Blog

  • Pakai 4 Warna Cat Dinding Ini Biar Rumah Kamu Tambah Mahal


    Jakarta

    Rumah selain sebagai tempat tinggal juga merupakan aset investasi. Pemilik rumah bisa sewaktu-waktu menjual huniannya dengan harga lebih mahal dari awal pembelian.

    Kalau kamu berniat menjual rumah, kamu bisa mendongkrak nilai properti dengan melakukan beberapa perubahan, lho. Salah satu yang paling mudah dari warna cat dinding.

    Siapa sangka, ternyata warna-warna tertentu, terutama warna netral bisa berdampak pada penilaian pasar properti. Memang, warna cat memiliki kemampuan untuk menciptakan suasana dan mood di rumah.


    Lalu, warna apa saja yang sebaiknya digunakan? Simak daftar warna cat netral yang terbukti meningkatkan nilai properti berikut ini, dilansir dari Real Simple, Selasa (18/6/2024).

    Rekomendasi Warna Cat Dinding

    1. Putih

    Bedroom interior with wooden furniture, 3d renderWarna Cat Dinding Foto: Getty Images/CreativaStudio

    Warna putih selalu menjadi pilihan yang aman saat kamu ingin meningkatkan nilai properti. Putih memberikan cahaya dan kecerahan pada ruangan. Hal ini membuat ruangan terlihat lebih luas dan menarik.

    Anthony Carrino, VP desain dari platform konstruksi rumah online, Welcome Homes, mengatakan bahwa warna putih adalah satu-satunya warna yang tidak mengurangi nilai properti, malah mungkin meningkatkannya.

    Ini adalah pilihan yang sangat baik untuk berbagai ruangan, termasuk dapur, ruang tamu, kamar tidur, kamar mandi, dan eksterior rumah. Putih adalah pilihan utama untuk menciptakan ruangan yang bersih dan terang sehingga memberikan kesan kosong yang memungkinkan calon pembeli untuk membayangkan rumah mereka di dalamnya.

    2. Krem

    Interior Rumah KremWarna Cat Dinding Foto: Ashley Montgomery Design

    Krem adalah warna netral lain yang sangat efektif dalam meningkatkan nilai properti. Marina Vaamonde, seorang investor real estate komersial dan pendiri PropertyCashin, mengatakan bahwa krem memberikan ruangan nuansa yang menarik dan bisa meningkatkan nilai properti.

    Warna krem merupakan pilihan yang sangat tepat untuk ruangan, seperti dapur, ruang tamu, dan kamar tidur. Krem memberikan kesan kehangatan yang membuat setiap ruangan terasa nyaman dan menarik.

    Warna krem merupakan pilihan warna yang sempurna untuk menciptakan ruang yang cocok untuk ditempati.

    3. Biru Muda

    rumah bercat biruWarna Cat Dinding Foto: Thinkstock

    Menurut survei Zillow tahun 2021, biru muda adalah warna yang paling populer untuk kamar mandi. Rata-rata peningkatan nilai propertinya sebesar US$ 5.000 atau setara dengan Rp 79 juta.

    Eamon Lynch, direktur layanan garansi di Power Home Remodeling, mengatakan bahwa kamar mandi adalah area di mana pemilik rumah ingin merasa santai dan warna apa pun yang membantu menciptakan perasaan itu akan segera meningkatkan nilai properti.

    Biru muda yang juga termasuk sebagai warna netral akan menarik calon pembeli dengan berbagai selera dan gaya. Biru muda menciptakan suasana damai dan tenang di ruangan sehingga bisa membuat kamar mandi terlihat menarik, nyaman, dan lapang.

    4. Greige

    Interior Rumah GreigeWarna Cat Dinding Foto: Krystal Slagle via The Spruce

    Baik abu-abu maupun cokelat muda adalah pilihan netral yang sangat baik untuk interior rumah. Namun, jika kamu kesulitan memilih di antara keduanya, greige adalah solusinya.

    Warner Quiroga, seorang investor real estat dan pemilik Prestige Home Buyers, mengatakan bahwa greige adalah alternatif untuk putih dan abu-abu. Warna greige bisa memberikan perasaan elegan dan berkelas. Greige memberikan tampilan hangat dan mewah pada rumah dan juga bisa meningkatkan nilai properti.

    Itulah 4 warna cat netral yang bisa meningkatkan nilai properti. Dengan mengecat rumah dengan warna-warna tersebut, kamu bisa memberikan sentuhan tampilan yang indah dan memastikan rumah siap untuk menarik calon pembeli yang berminat.

    Jadi, apakah kamu siap untuk memberikan sentuhan cat baru pada rumah?

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tips Menata Ruang Keluarga dengan Apik dan Nyaman Menurut Ahli


    Jakarta

    Ruang keluarga umumnya ada di setiap rumah yang fungsinya untuk bersantai dan kumpul bersama keluarga. Ruangan ini biasanya identik dengan berbagai perabotan seperti sofa, tv, dan meja kopi.

    Nah, biar fungsi hingga estetika ruang keluarga maksimal, kamu perlu mendesain dan menata ruang dengan sedemikian rumah. Apalagi dengan banyaknya furniture yang harus diatur.

    Kalau begitu, bagaimana cara menatanya? Yuk, simak cara menata ruang keluarga menurut ahli, dikutip dari Real Simple, Selasa (18/6/2024).


    Tips Menata Ruang Keluarga

    1. Mulai dengan Titik Fokus

    Para desainer menyarankan agar menata ruang keluarga mulai dari menentukan titik fokus. Tamarra Younis dari Union of Art Interiors mengatakan bahwa kamu harus memilih satu titik fokus, seperti TV, meja, atau benda-benda warisan keluarga. Saat kamu sudah menemukannya, susunlah perabotan lainnya mengelilingi titik fokus tersebut.

    Jika kamu bingung tentang titik fokus yang tepat, lihat sekeliling ruangan dan perhatikan detail arsitekturalnya, seperti meja yang besar, pintu, atau rak-rak, yang bisa menjadi panduan dalam menentukan titik fokus yang ideal.

    2. Ikuti Aturan 2:3

    Sofa seringkali menjadi perabotan paling penting di ruang keluarga. Oleh karena itu, pemilihan ukuran sofa harus diperhatikan dengan serius. Desainer interior Tamara Honey dari House of Honey menyukai aturan 2:3.

    “Aturan desain 2:3 menunjukkan bahwa sofa yang kamu miliki harus setara dengan dua per tiga ukuran ruangan,” katanya.

    Meski begitu, kamu bisa menyesuaikan kembali aturan ini jika ruang keluargamu juga berfungsi sebagai ruang lain, seperti ruang makan atau ruang kerja.

    3. Beri Ruang di Belakang Sofa

    Lalu, sebaiknya tidak menempelkan sofa pada dinding, meskipun aturan ini kurang cocok untuk ruang keluarga yang kecil atau tinggal di apartemen.

    Honey mengatakan bahwa perabotan sebaiknya ditempatkan beberapa inci dari dinding, termasuk sofa, terutama jika menghalangi akses ke gorden atau tirai. Honey menyarankan kita untuk menyisakan sekitar 1 meter di belakang sofa untuk akses lalu lalang.

    4. Pertimbangkan Fleksibilitas

    Kalau kamu memiliki ruang keluarga dengan tata letak besar dan sering menerima tamu, perabotan multifungsi akan memberikan fleksibilitas, terutama saat ingin untuk merapikannya sesuai kebutuhan.

    Younis menjelaskan bahwa perabotan multifungsi memberikan banyak pilihan konfigurasi dan bisa dipisahkan jika diperlukan serta diatur ulang. Ini memungkinkan ruang keluarga menjadi lebih fleksibel.

    5. Ukur Sebelum Membeli

    Semua perabotan harus sesuai dengan baik, salah satunya dengan melakukan pengukuran sebelum membeli perabotan. Younis mengatakan bahwa mengukur perabotan sebelum membeli sangatlah penting.

    “Misalnya, jika kamu ingin sofa tiga dudukan standar dengan meja samping di setiap sisi, ukurlah ukuran dinding di mana kamu ingin menempatkannya dan pastikan semuanya pas dengan sedikit ruang kosong di antara setiap item dan jauh dari dinding sehingga memudahkan penempatannya,” jelasnya

    Nah, itulah beberapa tips menata ruang keluarga agar semakin nyaman ditempati.

    Perlu diingat, setiap orang menghadapi kondisi dan mempunyai standar kenyamanan yang berbeda-beda, maka penting untuk menyesuaikan kembali tips-tips di atas dengan ruang keluarga di rumahmu. Yang terpenting, ruang keluarga harus mencerminkan kebutuhan dan gaya hidup pemiliknya, menciptakan suasana yang nyaman.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Bikin Rumah yang Bagus buat Jaga Mental Health


    Jakarta

    Isu mental health semakin disadari oleh anak muda saat ini. Memang kesehatan mental menjadi aspek kehidupan yang penting untuk dijaga.

    Nah, salah satu upaya menjaga kesehatan mental seseorang bisa dari lingkup rumah yang semestinya menjadi ruang ternyaman bagi setiap orang. Ternyata desain interior hingga dekorasi rumah dapat mempengaruhi suasana hati, emosi, dan kesehatan mental, lho!

    Kamu bisa merancang rumah senyaman mungkin untuk menjaga kesehatan mental para penghuni rumah. Simak tips membuat rumah yang sehat buat jaga mental health, dikutip dari Real Simple, Selasa (18/6/2024).


    Tips Bikin Rumah Sehat buat Jaga Mental Health

    1. Buat Rumah Aman

    Rumah yang bagus untuk jaga mental health tentunya yang dapat memberikan rasa aman. Kamu dapat memperhatikan keamanan rumah kamu dengan memastikan jendela dan pintu terkunci. Jangan lupa untuk jalur evakuasi bila ada keadaan darurat.

    “Rasa keseluruhan sebuah ruangan-bagaimana penataannya, seberapa bersihnya, seberapa nyaman rasanya, seberapa pribadi kamu membuatnya-semua hal ini dapat membuat kamu merasa nyaman dan mempengaruhi seberapa aman kamu merasa di suatu lingkungan,” kata desainer interior Kristen Fiore.

    2. Pajang Foto Keluarga

    Kamu dapat mengisi ruang kamu dengan benda-benda dekoratif yang membuat kamu merasa aman dan nyaman, misalnya memajang foto keluarga.

    Dengan melihat dan merasakan kehadiran keluarga di rumah, akan selalu membuat ruang nyaman untuk kamu. Sewaktu kamu mengalami depresi, kamu dapat ambil istirahat sejenak dan memandangi foto keluargamu.

    3. Pilih Warna Cat Sesuai Mood

    Jika kamu ingin menciptakan suasana rumah serasi dengan perasaan hati kamu, kamu bisa pertimbangkan untuk memilih cat warna yang cocok dengan mood. Dengan hal berikut dapat membuat rumah kamu jadi ruang yang aman dan nyaman.

    Pemilihan warna juga erat dengan ruangan, misal untuk ruang terbatas, menggunakan warna-warna lebih sejuk. Lalu, jika kamu ingin menciptakan kenyamanan di ruangan yang lebih besar, warna-warna hangat sangat bagus karena dapat menjaga kesehatan mental.

    4. Menanam Tumbuhan di Rumah

    Nah, yang tak kalah penting tentunya menciptakan rumah yang bersahabat dengan alam. Kamu dapat menanam tanaman di sekeliling rumah. Mulai dari tanaman hias, herbal, dan rambat. kamu juga dapat menanamnya di dalam atau luar ruangan.Menghadirkan alam di dalam ruangan adalah cara yang bagus dan murah untuk membantu ruangan terasa hangat dan nyaman.

    5. Pelihara Hewan Peliharaan di Rumah

    Selanjutnya, kamu bisa coba memelihara hewan peliharaan. Menurut beberapa ahli, memiliki peliharaan dapat memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan mental.

    Hewan peliharaan memberikan ketenangan saat sedang menemani bekerja, beristirahat, atau menghabiskan waktu untuk membantu melepaskan stress.

    6. Menata Furnitur Senyaman Mungkin

    Kamu dapat memposisikan furniture senyaman mungkin untuk menciptakan ruang untuk bergerak yang bebas.kamu juga dapat mengelompokkan furnitur untuk dijadikan sebagai area kerja, bermain, dan istirahat yang fungsional di sebuah ruangan.

    7. Biarkan Sinar Matahari Masuk ke Dalam Rumah

    Paparan sinar matahari juga dapat berdampak besar pada suasana hati, kualitas tidur, dan kesehatan mental kita secara keseluruhan.

    Cahaya alami seperti sinar matahari dapat membantu mengatur dan meningkatkan suasana hati kamu, jadi buka seluruh jendela agar sinar matahari masuk ke dalam rumah.

    8. Menambahkan Lampu untuk Ruangan Tertentu

    Tidak semua ruangan di dalam rumah punya pencahayaan yang cukup, jadi kamu dapat memanfaatkan lampu tambahan untuk ruangan tersebut. Dengan menambahkan cahaya akan membuat ruangan lebih nyaman digunakan. Pencahayaan cukup juga dapat membantu kesehatan mental kamu.

    9. Menambahkan Furnitur Bertekstur

    Lalu, tambahkan berbagai tekstur di ruangan kamu akan membantu untuk meredam suara seperti menambahkan selimut, bantal, permadani, tirai ke dalam ruangan akan membantunya terasa nyaman dan tenang.

    Jika kamu memiliki lantai kayu keras, kamu juga dapat menambahkan karpet dengan tekstur bulu lembut untuk menambahkan kenyamanan. Hal tersebut sangat membantu menjaga kesehatan mental kamu.

    10. Jangan Pikirkan Barang yang Sudah Tidak Terpakai

    Jangan pikirkan barang-barang yang sudah tidak terpakai. Sebuah gangguan mental, Hoarding Disorder, adalah kondisi seseorang menyimpan barang-barang tak terpakai.

    Hal ini mereka lakukan karena menganggap barang tersebut masih berguna suatu saat nanti meskipun sebenarnya barang tersebut sudah jadi sampah. Nah, kamu harus langsung membuang barang yang sudah tak terpakai agar kamu tak terkena gangguan mental satu ini.

    Itulah beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk membuat rumah yang bagus buat mental health penghuni rumah. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Pertimbangkan 4 Hal Ini buat Beli Sofa yang Cocok Sama Interior Rumah


    Jakarta

    Sofa menjadi furniture yang tidak luput untuk melengkapi interior rumah seperti ruang tamu dan ruang keluarga. Perabot andalan ini berfungsi sebagai tempat untuk duduk dan bersantai bersama keluarga maupun teman-teman di rumah.

    Kalau kamu berencana membeli sofa, sebaiknya melakukan beberapa pertimbangan terlebih dahulu. Dari warna yang serasi hingga bahan sofa yang nyaman perlu dipikirkan matang-matang supaya bisa memilih sofa terbaik.

    Lalu, apa saja yang perlu dipertimbangkan sebelum membeli sofa? Yuk, simak tips berikut ini yang dilansir dari Living Cozy, Selasa (18/6/2024).


    Tips Membeli Sofa Terbaik

    1. Warna Dinding

    Tentu salah satu pertimbangan utama ketika membeli sofa adalah warnanya. Desainer Interior dari Mackenzie Collier Interiors, Rasha Rizwan menyarankan untuk mempertimbangkan warna dinding dan palet warna ruangan secara keseluruhan saat memilih sofa. Jika punya warna dinding netral. Kamu bisa bebas memilih warna sofa.

    “Anda memiliki lebih banyak kebebasan untuk memilih warna sofa yang melengkapi ruangan,” kata Rizwan, dikutip Living Cozy.

    Namun, jika warna dindingnya ‘berani’ atau bermotif, yang terbaik adalah memilih sofa warna solid dengan shade warna yang saling melengkapi.

    2. Tujuan Sofa

    Tak sekadar membeli sofa, kamu perlu menentukan tujuan sofa sebagai pelengkap ruangan. Seorang Penata Interior dan Presenter TV Maxine Brady, dengan pengalaman 20 tahun di dunia desain, menekankan pentingnya tujuan sofa di ruangan kamu.

    “Apakah kamu ingin sofa kamu menonjol? Atau menyatu? Apakah kamu ingin sofa kamu menjadi pilihan desain atau tempat praktis dan nyaman untuk bersantai?” tuturnya.

    Untuk membantu mengambil keputusan, Brady merekomendasikan untuk membuat board atau papan di Pinterest dan mengeksplorasi warna yang membuat kamu tertarik atau melihat warna yang ada di ruangan yang kamu sukai.

    3. Warna Dekorasi, Tekstur, dan Ukuran Ruangan yang Ada

    Selain itu, desain interior ruangan perlu menjadi pertimbangan sebelum menambahkan sofa. Rozit Arditi, seorang Desainer Interior dan Pendiri Arditi Design menyarankan untuk memulai dengan permadani (jika ada) dan memutuskan bahan sofa terbaik untuk kebutuhan kamu.

    “Kami tertarik menggunakan tekstur pada karpet, sehingga bahan sofa biasanya lebih netral bagi kami,” jelasnya.

    Kamu juga perlu mempertimbangkan bentuk, warna, dan tekstur furnitur lain seperti meja kopi, meja samping, dan konsol media.

    Ukuran ruangan juga berperan saat memilih warna yang tepat untuk sofa di ruang tamu. Jika kamu memiliki ruangan kecil, warna sofa yang berani mungkin akan sedikit berlebihan, sebaiknya gunakan warna yang lebih netral atau minimalis seperti abu-abu muda karena lebih cocok.

    4. Bahan Sofa

    Bahan sofa yang tepat juga sangat penting untuk desain dan kepraktisan. Arditi menekankan pentingnya memilih kain yang kamu sukai yang tak lekang oleh waktu.

    Di sisi lain, Brady mengatakan pilih bahan yang tahan lama dan mudah dibersihkan untuk menjaga penampilan sofa dari waktu ke waktu.

    “Selalu carilah sofa dengan bahan yang tahan lama – yang dapat dibersihkan dari noda atau anti noda,” sarannya.

    Ingatlah bahwa kamu selalu dapat memperbarui sofa dengan bahan baru melalui ahli pelapis furnitur maupun dengan menggunakan sarung penutup sofa.

    Itulah beberapa hal yang harus dipertimbangkan sebelum membeli sofa. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Wajib Ada di Kamar Mandi Biar Aman Nggak Gampang Kepeleset


    Jakarta

    Kamar mandi atau toilet adalah tempat yang biasa terpapar oleh air. Lantai kamar mandi yang tidak terawat biasanya akan ditumbuhi oleh lapisan lumut yang licin, membuatnya jadi tempat yang berbahaya, terutama untuk para lansia yang sudah sulit untuk menyeimbangkan diri.

    Bukan hanya karena lumut saja, penggunaan bahan lantai yang tidak cocok juga bisa membuat kamar mandi menjadi licin dan berbahaya. Bahan lantai yang terlalu mulus, bisa menjadi licin bila terkena air, atau sabun.

    Selain melakukan perawatan untuk mencegah terjadinya terpeleset atau tergelincir akibat lantai kamar mandi yang licin, kamu juga bisa lakukan beberapa hal berikut ini supaya kamar mandi atau toilet rumahmu supaya tidak terpeleset.


    Cara Buat Kamar Mandi Jadi Bebas Licin

    Dikutip dari ccl-wetrooms.co.uk, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mencegah terjadinya terpeleset saat menggunakan kamar mandi atau toilet, berikut caranya.

    1. Keset Shower/ Keset Anti Selip

    Cara yang pertama adalah dengan memasang anti-slip mat (keset anti selip). Dengan memasang keset anti selip, kamar mandi kamu akan menjadi lebih aman lagi.

    Biasanya keset anti selip ini terbuat dari karet, vinil, atau plastik yang bagian bawahnya dibentuk seperti mangkuk yang nantinya akan menempel di lantai. Bagian atas dari keset ini bertekstur dan memiliki daya cengkeram tinggi, sehingga kamu tidak perlu khawatir untuk terpeleset.

    2. Besi Pegangan dan Kursi

    Cara yang kedua yaitu dengan memasang besi untuk kita berpegangan ketika di kamar mandi atau toilet.

    Cara in memang tidak menyelesaikan lantai yang licin, tetapi dengan memasang besi pegangan, kamu jadi bisa memiliki tempat untuk berpegangan ketika kamu hendak bergerak atau berdiri dari toilet.

    Disamping memasang besi pegangan, kamu juga bisa menambahkan kursi anti selip pada kamar mandi kamu. Gunanya adalah untuk kamu duduk ketika sedang mandi, sehingga kamu tidak perlu bertumpu pada kaki kamu.

    Selain itu, kamu juga harus memastikan agar besi pegangan ini dipasang sesuai dengan aturan yang ada.

    3. Lakban/Plester Anti Selip

    Cara yang selanjutnya yaitu dengan melapisi lantai kamar mandi kamu dengan lakban anti selip. Cara ini sangat mudah dilakukan dan hanya membutuhkan budget yang minim.

    Tetapi, kekurangan dari lakban anti selip ini adalah dari segi kemampuannya menahan licin. Dibandingkan dengan keset anti selip, lakban anti selip ini memiliki kekuatan yang lebih kecil.

    4. Cek Saluran Air

    Ketika membuat kamar mandi atau toilet, kamu harus memastikan agar sistem pembuangan airnya baik dan tidak menyisakan genangan air.

    Genangan air ini akan mempercepat pertumbuhan kumu pada lantai kamar mandi. Maka dari itu, kamu harus pastikan kalau saluran pembuangan air kamar mandi atau toilet kamu dalam keadaan baik sehingga tidak menyisakan genangan air.

    5. Ganti Lantai dengan Lantai Anti Selip

    Cara yang terakhir tentunya dengan memastikan bahwa lantai yang kamu gunakan pada kamar mandi atau toilet kamu adalah lantai yang dibuat khusus anti selip.

    Bila kamu merasa lantai kamar mandi kamu tetap licin walaupun sering dibersihkan, itu artinya kamu perlu mengganti lantai tersebut dengan lantai anti selip khusus kamar mandi atau toilet.

    Nah, itu dia 5 cara yang bisa kamu lakukan untuk membuat lantai kamar mandi kamu tidak licin supaya terhindar dari bahaya terpeleset. Semoga bermanfaat!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Kelola Sampah yang Baik di Rumah


    Jakarta

    Dalam kehidupan sehari-hari tentunya tidak akan lepas dari yang namanya sampah. Sebab, kebanyakan aktivitas rutin sehari-hari kita pasti akan menghasilkan sampah, misalnya seperti membeli makanan, membeli barang secara online, dan lainnya.

    Yang menjadi masalah adalah, banyak masyarakat Indonesia yang selalu ingin “menghemat waktu” dengan membuang sampah tersebut tanpa memilah terlebih dahulu.

    Perlu kamu ketahui bahwa memilah dan memilih sampah sebelum dibuang ini sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 81 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga.


    Berdasarkan PP tersebut, sebagaimana yang tertera pada Pasal 10 Ayat 2, setiap orang wajib melakukan pengurangan sampah dan penanganan sampah. Pengurangan sampah tersebut meliputi pembatasan timbulan, pendauran ulang, dan/atau pemanfaatan kembali sampah.

    Adapun, penanganan sampah meliputi penggunaan bahan yang bisa diguna ulang, bahan yang bisa didaur ulang, dan/atau bahan yang mudah diurai oleh proses alam. Selain itu, penanganan sampah juga termasuk pengumpulan dan penyerahan kembali sampah dari produk dan/atau kemasan yang sudah digunakan.

    Maka dari itu, wajib hukumnya bagi kamu untuk mengelola sampah rumah tangga kamu sebelum membuangnya. Berikut cara untuk mengelola/memilah sampah berdasarkan jenisnya.

    Cara Memilah Sampah Daur Ulang Berdasarkan Jenisnya

    Dikutip dari dlhk.mamujukab.go.id, Rabu (19/6/2024), berikut ini ada tips untuk memilah jenis-jenis sampah daur ulang yang bisa kamu lakukan.

    1. Kaleng dan Aluminium Berbentuk Gelas

    Kaleng berbahan aluminium yang tipis dan ringan, seperti yang digunakan untuk minuman ringan dan susu steril, dapat dipilah untuk didaur ulang di bank sampah.

    2. Botol Kemasan Produk Rumah Tangga

    Jenis plastik blow seperti botol plastik shampoo, sabun, hand and body lotion, tutup botol galon air mineral, serta botol infus non-B3 bisa dipilah dan dikumpulkan untuk di daur ulang.

    3. Kemasan Plastik Bening Berbentuk Gelas atau Botol

    Plastik bening dari kemasan air mineral dalam gelas atau botol berbagai ukuran dapat diterima oleh bank sampah untuk dipilah dan di daur ulang.

    4. Kemasan Plastik Berwarna Berbentuk Gelas atau Botol

    Kemasan plastik berwarna dari produk minuman ringan, isotonik, dan minuman kemasan gelas atau botol lainnya bisa dipilah dan diserahkan ke bank sampah.

    5. Koran, Majalah, dan Kertas Putih

    Koran bekas, majalah bekas, serta kertas putih seperti HVS, amplop, dan buku tulis bekas dapat dipilah dan diberikan kepada pengumpul sampah terpilah.

    6. Jenis Kertas Duplex

    Kertas duplex dengan satu sisi putih dan satu sisi abu-abu, seperti yang digunakan untuk kemasan pasta gigi, sabun batang, obat, serta kemasan makanan ringan, bisa dipilah dan dikumpulkan.

    7. Jenis Kertas Buram

    Kertas buram yang berwarna kecoklatan, biasanya digunakan pada buku sekolah atau untuk mencatat, dapat dipilah dan diserahkan kepada pengumpul sampah.

    8. Barang Elektronik

    Barang elektronik yang sudah tidak digunakan, seperti televisi, komputer, dispenser, rice cooker, dan termos air, bisa dikumpulkan dan diserahkan ke pengumpul sampah terpilah. Pastikan untuk mengecek apakah pihak pengumpul menerima barang elektronik.

    9. Botol Kaca

    Botol kaca seperti kemasan kecap, minuman ringan, minuman alkohol, dan toples selai kosong bisa dipilah dan diserahkan ke pengumpul sampah terpilah, terutama jika mereka bekerjasama dengan produsen produk.

    10. Jenis Sampah Lainnya

    Sampah rumah tangga lain yang bisa dipilah termasuk rak telur, plastik kemasan mie instan, plastik bening, dan minyak bekas goreng.

    Itu dia cara untuk mengelola sampah dengan baik di rumah dengan cara memilah jenis jenis sampah yang bisa didaur ulang. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Booking Fee: Pengertian dan Ketentuannya


    Jakarta

    Sebelum membeli rumah, biasanya kita akan sering mendengar istilah booking fee. Booking fee sering kali muncul sebagai bagian dari proses awal saat melakukan transaksi pembelian, terutama yang melibatkan nilai yang cukup besar seperti properti atau layanan eksklusif.

    Lantas, apa sebenarnya booking fee itu?

    Pengertian Booking Fee

    Menurut Kamus Istilah Perumahan terbitan Direktorat Jenderal Pembiayaan Perumahan (2017), booking fee adalah sebuah bukti keseriusan pembeli untuk membeli rumah. Booking fee dikenal juga dengan istilah “tanda jadi” atau Nomor Urut Pemesanan (NUP) dalam pemasaran properti.


    Sederhananya, booking fee dikenal sebagai tanda jadi yang dibayarkan oleh calon pembeli kepada penjual untuk “memesan” suatu properti, seperti rumah, apartemen, atau tanah.

    Kamus Properti Indonesia yang ditulis oleh Erwin Kallo, juga mengartikan booking fee sebagai bukti keseriusan pembeli untuk membeli rumah. Dengan uang yang dibayarkan di awal ini, penjual tidak akan menawarkan properti tersebut kepada pembeli lain. Pembayaran booking fee biasanya juga disertai dengan perjanjian tertulis antara pembeli dan penjual.

    Banyak orang yang mengira kalau booking fee sama dengan DP (uang muka), tapi kenyataannya kedua istilah ini memiliki arti berbeda. Booking fee berfungsi sebagai tanda jadi untuk memesan properti dan biasanya nominalnya sekitar 1-5% dari harga rumah tanpa persentase khusus.

    Sementara itu, DP adalah bagian dari pembayaran harga properti yang bisa dianggap sebagai cicilan pertama saat membeli rumah, dengan persentase yang ditentukan oleh developer, umumnya sekitar 20%-30% dari harga properti.

    Ketentuan Booking Fee

    Booking fee umumnya dilakukan pada awal proses pembelian rumah, jadi rumah tersebut statusnya masih belum sepenuhnya milik orang tersebut. Terkait aturan booking fee, sebenarnya belum ada dasar hukum dari pemerintah yang mengatur hal tersebut.

    Jadi, semua ketentuan saat melakukan booking fee akan tergantung pada perjanjian yang dibuat saat itu. Hal ini juga termasuk perjanjian mengenai apakah booking fee bisa kembali atau tidak apabila akhirnya tidak jadi membeli properti tersebut.

    Itulah pengertian dan ketentuan booking fee. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Kelebihan dan Kekurangan Hebel Vs Bata Merah



    Jakarta

    Memilih bahan bangunan saat membangun rumah adalah hal yang krusial. Salah-salah pilih bahan bangunan, bisa jadi hasilnya buruk atau tak sesuai ekspektasi.

    Termasuk dalam memilih bahan bangunan untuk membangun tembok. Biasanya tembok dibangun dengan menggunakan dua pilihan bahan, yaitu bata hebel dan bata merah. Keduany sama-sama baik namun punya perbedaan dari kekuatan dan kualitas bangunan. dapat mempengaruhi kekuatan dan kualitas bangunan yang kita miliki.

    Bata merah dan bata hebel menjadi dua jenis bata yang cukup sering digunakan untuk pembangunan rumah. Meski demikian, keduanya tentu memiliki kekurangan dan kelebihan tersendiri.


    Kelebihan dan Kekurangan Hebel dan Bata Merah

    Bata Merah

    Bata merah merupakan jenis bata yang banyak digunakan untuk membangun rumah maupun gedung. Bata merah adalah jenis bahan bangunan yang terbuat dari tanah liat yang dicetak dalam bentuk dan ukuran yang sama, kemudian dibakar pada suhu tinggi.

    Bata merah cenderung bersifat poros dan dapat menyerap air dengan mudah. Namun, jika tidak ditangani dengan benar maka kelembaban dapat muncul dan mempengaruhi kekuatan bangunan.

    Kelebihan Bata Merah
    – Banyak tersedia di toko bangunan
    – Mudah diangkut karena ukuran lebih kecil
    – Harganya cenderung murah

    Kekurangan Bata Merah
    – Mudah menyerap air sehingga dinding cepat lembab yang dapat memengaruhi kekuatan bangunan
    – cukup berat

    Desa Jelegong, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, menjadi salah satu sentra pembuatan bata merah. Yuk kita lihat proses pembuatan bata merah.Desa Jelegong, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, menjadi salah satu sentra pembuatan bata merah. Yuk kita lihat proses pembuatan bata merah. Foto: Rico Bagus

    Bata Hebel

    Bata hebel adalah jenis bahan bangunan ringan yang terbuat dari campuran beton, pasir dan gypsum. Berat bata hebel jauh lebih ringan dibandingkan dengan bata merah dan beton, jadi instalasinya lebih mudah.

    Selain itu, hebel juga memiliki kemampuan isolasi termal yang baik dan dapat membantu mengurangi pendinginan dan pemanasan ruangan. Hebel juga sangat tahan terhadap api dan dapat membantu memperlambat penyebaran api jika kebakaran.

    Bata hebel menggunakan pengikat seperti semen dalam proses produksinya agar lebih kuat, sehingga kekuatannya jauh lebih baik daripada bata merah yang hanya menggunakan tanah liat. Selain itu, pembuatan bata hebel juga sama dengan beton jadi bahan ini memenuhi standar untuk membuat bangunan tahan gempa.

    Kelebihan Bata Hebel
    – Lebih ringan
    – Tahan api
    – Memiliki isolasi termal yang baik
    – Ketahanannya cukup baik

    Kekurangan Bata Hebel
    – Harganya cenderung lebih mahal
    – Ukurannya lebih besar

    Bata ringanBata ringan Foto: dok. Blesscon

    Demikian informasi terkait kelebihan dan kekurangan bata merah dan bata hebel.

    Panggah Nuzhul Rizki
    Profesional Kontraktor PT Gaharu Konstruksindo Utama

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 10 Jenis Keramik Lantai Rumah Beserta Cirinya


    Jakarta

    Lantai merupakan bagian penting ketika membangun rumah karena mempengaruhi estetika hunian dan kenyamanan penghuni rumah. Umumnya, lantai dilapisi oleh keramik yang hadir dalam berbagai macam jenis.

    Pemilik rumah harus mempertimbangkan jenis keramik yang tepat supaya selaras dengan interior rumah serta nyaman untuk dipijak. Adapun setiap jenis keramik memiliki ciri-ciri dan keunggulannya masing-masing.

    Lantas, apa saja jenis keramik dan seperti apa cirinya? Simak ulasan berikut ini yang dikutip dari Mulia Ceramic, Kamis (20/6/2024).


    Jenis-jenis Keramik

    1. Keramik Porselen

    Keramik porselen memiliki tekstur yang mengkilap karena terbuat dari bahan tanah liat putih dan dilapisi kaca pada permukaannya. Selain putih, keramik ini juga ada warna abu-abu dan keramik ini juga memiliki jenis doff porselen. Tetapi jenis ini umumnya sering dipakai pada teras dan kamar mandi.

    2. Keramik Marmer

    Keramik marmer memberikan kesan alami karena bahannya dari batu alam dan mineral yang solid dan memberikan kesan natural sehingga cocok untuk dipadukan dengan material kayu. Selain itu, perawatan cukup mudah hanya dengan lap dan campuran air sabun. Keramik ini juga berfungsi untuk lantai kamar mandi dan tergolong keramik yang mudah dirawat.

    3. Keramik Semen

    Keramik semen tergolong cukup kuat dan sering dipakai untuk pabrik dan garasi rumah. Bahan ini memiliki ketahanan yang awet dan dinilai efektif dengan biaya pemasangan yang cukup murah. Keramik semen ini direkomendasikan untuk memperkaya tekstur dan desain.

    4. Homogeneous Tile

    Keramik yang biasa disebut homogeneous tile biasanya dipakai untuk kamar mandi karena memiliki ketahanan kondisi ubin yang mampu tidak terangkat karena dorongan air dari bawah tanah. Ketahanannya bisa sampai 450 kilo newton dan kuat pijakannya

    5. Keramik Andesit

    Keramik andesit sangat tahan cuaca dan tidak berpotensi jamuran atau lumut yang dapat menyebabkan ruangan lembap. Bahan andesit ini sangat cocok untuk area garasi dan ruangan outdoor.

    6. Keramik Motif Kayu

    Keramik motif kayu terbuat dari material yang memiliki motif seperti kayu yang dapat mempercantik hunian kamu. Sebab material kayu asli itu membutuhkan perawatan yang ekstra karena akan menghadapi cuaca yang ekstrem dan membuat bahan kayu mudah lapuk dan tidak awet. Oleh karena itu, keramik motif kayu ini bisa menjadi opsi.

    7. Keramik Granit

    Keramik granit memiliki desain yang terbuat dari bahan alami ini mudah ditemukan dan biayanya sangat terjangkau. Keramik jenis ini memberikan kesan natural dan dapat diterapkan pada dinding.

    8. Keramik Kaca

    Keramik kaca memberikan nuansa cerah dan kemilau dan sering diterapkan pada area kamar mandi maupun ruangan dapur.

    9. Keramik Motif Mozaik

    Keramik motif mozaik kedap terhadap air dan memiliki kepadatan pijakan yang tinggi sehingga saat cocok untuk area kamar mandi. Motif mozaik memiliki lapisan kaca tanpa glasir.

    10. Keramik Digital Printed

    Keramik digital printed sangat modern karena menggunakan metode printing sehingga mudah untuk dicari motif yang sesuai dengan kekinian. Keramik ini cocok diaplikasikan di ruang tamu maupun teras depan rumah.

    Nah, itulah informasi tentang tips, jenis keramik. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kamu yang ingin bangun rumah dan sulit untuk memutuskan jenis keramik.

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Bahan Ini Bisa Usir Tokek dari Rumah, Dijamin Nggak Betah!


    Jakarta

    Tokek merupakan hewan reptil yang mirip dengan cecak tetapi berukuran lebih besar dan warna warni. Hewan ini terkadang bersembunyi di sekitar rumah dan mengeluarkan suara kencang yang terkadang mengganggu.

    Meski tidak terlalu mengusik penghuni rumah, mungkin kamu pengin suasana tenang tanpa suara tokek di malam hari. Namun, menangkap tokek akan menantang karena dapat menggigit dengan sangat kencang.

    Tenang saja, ada cara mudah mengusir tokek yang tidak berisiko. Cek bahan-bahan yang bisa kamu pakai untuk mengusir tokek di sini, dikutip dari Cleanipedia, Kamis (20/6/2024).


    Cara Mengusir Tokek

    1. Bawang Putih dan Bawang Merah

    Bawang merah dan bawang putih memiliki aroma yang kurang disukai tokek. kamu cukup iris tipis bawang. Irisan bawang tersebut memberikan rangsangan yang mampu mengusir tokek.

    Potong bawang menjadi dua lalu tinggalkan di tempat persembunyian tokek yang kamu tahu. Tokek biasanya suka tempat yang lumayan hangat (tidak panas) dan sepi seperti di pintu masuk dari luar rumah.

    2. Cangkang Telur

    Kalau kamu punya sisa cangkang telur jangan dibuang, sebab cangkang telur bisa untuk menakut-nakuti tokek. Karena jika tokek melihat cangkang telur mereka akan berpikir itu merupakan seekor ‘predator’.

    Sisakan dua bagian cangkang telur di area sekitar rumah seperti di pintu masuk luar atau di dapur. Jangan hancurkan cangkang telur cukup biarkan terbelah menjadi dua.

    Taruh sepasang dua bagian di setiap pintu masuk sudah cukup. Dijamin tokek akan kabur, agar cangkang telur tetap segar, ganti setiap tiga minggu hingga satu bulan.

    3. Kapur Barus

    Selanjutnya kamu bisa gunakan kapur barus. Selain untuk mengusir serangga ternyata bau kapur barus yang menyengat jika kurang disukai tokek.

    Kapur barus bisa diletakkan di lemari pakaian. Karena itulah tokek suka tinggal di dalam lemari.

    4. Ampas Kopi

    Jangan buru-buru buang ampas setelah menyeduh kopi, kamu bisa menyimpannya di sebuah wadah dan keringkan (jemur di terik matahari selama beberapa jam). Ampas kopi yang sudah kering bisa jadi senjata ampuh untuk mengusir tokek karena bau kopi sanggup membuat tokek ngeri dan tidak bakal mendekat.

    Itulah cara untuk mengusir tokek di rumah supaya nggak berisik lagi. Semoga membantu!

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com