Blog

  • Kenali 2 Alasan KPR Rumah Sering Ditolak Bank dan Cara Penyelesainnya



    Jakarta

    KPR ditolak oleh bank mungkin saja terjadi. Sebab, bank tidak bisa sembarangan memberikan bantuan pembiayaan pembelian rumah ke sembarangan nasabah. Sebenarnya apa saja alasan KPR rumah sering ditolak bank?

    Menurut Pengamat Properti dan Direktur Global Asset Management, Steve Sudijanto terdapat 2 alasan KPR rumah sering ditolak bank yaitu jumlah penghasilan nasabah yang tidak mencukupi dan riwayat kredit.

    “Biasanya kalau kena penolakan KPR itu, penghasilannya tidak sesuai dengan pinjaman. Kedua dia masih memiliki pinjaman-pinjaman yang harus dilunasi,” kata Steve saat dihubungi detikProperti pada Senin (24/6/2024).


    Penghasilan yang dinilai oleh bank bisa gaji perorangan atau gabungan penghasilan bagi yang sudah berkeluarga. Jika penghasilan per bulannya tidak bisa menutupi cicilan KPR yang harus dibayar ke depannya, kemungkinan pengajuan KPR bisa ditolak.

    “Jadi kapasitasnya belum sesuai dengan yang diajukan sehingga ditolak,” ujarnya.

    Kemudian, riwayat kredit ini misalnya seperti cicilan mobil atau motor, cicilan barang elektronik, atau cicilan barang lainnya akan dipertimbangkan oleh bank. Jika nasabah sempat bermasalah di tengah-tengah pelunasannya atau bank menilai nasabah tidak bisa melakukan beberapa pelunasan sekaligus, pengajuan KPR mungkin saja ditolak.

    “Bank memiliki perhitungan namanya prekakulasi risiko dengan nilai penghasilan sekian dan karakter pembeli. Itu kan semuanya ada hitungan,” tuturnya.

    Steve menegaskan cicilan pinjol tidak masuk di dalamnya. Menurutnya pinjol tidak akan mempengaruhi pengajuan KPR terutama untuk rumah primary.

    “Tidak ada hubungannya karena untuk pengajuan KPR terutama rumah-rumah yang dalam arti, rumah-rumah yang primary, rumah yang masih fresh dari developer. Itu lebih mudah mendapatkan KPR,” jelas Steve.

    Namun, bank juga bisa meloloskan pengajuan KPR nasabah dengan beberapa catatan seperti DP rumah yang ditambah sehingga cicilan per bulannya tidak begitu besar.

    “Ada perhitungannya, layak nggak nerima segitu, atau dikurangi (cicilan per bulannya). DP-nya ditambah pinjamannya harus dikurangi,” ungkap Steve.

    Ada pun, cara agar KPR rumah tidak ditolak oleh bank adalah usahakan tidak mengambil KPR lebih dari 30% total penghasilan bulanan.

    “Pada waktu kita berutang, pihak bank itu mengukur apakah pihak debitur (nasabah) ini bisa membayar utang itu atau enggak, kapasitasnya ada atau enggak. Biasanya cicilan itu 30% atau 25% dari penghasilan suami dan istri,” ucapnya.

    Selain itu, nasabah harus berkomitmen untuk melunasi cicilan KPR dan mengesampingkan berbelanja kebutuhan yang tidak perlu.

    “Kepada konsumen terutama pemilik rumah pertama, pembeli the first home buyer itu, saya sarankan untuk hati-hati dalam mengelola keuangan. Karena kalau terima gaji setiap bulannya, itu yang harus diutamakan pembayaran KPR dulu. Jangan belanja dulu. Karena rumah itu kan sarana paling utama untuk kita berteduh,” pungkasnya.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Bersihkan Noda Cat di Sekitar Rumah, dari Kain hingga Kaca


    Jakarta

    Ketika sedang mengecat, tak jarang ada noda cat tertinggal di sekitar rumah. Noda cat yang membandel memang sulit dibersihkan, apalagi kalau sudah mengering.

    Sebelum dibersihkan, pastikan kamu memerhatikan jenis dan bahan permukaan yang terkena noda cat. Hal ini akan membantu menentukan cara paling efektif untuk menghilangkan noda cat.

    Jangan lupa juga untuk mengetes bahan pembersih pada sedikit bagian permukaan untuk memastikan tidak akan menimbulkan kerusakan. Lalu, bagaimana ya cara membersihkan noda cat di berbagai jenis permukaan di sekitar rumah? Yuk, simak tips berikut ini yang dilansir dari Cleanpedia, Selasa (25/6/2024).


    Cara Membersihkan Noda Cat

    1. Kain

    Apabila noda cat masih basah di permukaan kain, segera bersihkan tanpa menunggunya kering. Celupkan kain bersih ke dalam campuran aseton dan air. Aseton merupakan cairan atsiri yang mampu mengangkat noda cat yang sudah kering sekalipun. Aseton sering digunakan untuk menghapus cat kuku.

    kamu bisa gunakan sarung tangan untuk menghindari iritasi karena bersentuhan dengan cairan aseton. Lalu, usapkan kain yang sudah dicelupkan ke larutan aseton pada noda cat dan diamkan selama beberapa jam atau semalaman jika perlu. Gunakan sikat gigi bekas atau sikat cucian yang telah dibasahi dengan larutan detergen cair dan air hangat. Gosok perlahan bagian noda pada kain. Perhatikan jenis kain dan baca label perawatan kain tersebut sebelumnya.

    2. Plastik dan Akrilik

    Kalau ada noda cat di plastik atau akrilik, kamu bisa mencelupkan lap bersih ke bahan pengencer cat seperti terpentin atau tiner. Kemudian, usapkan ke bagian yang terkena cat dan diamkan selama beberapa menit.

    Jika noda cat terlalu tebal dan kering, buat goresan tipis pada noda cat tanpa menembus ke permukaan plastik atau akrilik yang ternoda. Kamu bisa memakai ampelas atau benda tajam untuk membuat goresan tersebut.

    Langkah ini bertujuan membuat terpentin atau tiner meresap ke lapisan bawah noda cat. Gosok dengan spons kasar hingga bekas cat terangkat. Berhati-hatilah agar permukaan plastik atau akrilik tidak tergores.

    3. Permukaan Marmer

    Kamu bisa membersihkan noda cat yang masih basah di permukaan marmer dengan menggunakan lap yang sudah dicelupkan ke minyak biji rami. Minyak biji rami terkenal ampuh menghilangkan noda cat.

    Untuk noda cat yang sudah kering, kamu bisa gunakan spons yang lebih kasar dan gosok noda secara hati-hati. Untuk sisa noda cat yang masih tertinggal bisa dihilangkan dengan lap lembap. Gunakan air hangat pada lap untuk menghilangkan sisa-sisa minyak pada marmer.

    4. Kayu dan Kaca

    Sementara untuk permukaan kayu dan kaca, kamu dapat menyeka noda cat pada kayu atau kaca dengan lap yang sudah dicelupkan ke tiner. Bersihkan sisa tiner dengan lap bersih yang berbahan lembut.

    Jika bekas cat sudah benar-benar hilang, kamu bisa melanjutkannya dengan bahan pembersih khusus kayu atau kaca untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.

    Demikian cara membersihkan noda cat pada berbagai permukaan di rumah. Semoga membantu!

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Belajar dari Narji yang Punya Lahan 1.000 Ha, Ini Tips Cuan Investasi Properti



    Jakarta

    Komedian Narji Cagur memiliki lahan yang ukurannya sangat luas yaitu sekitar 1.000 hektare. Lahan miliknya tersebar di beberapa lokasi, yaitu Pekalongan, Pamulang, dan Parung.

    Dalam acara Pagi-Pagi Ambyar Trans TV, Narji sempat bercerita bahwa ia sudah sejak lama membeli lahan-lahan tersebut. Kini lahan tersebut digunakan untuk bercocok tanam karena ia belakangan ini memiliki hobi bertani.

    “Pokoknya awalnya sih dari muda emang udah kayak gitu dan bini gua juga aneh kadang-kadang waktu gua setiap kasih uang bulanan disimpan, pas gua mudik ‘yah itu sawah yang baru’,” ungkapnya, dikutip Selasa (25/6/2024).


    Ya, lahan yang dimiliki bisa digunakan untuk berinvestasi. Sebab, investasi properti tidak hanya berupa bangunan saja tetapi juga bisa berbentuk lahan yang digunakan untuk pertanian. Selain akan mendapatkan keuntungan dari hasil tani, nilai tanah yang dimiliki juga akan meningkat seiring berjalannya waktu.

    Menurut Perencana Keuangan dari Advisors Alliance Group, Andy Nugroho, untuk bisa membeli lahan sebagai instrumen investasi properti bisa dilakukan dengan cara menabung. Andy menyarankan jika memang berniat untuk membeli lahan untuk investasi bisa mulai menabung setidaknya 10% dari pendapatan.

    “Nabung berapa banyak? Ya paling tidak 10% dari penghasilan kita,” ujarnya saat dihubungi detikProperti, Selasa (25/6/2024).

    Untuk harga lahannya sendiri akan sangat tergantung luas lahan yang akan dibeli, daerah, hingga penggunaan lahan. Maka dari itu, ia menyarankan untuk membeli lahan sesuai dengan kemampuan diri.

    Nah, apabila sudah ada tabungan namun masih belum cukup untuk beli lahan, kamu bisa juga menggunakan Kredit Multi Guna yang ditawarkan oleh bank, baik itu bank syariah maupun bank konvensional.

    “Kalau kredit multi guna kan konsepnya kita kayak agunkan barang lalu diberikan uang cash, yaudah terserah kita mau digunakan untuk apa uang cashnya. (Nanti tinggal bayar angsuran di bank?) Iya betul,” tuturnya.

    Untuk menggunakan Kredit Multi Guna, kata Andy, ada batasan pinjamannya juga atau tiering.

    “Ada (batasan pinjaman), mereka (bank) juga ada appraisernya juga. Misalnya jaminannya rumah harganya Rp 500 juta, nanti di-assess sama pihak bank kemudian dikasih (pinjaman) sama banknya 75-80% dari harga jual rumah tersebut,” paparnya.

    Tips Pilih Lahan yang Bisa Bikin Cuan

    Menurut Konsultan Properti Anton Sitorus, untuk menentukan lahan apa yang akan dibeli sebaiknya bedakan dulu apakah lahan yang dibeli untuk investasi atau untuk keperluan pribadi. Sebab, keduanya berbeda.

    Apabila ingin membeli lahan untuk investasi, kamu juga perlu memikirkan akan digunakan sebagai apa dan juga prospek ke depannya. Jangan sampai tanah yang kamu beli itu justru bikin kamu rugi.

    “Prinsipnya sama kayak bangunan, lokasi itu mempengaruhi. Lokasi itu faktor yang mempengaruhi juga banyak, apakah lokasi baru berkembang atau sunset atau lokasi yang karakternya perumahan atau komersial atau industri, macam-macam,” ungkapnya kepada detikProperti.

    Nah, untuk kamu yang ingin berinvestasi properti dalam bentuk lahan, sebaiknya perhatikan juga peruntukannya. Misalnya, lahan pertanian, lahan residensial, lahan industri, atau lahan komersial. Sebab, harga dan return atau keuntungan yang didapatkan juga berbeda.

    Anton berkata, lahan pertanian merupakan lahan dengan nilai yang paling murah dan keuntungan yang tidak terlalu besar. Sementara itu, lahan komersial adalah lahan yang bisa mendatangkan cuan atau keuntungan yang cukup tinggi.

    “Tanah itu ada tingkatan-tingkatan menurut nilai. Tanah pertanian itu nilainya paling rendah. Kayak tanah sawah itu saking murahnya orang menghitungnya nggak per meter tapi per hektare,” paparnya.

    Setingkat di atas tanah pertanian, ada tanah residensial atau hunian. Tanah residensial biasanya digunakan untuk hunian atau perumahan. Umumnya, harganya berkisar dari ratusan ribu Rupiah hingga puluhan juta Rupiah per meter persegi.

    “Yang lebih tinggi lagi nilainya adalah tanah komersial. Tanah komersial ini dijual lokasinya di pinggir-pinggir jalan raya yang lokasinya strategis lah,” tuturnya.

    Selanjutnya ada juga lahan industri. Lahan Industri biasanya digunakan untuk bangun pabrik maupun pergudangan.

    “Karena tingkatan-tingkatan itu, kita kalau mau investasi harus lihat-lihat. Kalau tanah sawah ya artinya itu paling rendah (nilainya), tapi kita tahu tanah sawah atau perkebunan itu nanti akan ada pembangunan, misalnya itu bakal jadi perumahan atau jalan tol ya kalau kita pintar-pintar, bisa saja beli tanah itu. Nanti begitu ada rencana pembangunan, kita jual lagi dengan harga yang pasti mahal,” pungkasnya.

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 9 Alat Kebersihan yang Harus Ada di Rumah, Sudah Punya Belum?


    Jakarta

    Membersihkan rumah adalah kewajiban para penghuni untuk memastikan kondisi hunian yang nyaman dan terawat. Biasanya di setiap rumah pasti ada sapu dan pel untuk membersihkan lantai.

    Namun, bukan cuma lantai yang perlu dibersihkan, tetapi juga jendela, perabotan, piring, hingga toilet. Nah, kamu akan membutuhkan beberapa alat kebersihan lainnya untuk membersihkan seisi rumah.

    Selain sapu dan pel, alat kebersihan apa lagi ya yang wajib ada di rumah? Yuk, cek daftarnya berikut ini, dilansir dari Better Homes & Gardens, Selasa (25/6/2024).


    Alat Kebersihan yang Wajib Ada di Rumah

    1. Kain Mikrofiber

    Hand is cleaning car headlight with a using red microfiber cloth,Automotive maintenance concept.ilustrasi kain microfiber Foto: Getty Images/iStockphoto/Birdlkportfolio

    Kain mikrofiber memiliki serat-serat mikro atau kecil sehingga teksturnya sangat halus dan lembut. Kain ini lebih efektif dalam membersihkan kotoran daripada kain biasa. Ukuran serat yang kecil pada kain menciptakan listrik statis yang memungkinkannya mengangkat debu, kotoran, buih sabun, dan minyak dengan lebih kuat.

    Dengan kain mikrofiber, kegiatan bersih-bersih akan jauh lebih mudah, apalagi karena bisa digunakan di hampir semua benda di rumah, mulai dari wastafel hingga kulkas.

    2. Serbet

    Kitchen utensils, cloth hanging alone on wall.ilustrasi serbet Foto: Getty Images/iStockphoto/blyjak

    Serbet merupakan kain yang multifungsi. Selain untuk mengelap tangan, serbet juga berguna untuk mengeringkan peralatan makan dan minum. Serbet juga bisa digunakan untuk membersihkan permukaan kompor dan meja dapur.

    Untuk menjaganya agar tetap bersih dan bebas bakteri, segera cuci serbet setiap habis digunakan, ya!

    3. Spons

    Blue whale sponge isolated on white background. Top viewSpons Foto: Istock

    Nggak cukup satu, ada berbagai jenis spons yang wajib kamu miliki di rumah. Setiap rumah harus memiliki spons dua sisi yang bisa digunakan untuk berbagai jenis pekerjaan rumah tangga, seperti mencuci piring dan membersihkan oven.

    Ada juga spons kawat yang ampuh membersihkan kotoran membandel pada panci dan benda-benda dari besi lainnya. Spons mikrofiber juga wajib kamu miliki untuk mengangkat air dan kotoran dengan lebih cepat.

    4. Pembersih Kaca dari Karet (Squeegee)

    Pekerjaan membersihkan kaca gedung kerap dinilai sebagai pekerjaan laki-laki. Namun, wanita ini buktikan ia pun mampu bekerja sebagai pembersih kaca gedung.Pembersih Kaca Foto: AP Photo/Vahid Salemi

    Squeegee merupakan alat pembersih kaca yang terbuat dari karet. Kamu wajib memilikinya di rumah karena fungsinya yang beragam. Squeegee bisa kamu gunakan untuk membersih kaca kamar mandi, kaca jendela, hingga dinding kamar mandi yang terbuat dari ubin.

    Sistem kerja alat ini adalah dengan menyeka air dari permukaan yang dibersihkan. Dengan menyeka air dengan alat ini, peralatan rumah yang selesai dicuci bisa terhindar dari pertumbuhan jamur dan lumut.

    5. Kemoceng

    70 Persen warga Desa Tarikolot, Kecamatan Pancalang, Kabupaten Kuningan, merupakan pembuat kerajinan tradisional. Mereka memproduksi sapu, kemoceng dan lain-lain.Ilustrasi Kemoceng Foto: Bima Bagaskara

    Kemoceng merupakan alat paling umum yang digunakan untuk membersihkan debu. Gagangnya yang panjang memudahkan kita menjangkau area-area yang sulit dijangkau, seperti bagian atas lemari, selubung jendela, dan pajangan dinding tanpa harus menaiki tangga.

    6. Sikat Gosok

    Sikat LantaiSikat Gosok Foto: iStock

    Kotoran dan noda membandel di lantai seringkali sulit dibersihkan hanya dengan sapu dan pel. Nah, karena itu, kamu harus memiliki sikat gosok yang mampu mengangkat kotoran dan noda membandel tersebut.

    7. Sikat Toilet

    Toilet Brush on White Background.Toilet Brush on White Background. Foto: iStock

    Sikat toilet juga tak kalah penting untuk dimiliki di rumah. Gunakan sikat ini khusus untuk membersihkan toilet agar bersih dari kotoran dan noda yang membandel. Dengan rutin menyikat toilet, rumah bisa terhindar dari kuman dan bakteri yang bisa memicu berbagai penyakit.

    8. Pengki

    Dust on a house floor and floor brush with dustpan background. Home cleaning concept.Ilustrasi Pengki Foto: Getty Images/iStockphoto/undefined undefined

    Pengki merupakan alat untuk menampung debu dan kotoran saat menyapu sebelum akhirnya dibuang ke tempat sampah. Alat ini penting untuk dimiliki agar kamu tak perlu repot memungut sampah yang kamu sapu dari lantai.

    9. Penyedot Debu (Vacuum Cleaner)

    happy girl cleaning carpet with vacuum cleanerhappy girl cleaning carpet with vacuum cleaner Foto: Getty Images/iStockphoto/LightFieldStudios

    Penyedot debu atau vacuum cleaner adalah alat penting lainnya yang harus kamu miliki di rumah. Selain membersihkan lantai, vacuum cleaner adalah kunci untuk menjaga furnitur dan kasur berlapis kain agar bebas dari debu, bulu, serbuk sari, dan alergen lainnya.

    Itulah 9 alat kebersihan yang wajib kamu miliki di rumah, selain sapu dan pel. Dengan memiliki kesembilan alat tersebut, kegiatan bersih-bersih akan jauh lebih mudah untuk dilakukan. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Tips Beli Furniture Minimalis buat Isi Rumah Pengantin Baru


    Jakarta

    Desain interior minimalis banyak diminati saat ini, khususnya bagi pengantin baru. Memulai hidup bersama di hunian baru, pasangan suami istri mungkin ingin beli furniture untuk mengisi rumah.

    Membeli furniture minimalis bisa cukup menantang karena harus banyak mempertimbangkan kebutuhan. Kalau tidak tepat, furniture yang sudah dibeli bisa membuat rumah terlihat berantakan dan kurang fungsional.

    Lantas apa saja kelebihan furniture minimalis dan bagaimana tips membelinya?


    Kelebihan Furniture Minimalis

    Sesuai namanya, furniture minimalis cenderung memiliki ukuran yang sederhana dan mengedepankan sisi fungsionalitasnya. Melansir Hikko Living, Selasa (25/6/2024), ada sejumlah kelebihan furniture minimalis yang patut kamu pertimbangkan.

    Furniture minimalis cenderung memiliki desain dan bentuk yang sederhana, namun jelas dan efisien. furniture minimalis tak jarang juga multifungsi sehingga bisa memenuhi beberapa kebutuhan.

    Karena bentuknya yang sederhana, furniture minimalis cenderung lebih murah. Selain itu, bentuknya yang sederhana membuat kita bisa menghemat lebih banyak ruang. Alhasil, ruangan di dalam rumah bisa jadi lebih bersih, terbuka, dan lega.

    Tips Membeli Furniture Minimalis buat Pengantin Baru

    Nah, ada beberapa tips yang bisa kamu terapkan saat akan membeli furniture minimalis, terutama bagi pasangan yang baru menikah. Apa saja? Melansir ruparupa.com, berikut tips-tipsnya.

    1. Tentukan Anggaran

    Agar tak boros, kamu perlu menentukan anggaran untuk membeli furniture minimalis. Caranya cukup dengan mencari tahu harga pasaran setiap furniture, lalu buat daftar furniture yang ingin dibeli.

    2. Ketahui Luas Setiap Ruangan

    Karena ukurannya yang minimalis, kamu perlu mengetahui luas setiap ruangan di dalam rumah. Hal ini agar furniture bisa ditata dengan lebih mudah tanpa menghabiskan ruang gerak yang ada.

    3. Buat Daftar furniture Utama

    Seperti yang telah dijelaskan, kamu perlu membuat daftar furniture prioritas yang harus dibeli terlebih dahulu. Contohnya adalah tempat tidur harus dibeli terlebuh dahulu dibandingkan meja makan. Sesuaikan mana kebutuhan utamamu di dalam rumah, lalu penuhi furniture yang bisa mendukungnya terlebih dahulu.

    4. Beli furniture secara Berkala

    Kamu tak perlu membeli semua furniture dalam satu waktu, lho! Utamakan beli furniture yang menjadi kebutuhan utama. Membeli furniture secara berkala uga bisa membantumu lebih fokus terhadap kebutuhan dibandingkan keinginan.

    5 Pilih furniture Berwarna Netral

    Warna netral bisa memberikan kesan sederhana, cantik, dan natural pada ruangan. furniture berwarna netral lebih mudah dikombinasikan sehingga lebih fleksibel dalam penggunaannya.

    6. Utamakan Kualitas furniture

    Saat membeli furniture minimalis, utamakan kualitasnya agar bisa lebih tahan lama. Dengan begitu, kamu tak perlu membeli barang yang sama berulang-ulang akibat kerusakan yang justru bertolak belakang pada konsep minimalis itu sendiri. Investasi uangmu pada furniture yang berkualitas baik untuk penggunaan jangka panjang.

    Demikianlah tips membeli furniture minimalis, terutama bagi pasangan yang baru menikah. Semoga informasinya bermanfaat!

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Dia 5 Penyebab Mesin Pompa Air Mati dan Cara Mengatasinya


    Jakarta

    Setiap rumah harus mempunyai aliran air bersih untuk menunjang kehidupan penghuninya. Namun, terkadang ada saja masalah seperti mesin pompa air mati, sehingga kamu tidak bisa mendapatkan aliran air.

    Tentu seisi rumah bisa kerepotan kalau sampai kesulitan air. Nah, kalau mesin pompa air mati, segera cari tahu penyebabnya agar tahu cara mengatasinya.

    Lantas, apa yang bisa menyebabkan pompa air mati? Simak penjelasannya berikut ini yang dikutip dari Rekomend, Selasa (25/6/2024).


    Penyebab Pompa Air Mati Hidup

    1. Kabel Pengontrol Rusak

    Kemungkinan mesin pompa air kamu mati karena kabel pengontrolnya rusak. Pompa air modern biasanya dilengkapi dengan kabel pengontrol atau sensor otomatis. Jika kabel pengontrol tersebut rusak atau tidak berfungsi dengan baik, maka pompa air bisa mati total.

    Kabel pengontrol atau sensor otomatis dapat mematikan pompa air ketika air telah mencapai level yang diinginkan atau pompa air tidak memompa air. Pastikan kabel pengontrol dalam kondisi baik dan bersih.

    2. Masalah Pada Kelistrikan

    Lalu, penyebab utama pompa air mati lainnya adalah masalah pada kelistrikan. Hal ini dapat terjadi jika kabel atau soket tidak terhubung dengan baik atau rusak. Selain itu, tegangan listrik yang tidak stabil juga dapat mempengaruhi kinerja pompa air.

    Kalau ada masalah kelistrikan, pastikan sumber listrik yang digunakan telah cukup kuat dan stabil. Periksa juga kabel dan soket untuk memastikan tidak ada yang kendor atau rusak.

    3. Sumber Air yang Tidak Mencukupi

    Tekanan air yang tidak mencukupi dapat membuat pompa air mati atau tidak berfungsi dengan baik. Hal ini bisa terjadi jika pipa air yang digunakan terlalu kecil atau jika sumber air tidak mencukupi.

    Jika pompa air mati tiba-tiba, cek tekanan air pada sistem instalasi. Pastikan tekanan air mencukupi agar pompa air dapat bekerja dengan baik. Jika tekanan air terlalu rendah, pompa air mungkin tidak akan berfungsi dengan baik atau mati total.

    4. Impeller Rusak

    Selain itu, bisa saja impeller rusak, sehingga mesin tidak dapat memompa air. Impeller adalah bagian pompa air yang berfungsi untuk menghisap dan mendorong air. Jika impeller rusak atau kotor, maka pompa air tidak akan berfungsi dengan baik atau bahkan mati total. Bersihkan impeller secara teratur dan periksa apakah ada kerusakan pada bagian tersebut.

    5. Filter yang Kotor

    Filter pada pompa air berfungsi untuk menjaga kualitas air dan melindungi pompa dari kotoran. Filter yang terlalu kotor, maka pompa air bisa mati atau tidak berfungsi dengan baik. Oleh karena itu, sebaiknya periksa dan bersihkan filter secara teratur untuk memastikan pompa air dapat berfungsi dengan baik.

    Demikian penyebab dan cara mengatasi pompa air mati. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Mau Cuan Investasi Properti? Nih Cek 3 Tips Ini, Dijamin!



    Jakarta

    Investasi merupakan salah satu cara untuk mendapatkan uang selain dari penghasilan. Investasi bisa dilakukan dengan berbagai instrumen, salah satunya properti. Namun, sebelum memulainya kamu harus mengetahui dulu bentuk-bentuk investasi properti itu seperti apa.

    Menurut Konsultan Properti, Anton Sitorus, investasi properti itu ada dua bentuknya, yaitu direct investment atau investasi langsung dan indirect investment atau investasi tidak langsung. Apa bedanya?

    Direct investment biasanya investasi yang dilakukan melalui aset fisik suatu properti, misalnya tanah, rumah, maupun bangunan. Sementara itu, indirect investment berupa saham maupun Real Estate Investment Trust (REIT).


    “Kalau di luar negeri, orang investasi properti itu nggak harus beli rumah atau apartemen atau beli toko atau tanah kalau di negara-negara maju. Karena kan lahan sangat terbatas, aset-aset itu kan jarang. Banyak yang bilang kalau di Singapura dan Amerika itu investasinya ya melalui REIT tadi,” ungkapnya kepada detikProperti, Selasa (25/6/2024).

    Skema REIT ini mirip seperti saham. Bedanya, melalui REIT ini orang membeli kepemilikan di suatu proyek properti, bukan di suatu perusahaan.

    “Kalau saham itu kan kita membeli suatu kepemilikan di suatu perusahaan. Kalau REIT ini kita membeli kepemilikan di suatu proyek properti, jadi bukan membeli kepemilikan di perusahaan. Yang paling banyak kayak misalnya mal, hotel, apartemen, pergudangan,” tuturnya.

    Nah, kalau kamu mau investasi secara langsung, ada hal-hal yang harus diperhatikan. Berikut ini informasinya.

    1. Bedakan Properti untuk Investasi dengan Keperluan Pribadi

    Membeli properti untuk kebutuhan investasi dengan keperluan pribadi tentunya berbeda. Ada faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan saat ingin membeli properti untuk keperluan pribadi, seperti kedekatan dengan keluarga, dekat dengan tempat kerja, dan lainnya.

    “Kalau kita beli properti untuk investasi, yang jadi prioritas adalah perkembangan lokasi itu. Bukan kebutuhan kita. Jadi mesti dibedakan (membeli properti) untuk investasi atau kebutuhan sendiri,” ujar Anton.

    2. Tentukan Lokasi

    Lokasi merupakan salah satu faktor yang sangat mempengaruhi suatu properti. Apabila suatu properti terletak di area strategis, bisa saja memiliki nilai yang sangat tinggi.

    “Lokasi itu kan faktor yang mempengaruhi juga banyak. Apakah lokasi itu masuk kategori yang baru berkembang atau lokasi yang sudah sunset lalu apakah lokasi itu karakternya perumahan, komersial atau industri, macam-macam jadinya,” kata Anton.

    3. Tentukan Jenis Aset Properti

    Menentukan jenis aset properti saat ingin berinvestasi juga harus diperhatikan. Sebab, jenis aset properti sangat banyak, misalnya di area komersial, residensial, maupun industrial.

    “Nilai strategis atau kelebihan dari suatu, contohnya tanah, tanah untuk residensial kalau dibandingkan dengan tanah komersial itu faktor yang mempengaruhinya bisa berbeda. Kalau faktor yang mempengaruhi tanah residensial itu lebih kepada kenayamanan, lalu keasrian. Sementara kalau yang komersial lebih kepada keramaian, lalu traffic, jadi kita nggak bisa pukul rata. Properti itu sangat unik artinya antara satu tipe properti dengan yang lainnya itu beda sehingga mempengaruhi cara kita berinvestasi,” jelasnya.

    Nah, untuk kamu yang ingin berinvestasi properti dalam bentuk lahan, sebaiknya perhatikan juga peruntukannya. Misalnya, lahan pertanian, lahan residensial, lahan industri, atau lahan komersial. Sebab, harga dan return atau keuntungan yang didapatkan juga berbeda.

    Anton berkata, lahan pertanian merupakan lahan dengan nilai yang paling murah dan keuntungan yang tidak terlalu besar. Sementara itu, lahan komersial adalah lahan yang bisa mendatangkan cuan atau keuntungan yang cukup tinggi.

    “Tanah itu ada tingkatan-tingkatan menurut nilai. Tanah pertanian itu nilainya paling rendah. Kayak tanah sawah itu saking murahnya orang menghitungnya nggak per meter tapi per hektare,” paparnya.

    Setingkat di atas tanah pertanian, ada tanah residensial atau hunian. Tanah residensial biasanya digunakan untuk hunian atau perumahan. Umumnya, harganya berkisar dari ratusan ribu Rupiah hingga puluhan juta Rupiah per meter persegi.

    “Yang lebih tinggi lagi nilainya adalah tanah komersial. Tanah komersial ini dijual lokasinya di pinggir-pinggir jalan raya yang lokasinya strategis lah,” tuturnya.

    Selanjutnya ada juga lahan industri. Lahan Industri biasanya digunakan untuk bangun pabrik maupun pergudangan.

    “Karena tingkatan-tingkatan itu, kita kalau mau investasi harus lihat-lihat. Kalau tanah sawah ya artinya itu paling rendah (nilainya), tapi kita tahu tanah sawah atau perkebunan itu nanti akan ada pembangunan, misalnya itu bakal jadi perumahan atau jalan tol ya kalau kita pintar-pintar, bisa saja beli tanah itu. Nanti begitu ada rencana pembangunan, kita jual lagi dengan harga yang pasti mahal,” pungkasnya.

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Investasi Properti Apa yang Lebih Untung, Tanah Atau Rumah?



    Jakarta

    Investasi properti bisa menjadi salah satu hal yang dilakukan untuk menambah pundi-pundi uang. Biasanya, investasi properti berupa bangunan maupun tanah.

    Investasi berupa bangunan bisa menguntungkan apabila disewakan atau dijual. Sementara untuk investasi properti berupa tanah, juga bisa menguntungkan apalagi jika tanah berada di kawasan yang sedang dikembangkan.

    Lantas mana yang lebih baik, investasi properti berupa bangunan atau tanah?


    Menurut Konsultan Properti, Anton Sitorus, tidak ada ketentuan yang menetapkan investasi berupa bangunan lebih baik daripada tanah, maupun sebaliknya. Sebab, faktor yang menguntungkan dari investasi properti sangat beragam.

    “Properti itu unik jadi nggak bisa digeneralisasi, kita nggak bisa bilang bahwa bangunan yang sudah jadi lebih bagus dibanding yang belum jadi atau tanah, nggak bisa dibilang begitu. Karena ya pertama beda karakter, daerahnya berbeda-beda, prospek perkembangannya berbeda-beda,” ungkapnya kepada detikProperti, Selasa (25/6/2024).

    Selain itu, nilai persentase keuntungan tiap properti juga berbeda, tergantung daerahnya. Misalnya, di kawasan yang sedang berkembang biasanya akan memiliki persentase keuntungan yang lebih besar. Namun, risiko investasi properti di kawasan berkembang juga cukup besar karena bisa saja daerah tersebut berubah rencana atau gagal.

    “Ada juga orang yang lebih memilih investasi yang bukan daerah berkembang tapi yang udah established atau mapan. Contohnya kayak di Sudirman, Menteng, itu daerah-daerah yang sudah established, sudah mapan,” ungkapnya.

    Di daerah-daerah yang sudah mapan itu, kata Anton, keuntungannya memang tidak besar namun stabil. Selain itu, risiko kerugiannya juga kecil. Hal itu sesuai dengan ‘hukum’ investasi, high risk high return, low risk low return.

    Maka dari itu, jika kamu ingin investasi properti harus bisa memprediksi perkembangannya ke depan agar tidak menimbulkan kerugian.

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Cat Ruang Tamu dengan Warna Ini, Pokoknya Jangan!



    Jakarta

    Salah satu aspek terpenting yang menentukan nuansa dan suasana dari sebuah ruangan adalah warnanya. Umumnya, kebanyakan orang memilih warna cat berdasarkan tren atau warna kesukaan.

    Padahal, pemilihan warna cat tidak hanya didasarkan pada aspek tersebut. Bahkan, menurut psikolog warna, ada beberapa warna yang harus harus dihindari pada ruangan-ruangan tertentu, salah satunya ruang tamu.

    Sebagai ruangan paling ramah di rumah, ruang tamu menjadi tempat pertama yang dilihat tamu saat memasuki rumah. Oleh karena itu, nuansa yang harus diciptakan di ruang tamu adalah keramahan dan kehangatan.


    Melansir dari Homes and Gardens, Psikolog dan Konsultan Kesejahteraan Lee Chambers memperingatkan agar tidak mengecat ruang tamu dengan warna yang cukup populer belakangan ini.

    Lantas, warna apa yang dimaksud? Simak jawabannya di bawah ini.

    Warna Cat yang Tidak Cocok Digunakan di Ruang Tamu

    Saat mengecat ruang tamu, Psikolog dan Konsultan Kesejahteraan Lee Chambers, menyarankan untuk tidak menggunakan warna merah, terutama merah tua.

    “Ruang tamu kami sering memiliki banyak kegunaan, dan dalam pengalaman saya, warna terburuk untuk ruang tamu adalah merah tua,” ujar Lee Chambers, seperti dikutip dari Homes and Garden, Rabu (26/6/2024).

    Belakangan, warna merah tua memang sedang ngetren dan banyak juga orang yang memasukkan unsur warna merah tua sebagai bagian dari gaya hidupnya. Akan tetapi, secara psikologis, warna merah tua ini tidak tepat jika ditempatkan di ruang tamu.

    Mengapa demikian? Lee menjelaskan bahwa peningkatan paparan warna merah bisa membuat seseorang merasa lebih gelisah dan kurang nyaman. Hal ini tentu saja melenceng dari konsep dasar ruang tamu yang nyaman dan penuh kehangatan.

    “Merah sebagai warna bisa meningkatkan energi dan interaksi sosial, berada dalam warna yang intens untuk jangka waktu yang lama dapat membuat kita mudah tersinggung, lebih agresif, kurang santai, dan bahkan meningkatkan detak jantung,” kata Lee.

    “Warna merah benar-benar bisa membuat kita tetap waspada dan merasa tidak tenang, daripada merasa damai dan merasa tenang.”

    Selain itu, menurut Psikolog Warna dari EZ Living, Helen O’Keeffe, rona merah tua dikaitkan dengan gairah dan energi, sedangkan warna biru dingin dianggap lebih menenangkan dan tenang.

    Oleh karena itu, Helen menyarankan untuk menggunakan warna intens, seperti merah di ruang kerja atau ruang kreatif lainnya. Jika ditempatkan di sana, warna merah bisa membantu meningkatkan energi dan produktivitas.

    Sedangkan untuk ruang tamu sendiri, Martin Waller, Pendiri merek desain Andrew Martin, merekomendasikan untuk melihat ke arah warna yang netral yang akan membuat ruangan terasa lebih nyaman dan rileks. Menurutnya, warna cat putih klasik adalah warna yang paling cocok digunakan di ruang tamu karena menciptakan ruang yang mengundang dan akan menonjolkan elemen lain di dalam ruangan.

    “Ada ketenangan yang dapat ditemukan dalam skema warna putih murni. Jangan meremehkan tidak adanya warna juga,” katanya.

    Jadi, warna cat yang harus dihindari di ruang tamu adalah warna merah tua, sedangkan yang cocok digunakan adalah warna putih.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Kapan Simpanan Tapera Bisa Dicairkan? Ini Syaratnya


    Jakarta

    Sebagian pekerja bakal diwajibkan menjadi peserta Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera). Para peserta akan dipotong gaji sebesar 2,5% sebagai tabungan yang akan disimpan dan dipupuk oleh BP Tapera.

    Melansir dari situs resmi BP Tapera, program tabungan ini dilakukan oleh peserta secara periodik dalam jangka waktu tertentu yang hanya dapat dimanfaatkan untuk pembiayaan rumah.

    Bagi peserta yang tergolong sebagai masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) mendapat manfaat Kredit Pemilikan Rumah (KPR), Kredit Bangun Rumah (KBR), dan Kredit Renovasi Rumah (KRR). Sementara peserta non MBR mendapat pengembalian tabungan yang disertai imbal hasil.


    Peserta Tapera bisa mendapat pengembalian simpanan apabila masa kepesertaan sudah berakhir. Peserta berhak memperoleh dana pengembalian simpanan sekaligus hasil pemupukan yang akan disetorkan ke rekening atas nama peserta.

    Lantas, apa saja persyaratan agar bisa mencairkan simpanan Tapera?

    Syarat Pencairan Simpanan Tapera

    Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 25 Tahun 2020, kepesertaan berakhir karena:
    a. telah pensiun bagi pekerja;
    b. telah mencapai usia 58 (lima puluh delapan) tahun bagi pekerja mandiri;
    c. peserta meninggal dunia; atau
    d. peserta tidak memenuhi lagi kriteria sebagai peserta selama 5 (lima) tahun berturut-turut.

    Adapun kriteria peserta tersebut bermaksud kepada yang tidak lagi memiliki Gaji, Upah, atau penghasilan selama 5 tahun berturut-turut termasuk karena cacat total atau karena pemutusan hubungan kerja (PHK). Hal ini dibuktikan dengan 5 tahun berturut-turut tidak melakukan setoran simpanan.

    Simpanan dan hasil pemupukan tersebut wajib diserahkan oleh BP Tapera melalui Bank Kustodian paling lama 3 bulan setelah kepesertaannya dinyatakan berakhir.

    Peserta akan memperoleh pengembalian simpanan dan hasil pemupukan dana tapera berdasarkan jumlah unit penyertaan yang dimiliki peserta dikalikan nilai aktiva bersih per unit penyertaan pada tanggal berakhirnya kepesertaan.

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com