Blog

  • Jangan Pernah Buang Ampas Kopi di Saluran Air dan Wastafel, Beneran Deh jangan!


    Jakarta

    Bagi yang suka menyeduh kopi di rumah, setelah selesai menyeruput di permukaan gelas akan terlihat ampas kopi yang tersisa. Ampas kopi yang tertinggal di gelas ini memang tidak larut ketika diseduh.

    Mau tidak mau ampas kopi tersebut menjadi sampah karena sudah tidak dapat diseduh kembali. Cara pembuangannya pun harus di tempat yang benar yakni di tempat sampah. Pembuangan bubuk kopi di wastafel atau tempat pencucian piring hanya akan menyebabkan saluran tersebut tersumbat.

    Gambarannya, ampas kopi yang telah diaduk di dalam gelas saja akan mengendap di bawah gelas. Begitu juga jika dibuang di saluran air, setelah aliran air berhenti, sisa ampas kopi pasti ada yang tertahan di sudut saluran, lama-lama menumpuk dan menghambat saluran air.


    Jika sudah tersumbat cara memperbaikinya bisa dengan menuangkan larutan pembersih khusus untuk pipa. Jika tetap tersumbat, minta bantuan teknisi yang biasa menangani saluran tersumbat. Mereka akan memeriksa tempat sisa makanan tertahan dan membersihkannya.

    Tanda Saluran Tersumbat

    Melansir dari Mr. Rooter pada Selasa (6/2/2024), berikut cara mengetahui saluran air tersumbat.

    • Air meluap dari saluran pembuangan wastafel atau keluar dari sela-sela selang pembuangannya.

    • Air lama menyusut saat kran wastafel digunakan.

    • Lubang mengeluarkan bau makanan tidak sedap.

    Cara Pengolahan Ampas Kopi

    Jika kamu tidak ingin menyia-nyiakan menjadi sampah, menurut wintershomeservices.com, ampas kopi bisa diolah dan dimanfaatkan untuk keperluan berikut.

    Bahan Eksfoliasi Kulit

    Bagi yang suka menghaluskan kulit dan mengangkat sel kuli mati, bisa coba menggunakan ampas kopi dicampurkan dengan minyak kelapa. Oleskan pada scrub wajah atau tubuh terutama pada bagian lipatan.

    Pupuk Tanaman

    Ampas kopi mengandung mineral penting untuk pertumbuhan tanaman dan kontaminan yang bagus untuk tanah.

    Menghilangkan Bau

    Seperti halnya baking soda, ampas kopi juga bisa menghilangkan bau. Letakkan ampas kopi di wadah terbuka. Kemudian dekatkan ke daerah rumah yang bau atau di belakang kulkas.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Lagi Cicil KPR Eh Mendadak Kena PHK, Apa yang Harus Dilakukan?



    Jakarta

    Ancaman badai PHK kini tengah melanda hampir seluruh sektor industri, terutama teknologi. Belum lama ini Snap Inc menyatakan telah melakukan PHK massal kepada sebanyak 10% pegawainya.

    Seperti yang dikutip dari CNN, Selasa (6/2/2024), secara global, ada sekitar 500 pekerja Snap Inc yang terdampak dari PHK massal ini.

    PHK massal membuat pekerja yang terdampak akan mengalami kesulitan finansial. Apalagi bagi mereka yang masih mempunyai cicilan yang harus dilunasi, salah satunya Kredit Pemilikan Rumah (KPR).


    Lalu, apa langkah yang harus diambil ketika sedang dalam situasi tersebut?

    Menurut Perencana Keuangan dari Advisors Alliance Group Indonesia Andy Nugroho, kamu masih bisa coba bernegosiasi dengan beberapa bank dan pengembang kredit perumahan untuk meminta keringanan kredit.

    “Ada beberapa bank atau developer yang mau dinego untuk penundaan ada juga yang nggak mau. Misal beli rumah langsung ke developer ya, buat mereka juga kan narik rumah yang sudah dijual ya rugi juga,” ungkap Andy dalam diskusinya dengan detikFinance yang dikutip, Selasa (6/2/2024).

    Meski tidak semua penyalur kredit mau bernegosiasi, namun menurut Andy hal ini patut kamu coba lakukan. Intinya, jika ada kesulitan membayar cicilan KPR, sebagai nasabah kredit wajib berkonsultasi ke pengembang dan bank penyalur kredit perumahan.

    “Nah kalau ada etiket baik mau datang, bilang mau menyelesaikan tapi minta keringanan bisa jadi poin baik, mungkin bisa dikasih. Pihak developer dan bank juga tergantung petugasnya sih, siapa yang dihadapi dan SOP-nya developer dan banknya juga sih,” ungkap Andy.

    “Apabila SOP memungkinkan dan orangnya percaya, ada aja dikabulkan, yang jelas hal ini mesti dicoba setidaknya ada etiket baik,” lanjutnya.

    Andy juga mengingatkan jika negosiasi KPR berhasil diringankan, masih ada resiko yang harus diterima. Resikonya yaitu status BI Checking yang dibekukan sehingga sudah tidak dapat mengajukan kredit di tempat lain.

    “Pastinya BI checking akan terblacklist untuk sementara waktu, impact-nya ya kita nggak bisa kredit lagi. Seenggaknya kita dapat kepercayaan dari institusi tersebut,” pungkas Andy.

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Dari Mana Datangnya Debu di Rumah? 12 Hal Ini Mungkin Sumbernya


    Jakarta

    Mungkin kamu penasaran? Mengapa masih banyak debu yang menumpuk di rumah meski kamu sudah membersihkannya. Untuk masalah debu menumpuk ini, mungkin kamu lupa untuk membersihkan sumber debu yang ada di rumah.

    Sehingga debu akan terus menumpuk membuat rumah kotor meski kamu sudah membersihkannya berulang kali. Nah, agar pembersihan lebih mudah kamu harus tahu sumber debu itu berasal.

    Mengutip dari Den Garden, Rabu (7/2/2024), berikut beberapa sumber debu yang menumpuk di rumah.


    1. Kotoran dari Jalan, Taman, atau Halaman Rumah

    Sinar matahari dan hujan dapat mengikis aspal atau beton di jalanan, kemudian menciptakan partikel-partikel kecil yang dapat tersapu masuk ke dalam rumah melalui udara. Udara yang masuk ke rumah kamu melalui angin di bawah pintu atau melalui jendela yang terbuka.

    Serta debu yang terbawa dengan sepatu yang kamu kenakan. Di kebun, tanah dan rumput menempel pada sol sepatu kamu. Begitu kamu menyeretnya saat berjalan, tanah dan rumput mengering dan merupakan salah satu kontributor utama debu di rumah.

    2. Serat dari Pakaian

    Pakaian dibuat dari bahan tekstil yang ditenun atau dirajut dengan menggunakan serat mentah seperti wol, katun, poliester, nilon dan akrilik. Adapun seprai umumnya terbuat dari bahan katun, linen atau polyester. Barang-barang ini terus-menerus melepaskan serat saat kamu berpakaian, membuka pakaian, serta merapikan tempat tidur. Kamar tidur mungkin adalah tempat paling kotor karena aktivitas kamu di sana.

    3. Karpet

    Sama seperti pakaian, karpet dan pelapis furnitur sering dibuat dari tekstil sintetis atau alami seperti nilon atau wol. Karena karpet sering diinjak dan dilalui maka membuat serat terbang melalui udara. Selain itu, karpet yang sering diinjak juga akan menjadi magnet debu dan kotoran.

    4. Remah Makanan

    Remah dari makanan seperti roti, kue kering, dan remah sereal adalah sumber debu lain di lantai. Remah-remah makanan ini diinjak-injak dan akhirnya hancur sampai partikel-partikel kecil terangkat ke udara dan mendarat di permukaan.

    5. Kulit Mati dan Rambut dari Tubuh dan Hewan peliharaan

    Rambut di tubuh kamu terus-menerus rontok, baik rambut di kepala, alis, bulu mata, dan bagian tubuh lainnya. Adapun sel-sel baru tumbuh di bawah kulit kamu, sementara lapisan sel terluar dilepaskan menjadi kulit mati.

    6. Tisu dan Lap Dapur

    Kertas tisu terbuat dari serat pulp kayu dan saat kamu bersin atau membersihkan tumpahan dengan tisu, kertas dan seratnya akan hancur.

    7. Bagian Tubuh serangga yang Mati

    Ketika serangga kecil misalnya laba-laba, lalat, tawon, kutu kayu, kumbang tanah, kecoak, ngengat, hingga semut mati, tubuhnya mengering dan kerangka luar mereka yang keras tertinggal, pecah dan menambah kumpulan debu atau kotoran di rumah. Jaring laba-laba juga menumpuk di sudut-sudut ruangan dan berkontribusi pada kotoran.

    8. Jamur dan Bakteri

    Di rumah yang lembab, jamur hitam bisa menjadi masalah di dinding. Bakteri juga bisa menjadi masalah pada tempat yang lembab. Pembusukan atau kekeringan benda yang disebabkan jamur dapat merusak furnitur dan kayu. Spora dari jamur dan serpihan kayu yang rapuh hanyalah sumber debu lainnya di rumah.

    9. Daun, Bunga, dan Serbuk Sari

    Selama musim kemarau, serbuk sari dan kelopak bunga bisa masuk ke dalam ruangan. Di musim hujan yang berangin, daun-daun kering berhembus di pintu. Begitu masuk, semua barang ini mengering dan menjadi berkerut, mudah hancur menjadi partikel berdebu. Daun dan bunga juga bisa berasal dari tanaman dalam ruangan.

    10. Mikroplastik

    Kamu pasti sering mendengar tentang bahaya mikroplastik di lautan dan bahaya yang ditimbulkannya saat tertelan dan terkonsentrasi di kehidupan laut. Semua barang seperti plastik, tas, perkakas dan benda berbahan plastik lain yang kamu gunakan di rumah juga dapat melepaskan partikel plastik kecil saat kamu menggunakannya. Hal ini terjadi sebagai akibat dari keausan dan abrasi saat digunakan saat ditangani atau digosok pada permukaan lain.

    11. Produk Perawatan Pribadi

    Kamu pastinya memiliki sabun, deodoran, kosmetik, hairspray,maupun parfum. Beberapa dari bahan ini jatuh dari tubuh kamu setelah digunakan setelah mengering. Semprotan dari kaleng aerosol tidak selalu mendarat tepat sasaran dan beberapa berakhir di udara, menjadi partikel debu.

    12. Kotoran dan Abu dari Kompor

    Ketika memasak dengan kompor, kerap kali kotoran dan abu muncul sebagai akibat dari pembakaran. Ini dapat berakhir sebagai debu. Selain itu, debu ini sangat ringan dan mudah terbang di udara saat kamu membersihkan kompor.

    Demikian 12 sumber debu yang membuat rumah berdebu. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Kapan Keramik Bisa Diinjak Setelah Dipasang? Begini Cara Mengetahuinya


    Jakarta

    Rumah kamu baru saja dipasang keramik baru? Selesai dipasang, kamu ingin melewatinya tetapi ragu apakah sudah bisa diinjak atau belum.

    Keramik yang baru dipasang membutuhkan waktu untuk mengering. Sama seperti jalan aspal atau semen, pemasangan keramik lantai pun demikian. Sebaiknya pilih jalan lain apabila keramik baru saja selesai dipasang.

    Meski permukaan keramik keras dan solid, apabila bahan perekat di bawahnya belum siap untuk diberi tekanan, rawan terjadi retak hingga bergeser.
    Selain itu, tampilan nat yang mengisi celah ubin juga bisa cepat berubah warnanya dan berpotensi menjadi sarang bakteri dan lumut karena masih basah.


    Lalu sebenarnya butuh berapa lama untuk memastikan keramik yang terpasang sudah bisa diinjak? Menurut homelyfixes.com, keramik sebaiknya dibiarkan mengering selama 24 jam. Tetapi waktu pengeringan ubin ini tergantung dengan jenis, ketebalan, dan suhu ruangan tempat dari keramik tersebut terpasang.

    Misalnya keramik akan membutuhkan waktu lebih lama untuk mengering dibandingkan porselen. Lalu keramik yang lebih tebal akan lebih lama mengeras dibandingkan ubin yang tipis. Begitu pula dengan suhu udara, jika tempat keramik dipasang terlalu lembap seperti kamar mandi maka perekat membutuhkan waktu lebih lama untuk mengeras.

    Cara Mengetahui Keramik Siap Diinjak

    Melansir dari homelyfixes.com pada Rabu (7/2/2024) ada beberapa cara untuk mengetahui keramik siap untuk diinjak.

    1. Ketuk Permukaan Keramik

      Setelah 24 jam dipasang, kamu bisa mengetuk bagian tengah keramik untuk mengetahui ketahanannya. Bagian pinggir keramik biasanya akan lebih cepat kering karena terkena udara.

      Apabila saat diketuk terdengar seperti kosong atau berongga tidak seperti bagian pinggir yang keras. Lalu permukaan ubin tersebut melengkung dan tidak rata. Hal itu menandakan bagian bawahnya masih lembap dan apabila dipaksakan diinjak ada potensi permukaannya retak.

    2. Tekan Nat

      Sentuh bagian celah ubin untuk mengetahui kondisinya. Nat yang sudah keras berarti sudah keras dan bisa diinjak.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Tanaman Hias yang Ampuh buat Usir Stres



    Jakarta

    Selain punya tampilan yang cantik, ternyata ada beberapa tanaman hias yang juga berfungsi untuk mengusir stres.

    Nah, buat kamu sedang mencari tanaman hias yang berfungsi sebagai pengusir stres, kamu wajib memilikinya di rumah.

    Lalu, kira-kira apa saja tanaman pengusir stres tersebut? Mengutip dari Home Beautiful, Rabu (7/2/2024), berikut pemaparannya.


    1. Mint

    Tak hanya bisa dijadikan sebagai bahan dasar penyajian makanan dan minuman, sebuah studi oleh Wheeling Jesuit University menemukan bahwa aroma mint yang menyegarkan dapat menurunkan perasaan stres dan meningkatkan kesadaran.

    2. Melati

    Studi penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Biological Chemistry menemukan bahwa aroma melati bisa menjadi penyejuk dan meredakan rasa stres pada seseorang.

    3. Lidah Buaya

    Lidah buaya punya banyak manfaat seperti untuk luka bakar matahari, gigitan serangga, melembabkan kulit kamu. Serta juga dapat membersihkan udara dari karsinogen dan mengeluarkan oksigen di malam hari. Sehingga menghasilkan udara yang lebih baik untuk pernapasan sehingga baik untuk membantu mengurangi rasa stres.

    4. Lavender

    Lavender telah digunakan sebagai aromaterapi selama berabad-abad karena. Dalam sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal BioPsychoSocial Medicine, menemukan bahwa menghirup aroma lavender selama sepuluh menit memiliki efek yang signifikan pada sistem saraf wanita yang menderita gejala pramenstruasi. Ini terutama mengurangi perasaan depresi dan kebingungan.

    5. Kemangi

    Selain untuk lalapan, kemangi bisa mengurangi stres karena mengandung senyawa yang disebut linalool yang telah ditemukan untuk mengurangi aktivitas gen tertentu yang menjadi overdrive selama situasi stres. Coba untuk menambahkan juga ke sajian makanan kamu.

    6. Lidah Mertua

    Lidah mertua atau dikenal sebagai snake plant merupakan salah satu tanaman terbaik untuk memurnikan udara, menurut NASA. Mereka dapat memurnikan udara di siang hari, dan mengeluarkan oksigen di malam hari. Dengan udara bersih penuh oksigen dapat membantu meredam stres pada tubuh.

    Demikian 6 tanaman yang ampuh untuk mengusir stres. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Dekor Tangga Rumah Biar Lebih Estetik


    Jakarta

    Tangga merupakan bagian penting bagi rumah yang memiliki lebih dari satu tingkat atau lantai. Fungsi utamanya adalah sebagai penghubung dan akses antarlantai. Namun, tangga nyatanya juga bisa menjadi pemanis tampilan rumah, lho!

    Pada umumnya, tangga dibangun di dekat ruang tamu, ruang keluarga, atau area yang bisa dilihat oleh orang lain yang berkunjung ke rumah. Nah, penempatan tangga seperti inilah yang bisa dijadikan daya tarik tambahan bagi rumah.

    Bagaimana cara mendekorasi tangga agar lebih estetik sehingga menjadi pemanis tampilan rumah? Melansir Wolipop dan Servicesutra, Rabu (7/2/2024), berikut tips mendekorasi tangga rumah agar lebih estetik.


    Pasang Foto dan Hiasan Dinding

    Area dinding di sekitar tangga rumah bisa kamu manfaatkan untuk memajang foto. Dengan penataan yang tepat, kamu bisa menciptakan galeri foto yang estetik di area tangga tersebut, lho!

    Kamu juga bisa memasang hiasan dinding di area tangga tersebut. Hiasan tersebut bisa bermacam-macam, mulai dari lukisan, pajangan kain, jam dinding, makrame, wallpaper, hingga cermin.

    Tempatkan Ornamen

    Tangga umumnya memiliki area kosong di bagian sudutnya, terutama tangga yang berbentuk U dan L. Nah, area yang kosong ini bisa kamu dekorasi dengan berbagai macam ornamen, lho! Di area kosong ini, kamu bisa menempatkan ornamen, mulai dari guci, vas bunga, lemari kecil, hingga rak buku. Dengan penambahan ornamen yang cukup, area tangga akan tampak semakin cantik dan estetik.

    Beri Pencahayaan

    Jangan biarkan area tangga di rumahmu minim pencahayaan. Pemasangan lampu-lampu hias bisa membuat area tangga menjadi lebih cantik dan estetik. Kamu bisa memasang lampu-lampu tersebut, baik di langit-langit atau pegangan tangga. Jika tangga di rumahmu memiliki area kosong di bagian sudut, kamu juga bisa menaruh lampu berdiri dengan desain yang unik.

    Pasang Karpet

    Kamu juga bisa mendekorasi tangga dengan memasang karpet. Selain bisa mengatasi licin, karpet dengan desain dan motif yang unik bisa mempercantik tampilan rumah. Jangan lupa rutin membersihkan dan mengganti karpet agar tangga tetap dalam keadaan bersih dan estetik.

    Demikianlah tips mendekorasi tangga di rumah agar lebih cantik dan estetik. Semoga informasinya bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Cara Bersihkan Sisa Stiker pada Jendela Seperti di Rumah Abah Jajang


    Jakarta

    Rumah Abah Jajang di Cianjur, Jawa Barat yang sempat viral karena pemandangannya kini dipenuhi oleh berbagai stiker yang ditempel oleh para pengunjung. Hal ini membuat Abah Jajang kesulitan untuk melihat pemandangan alam yang indah dari dalam rumahnya.

    Abah Jajang, mengatakan stiker itu dipasang oleh wisatawan sebagai kenang-kenangan mereka sudah berkunjung ke Rumah Abah Jajang.

    “Iya dipasang sama pengunjung. Mau nolak tidak enak Abah. Karena kan Abah ingin semua jadi keluarga Abah,” tuturnya, dikutip dari detikJabar, Rabu (7/2/2024).


    Di sisi lain, Bupati Cianjur, Herman Suherman mengatakan, dari pihaknya akan menyediakan tempat khusus untuk pemasangan stiker dan ucapan kesan ataupun pesan selama berkunjung ke Rumah Abah Jajang.

    “Nanti kita siapkan ruang khusus untuk pemasangan stiker atau menuliskan kata-kata terkait kunjungannya ke rumah Abah Jajang. Supaya tidak mengotori atau merusak keindahan rumah aslinya,” kata dia.

    Apabila tempat tersebut sudah ada, stiker-stiker yang ada di kaca jendela itu bisa saja dibersihkan. Namun, ketika dibersihkan biasanya masih akan ada sisa-sisa stiker yang menempel pada bagian kaca.

    Tak hanya perekatnya saja, kadang-kadang permukaan depan stiker juga sulit dibersihkan. Salah satu caranya, jika bagian depan stiker atau label terbuat dari kertas, kamu bisa menghilangkannya dengan air biasa.

    Selain itu, masih ada berbagai cara lainnya. Dilansir dari The Spruce, Rabu (7/2/2024) berikut ini cara membersihkan bekas lem stiker di jendela.

    1. Pakai Uap Panas

    Beberapa perekat akan mudah lepas jika terkena panas maupun uap panas. Kamu bisa menggunakn pengering rambut atau hairdryer, heat gun, atau setrika uap dan arahkan ke stiker selama 1-2 menit. Setelah perekat mulai meleleh, segera kelupas stiker dengan pengikis. Sebab, jika sudah dingin kemungkinan perekatnya akan menempel kembali.

    2. Pakai Air Hangat

    Jika label atau stiker yang menempel di permukaan kaca dapat direndam di ember atau bak cuci, rendam di air hangat dengan beberapa tetes sabun cuci piring. Label yang terbuat dari kertas biasanya akan mudah dibersihkan pada permukaan kaca setelah direndam satu jam.

    Kalau permukaan kacanya tidak bisa direndam, kamu basahkan tisu dan taruh di atas stiker atau label itu. Diamkan selama 30 menit dan periksa apakah labelnya sudah bisa dilepas atau belum.

    Kamu juga bisa mengangkat stiker atau label dengan ujung kartu kredit atau pisau tumpul. Nah, kalau sudah tidak ada perekat yang tersisa, kamu bisa bersihkan permukaan kaca dengan pembersih kaca dan kain mikrofiber.

    3. Pakai Rubbing Alcohol atau Alkohol Isopropil

    Gunakan beberapa tetes alkohol isopropil atau alkohol gosok pada kapas atau tisu dan basahkan stiker. Setelah stiker mulai basah, tunggu minimal 10 menit dan gunakan pengikis plastik untuk melepas label dan perekatnya. Jangan gosok terlalu kencang karena bisa menggores kaca.

    Jika masih ada sisa-sisa lem, oleskan kembali alkohol ke residu yang ada. Setelah selesai, kamu bisa mengelap permukaan kaca dengan kain mikrofiber untuk menghilangkan perekatnya.

    4. Pakai Minyak, Mentega, atau Selai Kacang

    Membersihkan residu stiker juga bisa pakai berbagai macam minyak sayur, mentega, margarin, atau bahkan minyak kacang. Oleskan beberapa tetes minyak ke tisu dan basahkan stiker atau gosokkan lemak padat (margarin atau mentega atau selai kacang) pada stiker.

    Selanjutnya, tutup bagian yang sudah di basahkan dengan bungkus plastik dan rekatkan dengan selotip. Diamkan setidaknya selama 30 menit lalu kikis stiker tersebut. Cuci dengan air sabun hangat atau bersihkan dengan pembersih kaca.

    Itulah beberapa cara menghilangkan lem stiker di kaca jendela. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Jenis Pasir Kucing yang Ampuh Serap Bau dan Kotoran


    Jakarta

    Saat memelihara kucing di rumah, kamu bukan hanya menampung dan memberi makan saja, tetapi perlu menjaga kebersihannya termasuk untuk tempat pembuangan kotorannya.

    Berbeda dengan manusia, kucing tidak mungkin diminta untuk membuang kotoran di kamar mandi. Jika diperhatikan, kucing kerap menggali pasir atau tanah saat membuang kotoran. Mereka biasanya tidak menilai mana tempat yang benar untuk membuang kotoran tersebut. Maka jika sedang apes, kotoran kucing terinjak oleh manusia atau kendaraan.

    Maka dari itu, saat memelihara kucing di rumah perlu menyiapkan tempat khusus untuk mereka buang kotoran. Tempat tersebut biasa diisi dengan pasir yang memiliki daya serap air dan bau yang bagus. Sehingga kucing tidak akan buang kotoran sembarangan dan rumah tidak akan berbau tidak sedap.


    Beberapa pasir kucing juga bisa menahan bau dan kotoran hingga beberapa hari. Kelebihan ini memudahkan kamu yang mungkin sibuk dan pulang larut malam.
    Mengutip dari thesprucepets.com pada Rabu (7/2/2024), berikut beberapa jenis pasir kotoran kucing yang memiliki ketahanan menyerap bau dan cairan berhari-hari.

    1. Pasir silica gel

      silica gelsilica gel Foto: iStock

      Silica gel adalah mineral alami yang diolah menjadi butiran yang mampu menyerap cairan. Silica gel bertekstur lembut sehingga tidak akan menyakiti kucing saat menginjaknya. Selain itu pasir silica gel juga bisa menahan bau kotoran dengan baik.

      Untuk waktu penggantian pasir silica gel tergantung dengan jumlah kucing yang membuang kotoran di sana dan kelembapan ruangan sekitar. Biasanya untuk 1 kucing di suhu ruangan waktu penggantian pasirnya bisa dilakukan seminggu sekali. Tetapi apabila memiliki kucing banyak maka sebaiknya 2 atau 3 hari sekali. Kelebihan dari pasir silica gel ini adalah terdapat indikator warna pada setiap butirnya. Warna ini bertujuan untuk mengetahui kesehatan kucing dari warna kotoran cairnya.

    2. Pasir Zeolit

      Pasir zeolit adalah salah satu jenis pasir kucing yang banyak digunakan di IndonesiaPasir zeolit adalah salah satu jenis pasir kucing yang banyak digunakan di Indonesia Foto: via Zeodeo Store

      Menurut imerys.com, pasir zeolit adalah mineral alami yang bagus menyaring, menyerap ion amonia, mengurangi bau, dan menjaga kebersihan di tempat kotoran hewan.
      Zeolit terkenal sebagai pasir yang memiliki kemampuan penyerapannya seperti spons, namun ini tergantung dengan merek dari pasir tersebut. Sebab ada beberapa zeolit justru tidak begitu bagus menyerap kotoran terutama yang cair.

      Namun, Zeolit bagus dalam mengurangi bau kotoran kucing menguar. Sebab Zeolit bisa menyerap ion amonia yang terkandung di dalam kotoran kucing.
      Biasanya pasir zeolite memiliki 3 tipe yakni kelas 1, 2, dan 3. Lalu untuk pembersihannya, pasir zeolit bisa didaur ulang, dicuci dengan sabun, setelah kering bisa digunakan lagi. Namun, mencuci pasir zeolit tidak menjamin bau dari kotoran kucing tersebut hilang sepenuhnya. Sementara itu, kekurangan dari pasir zeolit ini adalah tidak menggumpal saat terkena kotoran berbentuk cairan.

    3. Pasir Tofu

      Pasir Tofu salah satu jenis pasir kucingPasir Tofu salah satu jenis pasir kucing Foto: via Catoro Pets

      Melansir dari thecatbutler.co pasir tofu adalah tempat pembuangan kotoran kucing yang terbuat dari bubur kedelai food grade yang tidak bisa dikonsumsi. Keuntungan memakai pasir tofu cukup banyak mulai dari tahan lama, mudah dibersihkan, dan menyerap bau.

      Pasir tofu dapat menyerap kotoran hanya dalam dua detik. Tiap butirannya dibuat berdiameter 2 mm. Semakin cepat kotoran kucing menyerap cairan, semakin cepat bau tersebut dapat diredam.

      Pasir tofu akan menggumpal saat terkena kotoran cair sehingga kamu dapat memisahkan pasir yang sudah terkena kotoran dengan yang bersih.

    4. Pasir Bentonite

      Pasir Bentonite salah satu jenis pasir untuk kucingPasir Bentonite salah satu jenis pasir untuk kucing Foto: via portapet.de

      Pasir Bentonite adalah alas kotoran kucing yang terbuat dari tanah liat natrium bentonit alami. Saat terkena kotoran atau cairan, pasir ini akan menggumpal dan menguarkan bau yang wangi untuk menutupi bau kotoran kucing. Bahkan beberapa produk menyediakan berbagai wangian untuk pasir bentonite.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Panduan Beberes Dapur Rutin: Harian, Mingguan, Bulanan


    Jakarta

    Dapur adalah pusat kegiatan di rumah yang sering kali menjadi sorotan utama aktivitas sehari-hari. Namun, seiring dengan rutinitas yang sibuk, seringkali sulit untuk menjaga kebersihannya.

    Jangan khawatir! Ada solusi yang mudah untuk membuat tugas membersihkan dapur menjadi lebih menyenangkan dan efisien, lho!

    Menurut sejumlah ahli, kunci utama dalam menjaga kebersihan dapur adalah dengan membersihkannya secara rutin dan teratur setiap hari, setiap minggu, dan setiap bulan. Sebagai pedoman, kamu juga bisa membuat daftar cek apa saja yang perlu dibersihkan di dapur sesuai lini masa tersebut.


    Dengan adanya daftar cek ini, kamu bisa membagi tugas dalam membersihkan dapur menjadi langkah-langkah yang lebih kecil dan mudah dikelola sehingga tidak lagi terasa sebagai tugas yang menakutkan.

    Apa saja yang harus dibersihkan di dapur setiap hari, setiap minggu, dan setiap bulan? Melansir Better Homes & Gardens, Rabu (7/2/2024), berikut tugas-tugas yang harus dilakukan berdasarkan lini masa tersebut.

    Apa yang Harus Dibersihkan Setiap Hari

    Pertama-tama, penting untuk membersihkan dapur setiap hari. Dengan membersihkannya setiap hari, kotoran di dapur tidak akan menumpuk hingga sulit dibersihkan.

    Adapun tugas-tugas harian membersihkan dapur adalah sebagai berikut.

    • Menyemprot dan mengelap permukaan meja dapur dan kompor
    • Membersihkan tumpahan di dinding
    • Menyapu dan mengelap noda dan tumpahan di lantai
    • Membersihkan dan mengeringkan wastafel
    • Mencuci piring dan alat-alat makan lainnya dengan segera
    • Merapikan dan menyimpan alat masak di tempatnya setelah digunakan

    Apa yang Harus Dibersihkan Setiap Minggu

    Selain tugas harian, ada pula tugas mingguan yang perlu dilakukan untuk menjaga kebersihan dapur secara menyeluruh. Tugas mingguan ini umumnya sedikit lebih rumit daripada tugas harian. Nah, karena itu, luangkan waktu setiap minggu agar tugas-tugas ini selesai sehingga dapur bisa kembali bersih.

    Adapun tugas-tugas mingguan membersihkan dapur adalah sebagai berikut.

    • Mengepel lantai dapur
    • Membersihkan dan mengelap pintu kulkas
    • Membuang sisa makanan atau bahan-bahan kedaluwarsa
    • Membersihkan bagian atas lemari dan kulkas dari debu
    • Menggosok kerak dan kotoran pada wastafel
    • Mencuci handuk tangan dan serbet

    Apa yang Harus Dibersihkan Setiap Bulan

    Untuk memastikan dapur tetap bersih dan higienis, pembersihan bulanan yang lebih mendalam juga diperlukan.

    Adapun tugas-tugas bulanan membersihkan dapur adalah sebagai berikut.

    • Membersihkan pintu dan laci lemari dan kabinet
    • Membersihkan oven dan kulkas secara menyeluruh
    • Membersihkan tempat sampah
    • Mengecek dan mengganti lampu dapur jika rusak
    • Tips untuk Menyusun Daftar Cek Pembersihan Dapur yang Efektif

    Untuk mengetahui tugas apa saja yang harus dilakukan setiap hari, minggu, dan bulan, penting untuk mempertimbangkan kebutuhan dan preferensi pribadimu. Sesuaikan jadwal pembersihan dengan seberapa sering dapur digunakan. Selain itu, pastikan juga untuk menjaga konsistensi dalam menjalankan rutinitas pembersihan. Jangan lupa untuk memperhatikan bahan dan permukaan dapur saat memilih alat dan cairan pembersih yang tepat.

    Demikianlah panduan beberes dapur secara rutin. Dengan mengikuti panduan ini, kamu bisa menjaga dapur tetap bersih, rapi, dan nyaman untuk digunakan. Semoga informasinya bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Beberes Rumah buat Sambut Tamu Pas Libur Panjang



    Jakarta

    Momen libur panjang sering dimanfaatkan banyak orang untuk bersilaturahmi. Mulai dari tetangga, kerabat dan sanak saudara datang berkunjung saat libur tiba.

    Sebagai tuan rumah pastinya kamu ingin menyambut tamu dengan baik. Maka dari itu, kamu harus pastikan rumah kamu selalu rapi dan bersih agar tamu merasa nyaman saat datang berkunjung.

    Membersihkan seluruh bagian rumah memang akan sedikit merepotkan. Pasalnya, membutuhkan tenaga dan waktu yang tak sedikit. Nah, biar terasa ringan kamu bisa ikuti tips beberes rumah yang dikutip dari BHG, Rabu (7/2/2024), berikut pemaparannya.


    Membersihkan Bagian Pintu Masuk dan Halaman Depan

    Agar mendapat kesan pertama yang baik, kamu dapat mulai membersihkan pintu masuk. Dengan memastikan area ini bersih dari kotoran dan rapi akan membuat tamu betah. Kamu bisa ikuti langkah berikut untuk membersihkan bagian pintu masuk.

    • Bersihkan kotoran dekat pintu dan area teras
    • Berikan rak sepatu untuk menyimpan alas kaki tamu, lalu letakkan juga keset
    • Cat dinding untuk menghilangkan lecet dan bekas
    • Gunakan pembersih kaca untuk menghilangkan sidik jari dari jendela dan pintu
    • Bersihkan juga halaman depan dari daun yang berserakan dan rumput liar

    Membersihkan Ruang Tamu dan Ruang Keluarga

    Biasanya tamu akan berkumpul sekitar ruang tamu utama atau ruang keluarga. Jadi pastikan ruang tersebut selalu rapi dan bersih dengan melakukan cara berikut.

    • Sapu dan pel lantai dengan bersih
    • Bersihkan noda pada karpet atau furnitur
    • Bersihkan permukaan furnitur yang berdebu dengan kemoceng microfiber atau kain lembab
    • Singkirkan barang-barang yang sudah tidak digunakan
    • Bersihkan bantalan sofa dari debu

    Membersihkan Bagian Dapur

    Jika perayaan liburan kamu ada acara makanan bersama, kemungkinan dapur akan sering dilalui tamu. Untuk membersihkan dapur dengan muda, fokuslah pada area masalah yang paling terlihat berantakan.

    • Mulai dengan merapikan dan bersihkan meja makan
    • Vakum atau sapu lantai, pastikan tidak ada noda membandel
    • Bersihkan cucian piring kotor dari wastafel dan bersihkan baskom
    • Bersihkan perabotan dapur
    • Cuci dan ganti handuk tangan dapur
    • Beri ruang di lemari es untuk sisa makanan

    Membersihkan Area Kamar Mandi

    Tamu juga mungkin akan menggunakan kamar mandi untuk buang air atau wudhu untuk ibadah sholat. Jadi, pastikan untuk menjaga kebersihan kamar mandi. Selain itu cek persediaan, seperti handuk ekstra dan perlengkapan mandi.

    • Bersihkan cermin untuk menghilangkan goresan dan noda air
    • Bersihkan wastafel dari noda membandel
    • Sediakan handuk tangan yang bersih
    • Membersihkan dan menyikat lantai agar bersih dari kotoran dan lumut
    • Sikat toilet untuk menghilangkan noda menguning
    • Siapkan perlengkapan mandi ekstra seperti sabun atau sikat gigi

    Demikian tips beberes rumah buat sambut tamu pas libur panjang. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com