Blog

  • Panduan buat Pasangan Muda yang Mau Beli Rumah, Begini 10 Tipsnya



    Jakarta – Bagi beberapa pasangan muda yang baru menikah, membeli rumah merupakan sebuah impian. Membeli rumah untuk pertama kali bukanlah perkara mudah. Kamu perlu sering berdiskusi dengan pasangan, juga mengumpulkan banyak informasi sebelum memutuskan untuk membeli rumah yang diinginkan.

    Jangan sampai karena kurangnya perencanaan, perhitungan, dan informasi, kamu tidak bisa membeli rumah idaman kamu. Melansir dari Kristal Garden, berikut beberapa tips membeli rumah yang perlu kamu perlu ketahui.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Hal yang Harus Kamu Lakukan Cegah Rumah Bocor di Musim Hujan



    Jakarta – Saat ini hujan turun hampir setiap hari. Ketika hujan lebat melanda, acapkali kita was-was ada bagian rumah yang bocor.

    Duh! Kalau rumah bocor pasti ribet bersihinnya. Gimana ya caranya cegah rumah bocor saat hujan turun?

    Berikut ini merupakan beberapa tips untuk mengatasi rumah bocor.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Bahan Alami untuk Hilangkan Bau Apek di Dalam Ruangan, Ampuh!


    Jakarta

    Bau apek di dalam ruangan tentu sangat mengganggu penghuni rumah. Hal ini membuat orang jadi tidak betah berlama-lama di dalam ruangan tersebut.

    Untuk mengatasinya, kamu dapat memperbaiki sirkulasi udara dan juga bisa menggunakan pengharum ruangan. Daripada kamu membeli pengharum ruangan dengan bahan kimia, ternyata banyak alternatif pengharum ruangan dari bahan alami lho!

    Selain mudah didapatkan, bahan alami mampu memberikan wangi yang menenangkan serta mampu meningkatkan kualitas udara. Lalu, apa saja bahan alami tersebut?


    Mengutip dari The Spruce, Selasa (16/1/2023), berikut 3 bahan alami yang ampuh menghilangkan bau apek di dalam ruangan.

    1. Lavender

    Aroma lavender memang terkenal lembut dan menenangkan sehingga dapat membantu mengurangi stres serta meningkatkan kualitas tidur.

    Cara menggunakan lavender sebagai pengharum ruangan adalah dengan meletakkan bunga lavender ke dalam mangkuk atau vas yang berisi air dingin.

    Jika kamu tidak bisa mendapatkan bunga lavender, kamu dapat membeli minyak esensial ekstrak bunga lavender kemudian campurkan dengan air.

    2. Kayu Manis

    Kayu manis tak hanya menjadi bumbu penyedap masakan. Namun, kamu bisa jadikan sebagai pengharum ruangan alami. Kayu manis memang memiliki aroma kuat tetapi juga manis dan hangat, sehingga dapat menghilangkan bau apek di dalam ruangan dan membuat suasana lebih rileks.

    Untuk menggunakan kayu manis sebagai pengharum ruangan, kamu dapat merebus batang kayu manis kemudian masukan ke dalam diffuser. Kamu juga bisa membuat pengharum ruangan kayu manis dari campuran kayu manis, air, dan minyak esensial.

    3. Kopi

    Selain nikmat untuk dikonsumsi, ternyata kopi memiliki aroma khas dan kuat sehingga mampu menghilangkan bau tidak sedap di dalam ruangan.

    Cara menggunakan kopi sebagai pengharum ruangan, kamu hanya perlu meletakkan bubuk kopi yang sudah dipanggang di dalam oven pada ruangan yang bau apek. Selain itu, kamu juga dapat membuat pengharum ruangan dari biji kopi dengan cara merebusnya, lalu memasukkannya ke dalam diffuser.

    Demikian 3 pengharum ruangan alami untuk menghilangkan bau apek. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Bahan Ampuh Membersihkan Noda Bekas Oli di Lantai Garasi


    Jakarta

    Tak jarang motor atau mobil mengalami kebocoran oli, alhasil menimbulkan noda bekas oli pada lantai garasi. Jika noda bekas oli tidak segera dibersihkan akan melekat dan menjadi kerak.

    Hal tersebut membuatnya sulit untuk dibersihkan dari lantai keramik garasi. Maka dari itu, sebelum noda oli mengering, kamu perlu segera membersihkannya. Namun, bagaimana jika noda bekas oli sudah berkerak di lantai garasi?

    Kamu tak perlu khawatir sebab terdapat bahan ampuh yang dapat membersihkan noda bekas oli pada lantai seperti yang dikutip dari Mulia Ceramics, Rabu (17/1/2024). Berikut penjelasan lengkapnya.


    1. Bedak Bayi

    Bedak bayi ada juga disebut talcum powder adalah tak cuma digunakan untuk menyerap keringat. Kamu bisa campurkan bedak tabur dan noda minyak sedikit, untuk membersihkan tumpahan oli.

    Taruh bedak dan minyak pada noda bekas oli, setelah sekitar 10-15 menit, bedak akan menyerap sebagian besar noda oli dari ubin keramik.

    Selanjutnya, kamu bisa menggunakan sapu atau tisu untuk membersihkan residu bedak yang sudah menyerap minyak/ oli.

    Perlu diingat ya, penggunaan bedak badan sebagai pembersih noda oli lebih cocok untuk mengatasi tumpahan oli yang sedikit. Namun, kalau tumpahan oli cukup banyak sebaiknya gunakan bahan lain.

    2. Sabun Pencuci Piring

    Selain ampuh untuk menghilangkan sisa lemak dan minyak pada piring, sabun cuci piring dapat digunakan untuk membersihkan noda bekas oli pada lantai garasi.

    Tuangkan cairan sabun pencuci piring ke permukaan lantai keramik yang terkena noda. Tunggu 10-15 menit lalu gosok dengan kain pel atau sikat. Lalu gosok noda memakai kain pel dan bilas lantai memakai air bersih.

    3. Gunakan Pasir Halus

    Mirip dengan bedak bayi, Pasir bisa jadi bahan yang bisa menyerap noda oli agar tidak meluber kemana-mana. Pasir juga ampuh untuk menghilangkan noda bekas oli yang banyak.

    Taburkan pasir hingga menutup seluruh noda tumpahan oli. Tunggu 10 – 15 menit agar serbuk pasir atau tanah bisa menyerap sebanyak mungkin noda minyak.

    4. Aseton dan baking soda

    Cara menghilangkan oli di keramik teras atau garasi berikutnya adalah memakai aseton dicampur baking soda. Aseton merupakan bahan kimia yang digunakan untuk menghapus kuteks, cairan ini juga digunakan sebagai bahan pelarut cat, lilin, resin, plastik, dan lem. Sifat aseton juga dapat melarutkan minyak akan membantu menghilangkan noda oli secara cepat.

    Buatlah campuran aseton dan baking soda perbandingan 1:1. Misalnya, 5 sendok baking soda dan 5 sendok aseton, dicampur hingga menyerupai adonan pancake atau adonan roti.

    Selanjutnya, terapkan adonan aseton dan baking soda sampai menutupi seluruh permukaan noda oli tersebut. Biarkan noda oli nya meresap dengan campuran ini selama 24 jam hingga kering. Kemudian, gunakan alat pengikis seperti scraper atau pisau kecil untuk mengerik/ mengikis campuran tersebut.

    5. Tanah Liat

    Tanah liat dapat digunakan untuk menghilangkan oli yang tercecer di lantai keramik. Kamu dapat menggunakan tanah liat yang sudah dicampur sedikit air, lalu terapkan hingga menutupi seluruh tumpahan oli di lantai.

    Biarkan beberapa menit hingga mengering agar menyerap sebanyak mungkin noda oli. Bila perlu biarkan semalaman. Setelah kering, gosok dan bersihkan memakai sapu lidi atau sapu biasa. Selanjutnya, kamu bisa mengepel lantai seperti biasa.

    Demikian 5 bahan ampuh untuk membersihkan noda bekas oli di lantai garasi. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Hempas Lumut! Begini Cara Cuci Toren Air Sendiri Di Rumah


    Jakarta

    Toren air adalah hal paling penting untuk persediaan air bersih dan sebagai cadangan mendapatkan air dan aksesibilitas air bersih. Namun, seiring waktu pemakaian air yang bersumber dari toren bisa menjadi kotor dan menodai bagian luar hingga isinya.

    Dikutip dari Flip, Rabu (17/1/2024), kontaminasi yang terjadi pada toren bisa berupa debu, serangga kotoran hingga bagian dalam akan penuh dengan lumut. Oleh karena kebersihan toren juga diperlukan dan perlu perawatan secara berkala, sehingga air akan tetap tersimpan bersih dan higienis.

    Untuk mengetahui cara mencuci toren air, detikProperti telah merangkum langkah yang harus dilakukan. Simak berikut ini!
    Langkah Mencuci Toren Air


    Tangki atau toren air perlu dicuci dan dikuras agar isinya tidak ditumbuhi lumut, sehingga setidaknya toren perlu dibersihkan sebulan sekali jika lumutnya tumbuh dengan cepat. Agar memudahkanmu dalam menguras toren, ikuti langkah berikut ini.

    Bahan dan Alat

    – Sikat

    – Spons

    – scrubber atau saringan lumut

    – Kaporit

    – 3 sdm garam dengan 2 liter air, didihkan (opsi)

    – cuka putih (opsi)

    Panduan Bersihkan Toren Air Sendiri

    1. Matikan Pompa Air

    Matikan pompa agar tidak ada air mengalir saat proses mencuci toren, hal ini membantu efektifitas proses menguras dan memastikan pembersihan dilakukan secara maksimal.

    2. Buang Air Toren

    Selama proses pembersihan, pastikan kamu kabarkan kepada seluruh penghuni rumah bahwa air perlu segera dihabiskan dan sebelum membersihkan diingatkan untuk tidak dapat menggunakan air untuk sementara. Buang seisi air di dalam toren agar menghilangkan sisa air yang terkontaminasi dari kuman dan zat berbahaya.

    3. Buang Kotoran Yang Mengumpul

    Selanjutnya, buang tumpukan kotoran seperti lumut, alga, atau pasir. Gunakan alat yang dapat menyeka seluruh lumut seperti sikat dan spons agar tumpukan kotoran tersebut dapat terangkat. Ini untuk memudahkan kamu dalam proses pembersihan berikutnya

    4. Sikat Permukaan Toren

    Sebelum menyikat, kamu perlu memperhatikan komponen toren yang terhubung seperti valve atau keran, pipa, pompa, fitting inlet dan outlet, dan aksesori pendukung lainnya. Periksa terlebih dahulu dari setiap komponen agar ketika dibersihkan tidak ada yang rusak, putus, atau membuat celah yang bisa menyebabkan kebocoran. Jika ada komponen atau aksesori yang bermasalah, sebaiknya kamu menggantinya terlebih dahulu agar tidak perlu mengerjakannya dua kali.

    Jika sudah diperiksa dengan baik, gunakan sikat untuk membersihkan permukaan dinding toren. Jika toren cukup besar dan memiliki bobot kurang dari 60 kilogram, kamu bisa sampai masuk ke dalam untuk mempermudah pembersihan. Tetapi jika sulit dijangkau, kamu bisa menggunakan gagang sikat yang panjang.

    5. Bersihkan Tutup dan Bagian Luar

    Jangan lupa untuk membersihkan bagian luar dan tutup toren, hingga kotoran debu yang tertumpuk hempas tidak ada sisa.

    6. Bilas dengan Air Bersih

    Setelah membersihkan toren, pastikan dibilas dengan air bersih hingga sisa-sisa busa dan cairan pembersihan hilang.

    7. Isi Ulang Toren

    Jika sudah dibilas dengan maksimal, isi ulang toren sesuai kapasitas dengan air bersih dan aliran air lancar. Pastikan kualitas air jernih dan tidak memiliki warna dan bau. Sehingga, pastikan air di dalam toren tetap bersih dan aman.

    Itulah cara mencuci toren air sendiri di rumah. Pastikan kamu membersihkannya secara berkala jika lumut sudah mengumpul. Semoga bermanfaat!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Susah Lepas Stiker Menempel di Tembok dan Kaca, Ini 4 Caranya


    Jakarta

    Stiker calon legislatif (caleg) maupun calon presiden (capres) pada masa kampanye terkadang dipasang di jendela rumah. Hal ini bisa saja mengganggu penghuni rumah apabila stiker caleg/capres dipasang tanpa izin.

    Jika stiker dipasang tanpa izin, stiker itu diperbolehkan dicopot langsung oleh pemilik rumah. Nah, ketika mencopot stiker dari jendela rumah terkadang masih menyisakan sisa-sisa lem yang masih menempel.

    Tak hanya perekatnya saja, kadang-kadang permukaan depan stiker juga sulit dibersihkan. Salah satu caranya, jika bagian depan stiker atau label terbuat dari kertas, kamu bisa menghilangkannya dengan air biasa.


    Selain itu, masih ada berbagai cara lainnya. Dilansir dari The Spruce, Rabu (17/1/2024) berikut ini cara membersihkan bekas lem stiker di jendela.

    1. Pakai Air Hangat

    Jika label atau stiker yang menempel di permukaan kaca dapat direndam di ember atau bak cuci, rendam di air hangat dengan beberapa tetes sabun cuci piring. Label yang terbuat dari kertas biasanya akan mudah dibersihkan pada permukaan kaca setelah direndam satu jam.

    Kalau permukaan kacanya tidak bisa direndam, kamu basahkan tisu dan taruh di atas stiker atau label itu. Diamkan selama 30 menit dan periksa apakah labelnya sudah bisa dilepas atau belum.

    Kamu juga bisa mengangkat stiker atau label dengan ujung kartu kredit atau pisau tumpul. Nah, kalau sudah tidak ada perekat yang tersisa, kamu bisa bersihkan permukaan kaca dengan pembersih kaca dan kain mikrofiber.

    2. Pakai Uap Panas

    Beberapa perekat akan mudah lepas jika terkena panas maupun uap panas. Kamu bisa pakai pengering rambut atau hairdryer, heat gun, atau setrika uap dan arahkan ke stiker selama 1-2 menit. Setelah perekat mulai meleleh, segera kelupas stiker dengan pengikis. Sebab, jika sudah dingin kemungkinan perekatnya akan menempel kembali.

    3. Pakai Minyak, Mentega, atau Selai Kacang

    Membersihkan residu stiker juga bisa pakai berbagai macam minyak sayur, mentega, margarin, atau bahkan minyak kacang. Oleskan beberapa tetes minyak ke tisu dan basahkan stiker atau gosokkan lemak padat (margarin atau mentega atau selai kacang) pada stiker.

    Selanjutnya, tutup bagian yang sudah di basahkan dengan bungkus plastik dan rekatkan dengan selotip. Diamkan setidaknya selama 30 menit lalu kikis stiker tersebut. Cuci dengan air sabun hangat atau bersihkan dengan pembersih kaca.

    4. Pakai Rubbing Alcohol atau Alkohol Isopropil

    Gunakan beberapa tetes alkohol isopropil atau alkohol gosok pada kapas atau tisu dan basahkan stiker. Setelah stiker mulai basah, tunggu minimal 10 menit dan gunakan pengikis plastik untuk melepas label dan perekatnya. Jangan gosok terlalu kencang karena bisa menggores kaca.

    Jika masih ada sisa-sisa lem, oleskan kembali alkohol ke residu yang ada. Setelah selesai, kamu bisa mengelap permukaan kaca dengan kain mikrofiber untuk menghilangkan perekatnya.

    Itulah beberapa cara menghilangkan lem stiker di jendela. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Atur Kotak Penyimpanan di Rumah Biar Perkakas Gampang Dicari


    Jakarta

    Saat melakukan proyek renovasi atau perbaikan rumah, memiliki kotak perkakas yang terorganisir adalah kunci untuk menghindari frustrasi dan memastikan pekerjaan berjalan lancar.

    Entah kamu adalah seorang yang sering mengutak-atik perkakas atau hanya sesekali membutuhkannya, membiasakan diri dalam mengatur kotak perkakas secara rapi dan terorganisasi akan membuat perbedaan yang besar.

    Dengan memiliki kotak perkakas yang senantiasa rapi dan terorganisasi dengan baik, kamu akan mudah menemukan dan mengambilnya setiap kali akan digunakan.


    Melansir Real Simple, Rabu (17/1/2024), seorang ahli pengorganisasi dari Jane’s Addiction Organization, Wendy Trunz, membagikan tips praktis untuk membantumu dalam mengatur kotak perkakas agar selalu siap digunakan. Berikut tipsnya.

    1. Mulai dengan Kosongkan Kotak Perkakas

    Langkah pertama yang harus diambil adalah mengosongkan kotak perkakas. Keluarkan semua alat dan perangkat, lalu letakkan di lantai agar mudah dilihat. Langkah ini memberikan gambaran lebih baik tentang apa yang kamu miliki dan membantumu menilai kondisi alat-alat tersebut.

    2. Buang Barang-Barang yang Tidak Diperlukan

    Setelah dikeluarkan dari kotaknya, kamu akan dengan mudah menyortir alat-alat mana yang masih bisa digunakan dan mana yang sudah rusak. Inilah saatnya bagimu untuk membereskannya.

    Singkirkan alat yang rusak dan berlebihan. Trunz menyarankan untuk menyumbangkan barang yang tidak lagi kamu butuhkan atau meletakkannya di tempat lain saja, seperti tas perkakas tambahan.

    3. Identifikasi dan Catat Barang yang Hilang

    Perhatikan alat atau perangkat yang hilang dari koleksimu. Mungkin ada alat yang perlu diganti atau item yang belum kamu miliki dan diperlukan dalam setiap kotak perkakas. Mungkin pula ada beberapa perkakas yang sempat dipinjam oleh orang lain dan belum dikembalikan. Buatlah catatan untuk membeli barang-barang ini ketika memungkinkan.

    4. Pilih Kotak Perkakas yang Sesuai

    Pilihlah kotak perkakas, tas, atau peti yang sesuai dengan kebutuhanmu. Pertimbangkan ruang ekstra untuk koleksi atau kompartemen tambahan yang lebih kompleks. Pastikan tempat untuk setiap item mudah dijangkau.

    5. Tambahkan Kotak Kompartemen Tambahan

    Untuk menjaga alat dan aksesori tetap teratur, belilah elemen organisasi tambahan, seperti kotak berkompartemen untuk menyimpan paku, sekrup, dan perangkat keras, serta nampan dan penyisip lainnya. Tujuannya adalah memiliki kotak perkakas yang mudah diakses, rapi, dan terorganisasi dengan baik

    6. Label Semua dengan Baik

    Gunakan label untuk menandai tempat setiap item di dalam kotak perkakas. Langkah sederhana ini akan membantumu dalam menjaga keteraturan dalam jangka panjang. Trunz juga menyarankan untuk menuliskan namamu pada setiap alat agar mudah diidentifikasi jika dipinjam oleh orang lain.

    Demikian tips praktis untuk membantumu dalam mengatur kotak perkakas agar selalu siap digunakan. Dengan mengikuti tips ini, kamu akan memiliki kotak perkakas yang efisien dan selalu siap digunakan. Hal ini akan menyederhanakan proses mencari alat, meminimalkan kekacauan, dan meningkatkan produktivitasmu dalam menyelesaikan proyek-proyek rumah. Semoga informasinya bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Begini Cara Usir Lintah Si Penghisap Darah dari Rumah, Ampuh!


    Jakarta

    Ketika musim hujan, lintah sering muncul di rumah. Hewan penghisap darah satu ini menyukai tempat yang lembap untuk bertahan hidup, seperti kamar mandi.

    Tentu kemunculan lintah rumah membuat penghuni rumah khawatir dihisap darahnya. Meskipun ada beberapa pengobatan alami menggunakan lintah. Namun, biasanya yang digunakan bukanlah lintah liar.

    Lalu, bagaimana cara mengusir dan mencegah lintah dari rumah? Mari simak ulasan lengkap berikut.


    Penyebab Banyaknya Lintah

    Sebelum menjelaskan tentang cara mengusir lintah, maka sebelumnya kamu harus tahu tentang penyebab munculnya lintah itu sendiri. Karena usaha akan sia-sia jika sudah berhasil mengusir atau membasmi nya namun lintah masih kembali lagi ke rumah.

    Melansir dari Kicaumania, Kamis (18/1/2024), berikut beberapa penyebab mengapa lintah muncul dalam jumlah banyak apalagi saat musim hujan.

    Rumah Berlokasi Dekat dengan Tempat Lembap

    Rumah yang dekat dengan tempat lembap seperti got atau saluran pembuangan lembap yang tentunya akan banyak lintah hidup disekitarnya.

    Rumah yang memiliki peluang banyaknya lintah di dalamnya salah satunya rumah yang dekat dengan sungai, rawa, selokan, lingkungan rumah banyak pohon sehingga lokasi rumah menjadi lembap.

    Pasca Hujan Lebat dan Banjir

    Saat hujan lebat tiba kemudian disusul banjir otomatis lintah akan terbawa arus banjir. Lalu, lintah akan menempel pada rumah yang diakibatkan oleh terbawa arus ketika banjir dan tinggal di rumah.

    Kamar Mandi Sangat Lembap

    Kamar mandi menjadikan tempat favorit bagi lintah untuk tinggal sebab memiliki udara yang lembap. Lintah biasanya masuk ke dalam kamar mandi melewati saluran air atau sela-sela kamar mandi.

    Cara Mengusir Lintah dari Rumah

    Mengutip dari situs How to Repel, kamu bisa mengikuti beberapa tips berikut untuk mengusir lintah dari rumah. Berikut beberapa diantaranya.

    Membasmi Tempat yang Berpotensi Jadi Sarang Lintah

    Lintah menyukai lingkungan yang lembap seperti dekat genangan air, selokan atau kolam dekat rumah. Pastikan kamu membersihkan halaman secara teratur dan buang tumpukan daun atau ranting kering. Karena lintah suka tinggal pada tumpukan daun yang berserakan. Selanjutnya, lintah suka tinggal pada rumput yang tinggi. Jadi, pastikan kamu memangkas rumput secara rutin. Barang bekas yang dibiarkan berserakan seperti kaleng cat, ban bekas, dan furnitur lainnya.

    Menggunakan Bahan Alami untuk Mengusir Lintah

    Ada beberapa bahan alami yang terbukti ampuh untuk mengusir lintah dari rumah. Berikut beberapa diantaranya.

    Bawang putih dan Cengkeh

    Kamu bisa gunakan beberapa siung bawang putih, lalu hancurkan bersama cengkeh. Lalu, sebarkan di area yang lembap dimana lintah sering terlihat.

    Jus lemon

    Kamu dapat membelah lemon, setelah itu peras dan campurkan dengan air. Semprotkan campuran bahan tersebut pada tanaman dan dinding.

    Minyak Atsiri

    Campurkan minyak atsiri dengan air secukupnya lalu semprotkan di sekitar rumah dan kebun.

    Garam

    Untuk garam sangat mudah, kamu cukup taburkan di sekeliling rumah yang sering dijumpai lintah.

    Demikian cara ampuh untuk mengusir lintah dari rumah. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Arti Mimpi Rumah Kebanjiran



    Jakarta

    Bermimpi rumah kebanjiran saja sudah mengerikan, apalagi jika mimpi tersebut jadi nyata. Namun, mimpi rumah kebanjiran ternyata tidak selalu punya arti buruk lho! Karena ada juga yang pertanda nasib baik.

    Nah, jika kamu pernah mimpi rumah kebanjiran dan penasaran arti mimpinya, berikut tafsiran dari mimpi rumah kebanjiran yang dikutip dari Yuksinau, Jumat (19/1/2024). Mari simak ulasan lengkapnya!

    1. Mimpi Melihat Rumah Kebanjiran

    Jika kamu bermimpi melihat rumah yang sedang kebanjiran, kamu tak perlu khawatir. Sebab mimpi ini punya makna yang baik. Mimpi ini memiliki arti bahwa kamu akan hidup dengan berkah yang banyak yang dipenuhi dengan limpahan rezeki. Oleh sebab itu kamu perlu banyak banyak bersyukur.


    2. Mimpi Rumah Kebanjiran Lumpur

    Selanjutnya, jika di dalam mimpi rumah kamu kebanjiran disertai lumpur, maka itu merupakan pertanda yang kurang baik. Menurut primbon jawa bermimpi tentang hal ini memiliki arti bahwa hidup kamu akan selalu terkekang dan juga tidak dapat berkembang.

    3. Mimpi Rumah Kebanjiran Sampai Terendam

    Mimpi banjir hingga membuat rumah sampai terendam merupakan suatu pertanda yang kurang baik juga. Mimpi ini menandakan jika ada seseorang yang akan mencuri harta benda yang kamu miliki bahkan dapat merusak keharmonisan hubungan keluarga kamu.

    4. Arti Mimpi Terjebak Banjir di Rumah

    Jika kamu bermimpi kamu terjebak di dalam rumah yang sedang kebanjiran , maka kamu sedang dalam penyesalan masa lalu yang mendalam. Selain itu juga, mimpi ini memiliki arti bahwa kamu sedang berusaha untuk menyembunyikan perasaan dan juga emosi yang ada di dalam diri kamu.

    5. Arti Mimpi Rumah Kebanjiran Air Laut

    Bermimpi tentang rumah yang kebanjiran dengan air laut merupakan suatu pertanda yang kurang baik. Bermimpi tentang hal ini memiliki arti bahwa rencana yang kamu telah buat akan banyak menemui tantangan bahkan akan mengalami sebuah kegagalan. Oleh sebab itu kamu perlu bersiap diri untuk mengatasi segala kemungkinan yang akan terjadi terhadap rencana yang kamu miliki.

    6. Mimpi Rumah Kebanjiran Air Hujan

    Apabila kamu bermimpi tentang hujan lebat yang kemudian membanjiri rumah kamu, maka hal ini merupakan arti dari kelimpahan rezeki serta pertumbuhan yang pesat. Bermimpi tentang hal ini juga memiliki arti bahwa akan datang sebuah anugerah dan juga keberuntungan yang besar di dalam hidup kamu.

    7. Arti Mimpi Banjir Merusak Rumah

    Terakhir, bermimpi tentang air banjir yang masuk ke dalam rumah sehingga merusak rumah merupakan suatu pertanda buruk. Mimpi ini memiliki arti bahwa kamu akan tertimpa bencana dan juga kesedihan yang akan mendatangi kamu dan juga orang – orang yang ada di sekitar kamu.

    Demikian 7 arti mimpi rumah kebanjiran. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Pakai Lampu Darurat Saat Mati Lampu


    Jakarta

    Pemadaman listrik atau mati lampu terkadang tidak diberitahukan dan diperkirakan lamanya. Hal ini dapat mengganggu aktivitas di rumah karena tidak bisa mengakses listrik untuk sementara waktu terutama untuk pencahayaan.

    Langkah ampuh untuk mendapatkan pencahayaan adalah mengandalkan cahaya alami dari matahari. Namun, apabila terjadi pada malam hari, maka kita perlu menggunakan penerangan cadangan seperti lampu darurat yang bisa digunakan setelah diisi dayanya.

    Lalu bagaimana cara menggunakan lampu darurat tersebut? Situs Electric Rate pada Kamis (18/1) memberikan beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum menggunakan lampu darurat.


    1. Ketahui cara pengisian daya lampu darurat.

    Pengisian daya lampu darurat bisa menggunakan baterai dan melalui pengecasan. Kedua jenis pengisian daya ini sama bagusnya. Pengguna cukup menyesuaikan dengan selera apakah lebih menyukai yang praktis dengan memasang baterai atau rajin untuk mengisi daya dengan listrik.

    2. Ketahui lama lampu darurat aktif

    Biasanya lampu darurat bertahan 3-5 jam. Sebelum membeli lampu darurat, sebaiknya lihat keterangan lama lampu darurat aktif tersebut. Pilihan lampu yang bisa menyala lebih lama sekitar 8 jam adalah lampu LED emergency karena saat listrik menyala, lampu tersebut dapat mengisi daya sendiri.

    3. Tentukan ruangan yang membutuhkan penerangan

    Apabila terjadi mati lampu atau pemadaman listrik pada malam hari sebaiknya akses jalan seperti koridor rumah dan tangga diutamakan untuk mendapatkan pencahayaan. Selain itu daerah yang licin seperti kamar mandi dan dapur juga bisa ditambahkan apabila hendak digunakan.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com