Blog

  • 10 Tanaman Hias yang Nggak Butuh Tanah (Part 1)


    Jakarta

    Apakah kamu ingin menanam tanaman yang nggak ribet? Kamu bisa merawat tanaman hanya dengan media air lho. Ini jauh lebih mudah dibanding kamu perlu siapkan pupuk atau tanah untuk bisa tumbuh dengan baik.

    Lantas, apa saja tanaman hias yang bisa tumbuh di air? Simak berikut ini.

    Dikutip dari Wild Plantage, Rabu (17/1/2024), ada banyak tanaman hidrofilik yang tidak perlu apapun untuk tumbuh selain air. Kamu bisa memasukkannya hanya di gelas untuk tumbuh. Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut ini detikProperti telah merangkum macam-macam tanaman hias yang bisa tumbuh di air.


    1. Chinese Evergreen

    Aglaonema Maria houseplant cuttings in a red glass vase in front of a white wall, Chinese EvergreenChinese Evergreen Foto: Getty Images/iStockphoto/dropStock

    Chinese evergreen atau cemara cina adalah tumbuhan yang mudah tumbuh di air dan memiliki dedaunan yang subur bergaya tropis. Jenis daunnya pun beragam, ada yang dedaunannya hijau tua dan hijau muda, atau ada yang corak merah jambu dan hijau kekuningan. Tumbuhan berwarna merah jambu lebih menyukai sinar matahari dibanding warna daun yang lebih gelap. Meskipun begitu, tumbuhan ini perlu disimpan dengan kondisi masuknya sinar matahari secara tidak langsung dan rendah.

    Agar tanaman itu tumbuh merambat dengan baik, potonglah batangnya dengan panjang minimal 4 inci atau 10 cm. Perlu diketahui bahwa tanaman ini mengandung kristal kalsium oksalat yang tidak larut, artinya ini bisa berbahaya untuk gangguan pencernaan bagi hewan peliharaan dan manusia.

    2. Begonia

    begoniabegonia Foto: dok. Wisnu Ardi

    Begonia adalah tumbuhan subur dan bisa ditanam dalam ruangan, khususnya berlaku untuk varian wax, tuberous, dan rex. Rooting memakan waktu setidaknya beberapa minggu, untuk perambatan batang tanaman ini perlu sehat dan dipotong yang halus dan tajam. Pastikan untuk menyertakan akar simpulnya sehingga selama di air akan tetap segar. Agar tetap subur, tumbuhan ini juga memerlukan sinar matahari secara tidak langsung, karena bisa menghanguskan beberapa daun. Taruh di jendela yang menghadap ke timur atau utara untuk mendapatkan cahaya tersebut.

    Saat menanam tumbuhan ini, perhatikan hewan peliharaan kamu yang cenderung suka menggigit daun. Sebab tanaman ini memiliki kandungan kristal kalsium oksalat yang bisa menyebabkan iritasi hebat.

    3. Spiderwort

    Tradescantia zebrina (Silver inch plant, Silvery wandering jew) leaf background has zebra-patterned leaves. Purple and green leaves background.Spiderwort Foto: Getty Images/iStockphoto/Piyavachara Arunotai

    Jika kamu menyukai tanaman berwarna-warni, spiderwort atau disebut juga dengan wandering jew adalah pilihan yang tepat dan dapat tumbuh di air. Tanaman ini memiliki daun dengan warna ungu dan belang di sekitarnya dan memiliki bunga kecil. Jika dilihat secara seksama, tanaman ini memiliki akar kecil yang belum berkembang.

    Potong sekitar 4-6 inci (10-15 cm) dan buang bagian bawah daun sebelum dimasukkan ke dalam air agar daun berada di permukaan dan tidak masuk ke dalam air. Namun, perlu diperhatikan bahwa tanaman ini memiliki racun sehingga jangan sampai hewan peliharaan kamu mencicipi tanaman ini.

    4. Pothos

    selective focus of golden pothos tree in the glass vase for decorate house or cafe.selective focus of golden pothos tree in the glass vase for decorate house or cafe. Foto: Getty Images/iStockphoto/Koonsiri Boonnak

    Pothos adalah tanaman hias yang terbaik untuk pemula karena perawatannya yang minim dan mudah di tanam di air. Tanaman ini dapat merambat dengan cepat sehingga tidak akan mudah mati. Potong bagian ujung batang sekitar 13 cm dan taruh di jendela untuk mendapatkan sinar matahari alami.

    Pothos memiliki kandungan kristal kalsium oksalat di dalam daunnya yang beracun dan berbahaya bagi manusia dan hewan peliharaan, meskipun tidak berujung fatal. Daunnya sangat tajam dan dapat merobek kulit, sehingga kamu perlu berhati-hati menangani tanaman ini.

    5. Baby Tear’s

    Nama tanaman ini terinspirasi karena daunnya yang kecil berbentuk bunga. Ini adalah tanaman yang cukup indah untuk digantung di rumah kamu karena daunnya yang hijau cerah. Selain itu, tanaman ini juga cepat tumbuh di air. Agar terus merambat, potong ujung batang sepanjang 4-6 inci (10-15 cm). Buang semua daun yang melewati bawah garis air untuk mencegah pembusukan.

    Jangan lupa untuk taruh di bawah sinar matahari sedang atau cahaya matahari secara tidak langsung untuk hasil terbaik. Tanaman ini tidak memiliki racun yang membahayakan bagi manusia atau hewan peliharaan.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 10 Tanaman Hias yang Nggak Butuh Tanah (Part 2)


    Jakarta

    Bagi pecinta tanaman, umumnya tanaman dapat tumbuh dengan media tanah atau pupu. Jika kamu ingin menanam tanaman tanpa perlu menyulitkan kamu, tanaman yang bisa tumbuh di air adalah jawaban untuk keinginan tersebut. Ada beragam jenis tanaman hias yang bisa kamu coba untuk tumbuh di media air.

    Dikutip dari Wild Plantage, Kamis (18/1/2024), Tanaman hias memiliki peran untuk menambah estetika dan keindahan pada ruangan kamu. melanjuti daftar sebelumnya pada part 1, berikut ini adalah jenis tanaman hias yang dapat tumbuh di air, yakni sebagai berikut.

    6. African Violet

    A group of african violet flowers.african violet flowers. Foto: Getty Images/gladassfanny

    Violet african adalah salah satu tanaman hidrofilik yang sangat bagus untuk tumbuh di air, dan tanaman ini memiliki bunga berwarna-warni yang mencerahkan rumah. Sekitar satu bulan, tanaman ini bisa menghasilkan dan membuat versi baru dari tanaman induk. Pilihlah daun yang tampak sehat dan potong bagian ujung batang dengan bersih dan tajam sekitar 2 inci atau 5 cm. Tempatkan air ini di wadah dengan leher sempit untuk menopang daun.


    Taruh tanaman ini di jendela dan menghadap ke utara atau timur, dan tidak memerlukan banyak cahaya langsung. Terlalu banyak sinar matahari dapat menghanguskan daun. Selain itu, tanaman ini tidak beracun bagi manusia atau hewan peliharaan jadi ini aman untuk ditanam di rumah bersama hewan peliharaan atau anak-anak.

    7. Koleus

    Koleus adalah salah satu tanaman dalam ruangan yang tumbuh di air dan memiliki daun berwarna-warni yang mencolok. Memberi makan tanaman ini sebulan sekali dapat membantu memelihara spesimen terbaik. Potong batang sekitar 6 inci (15 cm) dan kupas dua pertiga bagian bawah daun sebelum dimasukkan ke dalam air.

    Tanaman ini perlu sinar matahari yang banyak, jadi menempatkannya di ambang jendela yang terkena sinar matahari atau bahkan digantung di jendela adalah pilihan yang ideal. Adapun, Tanaman rumahan ini tidak baik disekitar hewan peliharaan dan manusia karena mengandung racun yang dapat mengganggu pencernaan. Selain itu, jika menyentuh tanaman ini bisa menyebabkan ruam atau bahkan luka bakar ringan.

    8. Lucky Bamboo

    Lucky bamboo (Dracaena sanderiana) in a glass potLucky bamboo (Dracaena sanderiana) in a glass pot Foto: Getty Images/iStockphoto/bentaboe

    Lucky Bamboo seringkali menggunakan air sebagai media dibanding pupuk atau tanah, jadi tanaman hias ini ideal untuk dalam ruangan. Kamu hanya perlu tempat yang dapat menahan bentuknya, seperti beberapa batu kecil di dasar wadah. Potong sedekat mungkin dengan batang induk secara bersih dan tajam sekitar 10-15 cm. Sisakan satu set daun lalu kupas dedaunan agar tidak masuk ke dalam air.

    Tanaman ini hanya memerlukan matahari secara tidak langsung dan cukup ditaruh di ruangan yang terang agar tanaman bisa tumbuh subur. Selain itu, tanaman ini tidak memiliki kandungan berbahaya bagi manusia, tetapi beracun bagi hewan peliharaan. Oleh karena itu, jauhkan dari jangkauan anabul kamu!

    9. Philodendron

    Tropical 'Philodendron Hederaceum Micans' houseplant with heart shaped leaves with velvet texture in gray flower pot on coffee tableTropical ‘Philodendron Hederaceum Micans’ houseplant with heart shaped leaves with velvet texture in gray flower pot on coffee table Foto: Getty Images/iStockphoto/Firn

    Jenis Philodendron bentuknya seperti Pothos. Philodendron merupakan tanaman dalam ruangan yang cocokdi dalam air. Ada yang tumbuh menjuntai, ada pula yang tumbuh lebih tegak. Tanaman ini merambat dengan baik selama di air.

    Potong dengan bersih bagian bawah dengan tepat di bawah ruas daun, lalu taruh di dalam ruangan kamu. CUkup meletakkannya di rak tanaman dan jangan berada di bawah sinar matahari langsung. Tanaman ini memiliki racun yang berbahaya untuk hewan dan manusia, oleh sebab itu hindari tanaman ini dari peliharaan dan anak kamu.

    10. Herbal Bertangkai Lunak

    Propagating a bunch of basil in a jar of water for storing it fresh or regrowing laterPropagating a bunch of basil in a jar of water for storing it fresh or regrowing later Foto: iStock

    Herbal ini memiliki batang yang lunak dan menjadi salah satu tanaman dalam ruangan yang baik untuk tumbuh di air. Meskipun tumbuhan ini memiliki batang kayu yang bisa bertahan, tetapi kemungkinan juga bisa mengalami pembusukan.

    Berikut ini tanaman herbal yang berbatang lunak antara lain thyme, dill, ketumbar, basil, mint, peterseli, marjoram, dan tarragon. Tanaman herbal berbatang kayu tidak bisa tumbuh di air tanpa akan melakukan pembusukan yakni diantaranya, daun salam, sage, dan rosemary.

    Kamu menggunakan gunting untuk memotong batang lunak tanaman herbal yang sudah tumbuh mapan, kemudian letakkan di ambang jendela untuk penerangan sinar matahari. Karena herbal dipakai untuk bahan masakan, ini aman untuk dikonsumsi. Namun, untuk beberapa jenis ada yang bisa meracuni hewan peliharaan. Oleh karena itu, lebih baik jauhkan tanaman herbal dari hewan peliharaan.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Untung Rugi Pakai Kompor Induksi di Rumah



    Jakarta

    Teknologi terus berkembang, termasuk berbagai peralatan untuk memasak. Salah satu teknologi terbaru dalam dunia memasak adalah kompor induksi.

    Kompor induksi merupakan sebuah inovasi teknologi yang sangat canggih. Dengan kompor induksi, kita bisa permukaan panci saat memasak tetap dingin saat disentuh. Selain itu, merebus air jauh dengan kompor induksi konon lebih cepat dibanding kompor lainnya.

    Bagi kamu yang mungkin tertarik untuk menggunakannya, artikel ini akan membahas segala yang perlu kamu ketahui tentang kompor induksi, dari cara kerjanya hingga kelebihan dan kekurangannya.


    Apa Itu Kompor Induksi?

    Melansir Real Simple, Senin (15/1/2024), kompor induksi merupakan kompor yang berbentuk permukaan kaca-keramik dengan zona memasak yang dirancang khusus untuk panci dan wajan. Keunikan kompor ini terletak pada kemampuannya untuk tidak memanas, kecuali jika peralatan masak yang kompatibel dengan induksi ditempatkan di atasnya.

    Cara Kerja Induksi

    Menurut Tetiana Tarandushko, pakar kategori memasak dari Miele USA, kompor induksi memperoleh daya dari medan elektromagnetik di bawah permukaannya. Medan ini mengalirkan arus langsung ke peralatan masak magnetik sehingga menyebabkannya cepat memanas. Menariknya, saat alat masak tersebut diangkat, pemanasan akan otomatis berhenti.

    Kelebihan Memasak dengan Kompor Induksi

    Berikut beberapa kelebihan memasak dengan kompor induksi yang harus kamu ketahui.

    1. Efisiensi Energi

    Kompor induksi lebih efisien karena bisa mengurangi penggunaan energi hingga 15%, dibandingkan dengan kompor listrik standar. Selain itu, penggunaan energi kompor induksi juga tiga kali lipat lebih efisien dibandingkan dengan kompor gas.

    2. Pemanasan Cepat dan Merata

    Dengan kompor induksi, kegiatan memasak akan berlangsung lebih cepat. Kamu bahkan bisa merebus air 20-40% lebih cepat dibandingkan kompor gas dan listrik. Tak hanya itu, pemanasan yang cepat ini juga mempertahankan suhu dengan sangat tepat.

    3. Fitur Kesehatan dan Keselamatan

    Penggunaan kompor induksi juga meningkatkan kualitas udara dalam ruangan, sementara risiko terbakar berkurang karena permukaan kompor akan langsung mendingin begitu peralatan masak diangkat.

    4. Pembersihan Mudah

    Permukaan kaca yang halus dan cepat dingin membuat pembersihan bisa dilakukan dengan cepat dan tidak merepotkan. Hal ini jauh berbeda dengan kompor gas tradisional.

    Kekurangan Memasak dengan Kompor Induksi

    Di samping memiliki kelebihan, kompor induksi juga memiliki sejumlah kekurangan sebagai berikut.

    1. Pemasangan Khusus

    Beralih dari kompor gas ke kompor induksi memerlukan instalasi khusus oleh ahli listrik untuk menciptakan tegangan tinggi yang diperlukan. Hal ini tentu membutuhkan proses dan biaya yang lebih tinggi.

    2. Harga Masih Relatif Tinggi

    Meskipun harga masih tinggi, kesadaran akan kelebihannya dan adanya insentif pajak memberikan harapan bahwa kompor induksi akan semakin terjangkau. Saat ini, harga rata-rata kompor induksi berkisar Rp 800.000. Harga ini tentu bisa lebih murah atau mahal tergantung merk dan fitur yang tersedia pada kompor induksi tersebut.

    3. Memerlukan Alat Masak Khusus

    Kamu tidak bisa menggunakan peralatan masak biasa untuk memasak dengan kompor induksi. Penggunaan peralatan masak khusus diperlukan. Namun, saat ini, sebagian besar peralatan masak berkualitas tinggi sudah kompatibel dengan kompor induksi.

    Demikianlah penjelasan mengenai kelebihan dan kekurangan kompor induksi. Meskipun kompor induksi memiliki beberapa kekurangan, kelebihannya yang beragam juga bisa membuatnya menjadi pilihan menarik untuk pembaruan dapurmu di rumah. Semoga informasinya bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Atasi dan Cegah Keran Air Mampet Karena Lumut



    Jakarta

    Lumut dapat tumbuh subur di tempat lembap salah satunya pada keran air. Biasanya lumut yang tumbuh dapat menyumbat lubang keran air sehingga air tekanan air jadi kecil atau bahkan mampet.

    Tak cuma itu, lumut pada keran air juga membuat air menjadi bau tidak sedap dan warnanya berubah. Tentunya, hal ini membuat kamu kesulitan untuk mendapatkan air bersih untuk kehidupan sehari-hari.

    Untuk mengatasi masalah keran air mampet karena lumut, kamu bisa coba cara berikut seperti yang dikutip dari Sakti Desain, Jumat (19/1/2024). Penasaran bagaimana caranya? Mari simak ulasan berikut.


    Langkah Membersihkan Keran Air Mampet Karena Lumut

    Berikut adalah beberapa langkah yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi keran air mampet karena lumut.

    1. Langkah pertama yaitu mematikan saluran air yang mengalir pada keran. Cara ini untuk mencegah air bercampur dengan bahan pembersih yang akan kamu gunakan nanti.

    2. Selanjutnya, buka kran air dan biarkan air yang tersisa mengalir keluar. Selain itu, cara ini akan membantu mengeluarkan sebagian lumut yang menempel di dalam pipa.

    3. Kemudian, cabut kepala kran dari pipa menggunakan kunci inggris atau tang. Jika kran kamu menggunakan filter atau aerator, lepaskan juga bagian tersebut.

    4. Rendam seluruh bagian keran seperti kepala keran, filter, dan aerator dalam larutan campuran cuka putih dan air hangat dengan perbandingan 1:1 selama 15-30 menit. Cuka putih bisa membantu melarutkan lumut dan kotoran lain yang menempel pada bagian-bagian tersebut.

    5. Sambil direndam, kamu dapat membersihkan pipa menggunakan sikat kawat atau lidi yang panjang. Masukkan sikat atau lidi ke dalam pipa dan gerakkan maju mundur agar lumut yang ada di dalam terangkat.

    6. Setelah bersih, bilas kepala kran, filter, dan aerator dengan air bersih dan pasang kembali ke pipa. Pastikan semua bagian terpasang dengan rapat dan tidak ada kebocoran.

    7. Nyalakan sumber air utama lalu buka kran air. Biarkan air mengalir selama beberapa menit untuk membersihkan sisa-sisa cuka dan lumut dari pipa.

    Lakukan langkah-langkah membersihkan keran air dari lumut tersebut secara rutin setiap 3-6 bulan sekali atau sesuai dengan kebutuhan kamu.

    Cara Mencegah Keran Air Mampet Karena Lumut

    Untuk menghindari lumut tumbuh kembali menyumbat aliran air dari keran, kamu ikuti tips-tips berikut ini.

    1. Pasangkan filter air di sumber air utama untuk menyaring kotoran dan partikel lain yang bisa menyebabkan lumut.
    2. Setelah digunakan keringkan keran air menggunakan lap bersih atau tisu.
    3. Hindari menggunakan sabun atau deterjen yang berlebih ketika mencuci piring atau baju, karena bisa meninggalkan residu yang menarik lumut.
    4. Menggunakan air panas sesekali untuk membunuh bakteri dan jamur yang bisa menyebabkan lumut.

    Demikian tips mengatasi keran air mampet karena lumut. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Panduan Bikin Sertifikat Tanah dengan PTSL: Syarat, Tahapan, hingga Biaya


    Jakarta

    Memiliki sertifikat tanah tentunya sangat penting. Dengan memiliki sertifikat tanah maka tanah yang dimiliki tidak bisa diganggu gugat, apalagi jika sertifikat tanah tersebut sudah Sertifikat Hak Milik (SHM).

    Untuk membuat sertifikat tanah ternyata bisa dilakukan secara gratis melalui program pemerintah, yaitu Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Dilansir dari PPID Kabupaten Tegal, program ini sudah dilaksanakan sejak tahun 2018 dan akan terus berlangsung hingga 2025.

    Berdasarkan Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional nomor 6 tahun 2018 tentang Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap, PTSL adalah kegiatan pendaftaran tanah untuk pertama kali yang dilakukan secara serentak bagi semua objek pendaftaran tanah di seluruh wilayah Indonesia dalam satu wilayah desa atau kelurahan.


    Pendaftaran tersebut meliputi pengumpulan data fisik dan data yuridis mengenai satu atau beberapa objek pendaftaran tanah untuk keperluan pendaftarannya.

    Adapun yang dimaksud data fisik adalah keterangan mengenai letak, batas, dan luas bidang tanah dan satuan rumah susun yang didaftar, termasuk mengenai keterangan mengenai adanya bangunan atau bagian bangunan di atasnya. Sementara itu, data yuridis yaitu keterangan mengenai status hukum atau status penguasaan bidang tanah dan satuan rumus susun yang didaftar, pemegang hak atau pihak yang menguasai, dan hak pihak lain serta beban-beban lain yang membebaninya.

    Nah, bagi kamu yang ingin membuat sertifikat melalui PTSL ini ada sejumlah syarat dan tahapan yang harus dilalui. Berikut ini informasinya.

    Syarat Mendaftarkan Tanah Lewat PTSL

    Dilansir dari ppid.tegalkab.go.id, berikut ini syaratnya.

    1. Kartu keluarga dan kartu identitas berupa KTP (Kartu Tanda Penduduk).
    2. Surat permohonan pengajuan peserta PTSL.
    3. Pemasangan tanda batas tanah yang telah disepakati dengan pemilik tanah yang berbatasan.
    4. Bukti surat tanah (Letter C, Akta Jual Beli, Akta hibah atau berita acara kesaksian)
    5. Bukti setor dan BPHTB dan PPh (kecuali bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang dibebaskan dari keduanya).

    Tahapan Urus Sertifikat Lewat PTSL

    Dilansir dari Instagram resmi Kementerian ATR/BPN berikut ini cara mengurus PTSL

    1. Pastikan Wilayah Anda Termasuk sebagai Lokasi PTSL

    Anda bisa menanyakan ini kepada kepala desa. Adapun pendaftaran tanah harus melalui kepala desa dan Kantor Pertanahan (Kantah) setempat.

    2. Ikut Penyuluhan

    Masyarakat yang hendak mendaftarkan tanah perlu mengikuti kegiatan penyuluhan sesuai lokasi PTSL yang telah ditetapkan. Nantinya, Kantah akan menggelar penyuluhan kepada masyarakat di suatu desa/kelurahan yang ditetapkan sebagai lokasi PTSL. Adapun kegiatan ini melibatkan Panitia Ajudikasi PTSL, Satgas Fisik dan Satgas Yuridis hingga aparat desa/kelurahan/kecamatan/pemerintah daerah.

    3. GEMAPATAS

    Setelah penyuluhan, akan dilakukan Gerakan Bersama Pemasangan Tanda Batas (GEMAPATAS). Lalu, dalam waktu dekat yang sama, masyarakat harus membuat serta menyerahkan surat pernyataan pemasangan tanda batas dan tetangga yang bersebelahan.

    4. Pengumpulan Data Fisik dan Yuridis

    Masyarakat harus mengikuti persetujuan prosedur pengumpulan data fisik dan data yuridis yang dilakukan petugas di lapangan.

    5. Pengumuman

    Hasil pengumpulan data fisik (pengukuran bidang tanah) dan data yuridis (pengumpulan berkas alas hak dan sebagainya) yang telah diolah dan diteliti akan diumumkan selama 14 hari di kantor Panitia Ajudikasi PTSL dan kantor desa/kelurahan.

    6. Penerbitan Sertifikat

    Sertifikat tanah akan diterbitkan dan diserahkan kepada pemohon. Penyerahannya dilakukan pada saat tahun anggaran berjalan atau paling lambat pada triwulan pertama tahun berikutnya.

    Biaya PTSL

    Sebagai informasi, PTSL ini dibebaskan biaya untuk penyuluhan, pengumpulan data yuridis, pengumpulan data fisik, pemeriksaan tanah, penerbitan SK Hak, pengesahan data yuridis dan fisik, penerbitan sertifikat, dan supervisi dan laporan.

    Di luar hal itu, akan dikenakan biaya. Misalnya untuk penyediaan surat tanah (bagi yang belum ada), pembuatan dan pemasangan tanda batas atau patok, Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) jika terkena, dan lain-lain (meterai, fotokopi, letter C, dan sebagainya).

    Dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri, meliputi Menteri ATR/BPN, Menteri Dalam Negeri, dan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT), disebutkan batasan biaya yang boleh dipungut oleh pemerintah desa/kelurahan. Rincian biaya yang boleh dipungut yaitu:

    1. Kategori I (Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur): Rp 450.000
    2. Kategori II (Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Nusa Tenggara Barat): Rp 350.000
    3. Kategori III (Gorontalo, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kalimantan Timur): Rp 250.000
    4. Kategori IV (Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Kalimantan Selatan): Rp 200.000
    5. Kategori V (Jawa dan Bali): Rp 150.000

    Biaya tersebut digunakan untuk penyiapan dokumen, pengadaan patok, dan operasional petugas kelurahan/desa.

    Apabila dalam pembuatan sertifikat tanah melalui PTSL masih diminta biaya di luar yang sudah disebutkan, bahkan nominalnya hingga jutaan rupiah, hal tersebut bisa langsung dilaporkan ke pihak berwenang.

    “(Lapor) ke kantor BPN setempat atau ke nomor pengaduan kita di ATR/BPN di 081110680000,” kata Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN Suyus Windayana kepada detikProperti beberapa waktu lalu.

    Suyus menambahkan, apabila ditemukan anggota BPN yang meminta bayaran lebih atau melakukan pungli (pungutan liar), pihaknya akan memberikan sanksi kepada oknum tersebut.

    “Kita sudah informasikan untuk biaya yang diperbolehkan untuk kegiatan PTSL itu sesuai dengan SKB 3 Menteri. Apabila ada orang BPN yang melanggar ketentuan ini, pasti akan kita berikan sanksi,” pungkasnya.

    (abr/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Untung-Rugi Pakai Mesin Cuci Piring, Wajib Tahu!


    Jakarta

    Mencuci piring merupakan tugas harian yang kerap kali dihindari oleh banyak orang. Mulai dari panci kotor hingga gelas berserakan, proses mencuci piring dianggap melelahkan dan memakan waktu.

    Berkat kemajuan teknologi, sekarang terdapat mesin yang bisa membantu kita dalam mencuci piring. Namun, sebelum memutuskan untuk memakai mesin cuci piring, kamu harus mengetahui keuntungan dan kerugiannya. Hal ini penting untuk mengetahui apakah kamu harus memakai mesin cuci piring atau tidak.

    Melansir situs Wellingtons Home Electrical, Jumat (19/1/2024), berikut untung-rugi memakai mesin cuci piring yang wajib kamu ketahui.


    Keuntungan Memakai Mesin Cuci Piring

    1. Hemat Waktu

    Di era modern ini, waktu adalah aset berharga. Mencuci piring setiap hari mungkin bukan penggunaan waktu yang efisien. Mesin cuci piring mengubah paradigma ini dengan proses pembersihan yang lebih cepat. Hal ini memungkinkan kamu menghemat banyak waktu saat mencuci piring.

    2. Kebersihan Maksimal

    Mesin cuci piring membuat piring yang benar-benar bersih. Berkat teknologi modern, mesin ini mencuci dan membilas piring dan peralatan makan lainnya dengan cermat dan menghasilkan piring berkilau tanpa kuman dan kotoran yang tersisa.

    3. Hemat Air

    Meskipun terdengar paradoks, mesin cuci piring seringkali bisa menghemat air. Hal ini terutama jika kamu terbiasa mengalirkan air saat mencuci untuk membilas piring. Teknologi terbaru membantu mengurangi konsumsi air dan listrik sehingga menjadikannya solusi yang efisien.

    4. Keamanan

    Pecahnya gelas atau luka tangan saat mencuci piring bukanlah hal yang asing. Mesin cuci piring menjadi pilihan yang lebih aman untuk meminimalisasi potensi kecelakaan saat mencuci dan menggosok piring.

    5. Perlindungan untuk Tangan

    Air panas, cairan pencuci piring, dan bakteri bisa merusak kulit tangan. Mesin cuci piring membuatmu tidak perlu menyentuh air secara langsung saat mencuci piring sehingga bisa menjaga tangan tetap aman.

    Kerugian Memakai Mesin Cuci Piring

    1. Konsumsi Listrik

    Satu-satunya kerugian dari penggunaan mesin cuci piring yang paling mencolok adalah penggunaan energi listrik. Mesin cuci piring membutuhkan daya setiap kali dijalankan. Namun, dengan pilihan perangkat yang semakin hemat energi, kerugian ini bisa diminimalkan.

    2. Kebutuhan Ruang

    Meskipun hadir dalam berbagai ukuran, mesin cuci piring tetap memerlukan ruang. Beberapa dapur mungkin tidak memiliki ruang yang cukup untuk menampungnya.

    Apakah Kamu Memerlukan Mesin Cuci Piring?

    Dengan segala untung-rugi yang telah diuraikan, pertanyaan kunci adalah apakah kamu memerlukan mesin cuci piring? Mesin cuci piring bisa menghemat waktu dan meminimalisasi kegiatan harian yang melelahkan. Di sisi lain, mesin cuci piring juga memerlukan energi listrik dan ruang yang cukup untuk diletakkan di dapur. Pilihan antara perlu atau tidaknya mesin cuci piring tergantung dari tingkat urgensi yang kamu miliki setelah mengetahui untung-rugi tersebut.

    Demikianlah untung-rugi memakai mesin cuci piring di rumah yang wajib kamu ketahui. Semoga informasinya bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Untung-Rugi Pakai Robot Pel Otomatis



    Jakarta

    Perkembangan teknologi senantiasa membawa inovasi ke dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam urusan kebersihan rumah tangga. Salah satu teknologi yang semakin populer adalah robot pel otomatis atau robot vacuum.

    Dalam artikel ini, kita akan membahas secara mendalam mengenai keuntungan dan kerugian menggunakan robot pembersih otomatis. Apakah investasi ini layak digunakan di rumahmu? Mari kita simak.

    Keuntungan Memakai Robot Pel Otomatis

    Melansir ruparupa.com, Jumat (19/1/2024), berikut beberapa keuntungan yang bisa kamu dapatkan saat memakai robot pel otomatis.


    1. Egronomis dan Terjadwal

    Salah satu kelebihan utama robot pel otomatis adalah bentuknya yang minimalis, bundar, dan modern. Hal ini membuatnya tidak memerlukan banyak ruang di dalam rumah.

    Selain itu, robot pel otomatis juga memiliki fitur untuk menjadwalkan kegiatan membersihkan rumah. Dengan begitu, robot ini akan otomatis membersihkan rumah sesuai jadwal yang sudah kita tentukan.

    2. Menjangkau Area yang Sulit Dicapai

    Robot pel otomatis juga bisa mencapai area yang sulit dijangkau, seperti di bawah sofa atau tempat tidur, yang sulit dijangkau oleh mesin vakum biasa. Ini akan membantu mencegah akumulasi debu yang sulit dijangkau.

    3. Bisa Dipantau dengan Ponsel

    Kebanyakan robot pel otomatis juga bisa dioperasikan melalui ponsel. Hal ini tentu akan memudahkan kita saat ingin membersihkan rumah, tetapi berada di lokasi yang berbeda.

    4. Multifungsi

    Beberapa model robot pel otomatis biasanya juga berfungsi sebagai menghisap debu. Hal ini tentu akan memberikan keleluasaan kita dalam memenuhi kebutuhan pembersihan rumah tangga.

    5. Isi daya otomatis

    Robot pel otomatis juga biasanya memiliki fitur isi daya otomatis sehingga kamu tidak perlu khawatir baterainya habis.

    Kerugian Memakai Robot Pel Otomatis

    Di sisi lain, robot pel otomatis juga memiliki sejumlah kekurangan yang bisa menjadi pertimbanganmu saat ingin menggunakannya di rumah. Melansir Forbes, Jumat (19/1/2024), berikut beberapa kekurangan memakai robot pel otomatis.

    1. Perlengkapan Rumah yang Anti Vacuum

    Sebelum menggunakan robot pel otomatis, kamu tetap perlu memastikan bahwa rumah bebas dari benda-benda kecil yang bisa terjebak di dalamnya, seperti kaus kaki atau mainan hewan peliharaan.

    2. Terjebak pada Perangkat

    Robot pel otomatis juga bisa terjebak atau kesulitan melewati perangkat dan furnitur tertentu sehingga memerlukan pengawasan ekstra untuk mencegahnya terjebak di bawah perabotan. Selain itu, robot pel otomatis juga bisa kesulitan menemukan jalan ke stasiun pengisian daya saat baterai hampir habis. Hal ini bisa menyebabkan robot terdampar di tengah rumah.

    4. Harus Sering Dikosongkan

    Karena ukuran bak penampungannya yang kecil, robot pel otomatis juga perlu dikosongkan secara rutin, terutama di rumah dengan hewan peliharaan yang banyak.

    5. Kebisingan

    Robot pel otomatis biasanya beroperasi lebih lama dan menghasilkan kebisingan selama proses pembersihan sehingga bisa mengganggu ketenangan rumah.

    6. Harga Relatif Mahal

    Investasi awal yang tinggi menjadi faktor utama. Karena teknologinya yang lebih canggih, robot pel otomatis biasanya memiliki harga yang lebih mahal dibandingkan mesin vakum biasa.

    Demikianlah untung-rugi memakai robot pel otomatis di rumah. Sebelum memutuskan untuk menginvestasikan uangmu, pertimbangkan dengan matang kebutuhan rumah tangga dan preferensi pribadi. Apakah fitur yang dimiliki robot pel otomatis sebanding dengan investasi yang dikeluarkan? Dengan pemahaman yang jelas mengenai untung-rugi, kamu bisa membuat keputusan yang bijak. Semoga informasinya bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Selain untuk Kue, Ini 12 Kegunaan Baking Soda di Rumah yang Jarang Diketahui


    Jakarta

    Baking soda (soda kue) biasanya digunakan untuk memasak dan membuat kue. Namun, nyatanya bahan yang satu ini juga bisa digunakan untuk berbagai keperluan rumah tangga lho.

    Baking soda merupakan alternatif yang alami dan aman untuk banyak produk pembersih rumah tangga. Sifatnya yang serbaguna, membuat baking soda menjadi barang penting di rumah.

    Baking soda bisa dipakai untuk apa saja? Simak ulasannya di bawah ini.


    Kegunaan Baking Soda di Rumah

    Dilansir laman Greener Ideal, berikut merupakan manfaat dan kegunaan baking soda di rumah:

    1. Membantu Menghilangkan Kotoran di Lantai

    Baking soda bisa digunakan untuk menghilangkan kotoran dari lantai, tanpa meninggalkan bekas goresan.

    Caranya, kamu hanya perlu gunakan 1/2 cangkir soda kue dalam ember berisi air hangat. Lalu, gunakan airnya untuk mengepel dan bilas sampai lantai berkilau.

    2. Meringankan Bau Buku yang Apek

    Biasanya, buku yang lembap dan usang akan berbau apek. Di sini, baking soda bisa membantu menghilangkan bau tersebut.
    Caranya hanya dengan menaburkan baking soda pada halaman buku, dan biarkan udara keluar.

    3. Membuka Saluran Air yang Tersumbat

    Baking soda juga dipercaya bisa membantu membuka saluran air yang tersumbat.

    Caranya, tuangkan 1 cangkir soda kue ke saluran pembuangan, kemudian lanjutkan dengan menuangkan secangkir cuka putih.

    Diamkan selama setengah jam. Setelah itu, cobalah untuk pompa air panas di atasnya.

    4. Menghilangkan Bau pada Saluran Air

    Baking soda juga bisa digunakan untuk menghilangkan bau pada saluran wastafel, bak mandi, sekaligus untuk mencegah bau asam dan basa yang tersisa.

    Caranya cukup tuangkan 1/2 cangkir soda kue ke saluran pembuangan sambil. Lakukan hal bersamaan dengan mengalirkan air keran hangat.

    5. Membersihkan Microwave

    Untuk membersihkan microwave caranya cukup sederhana, pertama dengan menaburkan baking soda pada spons basah. Kemudian bersihkan dengan lembut ke dalam dan luar microwave, lalu bersihkan lagi menggunakan spons basah hingga bersih.

    6. Membantu Menghilangkan Noda Minyak dan Lemak

    Baking soda bisa dimanfaatkan untuk menghilangkan tumpahan minyak dan lemak di sekitar rumah. Caranya, taburkan baking soda secukupnya ke bagian noda, lalu gosok dengan sikat basah.

    7. Membantu Mengatasi Noda di Marmer dan Granit

    Jika meja marmer atau granit terdapat noda, hal ini bisa dibersihkan dengan baking soda. Pertama, semprotkan air terlebih dahulu ke bagian noda.

    Lalu tutupi seluruh nodanya dengan pasta yang terbuat dari baking soda dan air (sampai konsistensi krim asam).

    Taruh pasta tersebut ke kantong/pembungkus plastik di atasnya, dan biarkan mengeras setidaknya selama 24 jam.

    8. Membersihkan Asbak yang Bau

    Bau asbak bekas puntung rokok bisa diredakan dengan menggunakan baking soda. Caranya, campurkan pasir putih dan baking soda dengan perbandingan yang sama.

    9. Membersihkan Mobil

    Baking soda bisa digunakan untuk membersihkan bagian-bagian mobil, seperti lampu mobil, jendela, hingga jok vinil.

    Caranya, buatlah larutan dari 1/4 cangkir baking dalam 1 liter air hangat. Lalu, oleskan ke bagian mobil yang ingin dibersihkan.

    10. Membuat Toilet lebih Bersih

    Caranya dengan memasukkan 1 cangkir soda kue dan 1 cangkir cuka ke dalam toilet. Lalu, biarkan mendesis selama 20 menit. Kemudian sikat dan gosok toilet hingga bersih.

    11. Membersihkan Freezer

    Membersihkan freezer bisa menggunakan air sabun terlebih dahulu, lalu segeralah bilas dengan larutan baking soda dan air hangat. Lalu, bersihkan bagian dalam dengan kain bersih. Hal ini akan membantu menghilangkan sisa sabun dan menyegarkan freezer.

    12. Membersihkan Tembok dan Perabotan Rumah

    Baking soda juga bisa dimanfaatkan untuk membersihkan dinding dan perabotan. Misalnya, untuk menghilangkan bekas lecet, goresan krayon di dinding atau furniture.

    Caranya pun mudah, kalian hanya perlu menaburkan baking pada spons basah. Lalu, gosoklah perlahan pada bagian yang ingin dibersihkan lalu lap dengan kain bersih yang kering.

    Sebagai informasi, meskipun baking soda tidak berbahaya apabila tertelan dalam jumlah kecil, namun ia bisa mengiritasi mata dan kulit jika terjadi kontak.

    Artinya, penting bagi kita untuk menjauhkan baking soda dari jangkauan anak kecil ataupun hewan peliharaan. Tujuannya untuk mencegah tertelan atau terpapar secara tidak sengaja.

    (khq/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • 9 Barang yang Tidak Boleh dan Tidak Perlu Dimasukkan ke Kulkas


    Jakarta

    Lemari es termasuk peralatan yang penting di rumah. Oleh sebab itu, kita perlu mengatur apa saja barang atau bahan makanan yang bisa masuk di dalamnya.

    Sejumlah bahan pokok dapur dan sayuran tertentu, ada yang lebih baik disimpan pada suhu kamar. Pasalnya, jika terkena suhu dingin mereka bisa kehilangan rasa dan kualitasnya.

    Lalu, apa saja barang yang tidak boleh disimpan di kulkas? Simak daftar contohnya di bawah ini.


    Bahan yang Tidak Perlu Dimasukkan ke Dalam Kulkas

    Dilansir dari laman Homes and Gardens, menurut berikut adalah daftar barang dan bahan makanan yang tidak boleh dimasukkan ke dalam kulkas:

    1. Roti dan Pisang

    Pendiri perusahaan penataan dan pengorganisasian The Siplified Island, Caroline Roberts, mengungkapkan bahwa pisang dan roti tidak baik disimpan di kulkas.

    “Roti akan mengering jika disimpan di kulkas, dan pisang akan menjadi hitam. Meskipun pisangnya masih bisa dimakan, tapi terlihat sangat kotor,” ungkapnya dikutip dari laman Homes and Gardens.

    Ia menyarankan untuk menyimpan pisang dan roti di dapur. Jika memang mau di dalam kulkas, pastikan pisang masuk di freezer

    “Sebagai gantinya, kami akan mengupasnya (pisang) dan menyimpannya di freezer untuk dijadikan smoothie atau makanan yang dipanggang,” jelasnya.

    2. Buah yang Masih Perlu Dimatangkan

    Bukan kulkas, tapi meja adalah tempat yang paling cocok untuk buah-buahan yang masih perlu matang.

    “Setelah matang, kami memindahkan sebagian besar buah (tetapi bukan pisang atau tomat) ke lemari es supaya tahan lebih lama. Kami menyimpan potongan buah di lemari es,” beber Jamie Hord, pendiri perusahaan pengorganisasian Horderly.

    3. Bawang Merah dan Bawang Putih

    Bawang merah dan bawang putih tidak perlu disimpan di kulkas. Paling baiknya mereka perlu disimpan di tempat yang mendapat aliran udara (bukan di wadah tertutup). Berbeda jika bawang tersebut telah dipotong-potong.

    “Memotong dan menyiapkan bawang merah dan bawang putih untuk dimasak, mereka akan lebih rentan terhadap bakteri, sehingga harus disimpan di lemari es,” ujar Jamie.

    4. Paprika, Mentimun, dan Tomat

    Mungkin banyak orang yang masih menaruh paprika, tomat, ataupun mentimun di lemari es. Faktanya, bahan makanan tersebut tidak perlu di simpan di kulkas.

    Direktur rantai pasokan makanan, ritel, dan FMCG di British Standards Institution, Neil Coole, mengatakan bahwa jika disimpan di kulkas paprika, mentimun, dan tomat kualitasnya bisa hilang.

    “Saat disimpan di kulkas, mereka sering kali kehilangan rasa, dan kualitasnya secara keseluruhan. Sebaiknya menyimpan barang-barang ini pada suhu kamar untuk mendapatkan rasa terbaik dan nutrisi terbanyak,” terangnya.

    5. Acar

    Neil juga mengingatkan agar tidak memasukkan acar ke kulkas.

    “Kosongkan sebagian ruang penyimpanan serta perhatikan metode pengawetan, seperti pengawetan dan fermentasi, yang menjaga makanan tetap berkualitas tinggi tanpa perlu pendinginan tambahan,” terangnya.

    6. Alpukat

    Ahli gizi The Candida Diet, Lisa Richards, mengungkapkan alpukat itu tidak boleh masuk kulkas, karena akan mempengaruhi tekstur dan rasanya.

    “Ketika alpukat disimpan di kulkas, suhu dingin akan memperlambat proses pematangan dan membuat daging menjadi keras. Sehingga memengaruhi rasa dan teksturnya. Selain itu, daging juga bisa berubah warna, sehingga membuat tampilan alpukat menjadi kurang menarik,” terang Lisa.

    Jadi, baik alpukat yang matang ataupun belum cukup matang, biarkan saja ditaruh pada suhu ruangan.

    7. Labu, Ubi, dan Terong (Sweet Potato)

    Seorang pakar kuliner di Tupperware, Dia Lugo, mengatakan bahwa labu, terong, dan ubi adalah bahan makanan yang lebih baik disimpan di luar lemari es.

    Menurutnya, wadah justru bisa memberikan kelembapan yang tepat untuk membantu ubi tetap keras.

    Sekaligus meminimalkan perkecambahan dan pembusukan, mengurangi bau, dan mengurangi produksi Solanine, zat beracun yang ditemukan di tanaman nightshades, seperti ubi.

    8. Kopi

    Pendiri Home Bar Select, Aaron Jerez,mengatakan bahwa kopi tidak perlu disimpan di kulkas. Pasalnya, suhu dingin di kulkas bisa menyebabkan rasa kopi menjadi basi.

    “Sebaliknya, (kopi) disimpan di tas atau wadah bubuk kopi A yang belum dibuka pada suhu kamar dalam wadah kedap udara,” terangnya.

    9. Sayuran yang Tidak Boleh Disimpan di Kulkas

    Kentang, bawang bombay, dan paprika adalah sayuran yang tidak perlu dimasukkan di kulkas.

    Caroline justru menyarankan untuk menyimpan potongan sayuran tersebut dalam stoples (seperti bunga dalam vas) dengan sedikit air di bagian bawahnya. Hal ini menjadi tips agar mereka bisa tetap disimpan dengan segar.

    (khq/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • Gas dari Septic Tank Bisa Dipakai buat Masak Lho, Ini Caranya



    Jakarta

    Mulai 2024 pembelian gas LPG bersubsidi 3 kg akan diperketat. Hanya untuk masyarakat yang sudah terdaftar dalam penerima yang dapat membelinya. Lalu apakah ada alternatif sumber gas yang bisa digunakan untuk memasak?

    Ternyata septic tank bisa menjadi biogas yang menghasilkan api. Tetapi, ini hanya bekerja khusus untuk septic tank biogas. Sementara septic tank biasa hanya dapat mengatasi masalah pengelolaan limbah kotoran manusia

    Menurut Home Biogas, pengelolaan air limbah septic tank menjadi biogas dapat dilakukan dengan teknologi anaerobik.


    Dalam teknik anaerobic membutuhkan asam asetat untuk menghasilkan biogas. Bakteri di dalam tangki akan memecah bahan sampah organik menjadi serangkaian unsur kimia, salah satunya asam asetat dari reaksi tersebut. Hasil dari proses ini akan menjadi metana atau biogas, karbon dioksida, dan air.

    Bakteri tersebut dapat membantu proses terbentuknya biogas karena bakteri ini dapat tumbuh subur di lingkungan minim oksigen.

    Selain itu, tangki septic tank biogas tidak sulit untuk dirawat dibandingkan septic tank standar yang perlu dikosongkan secara berkala.

    Adapun syarat agar septic tank biogas dapat menghasilkan api dan minim ledakan menurut Home Biogas sebagai berikut.

    1. Lubang tangki septic tank harus tertutup rapat sehingga tidak ada air atau gas yang bocor. Cara ini juga membantu bakteri di dalam septic tank untuk melakukan teknik anaerobik.

    2. Pastikan tangki septic tank kokoh dan tidak korosi atau mudah berkarat untuk jangka waktu panjang untuk menghindari kebocoran.

    3. Tangki septic tank biogas harus memiliki isolasi untuk memastikan suhu yang konsisten di sekitarnya sehingga proses teknik anaerobik berhasil.

    Sementara itu, manfaat dari biogas sendiri menurut Organica Biotech, pada Sabtu (20/1) sebagai berikut.

    1. Biogas dapat digunakan sebagai sumber energi untuk keperluan listrik, pemanas, dan memasak.

    2. Pemasangannya septic tank bisa di atas atau di bawah tanah

    3. Ramah lingkungan karena biogas tidak menimbulkan kerusakan pada lingkungan, tidak mencemari air, dan tidak menimbulkan pencemaran.

    4. Limbah dapat menjadi pupuk, baik untuk irigasi.

    5. Limbah cair tidak berbau, tidak berwarna, dan tidak mengandung zat beracun.

    6. Api yang muncul saat tersalur ke kompor tidak bau.

    7. Perawatannya tidak sulit.

    8. Tidak perlu membuang limbah padat secara manual.

    9. Menghemat banyak air.

    10. Menghemat biaya jika dibandingkan dengan septic tank standar.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com