Blog

  • Tutorial DIY Bikin Rak dari Besi Hollow di Rumah



    Jakarta

    Kamu ingin punya rak dengan desain buatan kamu sendiri? Membuat rak sendiri sebenarnya tidak terlalu sulit. Terdapat berbagai macam material yang bisa kamu jadikan bahan rak, salah satunya kamu bisa manfaatkan besi hollow.

    Penasaran dengan caranya? Berikut tutorial lengkap membuat rak dari besi hollow DIY (Do it Yourself).

    Melansir dari Ukur, Senin (18/12/2023), berikut 10 langkah membuat rak dari besi hollow sendiri ini.


    1. Siapkan Peralatan yang Dibutuhkan

    Hal pertama yang harus kamu lakukan untuk membuat rak dari besi hollow adalah menyiapkan seluruh peralatan yang kamu butuhkan. Terutama alat untuk pengukuran, pemotongan, dan juga pengelasan. Setidaknya ada beberapa peralatan utama dan pendukung yang harus kamu siapkan, mulai dari:

    1. Meteran dan penggaris siku
    2. Spidol
    3. Mesin las dan bijih las
    4. Bor listrik dan mata bor (ukuran bisa kamu sesuaikan dengan sekrup).
    5. Waterpass
    6. Gerinda atau mesin potong (pilihan yang lebih tepat sesuai dengan peralatan kamu, sehingga akan menghasilkan pemotongan yang lebih presisi)
    7. Amplas (bisa pakai mata gerinda khusus pengamplasan)
    8. Kuas atau mesin kompresor dan set spray (untuk pengecatan)
    9. Cat finishing (biasanya menggunakan cat anti bocor untuk menghindari karat)

    Untuk peralatan yang tidak kamu punya, tidak perlu membelinya. Kamu bisa meminjam ke tetangga atau saudara, atau bahkan kamu bisa menyewa. Jika memungkinkan kamu bisa menyewanya.

    2. Siapkan Bahan Material Pembuatan Rak

    Setelah peralatan sudah siap, tahapan selanjutnya adalah adalah menyiapkan dan menentukan bahan yang akan kamu gunakan. Berikut bahan-bahan yang akan kamu gunakan,misalnya seperti.

    1. Besi hollow yang ukurannya bisa kamu sesuaikan dengan perkiraan kebutuhan desain, lebihkan 1 atau 2 meter untuk serep.
    2. Alas rak (bisa menggunakan berbagai material mulai dari multiplex, triplex, lembar kayu, papan, kaca, atau jenis material lainnya).
    3. Besi siku beserta sekrup atau baut (bebas ingin pakai ring atau tidak, sesuaikan dengan kebutuhan).
    4. Atribut pendukung lainnya seperti roda sliding, roda rak, pegangan, dan atribut pendukung lainnya.

    3. Buat Desain Rak Sesuai Keinginan

    Mulailah cara buat rak dari besi hollow dengan menggambar desain atau sketsa rak yang kamu inginkan. Rancang dan tentukan bentuk dengan kondisi dan konsep ruang, serta lokasi yang kamu pilih. Desain dan ukuran bisa kamu sesuaikan kebutuhan, karena kamu buat juga bisa menggunakan kreatifitas kamu.

    4. Mengukur dan Memotong Besi Hollow

    Gambaran desain beserta ukurannya sudah beres, kini saatnya kamu beralih ke proses pengukuran dan pemotongan besi. Dalam tahapan ini, kamu perlu mengukur besi hollow dengan presisi menggunakan pengukur seperti meteran.

    Agar rak bisa berdiri kokoh sempurna pastikan pemotongan tepat dan lurus. Potong satu per satu menggunakan mesin potong, agar tidak tertukar beri tanda dengan spidol. Potong sesuai alur garis yang sudah kamu buat, dan usahakan presisi.

    5. Selesaikan Rangka Utama Terlebih Dahulu

    Pisahkan bagian-bagian yang telah terpotong sesuai dengan bagian masing-masing. Fokuskan kepada bagian rangka utama terlebih dahulu, seperti mengawali dari bagian terbesar atau rangka penopang, kemudian lanjutkan ke bagian-bagian rangka yang lebih kecil.

    6. Mulai Tahapan Pengelasan

    Setelah bagian-bagian rak yang sudah dikelompokkan, langkah selanjutnya adalah memulai tahapan pengelasan yang mana merupakan tahap paling krusial dalam cara buat rak dari besi hollow. Pastikan pengelasan sesuai urutan prioritas, serta tiap sisi harus memiliki sudut yang presisi sesuai arahan desain yang kamu buat.

    Lakukan pengelasan dengan rapi dan hati-hati, serta posisikan tiap sambungan dengan tepat sasaran. Setelah pengelasan selesai, jangan lupa amplas bagian benjolan sisa las atau bagian yang runcing. Pastikan untuk melakukan pengelasan pada dudukan besi siku agar bisa lebih paten saat kamu satukan.

    7. Aplikasikan Cat Anti Bocor

    Sebelum membuat bagian alas rak atau atribut tambahan lainnya, kamu bisa melapisi rangka dengan cat anti bocor. Lapisan cat ini akan memberikan perlindungan ekstra pada besi hollow, agar memiliki umur yang lebih panjang dan terhindar dari karat.

    8. Siapkan Material Pendukung untuk Alas Rak

    Langkah selanjutnya dalam cara membuat rak dari besi hollow adalah menyiapkan material pendukung. Tentunya material ini berhubungan dengan alas rak besi hollow dan atribut tambahan sesuai dengan desain yang kamu buat sebelumnya.

    9. Ukur dan Potong Sesuai Ukuran Rangka

    Setelah material pendukung (bagian alas) siap, mulailah tahapan pengukuran dan pemotongan sesuai dudukan rak yang kamu buat. Pastikan kamu menyisakan sedikit ruang untuk mengantisipasi pemuaian material terhadap suhu. Pastikan juga memberikan lubang sesuai dudukan siku yang kamu siapkan.

    10. Finishing dengan Penyekrupan

    Jika sudah terpotong, maka kamu tinggal rakit rak dan sesuaikan dengan desain. kamu juga bisa menambahkan lapisan plitur dan cat untuk memperindah alas atau atribut lainnya.

    Demikian tutorial DIY bikin rak dari besi hollow. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Terlalu Dekat, Segini Jarak Ideal Sumur Air dan Septic Tank


    Jakarta

    Saat membangun rumah, kamu perlu memperhatikan jarak sumur dengan septic tank. Sebab hal ini bertujuan untuk menghindari kontaminasi air sumur dengan limbah dari septic tank. Septic tank sendiri untuk menampung limbah, sementara sumur menyediakan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

    Lalu berapa jarak ideal antara sumur dan septic tank di rumah? Simak penjelasan berikut.

    1. Peraturan Jarak Minimal Sumur dan Septic Tank

    Dilansir dari Ukur, Selasa (19/12/2023), sesuai dengan (Standar Nasional Indonesia) SNI 2398:2017, ada ketentuan jarak minimal yang wajib kamu patuhi antara lokasi pengolahan septic tank dengan sumur dan struktur bangunan. Ketentuannya adalah sebagai berikut.


    Jarak antara sumur resapan septic tank dan sumur air minum harus 10 meter, dengan bangunan atau rumah jaraknya 1,5 meter, dan dengan sumur resapan air hujan jaraknya 5 meter.

    Sementara untuk upflow filter septic tank, jarak minimalnya dengan sumur air minum, struktur bangunan, dan sumur resapan air hujan semuanya adalah 1,5 meter.

    Begitu juga dengan taman sanita septic tank, jarak minimalnya tersebut masing-masing adalah 1,5 meter.

    Kemudian, bagaimana cara mengatur jarak sumur dan septic tank jika kurang dari 10 meter?

    2. Langkah Menentukan Jarak jika Kurang dari 10 Meter

    Jika kamu berencana membangun tangki septic dan jarak antara sumur dengan tangki septic yang direncanakan kurang dari 10 meter, jangan khawatir sebab kamu masih bisa melakukannya dengan cara berikut.

    Pertama-tama, tentukan arah aliran air tanah dengan mengobservasi sumur di rumah tetangga. Berikut langkah-langkahnya yaitu:

    1. Ukur kedalaman tiga sumur tetangga terdekat
    2. Gambarkan segitiga di atas kertas yang menghubungkan ketiga titik sumur tersebut
    3. Tandai setiap titik sumur dengan kedalamannya, dihitung dari permukaan air hingga ke permukaan tanah
    4. Dengan analisa gambar tersebut, kamu bisa mengetahui bahwa sumur dengan kedalaman paling rendah mengindikasikan arah air menuju ke sumur tersebut.
    5. Bisa disimpulkan bahwa tidak setiap lokasi memerlukan jarak 10 meter antara septic tank dan sumur. Arah aliran air tanah harus menjadi pertimbangan saat membangun septic tank.

    Kecepatan aliran air tanah di setiap wilayah bisa berbeda yang mengakibatkan variasi dalam jarak optimal antara sumur dan tangki septic. Perbedaan aliran air tanah sangat dipengaruhi oleh struktur batuan dan karakteristik geografis daerah tersebut

    3. Faktor yang Mempengaruhi Jarak Sumur dan Septic Tank

    Sebenarnya terdapat banyak faktor yang mempengaruhi jarak dari septic tank dan sumur. Berikut beberapa faktor utama yang berpengaruh pada jarak septic tank dengan sumur, yaitu:

    1. Topografi tanah yang dipengaruhi oleh kondisi dan kemiringan permukaan tanah.
    2. Faktor hidrologi meliputi kedalaman air tanah, arah serta kecepatan aliran dalam tanah, dan keberadaan lapisan tanah yang batu atau berpasir. Untuk lapisan tanah seperti ini, dibutuhkan jarak yang lebih besar dibandingkan dengan daerah yang memiliki lapisan tanah dari tanah liat.
    3. Faktor meteorologi terutama pada area dengan curah hujan yang tinggi diperlukan jarak sumur yang lebih panjang dari toilet.
    4. Jenis mikroorganisme juga berpengaruh pada jarak sumur dengan septic tank. Beberapa mikroorganisme memiliki karakteristik unik, misalnya bakteri pembawa penyakit yang lebih resisten di tanah yang basah dan lembab. Cacing bisa bertahan di tanah lembab hingga 5 bulan, sementara di tanah kering hanya bertahan hingga 1 bulan.
    5. Faktor budaya, misal ada adat tradisi di beberapa masyarakat untuk membuat sumur tanpa dinding penahan.
    6. Frekuensi pemompaan, seiring bertambahnya volume air yang diambil dari sumur untuk memenuhi kebutuhan banyak orang, kecepatan aliran dalam tanah meningkat untuk menggantikan volume yang berkurang.

    Saksikan detik Pagi:

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Bedakan Sertifikat Tanah Asli atau Palsu, Mudah!


    Jakarta

    Sertifikat tanah merupakan salah satu dokumen yang kerap dipalsukan. Maka dari itu, perlu mengetahui cara mengecek sertifikat tanah asli atau palsu.

    Ternyata, ada beberapa cara mengetahui apakah sebuah sertifikat tanah itu asli atau palsu. Bisa dilihat dari bentuk fisik atau bisa dilakukan secara online.

    Bentuk Fisik Sertifikat Tanah Asli atau Palsu

    Dikutip dari Lamudi, Selasa (19/12/2023), dalam beberapa kasus sempat ditemukan cover atau sampul buku sertifikat tanah berwarna abu-abu. Padahal, umumnya sampul buku sertifikat tanah berwarna hijau. Selain itu, cap serta tanda tangan yang tertera berbeda dengan yang asli.


    Datang dan Cek ke Badan Pertanahan Nasional

    Selanjutnya, cara yang bisa dilakukan untuk mengecek sertifikat tanah asli atau palsu adalah dengan mengecek langsung ke Badan Pertanahan Nasional (BPN). Begini prosedurnya.

    1.Datang ke kantor BPN terdekat
    2.Pergi ke loket pengecekan sertifikat tanah
    3.Bawa sertifikat asli, KTP, bukti lunas PBB tahun terakhir
    4.Biaya pengecekan Rp 50.000
    5.Waktu pengecekan sertifikat tanah sehari

    Cek Sertifikat Tanah Lewat Aplikasi Sentuh Tanahku

    Selain itu, kamu juga bisa mengecek keabsahan sertifikat tanah yaitu melalui aplikasi Sentuh Tanahku, Berikut ini caranya.

    1. Download aplikasi Sentuh Tanahku di Play Store atau App Store
    2. Jika belum memiliki akun, kamu bisa daftar terlebih dahulu dengan memilih ‘Masuk’ dan pilih ‘Daftar di Sini’ dan lengkapi data yang diperlukan
    3. Selanjutnya cek link aktivasi di email dan klik tautan tersebut
    4. Login untuk masuk ke aplikasi Sentuh Tanahku dengan username dan password yang sudah dibuat
    5. Pilih layanan ‘Cari Berkas’ dan isi data yang diperlukan dan klik ‘Cari Berkas’

    Cek Sertifikat Tanah Lewat Website Kementerian ATR/BPN

    Cara lainnya, kamu bisa mengecek sertifikat lewat website resmi miliki Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Ini caranya.

    1. Buka laman www.atrbpn.go.id
    2. Pilih ‘Publikasi’
    3. Pilih ‘Layanan’ lalu klik ‘Pengecekan Berkas’
    4. Isi data yang diperlukan seperti Kantor Pertanahan, Nomor Berkas, dll
    5. Klik Cari Berkas di bagian bawah

    Cek Sertifikat Lewat Website BHUMI

    Berdasarkan catatan detikcom, mengecek keaslian sertifikat juga bisa dilakukan lewat website Bhumi. Website BHUMI.atrbpn.go.id merupakan situs peta interaktif yang terintegrasi dengan geoportal ATLAS untuk menggambarkan bidang-bidang tanah yang terdaftar di Kementerian ATR/BPN. Untuk mengecek keaslian sertifikat tanah, begini caranya.

    1. Buka website https://bhumi.atrbpn.go.id/peta
    2. Di bagian atas, klik simbol kaca pembesar bertanda plus
    3. Klik Pencarian Bidang (NIB/HAK)
    4. Masukkan nama Kabupaten/Kota dan Desa/Kelurahan
    5. Masukkan Nomor Identifikasi Bidang Tanah (NIB) atau Nomor Hak
    6. Klik “Cari Bidang”. Nantinya akan muncul informasi terkait bidang tanah yang dicari.

    Itulah cara untuk mengetahui sertifikat tanah asli atau palsu. Semoga bermanfaat!

    Saksikan detik pagi:

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Ulat Bulu ‘Jajah’ Cirebon, Ini Cara Basmi Ulat Bulu di Rumah


    Jakarta

    Beberapa hari lalu, warga di Dusun Plaosan, Desa Sampiran, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon ‘diserbu’ ulat bulu di permukiman warga. Kejadian ini sudah berlangsung selama 3 hari lamanya.

    Akibatnya, banyak warga merasa terganggu aktivitasnya. Diduga, ulat bulu tersebut muncul dari perkebunan pohon jati yang ada di sekitar permukiman warga.

    “Warga sudah mulai resah sama ulat bulu ini, karena beberapa rumah warga sudah didatangi sama ulat bulu dan warga cuma bisa membersihkan menggunakan alat seadanya,” tutur Kepala Dusun Plaosan, Abas Riadi, dikutip dari detikJabar, Selasa (19/12/2023).


    Pemadam kebakaran setempat pun sudah membasminya dengan menyemprotkan cairan detergen dan cairan pembasmi ulat bulu.

    Sebenarnya, ada beberapa hal yang membuat ulat bulu bisa masuk ke rumah. Dikutip dari Pest Pointers, Selasa (19/12/2023), ulat bulu bisa datang ke rumah untuk bersarang. Biasanya, ulat bulu aktif pada beberapa masa setiap tahun, contohnya seperti masa pertumbuhan.

    Selama hidupnya, ulat bulu akan mencari dedaunan untuk dimakan dan bersiap menjadi kepompong. Mereka juga akan mencari tempat yang aman untuk membuat kepompongnya. Pada salah satu waktu ini, kamu mungkin saja menemukannya di dalam rumah ketika ulat bulu mencari tempat yang aman untuk makan dan bersembunyi.

    Cara Ulat Bulu Masuk Rumah

    – Masuk lewat jendela atau jendela
    – Masuk bersama dengan hewan lain
    – Ada retakan di bagian rumah
    – Ulat bulu juga bisa masuk melalui tanaman yang ada

    Cara Basmi dan Usir Ulat Bulu dari Rumah

    Untuk mengusir atau menghilangkan ulat bulu dari rumah, ada beberapa cara untuk melakukannya. Dikutip dari The Spruce, begini caranya.

    1. Dibuang Pakai Tangan

    Cara yang mudah dan cepat untuk dilakukan adalah membuangnya pakai tangan sendiri. Sebelum membuangnya, jangan lupa pakai sarung tangan dan taruh ulat bulu di tempat yang ada tumbuhan namun jauh dari rumah.

    2. Semprotkan Neem Oil atau Minyak Mimba

    Menyemprotkan neem oil atau minyak mimba bisa membunuh hama, seperti ulat bulu dan tungau. Semprotan tersebut bisa membuat mereka sulit bernapas. Neem oil juga aman digunakan dan tidak berbahaya bagi hewan atau manusia.

    Minyak mimba adalah minyak nabati yang dihasilkan dari pohon mimba yang merupakan tanaman yang vegetasi alaminya berada di Madhya Pradesh, India.

    3. Hilangkan Sarangnya

    Salah satu cara ampuh untuk membasmi ulat bulu adalah dengan menghilangkan sarangnya. Kamu bisa memangkas pohon untuk menghilangkan sarangnya, membakarnya, atau meninggalkannya agar dimakan oleh predators alami, seperti burung dan tawon.

    4. Semprotan Cabai

    Kamu bisa membunuh ulat bulu dengan menyemprotkan semprotan cabai. Gunakan sarung tangan dan pelindung mata, lalu cincang halus cabai habanero secukupnya hingga 1/2 cangkir. Geprek 6 siung bawang putih.

    Haluskan cabai dan bawang putih dengan 2 gelas air, 1 sendok makan minyak sayur, dan 1 sendok teh sabun cuci piring di dalam blender.

    Tuang campuran ke dalam stoples kaca dan tutup rapat. Jemur di bawah sinar matahari langsung selama 2 hari. Lalu, saring larutan merica dan masukkan ke dalam botol semprot. Semprotkan ulat dengan cairan tersebut.

    5. Semprotan Minyak

    Campurkan 2 sendok makan minyak canola atau minyak sayur apapun, 1 sendok teh sabun cuci piring, dan 2 gelas air hangat. Tuangkan larutan ke botol semprot dan semprotkan ke ulat bulu sebanyak-banyaknya. Jangan gunakan ini pada tanaman anggrek, labu, atau tanaman yang daunnya berbulu.

    6. Semprotan Cuka

    Larutan cuka dan air akan membunuh dan mengusir sebagian besar hama taman, termasuk ulat bulu. Campurkan 2 sendok makan cuka dengan 1 galon air dan semprotkan cairan tersebut ke ulat bulu.

    7. Molase dan Sabun Cuci Piring

    Campuran molase atau tetes tebu dengan sabun cuci piring juga bisa mengusir ulat bulu dari rumah. Campurkan satu sendok makan Molase dan satu sendok teh sabun cuci piring dengan satu liter air hangat. Setela berada pada suhu ruangan, semprotkan campuran tersebut secara teratur ke seluruh daun, dari atas sampai ke bawah.

    Sebagai catatan, informasi tersebut bisa dilakukan apabila ulat bulu tidak dalam jumlah banyak. Jika ada banyak ulat bulu, sebaiknya panggil profesional.

    Itulah beberapa cara untuk membasmi atau mengusir ulat bulu dari rumah. Semoga bermanfaat!

    (abr/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Begini Cara Merawat Sertifikat Tanah di Rumah


    Jakarta

    Menyimpan arsip pribadi tentu diperlukan agar tidak berceceran dan kesulitan untuk dicari ketika membutuhkannya. Adapun, yang termasuk dalam arsip pribadi ini adalah sertifikat tanah.

    Tentunya sangat perlu menyimpan sertifikat tanah karena kalau sampai hilang, bisa-bisa ada masalah hukum ketika ingin menjual tanah. Dikutip dari Kantor Arsip Universitas Sumatera Utara (USU), Selasa (19/12/2023), berikut ini tips merawat sertifikat tanah.

    1. Pilah Dokumen

    Agar tidak tercampur, sebaiknya tempat penyimpanan sertifikat tanah dipisahkan dengan dokumen penting lainnya. Pisahkan juga dokumen sertifikat tanah asli dengan foto kopi.


    2. Jangan Laminating Dokumen

    Laminating dokumen ternyata bisa merusaknya. Tulisan di dalam dokumen bisa saja menempel di plastik laminating. Apabila ingin dirawat dengan cara laminating, sebaiknya jangan dilakukan dengan cara di-press, cukup disampul saja untuk memberikan rongga agar ada sirkulasi udara.

    3. Punya Back-up Sertifikat Tanah

    Sebaiknya, sertifikat tanah atau akta tanah difoto kopi untuk berjaga-jaga jika dibutuhkan. Lalu, simpan ditempat yang berbeda karena fungsinya sebagai back-up atau dokumen cadangan.

    4. Simpan di Tempat yang Aman

    Sebaiknya, sertifikat tanah disimpan di tempat yang mudah aman, misalnya bukan di tempat yang lembab, mudah basah, atau dekat dengan arus listrik. Dokumen yang asli juga bisa ditempatkan dalam map plastik agar setiap dokumen memiliki sekat.

    5. Cek Secara Berkala

    Pengecekan dokumen perlu dilakukan untuk memastikan dalam keadaan baik. Jika ada dokumen yang rusak. Kamu bisa segera memperbaikinya ke kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) terdekat.

    Itulah beberapa cara menyimpan sertifikat tanah agar tetap aman.

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati Bahaya Sambaran Petir Rumah Bertingkat, Begini Cara Cegahnya


    Jakarta

    Petir menjadi fenomena alam yang umum terjadi saat musim hujan. Petir sangat berbahaya, baik bagi manusia maupun bangunan.

    Khususnya untuk rumah bertingkat, risiko tersambar petir lebih besar terjadi lantaran posisinya yang lebih tinggi dari bangunan di sekitarnya.

    Bila sampai terkena, sambaran petir bisa menyebabkan kematian bagi manusia. Selain itu, sambaran petir juga bisa memicu terjadinya kebakaran pada bangunan, termasuk rumah.


    Bagaimana Petir Bisa Terjadi?

    Melansir situs resmi Institut Teknologi Bandung, Minggu (12/11/2023), petir merupakan fenomena alam yang terjadi karena adanya lompatan elektron-elektron dari awan yang bermuatan negatif ke bumi yang bermuatan positif.

    Indonesia termasuk negara dengan jumlah petir yang banyak karena terletak di daerah khatulistiwa. Petir biasanya terjadi pada musim hujan dan seringkali menyambar struktur bangunan yang tinggi, termasuk rumah bertingkat.

    Tips Terhindar dari Sambaran Petir buat Rumah Bertingkat

    Melansir situs Properti Indonesia, berikut tips mencegah sambaran petir, khususnya untuk rumah bertingkat.

    1. Pasang Penangkal Petir

    Penangkal petir menjadi salah satu solusi untuk mencegah rumah bertingkat terkena sambaran petir. Penangkal petir tidak hanya bisa dipasang di gedung-gedung tinggi, tetapi juga di rumah-rumah bertingkat.

    Fungsi penangkal petir adalah sebagai media penghantar listrik untuk disalurkan ke tanah. Untuk rumah bertingkat, jenis penangkal petir yang umumnya digunakan adalah penangkal petir konvensional.

    Pada rumah bertingkat, penangkal petir dipasang di ujung tertinggi bagian rumah. Selain itu, kamu juga bisa memasang penangkal petir internal pada panel listrik atau barang-barang elektronik.

    2. Periksa Instalasi Listrik secara Rutin

    Instalasi listrik harus diperiksa secara rutin untuk mencegah rumah terkena sambaran petir. Segeralah ganti kabel listrik yang mulai terbuka. Hal ini merupakan upaya pencegahan terjadinya sambaran dan korsleting listrik di rumah akibat sambaran petir. Kamu juga harus memastikan alat-alat elektronik dalam keadaam mati saat hujan turun disertai petir.

    3. Pangkas Pohon Besar

    Jika rumahmu ditumbuhi pohon besar, segeralah memangkasnya sebelum hujan turun. Pohon yang besar berpotensi terkena sambaran petir. Terlebih jika jarak pohon tersebut dekat dengan rumahmu. Selain karena dahan-dahan pohon bisa tumbang menimpa rumah, pohon besar yang tersambar listrik bisa memicu kebakaran.

    Demikianlah tips mencegah sambaran petir untuk rumah bertingkat. Dengan melakukan tips-tips tersebut, risiko rumah tersambar petir menjadi kurang sehingga bisa membuatmu tenang dan nyaman saat berada di dalamnya. Semoga informasinya bermanfaat!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenali 7 Pertanda Awal Rumah Kamu Diincar Maling



    Jakarta – Maling atau pencuri seringkali beraksi dengan memanfaatkan kelengahan sang pemilik rumah.

    Bisa jadi saat pemilik rumah tidur, atau saat sedang tidak ada di rumah. Dengan demikian, para pencuri bisa meminimalisir risiko aksinya diketahui orang lain.

    Meski demikian, ternyata ada tanda awal yang bisa dikenali para pemilik rumah bahwa rumahnya sedang jadi incaran pencuri. Kenali tanda-tandanya, dan laporkan ke petugas keamanan bila menjumpai tanda-tanda tersebut.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Selain buat Kolam Renang, Ini Manfaat Lain dari Kaporit


    Jakarta

    Kaporit sudah menjadi bahan kimia yang paling umum untuk menjernihkan air, khususnya pada kolam renang. Senyawa kimia yang memiliki kepanjangan kalsium hipoklorit ini ternyata juga bisa dimanfaatkan untuk berbagai keperluan di rumah.

    Kaporit umumnya berbentuk padatan berwarna putih dengan bau yang menyengat. Senyawa kimia pada kaporit relatif stabil dan mengandung banyak klorin bebas.

    Gimana Kaporit Bisa Jernihkan Air?

    Kaporit mengandung banyak klorin bebas di dalamnya. Kandungan klorin dalam kaporit memiliki fungsi sebagai oksidator dan disinfektan sehingga bisa digunakan pada proses pengolahan air bersih dan air limbah.


    Klorin sebagai oksidator memiliki kemampuan untuk menghilangkan bau dan rasa pada air. Sementara itu, klorin sebagai disinfektan mampu membunuh kuman pada air sehingga lebih aman untuk digunakan. Selain itu, klorin juga bisa mencegah pertumbuhan alga pada air. Hal ini yang membuat air akan menjadi lebih bersih dari kuman maupun mikroorganisme berbahaya lain.

    Manfaat Kaporit di Rumah

    Dalam takaran yang cukup, kaporit bisa dimanfaatkan untuk berbagai keperluan di rumah. Melansir pakarsumur.com, Rabu (20/12/2023), berikut beberapa manfaat kaporit dalam kehidupan di rumah.

    Menjernihkan air

    Manfaat kaporit yang utama adalah untuk menjernihkan air. Kaporit sangat umum digunakan pada proses pengolahan air, seperti PDAM atau kolam renang.

    Air kolam renang pada umumnya tidak diganti dengan yang baru, tetapi dijernihkan dengan kaporit. Selain menjernihkan air, kaporit juga bisa berfungsi sebagai disinfektan yang membunuh bakteri di dalam air. Meski bisa menjernihkan, kaporit akan membuat air menjadi berbau besi.

    Memutihkan pakaian

    Kaporit juga bisa dimanfaatkan untuk memutihkan pakaian. Kandungan kimia di dalam kaporit efektif untuk menghilangkan kotoran dan noda pada kain, khususnya yang berwarna putih. Selain itu, kaporit juga bisa digunakan untuk membersihkan peralatan dapur dari stainless steel dan lantai rumah.

    Kaporit umumnya digunakan pada lantai rumah sakit karena bisa membunuh bakteri.

    Sebagai bahan pestisida

    Jika memiliki taman atau kebun sendiri di rumah, kamu juga bisa memanfaatkan kaporit sebagai bahan pestisida, loh! Kaporit akan membuat berbagai hama enggan menempel dan merusak tanaman. Hal ini membuat tanaman di taman atau kebun rumahmu bisa tumbuh dengan subur.

    Demikianlah sejumlah manfaat kaporit di rumah. Semoga informasinya bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Kisaran Biaya Jasa Arsitek Bangun Rumah Sesuai Pedoman, Lengkap!


    Jakarta

    Jasa arsitek diperlukan ketika ingin membangun atau merenovasi rumah. Hal ini supaya desain rumah yang akan dibangun sesuai seperti yang diinginkan oleh pemiliknya.

    Ketika ingin membangun rumah dengan jasa arsitek, salah satu hal yang perlu disiapkan adalah biaya untuk membayar jasanya. Range fee atau upah untuk arsitek pun beragam.

    Menurut Ketua Umum Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Georgius Budi Yulianto, range arsitek menurut pedoman IAI beragam tergantung dari tingkat kerumitan dan besar bangunan.


    “Makin besar proyek makin kecil persentasenya,” tuturnya kepada detikProperti, Rabu (20/12/2023).

    Dengan menggunakan jasa arsitek, ada berbagai hal yang akan didapatkan oleh klien-nya, salah satunya adalah konsep desain. Adapun, arsitek bertanggung jawab terhadap kualitas desain harus sesuai rencana.

    “Klien akan dapat preliminary design (konsep), skematik design (gambar perizinan), working drawing (gambar kerja untuk konstruksi), outline spek (spek material untuk bangunan) dan pengawasan berkala maksimum 3 kali dalam setahun selama pembangunan jika lokasi proyek berada di kota yang sama dengan domisili arsitek,” ungkapnya.

    Untuk pembayarannya, Budi mengatakan, bisa dilakukan secara bertahap mengikuti apa yang sudah didapatkan oleh klien. Biasanya, pembayaran dibagi menjadi 3-4 term atau 3-4 kali pembayaran.

    Simulasi Fee Arsitek

    Sebagai informasi, honorarium arsitek tergantung dari tipe bangunan dan biaya bangunan itu sendiri. Dari laman IAI Jakarta, dikutip Rabu (20/12/2023), terdapat 5 kategori bangunan, yaitu:

    (1) Bangunan Khusus

    Bangunan-bangunan yang dimiliki, digunakan, dan dibiayai oleh Pemerintah sesuai tercantum dalam Pedoman Teknis Pembangunan Bangunan Gedung Negara.

    (2) Bangunan Sosial

    Memiliki sosial yang tidak bersifat komersial (nonkomersial):
    a. Masjid, gereja dan tempat peribadatan lainnya, rumah penampungan yatim piatu, bangunan pelayanan masyarakat dengan luas bangunan maksimum 250 m2.
    b. Bangunan rumah tinggal atau hunian dengan luas maksimum 36 m2.

    (3) Bangunan Kategori 1

    Memiliki karakter sederhana, kompleksitas, dan tingkat kesulitan yang rendah:

    a. Tipe Hunian: asrama, hostel
    b. Tipe Industri: bengkel, gudang
    c. Tipe Komersial: bangunan-bangunan tidak bertingkat, tempat parkir

    (4) Bangunan Kategori 2

    Memiliki karakter, kompleksitas, dan tingkat kesulitan rata-rata
    a. Tipe Hunian: apartemen, kondominium, kompleks perumahan
    b. Tipe Industri: gardu pembangkit listrik, gudang pendingin, pabrik
    c. Tipe Komersial: bangunan parkir bertingkat, kafetaria, restoran, kantor, perkantoran, rukan, ruko, toko, pusat perbelanjaan, pasar, hanggar, stasiun, terminal, superblok/fungsi campuran
    d. Tipe Komunitas: auditorium, bioskop, ruang pameran, ruang konferensi, ruang serbaguna, ruang pertemuan, perpustakaan, penjara, kantor pelayanan umum
    e. Tipe Pelayanan Medis: klinik spesialis, klinik umum, rumah jompo
    f. Tipe Pendidikan: sekolah, tempat perawatan
    g. Tipe Rekreasi: gedung olahraga, gimnasium, kolam renang, stadion, taman umum

    (5) Bangunan Kategori 3

    Memiliki karakter khusus, kompleksitas, dan tingkat kesulitan tinggi:
    a. Tipe Hunian: rumah tinggal privat
    b. Tipe Komersial: bandara, hotel
    c. Tipe Komunitas: galeri, ruang konser, museum, monumen, istana
    d. Tipe Pelayanan Medis: rumah sakit, sanatorium
    e. Tipe Pendidikan: laboratorium, kampus, pusat penelitian / riset
    f. Tipe Peribadatan: gereja, klenteng, masjid, dan lain-lain dengan luas lebih dari 250 m2
    g. Tipe Lain: kantor kedutaan, kantor lembaga tinggi negara, pemugaran, renovasi, bangunan dengan dekorasi khusus

    Tabel Fee Jasa Arsitek Berdasarkan Kategori Bangunan

    Biaya Jasa Arsitek/dok. IstimewaBiaya Jasa Arsitek/via IAI

    Misalnya, kamu lagi bangun rumah tinggal yang luasnya sekitar 200 m2 dengan biaya bangunnya mencapai Rp 2 miliar. Mengacu pada tabel tersebut, maka fee arsitek yang dikenakan sekitar 6,48% karena termasuk ke bangunan kategori 3. Maka, Rp 2.000.000.000 x 6,48% = Rp 129.600.000.

    Akan tetapi, jika biaya tidak dapat ditentukan melalui tabel tersebut, ada biaya langsung (renumeration) bagi arsitek. Dari dokumen yang diterima detikProperti, berikut ini datanya seperti yang tertera pada Pedoman Hubungan Kerja Antara Arsitek dengan Pengguna Jasa yang dikeluarkan oleh IAI edisi 2007.

    Fee Arsitek per Jam Sesuai dengan Pengalamannya

    Biaya Jasa Arsitek/dok. IstimewaBiaya Jasa Arsitek/via IAI

    Fee Arsitek per Hari Sesuai dengan Pengalamannya

    Biaya Jasa Arsitek/dok. IstimewaBiaya Jasa Arsitek/via IAI

    Fee Arsitek per Bulan Sesuai dengan Pengalamannya

    Biaya Jasa Arsitek/dok. IstimewaBiaya Jasa Arsitek/dok. Istimewa Foto: dok. Istimewa

    Itulah biaya jasa arsitek 2023. Semoga bermanfaat!

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Efektif Membersihkan Sarang Laba-Laba di Rumah


    Jakarta

    Sarang laba-laba merupakan salah satu pemicu rumah menjadi kotor. Keberadaan sarang laba-laba tidak hanya mengotori rumah, tetapi juga membuatnya kurang menarik untuk dipandang.

    Sarang laba-laba umumnya menempel di langit-langit rumah. Selain letaknya yang tinggi, sarang laba-laba juga mudah melekat di permukaan apapun sehingga terkadang sulit untuk membersihkannya.

    Di Mana Biasanya Sarang Laba-Laba Muncul?

    Sebelum kita mulai membersihkan, penting untuk tahu di mana sarang laba-laba biasanya muncul. Sarang laba-laba yang aktif mudah dikenali. Bahkan, kamu akan sering menemukannya di setiap bagian rumah.


    Namun, sebelum kamu memulai proses pembersihan, lakukanlah pengecekan secara menyeluruh di rumah untuk menemukan sarang laba-laba yang tidak terlihat.

    Melansir Angi, Rabu (20/12/2023), berikut ini beberapa bagian rumah yang umumnya menjadi tempat bagi sarang laba-laba.

    • Di belakang dan di bawah perabotan
    • Di sekitar jendela
    • Langit-langit dan sudut-sudut dinding
    • Loteng dan ruang bawah tanah
    • Bagian rumah yang tidak atau jarang digunakan

    Cara Efektif Membersihkan Sarang Laba-Laba di Rumah

    Ada beragam cara efektif untuk membersihkan sarang laba-laba di rumah. Melansir Angi, Rabu (20/12/2023), berikut daftarnya.

    Gunakan Sapu atau Kuas Halus

    Metode tradisional dengan sapu atau kuas adalah cara yang sederhana, namun efektif. Pilih sapu atau kuas dengan pegangan panjang agar mudah mencapai langit-langit dan sudut-sudut rumah. Gerakkan sapu atau kuas perlahan-lahan, fokus pada area tersembunyi di bawah perabot. Setelah selesai, kumpulkan sarang laba-laba dengan serokan debu dan buang ke tempat sampah.

    Gunakan Vacuum Cleaner

    Jika kamu ingin cara yang lebih cepat, gunakan vakum dengan lampiran selang. Pastikan lampiran selang cukup panjang untuk mencapai langit-langit dan sudut-sudut rumah. Vakum setiap ruangan secara menyeluruh, termasuk di bawah tempat tidur dan di dekat jendela. Buang isi wadah sampah vakum setelah selesai.

    Coba Gunakan Pita Perekat (Duct Tape)

    Pita perekat bukan hanya untuk perbaikan. Bungkus pita perekat di sekitar rol cat dan geser di atas sarang laba-laba. Pita perekat akan menarik sarang laba-laba keluar tanpa merusak dinding atau barang-barang rapuh lainnya.

    Gunakan Campuran Pemutih dan Air

    Jika kamu menghadapi sarang laba-laba yang masih aktif, campurkan pemutih dengan air dalam wadah semprot. Semprotkan campuran ini ke sarang laba-laba, biarkan sejenak, lalu lap dengan kain bersih. Pastikan untuk menghindari menyemprotkan ke perangkat elektronik dan peralatan.

    Tips untuk Mencegah Jaring Laba-Laba

    Untuk mencegah kemunculan kembali sarang laba-laba, lakukan langkah-langkah pencegahan sebagai berikut.

    Bersihkan rumah secara teratur

    Buatlah jadwal membersihkan rumah yang teratur karena membersihkan debu dan menyedot debu bisa menyingkirkan laba-laba, nimfa, dan telur laba-laba.

    Rapikan rumah

    Rumah yang berantakan memberikan laba-laba, dan hama lainnya, banyak tempat untuk bersembunyi. Kurangi kekacauan di rumah untuk mengurangi kemungkinan populasi laba-laba.

    Tutup celah dan jendela

    Cegah laba-laba masuk ke dalam rumah dengan menutup semua celah dan jendela. Selain itu, pastikan kasa jendela dalam kondisi yang baik dan terpasang dengan benar.

    Matikan lampu

    Bila tidak digunakan, matikan lampu di rumahmu. Serangga tertarik pada cahaya, begitu pula dengan laba-laba.

    Cegah dengan wewangian

    Ada beberapa bau yang sangat dibenci laba-laba, seperti kayu manis dan berbagai minyak esensial. Gunakan lilin beraroma atau minyak encer dengan air dalam botol semprot, oleskan banyak-banyak.

    Demikianlah cara efektif untuk membersihkan sarang laba-laba di rumah. Ikuti langkah-langkah di atas sehingga rumah bersih tanpa gangguan jaring laba-laba. Semoga informasi ini bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com