Blog

  • Pengertian Paku Bumi, Fungsi Beserta Jenis-jenisnya



    Jakarta

    Pernahkah kamu mendengar istilah paku bumi? Dalam dunia konstruksi, paku bumi digunakan untuk membuat fondasi rumah lebih kokoh. Fondasi rumah sangat penting dalam membangun suatu bangunan agar rumah dapat berdiri lebih kokoh.

    Jika kamu masih penasaran dengan paku bumi, simak berikut penjelasan lebih lanjut.

    Apa Itu Paku Bumi?

    Melansir dari Klopmart, Selasa (5/12/2023), Paku bumi atau biasa disebut juga tiang pancang berfungsi sebagai fondasi untuk membuat suatu bangunan atau agar bangunan dapat berdiri kokoh.


    Paku bumi merupakan bagian dari struktur bangunan yang biasanya diletakkan di bawah tanah serta digunakan sebagai fondasi untuk mengurangi tekanan atau beban suatu konstruksi dan segala isinya.

    Fungsi Paku Bumi

    Paku bumi atau tiang pancang ini juga berfungsi sebagai penahan gaya tegak lurus dari atas bangunan. Dengan cara menyalurkan tekanan melalui sumbu tiang ke lapisan tanah di bawahnya. Tidak hanya itu, paku bumi juga digunakan untuk menahan gaya lateral pada bangunan seperti gempa bumi dan angin kencang.

    Paku bumi biasanya memiliki bentuk panjang dan ramping serta memiliki ujung yang runcing, bentuknya mirip seperti peluru kendali. Dengan bentuk yang mungkin terlihat mudah rusak, tetapi saat pemasangan jadi lebih mudah langsung dimasukkan ke dalam tanah, seperti menancapkan paku dengan sebuah palu.

    Fondasi tiang pancang umumnya digunakan ketika struktur tanah yang akan dibangun memiliki kemungkinan untuk bergeser atau menjadi tidak stabil. Selain itu, jenis fondasi ini biasa digunakan bila ada drainase bawah tanah di area konstruksinya.

    Jenis-jenis Paku Bumi

    Paku bumi atau tiang pancang pada umumnya memiliki bentuk yang hampir sama yaitu segi empat atau silindris. Namun, ada beberapa jenis tiang pancang yang bisa kamu gunakan disesuaikan dengan kebutuhan bangunan kamu. Berikut ini adalah beberapa jenis tiang pancang yang bisa kamu temukan di dunia konstruksi.

    1. Paku Bumi Baja

    Salah satu paku bumi atau tiang pancang yang paling sering digunakan pada bangunan kecil hingga besar adalah paku bumi yang terbuat dari baja. Material baja yang digunakan dapat membuat bangunan menjadi lebih kuat sekaligus dapat menyerap goncangan dari dalam tanah. Jadi, bangunan dapat berdiri lebih kokoh.

    2. Paku Bumi Beton

    Paku bumi beton memiliki bahan dasar utama beton yang dicor di satu tempat. Umumnya tiang-tiang ini juga dibuat langsung dari pabrik dan dapat langsung digunakan dengan mudah. Paku bumi jenis ini biasanya memiliki berbagai bentuk seperti silinder, kotak, atau persegi panjang.

    3. Paku Bumi Kayu

    Paku bumi atau tiang pancang jenis ini biasanya digunakan sebagai penyangga rumah adat di Indonesia. Kayu yang digunakan sebagai tiang pancang harus lah yang keras dan tahan terhadap pelapukan. Keawetan kayu tidak boleh diremehkan karena harus dapat tahan terhadap perubahan cuaca yang ekstrem di Indonesia serta harus tahan akan perubahan struktur dalam waktu yang sangat lama.

    4. Paku Bumi Komposit

    Paku bumi atau tiang pancang dengan tipe komposit umumnya memiliki daya tahan yang tinggi karena menggunakan bahan campuran yang didesain tahan terhadap perubahan suhu atau unsur kimiawi tanah. Paku bumi yang terbuat dari komposit juga biasanya memiliki harga yang lebih mahal dibandingkan jenis tiang pancang lainnya.

    Demikian pengertian paku bumi, fungsi beserta jenis-jenisnya. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Ternyata Ini Cara Mengubah Tanah Kosong Jadi Sumber Cuan


    Jakarta

    Punya lahan kosong tapi bingung ingin dipakai untuk membangun apa? Bagaimana kalau tanah kosongmu disulap menjadi mesin penghasil uang?

    Jika memiliki tanah kosong luas maupun sempit yang “menganggur” alias tidak dijadikan tempat membangun rumah, kamu bisa lho mengubahnya untuk jadi sumber meraih keuntungan.

    Sejumlah cara dan ide dapat detikers lakukan untuk memanfaatkan lahan kosong tersebut. Penasaran? Simak pada uraian di bawah ini, ya.


    Cara Memanfaatkan Tanah Kosong Jadi Sumber Penghasilan

    Untuk mengolah lahan kosong tentunya kamu mesti mengikuti aturan yang benar supaya pemanfaatan tanah tersebut ke depannya tidak merugikan orang lain atau merusak lingkungan.

    Nah, kalau punya tanah kosong, kamu dapat memanfaatkannya menjadi lahan yang disewakan kepada orang lain. Nantinya, orang tersebut bisa mengubahnya menjadi lahan usaha seperti area berkebun, pergudangan, atau berdagang.

    Model bisnis seperti ini diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria.

    Dalam Pasal 44 ayat (1) disebutkan bahwa “Seseorang atau suatu badan hukum mempunyai hak sewa atas tanah, apabila ia berhak mempergunakan tanah-milik orang lain untuk keperluan bangunan, dengan membayar kepada pemiliknya sejumlah uang sebagai sewa.”

    Kamu yang tertarik memanfaatkan lahan dengan cara ini perlu memperhatikan terlebih dahulu nih terkait macam-macam hak sewa tanah. Di mana ada dua jenisnya:

    – Hak Menyewa Bangunan

    Hak ini berlaku jika kamu menyewa tanah yang di atasnya telah berdiri bangunan. Sebagai contoh saat kamu menyewa ruko atau rumah jadi.

    – Hak Sewa untuk Bangunan

    Sementara hak satu ini apabila pemilik tanah menyewakan tanah kosong miliknya kepada penyewa untuk mendirikan bangunan. Dari segi hukum, bangunan tersebut menjadi hak penyewa dan bukan pemilik tanah. Kecuali jika ada kesepakatan lain di antara kedua belah pihak.

    Tak hanya itu, penting juga untuk membuat surat perjanjian sewa tanah yang resmi dan sah di mata hukum supaya lahan sewa yang dimiliki tidak bermasalah nantinya.

    Selain itu, kamu yang ingin menyulap lahan kosongmu menjadi sumber cuan perlu memastikan kalau surat kepemilikan tanahnya sah secara hukum. Ini dimaksudkan agar nantinya kamu bisa terhindar dari kemungkinan jeratan hukum yang menimpa.

    Ide Memanfaatkan Tanah Kosong untuk Menghasilkan Uang

    Namun jika tidak ingin menyewakan lahan kosong kepada orang lain dan lebih memilih untuk membuka bisnis mandiri, kamu bisa simak ide usaha yang bisa dilakukan:

    1. Bangun Kos-kosan

    Jika memiliki lahan kosong di sekitar kawasan perkantoran atau perguruan tinggi, kamu dapat mendirikan kos-kosan di tanah tersebut. Nantinya, kos tersebut bisa kamu sewakan bulanan atau tahunan kepada para pekerja dan pelajar.

    Meski perlu mengeluarkan modal yang cukup besar di awal, bisnis ini dapat menjadi sumber cuan menguntungkan dalam beberapa tahun.

    2. Buat Rumah Kontrakan

    Selain kos-kosan, tanah kosong juga bisa dibangun usaha properti lain seperti rumah kontrakan. Mengingat harga tanah yang semakin melambung, banyak orang yang memilih untuk mengontrak. Karena itu, bisnis kontrakan ini cukup menjanjikan.

    3. Jadikan Lahan Sewa Parkir

    Lahan kosong yang kamu miliki juga bisa dimanfaatkan jadi area parkir yang disewakan, lho. Bisnis ini cocok kalau kamu punya tanah kosong dekat pemukiman padat penduduk seperti gang kecil. Di mana masyarakat yang punya kendaraan roda empat bisa menyewa parkiran di lahan tersebut.

    Itu dia sederet cara mengubah tanah kosong jadi sumber cuan. Kalau detikers tertarik coba ide yang mana, nih?

    (fds/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Tanda Alat-alat Dapur Kamu Perlu Diganti



    Jakarta

    Urusan dapur adalah hal yang nggak mungkin dilewatkan dalam aktivitas sehari-hari, seperti memasak dan mencuci piring. Tentunya aktivitas dapur ini membutuhkan banyak peralatan dapur yang membantu efisiensi pekerjaan rumah oleh karena itu tidak hanya kualitas makanan yang kamu sajikan, tetapi juga perkakas yang digunakan di dapur kamu juga perlu diperhatikan.

    Dikutip dari Pampered Chef, Rabu (6/12/2023), seiring waktu peralatan masak kamu akan berumur dan kualitasnya akan jauh lebih rendah dibanding pertama kali kamu memilikinya.

    Entah apakah peralatan masak menjadi bengkok, pisau tumpul, spatula bernoda, dan sebagainya. Oleh karena itu, jika kamu melihat adanya ketidaksesuaian pada peralatan dapur ini, kemungkinan sudah waktunya kamu mengganti alat-alat tersebut. Berikut ini adalah beberapa tanda-tanda alat dapur kamu perlu diganti.


    Wajan Anti Lengket Terkelupas

    Jika wajan kamu ada goresan mungkin tidak menjadi masalah, tetapi jika goresan itu dalam sampai lapisan logamnya terkelupas artinya sudah saatnya diganti sebab kemungkinan lapisan antilengket bisa menempel ke makanan kamu.

    Peralatan Masak Bengkok

    Jika peralatan masak kamu seperti wajan dan panci tidak rata di permukaan memasak atau tidak bulat ini sudah waktunya kamu ganti karena kemungkinan bisa membuat titik panas tidak merata dan hasil masakan tidak konsisten.

    Paku Keling Berkarat

    Pastikan paku pada bagian peralatan kamu tidak berkarat karena bisa mempengaruhi proses selama memasak, ini juga akan mempengaruhi kualitas pada peralatan wajan dan panci kamu menjadi berkarat. Pertimbangkan untuk membeli peralatan masak tanpa paku keling.

    Kualitas Sendok Kayu

    Perhatikan kualitas sendok kamu apakah terdapat celah, pecah, retak, berjumbai atau berbau. Misalnya, jika kamu memakan brownies tetapi mencium bau udang, artinya sudah waktunya kamu mengganti sendok kayu tersebut. Gunakan sendok kayu dengan bahan yang keras dan dicuci ke dalam air sabun yang panas lalu biarkan sendok benar-benar kering. Jangan biarkan terendam terlalu lama.

    Bentuk Spatula Atau Pengikis Tidak Sempurna

    Perhatikan sisi-sisi pada spatula atau pengikis kamu jika pinggirannya terkelupas, retak, meleleh, atau bernoda. Ini dapat mempengaruhi fungsi pada pengikis atau spatula kamu jadi lebih baik diganti dengan benda yang terbuat dari silikon agar lebih tahan panas. Pertimbangkan juga untuk membeli ukuran yang berbeda-beda.

    Talenan Melengkung

    Jika talenan kamu sudah sangat aus atau melengkung lebih baik untuk segera diganti jika tidak terpasang rata di meja kamu karena adanya lekukan atau retakan yang sulit dibersihkan.

    Masalah Pada Pisau Dapur

    Dalam beberapa kasus, pisau kamu kemungkinan akan menimbulkan keausan dimana setiap bagian terdapat ketidaksempurnaan yang bisa dibetulkan dengan alat asah Tetapi ada saatnya kamu perlu mengganti pisau jika terdapat beberapa ciri tertentu.

    Misalnya, jika ujung pisau patah kemungkinan besar ini bisa terjadi karena pisau terjatuh ke permukaan yang jauh dan keras. Adapun kualitas pisau kamu terlihat sudah tidak dapat digunakan jika gagangnya sering jatuh.

    Selain itu, bilah atau lekukan juga merupakan bagian dari permasalahan, apalagi jika serpihannya cukup besar maka pisau tersebut tidak bisa digunakan kembali. Jika pisau sudah menunjukkan tanda-tanda ketidaknyamanan, itu bisa membahayakan tangan kamu dan membuat pekerjaan kamu tidak efisien dan praktis.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mengurangi Kelembapan Udara di Dalam Ruangan



    Jakarta

    Kelembapan udara yang tinggi pada ruangan dapat berdampak buruk untuk kesehatan para penghuninya. Hal ini biasanya terjadi karena kurangnya ventilasi udara pada ruangan tersebut.

    Kondisi inilah yang menyebabkan ruangan jadi lembap sehingga tak jarang muncul jamur. Terkadang jamur yang tumbuh itu beracun. Nah, untuk mengatasi hal ini kamu dapat mengurangi kelembapan udara pada ruangan tersebut.

    Lalu, bagaimana caranya? Simak penjelasan berikut.


    Bahaya Kamar yang Lembap

    Ruangan atau kamar lembap dapat berbahaya karena dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan, terutama bila dibiarkan untuk waktu lama. Umumnya masalah yang menyerang adalah peradangan, alergi dan infeksi pada saluran pernapasan.

    Berikut ini beberapa bahaya tinggal dalam ruangan atau kamar yang lembap.

    Sulit Bernapas

    Ruangan yang lembap menjadi tempat yang efektif untuk jamur tumbuh. Pada kamar yang lembap, spora jamur, sel serta berbagai kuman dan bakteri banyak beredar di utara. Tentunya partikel asing ini akan terhirup pada saat Anda bernapas.

    Partikel asing ini dapat menjadi alergen atau iritan serta berisiko untuk mengiritasi paru – paru, hidung dan tenggorokan. Anda akan merasakan sulit bernapas pada ruangan yang lembap dan dapat memperparah kondisi seseorang yang memiliki gangguan pernapasan seperti asma atau penyakit paru-paru

    Alergi

    Seringkali pada beberapa orang, berada pada ruangan atau kamar yang lembap dapat menimbulkan reaksi alergi. Biasanya seseorang yang alergi akan mengalami gejala seperti hidung gatal dan berair, mata berair, sering bersin hingga sakit tenggorokan.

    6 Cara Mengurangi Kelembapan Udara di dalam Ruangan

    Mengutip dari Courtina, Rabu (6/12/2023), ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mengurangi kelembapan udara di dalam ruangan. Yuk! Simak penjelasan berikut.

    1. Menambah Ventilasi Rumah

    Dengan menambahkan ventilasi tambahan akan membuat udara dapat bersirkulasi dengan baik. Sirkulasi udara segar dari luar yang masuk terus menerus bisa membantu mengurangi pertumbuhan jamur pada ruangan. Selain itu juga, udara yang dihirup penghuni rumah akan lebih sehat.

    Kamu dapat menghitung jumlah ventilasi yang tepat di setiap ruangan dengan mempertimbangkan luas ruangan di rumah kamu. Pemasangan ventilasi yang terlalu berlebihan juga tidak baik untuk kondisi ruangan di dalam rumah kamu.

    2. Meletakkan Silica Gel di Sudut Ruangan yang Punya Kelembapan Tinggi

    Silica gel dapat berfungsi alat penyerap lembap yang cukup ekonomis karena dijual dengan harga murah di pasaran. Selain murah, silica gel juga mudah kamu temukan di toko-toko terdekat. Silica gel biasa berbentuk butiran-butiran kecil yang bisa letakkan di tiap sudut-sudut ruangan yang paling lembap.

    3. Gunakan Cat Dinding Anti lembap

    Kini cat dinding yang dijual di pasaran memiliki banyak inovasi terbaru. Tak hanya sekedar untuk mempercantik rumah. Tapi saat ini juga memiliki kegunaan lain sebagai cat anti lembap. Sehingga bisa membantu menjaga tingkat kelembapan di dalam rumah.Terutama pada dinding rumah.

    4. Meletakkan Tanaman Penyerap Udara lembap di Dalam Ruangan

    Beberapa jenis tanaman yang diletakkan di dalam ruangan dapat membantu mengurangi udara lembap. Pori-pori, akar, dan daun dari tanaman tersebut akan menyerap polutan dan juga mengendalikan kelembapan pada ruangan tersebut. Selain dapat menyerap udara lembap, tanaman tersebut juga dapat mempercantik dan memberikan kesan alami pada ruangan.

    Beberapa tanaman yang terbukti ampuh untuk mengurangi kelembapan yaitu ada ivy, chamomile dan spat film. Bunga ivy sangat cocok diletakkan di ruang tamu yang lembap karena tampilannya yang indah.

    Sedangkan untuk tanaman chamomile juga dapat membantu kamu merilekskan pikiran.Tanaman ini sangat cocok diletakkan di jendela kamar mandi dan dapur karena merupakan ruangan yang rawan lembap.

    5. Gunakan Dehumidifier

    Kamu juga dapat memanfaatkan pembersih mengurangi kelembapan pada ruangan seperti dehumidifier. Alat ini merupakan perangkat elektronik yang berguna untuk menghilangkan udara yang lembap atau dapat juga dikatakan sebagai alat penyerap air dan menghasilkan udara yang lebih sehat. Dengan alat tersebut kamu dapat terhindar dari alergi dan gangguan kesehatan lainnya.

    6. Memasang Hygrometer pada Ruangan

    Untuk mengetahui tingkat kelembapan pada suatu ruangan, kamu dapat memasang hygrometer di rumah. Dengan mengetahui tingkat kelembapan di suatu ruangan. Kamu dapat lebih mudah mengontrol dan menjaga agar kelembapan sesuai standar yaitu sekitar 40 hingga 60 persen. Selain itu dengan memasang hygrometer kamu bisa lebih hemat biaya karena dapat mengontrol penggunaan dehumidifier, AC, dan alat pemanas sesuai dengan kebutuhan.

    Demikian cara mengurangi kelembapan udara di dalam ruangan. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Membersihkan Ubin Kolam Renang Bisa Pakai Asam Sulfat, Begini Caranya


    Jakarta

    Ada banyak cara dan bahan yang diperlukan untuk membersihkan ubin kolam renang, salah satunya adalah dengan menggunakan asam sulfat. Asam sulfat ternyata bisa jadi bahan ampuh untuk membersihkan ubin kolam renang. Merawat dan membersihkan kolam renang perlu dilakukan secara rutin agar selalu bersih dan terawat. Terutama, pada ubin kolam renang yang sering tumbuh lumut atau menguning.

    Andi, kontraktor kolam renang di wilayah Jabotabek mengatakan, asam sulfat bisa digunakan untuk membersihkan ubin kolam renang namun dalam kondisi tertentu.

    “Bisa tapi hanya tertentu. Pada saat PH (keasaman air) tinggi dan proses pengendapan,” Jawabnya kepada detikcom, Rabu (6/12/2023).


    Lalu, bagaimana cara menggunakan asam sulfat yang aman dan efektif untuk membersihkan kolam renang?

    Apa itu Asam Sulfat?

    Mengutip dari Jasa Kolam Surabaya, Kamis (7/12/2023), Asam sulfat atau H2SO4 merupakan zat kimia yang bersifat korosif. Asam sulfat dapat digunakan untuk membersihkan kerak dan mineral pada ubin kolam renang. Namun, perlu diingat karena layaknya asam muriatik, penggunaan asam sulfat harus sangat hati-hati karena sangat korosif dan dapat merusak permukaan ubin.

    Cara Aman Menggunakan Asam Sulfat untuk Membersihkan Ubin Kolam Renang

    Proses pembersihan ubin kolam renang dengan asam sulfat berjalan sebagai berikut:

    – Asam sulfat diencerkan terlebih dahulu dengan air agar tidak terlalu pekat dan berbahaya saat digunakan.
    – Setelah diencerkan, asam sulfat kemudian diaplikasikan ke permukaan ubin kolam renang menggunakan sikat atau alat pembersih lainnya.
    – Asam sulfat bekerja dengan cara mengikis kotoran dan noda yang menempel pada permukaan ubin kolam renang, terutama yang sulit dihilangkan dengan pembersih biasa.
    – Saat asam sulfat bekerja, reaksi kimia terjadi antara asam sulfat dengan kotoran dan noda pada permukaan ubin kolam renang. Proses ini menghasilkan panas dan gas beracun seperti gas hidrogen sulfida, sehingga harus dilakukan dengan hati-hati dan ditempat yang berventilasi baik.
    – Setelah permukaan ubin kolam renang dibersihkan dengan asam sulfat, maka ubin tersebut harus dicuci dengan air bersih untuk menghilangkan sisa asam sulfat dan residu kotoran dan noda yang sudah terkikis.
    – Terakhir, kolam renang harus di drainase dan diisi ulang dengan air segar.

    Kelebihan Asam Sulfat untuk Membersihkan Ubin Kolam Renang

    Berikut beberapa kelebihan dari penggunaan asam sulfat sebagai pembersih ubin kolam renang antara lain:

    – Asam sulfat sangat efektif dalam membersihkan kotoran dan noda pada ubin kolam renang, termasuk noda karat dan mineral.
    – Asam sulfat memiliki daya larut yang baik dalam air, sehingga mudah untuk diaplikasikan pada permukaan ubin kolam renang.
    – Asam sulfat sangat cepat dalam tindakan membersihkan, sehingga dapat membersihkan kotoran pada ubin kolam renang dalam waktu singkat.

    Demikian cara aman membersihkan ubin kolam renang pakai asam sulfat. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Langkah Bikin Bioskop Mini di Rumah Biar Nonton Makin Seru!


    Jakarta

    Kamu punya ruangan tak terpakai? Dengan budget terbatas kamu dapat menyulap ruangan kosong menjadi bioskop mini. Bioskop mini di rumah bisa jadi solusi buat kamu yang ingin nonton ala bioskop tanpa harus kesana. Penasaran bagaimana caranya? Yuk mari simak pembahasan di bawah.

    Melansir dari Parboaboa, Sabtu (1/1/1111), berikut cara bikin bioskop mini di rumah.

    1. Pilih Lokasi Ruang Nonton yang Nyaman

    Langkah pertama untuk membuat bioskop mini di rumah adalah menentukan ruangan yang nyaman. Tidak perlu ruangan yang terlalu besar, kamu bisa menggunakan ruangan dengan ukuran sekitar 2,5-3 meter.


    Bila kamu memiliki ruangan kosong yang tidak digunakan, seperti kamar tidur, garasi, dan ruang keluarga, kamu bisa menyulapnya sebagai bioskop mini.

    2. Pilihlah Konsep Bioskop Mini

    Setelah mengetahui lokasi dan juga ukuran, kamu bisa menyesuaikan bioskop mini dengan konsep home theater. Kamu dapat mencari inspirasi dan referensi mengenai konsep dan temanya.

    Tidak lupa juga sesuaikan dengan keseluruhan ruang di rumah lainnya. Berbagai konsep mulai diterapkan dari konsep modern hingga vintage ataupun elegan.

    3. Meletakkan TV dengan Layar Besar dan Kualitas Tinggi

    Untuk menunjang kegiatan menonton dengan sensasi layaknya di bioskop, kamu perlu memilih TV yang mendukung format video 1080p sampai 4K.

    Kamu juga dapat mengintegrasikannya dengan smart TV yang cocok dijadikan media home theater. TV jenis layar datar biasa pun bisa dicoba, tetapi memang masih membutuhkan sambungan kabel ke perangkat HP atau laptop.

    4. Memilih Perlengkapan Audio dan Visual

    Setelah memiliki layar TV yang bagus, tentunya harus diimbangi dengan perlengkapan audio dan visual ala home theater yang berkualitas. Hal ini agar pengalaman menonton menyenangkan.

    Perlengkapan lainnya seperti layar baik proyektor atau layar datar hingga ke speaker, remote, dan kabelnya perlu diperhatikan.

    Memilih antara proyektor ataupun layar datar akan memberikan pengalaman menonton yang berbeda.

    Hal tersebut dikarenakan kedua layar memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Banyak orang lebih memilih layar proyektor untuk home theater mereka karena ukuran layar yang besar.

    Layar proyektor dapat memenuhi keseluruhan dinding ruangan sehingga memberikan kesan pengalaman dalam bioskop.

    5. Pasang Panel Peredam Suara

    Rumah modern saat ini memiliki permukaan dinding yang terbuat dari dry wall dan dinding plester.

    Kedua material tersebut sangat buruk menahan suara keras dari dalam, serta dapat menyebabkan polusi suara.

    Untuk mengatasi hal itu, kamu dapat memasang panel akustik dengan bahan yang ringan dan dipasang di permukaan dinding.

    6. Pasang Tirai dan Atur Pencahayaan

    Agar suasana ruangan layaknya bioskop, kamu dapat menggunakan tirai gelap dan tebal untuk menutup cahaya-cahaya dari luar yang dapat mengganggu suasana menonton.

    Kemudian, atur pencahayaan di dalam ruangan menjadi cukup gelap sehingga terasa seperti sedang menonton di bioskop.

    7. Desain

    Terakhir, kamu dapat menyesuaikan desain bioskop mini agar nyaman. Penempatan kursi, tempat camilan, dan sebagainya harus diperhatikan sedemikian rupa. Agar posisi menonton lebih nyaman, kamu bisa menambahkan dua sofa untuk diduduki bersama nanti.

    Demikian cara bikin bioskop mini di rumah. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Dinding Berjamur karena Musim Hujan, Begini Cara Atasinya


    Jakarta

    Musim hujan membuat kelembapan udara meningkat. Hal ini bisa memicu pertumbuhan jamur di rumah. Salah satu bagian rumah yang rentan ditumbuhi jamur adalah dinding.

    Jamur bisa tumbuh di permukaan dinding apapun, baik kayu maupun batu bata. Jika ditumbuhi jamur, dinding akan berwarna hitam, hijau, atau putih. Tumbuhnya jamur di dinding tak hanya merusak estetika rumah, tetapi juga bisa berbahaya bagi kesehatan.

    Bagaimana Jamur Bisa Tumbuh di Dinding Rumah?

    Jamur menghasilkan spora yang menyebar dengan cara melayang di udara. Melansir Medical News Today, Kamis (7/12/2023), spora jamur merupakan cikal bakal tumbuhnya jamur. Spora jamur bisa masuk ke dalam rumah melalui udara atau menempel pada benda dan orang.


    Kelembapan udara yang tinggi mendukung pertumbuhan jamur. Kebocoran pada dinding atau banjir bisa memicu pertumbuhan jamur pada dinding rumah. Jamur bisa tumbuh dengan baik di permukaan dinding, baik dari kayu maupun batu bata.

    Cara Membersihkan Jamur dari Dinding Rumah

    Melansir The Spruce, Kamis (7/12/2023), berikut cara membersihkan jamur dari dinding rumah.

    Siapkan Alat dan Bahan untuk Membersihkan Jamur

    Ada sejumlah alat dan bahan yang perlu kamu gunakan untuk membersihkan jamur dari dinding rumah. Alat dan bahan tersebut adalah sebagai berikut.

    • Sarung tangan pelindung
    • Kacamata pelindung
    • Masker wajah pelindung
    • Tangga
    • Ember plastik
    • Spons
    • Kain mikrofiber
    • Cangkir takar
    • Botol semprot
    • Sikat berbulu lembut
    • Pemutih klorin
    • Cairan pencuci piring
    • Hidrogen peroksida
    • Cuka putih murni

    Campurkan Larutan Pembersih Jamur

    Dalam ember plastik, campurkan satu bagian cairan pencuci piring, 10 bagian pemutih klorin, dan 20 bagian air. Untuk membersihkan jamur pada area dinding yang tidak begitu luas, campurkan satu sendok makan cairan pencuci piring, setengah cangkir pemutih klorin, dan satu cangkir air hangat dalam botol semprot. Cairan pencuci piring membantu larutan melekat lebih lama pada dinding untuk membunuh spora jamur.

    Perlu diingat, pemutih klorin merupakan produk pembersih rumah yang paling efektif untuk membunuh spora jamur. Namun, jika pertumbuhan jamurnya kecil, kamu bisa menggunakan cuka putih murni atau hidrogen peroksida untuk membunuh spora.

    Gunakan Cuka Putih Murni atau Hidrogen Peroksida

    Cuka putih murni cukup asam untuk secara perlahan merusak struktur jamur dan membunuhnya. Semprotkan jamur dengan cuka putih murni 100%, lap jamur dengan kain mikrofiber atau spons, dan biarkan area itu mengering. Namun, jika ada noda gelap yang tersisa, kamu perlu melakukan pembersihan tambahan dengan pembersih rumah tangga.

    Hidrogen peroksida akan membunuh jamur dan memudarkan noda, tetapi bekerja lebih lambat daripada pemutih klorin dan mungkin memerlukan beberapa kali pengaplikasian. Semprotkan jamur dengan hidrogen peroksida , lap area dengan spons, dan biarkan dinding mengering.

    Lindungi Diri Anda

    Saat membersihkan jamur, kenakan pakaian lama yang tidak masalah jika terkena percikan pemutih dan bisa dicuci dengan air panas untuk menghilangkan spora jamur yang mungkin tersebar ke permukaan. Pakailah masker wajah (disarankan N-95), kacamata pelindung, dan sarung tangan.

    Tingkatkan Ventilasi di Ruangan

    Untuk meningkatkan ventilasi selama proses pembersihan, buka jendela atau tambahkan kipas angin. Jika kamu membersihkan dinding kamar mandi, nyalakan kipas ventilasi kamar mandi dan gunakan kipas ekstraksi di dapur.

    Terapkan Larutan Pembersih

    Larutan pembersih bisa diaplikasikan dengan botol semprot atau spons. Bersihkan jamur mulai dari bawah dan naik ke atas. Ini akan mencegah spora menyebar dan noda bercak di dinding rumahmu. Permukaan dinding harus benar-benar basah, tetapi tidak terlalu lembab untuk mencegah kerusakan pada dinding kering. Jika jamur berada di dekat langit-langit, gunakan tangga yang kokoh.

    Biarkan Dinding Mengering

    Jangan menghapus larutan pembersih. Biarkan dinding mengering dengan sendirinya.

    Periksa Noda yang Tersisa

    Setelah dinding benar-benar kering, periksa area tersebut untuk melihat apakah ada noda gelap yang tersisa. Jika masih ada, ulangi langkah-langkah dengan larutan pembersih pemutih yang segar.

    Demikianlah cara membersihkan jamur dari dinding rumah. Dengan mengikuti cara ini, kamu bisa membersihkan jamur dari dinding rumah dengan aman dan efektif. Lakukan langkah-langkah ini secara teratur untuk menjaga kebersihan dan kesehatan rumahmu. Semoga informasinya bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Karpet Bisa Bikin Ruangan Terasa Luas, Begini Rahasianya


    Jakarta

    Ruangan berukuran kecil memang mudah dibersihkan. Namun, ruangan kecil tak jarang membuatnya mudah berantakan atau terkesan sempit.

    Ruangan kecil memang tidak bisa diperluas secara fisik tanpa merenovasinya secara keseluruhan. Namun, ada trik dekorasi yang bisa membuat ruangan tampak lebih besar. Salah satunya dengan memanfaatkan karpet.

    Karpet ternyata bisa menciptakan ilusi ruangan tampak lebih besar daripada keadaan aslinya. Dengan sejumlah trik tertentu, kamu bisa membuat ruangan di dalam rumahmu tampak lebih luas. Bagaimana caranya?


    Melansir The Spruce, Kamis (7/12/2023), berikut cara memilih dan menempatkan karpet agar ruangan terasa lebih luas dan nyaman.

    1. Pasang Karpet dengan Motif yang Berkesinambungan

    Pemasangan karpet lebar dari dinding ke dinding bisa membuat ruangan terasa lebih luas. Namun, perlu diingat, motif karpet haruslah sama agar memberikan kesinambungan visual. Dengan tidak adanya perubahan permukaan lantai, mata kita tidak terhenti oleh batas-batas visual. Hal ini akan memberikan kesan bahwa ruangan meluas lebih jauh daripada yang sebenarnya.

    2. Gunakan Karpet dengan Ukuran yang Tepat

    Penting untuk memilih ukuran karpet dengan ukuran yang sesuai agar ruangan terlihat lebih luas. Salah satu kesalahan umum yang sering dilakukan adalah menggunakan karpet yang terlalu kecil yang bisa membuat ruangan terlihat terpotong-potong dan lebih kecil. Pastikan semua furnitur ditempatkan di atas karpet atau setidaknya kaki depan furnitur yang lebih besar berada di atasnya.

    3. Pilih Warna Karpet yang Terang dan Cerah

    Warna memiliki peran besar dalam menciptakan ilusi ruang yang lebih luas. Meskipun warna-warna terang, seperti putih atau krem bisa menjadi pilihan, kamu tidak harus membatasi diri pada warna-warna terang tersebut. Menggunakan nuansa yang lebih terang dari warna favoritmu bisa membantu memperluas visual ruangan. Warna-warna terang juga lebih memantulkan cahaya sehingga memberikan kesan ruang yang lebih terang dan terbuka.

    4. Pertimbangkan Pola yang Sesuai

    Jika kamu memilih karpet dengan pola, pertimbangkan ukuran pola yang sesuai dengan ukuran ruangan. Aturan umumnya adalah menggunakan pola yang lebih besar untuk ruangan yang lebih besar, tetapi terkadang aturan ini bisa disesuaikan tergantung pada jumlah furnitur atau ruang lantai yang terlihat. Ruangan kecil yang tidak memiliki banyak perabotan sebaiknya dipasang karpet dengan pola-pola yang lebih besar.

    Ingatlah bahwa karpet bukan hanya penutup lantai, tetapi juga investasi dalam desain interior ruangan di rumahmu. Pilihan karpet yang tepat bisa menciptakan suasana yang nyaman dan memperindah ruangan. Sebaliknya, kesalahan dalam pemilihan karpet bisa merusak estetika dan kenyamanan ruangan.

    Demikianlah penjelasan mengenai trik agar karpet bisa membuat ruangan tampak lebih luas. Dengan mengikuti trik ini, kamu bisa mengubah tampilan ruangan menjadi lebih luas dan nyaman tanpa perlu melakukan perubahan fisik yang signifikan. Semoga informasinya bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Catat! 8 Benda di Rumah Ini Mengandung Gas



    Jakarta

    Apakah kamu tahu benda apa saja di rumah yang mengandung gas? Walaupun bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari, keamanan penggunaannya perlu kamu perhatikan untuk menghindari terjadinya ledakan.

    Penempatan atau penggunaannya tidak boleh berdekatan dengan sumber api. Misalnya, posisi gas LPG dan kompor dibatasi dengan dinding agar tidak ada kontak langsung antara api dan tabung. Kemudian, membakar sampah di dekat kendaraan juga tidak boleh dilakukan.

    Dikutip dari Gramedia, Selasa (5/12/2023), gas merupakan zat yang memiliki bentuk volume berbeda-beda serta tidak dapat dilihat dan dipegang. Berikut beberapa ciri benda gas:


    Ciri Benda Gas

    1. Ruangan akan penuh terisi oleh gas

    2. Berada di mana saja

    3. Mendorong ke segala arah pada berbagai bentuk ruang

    4. Tampak ringan. Namun memiliki massa yang berat

    Contoh benda-benda mengandung gas yang ada di rumah:

    1. Gas LPG

    Gas LPG adalah salah satu kebutuhan penting dalam rumah. Gas LPG biasanya dikemas dengan jumlah massa yang berbeda-beda, mulai dari 3 – 12 kg, dan berbau menyengat. Jaga jarak penempatan gas LPG dengan kompor agar tidak ada kontak langsung dengan api dengan memisahkannya diantara dinding.

    2. Alat Pompa

    Alat pompa digunakan untuk memompa ban yang bocor. Alat ini bekerja dengan membuat udara atau gas yang diarahkan ke selang dan mengalir ke dalam ban. Gas ini akan membantu ban terisi penuh. Selain udara biasa, udara yang mengandung gas pada alat pompa ini berupa nitrogen. Udara yang dihasilkan pada alat pompa ini bisa menimbulkan ledakan jika udara biasa dan nitrogen digunakan bersamaan. Oleh karena itu, tidak disarankan untuk mencampur keduanya.

    3. Knalpot

    Kendaraan seperti motor atau mobil tentunya akan mengeluarkan gas melalui knalpot. Fungsi knalpot adalah untuk mengeluarkan karbon dari sisa pembakaran serta mengurangi kebisingan yang dihasilkan pada mesin. Pastikan untuk tidak menyalakan kendaraan di dalam ruangan.

    4. AC

    Udara dingin yang dihasilkan oleh AC tentunya akan membuat ruangan terasa lebih sejuk. Namun kandungan senyawa gas pada Freon yang bisa mengontrol suhu perlu diwaspadai. Untuk itu disarankan untuk membersihkan dan memeriksa AC secara berkala.

    5. Kulkas

    Seperti AC, kulkas juga membutuhkan Freon untuk menghasilkan udara dingin di dalamnya. Jika senyawa Freon tidak bekerja, kulkas akan rusak dan ini dapat membuat makanan di dalamnya menjadi busuk.

    6. Parfum

    Parfum merupakan cairan yang mengandung zat yang akan berubah menjadi gas ketika bertemu dengan suhu lingkungan. Oleh karena itu, hindari parfum berdekatan dengan alat yang mudah terbakar dan sumber api, seperti kompor, korek gas, kabel listrik dan rokok.

    7. Tabung Oksigen

    Tabung oksigen umum ditemukan di rumah sakit. Tabung ini berisikan cairan yang dapat berubah menjadi oksigen sehingga kandungan oksigen ini bisa berdampak menjadi gas. Perhatikan keran penutup tabung tersebut agar tidak menimbulkan ledakan saat pengisian oksigen.

    8. Uap Air

    Uap air adalah contoh benda gas yang terjadi karena penguapan benda cair seperti air. Uap pada air mendidih akan menghasilkan gas yang melebur ke udara.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Rawat Tanaman di Rumah saat Musim Hujan



    Jakarta

    Musim hujan seringkali membawa keuntungan bagi tanaman, namun juga bisa menimbulkan tantangan tersendiri dalam merawat taman rumah. Untuk memastikan kelestarian dan pertumbuhan tanaman tetap optimal di musim hujan, diperlukan perhatian khusus dan tindakan preventif.

    Melansir Root Bridges, Minggu (10/12/2023), berikut adalah beberapa tips praktis yang bisa membantumu merawat tanaman di rumah dengan baik selama musim hujan.

    1. Hindari Genangan Air yang Merugikan

    Salah satu tantangan utama selama musim hujan adalah genangan air. Ini bisa menyebabkan hilangnya nutrisi tanah dan berdampak buruk pada pertumbuhan tanaman. Pastikan untuk menyediakan sistem drainase yang baik agar air bisa mengalir keluar dari taman.


    Tanaman sukulen, sebagai contoh, memerlukan ekstra perhatian karena sering kali menerima air lebih dari yang diperlukan. Setelah hujan berhenti, pastikan untuk mengekspos tanaman tersebut ke sinar matahari untuk jangka waktu tertentu.

    2. Pangkas Tanaman Secara Rutin untuk Pertumbuhan Optimal

    Lakukan pemangkasan tanaman secara teratur menggunakan alat potong yang tepat saat musim hujan. Ini adalah waktu yang tepat bagi tunas baru untuk tumbuh, tetapi pastikan untuk memberikan ruang yang cukup bagi pertumbuhan tersebut. Pemangkasan juga membantu menghindari pertumbuhan tanaman yang tidak diinginkan.

    3. Manfaatkan Cacing Tanah dan Pupuk

    Jaga kesuburan tanah dengan memanfaatkan cacing tanah dan pupuk organik selama musim hujan. Cacing tanah tidak hanya menjaga tanah tetap aerobik, tetapi juga memastikan air meresap ke dalam tanah. Gunakan pupuk organik yang lambat melepaskan untuk memberikan nutrisi tanaman secara berkelanjutan.

    4. Bersihkan Alga yang Tumbuh

    Periksa permukaan tanah untuk tumbuhan hijau berlendir yang tumbuh seiring dengan dimulainya musim hujan. Bersihkan alga secara teratur untuk mencegah gangguan terhadap pertumbuhan tanamanmu di rumah.

    5. Sediakan Cahaya Tambahan

    Kekurangan cahaya seringkali terjadi selama musim hujan. Untuk tanaman yang sangat bergantung pada sinar matahari, gunakan sumber cahaya buatan untuk mengatasi kekurangan cahaya. Biarkan beberapa katak atau kodok membantu menjaga tanamanmu bebas dari serangga.

    6. Lindungi Tanaman dari Hujan Lebat

    Gunakan penutup berlubang yang tembus cahaya untuk melindungi tanaman dari hujan berlebihan. Penutup berlubang dari plastik, misalnya, bisa memastikan tanaman tetap mendapatkan kelembaban yang diperlukan tanpa membahayakan pertumbuhan mereka.

    7. Berikan Dukungan Fisik pada Tanaman yang Rentan

    Hindari kerusakan akibat angin kencang dengan memberikan dukungan fisik pada tanaman yang rentan. Kamu bisa mengikatnya pada sebuah kayu agar tanaman tetap berdiri kokoh. Ini sangat penting untuk tanaman yang masih muda dan lambat tumbuh.

    8. Cegah Erosi Tanah

    Buat penghalang di sekitar tanaman untuk mencegah erosi tanah akibat air hujan. Pastikan penghalang ini tidak menciptakan genangan air yang dapat merugikan pertumbuhan tanaman.

    Demikianlah tips merawat tanaman di rumah saat musim hujan. Dengan mengikuti tips-tips di atas, kamu bisa menjaga kesehatan tanaman di rumah dengan baik selama musim hujan. Terapkan langkah-langkah preventif ini untuk memastikan tanaman tetap tumbuh subur dan berbunga meskipun hujan turun dengan deras. Semoga informasinya bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com