Blog

  • Hati-hati Kulkas di Rumah Bisa ‘Nyetrum’, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya


    Jakarta

    Saat menggunakan alat elektronik, sebaiknya berhati-hati ketika memegang bagian-bagian tertentu. Jauhkan alat elektronik dari jangkauan anak-anak, terutama kulkas di rumah. Sebab, ternyata kulkas bisa ‘menyetrum’ yang memegangnya.

    Kulkas atau yang biasa disebut dengan lemari pendingin ini adalah tempat penyimpanan makanan dan minuman agar tidak cepat basi. Alat elektronik ini kerap menjadi favorit anak karena mengeluarkan udara dingin dan banyak makanan yang bisa mereka ambil.

    Namun, tahukah kamu pada bagian tertentu dari badan kulkas sebaiknya dihindari karena mengaliri listrik yang berbahaya saat dipegang?


    Sensasi saat terkena listrik tersebut sering disebut nyetrum atau menyetrum. Aliran listrik tersebut mengejutkan siapapun yang merasakannya dan secara refleks membuat mereka menjauh dari kulkas.

    Mengapa kulkas bisa menyetrum meski sudah dibuat seaman mungkin untuk dipegang? Melansir dari croma.com, Sabtu (3/2/2024), berikut beberapa penyebab kulkas menyetrum atau mengeluarkan arus listrik dan cara mengatasinya.

    1. Tidak Menggunakan Grounding

    Grounding adalah pemasangan kabel sepanjang 30 cm yang ujung-ujungnya sudah dikupas. Setiap ujungnya akan ditempelkan ke bagian kulkas yang menyetrum atau mengaliri arus listrik. Grounding ini juga dapat mencegah kulkas agar tidak sering bergetar.

    2. Air Merusak Komponen Kulkas

    Sama seperti AC, kulkas juga menghasilkan air yang biasa ditampung di belakangnya. Ternyata apabila air ini masuk ke dalam komponen kulkas dapat menyebabkan korsleting listrik. Alhasil arus listrik menjadi error dan mengalir ke seluruh lemari es. Hal ini dapat membahayakan ketika dipegang.

    Cara menanganinya adalah cabut kabel dari stop kontak, lalu cari sumber masalah. Apabila tidak ada bau gosong atau ada komponen yang terbakar, colokkan kembali kabel tetapi dengan posisi terbalik dari posisi awal.

    3. Kabel rusak

    Mirip dengan kondisi korsleting, kabel kulkas yang rusak atau mengelupas karena telah lama digunakan, juga bisa menyebabkan aliran listrik menyebar ke bagian permukaan kulkas.

    Hal ini pertanda kabel tersebut harus segera diganti. Tetapi jika hal itu tidak ampuh, maka kulkas sudah tidak layak untuk digunakan kembali dan sebaiknya membeli yang baru untuk menghindari kecelakaan yang lebih besar.

    Itulah beberapa penyebab kulkas mengalirkan listrik dan cara mengatasi. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tips Memilih ART Jempolan



    Jakarta

    Merekrut asisten rumah tangga (ART) sering jadi cerita yang bikin pemilik rumah panas dingin. Pengalaman negatif sering bikin kita enggan memakai jasa ART, tapi di sisi lain tenaganya sangat diperlukan untuk membantu meringankan pekerjaan rumah.

    Mereka bisa membantu membersihkan rumah, memasak hingga mencucui dan mengurus anak. Maka nggak heran kalau jasa ART banyak dicari oleh banyak orang, terutama oleh mereka yang tinggal di kota-kota besar.

    Terus bagaimana ya biar terhindar dari risko-risiko yang tidak diinginkan ketika mempekerjakan ART?


    Dari ulasan yang dikutip dari Dilansir dari Lifepal, berikut lima hal yang harus diperhatikan dalam memilih ART.

    1. Gunakan Jasa ART Sesuai Kebutuhan

    Sebelum memutuskan memilih asisten rumah tangga, kamu disarankan untuk memberi tahu kriteria ART yang sedang dicari dan dibutuhkan.

    Jika menggunakan layanan penyalur ART maka sebutkan kriteria jelasnya, seperti usia, pengalaman kerja, hingga keterampilan ART yang ingin dipekerjakan.

    Dengan begitu akan lebih mudah bagi agen penyalur atau teman dan keluarga yang ingin membantu mencarikan asisten rumah tangga untukmu.

    2. Pastikan ART yang Bisa Dipercaya

    Keamanan di dalam rumah sangat penting banget untuk kamu yang pengin mempekerjakan ART. Makanya usahakan mencari orang yang bisa dipercayai buat bekerja di rumah nantinya.

    Selain itu, usahakan juga mendapatkan ART dari sumber yang dipercaya. Kamu juga harus mengetahui pengalaman kerja hingga latar belakang ART tersebut.

    Kamu bisa melakukan wawancara singkat sebelum merekrut mereka. Mengetahui di mana mereka tinggal juga bisa membantu kamu menyelesaikan permasalahan di masa depan.

    3. Negosiasikan Upah dan Jam Kerja dengan Jelas

    Kamu harus menyediakan biaya untuk menggaji ART dari pengeluaran wajib setiap bulannya. Tentu akan berbeda ART yang bekerja full setiap hari dengan ART yang hanya bekerja harian atau pulang-pergi.

    Selain itu, perhatikan juga antara gaji yang diberikan dengan pekerjaan ART. Jangan sampai ART bekerja tanpa mengenal waktu dan melebihi kapasitas pekerjaannya.

    Negosiasikan dengan jelas dengan ART yang mau kamu rekrut untuk mencegah timbulnya kerugian bagi kedua belah pihak.

    4. Buat Kontrak di Atas Hitam Putih

    jika sudah cocok dengan kriteria ART maka langkah selanjutnya adalah membuat surat kontrak kerja secara tertulis. Ini agar hak dan kewajiban kedua belah pihak terpenuhi.

    Hal-hal yang harus ada dalam surat kontrak kerja ini seperti besar gaji, jumlah cuti, jam kerja, tugas harian, dan lainnya. Tidak lupa uang THR hingga benefit lainnya.

    5. Jangan Bayar Gaji dengan Uang Tunai

    Pandemi mengakselerasi digitalisasi di masyarakat Indonesia, termasuk dalam urusan transaksi uang yang kini lebih banyak dilakukan secara online. Hal ini juga bisa digunakan kamu yang mempekerjakan ART di rumah, terutama untuk memberi uang untuk berbelanja hingga menggaji ART.

    Pemberi kerja ART bisa menggunakan berbagai platform seperti dompet digital untuk menggaji ART agar lebih aman dan mudah. Misalnya aplikasi DANA yang dalam rangka kampanye WWB Women Domestic Workers memberikan berbagai keuntungan, baik untuk pemberi kerja maupun untuk ART yang menggunakan aplikasi tersebut.

    Keuntungan tersebut di antaranya pertama, kirim uang bisa langsung ke nomor ponsel dan tanpa rekening bank. Kedua, gratis kirim uang ke kampung, bisa ke sesama DANA & semua bank. Tentu keuntungan kedua ini sangat bermanfaat untuk ART yang merantau dari kampungnya. Ketiga, bisa ditarik tunai di Alfamidi, DAN+DAN, dan pegadaian.

    Keempat, langsung ada bukti transfernya dan tercatat di Riwayat Transaksi. Kelima, bisa sekalian simpan uang juga di DANA Goals. Sebagai catatan, pastikan juga antara pemberi kerja dan ART-nya sudah meng-upgrader DANA Premium untuk menikmati semua kemudahan ini.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Tanda ART yang Harus Segera Kamu Cut!



    Jakarta

    Kesibukan di ibu kota kadang membuat kita tak memiliki waktu untuk membersihkan rumah atau mengerakan pekerjaan rumah lainnya seperti mencuci piring dan mencuci baju.

    Dalam situasi seperti ini, tenaga asistem rumah tangga (ART) tentu bisa jadi solusi untuk menjawab permasalah tersebut. Tapi, hati-hati dengan ART nakal.

    Mengutip theAsianparent, Minggu (4/2/2024), berikut ini 4 tanda ART yang harus segera kau cut!


    1. Berulangkali Melanggar Aturan di Rumah

    Setiap pemilik rumah tentu memiliki aturan masing-masing di rumah. Seperti, jam bertamu, larangan merokok di dalam ruangan dan sebagainya. Hal itu penting untuk menjaga rumah tetap kondusif seperti yang kita inginkan.

    Tapi, ada kalanya, ART yang kita rekrut abai dengan aturan tersebut meski telah beruang kali diberi tahu. Kalau pelanggaran sudah terjadi berungkali, ada baiknya kamu mulai mempertimbangkan untuk mengucapkan selamat tinggal pada ART kamu.

    2. Bersikap Kasar saat Mengasuh Anak

    Untuk aspek yang satu ini tak ada toleransi.

    Kalau kamu melihat tanda-tanda mencurigakan pada ART kamu seperti sulit mengendalikan emosi, ada baiknya kamu pikir-pikir lagi untuk mempekerjakannya lebih lama.

    Ini juga berlaku untuk perilaku lain yang mungkin meningkatkan risiko anak kamu celaka ketika diserahka di bawah pengawasannya. Perilaku yang dimaksud seperti sering lupa mengunci pintu dan jendela.

    3. Nggak Mau Belajar soal Pekerjaannya

    Tak peduli tingkat pendidikannya, ART sudah sepatutnya mau belajar hal baru mengembangkan keterampilannya dalam menjalankan tugas.

    Adaptasi yang baik dengan lingkungan rumah tempat ia bekerja bisa membantu ART bekerja lebih efektif dan efisien.

    Sering gagal menjalankan tugas menjadi bukti bahwa ART kamu nggak bisa beradaptasi atau bahkan ogah menyesuaikan diri untuk bekerja dengan baik di rumah kamu.

    4. Mencuri

    Aspek yang satu ini nggak perlu dijelaskan panjang lebar. Mencuri itu dilarang, apa lagi kalau itu dilakukan berulang.

    Jangan ragu memberhentikan ART kamu bila sekali saja ketahuan melakukan pencurian di rumah kamu.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Nggak Cukup Cuma Digosok, Ini 5 Cara Hilangkan Kerak Hitam di Wajan dan Panci



    Jakarta

    Masakan yang gosong seringkali meninggalkan kerak hitam yang sulit untuk dihilangkan. Menggosoknya dengan cara biasa bisa jadi nggak cukup ampug menghempas kerak hitam tersebut.

    Memang ada cara lain?

    Dikutip dari ruparupa, Minggu (4/2/2024), ada beberapa cara untuk membersihkan kerak hitam membandel tanpa merusak permukaan wajan dan panci. Berikut ini ada 5 cara membersihkan kerak hitam pada wajan dan panci yakni sebagai berikut.


    1. Air Panas dan Sabun Cuci Piring

    Salah satu cara yang paling mudah adalah dengan cara merendam wajan atau panci dengan campuran air panas dan sabun pencuci piring. Kamu cukup menunggu selama 15-20 menit terendam agar kerak yang menempel menjadi lunak dan mudah terangkat ketika dicuci. Jika masih menempel, rendam sekali lagi dengan campuran yang baru lalu gunakan spons cuci piring untuk menggosoknya dengan lembut.

    2. Air dan Baking Soda

    Buatlah campuran dengan perbandingan 2:1 atau 3:1 dengan baking soda dan air hingga menjadi kental seperti krim, pastikan tekstur campuran tidak boleh terlalu encer. Oleskan campuran ke bagian yang memiliki kerak dan diamkan sekitar 10-15 menit, gosok dengan sikat baja secara perlahan dan bilas dengan air bersih.

    3. Cuka

    Cuka memiliki kandungan asam asetat yang mampu untuk menghilangkan kerak hitam membandel. Semprotkan atau siram cuka ke area yang berkerak, lalu diamkan selama kurang lebih satu jam, jangan campurkan dengan air. gosok dengan sikat cuci piring kemudian bilas dengan air mengalir.

    4. Saus Tomat

    Siapa sangka bahwa saus tomat ampuh untuk menghilangkan kerak pada alat memasak kamu? Itu karena saus tomat memiliki kandungan asam dan mampu membersihkan kerak dengan cara mengoleskannya ke bagian yang memiliki kerak membandel. Diamkan sekitar 15 menit, lalu cuci bersih dengan sabun cuci piring.

    5. Jeruk Nipis

    Jeruk nipis memiliki kandungan asam tinggi yang dapat menghempas kerak membandel pada alat memasak kamu. Peras jeruk nipis lalu campurkan dengan air panas dan sabun cuci piring, kemudian rendam hingga semalaman sampai kerak hitam mulai terlepas. Cuci permukaan dengan sikat baja dan air hangat, kemudian lanjutkan dengan mencuci wajan dan panci seperti biasa dengan sabun cuci piring dan air mengalir.

    Itulah 5 cara membersihkan kerak hitam pada wajan dan panci. Dengan bahan yang telah disebutkan, kamu bisa mengembalikan alat masak menjadi bersih dan lepas dari kusam dan kotor. Semoga bermanfaat!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Jurus Jitu Cegah Tagihan PDAM Bengkak



    Jakarta – Selain menggunakan sumur, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) menjadi salah satu solusi untuk mendapatkan air bersih. Seperti yang kita sudah ketahui, air bersih sangat penting untuk kebutuhan kehidupan sehari-hari.

    Lewat PDAM kamu akan berlangganan untuk mendapatkan air bersih. Sehingga kamu akan dikenakan biaya tagihan setiap bulannya sesuai dengan jumlah air yang digunakan. Jadi semakin boros kamu menggunakan air, maka tagihan PDAM juga akan membengkak.

    Agar terhindari dari biaya tagihan PDAM yang mahal, maka kamu perlu menghemat penggunaan air PDAM. Untuk memudahkan kamu, berikut ada beberapa tips yang dikutip dari PDAM Pintar, Minggu (4/2/2024), untuk mencegah tagihan air PDAM bengkak.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Ahok Punya 23 Koleksi Tanah dan Bangunan Rp 43 M Lebih, Ini Rinciannya



    Jakarta

    Nama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok tengah ramai jadi perbincangan setelah mengambil keputusan mundur dari posisi Komisaris Utama PT Pertamina (persero) beberapa waktu lalu.

    Sebagai pejabat publik, sosoknya memang kerap menjadi sorotan. Mendampingi Jokowi di Balai Kota DKI Jakarta, tersandung kasus penistaan agama hingga menduduki posisi bergengsi di Pertamina.

    Ia juga dikenal sebagai pejabat publik yang cukup rajin menyetor laporan harta kekayaan. Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK yang disetor 31 Maret 2023, diketahui memiliki harta sebesar Rp 53.667.208.314 (Rp 53 miliaran).


    Di antara aset yang dimilikinya, sebagian besar merupakan aset properti berupa tanah dan bangunan senilai Rp 43,2 miliar yang tersebar di berbagai wilayah seperti Belitung dan Bekasi.

    Rinciannya adalah sebagai berikut:

    1. Tanah dan Bangunan Seluas 20000 m2/1022 m2 di Belitung Timur senilai Rp 238.400.000

    2. Tanah dan Bangunan Seluas 505 m2/1785 m2 di Bekasi seniali Rp 13.304.770.396

    3. Tanah Seluas 212 m2 di Bekasi senilai Rp 1.771.782.680

    4. Tanah Seluas 200 m2 di Bekasi senilai Rp 1.670.078.000

    5. Tanah Seluas 200 m2 di Bekasi senilai Rp 1.670.078.000

    6. Tanah dan Bangunan Seluas 200 m2/170 m2 di Bekasi seniali Rp 2.750.965.400

    7. Tanah dan Bangunan Seluas 200 m2/170m2 di Bekasi seniali Rp 2.750.965.400

    8. Tanah dan Bangunan Seluas 383 m2/386.28 m2 di Bekasi seniali Rp 5.268.656.700

    9. Tanah Seluas 172 m2 di Bekasi senilai Rp 1.657.500.102

    10. Tanah Seluas 91 m2 di Bekasi senilai Rp 840.799.479

    11. Tanah Seluas 84 m2 di Bekasi senilai Rp 785.031.250

    12. Tanah Seluas 84 m2 di Bekasi senilai Rp 785.031.250

    13. Tanah Seluas 172 m2 di Bekasi senilai Rp 1.403.359.583

    14. Tanah Seluas 120 m2 di Bekasi senilai Rp 981.450.000

    15. Tanah Seluas 105 m2 di Bekasi seniali Rp 979.335.938

    16. Tanah dan Bangunan Seluas 111 m2/101 m2 di Bekasi senilai Rp 1.720.947.917

    17. Tanah Seluas 76 m2 di Bekasi seniali Rp 170.000.000

    18. Tanah Seluas 90 m2 di Bekasi senilai Rp 404.125.000

    19. Tanah Seluas 105 m2 di Bekasi senilai Rp 979.335.938

    20. Tanah dan Bangunan Seluas 64 m2/65 m2 di Bekasi senilai Rp 790.000.000

    21. Tanah Seluas 131 m2 di Depok senilai Rp 458.500.000

    22. Tanah Seluas 131 m2 di Depok senilai Rp 458.500.000

    23. Tanah dan Bangunan Seluas 96 m2/64 m2 di bekasi senilai Rp 1.380.000.000

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Penyebab Keramik Retak Terangkat dan Cara Mengatasinya


    Jakarta

    Pernah mengalami lantai keramik di rumah retak atau terangkat? Ya, jangan heran keramik di rumah bisa saja retak, terangkat bahkan meledak.

    Jika kamu mengalami hal ini, jangan dibiarkan karena harus segera diperbaiki.

    Lalu kenapa lantai tersebut bisa terangkat bahkan meledak?


    Keramik yang terangkat bahkan meledak ini disebut popping. Ada beberapa penyebab hal tersebut bisa terjadi.

    Dilansir dari Instagram resmi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) @kemenpupr, Sabtu (5/8/2023), berikut ini penyebab meledaknya keramik di lantai.

    1. Udara yang Masuk

    Salah satu penyebab lantai keramik terangkat atau meledak adalah adanya udara yang masuk ke bagian bawah keramik. Udara yang panas bisa membuat nat keramik memuai, sehingga nat keramik mengalami keretakan yang menimbulkan celah atau rongga yang menjadi jalur masuknya udara ke bawah keramik.

    2. Banjir

    Banjir bisa membuat nat keramik terkikis, sehingga menimbulkan celah untuk udara masuk.

    Lantas, bagaimana caranya untuk mencegah keramik lantai terangkat bahkan meledak?

    1. Pasang keramik dengan baik dan benar

    Ya, memasang keramik dengan baik dan benar menggunakan adukan mortar yang tepat bisa meminimalisir lantai terangkat. Selain itu, gunakan perekat khusus keramik yang sifatnya lebih kuat dibandingkan semen biasa.

    2. Cek nat keramik secara berkala

    Mengecek nat keramik secara berkala perlu dilakukan. Lalu, jika ditemukan celah atau rongga segera tutup nat keramik dengan baik dan benar.

    3. Perkirakan potensi banjir

    Jangan lupa untuk memperkirakan potensi banjir pada hunian. Jika hunian rawan banjir, segera tinggikan lantai rumah.

    Itulah penyebab sekaligus tips untuk mencegah keramik lantai terangkat hingga meledak. Semoga bermanfaat!

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Kayak Kasus di Pondok Ranji, Begini Buang Kasur Bekas yang Benar


    Jakarta

    Belum lama ini terjadi sebuah insiden KRL yang diakibatkan kawat spring bed. Kejadian ini berimbas pada terhambatnya perjalanan KRL Tanah Abang- Rangkasbitung di Stasiun Pondok Ranji.

    Dikutip dari detikFinance, Senin (5/2/2024), terhambatnya Commuter Line nomor 1772 itu karena ada oknum yang membuang spring bed sehingga kawatnya menyangkut pada rangkaian bawah kereta.

    Nah, buat kamu yang punya spring bed atau jenis kasur bekas yang tak terpakai lainnya, sebaiknya jangan dibuang pada sembarang tempat sebab dapat berpotensi membahayakan orang lain seperti kejadian di atas.


    Lalu, bagaimana caranya membuang kasur bekas atau terpakai dengan benar dan aman? Dikutip dari The Spruce, Senin (5/2/2024), berikut cara buang kasur tak terpakai dengan benar.

    Daur Ulang kasur

    Untuk kasur yang memiliki ukuran yang besar (tergantung pada ukuran kasur), akan sulit untuk didaur ulang. Namun, ada beberapa komponen yang dapat didaur ulang, sekitar 80 persen bahan dalam kasur dapat didaur ulang.

    Saat kamu membuang kasur ke tempat sampah, bahan-bahan tersebut terbuang percuma. Jadi, cara terbaik untuk mendaur ulang kasur bekas adalah melalui jasa daur ulang kasur yang akan menjemputnya, menghancurkannya, dan mendaur ulang.

    Atau kamu juga dapat mendaur ulang sendiri dengan mengambil komponen yang penting seperti isi kapuk untuk isi bantal, kain sebagai kain perca, kawat dan bahan lainnya.

    Menyumbangkan kasur

    Cara membuang kasur bekas berikutnya adalah dengan menyumbangkannya. Sebelum menyumbangkan kasur bekas milikmu, pastikan tidak ada kerusakan dan terlihat masih layak. Sebab jika kasur yang disumbangkan kondisinya dalam kondisi buruk, kemungkinan akan berakhir di tempat sampah.

    Atasi masalah seperti noda, robekan, lubang, sobekan, jamur, atau kutu busuk sebelum kasur disumbangkan. Jika ingin menyumbangkan kasur bekas, kamu juga dapat menjangkau tempat penampungan tunawisma.

    Menjual Kasur Bekas

    Cara untuk menyingkirkan kasur bekas lainnya adalah dengan menjualnya. Jika kasur bekas milikmu dalam kondisi masih layak, daripada membuangnya secara sembarangan, kamu dapat menjualnya untuk menutupi biaya pembelian kasur baru. Sebelum kamu menjual kasur bekas, sebaiknya dibersihkan atau didesinfeksi secara profesional terlebih dahulu.

    Kamu bisa jual kepada orang terdekat yang butuh kasur dengan harga murah. Namun, kamu dapat menjualnya secara online. Jangan lupa untuk promosikan kasur bekas milikmu pada situs-situs jual-beli online dan media sosial.

    Demikian cara buang kasur bekas yang benar. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Ide Dekorasi Rumah untuk Sambut Tahun Baru Imlek


    Jakarta

    Tahun Baru Imlek tinggal hitungan hari. Momen ini sangat ditunggu-tunggu bagi warga Tionghoa. Tak sekadar momen pergantian tahun, tapi juga waktu berkumpul dan bersilaturahmi dengan keluarga serta sanak saudara.

    Tak heran, untuk menyambut perayaan, banyak orang sudah mulai mendekorasi rumah. Mendekorasi rumah untuk menyambut Imlek tak hanya mempercantik hunian, tapi juga bertujuan mengundang kemakmuran dan keberuntungan selama 365 hari ke depan.

    Selain mendekorasi, membersihkan rumah juga penting dilakukan saat Tahun Baru Imlek. Nah, dilansir dari Taste of Home, Senin (5/2/2024), berikut sejumlah ide mendekorasi rumah untuk menyambut Tahun Baru Imlek.


    1. Pasang Lampion Merah

    Dikutip dari Cosmopolitan, lampion menjadi salah satu ornamen Imlek yang banyak digunakan untuk dekorasi, seperti di rumah, mal, maupun gedung-gedung. Lampion merah melambangkan cahaya tahun yang akan datang. Kamu bisa menggantung lampion di dalam maupun luar ruangan. Ada beberapa jenis lampion seperti menggunakan tali dan ada yang melayang di luar ruangan dengan bantuan udara panas.

    2. Rangkaian Bunga

    Seperti makanan, bunga memiliki makna dalam budaya Asia. Untuk dekorasi Imlek, kamu dapat memilih tanaman bunga anggrek yang melambangkan kesuburan, bunga persik untuk romansa, pussy willow melambangkan pertumbuhan, dan narsis (alias bunga bakung) untuk keberuntungan. Selain itu, bisa pula menggunakan bunga berwarna kuning karena melambangkan kebaikan.

    3. Hiasi Rumah dengan Hiasan Berwarna Merah

    Agar lebih meriah kamu dapat menggunakan hiasan berwarna merah. Salah satu kebiasaan Tahun Baru Imlek adalah menggantungkan hiasan kertas merah di jendela, pintu, dan di sekitar rumah. Tradisi ini diyakini berasal dari legenda kuno yang melibatkan binatang buas yang disebut Nian (namanya adalah kata dalam bahasa Mandarin untuk “tahun”), yang dikenal sangat takut dengan warna merah.

    Merah juga melambangkan kekuatan, kebahagiaan, dan vitalitas. Tentu kamu ingin menggunakan merah dalam mendekorasi rumah. Misalnya, merangkai lentera kertas merah atau menempatkan bunga merah dalam vas di sekeliling ruangan.

    4. Tambahkan Aksen Emas

    Meski dekorasi tradisional Tahun Baru Imlek identik dengan warna merah, warna emas tak kalah penting. Warna emas sendiri melambangkan kekayaan, keberuntungan, dan kemakmuran. Ini juga merupakan tradisi Tahun Baru Imlek untuk menulis pesan-pesan yang mengharapkan keberuntungan, nasib baik, kekayaan, kemakmuran, dan umur panjang kepada orang-orang terkasih.

    Tempatkan pesan-pesan itu di area orang akan menemukannya. Untuk sentuhan keberuntungan tambahan, tulislah pesan-pesan tersebut dengan tinta emas di atas kertas merah.

    5. Sertakan Dekorasi Berupa Naga dan Singa

    Naga menyimbolkan rasa sayang untuk Tahun Baru Imlek, yang juga menunjukkan kekuatan, kebaikan, keberuntungan, serta kekuatan supernatural, sehingga perlu menyertakannya saat mendekorasi rumah.

    Sedangkan singa sendiri melambangkan kekuatan, stabilitas, dan superioritas untuk Tahun Baru Imlek. Kamu dapat membuat hiasan naga menggunakan karangan bunga naga merah panjang di sepanjang plafon atau dinding.

    Demikian 5 dekorasi rumah untuk sambut Tahun Baru Imlek. Semoga bermanfaat!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tips Memilih Kasur yang Tepat Biar Tidur Makin Nyenyak


    Jakarta

    Kasur merupakan salah satu perabotan penting di rumah. Dengan memilih kasur yang tepat, tentunya bisa membuat kualitas tidurmu lebih baik.

    Dengan banyaknya pilihan kasur di pasaran terkadang membuat calon pembeli bingung. Dilansir dari Casper, berikut ini tips memilih kasur yang bisa dilakukan.

    1. Ukuran Kamar

    Sebelum membeli kasur, penting untuk mengukur luas kamar terlebih dahulu. Hal itu supaya kamar tidak terasa sempit apabila membeli kasur yang terlalu besar.


    Jika kamu memiliki kamar yang sempit, kamu bisa membeli kasur twin bed karena ukurannya yang kecil. Sementara itu, kalau ukuran kamarmu cukup luas, kamu bisa membeli kasur double bed, queen bed, bahkan king bed.

    2. Tinggi Badan

    Hal yang perlu diperhatikan selanjutnya adalah tinggi badan. Selain tinggi badan, ukuran tubuh badan juga perlu diperhatikan agar kasur yang dibeli tidak kekecilan.

    3. Bahan Kasur

    Terdapat berbagai jenis bahan kasur yang ada di pasar. Pilihan jenis bahan kasur juga bisa membuatmu nyaman.

    Misalnya, kalau kamu suka yang empuk dan lembut bisa memilih kasur memory foam. Apabila kamu senang kasur yang empuk, tidak keras, nyaman, bisa memilih spring bed. Tak hanya itu, ada berbagai jenis bahan kasur lainnya, seperti kapuk, futon, hingga latex.

    4. Ketebalan Kasur

    Umumnya, kasur memiliki ketebalan 22-30 cm. Kasur yang lebih tebal dari ukuran tersebut tidak selalu lebih baik. Kalau kasur terlalu tebal terkadang sulit untuk mendapatkan seprai yang cocok.

    5. Siapkan Budget

    Selanjutnya perhatikan budget yang dimiliki. Sebaiknya, beli lah kasur yang sesuai dengan budget yang dimiliki. Sebab, kasur yang mahal belum tentu kasur terbaik dan cocok untuk kamu.

    Itulah beberapa tips yang bisa dilakukan sebelum membeli kasur. Semoga bermanfaat!

    (abr/zul)



    Sumber : www.detik.com