangan Wilayah yang dikeluarkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), backlog rumah adalah kondisi kesenjangan antara jumlah rumah terbangun dengan jumlah yang dibutuhkan rakyat. Singkatnya, backlog rumah berarti krisis kebutuhan akan kepemilikan rumah.

    Ditilik dari sektor properti, backlog perumahan artinya kondisi kesenjangan antara total hunian terbangun dengan jumlah rumah yang dibutuhkan oleh masyarakat. Ini termasuk juga angka rumah yang tidak layak huni.

    Hal ini mencakup unit-unit perumahan yang harus dibangun untuk mengatasi defisit perumahan yang telah terakumulasi selama beberapa waktu. Backlog perumahan bisa terdiri dari berbagai jenis perumahan, termasuk perumahan sosial, perumahan terjangkau, dan perumahan untuk berbagai tingkat pendapatan.

    Backlog merupakan indikator dalam Rencana Strategis (Renstra) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). Angka backlog digunakan untuk mengukur kebutuhan rumah yang dihitung dengan angka persentase rumah tangga yang menempati rumah milik sendiri dan yang menempati bukan rumah sendiri, tetapi memiliki rumah di tempat lain.

    Angka Backlog Rumah Indonesia Saat Ini

    Pada tahun 2023, angka backlog perumahan di Indonesia mencapai 12,7 juta. Angka ini mengalami peningkatan sebesar 1,7 juta dari tahun sebelumnya.

    Pada tahun 2022, dengan angka backlog perumahan sebesar 11 juta yang sebanyak 93% berasal dari Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Selain itu, sebanyak 60% dari angka tersebut didominasi oleh MBR yang bekerja pada sektor informal.

    Angka backlog ini bisa terus bertumbuh karena kebutuhan akan kepemilikan rumah per tahunnya itu sekitar 600 ribu hingga 800 ribu. Angka itu bertumbuh salah satunya karena faktor bertumbuhnya keluarga baru yang membutuhkan tempat tinggal.

    Adapun, Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Herry Trisaputra Zuna menyampaikan ada 9,9 juta rumah tangga yang belum mempunyai rumah berdasarkan Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas). Lalu, terdapat 26 juta rumah tidak layak huni, sehingga jumlah rumah yang perlu diselesaikan sekitar 36 juta. Hal itu disampaikan dalam konferensi pers Program Tapera di Kantor Staf Presiden, Jakarta Pusat pada Jumat (31/5/2024) lalu.

    Upaya Pemerintah Atasi Backlog Rumah

    Strategi pemerintah untuk mengatasi backlog perumahan adalah dengan memberikan bantuan pembiayaan perumahan.

    Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Kementerian PUPR,Herry Trisaputra Zuna menyebutkan pada 2023 pemerintah sudah menyalurkan Rp 26,3 triliun dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) untuk 229.000 unit rumah. Rp 895 miliar untuk penyaluran 220.000 unit subsidi bantuan uang muka dan Rp 52 miliar untuk pembayaran 13.993 unit bantuan administrasi dan Rp 1,09 triliun dana peserta Tapera (tabungan perumahan rakyat) untuk penyaluran 7.020 unit pembiayaan Tapera.

    Untuk tahun 2024, pemerintah mengalokasikan dana bantuan pembiayaan FLPP sebanyak Rp 13,72 triliun untuk 166.000 unit rumah, Rp 0,68 triliun untuk 166.000 unit subsidi bantuan uang muka (SBUM) dan dana peserta Tapera untuk pembiayaan Tapera sebesar Rp 0,83 triliun untuk 7.251 unit rumah.

    “Jumlah ini lebih rendah dari 2023, namun sesuai dengan rapat internal 27 Oktober 2023 pemerintah berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan dana FLPP di 2024 untuk menjadi 220.000 unit. Kami optimis dan tetap mendorong serta diiringi semangat kerja sama di antara para stakeholder program pembiayaan perumahan agar seluruh target program tahun 2024 dapat tercapai,” tuturnya dalam Webinar Property Outlook 2024 yang dilakukan secara daring, Selasa (27/2/2024) lalu.

    Herry menuturkan, untuk mengatasi backlog rumah perlu dilihat dari sisi suplai dan demand-nya juga. Ia mengatakan ada beberapa upaya yang dilakukan pemerintah untuk mengurangi angka backlog, salah satunya dengan penyediaan rumah susun dekat pusat kegiatan atau Transit Oriented Development (TOD).

    “Beberapa upaya yang sedang dan akan dilakukan dari sisi suplai antara lain pelembagaan rumah hijau untuk menjawab pendanaan terbatas atas penyediaan rumah yang terjangkau dan berwawasan lingkungan, pelembagaan kerja sama pemerintah dan badan usaha atau KPBU rumah susun terutama yang dekat dengan pusat kegiatan atau Transit Oriented Development (TOD),” paparnya.

    Tak hanya itu, pemerintah juga memanfaatkan tanah milik BMN (barang milik negara) dan BMD (barang milik daerah) serta bekerja sama dengan bank tanah untuk kesediaan rumah tapak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) serta rumah vertikal yang dibangun di atas tanah BMN dengan sertifikat kepemilikan berupa sertifikat kepemilikan bangunan gedung (SKBG).

    “Sedangkan dari sisi demand antara lain reformasi subsidi yang lebih tepat sasaran dan efisien, perluasan peningkatan intensitas pembiayaan hijau perumahan bagi MBR melalui Indonesia Green Affordable Housing Program (IGAHP), pengembangan skema pembiayaan dan kemudahan bantuan pembiayaan perumahan melalui dana abadi perumahan, skema sewa beli, KPR bertahap atau staircasing ownership, dan KPR bertenor panjang hingga 35 tahun, perluasan penyediaan hunian yang terjangkau melalui ekosistem rumah sewa dengan memanfaatkan pelaku pasar, dan tentunya perluasan KPR FLPP dan KPR Tapera (tabungan perumahan rakyat) yang dikelola oleh BP Tapera,” lanjutnya.

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Posisi Terbaik Menempatkan Sofa Agar Ruangan Tampak Menarik


    Jakarta

    Sofa adalah perabotan di rumah yang ukurannya cukup besar. Penempatan sofa pada suatu ruangan bisa berguna sebagai sekat pembatas antar ruang dan mengubah tampilan ruangan jauh lebih menarik. Posisi penempatan sofa yang benar tidak akan membuat ruangan terasa sempit.

    Idealnya sofa diletakkan di area di mana kamu ingin beristirahat atau duduk seperti di ruang tamu dan depan TV. Ada pula yang meletakkan sofa di luar ruangan seperti teras, tetapi ini berisiko merusak bahan sofa lebih cepat.

    Melansir dari The Spruce, Jumat (7/5/2024) berikut 5 posisi terbaik meletakkan sofa agar tampilan ruangan terlihat lebih menarik.


    1. Berseberangan Sofa Lain

    Jika ruang tamu di rumah cukup luas dan kamu ingin menambahkan banyak kursi, kamu bisa mengatur sofa saling berhadapan. Namun pastikan, penempatan sofa ini berjarak dan tidak menutup jalan keluar dan masuk. Sofa yang berhadapan tidak harus sama besar, berbeda ukuran pun bisa terlihat seimbang apabila ada kesamaan.

    2. Depan Jendela

    Posisi ini adalah posisi sofa yang paling banyak ditemukan di rumah-rumah. Tips ketika meletakkan sofa di depan jendela adalah pastikan ukuran sofa tidak menutupi cahaya masuk. Selain itu, beri jarak minimal 30 cm antara jendela dengan sofa.

    3. Seberang Jendela

    Posisi sofa menghadap jendela keuntungannya adalah kamu bisa melihat pemandangan di luar sembari bersantai. Selain itu, posisi sofa yang berseberangan dengan jendela juga tidak akan menutupi jalan saat ingin membuka jendela.

    4. Tengah Ruangan

    Untuk ruangan besar, sofa cocok untuk memecah ruangan atau menjadi sekat pemisah antar ruangan. Kamu juga bisa menambahkan beberapa sofa di dalam ruangan tersebut agar area berkumpul lebih luas dan nyaman.

    5. Berhadapan dengan Pintu

    Ruang tamu biasanya berada di dekat pintu masuk, maka tidak heran jika posisi sofa yang sering ditemui di Indonesia menghadap ke pintu. Hindari meletakkan punggung sofa di dekat pintu agar tidak menghalangi akses masuk.

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Menghilangkan Bau Pesing di Kasur, Mudah!


    Jakarta

    Anak-anak maupun hewan hewan peliharaan yang buang air kecil di kasur tentu bisa menyebabkan bau pesing bahkan bisa meninggalkan bekas jika tidak segera dibersihkan. Bau pesing di kasur tentu saja bisa sangat mengganggu.

    Nah, kalau sudah ada kejadian seperti itu, kamu nggak perlu panik. Kamu bisa menghilangkan bau pesing sekaligus bekas air kencing yang ada di kasur.

    Dilansir Real Simple, Sabtu (8/5/2024), berikut ini cara menghilangkan bau pesing dari kasur.


    Cara Menghilangkan Bau Pesing dari Kasur Pakai Detergen

    Jika noda kencing baru, kamu bisa segera membersihkan area tersebut dengan tisu untuk menyerap urine sebanyak mungkin.

    1. Buat Larutan Pembersih

    Campurkan 1/2 sendok teh detergen dengan 1 cangkir air hangat. Celupkan sikat berbulu lembut ke dalam campuran tersebut dan gosok ke kasur. Gosok dengan lembut dari bagian luar noda ke tengah.

    2. Taburkan Baking Soda atau Soda Kue

    Keringkan area tersebut dengan lap kering untuk menyerap kelembapan berlebih. Lalu, taburkan area yang lembap dan sudah dibersihkan dengan lapisan baking soda sekitar 0,6 cm.

    3. Keringkan

    Biarkan kasur mengering selama beberapa jam. Lamanya tergantung dari bahan kasur. Kamu bisa mempercepat proses ini dengan menyalakan kipas angin atau membuka jendela.

    Setelah kering, kamu bisa menghilangkan baking soda dari kasur. Salah satu caranya bisa dengan menggunakan vacuum cleaner.

    Cara Menghilangkan Noda Bekas Air Kencing dari Kasur Pakai Baking Soda

    1. Buat Larutan Pembersih

    Buat pasta dari baking soda dan air, kamu bisa membuatnya dengan perbandingan 3:1 untuk mendapatkan pasta yang kental.

    2. Oleskan ke Kasur

    Oleskan pasta tersebut pada noda kencing dan gunakan sikat berbulu lembut untuk mengoleskannya agar menyerap ke serat kasur.

    3. Keringkan

    Biarkan pasta mengering setidaknya selama 4 jam untuk membantu menyerap molekul bau pesing. Untuk pembersihan lebih dalam, tunggu 24 jam. Kamu bisa gunakan kipas angin untuk mempercepat prosesnya. Jika sudah kering, kamu bisa vakum area tersebut.

    Sebagai catatan, jika menggunakan baking soda masih belum hilang bau pesing dan nodanya, kamu bisa menggunakan cuka. Semprotkan cuka putih yang sudah disuling ke area tersebut. Bau cuka memang menyengat, tetapi akan hilang saat kasur mengering.

    Itulah cara menghilangkan bau pesing dan noda air kencing dari kasur. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Tanaman Indoor yang Bikin Rumah Wangi Sepanjang Hari


    Jakarta

    Adanya tanaman di dalam rumah memang bisa membuat tampilan tampak asri dan segar. Namun tidak hanya itu saja, ada beberapa tanaman yang memiliki aroma yang harum sehingga bisa menjadi pengharum ruangan alami.

    Beberapa tanaman di bawah ini bisa lho digunakan sebagai pengharum ruangan alami. Berikut ini ulasannya.

    Tanaman yang Dapat Digunakan sebagai Pengharum Ruangan

    Dikutip dari berbagai sumber, berikut adalah beberapa tanaman yang mengeluarkan bau harum untuk dipakai mengharumkan rumah kita secara alami:


    1. Begonia

    Begonia semperflorens red flowers with greenBegonia semperflorens red flowers with green Foto: iStock

    Varietas begonia tertentu, seperti ‘tea rose’ memiliki wangi yang ringan, dan bila dipadukan dengan bunga mekar berwarna merah jambu yang cerah, akan terlihat indah sebagai hiasan di tengah meja ruang tamu.

    Dilansir dari Homes & Gardensegonia sangat mudah dirawat sebagai tanaman dalam ruangan. Mereka menyukai cahaya tidak langsung, dan bahkan dapat mentolerir kondisi cahaya rendah. Kamu juga cukup menyiram bunga tersebut cukupnya.

    2. Melati (Jasminum officinale)

    Close up of jasmine flowersBunga melati (jasmine). Foto: Getty Images/iStock/dtimiraos

    Dilansir dari Living etc, selain keindahan bunganya, melati juga dikenal sangat wangi. Tanaman ini cocok sebagai tanaman dalam ruangan.

    Tanaman melati putih yang paling menarik yaitu yang terlihat segar, muda, dan hijau. Melati putih biasa (J. officinale) juga tersedia secara luas hampir sepanjang tahun.

    Penulis buku Dr Houseplant, William Davidson membagikan cara untuk merawat melati jika ditaruh dalam ruangan.

    “Potong batang yang telah berbunga sejauh diperlukan, tetapi tidak seluruhnya. Mereka (tanaman melati) berbunga berdasarkan pertumbuhan yang terjadi pada musim sebelumnya, jadi beberapa tunas baru tidak boleh dipangkas,” ujar Davidson dikutip dari laman Livingetc beberapa waktu lalu.

    Ia juga menjelaskan bahwa setiap hari tanaman melati harus berada pada posisi yang menerima sinar matahari langsung.

    “Saat tanaman ini (melati) tumbuh dan berbunga, beri mereka banyak air, cukup untuk menjaga kelembapannya setiap saat. Saat mereka beristirahat, berikan mereka air secukupnya saja agar tanah pot tidak mengering sepenuhnya,” paparnya.

    3. Tanaman Kopi (Coffee Arabica)

    Tanaman Kopi (Coffee Arabica).Tanaman Kopi (Coffee Arabica). Foto: Mikroman6/Getty Images

    Tanaman kopi akan tumbuh subur di ruangan dengan kelembapan tinggi, dengan cahaya tidak langsung yang terang.

    “Tanaman kopi adalah tanaman yang menyenangkan untuk ditanam. Tanaman ini benar-benar menghasilkan biji kopi, tapi kemungkinan besar tidak akan menghasilkan cukup untuk membuat secangkir kopi untuk kamu,” kata pakar tanaman hias Lisa Eldred-Steinkopf.

    Ketika ditanam di pot dalam ruangan, pastikan disiram dengan baik tetapi tidak tergenang air.

    “Kelembapan yang tinggi diperlukan untuk mencegah tepi daun berubah warna menjadi coklat, jadi letakkan tanaman Anda di atas nampan kerikil,” kata Lisa yang juga dikenal sebagai The Houseplant Guru.

    4. Kumquat (Citrus japonica)

    Pohon kumquat.Pohon kumquat. Foto: Getty Images/iStockphoto/Kurzumkin

    Citrus japonica bisa melakukan penyerbukan sendiri. Makanya, mereka bisa menghasilkan buah yang berbau harum di dalamnya.

    Pakar tanaman di Fast-Growing Trees, Bethany Lakatos, mengatakan bahwa beberapa varietas kumquat bisa mekar lebih dari sekali dalam setahun. Bunga mekarnya memiliki keharuman yang manis dan bersih.

    Sejatinya, kumquat akan paling menyenangkan di luar ruangan pada musim semi-musim gugur, saat tidak ada ancaman embun beku, dan bisa dialihkan ke dalam ruangan untuk musim dingin.

    “Jika tidak, letakkan kumquat di jendela yang menghadap ke Selatan atau Barat, tempat ia akan menerima banyak cahaya. Jika kamu tidak memiliki pencahayaan yang baik di rumah, pertimbangkan untuk menggunakan lampu tumbuh 12-14 jam sehari, dengan waktu istirahat 8 jam,” papar Lakatos.

    5. Gardenia (Kacapiring Wangi)

    A DSLR still life photo of a bouquet of fresh white gardenia flowers in a small black ceramic bowl. Background made of brown rustic paper. Selective focus on the flower of the foreground. Soft natural light. Copy space.Bunga Gardenia. Foto: Getty Images/iStockphoto/lucop

    Gardenia adalah tanaman wangi yang terkenal dengan bunga putih indah dan baunya yang sangat manis. Dikenal juga dengan sebutan Kacapiring Wangi. tanaman hias ini hidup di dalam maupun di luar ruangan.

    “Sebagai tanaman hias, kacapiring membutuhkan tanah yang asam dan kehati-hatian saat menyiram,” ujar Bethany yang dikutip oleh situs Fast Growing Trees.

    Ia menyarankan untuk memilih varietas kecil seperti Radicans atau Veitchii. Pasalnya, jenis tersebut bisa diipajang dalam pot elegan dengan lubang drainase.

    Tempatkan kacapiring di tempat yang terang. Sirami air saat tanah di potnya terlihat kering, atau keringkan sekitar dua inci atau sekitar 5 cm ke dalam tanah.

    6. Rosemary Tuscan

    Tanaman herbal rosemaryTanaman herbal rosemary. Foto: Getty Images/iStockphoto/belchonock

    Keharuman rosemary kerap dipakai untuk menambahkan citarasa pada makanan. Pasalnya, tanaman ini memiliki aroma yang sangat kaya.

    Itulah alasan rosemary masuk dalam daftar tanaman berbau harum yang bisa jadi pengharum ruangan alami.

    “Beberapa tanaman hanya berbau harum saat sedang mekar, tetapi sapukan tangan kamu di atas dedaunan rosemary dan aroma gurihnya akan menyertai kamu sepanjang hari,” kata Bethany.

    Bethany menyarankan untuk memilih varietas tegak seperti Tuscan Blue, yang memiliki bunga kecil berwarna biru tua seperti beludru aromatik.

    “Tempatkan tanaman ini di bawah sinar matahari langsung di jendela dapur yang menghadap selatan atau barat. Campuran pot dengan drainase yang baik dan pot dengan lubang drainase sangat penting untuk kesehatan akar,” tambahnya.

    Itu tadi pilihan tanaman, baik itu tanaman hias, bunga, herbal, maupun yang berbuah yang bisa dimanfaatkan sebagai pengharum ruangan alami. Jangan lupa untuk menerapkan perawatan berdasarkan saran pakar tanaman juga ya.

    (khq/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Syarat Mengajukan Pinjaman Renovasi Rumah BTN-Tapera dan BP Jamsostek


    Jakarta

    Ketika rumah perlu ada yang diperbaiki, renovasi rumah biasanya dilakukan. Akan tetapi, tak banyak orang dapat merenovasi hunian karena keterbatasan biaya. Layaknya kepemilikan rumah, renovasi juga membutuhkan budget tak sedikit.

    Lantaran hal ini, sejumlah bank dan perusahaan pembiayaan juga menyediakan layanan pinjaman untuk renovasi rumah yang umumnya dikenal dengan kredit renovasi rumah (KRR). Salah satunya yaitu Bank BTN.

    Pinjaman renovasi rumah yang disediakan BTN, bekerja sama dengan BP Tapera, dikhususkan bagi aparatur sipil negara (ASN) peserta Tapera. BP Jamsostek turut bekerja sama dengan BTN dalam memberikan fasilitas kredit renovasi rumah bagi peserta BP Jamsostek.


    Lantas, bagaimana persyaratan dan prosedur pengajuan kredit renovasi rumah ini? Berapa pinjaman yang diberikan? Dan berapa jangka waktu kreditnya? Simak informasinya di bawah ini.

    Pengajuan Pinjaman Renovasi Rumah BTN-Tapera

    Kredit renovasi rumah dari BTN yang bekerja sama dengan BP Tapera diperuntukkan bagi ASN yang terdaftar sebagai peserta Tapera. Bunga pinjaman yang ditetapkan flat sebesar 5% dan tenor kredit maksimal 10 tahun.

    Fasilitas ini diperuntukkan bagi ASN peserta Tapera yang berpenghasilan kurang dari Rp 8 juta. Maksimal kredit yang diberikan:

    • Rp 114.000.000 untuk wilayah Papua dan Papua Barat
    • Rp 88.000.000 untuk wilayah Jawa, Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara, Bali, dan Kepulauan Riau.

    Untuk mengajukan kredit renovasi rumah Tapera-BTN, simak persyaratan dan prosedur pengajuan kredit berikut, dikutip dari laman resmi BTN:

    Ketentuan Pengajuan Pinjaman Renovasi Rumah BTN-Tapera

    • Memiliki penghasilan yang cukup sesuai perhitungan BTN
    • Plafon kredit diberikan berdasarkan RAB sesuai limit kredit
    • Jangka waktu kredit maksimal 10 tahun
    • Cicilan tetap hingga lunas
    • Memiliki rumah dilengkapi dengan dokumen sertifikat dan IMB atas nama pemohon atau pasangan pemohon
    • WNI berusia minimal 20 tahun atau sudah menikah.

    Syarat Dokumen Pengajuan Pinjaman Renovasi Rumah BTN-Tapera

    • KTP (pemohon dan pasangan bagi calon debitur yang telah menikah)
    • Kartu Keluarga (KK)
    • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
    • Buku atau akta nikah bagi yang telah menikah atau surat/akta cerai bagi yang telah bercerai
    • Slip gaji 3 bulan terakhir
    • Surat keterangan bekerja dari perusahaan
    • Fotokopi sertifikat, IMB, dan PBB
    • RAB renovasi
    • Foto rumah
    • Hal-hal lain sesuai ketentuan yang berlaku pada Bank BTN.

    Prosedur Pengajuan Pinjaman Renovasi Rumah dari BTN-Tapera

    • Menyiapkan kelengkapan dokumen dan formulir permohonan kredit
    • Mendatangi kantor cabang Bank BTN
    • Menyerahkan berkas dokumen
    • Pemrosesan berkas permohonan dan verifikasi data oleh Bank BTN
    • Mempersiapkan kecukupan dana di tabungan BTN bila permohonan pengajuan disetujui
    • Proses pencairan pinjaman.

    Pengajuan Pinjaman Renovasi Rumah BP Jamsostek

    Kredit renovasi rumah yang disediakan BP Jamsostek bekerja sama dengan Bank BTN diperuntukkan bagi peserta BP Jamsostek yang telah terdaftar minimal 1 tahun.

    Selain BTN, BP Jamsostek juga bekerja sama dengan Bank Nagari, Bank Aceh Syariah, BJB, dan BPD Bali dalam memberikan fasilitas pinjaman renovasi rumah.

    Besaran pinjaman yang diberikan maksimal Rp 200 juta dengan jangka waktu kredit hingga 15 tahun. Bunga kredit yang ditetapkan sebesar:

    • BTN: BI repo rate + 3%
    • Bank Nagari: BI repo rate + 3%
    • Bank Aceh Syariah: BI repo rate + 3%
    • BJB: BI repo rate + 3,5%
    • BPD Bali: BI repo rate + 5%.

    Dikutip dari laman resmi BP Jamsostek, berikut persyaratan dan prosedur pengajuan kredit renovasi rumah BP Jamsostek dan sejumlah bank yang telah disebutkan:

    Syarat Pengajuan Pinjaman Renovasi Rumah BP Jamsostek

    • Peserta BP Jamsostek selama minimal 1 tahun
    • Perusahaan tempat peserta bekerja tertib administrasi kepesertaan dan iuran
    • Peserta terdaftar minimal 3 program (JHT, JKK, JKM) dan aktif membayar iuran
    • Bukan perusahaan daftar sebagian (PDS) upah, tenaga kerja dan program
    • Telah mendapat persetujuan dari kantor cabang BP Jamsostek terkait persyaratan kepesertaan yang dibuktikan dengan formulir Rekomendasi
    • Memenuhi syarat dan ketentuan terkait KRR yang berlaku pada bank penyalur dan ketentuan dari otoritas yang mengatur bidang usaha perbankan
    • Peserta tidak menunggak membayar iuran selama masa kredit untuk mendapatkan suku bunga khusus
    • Peserta dengan istri atau suami yang juga peserta BP Jamsostek hanya dapat mengajukan 1 kali permohonan
    • Rumah yang direnovasi adalah rumah milik peserta atau pasangan peserta
    • Pinjaman dibuktikan dengan sertifikat hak atas tanah dan IMB dengan nama peserta atau pasangan peserta
    • Tenor kredit maksimal 15 tahun
    • Besaran kredit maksimal Rp 200 juta.

    Persyaratan Dokumen Kredit Renovasi Rumah BP Jamsostek

    • KTP
    • Kartu kepesertaan BP Jamsostek
    • Fotokopi sertifikat dan IMB
    • Hal-hal lain sesuai ketentuan yang berlaku pada bank.

    Prosedur Pengajuan Kredit Renovasi Rumah dari BP Jamsostek

    • Menyiapkan kelengkapan dokumen dan formulir permohonan kredit
    • Mendatangi kantor cabang BTN atau bank lain
    • Mengajukan kredit dan verifikasi awal atau SLIK OJK
    • Menyerahkan dokumen dan permohonan pinjaman
    • Pemrosesan permohonan termasuk verifikasi kepesertaan oleh BP Jamsostek dan pengiriman formulir persetujuan ke bank
    • Realisasi pengajuan kredit.

    Nah, itu tadi syarat dan prosedur mengajukan pinjaman renovasi rumah di BTN-Tapera dan BP Jamsostek. Semoga membantu.

    (azn/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • Catat! 3 Aroma Ini Dibenci Kecoa


    Jakarta

    Kalau di rumah atau apartemen kamu banyak kecoa, sebaiknya segera membasmi mereka. Sebab, kemungkinan ada puluhan hingga ratusan kecoa yang bersembunyi di celah-celah di sekitar rumah. Biasanya, mereka baru akan keluar saat lampu padam.

    Kecoa dianugerahi indra penciuman yang tajam, sehingga memudahkan mereka untuk mencari makanan dan menemukan pasangan. Dari sini, kamu dapat membasmi kecoa lewat indra penciumannya, yakni dengan menggunakan beberapa aroma yang dibenci kecoa.

    Dilansir dari Call Contractor’s Best, Sabtu (8/6/2024) berikut tiga aroma yang dibenci kecoa.


    1. Lavender

    Herbal oil and lavender flowers on wooden backgroundHerbal oil and lavender flowers on wooden background Foto: iStock

    Kabar baik buat kamu! Kecoa ternyata membenci bau lavender. Kalau kamu suka menanam lavender di halaman dan kebun, kamu sudah setengah jalan menuju rumah bebas kecoa. Tanam lavender di sekitar rumah sebagai semacam sistem pertahanan. Ini berfungsi sebagai penghalang, kecoa yang paling gigih sekalipun tidak akan mau melewatinya.

    Kamu juga bisa pakai minyak lavender di dalam rumah untuk mengusir kecoak yang sudah ada dan mencegah kecoa yang baru masuk. Minyak esensial lavender akan bekerja dengan baik dalam mengusir kecoak. Kamu bisa mengencerkan minyak dan memasukkannya ke dalam botol semprot, lalu semprotkan ke permukaan sarang kecoa.

    2. Jeruk

    Ilustrasi jerukIlustrasi jeruk Foto: Getty Images/iStockphoto/Malkovstock

    Kamu mungkin suka aroma jeruk segar, tapi tidak dengan kecoa. Kamu bisa memakai pembersih beraroma jeruk di kamar mandi dan dapur untuk mengusir kecoak yang masih ada.

    Kamu juga bisa menyimpan beberapa kulit jeruk di sekitar rumah, taruh di tempat yang strategis. Kecoa di area tersebut akan mencium aroma jeruk dan akan menjauh.

    3. Kayu Putih

    Ilustrasi kayu putihIlustrasi kayu putih Foto: Getty Images/itsarasak thithuekthak

    Aroma terakhir yang dibenci kecoa adalah kayu putih. Kamu bisa menanam semak kayu putih di halaman depan rumah atau menyemprot rumahmu dengan minyak kayu putih segar.

    Kamu bisa memakai aroma kayu putih dengan berbagai cara, mulai dari minyak esensial yang diencerkan dengan air dan disemprotkan sebagai penghalang di sekitar rumah, hingga penanaman di halaman depan atau taman.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Mau ‘Ngebom KPR’? Perhatikan Keuntungan dan Kerugiannya



    Jakarta

    Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) merupakan upaya membeli rumah dengan cara mengangsur yang biasanya ditawarkan oleh bank atau suatu lembaga. Biasanya agar angsuran cepat lunas, beberapa orang memilih membayar melebihi biaya angsuran.

    Dilansir dari catatan detikProperti (7/6/2024), cara pembayaran melebihi biaya angsuran KPR biasa disebut dengan ‘ngebom KPR’. Sejatinya, cara ini boleh-boleh saja dilakukan, tetapi perlu dipertimbangkan juga konsekuensinya.

    Karena ternyata kreditur tidak suka dengan cara ‘ngebom KPR’. Nah untuk mempertimbangkan risiko, berikut penjelasan mengenai kerugian dan keuntungan ‘ngebom KPR’ dilansir dari situs Cermati.


    Keuntungan Pelunasan KPR yang Dibayar Lebih Cepat

    Membayar cicilan KPR dengan cara ‘ngebom KPR’ memang menguntukan jika dilihat dari beberapa poin berikut ini:

    1. Utang Pokok Berkurang Cepat

    Tentu saja seperti pada tujuannya, ngebom cicilan dapat dengan cepat mengurangi hutang pokok atau sisa cicilan yang dibayarkan. Dengan utang pokok yang berkurang, tentu kamu bisa mengelola finansial kedepannya lebih baik.

    Akan tetapi, kamu juga perlu memperhatikan tabunganmu yang terkuras karena membayar sisa cicilan yang lebih besar. Jangan sampai kondisi finansialmu kedepan malah memburuk setelah menyelesaikan cicilan KPR.

    2. Bisa Mencari Aset Investasi Lain

    Setelah cicilan KPR selesai, tentu kamu bisa mencari aset investasi lain yang keuntungannya mungkin lebih menggiurkan. Kamu juga akan lebih fokus ke investasi lain, karena cicilan yang lalu sudah lunas. Sayangnya, mungkin cadangan tabunganmu telah terkuras banyak setelah membayar sisa cicilan.

    Porsi Investasi dan Tabungan Meningkat

    Dengan lunasnya utang KPR, persentase gaji yang bisa ditabung dan diinvestasikan menjadi lebih besar. Ini berarti kamu bisa mulai mempersiapkan dana pensiun dari sekarang, hingga masa depan finansialmu lebih terjamin.

    Namun, penting untuk tetap berhati-hati dalam mengelola keuangan, karena potensi pemborosan setelahnya bisa saja terjadi. Dengan beban finansial yang lebih ringan, perilaku konsumtif bisa lebih sering muncul kedepannya.

    Kerugian Melunasi KPR Lebih Cepat

    Sebelum melunasi KPR lebih cepat sebelum waktunya, mungkin kamu perlu mempertimbangkan kerugiannya pada beberapa hal berikut ini.

    1. Sistem Bunga Mengambang Bisa Membuatmu Rugi

    Umumnya sistem cicilan KPR pada bank menerapkan 2 jenis bunga yaitu bunga tetap (fixed) dan bunga mengambang (floating). Bunga tetap yaitu bunga yang ditetapkan dan disepakati pada saat mengambil cicilan.

    Biasanya, bunga ini berlaku saat 2 sampai 3 tahun awal cicilan. Setelah itu debitur dikenakan bunga mengambang (floating), bunga ini ditetapkan oleh Bank Indonesia lalu ditetapkan bank-bank umum yang menyediakan KPR.

    Maksudnya dirugikan oleh bunga mengambang adalah ketika nasabah memutuskan untuk melunasi sisa cicilan sebelum akhir tenor. Misalnya pada 3 tahun terakhir, bunga yang digunakan sebagai acuan adalah bunga yang berlaku saat itu.

    Sementara bunga yang ditetapkan Bank Indonesia bersifat fluktuatif. Jika di masa mendatang suku bunga Bank Indonesia menurun, melunasi KPR lebih awal justru bisa berakibat pada kerugian finansial.

    2. Risiko Denda atau Biaya Penalti

    Dari catatan etikProperti (7/6/2024), pelunasan dengan cara ‘ngebom KPR’ sebenarnya tidak disukai bank. Tentu saja karena pembayaran dengan cara demikian akan merugikan kreditur secara sepihak.

    Jika pelunasan dilakukan lebih awal, keuntungan yang diperoleh bank akan berkurang. Oleh karena itu kebanyakan dari mereka menetapkan kebijakan denda atau biaya penalti bagi nasabah yang ‘ngebom’ cicilan.

    Besaran denda yang ditetapkan juga bervariasi tergantung kebijakan bank yang dilakukan. Bahkan beberapa kreditur malah tidak menetapkan denda untuk pembayaran semacam itu. Walaupun besarannya tidak terlalu banyak, tetapi resiko denda atau biaya penalti patut diperhitungkan.

    3. Potensi Menggoyahkan Finansial

    Melunasi tagihan cicilan di awal tentu akan lebih cepat membebaskanmu dari tanggungan. Tetapi jika kamu tidak bisa melakukan pengaturan finansial dengan baik, hancurnya keuangan atau pailit bisa saja terjadi.

    Misalnya jika kamu menggunakan seluruh dana darurat atau mengalokasikan 50% gaji perbulanmu untuk ‘ngebom’ cicilan, tentu justru akan memberatkan finansialmu kedepannya.

    Intinya jika kamu mau ‘mengebom KPR’ tentu yang paling penting adalah mempertimbangkan risiko dan kondisi finansial secara matang. Jika kondisi finansial belum sepenuhnya meyakinkan, lebih baik bersabar dan melunasi cicilan KPR sesuai waktunya.

    Itu dia ulasan mengenai keuntungan dan kerugian ‘ngebom KPR’ yang perlu dipertimbangkan sebelum melakukannya. Semoga bermanfaat.

    (khq/khq)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Deteksi Pemicu Rumah Bocor dan Penanganannya


    Jakarta

    Atap rumah memiliki peran penting sebab menjadi pelindung agar air hujan dan terik matahari tidak masuk ke dalam rumah. Sehingga, jika terjadi kebocoran akan sangat berdampak pada kenyamanan pemilik rumah.

    Seperti kerusakan lainnya, semakin cepat diperbaiki maka semakin mudah memperbaikinya dan tidak memakan biaya besar. Tapi, terkadang sulit untuk geledah pemicu rumah bocor.

    Dikutip dari angi.com, Sabtu (8/6/2024) berikut 7 tanda atap bocor.


    1. Noda Rembesan Air di Plafon dan Tembok

    Tanda yang paling jelas adalah adanya noda berwarna kuning di sekitar tembok dan plafon. Titik rembesannya bisa dari bagian tengah ruangan atau di sekitar tembok.

    Kalau rembesannya sudah sampai tembok, sebaiknya segera ditangani agar tidak tumbuh jamur.

    2. Tumbuh Jamur di Dinding Luar

    Kalau ada jamur di dinding luar, bisa jadi atap kamu bocor. Kalau talang air miring ke arah rumah atau saluran pembuangan air mengalir ke dinding, bisa jadi itu pemicunya.

    3. Kebocoran

    Kalau kamu kerap mendengar suara rintik air, bisa jadi atap kamu bocor. Walau kecil, kamu perlu mengecek guna memastikan bocornya tidak parah.

    4. Genteng Hilang, Retak, atau Rusak

    Kalau genteng bermasalah, otomatis air bisa masuk ke dalam rumah. Kalau ada genteng yang rusak atau hilang, segera ganti atau perbaiki agar mencegah kerusakan makin parah.

    5. Flashing Hilang atau Rusak

    Flashing adalah material bangunan berfungsi melindungi rumah dari kebocoran. Kalau flashing hilang atau rusak di sekitar tepi ventilasi, atap, atau cerobong asap, air bisa merembes ke dalam rumah. Gantilah bagian tertentu atapmu tanpa perlu ganti seluruh bagian atap.

    6. Kubangan Air

    Kalau ada kubangan di atap, disarankan panggil ahli untuk memperbaiki. Perhatikan lebih lanjut area yang berpotensi bermasalah, sebab kebocoran bisa saja tidak terjadi tepat di bawah kubangan air.

    7. Pipa Ventilasi Membusuk

    Kalau pipa ventilasi membusuk atau rusak, air bisa mengalir ke area luar pipa dan masuk ke dalam rumah. Ganti pipa tersebut agar tidak ada kerusakan lanjutan.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Bahan yang Aromanya Dibenci Semut


    Jakarta

    Semut adalah serangga sosial yang hidup berkelompok. Keberadaan semut merupakan hal biasa yang kita jumpai di kehidupan sehari-hari. Mereka bisa hidup di mana saja dan hampir memakan apa saja terutama yang manis.

    Semut menggunakan indra penciumannya untuk berkeliling, maka dari itu aroma yang tidak mereka suka bisa kita manfaatkan sebagai pengusir semut alami. Walaupun kecil, semut juga bisa merusak seperti rayap. Maka dari itu, pastikan rumah kamu bebas dari semut.

    Untuk mencegah semut datang, kamu bisa lakukan hal seperti selalu mengosongkan tempat sampah, kalau ada makanan yang tumpah segera dibersihkan, simpan kue dan gula dalam wadah kedap udara


    Jika kamu sudah melakukan semua hal di atas, namun semut masih terus kembali. Berikut beberapa rekomendasi aroma yang tidak disukai semut hanya dengan menggunakan bahan bahan dapur saja.

    Lada Hitam

    Aroma pertama yang mengganggu penciuman semut adalah lada hitam. Taburkan lada hitam di sepanjang meja makan atau tempat-tempat yang biasa dikerumuni semut, dan di dekat sarang-sarang semut. Kalau tidak punya lada hitam, bisa pakai bubuk cabai rawit.

    Cuka

    Campurkan cuka dan air dengan perbandingan yang sama, lalu bersihkan. Aroma cuka yang kuat dan tajam akan membunuh dan mengusir semut yang akan datang.

    Bubuk Soda Kue

    Campurkan bubuk soda kue dengan madu dan air. Taruh di tempat yang biasa kamu lihat semut berkumpul, bisa juga semprotkan campuran ini pada kapas lalu tinggalkan saja.

    Jeruk dan Lemon

    Untuk kamu yang suka mengkonsumsi buah jeruk dan lemon, sebaiknya jangan buang kulitnya. Taruh saja di tempat yang biasanya ada semut. Karena kulit dari kedua buah ini mengandung d-limonene yang beracun bagi semut.

    Boraks

    Taburkan pada celah, retakan, rongga dinding, dan tempat persembunyian semut. Serbuk akan menempel pada antena, kaki, dan tubuh semut. Boraks memiliki bahan aktif yang berfungsi sebagai racun lambung bila dikonsumsi.

    Itulah beberapa aroma yang tidak disukai semut. Untuk memastikan semut tidak kembali, disarankan cari sarangnya dan dibasmi, selamat mencoba!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com