Blog

  • 4 Cara Membasmi Kutu Kasur dengan Mudah, Cegah Kulit Gatal-gatal


    Jakarta

    Kutu kasur merupakan serangga kecil yang biasa ditemukan di dalam kasur atau sofa. Pada umumnya, kutu kasur bersembunyi di sudut atau lipatan kasur. Ukurannya yang kecil terkadang sulit dilihat oleh mata telanjang.

    Meski begitu, jangan pernah anggap remeh kehadiran kutu kasur. Sebab, serangga ini dapat mengisap darah manusia serta membawa berbagai penyakit, salah satunya scabies yang bisa menyebabkan gatal-gatal pada kulit.

    Apabila ditemukan kutu kasur di tempat tidurmu, jangan khawatir. Simak cara-cara membasmi kutu kasur dengan mudah dalam artikel ini.


    Cara Membasmi Kutu Kasur

    Ada berbagai cara ampuh untuk membasmi kutu kasur. Dilansir situs Web MD, berikut sejumlah caranya:

    1. Kapur Barus

    Cara yang pertama adalah dengan menggunakan kapur barus. Kapur jenis ini diklaim dapat membasmi kutu kasur yang membandel. Selain efektif, kamu juga bisa mendapatkan kapur barus dengan mudah karena banyak dijual di pasaran.

    Cara pakainya juga mudah, cukup sebarkan kapur barus di sejumlah titik tempat persembunyian kutu kasur. Kemudian tunggu beberapa menit sampai kutu kasur mulai mati akibat racun yang dikeluarkan oleh kapur barus.

    2. Vacuum Cleaner

    Cara selanjutnya adalah dengan menggunakan vacuum cleaner. Selain berfungsi untuk menyedot debu dan kotoran, alat ini juga efektif membasmi kutu kasur yang sembunyi di sela-sela kasur.

    Setelah menyedot seluruh kutu kasur, jangan lupa untuk membuangnya. Hal ini agar kutu kasur tidak berkembang biak di dalam vacuum cleaner.

    3. Silica Gel

    Silica gel ternyata dapat digunakan untuk mengusir kutu kasur, lho. Sama halnya seperti menggunakan kapur barus, detikers perlu menabur silica gel di sejumlah titik yang menjadi sarang kutu kasur.

    4. Menggunakan Uap

    Cara yang terakhir untuk membasmi kutu kasur adalah dengan menggunakan alat uap. Perlu diketahui, kutu kasur tidak tahan dengan suhu tinggi dan mereka akan mati.

    Penggunaan pembersih uap dapat membasmi kutu kasur dan telurnya. Namun, pastikan suhu uap berada di atas 49 derajat Celcius agar kutu kasur dapat mati. Lalu, bersihkan kasur dan ganti seprai dengan yang baru agar tak ada lagi kutu kasur yang menempel.

    Penyebab Kutu Kasur Bisa Muncul

    Ada sejumlah faktor yang menyebabkan kutu kasur bisa muncul di tempat tidur atau sofa. Dilansir situs Healthline, berikut penyebabnya:

    Kasur dan sofa sudah lama tidak dibersihkan selama bertahun-tahun.
    Seprai kasur tidak diganti selama beberapa bulan.
    Kutu kasur awalnya menempel di sejumlah pakaian yang tersimpan di lemari, lalu mereka berhasil pindah ke kasur atau sofa.
    Kutu kasur ikut menempel pada pakaian seseorang, lalu pakaian tersebut diletakkan di atas sofa atau kasur.

    Cara Mencegah Kutu Kasur Agar Tidak Datang Lagi

    Meski kamu sudah berhasil mengusir kutu kasur, tapi bukan berarti serangga kecil tersebut tidak akan datang lagi. Jika detikers tidak menjaga kebersihan, maka kemungkinan besar kutu kasur dapat kembali lagi.

    Adapun sejumlah cara untuk mencegah kutu kasur agar tidak datang lagi, yaitu:

    Buang sampah pada tempatnya.
    Jangan biarkan ada sampah yang tergeletak sembarangan, seperti sampah plastik dan kertas.
    Gantung pakaian di lemari dengan rapi. Hindari juga menaruh pakaian kotor berserakan, terlebih menaruhnya di lantai.
    Rutin mengganti seprai kasur, sarung bantal, dan sarung guling.
    Tambal retakan di dekat soket listrik dan sudut furniture terutama kayu agar kutu kasur tidak bisa masuk.

    Demikian empat cara membasmi kutu kasur dengan mudah. Semoga dapat membantu detikers!

    (ilf/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Ampas Teh Ternyata Bisa Usir Tikus di Rumah, Begini Caranya


    Jakarta

    Tikus merupakan salah satu hama yang banyak dibenci manusia. Selain kerap mencuri makanan, kehadiran tikus di rumah bisa membawa sejumlah penyakit bagi manusia.

    Ada sejumlah cara yang dilakukan untuk mengusir tikus, mulai dari memasang perangkat hingga menyiapkan semprotan anti tikus. Akan tetapi, kamu harus menggelontorkan sejumlah uang untuk membeli peralatan tersebut.

    Nah, ada cara lain yang dinilai ampuh untuk mengusir tikus, yaitu dengan ampas teh. Jadi, buat detikers yang suka menyeduh teh sebaiknya jangan langsung dibuang ampasnya.


    Lantas, apakah benar ampas teh ampuh untuk mengusir tikus? Lalu bagaimana cara menggunakannya? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

    Benarkah Ampas Teh Mampu Mengusir Tikus?

    Dilansir situs Pest Pointers, sebuah jurnal penelitian kimia dan farmasi mengungkapkan bahwa teh hitam mengandung zat tanin sebesar 11%-15%. Nah, zat tersebut diklaim mengeluarkan aroma yang nggak disukai para tikus.

    Selain teh hitam, ada beberapa jenis ampas teh lainnya yang dapat dijadikan sebagai bahan alami untuk mengusir tikus di rumah, yaitu:

    Teh hijau yang mengandung kafein dan katekin.
    Teh putih yang mengandung kafein dan katekin.
    Teh peppermint yang mengandung minyak peppermint.
    Teh oolong yang mengandung theanin.
    Teh chamomile yang mengandung minyak chamomile.
    Teh eukaliptus yang mengandung minyak eukaliptus.

    Cara Menggunakan Ampas Teh untuk Mengusir Tikus

    Cara mengusir tikus di rumah dengan ampas teh terbilang mudah. Simak langkah-langkahnya di bawah ini:

    1. Seduh secangkir teh hitam dan jangan mengangkat kantong tehnya. Diamkan beberapa saat sampai teh menjadi dingin. Cara ini agar kantong teh dapat menyerap aroma teh dengan maksimal, sehingga dapat mengusir tikus dengan ampuh.

    2. Peras sisa air yang masih berada di dalam kantong teh. Pastikan kamu meremasnya sampai kering hingga tidak ada tetesan air lagi. Perlu diingat, ampas teh yang masih basah kurang ampuh untuk mengusir tikus.

    3. Letakkan ampas kantong teh di beberapa sudut ruangan yang sekiranya sering dilalui tikus. Umumnya, tikus menyukai tempat yang gelap, lembap, dan bersembunyi di belakang perabotan.

    Oh ya, pastikan kamu mengganti ampas kantong teh secara teratur, minimal sehari sekali. Hal ini agar aroma tehnya tetap kuat sehingga dapat mengusir tikus-tikus yang senang berkeliaran.

    Cara Lain untuk Mengusir Tikus di Rumah

    Selain menggunakan ampas teh, ada sejumlah cara lain untuk mengusir tikus di rumah. Dikutip dari The Spruce, berikut cara-caranya:

    1. Minyak Peppermint

    Kamu bisa menggunakan minyak peppermint untuk mengusir tikus di rumah. Aroma peppermint yang kuat membuat tikus tidak suka dan memilih kabur.

    Cara pakainya juga mudah, siapkan minyak peppermint dan teteskan ke sejumlah bola kapas. Kemudian, letakkan bola kapas di beberapa sudut ruangan yang sering dilalui tikus.

    2. Minyak Kayu Putih

    Selain peppermint, kamu juga bisa menggunakan minyak kayu putih untuk mengusir tikus. Aroma minyak kayu putih yang menyengat juga membuat tikus merasa tidak nyaman saat menciumnya.

    Untuk cara penggunaannya, siapkan minyak kayu putih dan teteskan ke sejumlah bola kapas. Kemudian, letakkan bola kapas di beberapa sudut ruangan yang sering dilalui tikus.

    3. Memelihara Kucing

    Cara lain untuk mengusir tikus di rumah adalah dengan memelihara kucing. Sama halnya seperti di kartun Tom & Jerry, kucing sangat senang mengejar tikus karena hewan berbulu itu merupakan predator alami tikus.

    Itu dia cara mudah mengusir tikus di rumah dengan menggunakan ampas teh. Semoga dapat membantu detikers!

    (ilf/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Jangka Waktu Toren Air Harus Dibersihkan, Catat!


    Jakarta

    Toren air merupakan salah satu komponen penting dalam penyediaan air di banyak rumah dan gedung. Meskipun sering digunakan, mungkin ada yang belum menyadari pentingnya menjaga kebersihan toren air.

    Pasalnya, air yang disimpan dalam toren berpotensi kotor karena berlumut atau terkontaminasi jika tidak dirawat dengan baik. Lalu, seberapa sering toren air harus dibersihkan?

    Jangka Waktu Toren Air Harus Dikuras

    Berdasarkan informasi yang dibagikan Instagram resmi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (16/9/2023), pengurasan toren air bisa dilakukan setidaknya 6 bulan sekali.


    Jangka waktu tersebut akan membantu menghambat pertumbuhan lumut di tangki air. Munculnya lumut biasanya disebabkan karena toren sering terpapar sinar matahari langsung.

    Jika pertumbuhan lumutnya cepat, maka frekuensi pengurasan juga harus dipercepat. Misalnya, menjadi 3-4 bulan sekali.

    Alasan Toren Air Harus Dikuras

    Alasan kita perlu rutin menguras toren air yaitu agar air bisa selalu tetap bersih. Jika penghuni rumah menggunakan air yang kotor, tentunya hal ini akan berdampak pada kesehatan seperti gatal-gatal ataupun diare.

    Cara agar Toren Air Tidak Berlumut

    • Rutin dibersihkan.
    • Toren air harus ditutup rapat, agar tidak ada sinar matahari yang masuk.
    • Membuat pelindung di atas tangki dengan warna cerah, agar meminimalisir cahaya matahari yang masuk.
    • Melakukan pengecatan ke toren air agar cahaya tidak mudah menembus dinging tangki.

    (khq/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Kaktus di Rumah Tergenang Air Hujan? Begini Cara Atasinya


    Jakarta

    Kaktus merupakan salah satu tanaman favorit bagi pemula. Perawatannya yang mudah menjadi daya tariknya.

    Tanaman ini bisa diletakkan di dalam ruangan maupun di luar ruangan, yang penting bisa terkena sinar matahari. Sebab, kaktus merupakan tanaman asli gurun yang habitatnya beriklim kering.

    Saat kaktus ditaruh di luar ruangan bisa menjadi masalah ketika musim hujan. Sebab, jika tidak segera ditaruh ke dalam rumah justru bisa membuatnya tergenang air, apalagi jika hujan lebat.


    Apabila tidak segera diambil tindakan, kaktus tersebut bisa mati. Lalu, bagaimana cara mengatasi kaktus yang tergenang air hujan?

    1. Ganti Pot

    JIka kaktus terendam air hujan sebaiknya segera diganti potnya. Pastikan kamu menggunakan tanah yang sudah diformulasi khusus untuk kaktus dan pot yang digunakan memiliki lubang drainase. Dengan begitu bisa mencegah kaktus terendam air lagi nantinya.

    2. Buang Bagian yang Busuk

    Jika terendam air terlalu lama bisa menyebabkan akar kaktus membusuk. Maka dari itu, saat memindahkan kaktus ke pot baru, kamu juga perlu memperhatikan akarnya.

    Dilansir dari The Spruce, akar kaktus yang sehat warnanya cerah, seperti nadi, dan tidak mudah hancur saat dipindahkan dari pot. Potong bagian akar yang lembek dan kehitaman karena mengindikasikan bagian tersebut sudah busuk.

    Jangan pindahkan kaktus jika masih ada bagian busuk yang menempel. Sebab, bagian yang busuk bisa menyebar dan bisa membahayakan kaktus.

    Pastikan area yang baru dipotong sudah mengering sebelum dipindahkan ke pot baru dan jangan diberi air selama seminggu setelah diganti potnya.

    3. Pasang Atap untuk Lindungi Kaktus dari Hujan

    Dilansir dari Gardening Know How, jika kamu tetap ingin menaruh kaktus di luar rumah, pastikan ada atap peneduh agar kaktus tidak terguyur hujan terus menerus, apalagi belakangan ini sudah masuk musim hujan. Apabila tidak bisa membuat atap peneduh, kamu bisa memasukkan kaktus ke dalam rumah untuk sementara waktu.

    Itulah beberapa cara mengatasi kaktus yang tergenang air hujan. Semoga bermanfaat!

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Wastafel Bau? Ini Cara Cepat Mengatasinya!



    Jakarta

    Pertimbangkan saluran pembuangan sejenak, karena terkadang kita menganggap saluran pembuangan sebagai hal yang biasa. Instalasi saluran pembuangan tidak cuma memperhitungkan gravitasi, vakum, dan kemiringan, tapi juga tentang harus memperhitungkan keselamatan, seperti paparan manusia terhadap agen biologis.

    Namun tidak perlu khawatir, simak tips berikut ini untuk menyingkirkan bau tak sedap dari saluran pembuangan itu.

    Penyebab Saluran Berbau

    Melansir Home Made Simple, terkadang bau yang dihasilkan saluran air bersumber dari berbagai macam hal, mulai dari partikel makanan dan kotoran lain yang tersangkut di tempat yang tidak seharusnya.


    Penumpukan makanan di wastafel dapur dapat menimbulkan tumbuhnya jamur dan bakteri, yang akan memperparah bau tak sedap di wastafel. Saluran pembuangan yang tidak pernah digunakan juga bisa menyebabkan bau tak sedap ketika air di dalamnya terperangkap dan menguap seiring berjalannya waktu.

    Hindari juga membuang lemak daging atau minyak ke wastafel, karena keduanya dapat membeku di dalam pipa dan akan membusuk di sana, dan ini menyebabkan bau yang tak sedap.

    Bahkan, terkadang kita membuang sampah dari sisa-sisa makanan ke wastafel. Hal ini boleh dilakukan namun, sesekali perlu dibersihkan dengan sikat gigi.

    Kamar mandi juga merupakan penyebab terjadinya bau pada saluran karena penyumbatan yang terjadi, kotoran seperti rambut dan buih sabun juga dengan nyaman masuk ke saluran pembuangan, saling menempel dan akhirnya mengeras menjadi zat yang tidak hanya membuat saluran tersumbat, tetapi kemungkinan terdapat bau aneh pada saluran.

    Perlengkapan yang Dibutuhkan

    Alat untuk membersihkan saluran air yang berbau sangat sering dijumpai di rumah. Kamu bisa menggunakan sabun cuci piring yang lembut namun kuat, bisa juga kamu memakai penyedot debu untuk dapur atau kamar mandi, dan yang terakhir pakai spons atau penggosok untuk pembersihan.

    Memperbaiki Wastafel Dapur yang Bau

    Gunakan sumbat wastafel, rendam wastafel menggunakan air yang sangat panas dengan sabun cuci piring. Setelah direndam, bilas dengan benar bagian yang telah direndam tadi dan area sekitarnya agar bersih secara keseluruhan.

    Buang semua kotoran yang terlihat. Jika kamu merasa ada sesuatu yang kurang, kamu bisa menggunakan sikat gigi bekas untuk sudut dan setiap celah-celah kecil.

    Jika bau masih tercium, pakailah pembersih untuk menyelesaikan masalah dengan cepat, tetapi beberapa tukang ledeng mengingatkan agar tidak memakai pembersih kimia keras, karena dapat merusak pada pipa dan menimbulkan masalah yang lebih besar.

    Periksa kembali, apakah masih ada partikel makanan atau kotoran yang tersangkut di saluran pembuangan, lalu singkirkan. Alirkan dan tuangkan air yang panas dengan ketel teh sampai mendidih ke dalam saluran pembuangan secara perlahan guna membuat penyumbatan menjadi lunak.

    Jika saluran pembuangan masih berbau, kamu bisa menggunakan kulit jeruk ke dalam saluran dengan ditambah es batu di dalamnya, guna membantu menghilangkan bongkahan makanan yang tersisa dan menempel pada bilah.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Nggak Pakai Ribet! 7 Cara Usir Nyamuk Pakai Bahan di Rumah


    Jakarta

    Memasuki musim hujan, nyamuk mulai banyak bermunculan. Adanya nyamuk di rumah tentu bisa mengganggu bahkan menyebabkan penyakit seperti demam berdarah hingga malaria.

    Untuk membasmi nyamuk umumnya menggunakan insektisida. Namun, hal itu tidak terlalu bagus untuk kesehatan manusia dalam jangka panjang.

    Jangan khawatir! Kamu bisa mengusir nyamuk menggunakan bahan-bahan yang ada di rumah. Apa saja itu? Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini informasinya.


    Air Bawang Putih

    Melansir The Kitchen, bawang putih sering dikenal sebagai pengusir nyamuk. Caranya, buatlah semprotan sendiri dengan menambahkan beberapa siung bawang putih yang segar dan cincang. Lalu tambahkan satu sendok minyak mineral, kemudian diamkan seharian hingga meresap sempurna.

    Saring bawang putih, lalu tambahkan ke botol semprot yang telah diisi air, setelah itu semprotkan cairan tersebut pada semua sumber cahaya luar ruangan guna membuat penghalang yang tidak akan dilintasi nyamuk.

    Ampas Kopi

    Ampas kopi diketahui mampu mengusir nyamuk karena baunya yang tak disukai serangga tersebut. Dengan menaburkannya di seluruh bagian taman dan teras, atau bisa juga membakarnya dalam cangkir dijamin nyamuk enggan untuk balik lagi.

    Minuman berkafein yang banyak khasiat ini sebenarnya bisa menjadi alat pengusir berbagai jenis serangga, menjadikannya pilihan yang tepat untuk aktivitas luar ruangan dengan skala berapa pun.

    Minyak Atsiri

    Jika kamu memiliki minyak esensial, itu tandanya kamu sudah memiliki metode yang ampuh untuk mengusir nyamuk, tambahkan beberapa tetes minyak yang berbau tajam seperti lavender atau peppermint.

    Masukkan ke dalam botol semprot yang telah diisi air, kemudian semprotkan secara menyeluruh di dapur dan area luar yang terdapat banyak nyamuk.

    Pakai kamper

    Dilansir Architectural Digest India, kamper atau camphor mampu menghilangkan bau yang menyengat, hal ini bisa mengusir nyamuk secara efektif. Taruh kamper di mangkok yang berisi air dan ganti airnya setiap 2-3 hari.

    Taruh Tanaman Pengusir Nyamuk

    Menaruh beberapa tanaman pengusir nyamuk juga bisa menjadi alternatif lain. Beberapa di antaranya yaitu marigold, lavender, peppermint, serai, rosemary, bahkan bawang putih.

    Gunakan Cuka Apel

    Semprotan berisi cuka apel juga bisa mengusir nyamuk. Campurkan cuka apel dengan beberapa tetes minyak serai dan semprotkan ke sekeliling rumah.

    Pakai Lemon dan Cengkeh

    Potong lemon menjadi dua lalu tusukkan cengkeh di atasnya. Taruh lemon dan cengkeh tersebut di beberapa area dalam rumah.

    Itulah beberapa cara mengusir nyamuk dengan bahan-bahan yang ada di rumah. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Warna-warna yang Dibenci dan Disukai Nyamuk


    Jakarta

    Keberadaan nyamuk di rumah kerap membuat penghuni jengkel. Hal itu karena gigitan nyamuk dapat menyebabkan gatal-gatal hingga menularkan penyakit.

    Ada berbagai cara untuk mengusir nyamuk dari rumah, misalnya dengan menggunakan insektisida maupun bahan alami. Di samping itu, bagian interior rumah juga bisa memberikan pengaruh karena ada warna-warna yang tidak disukai nyamuk.

    Dalam studi yang dipublikasikan di Nature Communications mengungkapkan bahwa indera penciuman nyamuk sangat peka terhadap warna jika ada karbondioksida di dekatnya. Tanpa karbondioksida di dekatnya, nyamuk tidak akan mengenali preferensi warna di sekitarnya.


    Meski demikian, tidak ada salahnya jika kita memakai warna-warna yang tidak disukai nyamuk agar dia tidak mendekat. Berikut ini beberapa warna yang tidak disukai nyamuk yang bisa kamu pakai pada dinding rumah.

    Warna yang Dibenci Nyamuk

    1. Putih

    Penelitian menunjukkan bahwa nyamuk tidak mendekati benda berwarna putih, bahkan saat CO2 yang disemprotkan. Alasannya karena nyamuk menjauhi warna terang yang memantulkan panas. Maka, kamu bisa menggunakan cat dinding berwarna putih di rumah agar nyamuk tidak sering datang. Warna putih juga dapat membuat rumah lebih cerah, bersih, dan elegan. menjadikan putih sebagai pencegah nyamuk yang ideal.

    2. Hijau

    Penelitian menunjukkan nyamuk menghindari warna hijau. Hal ini terbukti saat seorang peneliti meletakkan tangan kosong mereka di luar ruang uji, tempat nyamuk tertarik. Namun, ketika peneliti yang sama memasukkan tangan mereka ke dalam ruang uji dengan mengenakan sarung tangan hijau, nyamuk mengabaikannya, dan terbang melewatinya. Bahkan saat disemprot dengan CO2 untuk menarik mereka lebih banyak, nyamuk tetap tidak tertarik dengan warna hijau.

    Hal ini akan berbeda jika nyamuk melihat warna hijau pada tanaman, terutama yang berada di luar rumah dan tanahnya lembap atau terdapat genangan air.

    3. Ungu

    Meskipun ungu lebih gelap warnanya daripada hijau atau putih, warna ini tidak menarik perhatian nyamuk. Alasannya, warna ungu memiliki panjang gelombang terpendek dari semua warna pada spektrum cahaya yang tampak.

    4. Earth Tones

    Dilansir Homes & Gardens, nyamuk tidak menyukai warna-warna natural atau earth tones seperti kaki, beige, maupun hijau zaitun. “Nyamuk biasanya mengabaikan warna putih, hijau, dan biru, yang merupakan warna umum di alam. Mereka juga membenci warna gading (ivory), krem, cokelat kecokelatan, khaki, kuning pastel, dan abu-abu lembut, yang mirip dengan warna predator alami mereka seperti burung dan laba-laba,” kata Pakar cat dan warna Goodell David dari Paints Acrylic.

    Warna yang Disukai Nyamuk

    Di sisi lain, ada juga beberapa warna yang disukai nyamuk. Nah, kamu bisa menghindari menggunakan warna-warna ini untuk mencegah nyamuk ada di rumah. Berikut informasinya.

    1. Hitam

    Melansir Homes & Gardens, seorang ahli entomologi di Mosquito Squad, nyamuk melihat dunia dalam bentuk dan warna yang kabur alih-alih gambar yang tajam dan detail. Oleh karena itu, nyamuk bergantung pada faktor lain seperti karbon dioksida, panas, gerakan, dan aroma untuk navigasi penerbangan mereka dan menemukan sarang dan sumber makanan.

    Salah satunya dinding yang berwarna hitam. Ketertarikan itu berasal dari kebutuhan nyamuk untuk menghindari sinar matahari langsung. Pasalnya, paparan sinar matahari yang terlalu lama dapat menyebabkan dehidrasi dan kematian dini pada nyamuk. Hal inilah yang membuat nyamuk sering muncul pada senja atau fajar sebab mereka mencoba sembunyi dari paparan sinar matahari.

    2. Biru Tua

    Karena memiliki warna gelap dan jenuh sehingga memiliki efek yang sama. Biru tua juga menarik perhatian nyamuk, hal ini karena nyamuk mendeteksi panas yang diserap dan ditahan oleh warna yang lebih gelap. Warna-warna ini begitu kuat sehingga banyak ilmuwan dalam penelitian menggunakannya sebagai daya tarik ketika mengamati nyamuk dengan memasang perangkap nyamuk berwarna gelap.

    3. Merah

    Warna merah merupakan warna yang paling dicari oleh nyamuk. Crumbley merujuk penelitian terkini yang menunjukkan bahwa paparan bau seperti karbon dioksida ‘memicu ketertarikan nyamuk’ pada warna seperti merah. Hal ini berarti mereka cenderung mengerumuni ruangan dengan warna merah untuk mencari mangsa.

    4. Jingga

    Dinding yang berwarna jingga juga menarik perhatian nyamuk. “Mungkin ini lagi-lagi karena detail yang terbatas pada pandangan serangga, dan deteksi bentuk yang berbeda dari latar belakangnya memberi petunjuk kepada serangga bahwa inang potensial ada di dekatnya,” tutur Crumbley. Meskipun punya warna yang lebih terang, nyamuk memiliki ketertarikan kepada warna ini.

    Itulah warna-warna yang dibenci dan disukai nyamuk. Apabila masih ada nyamuk di rumah, kamu bisa melakukan hal lain untuk mengusirnya, misalnya menggunakan semprotan bahan alami dari bawang putih hingga meletakkan tanaman pengusir nyamuk seperti lavender.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Terungkap! Ini Tempat Persembunyian Nyamuk di Rumah



    Jakarta

    Nyamuk merupakan salah satu serangga yang meresahkan penghuni rumah. Tak heran berbagai cara dilakukan untuk mengusir makhluk penghisap darah itu dari rumah.

    Nyamuk biasanya tidak terbang terlalu lama. Ada waktu-waktu khusus saat ia terbang yaitu setelah subuh hingga pagi lalu beberapa saat sebelum senja dan terbang keliling-keliling selama 2 jam.

    Pada waktu jeda antara pagi ke senja, ada di mana nyamuk itu?


    Dilansir Varsity Termite and Pest Control, nyamuk tidak menyukai angin dan sinar matahari yang terang dan panas. Hewan tersebut justru menyukai suasana yang lembap dan gelap. Tak heran mereka menyukai tempat yang ada penghalang, contohnya seperti semak-semak atau rumput yang tinggi.

    Oleh karena itu, taman maupun kebun di rumah harus dirawat dan pangkas jika sudah terlalu rimbun atau rumputnya sudah panjang agar tidak menjadi tempat persembunyian nyamuk.

    Selain di luar rumah, nyamuk juga memiliki tempat persembunyiannya di dalam rumah. Mereka suka bersembunyi di bak mandi, wastafel, dan keran. Kamu juga bisa menemukan nyamuk di sistem perpipaan di rumah maupun di bagian atap.

    Diingat saja, nyamuk menyukai tempat-tempat uang gelap dan lembap. Ia akan bersembunyi di tempat serupa di mana pun mereka berada.

    Cara Mencegah Nyamuk Bersarang di Rumah

    Dilansir CDC, ada beberapa cara untuk mencegah nyamuk berkembang biak dan bersarang di rumah. Berikut ini caranya.

    Agar Nyamuk Tidak Masuk Rumah

    – Pasang jendela dan pintu dengan jaring-jaring (door screen) agar nyamuk tidak bisa masuk ke dalam rumah
    – Tutup pintu, jangan biarkan pintu terbuka
    – Gunakan AC jika memungkinkan

    Agar Nyamuk Tidak Bertelur di Rumah

    – Seminggu sekali, kosongkan dan gosok, balikkan tutupi, atau buang semua barang yang menampung air, seperti vas atau tatakan pot bunga untuk membuang telur dan larva nyamuk
    – Gunakan insektisida dalam ruangan jika masih ada nyamuk di rumah kamu setelah memasang dan memperbaiki door screen serta mengosongkan dan menggosok wadah
    – Sewa jasa profesional pengendalian hama untuk menangani area di dalam rumah

    Itulah informasi tempat persembunyian dan cara mencegah nyamuk berkembang biak di rumah.

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Bahan Dapur yang Ampuh Hilangkan Bau Cat Dinding


    Jakarta

    Bau cat dinding yang baru diaplikasikan ke dinding akan tercium cukup menyengat. Bau ini bisa bertahan berhari-hari apabila ruangan tersebut tertutup tanpa ventilasi.

    Padahal cat dinding yang baru diaplikasikan itu tengah aktif mengeluarkan bahan kimia yang berbahaya bagi tubuh. Mengutip dari How Stuff Works, di dalam cat dinding terdapat senyawa yang disebut VOC (Volatile organic compounds). Senyawa organik ini mudah menguap setelah cat dinding diaplikasikan. Meskipun berbahaya, senyawa ini membuat cat jadi lebih tahan lama dan membantu cat dapat kering.

    Maka dari itu, setelah mengecat sebaiknya membuka semua ventilasi seperti pintu dan jendela agar baunya berkurang dan senyawa tersebut bisa terbuang. Jika kamu butuh cepat-cepat menempati ruangan tersebut, ada lho cara cepat menghilangkan bau tersebut. Melansir dari The Spruce, berikut bahan-bahan dapur yang bisa hilangkan bau cat dinding.


    1. Baking Soda

    Baking soda dapat menguapkan bau dari cat dinding yang baru diaplikasikan. Baking soda juga bisa menghilangkan bau dari kulkas dan cucian baju.

    Cara menggunakannya cukup menuangkan baking soda ke dalam wadah, kemudian letakkan di beberapa sudut rumah. Apabila di ruangan tersebut sudah terisi perabotan dan bau belum hilang, kamu bisa menebar baking soda di sofa atau furniture yang berbahan kain. Lalu, diamkan semalaman. Baru setelah itu dibersihkan dengan vacuum cleaner sampai bersih.

    2. Bawang Bombai

    Bawang-bawangan memiliki bau yang khas. Bahkan pada saat kita memotong bawah, mata kamu bisa berair seperti hendak menangis. Ternyata bawang bombai juga ampuh menghilangkan bau cat dinding yang baru diaplikasikan.

    Caranya juga cukup mudah. Cukup membelah bawang bombai menjadi 2 potong besar. Letakkan di beberapa sudut rumah. Setelah didiamkan semalaman, hancurkan bawang bombai hingga tidak dapat dipakai lagi dan jangan menggunakan bawang tersebut sebagai bahan memasak. Sebab, di dalamnya sudah menyerap senyawa VOC.

    3. Air Berisi Lemon

    Lemon terkenal sebagai buah-buahan yang baik untuk kesehatan. Ternyata air yang di dalamnya diisi Lemon segar dapat menghilangkan bau cat dinding yang baru diaplikasikan.

    Alasan lemon tersebut memakai air karena air efektif untuk menyerap bau, sedangkan lemon dapat menguarkan bau yang segar sehingga menyamarkan bau cat yang mencolok.

    Kamu bisa meletakkan air berisi lemon tersebut di beberapa sudut rumah. Kemudian tinggalkan semalaman.

    4. Biji Kopi Kering

    Kamu pasti pernah ke café atau tempat makan yang menyediakan menu kopi yang diolah sendiri. Bau biji kopi kering itu bisa tercium bahkan beberapa meter dari tempat biji kopi disimpan.

    Ternyata biji kopi ini bisa menghilangkan bau cat dinding yang baru diaplikasikan. Namun, perlu diperhatikan sama seperti bawang bombai, setelah disebar di ruangan biji kopi tersebut jangan dipakai untuk dikonsumsi.

    5. Cuka

    Kamu juga bisa mencoba dengan menuangkan cuka ke dalam air. Pakai cuka yang khusus untuk bahan untuk membersihkan rumah. Setelah dicampurkan gunakan wadah terbuka seperti mangkuk dan letakkan di beberapa sudut rumah untuk menghilangkan bau cat yang baru dipakai.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Cara Menghadirkan Warna ke Dapur Rumah agar Terlihat Cantik



    Jakarta

    Dapur merupakan salah satu ruangan yang paling banyak kegiatan di rumah. Seperti untuk memasak, bersantap hingga menyiapkan makanan untuk keluarga atau tamu di rumah.

    Dengan menciptakan desain fungsional yang juga menginspirasi kehidupan sehari-hari menjadi lebih penting. Warna dapat berperan, meskipun terasa menakutkan untuk menggunakan banyak warna di dapur.

    Melansir Ideal Home, Berikut beberapa cara sederhana menghadirkan warna ke dapur rumah agar terlihat menarik dan nyaman saat berada di dapur.


    Pilih Dua Warna

    Berpegang pada satu warna yang mencolok terkadang terasa seperti keputusan yang lebih besar daripada memilih beberapa corak. Dengan satu blok warna, kamu bebas memilih warna tertentu yang disukai dan yang akan bertahan lama.

    Sedangkan memilih tampilan dua warna akan memberi kamu lebih banyak fleksibilitas saat menerapkan skema warna itu ke seluruh rumah dan akan mengurangi tekanan pada keputusan kamu.

    Gunakan Pola

    Salah satu tren terbesar tahun ini adalah mewarnai seluruh ruangan dengan satu warna mencolok, termasuk semua bagian dari papan pinggir hingga langit-langit. Ini adalah tren yang terlihat sangat mengesankan tetapi membuat penggunaan warna lebih mudah.

    Pertimbangkan untuk menambah beberapa pola ke dalam warna agar lebih menarik dan berkilau. Melakukan hal itu akan menambah dimensi pada skema tetapi juga memudahkan kamu untuk mengambil warna dari ide wallpaper dapur untuk digunakan.

    Cat Dinding Bukan Lemari

    Ide cat merupakan salah satu cara paling serbaguna untuk menambahkan kepribadian ke rumah dan dapat menggantinya sesering yang diinginkan. Baik itu satu dinding atau seluruh dapur, warna ini akan menambahkan corak warna yang tegas.

    Jangan Takut Mencoba Warna Gelap

    Jika kamu memutuskan untuk mengecat lemari dapur atau membeli warna tertentu saat sedang dalam proses desain, memilih warna gelap mungkin merupakan pilihan terbaik.

    Memilih cat harus mencerminkan tampilan dan nuansa yang disukai dan warna yang bagus untuk menutupi tumpahan, cipratan, benturan, dan noda sehari-hari di dapur.

    “Warna hijau sedang hingga tua mungkin merupakan warna yang paling serbaguna untuk dipadukan dengan setiap gaya dekorasi interior dan memberikan kesan tenang di ruangan yang paling sibuk dan paling banyak digunakan,” kata Marianne Shillingford.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com