Blog

  • Ampuh! 7 Benda Ini Bisa Dibersihkan Pakai Lemon


    Jakarta

    Lemon adalah buah yang mengandung citric acid yang tinggi, pH rendah, dan kemampuan antibacterial. Karakteristik buah itu menjadikannya bahan yang cocok sebagai cairan pembersih.

    Ternyata lemon bisa digunakan untuk membersihkan berbagai benda di rumah, lho! Apalagi dengan aromanya yang harum dan sifatnya tidak merusak bahan seperti kain dan kayu.

    Kalau kamu mencari bahan pembersih yang alami, bisa coba pakai lemon untuk benda-benda tertentu. Berikut ini daftar benda yang bisa dibersihkan pakai lemon, dilansir dari Homes and Gardens, Kamis (13/6/2024).


    7 Benda yang Bisa Dibersihkan Pakai Lemon

    1. Talenan Kayu

    Yang pertama kamu harus lakukan, potong lemon menjadi setengah bagian kemudian taburkan gambar di atasnya. Kemudian lumuri permukaan talenan dengan jus lemon, kamu bisa peras hingga semua airnya keluar. Diamkan selama 15 menit agar air lemon dan garam bereaksi. Terakhir kamu bisa singkirkan sisa-sisa lemon lalu bilas dengan air hangat menggunakan spons.

    2. Kulkas

    Bau tidak sedap dari kulkas biasanya disebabkan oleh bahan makanan yang sudah kedaluwarsa atau membusuk. Untuk mencegahnya kamu bisa potong lemon menjadi dua bagian kemudian masukkan ke dalam. Biarkan selama 30 menit, kulkas menjadi bau wangi.

    3. Microwave

    Microwave jarang dibersihkan karena susah-susah gampang. Kamu bisa gunakan air sabun untuk membersihkannya tetapi dengan jus lemon dapat menjaga bagian dalam microwave tetap wangi. Caranya kamu cukup rebus campuran air dengan perasan lemon selama lima menit. Setelah mendidih tunggu selama 5 menit sebelum membuka pintunya.

    4. Furniture

    Membuat bahan pembersih alami nggak cuma bisa menghemat uang tapi juga aman untuk lingkungan. Untuk melakukannya, kamu cuma perlu campurkan olive oil dengan jus lemon kemudian gunakan kain bersih untuk pengaplikasiannya. Kamu bisa mencobanya untuk furniture kayu seperti meja, kursi, dan lemari.

    5. Jendela

    Salah satu cara alami untuk membersihkan jendela dan cermin. Kamu cuma perlu campur air mineral dengan jus lemon. Kemudian masukkan ke dalam botol sprayer. Semprot pada permukaan jendela dan cermin kemudian lap hingga mengkilap.

    6. Peralatan Makan

    Caranya mudah kamu hanya perlu memotong lemon jadi dua bagian. Gosokkan ke permukaan yang berminyak kemudian lanjut bersihkan dengan sabun cuci piring biasa. Nggak cuma bersih kesat tapi juga akan punya bau wangi segar.

    7. Keran

    Kamu bisa mengatasi kerak membandel yang menempel pada keran hanya menggunakan jus lemon. Kamu hanya perlu membersihkan kerak dari keran dengan menyemprotkan jus lemon. Tunggu sampai 5 menit sebelum mengelapnya kemudian bilas dengan air dingin.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Trik Mengakali Tempat Penyimpanan Barang buat Kamar Tidur Kecil


    Jakarta

    Menata kamar tidur kecil memang sedikit menantang karena harus mengakali penempatan barang-barang di ruang yang sempit. Tempat penyimpanan yang memadai penting, apalagi bagi yang terbiasa menaruh barang sembarangan di kamar.

    Jangan sampai kenyamanan dan istirahat kamu terganggu karena kekacauan di kamar tidur. Saatnya memanfaatkan setiap sisi kamar tidur kecil sebagai tempat penyimpanan.

    Lalu, bagaimana cara mengakali tempat penyimpanan di kamar tidur kecil? Yuk, simak caranya berikut ini yang dikutip dari bhg.com.au, Kamis (13/6/2024).


    Tips Penyimpanan Barang buat Kamar Kecil

    1. Penyimpanan di bawah tempat tidur

    Ukuran KasurKamar Tidur Foto: Rukita.co

    Jika terdapat ruang kosong di bawah tempat tidur kamu, jangan sia-siakan! Kamu bisa menyimpan barang seperti sepatu sampai koleksi pakaian kamu. Banyak ranjang tidur juga yang telah dilengkapi dengan laci terpasang jadi satu. Pastikan laci tidak menghadap ke meja tidur karena akan susah untuk membuka lacinya.

    Solusi dekoratif lainnya adalah dengan menggunakan keranjang anyaman untuk menambahkan sentuhan estetik.Bak plastik dengan roda bisa menjadi solusi penyimpanan yang praktis dan tahan lama.

    2. Gunakan tembok

    Foto kamar tidur kecilFoto kamar tidur kecil Foto: ist.

    Tembok bisa dimanfaatkan sebagai penyimpanan secara vertikal lho! Dengan memasang furniture seperti rak pegboard kamu bisa menggantungkan koleksi topi atau jaket. Untuk buku dan boneka kamu bisa pakai rak seperti tangga.

    3. Belakang Pintu

    Salah satu sudut rumah yang sering terlewat untuk dijadikan penyimpanan adalah bagian ruang belakang pintu. Tergantung seberapa luas ruang tersebut, jika memungkinkan kamu bisa memasang rak untuk menaruh rak mengambang untuk menyimpan pernak-pernik kamu.

    Kamu juga bisa menempelkan gantungan handuk di belakang pintu untuk menaruh handuk basah dan pakaian kotor.

    4. Penyimpanan lemari efisien

    Wardrobe for homeWardrobe for home Foto: Getty Images/iStockphoto/Saaras

    Untuk menjaga lantai kamar tidur kamu bebas dari barang-barang lemari pakaian, kamu bisa berpikir kreatif tentang ruang dan kebutuhan lemari Anda. Setiap orang mempunyai kebutuhan yang berbeda-beda dalam menyimpan barang.

    Kamu mungkin punya ratusan sepatu yang membutuhkan tempat lebih luas atau koleksi mantel yang banyak. Buat kamu yang punya lemari pakaian sempit, ciptakan ruang gantung ekstra dengan menggunakan hanger lebih untuk dijadikan gantungan ganda untuk menggantung baju. Bagian rak paling atas dapat digunakan untuk kotak kain untuk menyimpan barang-barang bekas.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Benda yang Bikin Saluran Air Mampet, Begini Cara Mengatasinya


    Jakarta

    Saluran air bisa ditemukan di berbagai tempat, termasuk kamar mandi dan dapur. Sering kali yang melalui saluran ini bukan cuman air, melainkan kotoran dan benda-benda yang bisa bikin saluran air mampet.

    Kotoran yang menumpuk akan menghalangi aliran air. Hal ini bisa menimbulkan masalah, seperti luapan air hingga muncul bau nggak sedap. Sangat merepotkan, bukan?

    Nah, sebelum kejadian sebaiknya kamu mengetahui benda apa saja yang bisa bikin saluran air mampet. Berikut ini benda-benda yang bikin saluran air mampet serta cara mengatasinya, dikutip dari Dengarden, Kamis (13/6/2024).


    Benda yang Bikin Saluran Air Mampet

    1. Rambut

    Rambut yang rontok setiap hari bisa menjadi penyebab saluran air mampet. Nggak cuma itu rambut hewan peliharaan dan bahan berserat lainnya juga bisa menyumbat saluran air. Rambu ternyata dapat mengikat zat lain seperti sabun dan minyak yang dibuang di saluran pembuangan.

    Cara mengatasinya: Kamu bisa mengatasinya dengan menggunakan cairan pembersih saluran air untuk menghancurkan minyak dan rambut yang menyumbat, namun perlu diingat jika penggunaan jangka panjang dapat merusak pipa. Untuk alternatifnya, kamu bisa menggunakan baking soda dan cuka.

    2. Sabun

    Sisa-sisa sabun yang berbentuk buih dapat terakumulasi seiring berjalannya waktu, terutama di saluran cucian, pancuran, dan kamar mandi, sehingga mengurangi diameter pipa dan menyebabkan saluran air menjadi lambat. Sabun jika tercampur dengan bahan lain seperti rambut dan kotoran bisa menimbulkan penyumbatan.

    Cara mengatasinya: Pembersihan dengan air bertekanan tinggi adalah cara terbaik untuk menghilangkan penumpukan sabun dari pipa.

    3. Kotoran

    Banyak dari kamu berpikir jika membuang semua kotoran ke saluran air. Tapi, faktanya adalah kotoran dapat menumpuk lalu menyebabkan menyumbat saluran air, terutama jika tercampur dengan rambut, sabun, dan minyak.

    Cara mengatasinya: Bersihkan secara rutin saluran air menjaga kebersihan keseluruhan saluran air kamar mandi. Kamu bisa gunakan tenaga profesional jika sudah parah.

    4. Minyak dan Lemak

    Minyak dan lemak sisa makanan bisa mengendap dan membeku ketika suhu dingin dan terkena air sehingga menyumbat saluran air.Dengan menyiram air panas kedalam saluran air ternyata dinilai kurang ampuh.

    Cara mengatasinya: Kamu bisa campurkan sedikit detergen dengan air panas, lalu tuangkan cairan campuran tersebut ke dalam saluran air. Larutan detergen dan air panas bisa memecah lemak yang menyumbat.

    5. Sisa Makanan

    Penyebab utama kenapa wastafel sering tersumbat adalah sisa makanan yang jatuh ke dalam saluran air kemudian menyumbatnya. Terutama untuk teh dan bubuk kopi sulit untuk terurai sehingga dapat menumpuk di saluran air.

    Cara mengatasinya: Bersihkan dengan cairan pembersih ditambah menggunakan alat pembersih, seperti plumber snake, lakukan hal ini secara rutin.

    6. Endapan Mineral

    Air sadah punya konsentrasi pH mineral tinggi, Maka jika air di tempat tinggal kamu adalah air sadah maka saluran air kamu bisa tersumbat oleh endapan mineral dengan seiring berjalannya waktu. Hal ini akan mengurangi arus aliran kemudian dapat menyumbat saluran air.

    Cara mengatasinya: Kamu bisa panggil tukang ledeng profesional. Pipa-pipa tersebut perlu dibersihkan keraknya untuk menghilangkan penumpukan mineral.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Kesalahan Tata Letak Ini Bikin Kamar Tidur Jadi Kurang Nyaman


    Jakarta

    Kamar tidur merupakan tempat untuk istirahat dan bersantai, sehingga harus dirancang senyaman mungkin. Salah satunya dengan mengatur tata letak interior kamar tidur.

    Kalau sampai salah menentukan tata letak, bisa-bisa penghuni merasa kurang nyaman. Oleh karena itu, pastikan merencanakan tata letak yang matang supaya kamar tidur bisa fungsional dan estetik.

    Lantas, apa saja kesalahan yang harus dihindari ketika merencanakan tata letak di kamar tidur? Yuk, simak penjelasannya berikut ini, dilansir dari livingetc, Kamis (13/6/2024).


    Kesalahan Tata Letak di Kamar Tidur

    1. Menghalangi Sumber Cahaya

    Membiarkan sumber cahaya masuk merupakan aspek terpenting dalam mendesain ruangan. Marie Flanigan,Principal dari Marie Flanigan Interiors, menyarankan untuk menempatkan tempat tidur di antara jendela dengan meja samping tempat tidur di depan jendela,meja tidak lebih tinggi dari jendela agar tidak menghalangi cahaya.

    2. Tidak Manfaatkan Ruang Penyimpanan

    Ide untuk penyimpanan kamar tidur yang baik sangat penting agar kamar tidur punya fungsionalitas baik dan estetik .Untuk menghindari kekacauan kamu bisa buat penyimpanan di bawah ranjang tidur, jangan lupakan ruang dinding di atas dan di samping tempat tidur jika ranjang kamu punya rak built-in.

    3. Tidak Manfaatkan Sudut Ruangan

    Memanfaatkan ruang dengan plafon miring atau ruang sudut kecil nggak menjadi masalah.Kamu bisa meletakkan meja rias kecil, meja kerja, atau tempat tidur untuk memaksimalkan ruang. Area sudut ini sangat cocok untuk tempat tidur tamu atau anak. Menggunakan sudut dengan plafon miring memungkinkan ruang lantai tengah dikosongkan, yang dapat berfungsi sebagai area bermain anak atau area bersantai tamu.

    4. Skala Kurang Pas

    Mengukur skala ruangan yang tidak tepat adalah cara mudah untuk merusak potensi kamar tidur,’ kata Ginger Curtis dari Urbanology Designs. Kamu bisa isi sudut besar dengan kursi santai yang nyaman atau letakkan bangku besar di ujung tempat tidur kamu. Ini adalah cara yang bagus untuk menciptakan titik nyaman di kamar kamu dan jangan biarkan ada ruangan kecil tersisa.

    5. Kurangnya Pencahayaan

    Pencahayaan kamar tidur yang cukup merupakan hal penting. Kamu bisa pasang lampu dinding atau lampu gantung sebagai pengganti lampu meja selain desain interior modern juga praktis, terutama di ruangan kecil. sebelum memasang lampu, penting menemukan posis yang i tepat untuk tempat tidur serta pertimbangkan jarak antara bagian bawah lampu dan meja

    6. Salah Posisi Tempat Tidur

    Penempatan tempat tidur merupakan hal penting dalam tata letak kamar tidur. Hal ini menentukan tempat di mana seberapa dekat kamu untuk mengakses sumber listrik untuk lampu dinding atau lampu gantung.

    Selain itu, posisi tempat tidur menentukan di mana untuk tempat penyimpanan atau seberapa banyak ruang untuk meletakkan meja tidur di samping tempat tidur. Jadikan tempat tidur menjadi titik fokus ruangan serta posisinya jauh dari pintu untuk aksesibilitas dan estetika.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Faktor yang Pengaruhi Harga Rumah, Cek Dulu Sebelum Transaksi Ya!


    Jakarta

    Properti merupakan instrumen investasi jangka panjang yang banyak dilirik orang masyarakat, salah satuya berupa rumah. Harga rumah sering kali naik, sehingga menjadikan investasi properti salah satu andalan masyarakat untuk menanamkan kekayaannya.

    Bukan hanya sebagai tempat tinggal, pemilik bisa sewaktu-waktu menjual rumahnya dengan harga lebih mahal dari awal pembelian. Namun, ada beberapa faktor yang mempengaruhi harga rumah.

    Mengutip dari AESIA, Kementerian Keuangan, Jumat (14/6/2024) harga dan nilai rumah kerap menjadi pertimbangan utama konsumen dalam memilih sebuah hunian. Misalnya, rumah yang tidak begitu besar yang terletak di wilayah strategis akan memiliki harga yang berbeda dengan rumah yang luas dan terletak di wilayah yang sulit dilewati kendaraan.


    Umumnya, harga rumah dapat mencerminkan kualitas dari properti tersebut. Lantas, apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi harga rumah? Yuk, simak penjelasannya berikut ini.

    Faktor yang Mempengaruhi Harga Jual Rumah

    1. Lokasi

    Lokasi merupakan faktor utama yang mempengaruhi nilai dan harga jual rumah. Lokasi meliputi lingkungan di sekitar rumah secara fisik maupun sosial.

    Faktor penentu harga dari segi fisik yakni faktor landscape, vegetasi, temperatur udara, kualitas air, hingga suasana sekitar rumah. Sedangkan faktor sosial yang mempengaruhi harga yakni tingkat hidup dan sikap warga sekitar lokasi.

    2. Aksesibilitas

    Selanjutnya, akses rumah ke pusat kegiatan atau keramaian juga mempengaruhi harga rumah. Bagi orang yang memiliki mobilitas tinggi, faktor ini dijadikan sebagai penentu utama dalam memilih sebuah hunian.

    Rumah yang memiliki akses mudah ke pusat keramaian, pusat perbelanjaan, pusat perkantoran, serta jalan tol memiliki nilai jual yang lebih tinggi dibanding rumah yang jauh dari pusat keramaian.

    3. Kondisi Fisik

    Kondisi fisik rumah juga sangat menentukan harga jual rumah karena semua konsumen ingin memiliki hunian yang aman dan nyaman. Rumah dengan tipe baru akan lebih banyak diminati dibanding rumah tipe lama. Sama halnya dengan usia bangunan, semakin tua usia rumah, maka peminatnya akan semakin sedikit.

    4. Harga Properti Sekitar

    Selain itu, harga properti di sekitar lokasi rumah pun turut mempengaruhi harga rumah. Hal ini karena harga rumah cenderung mengikuti harga properti lain yang sudah terjual lebih dulu di sekitar lokasi rumah. Untuk itu, Anda perlu melakukan riset pasar harga di wilayah sekitar rumah yang akan dijual.

    5. Kelengkapan Surat

    Sebelum memutuskan untuk melakukan transaksi jual beli rumah, pastikan legalitas rumah sudah aman dan melengkapi semua surat-surat berharga seperti IMB, Akta Jual Beli (AJB), serta Sertifikat Hak Milik. Surat-surat ini akan mempengaruhi nilai dan harga jual rumah.

    Itulah beberapa faktor penentu harga jual rumah yang perlu Anda ketahui.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Kriteria Pilih Lokasi Terbaik buat Beli Rumah


    Jakarta

    Lokasi menjadi pertimbangan penting ketika hendak beli rumah. Lokasi dapat mempengaruhi aktivitas penghuninya serta menentukan nilai properti.

    Bayangkan, rumah bisa saja direnovasi kalau ada yang tidak sesuai, namun lokasi rumah tidak dapat diganti bukan? Oleh karena itu, pastikan melakukan penilaian dan pertimbangan yang matang sebelum memutuskan beli rumah.

    “Salah satu indikator bahwa hunian tersebut berada di lokasi yang baik adalah apabila akan disewakan atau ingin dijual kembali, banyak peminatnya (likuiditas tinggi),” kata Pengamat dan Ahli Properti, Steve Sudijanto kepada detikcom beberapa waktu lalu.


    Kalau begitu, apa saja kriteria dalam memilih lokasi terbaik untuk membeli rumah? Simak penjelasan berikut ini ya!

    Tips Pilih Lokasi buat Beli Rumah

    1. Dekat Transportasi Umum

    Rumah yang berlokasi dekat transportasi umum sangat menguntungkan. Sebab, penghuni rumah bisa bepergian dengan mudah dan umumnya harga transportasi umum lebih murah, jadi bisa hemat biaya transportasi.

    2. Ada Sarana Penunjang yang Lengkap

    Selain itu, sarana penunjang sangat dibutuhkan di sekitar rumah. Misalnya, layanan kesehatan, sekolah, pusat perbelanjaan, dan kantor.

    Jika hunian dekat dengan sarana penunjang, tentunya penghuni rumah tidak perlu buang-buang waktu serta bepergian jauh untuk mendapatkan kebutuhan dasar yang diperlukan.

    3. Bukan Lokasi Rawan Bencana

    Hunian di daerah rawan bencana perlu menjadi pertimbangan. Misalnya, seperti daerah rawan banjir.

    “Khusus untuk konteks banjir hunian di DKI Jakarta, kita harus jeli melihat frekuensi banjir di hunian tersebut, karena pemerintah DKI sudah melakukan banyak perbaikan untuk menanggulangi banjir,” tutur Steve.

    Ia melanjutkan, ada baiknya sebelum memutuskan membeli rumah di wilayah rawan banjir, calon pembeli mendatangi area perumahan dan bertanya atau berdiskusi dengan lurah atau RT setempat terkait frekuensi kejadian banjir di wilayah itu.

    4. Lingkungan yang Aman

    Lebih dari itu, keamanan lingkungan rumah juga menjadi pertimbangan bagi para calon pembeli rumah. Maka dari itu, sebaiknya membeli rumah di lingkungan dengan tingkat kriminalitas yang rendah, atau bisa membeli hunian di komplek atau cluster karena biasanya ada satpam yang berjaga.

    “Untuk faktor keamanan, hunian/rumah cluster lebih baik,” kata Steve.

    5. Ada Sumber Air Bersih

    Air bersih merupakan kebutuhan dasar yang mutlak dimiliki oleh setiap orang. Maka dari itu, jika ingin membeli rumah, pastikan terdapat air bersih.

    Itulah beberapa lokasi yang bisa jadi pertimbangan ketika membeli rumah. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Bangun Rumah dengan Atap Spandek? Kenali Kelebihan dan Kekurangannya


    Jakarta

    Salah satu elemen penting dalam pembangunan suatu rumah adalah atap. Memilih jenis atap yang tepat sangatlah penting, agar bagian dalam rumah bisa terlindungi dari hujan dan panas dengan baik.

    Ada berbagai jenis bahan atap, salah satunya yang sering digunakan sekarang adalah atap spandek. Jika ingin membangun rumah yang memiliki atap spandek, ada kelebihan dan kekurangan atap spandek yang mesti kamu ketahui.

    Apa Itu Atap Spandek?

    Atap spandek adalah nama pasaran untuk atap metal polos. Mengutip situs resmi PT Bumi Lancang Kuning Pusaka (BLKP), atap spandek umumnya terbuat dari seng, aluminium, dan uPVC (unplasticized polyvinyl chloride). Atap spandek berbahan dasar baja ringan juga sering ditemukan.


    Kelebihan Atap Spandek

    Ini dia beberapa kelebihan atap spandek.

    1. Mudah Dipasang

    Pemasangan atap spandek terbilang mudah karena menggunakan lembaran besar, desain sederhana, dan bobotnya ringan. Oleh karena itu, pemasangan atap spandek juga hemat biaya karena tidak membutuhkan banyak tenaga kerja.

    2. Anti Pecah

    Meski ringan, atap spandek cukup kuat dan tahan berbagai kondisi cuaca. Atap spandek juga mampu menahan beban berat dengan baik.

    3. Tahan Rayap

    Keunggulan atap spandek selanjutnya adalah tahan serangan rayap karena terbuat dari campuran zinc, aluminium, dan silikon. Dengan demikian, atap spandek lebih tahan lama karena aman dari kerusakan akibat rayap.

    4. Hadir dalam Berbagai Varian Warna

    Atap spandek tersedia dalam berbagai varian warna. Selain warna-warna yang tersedia oleh pabrik, atap spandek juga bisa dicat sesuai warna keinginan masing-masing orang.

    5. Tahan Lama

    Atap spandek bisa bertahan hingga 20 tahun lebih. Bukan hanya karena aman dari gangguan rayap, atap spandek juga tangguh terhadap kondisi cuaca eksternal yang ekstrim, sinar UV, maupun bahaya korosi.

    6. Tahan Terhadap Risiko Kebakaran

    Mungkin ada yang berpikir bahwa atap dari besi, misalnya atap spandek, lebih rawan kebakaran. Padahal, mengutip This Old House, atap spandek tahan terhadap penyebaran api, sehingga rumah dengan atap spandek aman dari risiko kebakaran.

    Kekurangan Atap Spandek

    Meski memiliki sejumlah kelebihan, atap spandek juga memiliki beberapa kekurangan sebagai berikut.

    1. Mudah Menyerap Panas

    Atap spandek mudah menyerap panas jika terpapar sinar matahari langsung. Sebab, material besi yang digunakan dalam pembuatan atap spandek adalah konduktor panas yang baik.

    Oleh karena itu, di hari-hari yang terik, suhu dalam ruangan bisa memanas dengan cepat, sehingga penghuni bisa merasa tidak nyaman.

    2. Peredaman Suara Rendah

    Kekurangan atap spandek yang lain adalah peredaman suara yang rendah karena terbuat dari bahan logam yang tipis. Hal ini mengakibatkan suara dari luar, misalnya suara hujan, terdengar lebih jelas di dalam bangunan. Hal ini bisa mengganggu kenyamanan penghuninya.

    Itu dia sejumlah kelebihan dan kekurangan dari atap spandek. Semoga bermanfaat bagi detikers yang sedang mencari bahan atap yang cocok untuk bangunan.

    (khq/khq)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Jurus Jitu Bersihkan Lantai Rumah Supaya Kinclong Maksimal


    Jakarta

    Rumah yang bersih membuat beraktivitas di sekitar rumah sangat nyaman. Salah satu indikator rumah bersih antara lain dari kondisi lantai yang bersih dan berkilau.

    Kebanyakan lantai rumah sekarang ini menggunakan keramik yang glossy. Namun, jenis lantai ini mudah kotor dan berminyak, sehingga kurang nyaman berjalan di atasnya.

    Oleh karena itu, penting sekali membersihkan lantai dengan rajin kalau pengin beraktivitas dengan nyaman di rumah. Yuk, simak cara membersihkan lantai biar kinclong maksimal, dikutip dari Mulia Ceramics, Jumat (14/6/2024).


    Tips Bersihkan Lantai

    1. Biasakan Menyapu Secara Rutin

    Cara paling sederhana untuk membuat lantai bersih dan mengkilap tentu dengan rutin menyapunya. kamu bisa menyapu lantai dua kali sehari, setiap pagi dan sore hari. Untuk kamu yang tinggal di daerah yang sering berdebu mungkin kamu akan menyapu lebih sering. Dengan rajin menyapu lantai, kotoran tak mudah membekas dan lantai keramik kamu bisa selalu kinclong.

    2. Pel dengan Air Hangat

    Gunakan air hangat untuk mengepel lantai supaya kotoran yang menempel pada permukaan keramik lebih mudah dibersihkan lho! Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk mengepel menggunakan air hangat. kamu juga bisa tambahkan juga cairan pembersih lantai setiap kali kamu akan mengepel agar proses pembersihan maksimal.

    Hal yang perlu diingat ketika mengepel adalah untuk menggunakan kain pel dari bahan lembut sebab kain yang kasar dapat menggores keramik hingga mengurangi keindahannya.

    Selain memperhatikan kain pel, jangan lupa untuk rutin mengganti air bilasan karena kotoran umumnya akan ikut larut dalam air ketika kamu membilas. Gantilah air dalam ember secara rutin untuk memastikan bahwa tidak ada kotoran yang menempel lagi nanti ketika mengepel.

    Dengan menggunakan kain pel dan air bilasan bersih, kamu bisa memastikan bahwa lantai benar-benar bersih dan kinclong.

    3. Pakai Pembersih dari Bahan Alami

    Selain pembersih lantai komersil, ternyata kamu juga coba beberapa bahan alami sebagai alternatif pengganti cairan pembersih lantai, lho! Berikut daftar bahan alami yang bisa kamu gunakan untuk mengepel lantai:

    Baking Soda

    Baking soda memang ampuh untuk menghilangkan noda berminyak pada permukaan lantai. kamu cukup menaburkan baking soda pada bagian-bagian yang susah dibersihkan, kemudian pel bagian tersebut memakai kain pel yang sudah dibasahi. Cara ini dapat menghilangkan noda membandel yang menempel pada permukaan keramik lantai glossy sehingga terlihat mengkilap.

    Larutan Cuka

    Cuka juga salah satu bahan alami yang ampuh untuk mengusir kotoran dan membuat permukaan lantai semakin kinclong. Caranya, siapkan cuka dan seember air, lalu campurkan cuka setengah dengan segelas air sebanyak satu ember. Untuk hasil yang lebih maksimal, kamu juga bisa menambahkan perasan air lemon untuk mengangkat kotoran membandel dan menciptakan aroma wangi.

    Larutan Teh

    Ternyata teh selain untuk dikonsumsi juga sangat baik untuk membuat lantai keramik tetap mengkilap. kamu cuma perlu menyeduh teh ke dalam air panas, diamkan hingga dingin. Ambil kain bersih, kemudian celupkan ke dalam teh tersebut. Usapkan pada area lantai yang nodanya membandel tak lama kemudian noda akan luntur dalam sekejap.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Lakukan 3 Cara Alami Ini untuk Ciptakan Udara Segar di Rumah


    Jakarta

    Udara segar sangat bagus untuk kesehatan tubuh dan pikiran penghuni rumah. Namun, kini udara segar semakin sulit didapatkan, terutama kalau tinggal di perkotaan yang banyak polusi udara.

    Apalagi kalau cuaca di siang hari terik, sehingga udara di dalam rumah terasa gersang. Jika hanya mengandalkan AC untuk mendapatkan udara segar, maka tagihan listrik bisa mahal serta kondisi lingkungan tidak membaik.

    Lalu, bagaimana cara menciptakan udara segar secara alami di rumah? Yuk, simak caranya berikut ini yang dilansir dari Klik Hijau, Jumat (14/6/2024).


    Cara Alami Bikin Udara Segar di Rumah

    1. Menyiasati Tinggi Plafon Rumah

    Plafon RumahCiptakan Udara Segar di Rumah Foto: (istimewa/Gaharu Kontruksindo Utama)

    Ukuran ruangan bisa diatur dengan ketinggian plafon rumah yang juga menentukan suasana hawa dalam rumah. Semakin pendek atau rendah plafon akan semakin membuat suasana rumah kamu jadi gerah.Karena itulah, sebaiknya kamu membuat plafon rumah agak lebih tinggi. Desain plafon yang tinggi akan memperlambat suhu panas masuk ke dalam rumah.

    Karena sinar matahari nggak akan langsung masuk ke dalam rumah tapi mengenai dinding luar rumah. Kemudian masuk ke dalam atap. Dari rangka tersebut kemudian akan ke plafon lalu mengaliri seisi rumah. Maka dengan plafon yang tinggi udara yang masuk memiliki lebih banyak ruang untuk bergerak masuk sehingga akan terasa lebih sejuk dan segar.

    2. Menempatkan Tanaman dalam Ruangan

    Decorative sansevieria plant on wooden table in living room. Sansevieria trifasciata Prain in gray ceramic pot.Ciptakan Udara Segar di Rumah Foto: Getty Images/iStockphoto/Tharakorn

    Kualitas udara bukan cuman dipengaruhi dari udara dari luar saja, tetapi juga tercipta dari dalam ruangan. Maka menempatkan tanaman dalam rumah bisa menjadi solusi baik untuk menciptakan udara yang segar dan sejuk secara alami.

    Tanaman memang merupakan pencipta udara yang segar,sejuk dan alami serta juga bisa menciptakan energi positif bagi penghuni rumah. Ada beberapa tanaman yang bisa jadi pilihan untuk ditempatkan di dalam rumah, di antaranya lidah mertua, lidah buaya, peace lily dan bambu palm. Dengan adanya tanaman dalam ruangan, selain bisa menyerap polusi (karbon dioksida) juga bisa membuat suasana rumah lebih elegan dan estetik.

    3. Rutin Membuka Jendela

    Jenis-Jenis jendela/Susan Vineyard via iStockCiptakan Udara Segar di Rumah Foto: Susan Vineyard via iStock

    Membuka jendela dapat menciptakan sirkulasi udara yang baik. Semakin baik sirkulasi udara, rumah kamu akan semakin terasa sejuk dan segar. Terhindar jauh dari rasa gerah. Ini juga akan mengusir aroma pengap yang ada dalam rumah apalagi saat musim hujan tiba.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Masalah Akibat Tanam Pohon Dekat Rumah, Begini Jarak Idealnya


    Jakarta

    Halaman rumah yang berisi tanaman dan tumbuhan hijau seperti pohon tentu membuat suasana sekitar hunian terasa lebih asri dan sejuk. Akan tetapi, menanam pohon terlalu dekat rumah ternyata justru dapat menimbulkan masalah, lho!

    Pasalnya, kalau salah menanam pohon, terutama jaraknya malah akan merepotkan penghuni rumah. Misalkan, menanam pohon besar dekat rumah, lalu batang atau ranting jatuh hingga merusak bangunan rumah.

    Jika ingin menanam pohon di dekat rumah, jangan lupa memperhatikan jarak yang baik supaya nggak mengganggu rumah. Kalau begitu, berapa jarak ideal untuk menanam pohon di dekat rumah?


    Mengutip dari Jimstrees, Jumat (14/6/2024) berikut ini merupakan jarak yang dianjurkan untuk menanam pohon di rumah.

    1. Tinggi pohon di bawah 8 meter, jarak minimal 3 meter dari bangunan
    2. Tinggi pohon 8-15 meter, jarak minimal 4-6 meter dari bangunan
    3. Tinggi pohon lebih dari 15 meter, jarak minimal 10-15 meter dari bangunan

    Hal ini perlu dilakukan agar pohon yang ditanam tidak menimbulkan masalah di rumah. Memangnya, menanam pohon di dekat rumah dapat menimbulkan masalah? Yuk, simak penjelasan berikut yang dikutip dari Redstree.

    Masalah Akibat Tanam Pohon Dekat Rumah

    1. Daun, Dahan dan Batang Mengganggu

    Biasanya pohon yang besar dan rindang bisa menimbulkan masalah di rumah. Saat musim kemarau, daun-daun kering akan memenuhi halaman sehingga kita harus lebih sering lagi untuk membersihkan halaman.

    Belum lagi bila daun-daun tersebut menumpuk dan menghalangi saluran air di tanah atau di talang air. Bisa-bisa banyak genangan air di rumah. Selain itu, batang pohon yang semakin hari semakin besar juga bisa mengganggu pemandangan juga bisa mengganggu atap rumah kita.

    2. Akar Menyebar

    Pohon yang tumbuh juga akan memiliki akar yang makin besar setiap harinya. Secara umum, pohon akan tumbuh satu hingga 3 kali lebarnya kanopi. Pada beberapa kasus, akar pohon tumbuhnya dua kali lipat dari tumbuhnya ketinggian pohon itu sendiri. Akar pohon yang membesar di tanah ini akan berdampak pada pondasi rumah kita.

    Maka dari itu, pohon yang tumbuh lebih agresif harus ditanam jauh dari pondasi, pipa air juga jalur septic tank. Jika kamu tidak memiliki ruang yang cukup bagi pohon untuk tumbuh sesuai ukuran yang diharapkan, pertimbangkan spesies yang lebih kecil, atau buat opsi lanskap lain yang mungkin lebih cocok untuk area tersebut.

    Sistem akar pohon sangatlah kompleks, dan jika dibiarkan tumbuh di dekat pondasi atau saluran utilitas, hal ini dapat memberikan tekanan dan menyebabkan kerusakan serius. Jika kamu berencana untuk tinggal di rumah dalam jangka panjang, ini merupakan pertimbangan yang sangat penting.

    Seiring bertambahnya usia pohon, akarnya akan semakin dalam dan menyebar lebih jauh. Jika benda-benda tersebut masuk ke dalam pondasi rumah kamu, hal ini dapat menyebabkan retakan atau membahayakan integritas struktur.

    3. Ranting atau Pohon Tumbang

    Selain itu, menempatkan pohon tua dan rindang terlalu dekat dengan rumah juga dapat menimbulkan sejumlah akibat yang berbahaya. Angin, hujan atau badai dapat membuat cabang-cabang besar menembus jendela atau atap rumah. Yang lebih berbahaya lagi adalah kemungkinan tumbangnya pohon di dekat rumah kamu, yang berpotensi merusak dan mematikan.

    Beberapa pohon juga rentan karena memiliki kayu yang lemah, sehingga menarik serangga dan meningkatkan kemungkinan pohon sakit atau mati. Pada gilirannya, hal ini menimbulkan risiko jatuh yang lebih besar.

    4. Tingkatkan Kelembaban Tanah

    Pepohonan menyebabkan kelembaban tanah berfluktuasi karena tingkat air yang dibutuhkan untuk menjaga pohon tetap hidup. Hal ini dapat menimbulkan masalah yang signifikan jika pohon berada terlalu dekat dengan rumah kamu, karena tanah yang menyusut dan mengembang akan memberikan tekanan pada fondasi dan pada akhirnya dapat menyebabkan keretakan atau pergeseran.

    5. Pengendapan Beton

    Saat beton mengendap, kemungkinan besar beton akan retak dan bergeser. Sistem akar yang besar dapat memperburuk trotoar atau pondasi semen yang terkena dampak. Jika terjadi pergeseran yang signifikan, baik secara alami, karena akar pohon, atau kombinasi keduanya, hal ini dapat menyebabkan ketidakstabilan dan mengurangi keutuhan rumah atau trotoar.

    Itulah jarak ideal untuk menanam pohon di dekat rumah beserta masalah yang ditimbulkan dari menanam pohon besar di dekat rumah. Semoga bermanfaat!

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com