Skip to the content

Artikel Pilihan

  • Sample Page
Categories
Tips Properti

Khawatir Keramik Lantai Tergores saat Dipel? Coba 3 Cara Ini!

  • Post author By Gak Ganti Gambar
  • Post date December 18, 2025
  • No Comments on Khawatir Keramik Lantai Tergores saat Dipel? Coba 3 Cara Ini!


Jakarta –

Mengepel lantai jadi salah satu cara agar rumah tetap bersih dan wangi. Namun, beberapa orang khawatir kain pel yang digunakan dapat menggores keramik.

Tentu, adanya goresan pada keramik lantai tidak dapat dihilangkan dengan mudah. Bahkan, goresan ini bisa bertambah lebar karena sering diinjak setiap hari.

Namun jangan khawatir. Ternyata ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah keramik lantai tergores saat mengepel. Penasaran? Simak dalam artikel ini.


Cara Mencegah Keramik Lantai Tergores saat Dipel

Tak semua kain pel ternyata cocok digunakan untuk keramik lantai. Ada beberapa kain pel yang justru membuat keramik jadi tergores.

Pakar kebersihan Nicole Jacques mengatakan kain pel yang punya harga mahal juga tidak menjamin keramik lantai tidak akan tergores. Berikut sejumlah cara agar keramik lantai tidak tergores saat dipel:

1. Pakai Air Suling

Cara yang pertama adalah dengan menggunakan air suling hangat untuk mengepel lantai. Hindari menggunakan air sadah karena mengandung mineral tinggi sehingga berisiko merusak keramik lantai.

2. Pakai Sabun Secukupnya

Penggunaan sabun lantai memang penting agar bersih, wangi, dan bebas kuman. Namun, bukan berarti kamu harus menuangkan sabun sebanyak-banyaknya. Cara itu bisa menyebabkan ada banyak bekas noda sabun yang menempel di lantai, sehingga dapat merusak keramik seiring waktu.

3. Keringkan Lantai Setelah Dipel

Kebanyakan orang terbiasa mengepel lantai lalu membiarkannya kering oleh angin. Sebenarnya cara tersebut tidak salah, tapi bisa saja menimbulkan bercak noda sabun atau goresan di keramik.

Cara yang terbaik adalah dengan mengeringkan lantai setelah dipel dengan kain kering yang bersih. Meski harus bekerja dua kali, tapi langkah ini dapat merawat keramik lantai tetap bersih dan kinclong.

“Saya menggunakan handuk bersih dan kering untuk mengeringkan lantai setelah mengepel. Meski harus bekerja dua kali, tapi hasilnya luar biasa,” kata Jacques.

Senada dengan Jacques, pakar kebersihan dari Service Master Jennie Holmes mengatakan pentingnya mengeringkan lantai setelah dipel dengan cepat. Cara ini dapat meminimalisir munculnya bercak air atau noda sabun yang menempel di keramik.

“Ingatlah untuk mengeringkan semua lantai setelah dipel, kalau tidak maka area yang terlewat akan mudah menimbulkan noda,” ujarnya.

“Kecepatan adalah kuncinya. Hal ini harus dilakukan dengan cepat, kalau tidak maka akan menciptakan bercak air yang sulit hilang,” pungkas Holmes.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/ilf)



Sumber : www.detik.com

  • Tags air sadah, bekas noda, cara, detikproperti, dipel, goresan, goresan lantai, holmes, jennie holmes, kain pel, keramik lantai, keramik lantai tergores, klik, kuman, lantai, mengepel lantai, nicole jacques, noda, noda sabun, pakai, pakai air suling cara, pakai sabun, pungkas, sabun, tergores, wangi

Categories
Tips Properti

Tips Mengatur Taman agar Tidak Menjadi Sarang Serangga

  • Post author By Gak Ganti Gambar
  • Post date December 18, 2025
  • No Comments on Tips Mengatur Taman agar Tidak Menjadi Sarang Serangga


Jakarta –

Beberapa serangga lebih menyukai area terbuka seperti taman untuk membuat tempat tinggal. Meskipun tidak langsung mengganggu manusia, keberadaan serangga seperti nyamuk, lalat, atau lebah, tetap membuat tidak nyaman terutama saat ingin bermain di luar rumah.

Untuk mengatasi serangga di luar ruangan, tidak bisa hanya mengandalkan bahan-bahan kimia karena kemungkinan besar tidak akan berpengaruh. Cara yang paling tepat untuk mencegah serangga berkumpul di taman rumah adalah dengan mengatur taman agar tidak menjadi tempat yang disukai serangga.

Menjaga kebersihannya dan membuat taman yang selalu rapi merupakan salah satu kuncinya. Dilansir The Spruce berikut tips mengatur taman agar bebas dari serangga.


1. Hindari Genangan pada Halaman Rumah

Taman rumah biasanya mudah sekali muncul genangan, terutama yang tidak memiliki area resapan alami. Genangan air dapat menjadi tempat berkembang biak bagi serangga terbang, seperti nyamuk.

“Nyamuk berkembang biak di genangan air, jadi menguras pot bunga dan talang air secara teratur akan membantu mencegah nyamuk berkumpul di dekatnya,” ujar Frank Meek, ahli entomologi bersertifikat di Rollins, seperti yang dikutip dari The Spruce, Jumat (1/8/2025).

Jika memiliki tempat mandi burung atau air mancur di luar ruangan, tempat tersebut juga harus sering diperiksa, jangan sampai ada genangan.

2. Jangan Letakkan Tempat Sampah di Taman

Tempat sampah luar ruangan sebaiknya berada di luar rumah atau pagar rumah dan harus dalam keadaan tertutup rapat. Selain untuk mencegah bau tak sedap, tempat sampah tertutup juga mencegah serangga berkembang biak di dalamnya dan tikus masuk mengacak-acak.

3. Pasang Lampu Taman

Biasanya bagian taman hanya diberi pencahayaan yang minim, padahal adanya lampu taman juga dapat membantu mengusir tanaman dari taman. Caranya dengan memilih bohlam khusus berwarna kuning. Warna-warna lain seperti putih dan biru justru menarik perhatian serangga.

“Lampu-lampu ini kurang menarik bagi serangga terbang, seperti ngengat dan nyamuk,” kata Napolski, pendiri A-Tex Pest Management.

4. Tanam Tanaman yang Tidak Disukai Serangga

Banyak sekali tanaman yang bisa menjadi bahan alami pengusir serangga. Sebagai contoh sera, lavender, mint, kemangi, hingga rosemary.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

  • Tags a - tex pest management, detikproperti, frank meek, genangan, halaman rumah taman, hindari, hindari genangan, keberadaan serangga, mandi, meek, mint, napolski, ngengat, nyamuk, pasang lampu taman, pencegahan serangga, pengusir, pengusir serangga, perhatian serangga, pest, pot, rollins, rosemary, sampah, sarang serangga, sera, serangga, spruce, taman, taman rumah, tanaman pengusir serangga, the spruce, tips berkebun

Categories
Tips Properti

2 Cara Mengatasi Tembok Rembes Saat Musim Hujan

  • Post author By Gak Ganti Gambar
  • Post date December 18, 2025
  • No Comments on 2 Cara Mengatasi Tembok Rembes Saat Musim Hujan


Jakarta –

Masalah tembok rembes sering dijumpai di banyak rumah. Biasanya kondisi ini ditemukan ketika musim hujan.

Ketika tembok rembes, akan muncul jalan air pada tembok. Ketika lubangnya cukup besar dan intensitas hujannya cukup tinggi, air justru sampai mengalir pada dinding tersebut. Hal ini dapat membuat lantai basah dan berbahaya karena bisa membuat lantai jadi lebih licin.

Efek dari tembok yang rembes dalam jangka panjang adalah muncul noda kehitaman atau putih dari hasil berkembangnya jamur. Dinding yang sering basah akan berubah menjadi lembap. Permukaan lembap sangat disukai oleh jamur.


Jika sudah menemukan hal seperti itu, cara mengatasinya tidak hanya dengan pengecatan ulang. Sebab, masalah utamanya bukan dari ketahanan cat dinding. Dilansir Housing, berikut cara mengatasi rembesan air pada dinding rumah.

Cara Mengatasi Rembesan Air pada Dinding Dalam

1. Hapus Seluruh Cat Dinding

Dinding yang rembes kemungkinan besar dikarenakan terdapat retakan pada dinding sehingga ketika air mengenai dinding bagian luar bisa masuk ke dalam rumah. Untuk memperbaiki retakan tersebut, cat dinding harus dibersihkan.

Kemudian, hilangkan semua plester pada bagian yang basah dan gunakan mortar atau semen putih dua kali untuk melapisinya.

2. Timpa Plester dengan Acian Kedap Air

Cara memperbaiki retakan adalah dengan bahan acian yang kedap air. Setelah plester kering, aci tembok dan tunggu hingga benar-benar kering.

3. Lapisi Kembali dengan Cat

Proses pengecatan harus memakai cat primer atau cat dasar. Cukup lapiskan 1 lapisan saja dan tunggu selama 1-2 jam. Pilih jenis cat yang tahan air. Kemudian, pasang cat lapisan top coat hingga 2 lapisan, masing-masing harus ditunggu selama 1-2 jam.

Cara Mengatasi Rembesan Air pada Dinding Luar

1. Tutup Permukaan yang Retak atau Terbuka

Untuk mengatasi rembesan air pada dinding luar. Bisa dengan menggunakan plester semen yang dicampur dengan bahan tambahan yang kedap air. Pastikan cat yang dipasang di dinding luar sudah dibersihkan.

2. Lapisi Kembali dengan Cat

Proses pengecatan harus memakai cat primer atau cat dasar. Cukup lapiskan 1 lapisan saja dan tunggu selama 1-2 jam. Pilih jenis cat yang tahan air. Kemudian, pasang cat lapisan top coat hingga 2 lapisan, masing-masing harus ditunggu selama 1-2 jam.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

  • Tags acian kedap air cara, cara perbaiki rembesan air, cat dinding, cat dinding dinding, cat proses, detikproperti, housing, intensitas hujannya, kedap, lapisi, noda, pasang, pasang cat, rembes, rembesan, rembesan air, retak, retakan, solusi kebocoran, tembok rembes, tembok rembes saat musim hujan, timpa, tutup

Categories
Tips Properti

5 Hal yang Wajib Diketahui Sebelum Membeli Tanah Kavling

  • Post author By Gak Ganti Gambar
  • Post date December 18, 2025
  • No Comments on 5 Hal yang Wajib Diketahui Sebelum Membeli Tanah Kavling


Jakarta –

Tanah kavling merupakan deretan bidang tanah dalam satu kawasan yang sengaja dilakukan pemecahan sertifikatnya, baik oleh perorangan maupun badan usaha yang sah. Di atas tanah tersebut tidak ada bangunan sama sekali karena biasanya akan dipakai untuk proyek pembangunan.

Pembelian kavling tanah tujuannya sama seperti pembelian tanah pada umumnya untuk pembangunan atau sebagai aset investasi.

Perbedaan tanah kavling dengan tanah biasa adalah tanah kavling sudah dipecah menjadi beberapa bidang sehingga sertifikatnya juga sudah dipecah. Sementara, tanah biasa ada yang belum dipecah sertifikatnya.


Ketika membeli tanah kavling ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar tidak tertipu. Dilansir detikFinance, berikut 5 hal yang wajib calon pembeli ketahui.

1. Cek Sertifikat Tanah

Saat membeli tanah, hal pertama yang harus dicek adalah sertifikat tanahnya. Apakah sertifikat tersebut masih berupa Hak Guna Bangunan (HGB) atau Sertifikat Hak Milik (SHM).

Sebaiknya sertifikat tersebut sudah menjadi SHM. Jika masih berupa Hak Guna Bangunan (HGB), tanyakan pada pihak developer atau penjual, siapa yang akan menanggung biaya peningkatan hak menjadi Sertifikat Hak Milik (SHM).

2. Cari Tahu Asal Usul Tanah

Saat ini marak tanah yang status kepemilikannya ganda. Setiap tanah seharusnya hanya dimiliki 1 kepemilikan saja. Tanah dengan kepemilikan ganda sebaiknya tidak dibeli.

Jangan beli juga tanah kavling bekas kuburan, bekas tempat sampah, rumah ibadah. Secara feng shui tanah-tanah tersebut disebut tak baik. Apabila tanah tersebut bekas kebun dan sawah, tidak masalah.

Sebelum membeli lahan juga sebaiknya mencari informasi di kelurahan atau kecamatan di wilayah tersebut. Libatkan RT/RW sebagai saksi pada transaksi, jangan mau terima jadi dengan kertas bertanda tangan RT/RW.

3. Periksa Batas Tanah Kavling

Saat membeli tanah kavling biasanya tertera keterangan luas tanah tersebut, tetapi sebelum benar-benar membelinya, periksa kembali batas dan luas tanah tersebut. Bisa saja batas tanah yang dijelaskan pihak penjual ternyata berbeda dengan yang tertulis di sertifikat.

4. Akses jalan

Hal terpenting ketika membeli tanah adalah di sekitarnya juga sudah tersedia fasilitas umum seperti jalan. Jalan merupakan aspek penting bagi pembeli tanah yang hendak membangun perumahan. Pilih akses jalan yang dapat melintas dua mobil kiri kanan.

5. Cek Area di Sekitar Tanah

Hindari membeli tanah kavling dekat jalur listrik bertengangan tinggi, jalur pipa gas, jalur rel kereta, area bandara, dan tepi sungai. Antisipasi juga tergusur oleh pembangunan fasilitas umum.

Selain itu, cek apakah sudah ada pembangunan di sekitar tanah tersebut. Jika belum ada, pastikan dalam waktu dekat apakah ada proyek. Jangan sampai di sekitar tanah tersebut tetap kosong selama puluhan tahun ke depan agar. Hal tersebut dapat berpengaruh pada nilai tanah dan akan lebih sulit dijual nantinya apabila wilayah tersebut tidak berkembang.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

  • Tags 1. cek sertifikat tanah saat, batas, batas tanah, batas tanah kavling, cari tahu asal usul tanah, detikproperti, hak guna bangunan, hgb, hukum, kepemilikan, kuburan, pembelian kavling, pembelian tanah, pemecahan, perbedaan tanah, perumahan, properti, sertifikat tanah, shm, shui, tanah kavling, tanah-tanah, tips beli tanah kavling, tips membeli tanah

Categories
Tips Properti

Cara Menghindari Kerusakan Plafon karena Bocor

  • Post author By Gak Ganti Gambar
  • Post date December 18, 2025
  • No Comments on Cara Menghindari Kerusakan Plafon karena Bocor



Jakarta –

Hal yang paling dikhawatirkan saat musim hujan adalah rumah bocor. Rumah bocor bisa disebabkan karena genteng pecah atau plafon yang rusak.

Tak semua orang mengecek apa penyebab kebocoran rumah, apakah karena plafon atau genteng. Mereka baru sadar atap dan plafon bocor ketika hujan sudah turun.

Pada akhirya, si pemilik rumah harus merogoh kocek dalam untuk memperbaiki plafon yang rusak demi bocor tak terulang. Oleh karena itu, ada baiknya mencegah hal itu terjadi. Bagaimana caranya? Simak informasi ini selengkapnya


Tips Memperbaiki Atap atau Plafon

Untuk memperbaiki atap atau plafon yang bocor, diperlukan langkah yang tepat agar pekerjaan menjadi efektif. Dilansir dari Detik Properti, berikut adalah tips untuk memperbaiki plafon yang rusak:

1. Identifikasi Kebocoran

Hal pertama yang harus dilakukan sebelum memperbaiki plafon yang rusak adalah mengidentifikasi masalah kebocoran. Cari tahu penyebab kebocoran untuk mengetahui lokasi yang harus diperbaiki. Selain karena air hujan, kebocoran plafon juga bisa diakibatkan oleh pipa atau AC yang mengalami kebocoran, sehingga air merembes ke dinding dan plafon.

2. Segera Perbaiki Kebocoran

Apabila masalahnya sudah diidentifikasi, segeralah memperbaiki kebocoran tersebut. Jika tidak segera diperbaiki, kebocoran akan terus membesar dan berisiko merusak rumah secara keseluruhan.

Tips Mencegah Plafon Bocor

Jika atap rumah sudah rusak, biaya perbaikannya bisa sangat besar. Untuk menghindari pengeluaran besar, diperlukan tindakan pencegahan agar plafon tidak mudah bocor. Dilansir dari Detik Properti, berikut ini adalah tips untuk mencegah plafon rumah agar tidak bocor:

1. Bersihkan Talang Air

Salah satu cara untuk menghindari plafon bocor adalah dengan membersihkan talang air. Air hujan yang tergenang di atap akan membuat atap menjadi mudah bocor. Oleh karena itu, diperlukan talang air yang berfungsi mengalirkan air hujan menuju tanah atau wadah penampungan.

Pastikan talang air tidak tersumbat oleh daun, ranting, atau kotoran lainnya agar air dapat mengalir dengan lancar dan mencegah plafon bocor.

2. Ganti Atap yang Rusak

Jika Anda menemukan atap yang sudah mulai rusak, segera ganti dengan yang baru agar air hujan tidak masuk ke dalam rumah.

3. Lapisi Area yang Rawan

Area yang rawan bocor, seperti atap dan dinding, harus segera dilapisi dengan bahan kedap air. Gunakan semen anti-air dan cat waterproof pada dinding rumah untuk perlindungan ekstra.

4. Pangkas Ranting Pohon yang Mengganggu

Pohon besar dengan ranting yang menyentuh atap rumah dapat berbahaya. Saat hujan lebat atau badai, ranting besar berisiko patah atau tumbang, yang dapat merusak atap rumah. Untuk mencegah hal ini, pangkaslah ranting-ranting pohon yang lebat dan besar secara berkala.

(zlf/zlf)



Sumber : www.detik.com

  • Tags atap, atap rumah, bahan kedap air, bocor, detik properti, ganti atap, kebocoran, kebocoran atap, kebocoran rumah, kerusakan, kerusakan plafon, lapisi, musim hujan, pemeliharaan rumah, pencegahan, pencegahan kebocoran, penyebab, penyebab kebocoran, perbaikan plafon, perbaikan rumah, perbaiki kebocoran, plafon, plafon bocor, rawan, rusak, talang air, tindakan, tips mencegah bocor, wadah

Categories
Tips Properti

7 Jenis Pakaian Ini ‘Haram’ Dicuci dengan Mesin Cuci, Bikin Cepat Rusak

  • Post author By Gak Ganti Gambar
  • Post date December 18, 2025
  • No Comments on 7 Jenis Pakaian Ini ‘Haram’ Dicuci dengan Mesin Cuci, Bikin Cepat Rusak


Jakarta –

Saat ini mencuci pakaian jauh lebih mudah dan tidak perlu menggunakan banyak tenaga semenjak ada mesin cuci. Pakaian cukup dimasukkan ke dalam keranjang di dalam mesin cuci, kemudian mesin akan otomatis mencuci pakaian, membilas, dan mengeringkan.

Pakaian yang bisa masuk dan dicuci di mesin cuci ada batasannya. Hal ini dikarenakan mesin cuci memiliki kapasitas dan ada beberapa pakaian yang bisa rusak jika dicuci di mesin cuci. Dilansir Southern Living, berikut beberapa jenis pakaian yang sebaiknya tidak dicuci di dalam mesin cuci.

1. Sutra

Sutra merupakan bahan yang memiliki tekstur halus, lembut, dan cukup berkilau. Bahan pembuat sutra bukan dari bahan sintetis, melainkan serat protein alami yang dihasilkan oleh ulat sutra, yakni larva ngengat sutra (Bombyx mori). Harga sutra cukup mahal dan perawatannya cukup ketat. Sutra tidak disarankan untuk dicuci dengan mesin cuci karena dapat menimbulkan penyusutan dan kerusakan pada bahannya. Sebaiknya cuci pakaian sutra dengan tangan lalu gunakan air dingin dan deterjen lembut. Jangan menjemur sutra pada sinar matahari langsung karena bisa menyebabkan warnanya memudar.


2. Beha

Pakaian dalam wanita satu ini lebih direkomendasikan untuk dicuci menggunakan tangan. Tali pengait beha berpotensi tersangkut pada pakaian lain atau pada mesin cuci itu sendiri. Seiring waktu tali tersebut dapat renggang dan tidak lagi nyaman dipakai.

3. Pakaian Manik-manik

Indonesia memiliki baju kebaya yang biasa dibuat dengan jahitan yang rumit dan mani-manik. Meskipun terlihat ramai hiasan tetapi tampilannya tidak norak, justru yang memakainya terlihat elegan. Selain pembuatannya yang sulit, cara mencucinya pun nggak sembarangan lho. Kebaya atau pakaian bermanik-manik sebaiknya dicuci dengan tangan untuk menghindari kerusakan pada jahitan dan manik-manik.

4. Pakaian yang Ada Bulu Hewan

Pakaian yang sering ditemukan serat atau bulu hewan tidak cocok dicuci menggunakan mesin cuci. Hal ini dikarenakan mesin cuci justru membuat bulu tersebut lepas dari pakaian dan bisa menyumbat mesin cuci. Jika ingin tetap mencuci baju di dengan mesin cuci, bersihkan atau hilangka dahulu bulu menggunakan sikat atau rol serat.

5. Kasmir atau Wol

Mengutip dari situs Martha Stewart, mencuci kardigan atau pakaian berbahan serat wol dari bulu hewan tidak bisa dengan mesin cuci. Bahan wol atau kasmir terlalu tipis jika dicuci bersamaan dengan pakaian lain. Selain itu, bisa berisiko bahan robek, melar, hingga menyusut. Pakaian dari bahan wol sebaiknya dicuci dengan tangan.

6. Setelan Jas

Jas merupakan jenis pakaian formal yang sering dipakai pekerja kantoran. Bahannya biasanya agak kaku dan membentuk badan terutama bagian tangan dan pundak. Untuk menjaga bentuknya tetap rapi dan kokoh, cuci jas dengan tangan tanpa terlalu memeras.

7. Kulit

Bahan kulit jika dicuci dengan mesin cuci dapat menyusut. Maka, jika kamu punya jaket kulit maka bisa bersihkan dengan tisu bayi. Namun, kamu tetap perlu saran dari tukang laundry untuk memastikan jaket kulitmu dicuci dengan baik.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com

  • Tags bahan pembuat, baju, beha pakaian, bikin cepat rusak, detikproperti, haram, hilangka, indonesia, jas, jenis pakaian, kebaya, kerusakan, kulit bahan, martha stewart, melar, mesin cuci, mori, pakaian, pakaian sutra, pakaian yang tidak boleh dicuci, perawatan pakaian, rusak, setelan, southern living, tips mencuci, wanita

Categories
Tips Properti

Segini Suhu AC yang Paling Pas Buat di Kamar Tidur

  • Post author By Gak Ganti Gambar
  • Post date December 18, 2025
  • No Comments on Segini Suhu AC yang Paling Pas Buat di Kamar Tidur


Jakarta –

Saat ini hampir semua rumah memakai air conditioner (AC) sebagai perangkat elektronik pendingin ruangan. Perangkat ini sangat praktis dan bisa membantu tidur jauh lebih nyenyak dan nyaman karena tidak perlu khawatir panas.

AC dapat diatur kedinginannya dari belasan hingga puluhan derajat. Kira-kira berapa suhu AC yang paling ideal di kamar tidur ya?

Suhu AC yang Ideal di Kamar Tidur

Dilansir situs Medical News Today, suhu AC yang ideal untuk kamar tidur bisa diatur sekitar 16-19,5 derajat celcius. Sementara itu, pakar tidur dari Universitas Kansai menyebutkan suhu AC antara 25-28 derajat celcius dianjurkan agar tidur lebih berkualitas di malam hari.


Ternyata dengan mengatur suhu AC yang ideal, tidak terlalu dingin dan panas memiliki banyak keuntungan lho, berikut di antaranya.

  • Menjaga suhu tubuh tetap normal
  • Mencegah dehidrasi
  • Udara di kamar jadi lebih bersih
  • Mencegah kulit kering.

Tips Mengatur Suhu AC saat Tidur

Saat menyalakan AC terdapat beberapa aturan yang harus diikuti agar ruangan cepat dingin dan AC tidak bekerja terlalu keras ketika mendinginkan ruangan. Berikut tips yang harus dilakukan saat menyalakan AC.

1. Tutup Rapat Pintu dan Jendela Kamar

Ketika AC menyala sebaiknya ruangan tersebut dalam keadaan tertutup. Meskipun ada orang yang keluar masuk, ruangan harus langsung ditutup agar suhu dingin tetap terjaga. Membiarkan AC menyala di ruangan yang terbuka dan sulit dingin membuat tagihan listrik membengkak.

2. Gunakan Mode Sleep pada AC

Saat tidur di malam hari, kamu bisa mengaktifkan mode sleep pada AC. Mode ini berfungsi untuk menyesuaikan suhu ruangan secara otomatis agar lebih nyaman dan tidak kedinginan saat tidur. Selain itu, mode sleep pada AC juga lebih hemat listrik karena mengurangi kinerja kompresor AC.

Demikian penjelasan mengenai cara atur suhu AC yang ideal untuk kamar tidur. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com

  • Tags 16-28c, ac kamar tidur, air conditioner, atur, belasan, cara atur suhu ac, derajat celcius, detikproperti, hukum, kinerja kompresor ac, medical, medical news today, mode sleep, pas, pendingin, pendingin ruangan, segini suhu, segini suhu ac, suhu ac, suhu ac saat tidur, suhu ideal ac, tutup, udara, universitas, universitas kansai

Categories
Tips Properti

Jangan Pakai 2 Warna Seprai Ini, Bikin Kutu Kasur Berdatangan

  • Post author By Gak Ganti Gambar
  • Post date December 18, 2025
  • No Comments on Jangan Pakai 2 Warna Seprai Ini, Bikin Kutu Kasur Berdatangan



Jakarta –

Salah satu hewan yang senang hidup di kasur adalah kutu kasur. Hewan kecil penghisap darah ini pernah menjadi wabah di Eropa beberapa tahun lalu karena gigitannya dapat menyebabkan rasa gatal, luka, hingga infeksi kulit.

Keberadaan kutu kasur sulit ditemukan karena hewan ini aktif saat malam hari di saat manusia tengah tertidur. Mereka muncul karena tertarik pada karbon dioksida dan panas yang dikeluarkan manusia saat tidur.

Cara membasmi kutu kasur adalah dengan rajin membersihkan kasur, mulai dari menyedot debu dengan vacuum cleaner, menggunakan kasur baru bukan bekas terutama setelah terendam banji, dan menjaga kebersihan kasur.


Selain itu, dilansir CNN, ada satu faktor lain yang membuat kutu kasur tertarik hidup di kasur adalah warna seprai yang dipakai gelap seperti hitam dan merah tua. Lho kenapa gitu?

Hal ini sudah dibuktikan dalam sebuah penelitian berjudul Journal of Medical Entomology pada 2016 lalu. Penelitian itu menguji kutu kasur yang diletakkan di cawan petri dengan ‘tenda’ yang berbeda warna.

Hasilnya menunjukkan jika kutu kasur langsung berlari menuju tenda warna hitam dan merah dibandingkan tenda berwarna terang, seperti putih, kuning, atau hijau.

Dalam sebuah penelitian urban entomologi Universitas Florida, ilmuwan Roberto Pereira mengatakan kutu kasur menyukai warna gelap karena dapat memberikan perlindungan lebih dari serangga yang lebih besar, seperti laba-laba dan semut.

Alasan lainnya adalah kutu kasur salah mengira warna merah dan hitam sebagai warna teman-teman mereka. Sebenarnya warna kutu kasur adalah merah kecoklatan, tetapi saat jumlahnya banyak warna tersebut lebih terlihat hitam dan merah.

“Alasan lainnya mungkin karena warna-warna cerah membuat serangga ini terpapar dan semakin sering serangga terpapar, semakin banyak mereka kehilangan air, dan jika kehilangan banyak air, mereka akan mati atau harus makan lagi,” ujar Pereira, dikutip dari CNN, Jumat (2/8/2025).

“Sulit untuk mengetahui apa yang ‘dipikirkan’ oleh kutu kasur, jika kita bisa menggunakan terminologi tersebut,” tambahnya.

studio shot of black themed bedding sheets and white pillowstudio shot of black themed bedding sheets and white pillow Foto: Getty Images/Suradech14

Meskipun begitu, Pereira menegaskan warna seprai tidak menjadi faktor utama kutu kasur ditemukan di kasur. Faktor utamanya tetap karena kutu kasur menyukai suhu tubuh manusia, karbon dioksida, dan darah. Jika ketiga faktor tersebut ditemukan, mereka bisa bersarang di kasur meskipun seprai yang digunakan berwarna terang seperti putih, hijau, atau kuning.

Hal lain yang perlu diketahui adalah kutu kasur tidak hanya ditemukan di kasur, melainkan bisa di barang-barang berbusa di rumah berbulu dan penuh debu seperti kursi, sofa, karpet, atau wallpaper dinding.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com

  • Tags bikin kutu kasur, cara, cara membasmi kutu, cara terhindar dari kutu kasur, cawan petri, cnn, debu, detikproperti, dioksida, eropa, faktor hewan, faktor hewan satu, hewan, hewan penghisap, infeksi kulit, journal of medical entomology, kasur, kecoklatan, kutu, kutu kasur, medical, penghisap, penghisap darah, roberto pereira, seprai, tempat tidur, urban entomologi universitas florida, vacuum, warna, warna seprai, warna-warna

Categories
Tips Properti

Cara Menambal Keramik Pecah dengan Rapi

  • Post author By Gak Ganti Gambar
  • Post date December 18, 2025
  • No Comments on Cara Menambal Keramik Pecah dengan Rapi


Jakarta –

Keramik adalah salah satu pelindung lantai yang memiliki ketahanan yang cukup kuat. Kekurangannya adalah apabila pemasangannya asal-asalan, permukaannya bisa pecah dan retak.

Kondisi keramik lantai yang sudah pecah atau retak agak sulit diperbaiki karena tidak mudah untuk dibongkar. Mau tidak mau harus ada cara lain yang lebih efektif untuk memperbaiki keramik lantai yang pecah.

Salah satunya adalah dengan cara ditambal apabila bagian pecahannya masih berada di tempat atau retakannya tidak begitu dalam.


Dilansir Family Handyman berikut cara menambal keramik lantai yang pecah.

1. Bersihkan Permukaan Keramik yang Pecah

Mulai dengan membersihkan area yang akan diperbaiki. Hal ini penting terutama jika retakan sudah ada cukup lama dan kotor. Untuk area yang pecah atau retak dengan tepi tajam, bagian yang tajam tersebut perlu diampelas terlebih dahulu dengan amplas halus.

Cara membersihkannya bisa dengan sikat yang lembap dan lembut serta sabun cuci piring. Apabila ada genangan air, keringkan memakai tisu kertas. Setelah area tersebut bersih dan kering, keramik siap untuk ditambal.

2. Tambahkan Nat

Untuk ubin yang berwarna-warni dengan permukaan yang tidak mengkilap, cara menyamarkan retakan atau pecahannya bisa dengan menambal menggunakan nat. Hasilnya nanti permukaannya akan mulus. Nat yang dipakai harus memiliki warna yang sama atau mendekati dengan warna keramik yang pecah atau retak.

Biarkan nat mengering. Biasanya membutuhkan waktu 20-30 menit. Bersihkan sisa residu dengan spons nat.

3. Cat

Sebenarnya cat bukan solusi permanen untuk mengatasi pecahan pada ubin. Cara ini hanya bisa dipakai untuk retakan pada ubin yang kondisinya tidak begitu dalam.
Pilih cat berbahan dasar air yang sesuai dengan warna ubin atau beli cat khusus ubin keramik. Oleskan cat ke area keramik yang rusak memakai kuas. Pastikan cat mengisi rongga yang ada di keramik. Setelah cat mengering, aplikasikan lapisan akrilik bening berbahan dasar air agar menutupi rongganya. Kemudian, pilih hasil akhir permukaan yang sesuai, seperti matte, satin, atau gloss.

4. Cat Epoksi

Untuk retak yang cukup dalam, bisa memakai cat epoksi. Caranya dengan mengisi retakan atau serpihan. Terus tuang cat poksi dan pengampelas hingga area yang rusak rata dengan permukaan ubin. Terakhir, cat dan finishing area yang baru diperbaiki tersebut.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

  • Tags aplikasikan, area keramik, cara, cara menambal keramik, detikproperti, family handyman, gloss, keramik, keramik lantai, keramik pecah, nat, pecah, pecahan, pengampelas, perbaikan keramik, permukaan keramik, retak, retak lantai, retakan, retakan keramik, serpihan, spons, tuang, tuang cat

Categories
Tips Properti

Tips Menghemat Listrik Tanpa Mengurangi Kenyamanan

  • Post author By Gak Ganti Gambar
  • Post date December 18, 2025
  • No Comments on Tips Menghemat Listrik Tanpa Mengurangi Kenyamanan


Jakarta –

Tagihan listrik merupakan pembayaran wajib bagi penghuni rumah per bulannya. Besar tagihan tersebut dapat berbeda-beda. Jika memakai token listrik, batas pemakaian listrik tergantung pada jumlah daya yang dibeli.

Meskipun pembayaran listrik merupakan kewajiban, pemilik rumah bisa lho menyiasati agar biaya pemakaian listrik tidak begitu mahal. Caranya dengan menghemat pemakaian listrik di rumah

Dilansir The Times of India, berikut tips menghemat listrik tanpa merusak kenyamanan.


Tips Hemat Listrik di Rumah

1. Strategi Pasang AC

Tidak bisa dipungkiri, saat ini hampir setiap rumah memakai AC sebagai perangkat pendingin udara paling praktis. Pada kenyataannya penggunaan AC ini salah satu penyedot daya terbesar pada listrik rumah.

Jika pemilik rumah tetap ingin memakai AC, tapi dengan listrik yang hemat coba ikuti trik ini. Atur suhu AC 24 celsius sambil kipas untuk mendinginkan udara di dalam ruangan. Sebab, semakin rendah suhu AC, semakin banyak listrik yang digunakan.

2. Manfaatkan Pencahayaan Alami

Salah satu cara menghemat listrik di rumah adalah meminimalisir penggunaan lampu. Buat banyak ventilasi cahaya matahari masuk ke dalam rumah. Bisa dengan membuat jendela yang lebar dan besar, atau skylight yang bisa menerangi baik siang dan malam. Bisa juga mematikan lampu utama, lalu hanya menyalakan lampu tambahan yang wattnya lebih kecil di rumah saat tidak begitu dibutuhkan.

3. Pakai Bohlam LED

Untuk lampu utama, pilih yang hemat listrik. Bisa dengan membeli bohlam LED karena jenis lampu satu ini tidak menggunakan begitu banyak listrik. LED bisa menghemat 80 persen energi dan tahan lama. Meski bohlam ini lebih mahal, biaya listrik ke depannya lebih murah.

4. Cabut Aliran Listrik yang Tak Terpakai

Perlu diingat setiap perangkat listrik, termasuk kabel, sebaiknya dicabut apabila tidak digunakan. Sebab, listrik tetap akan terpakai apabila tidak dicabut dari stop kontak. Selain itu, membiarkan kabel masih tersambung ke stop kontak juga berbahaya apabila terjadi korsleting listrik.

5. Pilih Perangkat Hemat Energi

Selain lampu yang hemat energi, coba pilih perangkat elektronik yang berjenis sama. Harga perangkat tersebut mungkin terasa mahal di awal, tetapi selanjutnya akan menguntungkan karena bisa hemat listrik.

6. Hemat Penggunaan Mesin Cuci

Salah satu perangkat yang menyita daya listrik cukup tinggi adalah mesin cuci. Pastikan mesin cuci terisi penuh saat hendak mencuci pakaian. Penggunaan tenaga dan air akan lebih optimal dalam sekali waktu, sehingga tidak perlu buang-buang listrik mencuci terlalu sering.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

  • Tags atur, atur suhu ac 24, biaya listrik, biaya pemakaian, detikproperti, hemat energi, hemat listrik, hukum, kenyataannya penggunaan ac, korsleting, korsleting listrik, led, pemakaian, pendingin, penggunaan, penghematan biaya listrik, penyedot, pilih perangkat hemat energi, stop, suhu ac, tagihan listrik, tahan, tambahan, the times of india, tips hemat, tips hemat listrik

Posts pagination

← Newer Posts 1 … 391 392 393 … 947 Older Posts →

Recent Posts

  • 9 Faktor Penyebab Pipa AC Beku, Segera Perbaiki Sebelum Rusak
  • Waspada! Ngengat Kain Bisa Gerogoti Pakaian di Lemari
  • Sederet Hal yang Harus Dilakukan Usai Tamu Menginap di Rumah
  • Bahaya! Ini Akibatnya Jika Sering Lompat-lompat di Atas Kasur
  • 10 Tips Mencuci Pakaian yang Tak Banyak Orang Tahu

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • September 2025
  • August 2025

Categories

  • Diet
  • Doa Hadits
  • Khazanah
  • Muslimah
  • Tips Otomotif
  • Tips Properti
  • Ziswaf

© 2026 Artikel Pilihan

Powered by WordPress

To the top ↑ Up ↑