Blog

  • Besaran Biaya Balik Nama Sertifikat Tanah dan Rumus Menghitungnya


    Jakarta

    Saat membeli bangunan atau tanah second dan mendapatkan warisan tanah, biasanya kita akan melakukan balik nama sertifikat tanah. Hal ini penting agar tanah yang kita miliki mempunyai kepastian hukum yang absolut.

    Saat melakukan balik nama sertifikat tanah, ada prosedur yang harus dilewati. Selain itu, kita juga harus menyiapkan biaya balik nama sertifikat tanah.

    Kamu pasti bertanya-tanya, berapa sih biaya balik nama sertifikat tanah itu?


    Berikut Biaya Balik Nama Sertifikat Tanah

    Sebelum melakukan balik nama sertifikat tanah, perhatikan biaya-biaya berikut ini. Sebab, sama seperti membeli rumah, kerap kali biaya-biaya tambahan ini terlupakan, di antaranya:

    1. Biaya Penerbitan AJB

    Biaya pertama yaitu penerbitan akta jual beli atau AJB. Tiap kantor pejabat pembuat akta tanah (PPAT) menetapkan biaya yang berbeda-beda, umumnya sekitar 0,5-1% dari total transaksi. Semakin besar nilai transaksi, maka semakin besar biaya penerbitan AJB.

    2. Biaya Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB)

    Besaran BPHTB yaitu sekitar 5% dari Dasar Pengenalan Pajak (NPOP-NPOPTKP).

    3. Biaya Pengecekan Keabsahan Sertifikat Tanah

    Tujuan dilakukan pengecekan sertifikat tanah adalah untuk memastikan bahwa status tanah sah dan bebas sengketa. Adapun biayanya sebesar Rp 50.000.

    4. Biaya Balik Nama

    Dilansir dari situs resmi Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), untuk menghitung biaya balik nama sertifikat tanah/rumah dilakukan berdasarkan nilai tanah yang dikeluarkan oleh Kantor pertanahan.

    Adapun rumusnya (nilai tanah (per m2) x luas tanah (m2)) / 1000 + biaya pendaftaran

    Simulasi Perhitungan

    Untuk menghitung biaya balik nama sertifikat rumah, kamu perlu menambahkan semua jenis biaya yang telah disebutkan. Pada komponen biaya ini, ada beberapa biaya yang besarannya sudah pasti, ada juga yang bisa berubah.

    Salah satu biaya yang pasti yaitu biaya pengecekan keabsahan tanah yaitu Rp 50.000. Agar lebih jelas, berikut ini contoh perhitungannya.

    Misalnya, Lala membeli tanah seluas 200 m2 dengan luas bangunan 100 m2. Harga tanah per meter Rp 1.000.000 dan nilai bangunan per meternya Rp 800.000. Nilai transaksi atas jual beli tanah dan bangunan adalah Rp 280.000.000. Maka, biaya balik nama sertifikat yang harus dibayar yaitu:

    1. Biaya AJB
    Anggap saja kesepakatan dengan kantor PPAT adalah 1% dari nilai transaksi. Berarti untuk penerbitan AJB yaitu 1% x 280.000.000 = Rp 2.800.000.

    2. Biaya BPHTB
    Bphtb yaitu sekitar 5% dari Dasar Pengenalan Pajak (NPOP-NPOPTKP). Maka perhitungannya:

    Harga tanah: 200 m2 x Rp 1.000.000 = Rp 200.000.000
    Harga bangunan: 100 m2 x Rp 800.000 = Rp 80.000.000

    Jumlah pembelian rumah: Rp 280.000.000

    Nilai tidak kena pajak: Rp 80.000.000

    Nilai untuk BPHTB: 5% x Rp 200.000.000 = Rp 10.000.000

    3. Biaya Pengecekan Sertifikat Tanah
    Untuk biaya pengecekan sertifikat tanah akan dibayarkan ke BPN. Biayanya sebesar Rp 50.000.

    4. Biaya Balik Nama
    Untuk biaya ini rumusnya (nilai tanah (per m2) x luas tanah (m2)) / 1000 + biaya pendaftaran (Rp 50.000). Maka perhitungannya:

    Rp 280.000.000:1.000 = Rp 280.000 + Rp 50.000 = Rp330.000

    Total biaya balik nama sertifikat rumah yang harus dibayarkan yaitu Rp 2.800.000 + Rp 10.000.000 + Rp 50.000 + Rp 330.000 = Rp 13.180.000

    Demikian biaya-biaya yang perlu dibayarkan untuk balik nama sertifikat tanah.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Apa itu Adendum? Definisi dan Fungsinya


    Jakarta

    Membuat perjanjian secara tertulis sangat penting sebagai tanda bukti keikutsertaan sejumlah pihak dalam menerima hak serta menjalankan kewajiban. Dalam hal ini, terkadang muncul istilah adendum yang melengkapi sebuah perjanjian resmi. Adendum juga kerap ditemui di perjanjian jual beli properti.

    Lantas, apa sebenarnya arti dari adendum? Lalu, apa fungsi adendum di dalam surat perjanjian? Simak penjelasannya berikut ini.

    Definisi Adendum

    Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) daring yang dikutip pada Senin (10/6/2024), adendum adalah sebuah lampiran yang berisi ketentuan atau pasal tambahan, misalnya dalam sebuah akta.


    Mengutip dari Investopedia, adendum merupakan lampiran dari sebuah kontrak yang mengubah ketentuan dan kondisi awal dari sebuah kontrak asli. Lampiran tersebut digunakan untuk memperbarui berbagai kontrak.

    Fungsi Adendum

    Adendum berfungsi untuk untuk mengubah, memperjelas, atau membatalkan sebagian dari dokumen asli. Hal itu bisa dilakukan untuk sekadar memperpanjang tanggal berlakunya kontrak hingga perkara lebih rumit seperti mendefinisikan ulang jadwal pembayaran dan penyerahan suatu objek.

    Selain itu, adendum dapat digunakan untuk mengubah kontrak standar, membuat penyesuaian ketika situasi telah berubah sejak kontrak awal ditandatangani. Lampiran tersebut bisa menjadi langkah apabila penandatangan awal memiliki kesepakatan yang berbeda.

    Adendum yang sudah ditandatangani dan disertifikasi akan meniadakan syarat dan ketentuan asli. Adapun perjanjian yang berlaku adalah yang sudah diubah dalam adendum.

    Tambahan perjanjian ini tunduk pada asas kebebasan berkontrak sebagaimana diatur dalam Pasal 1338 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Oleh karena itu, seluruh pihak terkait dengan kontrak perlu menaati sebagaimana bunyi pasal berikut ini.

    “Semua persetujuan yang dibuat sesuai dengan undang-undang berlaku sebagai undang-undang bagi mereka yang membuatnya. Persetujuan itu tidak dapat ditarik kembali selain dengan kesepakatan kedua belah pihak, atau karena alasan-alasan yang ditentukan oleh undang-undang. Persetujuan harus dilaksanakan dengan itikad baik.”

    Pasal tersebut menjelaskan bahwa adendum dapat dibuat apabila pihak terkait sudah menandatangani perjanjian kontrak sejak awal. Kemudian, pembuatan adendum juga harus disepakati secara bersama oleh seluruh pihak.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Perbedaan Tukang Harian dan Tukang Borongan


    Jakarta

    Saat ingin membangun maupun renovasi rumah, tentunya dibutuhkan tukang untuk melakukannya. Namun, terkadang penghuni rumah masih kebingungan lebih baik pakai jasa tukang harian atau tukang borongan.

    Memang, keduanya memiliki perbedaan dan kelebihan maupun kekurangannya masing-masing. Penggunaan tukang harian maupun tukang borongan ditentukan atas kebutuhan masing-masing.

    Apa saja sih perbedaan antara tukang harian dengan tukang borongan?


    Tukang harian merupakan pekerja konstruksi yang dibayar per hari. Biasanya, pembayaran dihitung dengan menjumlahkan hari kerja per orang per tugas.

    Sementara itu, tukang borongan adalah pekerja konstruksi yang dibayar berdasarkan proyek yang diselesaikan dalam jangka waktu tertentu dengan biaya tetap seperti yang disepakati di awal.

    Perbedaan antara tukang harian dengan tukang borongan bukan hanya itu saja. Dilansir dari Instagram Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (@kemenpupr), berikut ini perbedaan tukang harian dengan tukang borongan.

    1. Upah

    – Tukang harian: Berdasarkan hari kerja.
    – Tukang borongan: Berdasarkan proyek dalam jangka waktu tertentu dengan biaya tetap yang disepakati di awal.

    2. Tanggung Jawab

    – Tukang harian: Lebih fokus karena dipekerjakan berdasarkan keahlian spesifik.
    – Tukang borongan: Lebih besar karena berkaitan dengan pengelolaan proyek secara keseluruhan.

    3. Jenis Proyek

    – Tukang harian: Relatif kecil dan sederhana, seperti renovasi ruangan atau perbaikan rumah.
    – Tukang borongan: Umum digunakan pada proyek yang lebih besar, seperti hunian baru atau bangunan komersial.

    4. Efisiensi

    – Tukang harian: Biasanya biaya lebih tinggi karena membutuhkan keahlian spesifik.
    – Tukang borongan: Efisiensi biaya dan waktu karena menerapkan strategi tertentu. Contohnya dari penggunaan bahan bangunan.

    6. Waktu Penyelesaian

    – Tukang harian: lebih fleksibel.
    – Tukang borongan: Lebih cepat karena mengerahkan lebih banyak tukang dengan jadwal yang pasti.

    7. Kualitas Pekerjaan

    – Tukang harian: Umumnya lebih detail dalam menyelesaikan pekerjaan.
    – Tukang borongan: Jika dikerjakan terburu-buru berpotensi berpengaruh pada kualitas bangunan.

    Sebagai informasi, apabila dalam suatu proyek membutuhkan keterampilan khusus, seperti pemasangan sistem listrik atau perbaikan saluran air, pastikan tukang yang dipilih memiliki keahlian dan berpengalaman. Bahkan kalau perlu yang bersertifikat untuk mengerjakan proyek tersebut.

    Tentunya, hal-hal tersebut dapat dijadikan pertimbangan untuk menggunakan jasa tukang harian atau tukang borongan. Kamu hanya perlu menyesuaikan dengan proyek yang akan dilakukan.

    Demikian informasi terkait perbedaan tukang harian dengan tukang borongan. Semoga bermanfaat ya detikers!

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Penting! 5 Warna Cat Ini Bikin Rumah Kelihatan Kumal



    Jakarta

    Menentukan warna cat rumah memang terdengar sangat mudah. Biasanya orang-orang selalu mengikuti apa kata hatinya saja ketika memilih warna cat untuk rumah. Tapi, memilih cat rumah tak boleh asal. Alih-alih mempercantik, ada juga cat yang malah bikin rumah kelihatan kotor.

    Warna cat yang tidak sesuai pada rumah justru akan membuat rumah jadi terlihat buruk, baik itu secara fungsi, maupun estetiknya. Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk menghindari warna cat yang kurang cocok untuk sebuah rumah.

    Dikutip dari rd.com, ada 5 warna cat yang harus kamu hindari, karena warna ini akan membuat rumah kamu jadi terlihat kotor. Berikut daftarnya.


    Warna Cat Rumah yang Bikin Rumah Kelihatan Kotor/Kumal

    1. Putih Hangat/Putih Kekuningan

    Warna putih dengan rona hangat cenderung akan terlihat kumal dan suram ketika ditempatkan di ruangan dengan pencahayaan yang salah.

    Namun, bila kamu tetap bersikeras untuk menggunakan tipe warna putih hangat, cobalah untuk menggunakan warna putih seperti Decorator’s White CC-20 atau All White No. 2005.

    2. Kuning

    Warna kuning adalah salah satu warna yang paling sulit ditentukan ketika mengecat sebuah rumah. Pasalnya, warna kuning yang terlalu cerah bisa membuat mata kamu sakit, dan di sisi lain, warna kuning yang terlalu pucat justru akan membuat tembok terlihat kumal seperti warna cat yang pudar.

    Bila kamu ingin tetap menggunakan warna bertema kuning, cobalah untuk menggunakan warna seperti Windham Cream HC-6 atau Mannequin Cream 2152-60.

    3. Putih Kuam/Kuning Air (Beige)

    Warna putih kuam sangat sering digunakan pada rumah yang ada di pasaran. Pasalnya warna netral seperti ini dapat membantu memudahkan rumah tersebut untuk dijual.

    Namun, warna ini juga bisa membuat rumah kamu terlihat kumal, khususnya warna beige kekuningan atau kehijauan, termasuk juga warna khaki (cokelat muda kekuningan).

    Bila kamu ingin tetap menggunakan warna cat dengan tema warna netral seperti ini, cobalah untuk menggunakan warna Agreeable Gray SW 7029.

    4. Hijau

    Warna hijau pucat bisa membuat rumah kamu terlihat seperti rumah yang sedang sakit, selain itu, jauhi juga warna hijau kecokelatan seperti Green Grove o atau Forest Hills.

    Cobalah untuk menggunakan warna hijau seperti Hunter Green atau warna Chrome Green HC-189 dan Narragansett Green HC-157.

    5. Merah Muda/Pink

    Warna merah muda atau pink juga adalah salah satu warna yang sangat sulit untuk ditentukan. Bila warnanya terlalu cerah akan membuat suasana ruangan jadi terlalu mencolok, dan di sisi lain, bila warna tersebut terlalu kusam ruangan tersebut akan terlihat kotor/kumal.

    Bila kamu ingin tetap mau menggunakan warna pink, cobalah warna pink seperti Sulking Room Pink No. 295.

    Itu dia 5 warna yang harus kamu hindari supaya rumah kamu tidak terlihat kotor/kumal. Semoga bermanfaat!

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Beli Rumah tapi Listriknya Masih Nama Pengembang, Bagaimana Cara Balik Namanya?


    Jakarta

    Ketika kita membeli rumah, baik itu rumah baru dari pengembang properti, maupun rumah bekas milik perorangan, tentu kita akan mengikuti beberapa rangkaian proses pindah tangan yang tidak sedikit.

    Namun, dalam proses pindah tangan tersebut selalu ada satu hal yang sering dilupakan. Yaitu nama pemilik listrik dari rumah tersebut.

    Lantas, apakah nama pemilik listrik tersebut bisa kita ubah?


    Menurut konsultan properti, Frimadona, nama pemilik meteran listrik dari sebuah rumah yang baru dibeli, baik itu dari pengembang properti maupun perorangan sebenarnya bisa saja dilakukan, dengan syarat sertifikat tanah rumah tersebut sudah balik nama sesuai dengan pemilik barunya.

    “Sebenarnya kalau rumah tersebut (sertifikatnya) sudah balik nama, walaupun masih KPR. Kita minta kopiannya ke notaris atau ke banknya itu bisa diajukan. Yang penting sih sertifikat tanahnya sudah balik nama sesuai dengan si pemilik,” ujar Frimadona kepada detikcom, Senin (10/6/2024).

    Lebih jelas, ia mengatakan bahwa dalam waktu 3 bulan, seharusnya sertifikat tanah dari rumah yang baru dibeli tersebut sudah balik nama sesuai dengan pemilik barunya. Jadi pemilik baru bisa meminta salinannya kepada notaris atau bank yang bersangkutan sebagai salah satu persyaratan balik nama listrik.

    “Semisal dia membeli (rumah) itu dari pengembang kan. satu dua tiga bulan itu kan sertifikat tanahnya sudah balik nama tuh, walaupun masih KPR. Kita bisa minta kopiannya ke notaris atau ke pihak banknya untuk balik nama listriknya,” jelasnya

    Nah, bagi kamu yang listrik rumahnya masih pakai nama orang lain, kamu bisa simak cara untuk balik nama listrik tersebut di bawah ini.

    Cara Balik Nama Listrik Rumah

    Menurut Frimadona, persyaratan yang perlu disiapkan ketika ingin melakukan balik nama listrik PLN yaitu sebagai berikut:

    1. Fotokopi KTP

    2. Nomor ID pelanggan listrik PLN

    3. Fotokopi Akta Jual Beli (AJB) / sertifikat tanah rumah

    4. Melunasi tagihan rek listrik berjalan (jika kwh pascabayar)

    Setelah kamu menyiapkan seluruh persyaratan tersebut, kamu bisa melakukan proses selanjutnya, yaitu pengajuan balik nama listrik tersebut.

    Menurut Frimadona, untuk melakukan proses balik nama listrik PLN bisa dilakukan dengan 2 cara, yaitu dengan mendatangi langsung ke kantor PLN terdekat, atau dengan melakukan pengajuan terlebih dahulu lewat aplikasi PLN Mobile.

    “Datang langsung ke kantor PLN terdekat, tinggal bawa persyaratan aja. Nantinya data itu diverifikasi sama PLN,” ujar Frimadona.

    “Kalau saya lewat aplikasi PLN Mobile, jadi kita mengajukan melalui PLN mobile melalui live chatnya dulu, terus nanti kita dapat WA dari PLN terkait balik nama sama syarat-syaratnya,” tambahnya.

    Lebih lengkap, ia menjelaskan bahwa proses pengajuannya tersebut akan dilanjutkan melalui WhatsApp. Namun, kamu juga akan tetap diminta untuk datang ke kantor PLN terdekat untuk menyerahkan syarat-syarat yang wajib untuk dilengkapi.

    “Untuk pengajuannya itu via WhatsApp. Pertama melalui PLN Mobile kita chat (di live chat PLN Mobile), habis itu kita dapat konfirmasi dari nomor PLN untuk syarat-syaratnya. Tapi tetap, berkas-berkas persyaratan kaya fotokopi KTP, terus nomor ID pelanggan sama fotokopi AJB atau sertifikat itu harus dibawa ke kantor PLNnya,” terang Frimadona.

    Berapa Biaya Balik Nama Listrik PLN?

    Menurut keterangan yang diberikan oleh Frimadona, biaya yang harus disiapkan saat melakukan balik nama listrik PLN itu meliputi biaya balik nama sebesar paling kecil Rp 5000, biaya beli materai 10.000 untuk surat pernyataan, dan biaya untuk membeli token listrik setelah balik nama.

    “Biaya balik nama listrik biasanya paling kecil 5000, sama biaya materai 10.000 buat nanti ada surat pernyataan. Sama nanti kita langsung disuruh beli token listrik. Buat beli token listriknya sendiri terserah mau yang berapa saja,” katanya.

    Apakah Token Listrik Akan Hilang Ketika Balik Nama?

    Frimadona mengatakan bahwa sisa token listrik tidak akan hilang, karena proses balik nama ini tidak akan mengganti ID pelanggan dari listrik tersebut.

    “Listrik kita gak hilang, cuma ganti namanya saja. IDnya tetap sama, cuma namanya saja yang ganti,” jawabnya.

    Apakah Nama Pemilik Listrik yang Berbeda Dari Nama Sertifikat Tanah Berbahaya?

    Menurut Frimadona, nama listrik yang berbeda dari nama sertifikat tanah rumah tersebut sebenarnya tidak terlalu bermasalah. Namun, dengan selarasnya nama pemilik listrik dengan sertifikat tanah atau PBB tentunya bisa membuat kita lebih aman secara legalitas, terutama bila kamu ingin melakukan hal yang memerlukan detail listrik seperti saat melakukan pinjaman, kredit kendaraan, dan sebagainya.

    “Sebenarnya nama pemilik listrik itu gak terlalu jadi masalah, cuman nanti biasanya kalau ada mau pinjaman, atau beli motor secara cicil, biasanya dimintai rekening, PBB, sama kWh listrik,” kata Frimadona.

    “Walaupun gak jadi masalah, tapi kan kalau namanya sinkron dari mulai sertifikat, PBB, listrik, jadi terasa lebih aman sih secara legalitas,” sambungnya.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Jenis, Cara Perawatan, Kekurangan dan Kelebihan


    Jakarta

    Rumput sintetis kini sering digunakan di rumah. Biasanya, rumput sintetis digunakan di halaman maupun bagian rooftop rumah karena perawatannya yang mudah dan bisa memberikan kesan asri.

    Ternyata, rumput sintetis memiliki beragam jenis. Jenis-jenis tersebut berbeda tergantung dari penggunaannya.

    Dalam artikel ini, detikProperti akan membahas soal jenis rumput sintetis, cara perawatan, hingga kelebihan dan kekurangannya. Berikut ini informasinya.


    Jenis Rumput Sintetis Berdasarkan Bahan

    Beda jenis, beda juga penggunaannya. Dikutip dari homestratosphere.com, berdasarkan bahannya, ada beberapa jenis rumput sintetis lho.

    Nylon

    Rumput SintetisRumput Sintetis bahan nilon Foto: (istimewa/homestratosphere.com)

    Bisa dibilang, ini adalah jenis rumput buatan terkuat yang tersedia di pasaran. Rumput sintetis berbahan nilon dapat menahan beban berat dan suhu tinggi tanpa menjadi kusut atau kehilangan bentuk aslinya.

    Rumput sintetis ini tahan lama, jadi detikers nggak perlu khawatir tampilannya rusak atau berubah karena sinar matahari yang panas atau nggak sengaja sobek kena benda tajam.

    Sayangnya, rumput sintetis jenis ini harganya mahal banget. Bisa dibilang jadi yang paling mahal di antara bahan rumput sintetis yang lain.

    Selain itu, bahan nylon juga membuat tumpukan rumput jenis ini kaku. Makanya biasanya aplikasi rumput sintetis berbahan nylon ini sering digabungkan dengan jenis rumput sintetis lain.

    Karena tekstur serat yang kaku, bikin rumput ini sama sekali nggak terasa alami, meski terlihat bagus dan cenderung bertahan lama jika dipasang dengan benar.

    Polyethylene

    Rumput SintetisRumput Sintetis bahan polietilen Foto: (istimewa/homestratosphere.com)

    Rumput sintetis berbahan polietilen bisa dibilang sebagai rumput sintetis paling disukai. Jenis rumput buatan ini nggak cuma terlihat luar biasa dengan warna hijau cerah dan banyak tekstur, tapi juga terasa lebih lembut dan alami dibandingkan nilon.

    Rumput sintetis jenis ini sering digunakan untuk lanskap serta lapangan atletik seperti sepak bola dan baseball.

    Saat dipasangkan dengan jerami sekunder nilon, jenis rumput sintetis ini bakal jadi ‘badak’ banget. Kuat dan tahan terhadap banyak jenis penggunaan tanpa khawatir terlihat compang-camping karena usang.

    Hal ini karena rumput polietilen tidak berpori, dan membuatnya tidak akan menahan bau seperti rumput buatan nilon.

    Polypropylene

    Rumput SintetisRumput Sintetis bahan polypropylene Foto: (istimewa/homestratosphere.com)

    Rumput sintetis ini bukan hanya pilihan yang paling murah, tetapi juga yang paling nggak awet. Meskipun mungkin terlihat bagus untuk pemilik rumah yang sedang berburu tawaran lanskap yang bagus, rumput sintetis berbahan polypropylene tidak akan cocok untuk dipijak, apalagi untuk alas bermain dan olahraga.

    Kalau detikers menginginkan rumput buatan yang tahan lama, kamu harus memilih jenis yang lain karena polipropilen cepat aus lantaran teksturnya yang kelewat halus.

    Lebih parahnya, rumput sintetis jenis ini juga nggak tahan panas seperti nilon dan polietilen. Artinya, kalau dipasang di area outdoor yang terpapar langsung oleh panasnya matahari, rumput sintetis ini bakal langsung tampak tidak alami yang memiliki bintik-bintik datar dan area yang cacat akibat paparan panas.

    Namun, jika hanya digunakan untuk kebutuhan hiasan di dalam ruangan yang jarang dipijak, rumput sintetis ini bisa dibilang sebagai pilihan yang pas.

    Kelebihan dan Kekurangan

    Pemasangan rumput sintetis di rumah tentu memiliki kelebihan dan kekurangannya. Pada 2023 lalu, Architect Advisor Tina.co.id, Ronaldo Boan Pardamean Silitonga menyampaikan beberapa kelebihan dan kekurangan menggunakan rumput sintetis untuk taman.

    Kelebihan

    a. Tampilan yang tetap indah sepanjang tahun.

    b. Perawatan yang mudah.

    c. Daya tahan yang tinggi.

    d. Penghematan air.

    e. Tanpa penggunaan pestisida dan pupuk kimia.

    Kekurangan

    Meski banyak keuntungannya, Ronaldo bilang, penggunaan rumput sintetis juga ada kekurangannya lho. Hal ini perlu dipahami detikers biar bisa mempertimbangkan dengan matang sebelum menggunakan rumput sintetis di rumah.

    Apa saja ya kekurangannya?

    a. Biaya awal yang tinggi.

    b. Tidak memberikan keindahan dan kealamian rumput alami.

    c. Dampak negatif terhadap lingkungan.

    d. Tidak dapat ditanami atau diberi tanaman lain.

    Cara Merawat

    Meski produk buatan ini tak mengalami pertumbuhan seperti rumput alami yang haru dipangkas secara berkala, namun tetap saja butuh perawatan agar tahan lama dan tidak cepat rusak. Apalagi bila rumput sintetis diaplikasikan di area outdoor atau di luar ruangan.

    Panas berlebih atau bahkan benda tajam bisa membuat rumput sintetis mudah lapuk dan robek hingga permukaannya rusak.

    Lantas bagaimana cara perawatannya?

    Architect Advisor Tina.co.id, Ronaldo Boan Pardamean Silitonga mengatakan, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan supaya rumput sintetis di rumah detikers bisa awet dan tetap kece.

    A. Bersihkan Secara Rutin

    Ini penting untuk menjaga kebersihan dan keindahan rumput sintetis. Meski nggak perlu disiram biar tetap hijau, tapi tetap harus dirawat dengan cara dibersihkan agar debu dan kotoran nggak membuat rumput sintetis kusam dan nggak menarik.

    “Sikat atau sapu rumput sintetis untuk menghilangkan kotoran dan menjaga penampilannya yang rapi,” kata Ronaldo kepada detikcom beberapa waktu lalu.

    B. Bilas dengan Air

    Kalau ketemu noda yang bandel dan susah diusir, detikers bisa gunakan air untuk membantu membersihkan rumput sintetis kesayangan di rumah. Air bisa membantu ‘menyapu’ debu dan kotoran di area sela-sela yang sulit dijangkau oleh sapu atau alat pembersih lainnya.

    “Jika ada noda atau kotoran membandel, bilas rumput sintetis dengan air bersih,” sambung dia.

    C. Jauhkan dari panas berlebih

    Ini penting nih. Mengingat bahannya yang didominasi oleh plastik dan karet, suhu panas ekstrem bisa membuat permukaan dan serat rumput sintetis bisa rusak dan meleleh.

    “Hindari kontak langsung dengan benda panas seperti bara api, karena dapat merusak serat rumput sintetis,” tegas Ronaldo.

    D. Hati-hati dengan Benda Tajam

    Berbeda dengan rumput alami yang bisa memperbaiki diri bila mengalami kerusakan, rumput sintetis adalah benda mati yang bila sudah rusak atau sobek akan sulit diperbaiki. Maka dari itu perlu kehati-hatian agar rumput sintetis di rumah detikers nggak sobek dan rusak karena terkena benda tajam.

    “Hindari benda tajam yang dapat merobek atau merusak rumput sintetis,” beber dia.

    E. Perhatikan Drainase

    Jamur dan bakteri bisa timbul di area yang lembab dan kotor. Kondisi itu juga bisa menimbulkan bau tak sedap hingga penyakit yang tidak diinginkan. Makanya, penting untuk memastikan rumput sintetis tetap kering. Atau setidaknya, cepat kering bira terkena air.

    Jadi, perlu diperhatikan soal drainase saat mengaplikasikan rumput sintetis di taman dan rumah.

    “Pastikan sistem drainase yang baik untuk mencegah genangan air yang dapat merusak rumput sintetis,” kata Ronaldo lagi.

    F. Gunakan Perlindungan Tambahan

    Berbeda dengan rumput alami yang ditanam di atas tanah, rumput sintetis umumnya diaplikasikan di atas permukaan yang rata dan keras sehingga tekanan terhadap permukaannya cukup besar. Butuh pelindung tambahan seperti bantalan atau permukaan pelindung sebagai alas di area yang sering dilalui untuk mengurangi tekanan pada rumput sintetis.

    G. Hindari Bahan Kimia Berbahaya

    Ini penting nih. Beberapa jenis serangga memang kerap ditemukan bersembunyi di rumput sintetis. Tapi jangan sembarangan disemprot menggunakan cairan anti serangga ya. Cairan pestisida yang keras bisa bikin serat rumput sintetis mudah lapuk dan getas.

    “Jauhi penggunaan pestisida atau bahan kimia keras yang dapat merusak serat rumput sintetis,” tutup dia.

    Itulah jenis-jenis, kelebihan dan kekurangan, hingga cara merawat rumput sintetis. Semoga bermanfaat!

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 8 Hal yang Bikin AC di Rumah Cepat Rusak


    Jakarta

    AC adalah salah satu alat elektronik yang sangat ampuh untuk mendinginkan sebuah ruangan. Cara kerja dari AC adalah dengan menyerap udara di dalam ruangan tersebut yang kemudian akan diubah menjadi dingin dan kembali disebarkan pada ruangan tersebut.

    Seperti alat elektronik pada umumnya, AC juga memiliki umurnya tersendiri, pada umumnya, AC bisa bertahan hingga 15 tahun. Namun, tentunya umur dari sebuah alat elektronik juga bisa diperpendek oleh faktor lainnya, termasuk dari kesalahan pengguna.

    Nah, bagi kamu yang punya AC di rumah, sebaiknya kamu simak beberapa hal di bawah ini yang bisa membuat AC di rumah kamu jadi lebih mudah rusak.


    Hal-Hal yang Bisa Membuat AC jadi Mudah Rusak

    Dikutip dari rd.com, ada beberapa faktor pengguna yang bisa membuat AC di rumah kamu jadi semakin cepat rusak. Berikut ringkasannya.

    1. Jarang Membersihkan Filter AC

    Seiring berjalannya waktu, tentunya kotoran debu bisa menyumbat filter AC. Hal ini tentunya bisa mempengaruhi efisiensi AC dan membuat mesinnya bekerja jauh lebih berat dari biasanya.

    Chief Operating Officer One Hour Heating & Air Conditioning, Mark Dawson menyarankan bahwa sebaiknya kamu rutin membersihkan filter AC setidaknya setiap satu hingga tiga bulan sekali. Apalagi bila kamu adalah seorang perokok atau memiliki hewan peliharaan di dalam rumah, sebaiknya kamu harus lebih rajin lagi membersihkan filter di rumah AC kamu.

    2. Meletakkan AC Luar di Tempat Sempit/Tersembunyi

    Kebanyakan orang selalu meletakkan AC luar di tempat yang sulit untuk terlihat agar tidak mengganggu pemandangan rumah. Namun nyatanya ini adalah hal yang sangat salah.

    Menurut Dawson, AC luar yang tertutup justru bisa membuat AC semakin cepat rusak. Hal ini dikarenakan udara yang dihembuskan AC luar jadi terhalang, bahkan bisa terjadi penyumbatan pada sistem ventilasinya.

    Menurutnya, AC luar seharusnya memiliki jarak setidaknya 30 cm, dari tembok atau hambatan lainnya.

    3. Pemakaian Berlebihan

    Pemakaian AC yang berlebihan tentu bisa membuat mesin AC kelelahan dan bisa membuat umurnya semakin pendek. Oleh karena itu, pastikan bahwa AC di rumah kamu tidak ditinggalkan dalam keadaan menyala saat kamu bepergian.

    4. Meletakkan Sumber Panas di Sekitar AC

    Tujuan dari AC adalah untuk mendinginkan suhu ruangan. Tentunya ini sangat bertolak belakang dengan alat yang menimbulkan panas seperti lampu, TV, dan sebagainya.

    Maka dari itu, sebaiknya kamu tidak meletakkan alat atau sumber panas terutama di sekitar thermostat dari AC tersebut.

    5. Terlambat Melakukan Servis atau Perawatan

    Akui saja, pasti kamu sering meremehkan servis rutin dari sebuah AC. Sebenarnya jadwal servis rutin AC itu sangat penting dilakukan supaya AC bisa terus bertahan pada kondisi primanya hingga bertahun-tahun.

    Kebanyakan dari AC yang rusak biasanya diakibatkan oleh dibiarkannya sebagian kecil mesin yang rusak. Hal ini bisa mengakibatkan bagian mesin lainnya untuk ikut rusak juga.

    6. Memasang AC yang Terlalu Besar Untuk Ruangan

    Memang benar, memasang AC dengan daya dingin lebih besar daripada ukuran ruangan tersebut pasti bisa membuat ruangan tersebut jauh lebih cepat dingin. Namun, kamu juga perlu ketahui bahwa hal ini juga akan mempengaruhi cara kerja AC tersebut.

    Menurut Dawson, jika AC mendinginkan ruangan terlalu cepat, maka AC akan lebih sering menyala dan mati. Hal ini dapat menyebabkan kerusakan pada sistem AC tersebut.

    7. Mengatur Suhu Terlalu Rendah

    Ketika musim panas, tentu kita selalu tergoda untuk terus menurunkan angka suhu pada AC kita. Tapi perlu kamu ketahui bahwa pengaturan suhu yang terlalu rendah bisa membuat AC bekerja terlalu keras, apalagi bila cuaca sedang panas.

    Menurut Dawson, standar suhu untuk ditetapkan pada AC kamu cukup 11°C atau 20°F lebih rendah dari suhu luar ruangan saja. Bila lebih dari itu, justru AC akan bekerja terus menerus karena AC akan kesulitan untuk mencapai angka suhu tersebut.

    8. Ingin Ruangan Cepat Dingin

    Ketika kamu menyalakan AC untuk pertama kalinya, cobalah untuk bersabar dan tidak memaksa AC untuk cepat mendinginkan suhu ruangan dengan mengatur suhu serendah mungkin.

    Itu dia 8 hal yang perlu kamu hindari ketika menggunakan AC, supaya AC di rumah kamu jadi semakin awet. Semoga bermanfaat!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Disepelekan, Ini Manfaat Baca Doa Setiap Keluar Masuk Rumah


    Jakarta

    Rumah adalah salah satu kebutuhan hidup manusia yang paling penting. Dengan adanya rumah, kita jadi bisa mempunyai tempat berlindung dan beraktivitas dengan aman.

    Namun, tentunya kita juga tidak melulu tinggal diam di rumah saja. Sebagai makhluk hidup, kita juga perlu untuk melakukan aktivitas seperti berbelanja untuk kebutuhan hidup, berekreasi, dan bersosialisasi di luar rumah. Maka dari itu, setidaknya setiap hari manusia pasti akan masuk dan keluar dari rumah.

    Nah tahukah kamu, sebenarnya di dalam ajaran Islam ada anjuran untuk membaca doa ketika kita melangkah masuk atau keluar dari rumah loh. Bagi kamu yang penasaran, ayo simak ringkasannya di bawah ini.


    Sunnah dan Manfaat Membaca Doa Sebelum Masuk Rumah

    Melansir dari NU Online, sebelum memasuki rumah, kita dianjurkan untuk mengucap salam dan berdoa. Sebagaimana firman Allah Swt dalam Al-Quran surat an-Nur ayat 61:

    فَاِ ذَا دَخَلْتُمْ بُيُوْتًا فَسَلِّمُوْا عَلٰۤى اَنْفُسِكُمْ تَحِيَّةً مِّنْ عِنْدِ اللّٰهِ مُبٰرَكَةً طَيِّبَ

    Artinya: Apabila memasuki rumah-rumah, hendaklah kamu memberi salam (kepada penghuninya, yang berarti memberi salam) kepada dirimu sendiri, dengan salam yang penuh berkah dan baik dari sisi Allah.

    Manfaat dari membaca doa masuk rumah dan mengucapkan salam ketika hendak masuk rumah adalah semata-mata untuk mengharapkan berkah dan kebaikan dari Allah SWT, serta sebagai doa agar rumah tempat tinggal kita selalu diberi ketentraman bagi para penghuninya.

    Doa masuk rumah biasanya dilantunkan tepat ketika kita hendak memasuki rumah atau sebelum mengetuk pintu, baik itu rumah sendiri maupun rumah orang lain.

    Bacaan Doa Sebelum Masuk Rumah

    اللّٰهُمَّ إنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَ المَوْلِجِ وَ خَيْرَ المَخْرَجِ, بِاسْمِ اللّٰهِ وَ لَجْنَا، بِاسْمِ اللّٰهِ خَرَجْنَا، وَ عَلَى اللّٰهِ رَبِّنَا تَوَكَّلْنَا

    Allahumma innii as-aluka khairal mauliji, bismillahi wa lajnaa, wa bismillahi kharajnaa, wa ‘alallahi rabbanaa tawakkalnaa

    Artinya: Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu kebaikan tempat masuk dan kebaikan tempat keluar, dengan menyebut nama-Mu kami masuk, dengan menyebut nama-Mu kami keluar, dan hanya kepada Allah, Tuhan kami, kami bertawakal.

    Sunnah dan Manfaat Membaca Doa Sebelum Keluar Rumah

    Sunnah untuk membaca doa sebelum keluar rumah sendiri dijelaskan dalam beberapa hadits.

    Imam Abi Zakariya Muhyiddin Yahya an-Nawawi dalam kitab al-Adzkar an-Nawawi menjelaskan bahwa dalam sebuah hadits yang diriwayatkan dari Abu Dawud, at-Tirmidzi, Nasa’i dan yang lainnya, Rasulullah Saw pernah bersabda:

    من قال- يعني اذا خرج من بيته- بِاسْمِ اللّٰهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللّٰهِ وَ لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ اِلَّا بِاللّٰهِ، يقال له: كفيت و وقيت و هديت و تنحّى عنه الشيطان

    Artinya: Barangsiapa yang membaca -yaitu ketika keluar dari rumahnya-‘bismillahi tawakkaltu ‘alallahi wa laa haula wa laa quwwata illa billah, Dikatakan kepadanya: Kamu akan dicukupkan, dikuatkan, dan diberi petunjuk dan setan jauh darinya.

    Dari beberapa penggalan hadits tersebut, Syeikh Muhyiddin Dib kemudian menjelaskan keutamaan dari membaca doa keluar rumah.

    Menurutnya, makna kufiita dari hadits itu, adalah seseorang yang membaca doa keluar rumah akan dicukupkan dari semua urusan dunia dan akhirat, dan kata wuqiita bermakna mereka akan dijaga dari kejahatan musuh.

    Sementara, dalam kata hudiita, artinya adalah barang siapa rajin membaca doa keluar rumah, maka akan diberikan rizki berupa hidayah yang terus mengalir kepadanya. (Muhyiddin Dib, Lawami’ al-Anwar Syarh Kitab al-Adzkar, Bairut, Dar Ibn Kathir, 2014), Juz 1, halaman: 74).

    Doa keluar rumah bisa dilantunkan tepat sebelum melangkahkan kaki ke luar rumah. Tentunya pembacaan doa diiringi niat dan tujuan yang baik saat bepergian. Misal hendak sekolah, bekerja, atau menjalin silaturahim.

    Bacaan Doa Sebelum Keluar Rumah

    بِاسْمِ اللهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللهِ، لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ

    Bismillahi tawakkaltu ‘ala Allahi wa laa hawla wa laa quwwata illa bi Allahi

    Artinya: Dengan menyebut nama Allah, aku bertawakal kepada Allah, tiada daya dan tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah.

    Nah itu dia bacaan doa ketika hendak masuk atau keluar dari rumah beserta arti dan manfaatnya. Semoga bermanfaat!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Lebih Bagus Mana, Garasi atau Carport? Ini Perbedaan dan Fungsinya



    Jakarta

    Rumah tak lengkap tanpa ada carport atau garasi sebagai ruang untuk memarkirkan kendaraan kita, baik itu mobil atau motor. Pada umumnya, ada dua jenis ruang atau lahan yang dipakai untuk hal itu, yaitu garasi atau carport.

    Apa perbedaan keduanya?

    Keberadaan garasi atau carport ini dinilai sangat penting agar kendaraan pribadi kita aman dan tidak diparkirkan di pinggir jalan yang dapat mengganggu orang lain.


    Namun, hingga saat ini masih banyak masyarakat Indonesia yang menyamakan istilah carport dengan garasi, bahkan tidak sedikit juga masyarakat Indonesia yang bahkan belum mengenal istilah tersebut. Padahal, istilah garasi dan carport ini memiliki cukup banyak perbedaan loh.

    Pengertian Garasi dan Carport

    Dikutip dari astra-daihatsu.id, pengertian carport adalah suatu tempat untuk menyimpan atau memarkir mobil yang dibuat semi terbuka. Biasanya carport dibuat terpisah dari bangunan rumah, baik itu di samping rumah atau di depan teras depan rumah, tujuannya adalah untuk memudahkan akses keluar masuk mobil tersebut.

    Bentuk dari carport ini biasanya berupa sebuah lahan yang ditutupi dengan kanopi untuk melindungi kendaraan dari panas sinar matahari atau air hujan.

    Sementara pengertian garasi adalah sebuah bangunan tertutup yang dibuat sebagai tempat penyimpanan kendaraan dan barang-barang yang memerlukan tempat penyimpanan yang aman dan terlindungi dari cuaca.

    Bangunan garasi sendiri biasanya dibuat menyatu dengan rumah yang dihubungkan dengan sebuah pintu.

    Perbedaan Garasi dan Carport

    1. Bangunan

    Garasi memiliki struktur bangunan yang tertutup dan terhubung dengan bangunan rumah utama. Sedangkan Carport memiliki struktur semi terbuka yang dibuat seperti lahan dengan tutup kanopi yang didukung dengan tiang-tiang besi.

    2. Penutup Atap

    Seperti pengertiannya, garasi memiliki atap penuh karena bentuk dari garasi adalah sebuah bangunan tertutup yang utuh. Sedangkan carport sendiri biasanya banyak yang menggunakan atap kanopi dengan struktur terbuka saja.

    3. Keamanan

    Karena bagunan garasi dibuat tertutup dan utuh, bangunan garasi dinilai jauh lebih aman, baik itu dari cuaca maupun tindakan kejahatan. Sebaliknya, carport yang memiliki struktur semi terbuka memiliki keamanan yang lebih terbatas dibandingkan dengan garasi

    4. Biaya

    Pada umumnya, garasi memiliki biaya yang lebih mahal dibandingkan carport. Hal ini dikarenakan untuk membangun garasi, kamu membutuhkan bahan material yang sama dengan membangun sebuah rumah.

    Namun, pembangunan garasi ini tentunya memerlukan waktu yang lebih lama dibandingkan dengan carport.

    5. Fungsi

    Bangunan garasi yang tertutup dan utuh ini memiliki fungsi lebih banyak daripada carport. Biasanya bangunan garasi juga bisa digunakan sebagai gudang penyimpanan alat-alat ‘kotor’.

    Akan tetapi, fungsi dari carport juga tidak kalah menarik. Walaupun carport tidak bisa digunakan sebagai gudang tertutup untuk barang berharga. Carport ini bisa digunakan sebagai ruang tambahan, tempat berkumpul keluarga dan teman di luar rumah.

    Nah itu dia sedikit ringkasan mengenai perbedaan garasi dan carport. Semoga setelah membaca ini kamu jadi bisa mempertimbangkan mana yang lebih tepat untuk rumah kamu.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Membangun Garasi atau Carport? Pertimbangan dan Biayanya


    Jakarta

    Belakangan ini rumah di Indonesia rasanya jadi kurang lengkap bila tidak ada garasi atau carportnya. Bagaimana tidak, sebagian besar masyarakat Indonesia saat ini sudah memiliki kendaraan pribadi, baik itu sepeda listrik, motor, hingga mobil.

    Tidak hanya itu, kegunaan dari garasi atau carport ini tidak semata sebagai tempat menyimpan kendaraan agar aman dari cuaca dan tindak kejahatan saja. Garasi atau carport juga bisa dijadikan sebagai tempat gudang penyimpanan barang, hingga tempat berkumpul bersama teman dan keluarga.

    Dengan manfaatnya yang sebanyak ini, kini banyak masyarakat Indonesia yang mulai berinvestasi untuk menambahkan garasi atau carport di rumahnya.


    Nah, bagi kamu yang tertarik untuk membangun garasi atau carport di rumah, kamu harus simak ringkasan di bawah ini terlebih dahulu.

    Seberapa Penting Garasi dan Carport?

    Menurut arsitek, Denny Setiawan, ketika kamu ingin membangun sebuah garasi atau carport di rumah, kamu harus pastikan seberapa banyak luas lahan kosong yang kamu miliki. Bila lahan kosong yang kamu miliki tidak cukup luas, sebaiknya kamu cukup membangun carport saja.

    “Tergantung kebutuhan dan kondisi lahan, jadi apabila kondisi lahannya memungkinkan memang disarankan ada garasi, jadi mobil bisa teduh dari panas matahari. Tapi jika tanahnya tidak cukup besar, carport adalah pilihan yang paling logis bagi mereka yang mempunyai mobil atau kendaraan yang harus disimpan di rumah,” kata Denny kepada detikcom, Selasa (11/6/2024).

    Lebih lanjut, Denny juga menghimbau kepada masyarakat atau pelaku penjual properti agar tidak memaksakan untuk membuat garasi bila kondisi lahan rumah tersebut tidak mencukupi.

    Menurutnya, ruang hidup yang lebih luas justru akan membuat rumah jadi terlihat lebih indah.

    “Kalau bicara nilai jual, tentunya rumah yang ada garasi di dalamnya akan memiliki nilai jual yang lebih tinggi. Tapi saya bilang jangan sampai kamu memaksakan untuk membangun garasi kalau tanahnya tidak cukup,” tutur Denny.

    “Jadi buat saya daripada dibuat garasi, mending buat bikin ruang hidup yang lebih luas. Itu lebih bermanfaat untuk membuat rumah jadi lebih indah,” sambungnya.

    Biaya Membangun Garasi atau Carport

    Menurut penjelasan Denny, pembuatan garasi pastinya jauh lebih mahal dibandingkan dengan carport. Hal ini dikarenakan struktur yang digunakan untuk membangun garasi itu sama dengan struktur sebuah bangunan rumah. Sedangkan carport sendiri diabangun dengan struktur semi permanen.

    “Biaya bangun tentunya pasti lebih besar garasi, karena kita harus bikin dinding, lalu kemudian ada atapnya. Kalau carport bisa pakai struktur yang sifatnya semi permanen, pakai struktur baja, kemudian atapnya pakai kaca atau polikarbonat,” jawab Denny.

    Denny memperkirakan bahwa total biaya yang diperlukan untuk membangun sebuah garasi itu kurang lebihnya sama dengan biaya untuk membangun rumah.

    Sebagai contoh yang ia jelaskan pada kesempatan tersebut, biaya bangun sebuah rumah di Jakarta adalah sekitar Rp 6 juta hingga Rp 7 juta per meter perseginya. Maka dari itu, untuk membangun sebuah garasi berukuran standar 1 mobil atau 18 meter persegi akan membutuhkan biaya sekitar Rp 126 juta.

    “Kalau biayanya bangun garasi, anggarannya kurang bisa saya prediksi. Tapi kalau kita bicara membangun sebuah bangunan, kalau di Jakarta ini kira-kira 6 sampai 7 juta per meter persegi. Jadi garasi itu kalau satu mobil kita kira 18 meter persegi, lalu dikali 7 juta. Kira-kira segitu biayanya untuk mobil,” kata Denny.

    “Tentunya ini dipengaruhi oleh lokasi daerah juga, biaya membangun di Jakarta mungkin bisa berbeda dengan biaya membangun di daerah lainnya,” tambahnya.

    Di sisi lain, ia memperkirakan bahwa biaya untuk membangun sebuah carport terhitung jauh lebih murah, hingga setengah harga dari membangun sebuah garasi dengan ukuran yang sama. Tentunya harga ini juga akan ditentukan oleh kualitas bahan yang dipakainya.

    “Untuk biaya carport sendiri tergantung dengan material yang dipakai, tapi seharusnya bisa cuman setengah harga dari bangun garasi saja, karena biasanya kan carport itu tanpa dinding atapnya pun biasanya temporer seperti kaca, atau polikarbonat. Itu sudah bisa jadi carport yang baik,” ujarnya.

    Itu dia segenap ringkasan perbedaan harga bangun antara garasi dan carport. Semoga bermanfaat!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com