Blog

  • Mau Jadi Flipper Properti? Perhatikan Dulu Untung Ruginya


    Jakarta

    Menjadi flipper atau orang yang melakukan flipping properti bisa menjadi pilihan untuk mendapatkan keuntungan. Flipping properti merupakan salah satu strategi investasi yang populer, terutama di kalangan investor yang mencari keuntungan dalam waktu singkat.

    Flipping properti melibatkan pembelian properti, melakukan renovasi atau perbaikan, dan menjualnya kembali dengan harga lebih tinggi. Meskipun menjanjikan keuntungan besar, flipping properti juga memiliki risiko yang tidak boleh diabaikan.

    Sebelum Anda memutuskan untuk menjadi flipper properti, ketahui dulu keuntungan dan kerugiannya.


    Keuntungan Jadi Flipper Properti

    Keuntungan Cepat

    Salah satu alasan utama mengapa banyak orang tertarik pada flipping properti adalah potensi untuk mendapatkan keuntungan dalam waktu singkat. Jika Anda menemukan properti dengan harga murah dan melakukan renovasi yang tepat, Anda bisa menjualnya kembali dengan margin keuntungan yang tinggi. Hal ini berlaku jika Anda memiliki pengalaman atau keterampilan dalam desain interior atau renovasi bangunan.

    Diversifikasi Investasi

    Properti merupakan salah satu bentuk investasi yang stabil dan tahan terhadap fluktuasi pasar. Dibandingkan dengan saham atau investasi berisiko tinggi lainnya, properti cenderung lebih aman. Melansir houzeo.com, para flipper cenderung memilih properti hasil sitaan karena harganya biasanya berada di bawah nilai pasar. Flipping properti memberikan peluang untuk mendiversifikasi portofolio investasi, sehingga Anda tidak hanya bergantung pada satu jenis aset.

    Manfaat dari Pasar Properti yang Sedang Naik

    Saat harga properti di suatu daerah mengalami kenaikan, flipping bisa memberikan keuntungan besar. Jika Anda membeli properti sebelum harga melonjak, maka dapat menjualnya dengan keuntungan yang sangat signifikan. Hal ini menjadi keuntungan besar jika Anda peka terhadap tren pasar dan memilih waktu yang tepat untuk menjual.

    Kekurangan Jadi Flipper Properti

    Biaya Awal yang Tinggi

    Flipper properti membutuhkan modal awal yang besar. Anda tidak hanya harus membeli properti, tetapi juga menanggung biaya renovasi, pajak, dan biaya hukum. Jika biaya renovasi lebih besar dari perkiraan, ini dapat mengurangi margin keuntungan Anda secara signifikan.

    Risiko Pasar Properti

    Pasar properti adalah salah satu risiko terbesar dalam flipping properti. Jika kondisi pasar memburuk atau terjadi ketidakpastian ekonomi, Anda bisa kesulitan menjual properti dengan harga yang diinginkan. Bahkan, Anda mungkin harus menjual dengan kerugian jika harga properti turun drastis.

    Waktu dan Tenaga yang Dibutuhkan

    Flipping properti bukanlah proses instan, mulai dari mencari properti yang potensial, mengurus perizinan, melakukan renovasi, hingga menjualnya kembali bisa memakan waktu berbulan-bulan, bahkan lebih lama jika ada masalah yang tidak terduga. Ini memerlukan manajemen waktu yang baik serta kesiapan mental dan fisik untuk menangani berbagai masalah yang mungkin muncul.

    (abr/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Deretan Tanaman yang Bisa Tumbuh di Tempat Teduh, Cantik!


    Jakarta

    Menanam tanaman di taman bisa menjadi salah satu cara untuk membuat area rumah tampak asri nan cantik. Umumnya, tanaman membutuhkan banyak sinar matahari agar bisa tumbuh maksimal.

    Walau demikian, untuk kamu yang punya taman rumah yang tidak terlalu banyak terkena sinar matahari jangan khawatir. Sebab, beberapa tanaman ini bisa tetap tumbuh subur di tempat yang tidak terkena matahari langsung.

    Berikut ini merupakan contoh tanaman yang bisa tumbuh di tempat teduh.


    Ilex crenata (Japanese Holly)

    Japanese holly flowers. Aquifoliaceae evergreen shrub.Japanese holly flowers. Foto: Getty Images/iStockphoto/undefined undefined

    Ilex crenata, atau yang dikenal sebagai holly Jepang/Japanese Holly, merupakan semak hijau abadi berdaun hijau tua mengkilap yang tumbuh lambat, tanaman ini sering digunakan oleh tukang kebun karena mampu memberikan struktur dan sentuhan warna pada taman. Semak yang padat ini dapat dibentuk menjadi topiari atau dimanfaatkan sebagai tanaman pagar.

    Hosta (Bunga Lili Pisang)

    Leaves hosts closeup. Focus on single leaves. Floral back ground. (Hosta)Hosta Foto: Getty Images/Julia Kuznetsova

    Dilansir dari diy.com, Hosta, atau dikenal juga sebagai bunga lili pisang, merupakan tanaman populer untuk taman yang teduh, daunnya yang berbentuk hati, sering kali besar, dengan warna biru kehijauan tua, dan beberapa varietas memiliki tepi putih atau kuning, sebagai tanaman tahunan yang menyukai naungan, hosta tumbuh dengan baik di tanah yang lembap dan subur. Oleh karena itu, disarankan untuk menambahkan banyak kompos saat menanamnya.

    Segel Sulaiman

    Polygonatum odoratum, Solomon's seal white forest flowers closeup selective focusPolygonatum odoratum Foto: Getty Images/aga7ta

    Dilansir dari almanac.com, tanaman tahunan yang menyukai naungan ini, Polygonatum odoratum, tumbuh dengan batang rendah yang melengkung elegan, dihiasi daun hijau pucat dengan tepi putih. Saat musimnya tumbuh, bunga berbentuk lonceng berwarna putih menggantung dari batangnya, tanaman ini jarang terkena serangan serangga atau penyakit, dan tumbuh subur di bawah pepohonan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Mau Tanam Pohon Ketapang di Taman Rumah? Perhatikan Hal Ini Dulu


    Jakarta

    Pohon ketapang (Terminalia catappa) dikenal dengan keindahan daunnya dan manfaatnya bagi lingkungan. Namun, salah satu tantangan dalam menanam pohon ini adalah akar yang cenderung menjalar ke samping.

    Akar yang menyebar dapat merusak infrastruktur sekitar dan mengganggu tanaman lain. Kamu nggak mau kan kalau tanaman ini merusak fondasi atau area sekitar rumah?

    Nah, buat kamu yang ingin tetap menanam pohon ketapang, cek informasi berikut ini.


    Pilih Lokasi Penanaman yang Tepat

    Sebelum menanam pohon ketapang, penting untuk memilih lokasi yang ideal, tanah dengan drainase yang baik akan membantu akar tumbuh lebih dalam daripada menyebar ke samping. Hindari area yang terlalu lembab, karena kelembapan berlebih dapat menyebabkan akar lebih cenderung menjalar.

    Gunakan Pembatas Akar

    Melansir americover.com, penghalang akar dapat mencegah akar pohon menyebar ke tanah kebun dan mengurangi kelembapan pada tanaman kamu. Salah satu cara paling efektif untuk mencegah akar menjalar adalah dengan memasang pembatas akar, material seperti lembaran plastik atau barrier khusus dapat digunakan untuk membatasi pertumbuhan akar, pastikan kamu memasang pembatas ini pada kedalaman yang cukup untuk menghalangi akar menjalar.

    Lakukan Pemangkasan Akar Secara Berkala

    Pemangkasan akar adalah langkah penting dalam perawatan pohon ketapang. Secara berkala, gali sedikit di sekitar pohon dan potong akar yang mulai menjalar ke samping, ini akan membantu mengarahkan pertumbuhan akar agar lebih fokus ke bawah.

    Berikan Ruang untuk Akar Vertikal

    Pastikan kamu menanam pohon ketapang di tempat yang cukup luas. Ruang yang cukup akan mendorong akar untuk tumbuh ke bawah, mengurangi kemungkinan akar menyebar ke samping, perencanaan yang baik dalam penanaman juga akan mendukung pertumbuhan yang sehat.

    Lakukan Perawatan yang Baik

    Pemberian perawatan yang tepat sangat penting untuk pertumbuhan akar yang sehat, pastikan pohon mendapatkan penyiraman yang cukup, pemupukan yang tepat, dan perlindungan dari hama. Dengan perawatan yang baik, akar akan tumbuh dengan lebih baik ke dalam tanah.

    Itulah beberapa cara mencegah akar pohon ketapang agar tidak menjalar ke samping.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Pohon yang Bikin Rumah Teduh, Ini Daftarnya!


    Jakarta

    Memiliki rumah yang sejuk dan teduh tentu menjadi impian banyak orang, terutama di lingkungan yang panas dan gersang. Kehadiran pohon peneduh di sekitar rumah menjadi hal yang sangat dibutuhkan.

    Umumnya, tanaman peneduh memiliki ukuran yang cukup besar, dengan daun yang lebat, sehingga dapat mengurangi intensitas cahaya matahari yang jatuh ke permukaan tanah.

    Tanaman peneduh sering digunakan di taman, halaman rumah, area parkir, atau kawasan perkotaan yang membutuhkan perlindungan dari panas berlebih. Kehadirannya dapat menciptakan suasana sejuk dan nyaman bagi lingkungan sekitar.


    Pohon peneduh memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang nyaman, terutama di wilayah perkotaan yang terpapar sinar matahari sepanjang hari. Ada beberapa jenis pohon yang memiliki keunggulan khusus, yaitu daunnya tidak mudah rontok sehingga meminimalkan pekerjaan pembersihan dan menjaga estetika lingkungan.

    Berikut ini adalah daftar tanaman peneduh yang bisa ditanam di rumah.

    Ketapang Kencana (Terminalia mantaly)

    Ketapang kencana or Terminalia mantaly trees at the park. Nature backgroundKetapang kencana Foto: Getty Images/Elisa Irmalia

    Ketapang Kencana adalah pilihan populer di perkotaan karena memiliki daun kecil yang tidak mudah rontok, tajuknya berbentuk rapi dan dapat memberikan keteduhan yang cukup luas, pohon ini tumbuh dengan cepat dan cocok untuk taman, trotoar, serta area parkir. Ketapang Kencana juga tidak memerlukan perawatan yang rumit.

    Pohon Tanjung (Mimusops elengi)

    Mimusops elengiMimusops elengi Foto: Getty Images/Come on cooperation with us

    Melansir lindungihutan.com, batang dan ranting pohon tanjung kuat, sehingga kamu tidak perlu khawatir saat angin kencang menerpa. Pohon Tanjung dikenal dengan daunnya yang lebat dan tidak mudah rontok, bahkan saat pergantian musim, tajuk pohon ini padat sehingga memberikan keteduhan yang optimal.

    Pohon Angsana (Pterocarpus indicus)

    Giant stem of pterocarpus indicus tree against sun on summer day.Pterocarpus indicus Foto: Getty Images/iStockphoto/CJ_Romas

    Pohon Angsana adalah salah satu pohon peneduh terbaik dengan tajuk yang lebar dan daun-daunnya yang relatif jarang rontok, angsana sering digunakan sebagai peneduh di sepanjang jalan dan area perkantoran karena kanopinya yang lebat mampu memberikan keteduhan dalam skala besar. Selain itu, kayunya juga bernilai ekonomis tinggi.

    Pohon Beringin (Ficus Benjamina)

    pohon beringin bondowosopohon beringin bondowoso Foto: Chuk Shatu W

    Pohon Beringin adalah pilihan populer untuk area taman atau ruang publik. Selain sebagai peneduh, daunnya yang lebat tidak mudah rontok sehingga tidak memerlukan banyak perawatan, pohon ini juga memiliki nilai budaya yang tinggi di beberapa daerah di Indonesia dan sering kali dipilih sebagai simbol ketahanan dan kelestarian alam.

    Pohon Flamboyan (Delonix regia)

    Luxuriant tropical environment and residential wooden house in Key West, FloridaPohon flamboyan Foto: Getty Images/imagedepotpro

    Pohon Flamboyan dikenal dengan bunga-bunganya yang berwarna cerah dan indah, daunnya yang rimbun dan tidak mudah rontok menjadikannya sebagai pilihan pohon peneduh yang menarik. Flamboyan tumbuh dengan cepat dan dapat mencapai tinggi yang signifikan, membuatnya sangat cocok untuk digunakan di taman, jalan raya, area terbuka, maupun di sekitar rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Tanaman Tahan Panas yang Cantik dan Menawan, Cocok buat di Rumah


    Jakarta

    Lagi tanaman yang tahan panas dan tidak harus sering disiram? Di daerah dengan iklim panas, memilih jenis tanaman yang sesuai adalah kunci untuk menjaga kebun kamu tetap indah tanpa memerlukan banyak perawatan.

    Nah, berikut ini ada beberapa tanaman yang bisa tahan panas dan tidak harus selalu disiram.

    Succulent

    Succulent in the geometry glass terrariumSucculent Foto: Getty Images/iStockphoto/Polina Strelkova

    Succulent, seperti lidah buaya dan kaktus, adalah pilihan yang sangat baik untuk kebun panas, mereka memiliki kemampuan menyimpan air dalam daun dan batangnya, sehingga tetap segar meski dalam cuaca panas sekalipun. Succulent juga memiliki variasi bentuk dan warna yang menarik, menjadikannya hiasan yang cantik untuk taman kamu.


    Lavender

    lavender flowers on windowsilllavender Foto: iStock

    Melansir lushanddew.com, Lavender adalah tanaman harum yang tumbuh setiap tahun, terkenal dengan bunganya yang berwarna ungu cantik dan daunnya yang beraroma wangi. Tanaman lavender tidak hanya memberikan aroma yang harum, tetapi juga tahan terhadap cuaca panas dan kering.

    Bunga Matahari

    Bunga matahariBunga matahari Foto: Getty Images/rammy2rammy

    Bunga matahari dikenal karena keindahan dan ukurannya yang mencolok, tanaman ini tahan terhadap panas dan membutuhkan sedikit perawatan. Selain itu, bunga matahari juga menarik perhatian burung dan serangga bermanfaat ke kebun kamu.

    Zinnia

    Zinnia flower in the gardenZinnia Foto: Getty Images/Bowonpat Sakaew

    Zinnia adalah tanaman berbunga yang sangat cocok untuk iklim panas. Dengan berbagai warna yang cerah, zinnia tidak hanya mudah dirawat tetapi juga tahan terhadap kekeringan, tanaman ini dapat menambah warna dan keceriaan dalam kebun kamu.

    Tanaman Herbal

    Tanaman herbal rosemaryTanaman herbal rosemary Foto: Getty Images/iStockphoto/belchonock

    Tanaman herbal seperti rosemary dan thyme tidak hanya berguna untuk memasak, tetapi juga dapat tumbuh baik di bawah sinar matahari langsung. Tanaman ini memiliki daya tahan tinggi terhadap suhu panas dan tidak memerlukan banyak air, sehingga menjadi pilihan ideal bagi para pecinta masakan.

    Lili

    plant of flowering white liliesplant of flowering white liliesBunga lili Foto: Getty Images/iStockphoto/Elen11

    Beberapa varietas lili dapat bertahan dalam suhu panas dan tetap berbunga dengan baik. Lili juga memberikan kesan elegan di kebun kamu, membuatnya menjadi pilihan yang menarik untuk taman.

    Portulaca

    Purslane flowers, close up. Portulaca decorative yellow, red and pink in the garden. Ground Cover plant in flower beds, gardens and alpine slides.Portulaca kuning, merah, dan pink Foto: Dok. iStock

    Portulaca, atau bunga kudis, adalah tanaman berbunga yang tahan terhadap panas, tanaman ini mudah dirawat dan dapat tumbuh diberbagai jenis tanah. Dengan warna-warna cerah, portulaca dapat memberikan nuansa ceria di kebun kamu.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Mengenal Apa Itu Segitiga Dapur, Tujuan, hingga Tata Letaknya


    Jakarta

    Banyak orang yang tidak mengetahui apa itu konsep segitiga dapur. Kamu mungkin pernah melihatnya, tetapi kamu tidak menyadari hal itu.

    Segitiga dapur yang juga dikenal dengan segitiga kerja dapur mengutamakan pergerakan antara ke wastafel, kulkas, dan oven. Segitiga dapur bisa digunakan untuk kamu mengetahui tata letak barang agar memudahkan dalam pergerakan.

    Melansir The Spruce, Sabtu (28/09/2024), tujuan dan relevansi segitiga dapur yang bisa kamu gunakan untuk mengetahui tata letak peralatan yang ada di dapur kamu.


    Apa Tujuan Segitiga Dapur?

    Segitiga dapur berfungsi untuk memastikan bahwa ketiga fitur, seperti kulkas, wastafel, dan oven cukup berdekatan sehingga kamu memiliki akses yang mudah.

    Menurut Emily Ruff, pendiri Cohesively Curated Interiors, menjelaskan aturan praktis segitiga dapur di mana setiap sisi segitiga harus panjangnya empat hingga sembilan kaki dan tidak ada sisi yang berpotongan lebih dari 12 inci.

    Segitiga dapur sangat penting dalam hal penataan yang tepat untuk semua tugas dapur kamu.

    Apakah Tata Letak Segitiga Dapur Masih Digunakan?

    Meskipun segitiga dapur dipandang sebagai tatanan ideal, namun hal itu tidak selalu diterapkan pada ruang dapur masa kini.

    “Denah lantai terbuka, dapur yang lebih besar, dan penambahan peralatan, seperti microwave, mesin pencuci piring, kulkas, dan oven ganda, telah mengubah cara para profesional mendesain dapur,” kata Mary Gordon, wakil presiden InSite Builders & Remodeling, dikutip dari The Spruce.

    Di rumah yang lebih sempit, segitiga dapur tidak memungkinkan. Namun, metode segitiga dapur dapat diadaptasi.

    “Segitiga harus selalu dihormati. Segala sesuatunya perlu dilebarkan sedikit, dan segitiga mungkin perlu diubah menjadi bintang atau serangkaian segitiga,” katanya.

    Metode segitiga dapur bisa diterapkan juga tergantung dengan gaya hidup seseorang, sehingga tidak semua cocok dengan metode segitiga dapur ini.

    “Salah satu faktornya adalah apakah satu orang memasak pada satu waktu atau apakah biasanya ada dua orang atau lebih yang memasak bersama. Pertimbangan lain adalah jumlah anggota keluarga dan apakah semua orang berkumpul di dapur saat memasak dan menyiapkan makanan,” ujarnya.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Dahan Pohon Tetangga Masuk ke Pekarangan Rumah, Boleh Tebang Nggak Ya?



    Jakarta

    Saat hidup bertetangga, terutama lokasi rumahnya berdempetan, mungkin saja ada kejadian yang menyinggung satu sama lain. Salah satunya perihal dahan pohon tetangga masuk ke pekarangan rumah. Alhasil daun kering berjatuhan ke area rumahmu dan membuat kotor.

    Memang kejadian seperti ini bukan atas kehendak manusia. Namun, apabila sudah mengotori area rumah lain, pasti kamu akan terganggu.

    Daun kering ini biasanya suka berserakan di halaman rumah, selokan, hingga talang air. Selain mengganggu estetika rumah, apabila daun kering itu masuk ke talang air, bisa mengakibatkan kerugian yang besar. Talang air tersebut bisa mampet dan air justru meluap ke arah lain. Imbasnya apabila terjadi terus menerus, akan timbul rembesan air atau bocor karena air masuk ke celah yang salah.


    Salah satu caranya adalah memotong dahan pohon tetangga itu agar daunnya tidak mengotori rumah kamu lagi. Namun, apakah itu diperbolehkan?

    Mengutip dari Kejaksaan Negeri Sukoharjo, menurut pasal Pasal 666 KUHPerdata yang berbunyi:

    “Tetangga mempunyai hak untuk menuntut agar pohon dan pagar hidup yang ditanam dalam jarak yang lebih dekat daripada jarak tersebut di atas dimusnahkan. Orang yang di atas pekarangannya menjulur dalam pohon tetangganya,maka ia menuntut agar tetangganya menolaknya setelah ada teguran pertama dan asalkan ia sendiri tidak menginjak pekarangan si tetangga.”

    Menyebutkan bahwa kamu yang merasa pekarangannya kotor dan terganggu atas dahan pohon dan daun kering yang jatuh boleh menuntut tetangga apabila sudah menegurnya. Dalam kata lain, kamu harus membicarakan dahulu secara baik-baik menyampaikan keluhanmu.

    Saat menyampaikan keluhan tersebut tidak boleh dengan perbuatan yang juga merugikan tetanggamu. Sebagai contoh menyebar sampah dengan alasan dendam atau merusak properti mereka.

    Apabila tetangga kamu menolak untuk bertanggung jawab dan tidak mau menebang pohonnya, kamu baru boleh membawa kasus ini ke jalur hukum. Namun, kamu juga perlu bukti yang kuat jika tetangga kamu tidak bertanggung jawab dan tidak merawat pohonnya yang menyebabkan pekaranganmu kotor.

    Menurut advokat Naufal Fikri Mujaddid SH jatuhnya dedaunan di pekarangan rumah orang lain dan pemilik pohon tersebut tidak bertanggung jawab, itu juga dipermasalahkan ke jalur hukum.

    Dilansir detikNews, pasal yang dapat mendukung aduan tetangga kamu ini adalah Pasal 201 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (“KUHP”) yang mengatakan;

    “barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya) menyebabkan gedung atau bangunan dihancurkan atau dirusak, diancam:

    dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana kurungan paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah, jika perbuatan itu menimbulkan bahaya umum bagi barang;

    dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana kurungan paling lama enam bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah, jika perbuatan itu menimbulkan bahaya bagi nyawa orang;

    dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana kurungan paling lama satu tahun jika perbuatan itu mengakibatkan orang mati.”

    Pertama bahwa jatuhnya dedaunan atau perusakan yang disebabkan oleh ranting pohon tersebut karena kelalaian (dalam doktrin hukum pidana disebut kealpaan) tetangga. Kedua karena si tetangga lalai dalam merawat pohon sehingga daunnya berjatuhan.

    Maka, harus ada hubungan hubungan kausalitas (baca ; sebab akibat) yang bahwa kelalaian tetangga dalam merawat pohon sehingga daunnya berjatuhan menyebabkan kehancuran dan atau kerusakan yang timbul pada pekarangan dan atau kebendaaan milik. Atau secara sederhana, kamu harus bisa membuktikan bahwa kerusakan yang diderita karena si tetangga dalam merawat pohon hingga daunnya.

    Hal ini berkaitan bahwa dalam konteks pidana yang dicari adalah kebenaran materiel. Hal ini berkaitan bahwa dalam konteks pidana yang dicari adalah kebenaran materiel.

    Kedua, kamu dapat meminta pertanggungjawaban tetangganya dalam merawat pohon sehingga daunnya berjatuhan menyebabkan kehancuran dan atau kerusakan yang timbul pada pekarangan dan atau kebendaaan milik orang lain.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 8 Cara Ampuh Mengatasi Dinding Rembes saat Musim Hujan


    Jakarta

    Hujan menawarkan suasana yang sejuk dan romantis. Sayangnya, menjadi tidak romantis lagi bila dinding rumah Anda bocor karena rembesan air.

    Bila tidak segera diatasi, rumah Anda bisa tergenang air. Tentunya hal ini akan sangat mengganggu kenyamanan. Berikut ini beberapa cara mengatasi dinding rembes saat musim hujan yang bisa Anda coba.

    Tips Mengatasi Dinding Rembes saat Musim Hujan

    Dinding rembes saat hujan bisa terjadi karena bata yang digunakan memiliki pori yang dapat menyerap air. Simak beberapa cara mengatasinya berikut ini, dilansir dari All Weather Coating dan waterproofing.com.


    1. Cari Tahu Penyebab Utamanya

    Hal utama yang perlu dilakukan untuk mengatasi dinding yang rembes saat hujan adalah mencari tahu akar penyebabnya. Mungkin Anda perlu bantuan ahli bangunan untuk memeriksa rumah Anda dan mencarikan solusi yang tepat.

    Bila penyebab utamanya tidak diatasi, masalah dinding rembes akan terus berulang setiap musim hujan.

    Bila dinding rembes terjadi karena kesalahan dalam konstruksi bangunan, mungkin memerlukan perbaikan yang cukup rumit, seperti membongkar dinding tersebut lalu membangunnya kembali.

    2. Memperbaiki Sambungan Bangunan yang Rusak

    Saat melakukan renovasi rumah, misalnya menambah bangunan, biasanya akan ada bagian rumah yang disambung dengan bangunan baru.

    Kemungkinan terdapat celah pada sambungan bangunan tersebut yang dapat dilalui air. Celah ini dapat melebar atau rusak seiring waktu.

    Dengan memperbaiki sambungan tersebut, air hujan yang merembes ke dinding dapat teratasi.

    3. Melapisi Retak Rambut

    Retak rambut di dinding dapat terjadi karena perubahan suhu dan kelembaban udara. Kondisi ini dapat membuat air hujan merembes ke dinding.

    Untuk mengatasinya, cobalah melapisi retak rambut dengan menggunakan semen putih dan cat anti air. Tujuannya agar pori-pori di dinding tertutupi sehingga air tidak merembes.

    4. Mengecat Eksterior Rumah

    Bukan hanya untuk keperluan estetika, mengecat bagian eksterior rumah juga dibutuhkan untuk menjaga bangunan dari perubahan cuaca.

    Gunakan cat eksterior berkualitas tinggi yang diformulasikan khusus agar tahan cuaca (weatherproof). Cat weatherproof dapat menjaga tembok rumah dari air hujan dan kelembaban. Dengan begitu, masalah air rembes di dinding saat musim hujan dapat teratasi.

    5. Membersihkan Saluran Pembuangan Air

    Sistem drainase atau pembuangan air merupakan bagian penting dari sebuah rumah. Masalah yang terjadi pada drainase dapat menyebabkan kebocoran.

    Bila dinding rumah Anda terkena rembesan air hujan, cobalah periksa talang air hujan di rumah Anda. Bisa jadi ada kotoran yang menghambat aliran pembuangan air.

    6. Memperbaiki Pipa yang Rusak

    Selain karena penyumbatan, pipa pembuangan air hujan yang rusak juga dapat menyebabkan kebocoran. Misalnya pipa retak, bocor, atau sambungan antarpipa longgar.

    Memperbaiki pipa yang rusak cenderung rumit, apalagi bila ditanam di dalam tembok rumah. Oleh karena itu, Anda mungkin memerlukan jasa ahli bangunan untuk memperbaikinya.

    7. Mengaplikasikan Sealant pada Dinding

    Cara mengatasi dinding rumah yang rembes saat musim hujan juga bisa dengan cara melapisi dinding dengan sealant.

    Sealant dapat diaplikasikan pada mortar (semen sambungan antarbata). Tujuannya untuk menyerap air ke dalam bata sehingga membantu menahan air agar tidak merembes keluar.

    Namun sebagai catatan, solusi ini hanya dapat mengatasi rembesan air yang muncul sesekali, bukan terus menerus.

    8. Melapisi Dinding dengan Cat waterproof

    Cara lainnya yang dapat dilakukan untuk mengatasi rembesan air hujan pada dinding yaitu melapisi permukaan dinding dengan cat anti air (cat waterproof).

    Cara ini bisa menjadi solusi praktis yang dapat mengatasi rembesan air dengan cepat. Namun, bila air masih saja merembes, cobalah mencari tahu penyebab utamanya.

    Mungkin saja ada masalah lain, seperti kebocoran pipa, talang air yang tersumbat, dan sebagainya.

    Itulah beberapa cara mengatasi dinding rembes saat musim hujan yang bisa Anda coba di rumah. Pastikan Anda mencari tahu dulu penyebab munculnya rembesan air, agar perbaikan yang Anda lakukan lebih efektif.

    (inf/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Ganti Sertifikat Tanah Fisik ke Elektronik, Siapkan Dokumen Ini



    Jakarta

    Sertipikat atau sertifikat elektronik adalah keterangan yang diterbitkan melalui sistem elektronik dalam bentuk dokumen elektronik yang disimpan dalam brankas elektronik pemegang hak. Program penerbitan sertifikat elektronik ini diatur dalam Peraturan Menteri ATR/Kepala BPN Nomor 3 Tahun 2023.

    Saat ini, penerapan sertifikat elektronik hanya dilakukan pada Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota yang sudah implementasi penerbitan sertipikat-el pada layanan pertahanan. Berikut cara mengganti sertifikat tanah fisik ke elektronik.


    Cara Mengganti Sertifikat Tanah Fisik ke Elektronik

    Sertifikat elektronik atau sertipikat-el akan disimpan di brankas elektronik yang bisa diakses melalui aplikasi Sentuh Tanahku yang disediakan Kementerian ATR/BPN. Untuk mengaksesnya, pemegang hak harus mempunyai akun pada aplikasi tersebut.

    Jika belum memiliki akun, pihak Kantor Pertahanan akan membantu mendaftarkan akun pemegang hak. Mengutip laman Kementerian ATR BPR, berikut cara permohonan ganti blanko sertifikat analog/ fisik ke sertifikat elektronik:

    1. Datang ke Kantor Pertahanan lokasi bidang tanah
    2. Siapkan sejumlah dokumen seperti

    -Sertifikat asli/analog lama
    -Formulir permohonan yang sudah diisi dan ditandatangani pemohon atau kuasanya di atas materai cukup
    -Surat kuasa apabila dikuasakan
    -Fotokopi identitas pemohon (KTP dan KK), serta kuasa apabila dikuasakan yang telah dicocokan dengan aslinya oleh petugas loket
    -Fotokopi akta pendirian dan badan hukum yang telah dicocokkan dengan aslinya oleh petugas loket, bagi badan hukum

    3. Membayar biaya layanan (PNPB Ganti Blanko)

    Untuk memastikan keaslian sertipikat-el, pemegang hak bisa mengeceknya lewat QR Code yang tertera pada sertifikat el yang dimaksud. Pengecekan dilakukan melalui aplikasi Sentuh Tanahku. Sertifikat lama akan diserahkan ke Kantor Pertanahan untuk disimpan sebagai warkah pendaftaran tanah.

    Manfaat Menggunakan Sertifikat Tanah Elektronik

    Ada beberapa manfaat yang bisa didapatkan masyarakat jika menggunakan sertipikat elektronik. Berikut di antaranya.

    1. Menghindari Kerusakan

    Bentuk sertifikat analog atau fisik terdiri dari beberapa lembar halaman yang memuat data fisik dan yuridis. Data tersebut rawan rusak atau hilang jika ada pemeliharaan data.

    Sedangkan dalam sertipikat-el, data fisik dan yuridis tersimpan dalam blok data (dokumen elektronik). Pemegang hak mendapatkan salinan resmi sertipikat-el yang dicetak dalam bentuk 1 lembar.

    2. Pengesahan Sertipikat-el Tersertifikasi oleh BSrE

    Pada sertifikat lama, pengesahan dilakukan dengan tanda tangan manual. Sementara pada sertipikat-el, pengesahan tertera dengan tanda tangan elektronik yang tersertifikasi oleh BSrE (Balai Sertifikasi Elektronik.)

    3. Tidak Ada Sertifikat Ganda

    Sertipikat-el berpedoman pada perubahan data yang akan diterbitkan sertipikat-el edisi berikutnya. Sehingga tidak akan terbit sertfikat ganda.

    4. Keamanan Dokumen

    Sertipikat-el terjamin keamanannya, karena hanya pemegang hak yang mempunyai akses membuka dokumen elektronik. Selain itu, sertipikat-el dilengkapi dengan QR Code untuk memastikan keasliannya. Terdapat pula status terakhir dari sertipikat-el untuk menghindari terjadinya pemalsuan dokumen.

    Itulah cara mengganti sertipikat atau sertifikat tanah fisik ke elektronik. Per 14 September 2024, ada sebanyak 455 kantor pertanahan Kabupaten/Kota yang sudah mengimplementasikan penerbitan sertifikat-el dan terus bertambah.

    (elk/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Salah Pilih Kabel Listrik Bisa Bawa Petaka di Rumah


    Jakarta

    Memilih kabel listrik yang tepat untuk rumah adalah hal krusial yang sering diabaikan.

    Padahal, kesalahan dalam memilih kabel bisa menimbulkan berbagai risiko yang berbahaya, mulai dari kerusakan perangkat hingga kebakaran rumah.

    Overheating yang Berpotensi Kebakaran

    Salah satu risiko terbesar dari pemilihan kabel yang tidak sesuai adalah overheating. Kabel yang tidak mampu menahan arus listrik berlebih dapat memanas dengan cepat, melansir familyhandyman.com, tukang listrik biasanya menggunakan alat penguji tegangan non kontak, dan kamu juga sebaiknya memiliki alat tersebut.


    Jika dibiarkan, suhu tinggi ini dapat menyebabkan isolasi kabel terbakar, yang akhirnya berujung pada kebakaran rumah. Pastikan memilih kabel dengan kapasitas yang sesuai dengan beban listrik di rumah, konsultasikan dengan teknisi listrik jika kamu tidak yakin dengan spesifikasi yang dibutuhkan.

    Korsleting Listrik

    Korsleting listrik terjadi ketika aliran listrik yang tidak sesuai atau arus pendek mengalir di dalam rangkaian. Ini biasanya disebabkan oleh penggunaan kabel yang tidak mampu menahan beban arus listrik yang besar. Korsleting tidak hanya dapat merusak perangkat elektronik, tetapi juga berpotensi memicu kebakaran.

    Gunakan kabel dengan standar yang sudah teruji kualitasnya dan mampu menahan arus listrik yang diperlukan. Periksa juga instalasi listrik secara berkala untuk memastikan semua kabel dalam kondisi baik.

    Kerusakan Perangkat Elektronik

    Memilih kabel dengan spesifikasi yang salah, terutama yang tidak sesuai dengan kebutuhan arus listrik, bisa menyebabkan kerusakan perangkat elektronik. Ini disebabkan oleh arus listrik yang tidak stabil, yang membuat perangkat cepat rusak atau bahkan terbakar.

    Kamu bisa menggunakan kabel dengan ukuran yang tepat sesuai daya yang dibutuhkan oleh perangkat. Misalnya, untuk perangkat besar seperti AC dan kulkas, gunakan kabel dengan diameter yang lebih besar.

    Kejutan Listrik (Sengatan Listrik)

    Bahaya lain yang tak kalah serius adalah kejutan listrik. Ini bisa terjadi jika kabel yang dipilih tidak memiliki isolasi yang baik atau rusak. Risiko ini bisa sangat berbahaya, terutama jika penghuni rumah secara tidak sengaja menyentuh kabel yang terkelupas.

    Pilihlah kabel dengan isolasi yang tebal dan berkualitas baik. Hindari penggunaan kabel yang murah dan tidak jelas mereknya, karena biasanya memiliki kualitas isolasi yang buruk.

    Biaya Perbaikan yang Tinggi

    Memilih kabel yang salah bukan hanya menimbulkan risiko keselamatan, tetapi juga berdampak pada biaya perbaikan yang tinggi. Perangkat yang rusak akibat arus listrik yang tidak stabil atau korsleting membutuhkan biaya perbaikan atau penggantian yang mahal.

    Jangan berhemat pada kualitas kabel. Meskipun kabel berkualitas mungkin lebih mahal, ini adalah investasi jangka panjang yang akan melindungi rumah dan perangkat kamu dari kerusakan lebih lanjut.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com