Blog

  • 4 Material Atap yang Bisa Bertahan Lama


    Jakarta

    Pemilihan material atap yang tepat penting untuk menjaga kenyamanan, keawetan, serta keamanan untuk rumah itu sendiri. Atap melindungi dari berbagai unsur, seperti hujan maupun badai.

    Atap bukan hanya sekedar lapisan luar rumah, atap adalah sistem komponen kompleks yang bekerja melindungi rumah. Material atap yang kamu pilih sangat mempengaruhi tampilan, daya tahan, dan efisiensi.

    Melansir thisoldhouse, Rabu (11/09/2024), Berikut beberapa rekomendasi material atap yang bisa kamu gunakan.


    Genteng Aspal

    Genteng aspal merupakan material yang umum digunakan, dikenal dengan harga yang terjangkau dan pemasangan yang mudah. Genteng aspal biasanya bertahan 25-30 tahun, dengan gaya dan warna yang bervariasi.

    Terbagi dalam dua jenis, yaitu genteng tiga tab dan genteng arsitektur. Genteng tab dibagi beberapa bagian sepanjang tiga kaki dan memberikan tampilan yang sederhana.

    Sedangkan genteng arsitektur lebih tebal dan dibentuk meniru berbagai gaya atap, sehingga membuat tampilan yang lebih berdimensi. Genteng aspal bisa menjadi pilihan karena memiliki daya tahan yang seimbang dan harga terjangkau.

    Atap Logam

    Atap logam menjadi atap yang populer, dengan masa pakai yang cukup panjang dan efisiensi energi. Atap logam memiliki jenis-jenis bahan, yaitu tembaga, alumunium, dan baja.

    Atap logam bisa bertahan hingga 50 tahun atau lebih dengan perawatan yang ekstra. Efektif dalam memantulkan radiasi matahari, membuat pilihan yang baik untuk rumah hemat energi.

    Meskipun atap logam menghabiskan banyak biaya di awal, manfaat jangka panjangnya membuat atap logam bisa menjadi pilihan yang menarik. Dapat mengurangi biaya energi kamu dari waktu ke waktu dan memerlukan perawatan minimal.

    Atap Batu Tulis dan Genteng

    Jenis ini menawarkan keagungan dan daya tahan yang tak tertandingi. Atap batu tulis bertahan hingga 1 abad atau lebih, memberikan tampilan yang canggih dan tidak termakan waktu.

    Atap genteng, baik yang terbuat dari tanah liat tradisional atau bahan modern seperti logam berlapis dan plastik termal, menawarkan keawetan dan keindahan.

    Atap batu tulis dan genteng lebih berat dari bahan lainnya, sehingga seringkali memerlukan dukungan struktur tambahan. Meskipun mahal, keawetan dan keindahan klasiknya dapat dijadikan investasi berharga.

    Atap Sirap Kayu

    Sirap kayu menawarkan tampilan yang alami yang melengkapi banyak gaya arsitektur. Kayu cedar merupakan pilihan yang populer karena ketahanan alaminya terhadap pembusukan dan serangga.

    Atap sirap kayu bertahan 25-30 tahun dengan perawatan yang tepat, meliputi pembersihan dan perawatan rutin untuk mencegah lumut dan alga.

    Untuk memastikan keawetan, sirap kayu dipasang dengan lapisan bawah berventilasi. Hal ini menciptakan ruang udara antara sirap dan dek, yang mencegah kerusakan akibat kelembaban.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa WC Duduk Punya 2 Tombol Flush? Ini Jawabannya


    Jakarta

    Perkembangan zaman berpengaruh pada bentuk WC masa kini. Sebelumnya, rumah-rumah di Indonesia kebanyakan menggunakan WC datar, di mana kamu harus jongkok di atasnya. Sekarang, rumah-rumah masa kini lebih memilih memakai WC duduk dengan tombol flush di belakangnya.

    Tombol flush ini apabila ditekan dapat mengeluarkan air yang deras untuk membuang kotoran ke saluran septic tank. Apabila kamu menyadarinya, tombol flush ini memiliki 2 jenis tombol dengan ukuran berbeda, besar dan kecil. Kenapa demikian?

    Melansir dari News18, WC duduk yang saat ini banyak dipakai di Indonesia, sebenarnya ditemukan oleh seorang pelopor WC siram bernama Alexander Cummings yang awal perkembangannya mulai tahun 1775. Namun, jauh sebelum Alexander Cummings memperkenalkan ide WC siram, ada Sir John Harrington di tahun 1596 yang memiliki gagasan mengenai cara pergantian air secara otomatis untuk WC.


    Bentuk WC duduk ini ternyata terinspirasi dari leher angsa, tetapi diterapkan pada saluran pembuangannya. Bentuk S pada saluran pembuangan WC duduk membuat air dan kotoran manusia tidak tercampur sehingga tidak tercium bau yang tidak sedap.

    Selain itu, sistem penyiramannya pun lebih efektif karena tidak perlu air satu ember besar, kotoran sudah bisa terbuang ke saluran. Penggunanya pun tidak memakai energi besar untuk mangambil air karena terdapat tombol flush di WC duduk tersebut.

    Alasan Tombol Flush Ada 2 Jenis

    Tombol flush ini mempunyai dua tombol dengan ukuran berbeda dan masing-masing tombol terhubung ke katup keluarnya. Perbedaan kedua tombol tersebut terletak pada jumlah air yang perlu dikeluarkan dari WC. Tuas yang lebih besar mengeluarkan sekitar 6 hingga 9 liter air untuk pembilasan, sedangkan tuas yang lebih kecil mengeluarkan sekitar 3 hingga 4,5 liter.

    Lalu, tuas yang lebih besar ditujukan untuk limbah padat, sedangkan tuas yang lebih kecil untuk limbah cair.

    Times of India menyebutkan dengan penggunaan dua tombol flush pada WC ini dapat menghemat hingga 20.000 liter air per tahunnya jika dibandingkan dengan WC flush tunggal.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Plafon Tinggi Bikin Rumah Lebih Adem Mitos atau Fakta? Begini Kata Ahli


    Jakarta

    Saat membangun rumah, kamu pasti menginginkan desain yang bisa membuat rumah terasa sejuk dan adem. Sebab, rumah yang terasa pengap dan panas sepanjang waktu pasti membuat penghuni rumah tidak nyaman, terutama saat tidur. Beberapa orang percaya salah satu aspek penting yang membuat rumah lebih sejuk adalah ketinggian plafon rumah. Kira-kira mitos atau fakta ya?

    Menurut Arsitek Denny Setiawan, rumah dengan plafon tinggi tidak dapat menjamin rumah menjadi lebih sejuk. Justru rumah dengan plafon tinggi membutuhkan energi lebih untuk mendinginkan ruangan jika di dalamnya ditambahkan AC.

    Dengan demikian, saat membangun rumah dengan plafon tinggi, kamu tidak bisa sembarangan menentukan ketinggiannya. Perlu mempertimbangkan keseluruhan atau proporsi rumah. Jangan sampai rumah terasa kecil padahal plafon sudah menjulang tinggi.


    “Saya selalu menyarankan ketinggian (rumah) itu secukupnya supaya tidak boros material. Prinsipnya adalah bagaimana kita meminimalisasi penggunaan material,” ujar Denny saat berbincang dengan detikcom, Senin (20/5/2024).

    Denny rumah setidaknya memiliki banyak ventilasi, tritisan, dan jendela agar terasa lebih sejuk dan hemat material pembangunannya.Lebih lanjut, berikut penjelasannya.

    1. Perbanyak Ventilasi Udara

    Setiap ruangan seharusnya mempunyai ventilasi udara agar ada aliran udara yang sejuk. Setidaknya ada dua ventilasi di setiap ruangan untuk menciptakan ventilasi silang. Ventilasi yang baik memungkinkan udara panas dan kelembapan tidak terperangkap di dalam rumah. Dengan begitu, suhu udara bisa keluar masuk melalui ventilasi tersebut. Ventilasi silang ini juga lebih optimal apabila ditambah dengan adanya kipas angin.

    “Memang udara semakin panas saat ini, tapi dengan desain yang benar, dengan arsitektur yang benar, yang denahnya baik itu otomatis membuat masalah panas itu harusnya tidak jadi masalah lagi,” ucapnya.

    2. Batasi Pancaran Sinar Matahari

    Meskipun ada ventilasi yang cukup, rumah bisa panas apabila sinar matahari menyorot langsung ke dalam rumah. Dengan begitu, kamu bisa batasi pancaran sinar dengan menggunakan tritisan. Denny mengimbau agar menghindari memasang jendela yang mengarah ke mata angin barat agar rumah tetap adem.

    “Di arah mata angin barat itu biasanya ketika sore hari itu panas yang membuat kita nggak nyaman. Jadi di arah barat pilihannya adalah kita nggak buka jendela di sana, atau kalau kita mau buka jendela, kita pasang kisi-kisi,” ujarnya.

    3. Gunakan Bahan Penghalau Panas

    Tidak hanya perlu menghalau sinar matahari, kamu juga harus mencegah masuknya hawa panas menggunakan styrofoam daur ulang. Bahan expanded polystyrene (EPS) styrofoam bisa menjadi bahan untuk membuat dinding rumah penghalau panas.

    “Styrofoam itu penghalau panas sebenarnya. Dia nggak menghantar panas ke dalam (rumah). Jadi styrofoam disemen kiri dan kanan (menjadi tembok). Itu secara perhitungan saya sendiri, penelitian saya itu mengurangi suhu secara pasif itu minus 3 derajat selsius,” jelasnya.

    Selain itu, ada material alternatif lain yang bisa digunakan seperti roster atau kerawang bata untuk menghalau panas. Dengan membangun penghalang dari bahan itu, memungkinkan penghuni rumah membuka pintu dan jendela untuk mendapat aliran udara sejuk tanpa khawatir privasi terganggu.

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Berburu Rumah di Pameran, Apa Saja Untungnya?



    Jakarta

    Rumah merupakan kebutuhan pokok yang harus dipenuhi setiap orang. Sebagai sebuah produk, rumah harganya sangat mahal sehingga bagi mayoritas masyarakat harus mempersiapkan dengan baik untuk bisa memenuhi kebutuhan papannya tersebut dan dibutuhkan informasi yang detail supaya produk yang dibeli tepat dan sesuai.

    Event pameran merupakan salah satu yang bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan informasi yang lengkap itu.

    Bukan hanya itu, pameran properti biasa akhirnya juga dibuat dengan konsep festival untuk memberikan informasi dan layanan satu atap sehingga para property seeker bisa mendapatkan jawaban dan solusi di satu tempat.


    Konsep festival itu kembali dioptimalkan oleh 99 Group Indonesia (Rumah123). Setelah sukses menghelat peringatan Hari Properti Nasional (Harpropnas) berkonsep festival properti tahun lalu, kembali digelar Harpropnas Fest 2024 hingga 15 September 2024 di Main Atrium Gandaria City, Jakarta Selatan.

    Menurut Senior VP Marketing 88 Group Indonesia Bharat Buxani, konsep festival dihadirkan untuk merangkul semua kalangan khususnya milenial first time home buyer dengan tema festival ‘Rumah untuk Semua’ untuk memberikan one stop service produk properti di satu tempat.

    “Kepemilikan rumah menjadi hal krusial khususnya bagi generasi muda yang menghadapi tantangan dalam mewujudkan hunian impiannya. Melalui event ini kami kembali menegaskan komitmen untuk mendekatkan diri dengan masyarakat dan memberikan edukasi terkait hunian sebagai kebutuhan jangka panjang serta menawarkan solusinya melalui event ini,” katanya.

    Rumah123 memiliki listing lebih dari 2 juta produk properti baru maupun seken dengan kunjungan mencapai 5 juta setiap bulannya. Pada semester pertama tahun ini, ada peningkatan permintaan (enquiries) untuk rumah yang dijual tumbuh 81,7 persen sementara rumah yang disewa 44,2 persen.

    Segmen para pencari produk propertinya juga kian muda dari rentang usia yaitu 25-34 tahun (32,6 persen) diikuti usia 18-24 tahun (27,1 persen), kelompok usia 45-54 tahun (18,4 persen), 35-44 tahun (15,2 persen), dan 55-64 tahun (6,2 persen). Harpropnas Fest 2024 bukan hanya menampilkan proyek properti tapi juga furnitur, elektronik, agen properti, lembaga pembiayaan, talkshow, games, doorprize, dan lainnya.

    Ada puluhan perusahaan developer yang menampilkan proyek-proyek unggulan. Misalnya, Agung Sedayu Group (LongIsland PIK 2), Sinarmas Land (Aerium, Southgate, Kebayoran Apartment), Jaya Real Property (Vista at Discovery Aluvia), Alam Sutera (Elevee, Silkwood Residences, Paddington Heights, Sutera Sawangan).

    Kemudian ada BSA Land (de Lora Parung Panjang), Akasialand (The Ayase Kemang Bogor, The Saitama Avenue), Intiland Development (The Hamilton, Serenia Hills, 1 Park Homes, Brezza, Regatta), Progress Group (Elysian Residences), The Veranda, Paradise Indonesia (Antasari Place), Perumnas, True Land (District East), Samara Land (The Shizen), Savyavasa, Metland (Metland Transyogi Cibubur), Graha Laras Sentul (Cluster Kopenhagen, Hamburg, Munich, London), Cipta Harmoni Lestari (Newton Springs & Orchard Riviera), Adhi Commuter Properti (LRT City), PP Properti (Evenciio), Harvest City, dan Mitra Bangun Prasada (Cimanggis Golf Estate).

    Untuk pembiayaan ada lembaga finansiial Danasyariah, perusahaan agen properti Brighton, Century 21, dan GadingPro serta penyedia home appliances dan santiari Wasser-homestory, KDK Indonesia, dan Winn Gas. Ada juga booth untuk membantu masyarakat yang ingin menjual propertinya supaya lebih cepat laku.

    Event Manager 99 Group Indonesia Rury Yudhiawati menambahkan, konsep festival bukan hanya memfasilitasi transaksi jual-beli properti tapi juga menghadirkan lebih banyak kejutan dan aktivitas menarik untuk dinikmati bersama seluruh keluarga maupun kerabat dan mendapatkan solusi yang lebih menyenangkan.

    “Jadi peserta yang datang bisa mencari hunian, membeli produk pendukung rumah tangga, mendapatkan edukasi terkait konsep hunian, dan sebagainya di satu tempat. Kami juga memberikan banyak kemudahan seperti diskon khusus hingga Rp400 juta, bebas PPN, gratis biaya KPA, BPHTB, AJB, hingga kesempatan memenangkan mobil-motor listrik dan banyak lagi,” bebernya.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Contoh Minibar di Dapur Kecil yang Aesthetic untuk Memaksimalkan Ruang


    Jakarta

    Minibar semakin banyak diminati karena sekaligus menambah estetika area dapur. Dengan penataan yang tepat, minibar bisa dimanfaatkan sebagai tempat bersantai bersama keluarga.

    Minibar tak harus berada di dapur yang besar. Ketika berada di dapur kecil, minibar menjadi solusi praktis dan stylish untuk memaksimalkan ruang.

    5 Contoh Minibar di Dapur Kecil yang Aesthetic

    Ada beberapa contoh minibar di dapur kecil yang bisa menjadi inspirasi. Berikut beberapa rekomendasinya.


    1. Minibar dengan Meja Bundar

    Kitchen set dengan meja bundar.Kitchen set dengan meja bundar. Foto: 25 Desain Kitchen Set Minibar oleh Rendy Pradipta

    Mini bar pada kitchen set ini tampil beda dengan kaca bundar di bagian tepinya. Meski tidak terlalu umum digunakan dalam desain, tapi lingkaran bisa menarik perhatian, memberi penekanan, dan mengatur hal-hal agar tetap terpisah.

    Menurut buku 25 Desain Kitchen Set Minibar oleh Rendy Pradipta, dilihat secara keseluruhan, bentuk kitchen set minibar ini menyiku. Area pantrynya menempel di dinding dan minibar tegak lurus dengan dinding.

    2. Minibar Gantung

    Kitchen set serba menggantung.Kitchen set serba menggantung. Foto: 25 Desain Kitchen Set Minibar oleh Rendy Pradipta

    Desain minibar dan kitchen set ini memanjang dan memiliki perbedaan level ketinggian lantai. Pada minibar, terdapat dua tiang besi yang memberikan efek menggantung.

    Aksesoris lampu di atasnya juga dipilih menggantung dengan finishing HPL putih glossy. Perpaduan warna putih dan coklat pada minibar dan kitchen set menampilkan kesan yang elegan.

    3. Minibar Lengkung

    Minibar Dapur KecilMinibar Dapur Kecil Foto: Buku 29 Dapur Cantik untuk Rumah Mungil oleh Tim DMaximus

    Kitchen set dan semi minibar lengkung bisa diletakan di sudut ruang. Dibentuk seperempat lingkaran, semi minibar memiliki kabinet bawah.

    Mengutip buku 29 Dapur Cantik untuk Rumah Mungil oleh Tim DMaximus, meja tersebut dibuat dengan sistem geser. Jika dibutuhkan meja yang luas, maka dapat digeser ke luar. Tapi, jika tidak dibutuhkan, maka meja bisa digeser ke dalam. Selain bisa memberikan tempat yang lebih luas, keberadaan meja bisa berfungsi sebagai pembatas area masak dan ruang di luar area memasak.

    4. Minibar Minimalis

    Minibar Dapur KecilMinibar Dapur Kecil Foto: Buku 29 Dapur Cantik untuk Rumah Mungil oleh Tim DMaximus

    Minibar ini dibuat dengan material marmer dan aksesori penggantung gelas di atas. Selain memberikan kesan elegan, aksesori penggantung gelas ini memudahkan penghuni rumah untuk melakukan aktivitas minum.

    Sementara itu, penyediaan lemari di samping minibar digunakan untuk menyimpan berbagai aksesori dapur. Lemari ini juga bisa difungsikan untuk menempatkan berbagai makanan dan minuman.

    5. Minibar Tinggi

    Minibar Dapur KecilMinibar Dapur Kecil (Buku 45 Kitchen Set Elegan oleh Dini Cahya Indah Putri, dkk)

    Sama seperti desain sebelumnya desain minibar ini kitchen set ini menyatu dengan kitchen set. Menurut buku 45 Kitchen Set Elegan olrh Dini Cahya Indah Putri, dkk, bangku yang digunakan cukup tinggi menyesuaikan tinggi meja minibar. Penggunaan marmer pada keseluruhan kitchen set dan minibar menampilkan kesan yang mewah sekaligus hangat.

    Itulah beberapa contoh minibar di dapur kecil. Semoga beberapa desain ini menginspirasimu ya.

    (elk/row)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tanaman yang Bisa Tumbuh di Kamar Mandi


    Jakarta

    Meletakkan tanaman di kamar mandi bisa membuat ruangan tersebut tampak asri dan enak dipandang. Nah, ada beberapa tanaman yang sangat cocok untuk ditaruh di kamar mandi.

    Memang, ada tanaman yang tidak bisa tumbuh jika diletakkan di kamar mandi karena lembab. Namun, tanaman-tanaman ini sangat cocok bahkan bisa tumbuh subur walaupun diletakkan di kamar mandi.

    Dilansir The Spruce, Kamis (12/9/2024), berikut ini tanaman yang bisa tumbuh walau diletakkan di kamar mandi.


    Spider Plant

    cat playing in spider plantspider plant Foto: Getty Images/iStockphoto/kodachrome25

    Tanaman yang satu ini memang ‘tahan banting’ alias bisa tumbuh di lingkungan apapun, salah satunya kamar mandi. Spider plant mampu tumbuh di tempat dengan kelembaban tinggi dan di tempat minim cahaya.

    Pastikan kamu menggunakan pot dengan drainase yang baik agar udara juga bisa masuk ke dalam akar. Kamu cukup menyiramnya ketika tanahnya sudah mengering, mungkin seminggu atau dua minggu sekali.

    Lidah Mertua

    Cozy home interior decor, Sansevieria (snake plant) in ceramic pots on a white table on the background of a bed with decorative pillows, modern design on a sunny daySansevieria (snake plant) in ceramic pots Foto: Getty Images/iStockphoto/Inna Luzan

    Lidah Mertua juga merupakan tanaman yang bisa hidup di tempat yang terang maupun minim cahaya. Kamu hanya perlu menyiramnya saat tanahnya mengering.

    Peace Lily

    Peace Lily in white flower pot on wood with black background. spathiphyllum houseplant for Valentines DayPeace Lily in white flower pot on wood with black background. Foto: Dok. Istock

    Bunga cantik berwarna putih ini juga bisa ditaruh di kamar mandi. Tanaman ini juga bisa hidup di tempat dengan tingkat kelembaban yang tinggi dan minim cahaya, sangat cocok untuk diletakkan di kamar mandi. Untuk perawatannya, kamu cukup menyiramnya setiap minggu dan memberi pupuk sekitar bulan April-Agustus.

    Aloe Vera

    Aloe Vera plant in a pot in a tiled bathroom with copy space to the rightAloe Vera plant in a pot in a tiled bathroom with copy space to the right Foto: Getty Images/iStockphoto/Peter Carruthers

    Aloe vera atau lidah buaya merupakan tanaman yang mudah dirawat dan memiliki segudang manfaat. Perawatannya mudah karena tidak harus sering disiram dan diberi pupuk.

    Pothos

    selective focus of golden pothos tree in the glass vase for decorate house or cafe.selective focus of golden pothos tree in the glass vase. Foto: Getty Images/iStockphoto/Koonsiri Boonnak

    Selanjutnya ada tanaman Pothos yang bisa tumbuh di dalam kamar mandi. Tanaman ini bisa tahan di lingkungan dengen kelembaban tinggi seperti kamar mandi.

    Tanaman ini tumbuh menjadi tanaman merambat yang menggantung dengan tanah yang memiliki drainase baik, cahaya yang redup, dan penyiraman yang tidak teratur. Tanaman ini dapat tumbuh setinggi satu kaki atau lebih setiap bulan, sehingga sangat cocok untuk langit-langit yang tinggi dan efek yang dramatis.

    Itulah beberapa tanaman yang cocok dan tumbuh subur di kamar mandi. Semoga bermanfaat!

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tips Memilih Furniture untuk Rumah Mungil, Jangan Sampai Salah!


    Jakarta

    Rumah mungil saat ini sedang menjadi tren di kalangan masyarakat, popularitas rumah mungil akan terus meningkat. Tetapi, kekurangan memiliki rumah mungil akan sulit dalam menentukan furniture apa yang harus digunakan, mengingat terbatasnya ruang.

    Pemilihan furniture yang tepat, dapat meminimalisir rumah menjadi sesak dan penuh. Apabila hal itu terjadi, akan menyebabkan kurangnya ruang gerak yang kamu miliki di dalam rumah.

    Namun jangan khawatir, melansir homesandgarden, Kamis (12/09/2024), berikut tips dalam memilih furniture rumah mungil kamu.


    Pilih Furniture Multifungsi

    Dalam pemilihan furniture sangat disarankan untuk memilih yang memiliki kegunaan lebih, hal ini membuat kebutuhan tercapai, tetapi tidak menggunakan banyak barang.

    Lauren Saltman, pendiri Living Simplified menyarankan untuk memikirkan apa yang harus ditambahkan untuk memaksimalkan penyimpanan tanpa meminimalkan ruang lantai. Seperti saat menata tempat tidur kecil, rak buku kecil dapat berfungsi ganda sebagai meja samping tempat tidur.

    Carilah Furniture yang Rendah ke Tanah

    Dilansir dari apartmenttherapy, Kamis (12/09/2024), Pemilihan furniture yang rendah menciptakan ruangan lebih terbuka dan megah. Tempat tidur platform dan kursi selop merupakan furniture yang biasanya lebih rendah beberapa inci.

    Furniture dengan Lingkaran

    Meja bundar lebih sedikit menggunakan ruang dari pada meja kotak, tetapi mendapatkan penawaran permukaan yang digunakan sama banyaknya.

    Desain dengan alas daripada yang memiliki banyak kaki, karena banyak kaki meja yang terlihat membuat ruangan menjadi penuh.

    Pilih Furniture Ukuran yang Proporsional

    Memilih furniture yang terlalu besar dalam ruang yang kecil, membuat ruangan menjadi sempit dan tidak memiliki ruang untuk bergerak.

    Pilih furniture dengan dimensi yang sesuai dan hindari penggunaan barang yang menggunakan banyak tempat, seperti sofa besar atau meja makan yang terlalu lebar.

    Gunakan Furniture Berdesain Minimalis

    Furniture dengan desain minimalis dan ramping sangat cocok untuk rumah mungil. Dengan desain yang sederhana tanpa banyak detail atau ornamen membuat ruangan terlihat lebih luas.

    Fokus pada bentuk yang fungsional dan modern, seperti meja dengan kaki ramping atau lemari tanpa pegangan.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Kesalahan yang Bisa Bikin Nggak Betah di Rumah


    Jakarta

    Rumah seharusnya bisa menjadi tempat istirahat untuk melepas penat setelah seharian di luar. Walau demikian, terkadang rumah juga bisa menjadi tempat yang kurang nyaman. Kok bisa?

    Hal itu bisa saja terjadi karena kesalahan pilihan desain atau penempatan barang. Maka dari itu, mendesain atau meletakkan barang di rumah tidak bisa sembarangan.

    Dilansir dari Real Simple, Kamis (12/9/2024), berikut ini kesalahan desain yang bisa membuat rumah terasa tidak nyaman.


    Pemilihan Lampu yang Salah

    Salah satu alasan kenapa rumah tidak nyaman adalah kesalahan pemilihan lampu. Umumnya kesalahan yang sering terjadi karena lampu yang dipilih terlalu terang atau terlalu redup serta pilihan warnanya juga harus pas di setiap ruangan untuk menciptakan kesan yang diinginkan. Misalnya, warna lampu yang hangat bisa membuat kamu lebih tenang dan relax.

    Pilihan Warna Cat yang Buruk

    Pilihan warna cat yang buruk bisa menjadi faktor yang membuat rumah tidak nyaman. Maka dari itu, perlu dicoba terlebih dahulu sebelum mengecat seluruh ruangan.

    “Meskipun warna tersebut tampak bagus di unggahan Instagram orang lain, kamu mungkin tidak menyukai warna tersebut di rumah sendiri. Uji beberapa warna di ruangan yang ingin Anda cat dan pikirkan warna tersebut selama beberapa hari sebelum memilih warna yang kamu inginkan,” kata desainer senior di South Park Interiors, Taylor Farrell, dikutip dari Real Simple.

    Farrell juga mencatat bahwa warna terlihat berbeda pada berbagai waktu dalam sehari, jadi penting untuk melihat contoh cat di pagi hari, sekitar tengah hari, dan malam hari sebelum memutuskan.

    Perabotan yang Tidak Nyaman

    Terkadang untuk mendapatkan tampilan rumah yang unik, seseorang bisa saja membeli perabotan yang tidak dibutuhkan atau yang terkesan berlebihan. Pastikan kamu memilih perabotan yang lebih nyaman digunakan dibandingkan hanya sekadar enak dipandang.

    Itulah beberapa kesalahan yang bisa bikin penghuni nggak betah di rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Cara gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan lewat dengan di link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Ternyata Begini Lho Membuat Dapur yang Ideal


    Jakarta

    Menciptakan dapur yang ideal, nyaman dan fungsional memerlukan perhatian pada berbagai elemen, dari ukuran ruangan hingga material yang digunakan.

    Kamu dapat menentukan ukuran dapur sendiri, tentu dengan ukuran yang ideal, ukuran meja berdasarkan tinggi badan, jenis lantai apa yang cocok,serta material terbaik untuk dapur. Bukan hanya sekedar tempat memasak, dapur juga merupakan pusat aktivitas dirumah.

    Menetapkan Prioritas

    Ukuran dapur sangat bergantung pada beberapa faktor seperti, berapa luas ruangan di rumah untuk dapur.


    Diperlukan banyak ruang untuk dapur, karena dapur bukan hanya untuk tempat memasak, atau juga menyimpan peralatan, bisa jadi tempat makan atau bahkan yang hobi memasak menjadikan dapur untuk tempat hiburan dan melampiaskan bakatnya.

    Standar Ukuran Dapur yang Ideal

    Agar bisa mendapatkan dapur yang fungsional, kamu harus mengikuti beberapa standar ukuran yang ideal.

    Bagi kamu yang memiliki rumah dengan ruang terbatas, ukuran dapur kecil yang ideal adalah sekitar 2,5 x 3m, dengan ukuran ini kamu bisa mendapatkan dapur yang cukup untuk menampung lemari es, kompor dan wastafel.

    Jika memiliki ruang yang lebih besar atau berukuran sedang sekitar 3 x 3 m, kamu bisa menambahkan kabinet yang lebih banyak untuk penyimpanan ekstra.

    Aturan Segitiga Kerja (Work Triangle)

    Dalam menentukan ukuran dapur yang ideal, kamu juga perlu memperhatikan aturan segitiga kerja.

    Ini adalah konsep desain yang mengatur 3 area utama dapur yaitu, kompor, wastafel dan lemari es.

    Dalam ulasan Detikcom, Rabu (14/2/2024) diungkap jika pada saat membuat desain dapur impian, benda utama yang harus ada di sana adalah kompor.

    Menyusun Tata Letak Dapur

    Setelah menentukan ukuran dapur, tata letak juga penting untuk diperhatikan. Seperti, dapur linear (satu baris) cocok untuk dapur kecil dengan lebar minimal 1,5 meter.

    Selain itu terdapat pula jenis dapur L-shape, jenis dapur ini sesuai dengan ruangan yang lebih luas agar memungkinkan penggunaan sudut secara optimal.

    Bisa juga kamu memakai jenis U-shape yang di rekomendasikan untuk dapur dengan ruang besar, agar memberikan banyak ruang kerja dan penyimpanan yang efisien.

    Memaksimalkan Ukuran Dapur

    Untuk memaksimalkan ukuran dapur ada beberapa tips agar dapur terasa lebih luas dan efisien, salah satunya adalah kabinet gantung.
    Pertanyaannya, apa itu kabinet gantung?

    Mengutip ruparupa.com, kabinet gantung adalah lemari atau rak penyimpanan yang berfungsi untuk meletakkan perlengkapan dapur yang berukuran kecil seperti, bumbu dapur, piring, mangkuk serta benda kecil lainnya.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Pernah Lihat ‘Lalat’ di Urinoir Toilet Pria? Ternyata Bikin Toilet Bersih!


    Jakarta

    Apabila kamu ke mal atau tempat umum, pasti kamu pernah melihat jika toilet laki-laki bentuk WC khusus yakni menempel di dinding. Nama perangkat sanitasi adalah urinoir atau urinal. Ada satu hal unik dari urinoir yang mungkin jarang diketahui perempuan yakni di dinding dekat lubang urinoir terdapat gambar lalat yang ukurannya sama dengan lalat sungguhan.

    Gambar lalat ini jika dilihat terlihat seperti noda hitam di dinding urinoir. Ternyata gambar kecil tersebut memainkan peran besar terhadap kebersihan toilet laki-laki lho. Sebenarnya apa arti keberadaan lalat di sana?

    Dikutip dari NPR, Kamis (12/9/2024), tanda ini awal mulanya muncul di Belanda sebagai sebuah solusi agar urin tidak menyiprat ke luar dinding urinoir. Sebab, urin yang menyiprat ke area lain tentu akan menimbulkan bau yang tidak sedap dan membersihkannya akan lebih sulit karena harus seluruh kamar mandi dibersihkan.


    Dengan adanya gambar lalat pada dinding dekat lubang urinoir menjadi penanda ke arah mana mereka harus membuang urin. Semulanya ini hanya eksperimen di Belanda, tetapi ternyata cara ini benar-benar efektif.

    Secara kasat mata, gambar lalat itu terlihat sungguhan dan letaknya berada di atas saluran urinoir yang menyimpang ke kiri. Kamu yang biasa tinggal di tempat yang bersih, pasti ingin mengusir lalat yang menempel di dinding urinoir. Pria memiliki naluri jika membidik lalat tersebut ‘serangga’ itu akan hanyut.

    Memang cara ini terdengar konyol karena memainkan suatu gambar yang terlihat nyata untuk mengalihkan fokus seseorang. Namun, ternyata cara ini sukses meminimalisir cipratan urin dan bau di toilet. Menurut NPR, tingkat tumpahan urin ke area lain di luar urinoir berkurang 80%.

    Alasan Pemilihan Lalat Sebagai Objek di urinoir

    Pemilihan lalat adalah salah satu hal yang menarik dan memunculkan gambaran di benak kita pertama kali secara sadar atau tidak bahwa lalat adalah sesuatu yang tidak sehat. Biasanya saat seseorang melihat sesuatu yang tidak disukai, mereka akan mulai berbenah atau menyingkirkannya.

    Sejarah Gambar Lalat di urinoir

    Gambar lalat ini pertama kali diletakkan di Bandara Schiphol, Amsterdam, Belanda oleh Aad Keiboom bersama dengan rekannya. Metode ini ternyata dapat menekan biaya untuk pemeliharaan toilet.

    Namun, inspirasi penempelan lalat di urinoir ini sudah digunakan 1960an bermula oleh petugas pemeliharaan Belanda yang pernah bertugas di tentara Belanda bernama Jos Van Bedoff. Dia menyadari terdapat titik-titik merah kecil di urinoir barak dan dia merasa kamar mandi tersebut lebih bersih dan orang-orang membuang urin mengarah ke titik tersebut..

    Dari temuannya itu, dia mengusulkan kepada direksi bandara untuk membuat titik ini diubah menjadi lalat, alasan ini untuk memanipulasi visual yang sebenarnya tidak nyata, bisa dimaknai dalam benak manusia seakan nyata. Lokasinya yang berada di dinding urinoir, tentu tidak mungkin diusir dengan tangan sehingga gambar tersebut bisa menjadi titik fokus.

    Perancang urinoir mengakui bahwa cara ini lebih efektif daripada mencari bentuk toilet yang lebih tinggi di sisi-sisinya atau membuat berbagai bentuk cekungan agar urin tidak terciprat kemana-mana.

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com