Blog

  • Nggak Bisa Sembarangan, Ini Waktu yang Tepat Hidupkan Kulkas Baru


    Jakarta

    Bagi yang baru membeli kulkas atau menyelesaikan pindahan rumah, apa kamu sudah tahu jika kulkas sebenarnya tidak bisa langsung dinyalakan? Jika langsung dinyalakan akan menimbulkan masalah pada kulkas.

    Alasan utama yang menyebabkan kulkas tidak boleh langsung dinyalakan adalah pada proses pemindahan pasti kulkas mengalami guncangan. Hal ini menyebabkan ada bagian di dalam kulkas mengalami pergeseran. Ini juga tergantung dari bagaimana posisi kulkas ketika dipindahkan.

    Guncangan saat memindahkan badan kulkas ini membuat oli kompresor bergerak. Besarnya pergerakan kulkas dapat menimbulkan risiko yang berbeda. Risiko terparah yang bisa terjadi adalah oli kompresor bocor.


    Menurut situs Domex, oli kompresor adalah zat yang diperlukan untuk melumasi dan mendinginkan bagian mana pun yang menjadi panas di dalam kulkas. Tanpa oli kompresor, kulkas, dan freezer bisa cepat rusak dan beberapa suku cadang di dalam kulkas harus sering diganti karena rusak.

    Selain itu, oli kompresor yang bocor juga bisa menyebabkan sirkulasi pada freon terganggu. Sebagai informasi sirkulasi freon adalah senyawa kimia yang berguna untuk menyerap suhu panas dan mengubahnya menjadi suhu dingin di dalam kulkas.

    Cara Memindahkan Kulkas yang Benar

    Untuk menghindari kebocoran pada oli kompresor, kulkas harus dipindahkan dengan cara yang benar. Menurut situs findamover.com yang dikutip pada Sabtu (17/2/2024), berikut cara memindahkan kulkas khususnya saat pindahan rumah.

    1. Kosongkan, bersihkan, dan pastikan es sudah mencair 24-48 jam sebelum dipindahkan.
    2. Gunakan alat bantu untuk menggerakkan kulkas seperti kain atau roda.
    3. Ukur dan tentukan jalur keluar kulkas. Pastikan kulkas tidak terhalang tinggi pintu atau kerangka pintu lainnya.
    4. Biarkan kulkas tetap tegak atau berdiri saat dipindahkan untuk mencegah perpindahan oli kompresor.
    5. Ikat kulkas jika merasa saat perpindahan akan mengalami banyak guncangan.

    Setelah kulkas diletakkan di tempat baru, kamu perlu membiarkan kulkas selama 24 jam agar oli kompresor bisa kembali ke tempat semula.

    Lamanya kulkas harus didiamkan tergantung ukuran kulkas, jenis, dan lamanya pengiriman. Kamu bisa menanyakan kepada penjual estimasi barang sampai dan kemampuan kulkas untuk mengembalikan oli kompresor membutuhkan waktu berapa lama.

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Cuka Apel Terbukti Ampuh Usir 5 Hewan Pengganggu Ini di Rumah


    Jakarta

    Kemunculan hewan-hewan seperti tikus, kecoa, dan nyamuk di rumah bisa mengganggu ketenangan dan ada saatnya kotoran mereka bisa membuat rumah bau. Begitu pula dengan kehadiran siput dan semut yang bisa merusak tanaman di rumah.

    Hewan-hewan tersebut bisa muncul kapan saja jika mereka mendapat sinyal sumber makanan atau tempat tinggal yang nyaman di rumahmu.

    Sebenarnya ada 1 bahan yang bisa mengusir hewan-hewan tersebut yakni cuka apel. Mengutip dari Health.com, cuka apel adalah sejenis cuka yang dibuat dari fermentasi sari buah apel yang dihancurkan. Bahan ini bisa dibeli di toko dekat rumahmu.


    Cuka apel ini biasa digunakan untuk membersihkan barang di rumah dan dicampurkan dalam masakan. Selain itu, cuka apel juga memiliki khasiat bagi kesehatan seperti mengontrol kolesterol.

    Sayangnya, kehadiran cuka apel ini tidak disukai oleh nyamuk, tikus, siput, kecoa, dan semut karena aromanya yang tajam. Berikut cara pemakaian cuka apel yang ampuh mengusir hewan pengganggu di rumah menurut situs AZ animals yang dikutip pada Sabtu (17/2/2024).

    Lalat Buah

    Hewan satu ini akan datang saat kamu sedang memasak karena aroma yang menguar dari masakan. Bahkan buah yang diletakkan di atas meja setelah salah satu bagiannya dipotong juga bisa mengundang lalat buah datang.

    Cara penggunaan cuka apel untuk menghentikan lalat buah mendekat adalah dengan menuangkan secangkir cuka apel yang dicampurkan dengan beberapa tes sabun cuci piring ke dalam stoples. Lalu tutup stoples dengan plastik dan buat lubang seukuran lalat. Lalat buah tertarik pada aroma cuka. Saat lalat masuk ke dalam stoples, mereka akan terjebak di dalam cairan sabun.

    Nyamuk

    Nyamuk kerap mengganggu saat seseorang tengah diam atau tidur. Jika tidak menimbulkan gatal di kulit, nyamuk sering membuat suara bising di dekat telinga apalagi saat rumah tidak menyalakan lampu.

    Cara mengusir yang diketahui efektif adalah dengan menyalakan lilin beraroma serai yang telah diberi cuka apel. Serai adalah pengusir nyamuk yang ampuh. Ditambahkan cuka apel akan lebih efektif.

    Kecoa

    Banyak sekali orang yang mengaku tidak menyukai kehadiran kecoa karena hewan satu ini cukup berani untuk menyerang balik. Selain berjalan dengan cepat, kecoa juga bisa terbang saat diserang.

    Cara yang paling tepat untuk mengusir kecoa adalah mencampurkan cuka apel dan air ke dalam botol semprotan. Semprotkan larutan tersebut ke sudut-sudut tempat kecoa biasa ditemukan. Mereka tidak menyukai aroma cuka apel dan akan pergi saat menciumnya.

    Siput

    Hewan bercangkang satu ini memang jarang ditemui di dalam rumah sebab makanan mereka adalah daun tanaman. Namun apabila di rumah juga memiliki taman atau kebun mini mungkin saja menemukan siput di salah satu tanamannya. Cara untuk mencegah siput datang dan merusak tanaman di rumah bisa dengan menyemprotkan cuka apel di sekitar taman atau pot.

    Tikus

    Tikus adalah hewan pengerat yang bisa merusak perabotan di rumah. Selain itu, bisa menjadi masalah jika tikus membuat kotoran di dalam rumah karena selain bau juga bisa membawa wabah penyakit.

    Gunakan kapas yang direndam di dalam cuka apel. Tempatkan kapas di area tempat keluar tikus. Bau cuka apel yang menyengat dapat menghalangi mereka untuk masuk ke dalam rumah.

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Bersihkan Furnitur Kayu hingga Atasi Pintu Seret, Ini 8 Manfaat Zaitun


    Jakarta

    Minyak zaitun umumnya digunakan sebagai bahan dapur dengan manfaat menyehatkan. Namun, minyak zaitun ternyata bisa digunakan untuk keperluan di luar dapur, lho!

    Selain menjadi campuran masakan, minyak zaitun bisa digunakan untuk memperbaiki pintu yang berderit. Manfaat minyak zaitun ini bisa membuat kita tidak harus membeli produk pembersih khusus lagi.

    Namun, sebelum digunakan mengatasi masalah di rumah, pastikan minyak zaitun yang kita punya adalah yang tepat. Untuk penggunaan rumah tangga seperti ini, minyak zaitun yang harganya terjangkau, mudah diganti, dan digunakan untuk memasak sehari-hari adalah yang terbaik, terutama jika dibutuhkan dalam jumlah besar.


    Lantas, apa saja manfaat minyak zaitun untuk mengatasi masalah di dalam rumah? Melansir Real Simple, Rabu (14/2/2024), berikut manfaat minyak zaitun untuk digunakan di rumah.

    Membersihkan Baja Tahan Karat yang Bernoda

    Beberapa bahan pembersih bisa membuat krom dan baja tahan karat menjadi kusam. Sebagai gantinya, gunakan minyak zaitun dan lap bersih atau tisu untuk membersihkan noda atau menghilangkan minyak dari kompor. Jika perlu, gunakan kain lembut untuk menggosok residu tersebut.

    Membuat Lilin Mudah Dibersihkan

    Gosokkan sedikit minyak zaitun ke dasar tempat lilin sebelum memasukkan lilin agar lilin yang menetes tidak menempel. Saat lilin dipadamkan, lilin akan mudah terkelupas.

    Mengatasi Ritsleting yang Tersangkut

    Oleskan setetes minyak zaitun pada gigi ritsleting yang tersangkut. Pastikan minyak tidak mengenai kain. Setelah dioleskan minyak zaitun, ritsleting akan bergerak dengan mudah ke atas dan ke bawah.

    Membersihkan Furnitur Kayu Berdebu

    Gunakan minyak zaitun sebagai bahan pembersih debu alami. Caranya, cukup oleskan pada kain dan seka permukaan kayu.

    Mengatasi Pintu Berdecit

    Lumasi engsel pintu yang berisik dengan minyak zaitun di atas kain. Usapkan kain pada bagian atas engsel sehingga minyak mengalir ke bagian samping. Pastikan kamu tidak menggunakan terlalu banyak minyak agar tidak berceceran.

    Mengatasi Perabotan yang Kusam

    Minyak zaitun juga bisa berfungsi sebagai pemoles furnitur yang ramah lingkungan. Hal ini akan sangat bermanfaat untuk perbaikan instan saat ada tamu yang tak terduga. Campurkan minyak zaitun dan cuka putih suling dengan rasio 3:1. Uji di area kecil terlebih dahulu sebelum digunakan di seluruh furnitur.

    Melepaskan Stiker yang Menempel

    Gunakan minyak zaitun untuk melepaskan stiker yang membandel atau perekat lainnya dari permukaan kaca. Oleskan minyak zaitun dengan tisu atau kain lembut, gosok dengan kuat, dan bilas dengan air sabun hangat. Jika masih belum berhasil, coba tambahkan sedikit pasta gigi dengan minyak zaitun.

    Melepaskan Cat atau Permen Karet pada Kulit atau Rambut

    Terakhir, kamu juga bisa gunakan untuk minyak zaitun untuk melepaskan cat atau permen karet pada kulit atau rambut. Caranya, basahi kain atau tisu dengan minyak zaitun. Untuk permen karet, bungkus kain di sekitar permen karet dan diamkan selama beberapa menit. Permen karet akan kehilangan kelengketannya dan mudah dilepas. Untuk cat, bersihkan noda dengan lembut.

    Demikianlah manfaat minyak zaitun untuk mengatas berbagai masalah di rumah.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Baru Tahu! Ternyata Harga Rumah Juga Bisa Turun


    Jakarta

    Banyak yang mengira kalau harga properti akan terus meningkat. Rupanya pandangan itu tidak sepenuhnya benar.

    Menurut Pengamat Properti Anton Sitorus, bisnis properti tidak selalu memiliki harga yang meningkat. Kadang kala, harga properti juga bisa turun.

    “Pada prinsipnya properti itu sama aja kayak bisnis yang lain, ada naik turunnya,” ungkapnya kepada detikcom belum lama ini.


    “Cuma memang, selama ini orang melihat properti harganya naik terus kan, tapi nggak juga banyak juga yang harganya terkoreksi,” sambungnya.

    Salah satu contohnya adalah ketika terjadi pandemi COVID-19. Anton mengatakan, saat itu ada banyak properti yang mengalami penurunan harga.

    Senada, Pengamat dan Ahli Properti Steve Sudijanto mengatakan, terkait naiknya harga properti itu karena ada hukum ekonomi, yaitu jika banyak permintaan maka harganya akan meningkat. Terlebih lagi terkait rumah dan apartemen.

    “Jadi harga rumah itu, seiring dengan supply and demand, pertumbuhan penduduk, pertumbuhan ekonomi, kegiatan di kawasan tersebut, jika di kawasan tersebut ada kegiatan ekonomi dan populasi meningkat, itu pasti harga properti akan naik,” paparnya kepada detikcom.

    Faktor-faktor yang membuat harga properti turun

    1. Hal-hal tak terduga seperti pandemi COVID-19

    Pandemi COVID-19 memang memiliki dampak pada semua sektor, termasuk bisnis properti. Pada saat itu, banyak orang yang memperketat pengeluaran uang karena ketidakpastian ekonomi. Hal ini membuat harga properti sempat jatuh.

    “Kalau kemarin waktu awal-awal COVID-19 itu kan orang pada takut semua kan, banyak (properti) yang turunnya sampai 30-40% karena sudah nggak berani jual mahal, karena kondisinya waktu itu sosial, ekonomi, benar-benar kebanting lah,” kata Pengamat Properti Anton Sitorus kepada detikcom belum lama ini.

    Namun demikian, beda situasi beda harga. Tak semua kejadian akan mengakibatkan harga properti turun hingga 40%.

    2. Lokasi

    Lokasi suatu properti juga bisa menjadi faktor turunnya harga properti. Misalnya, lokasi yang rawan banjir.

    “Rumah-rumah di situ (daerah rawan banjir) bikin orang-orang nggak mau tinggal karena banjir jadi banyak yang pindah, banyak yang kosong-kosong. Ya itu biasanya harga jadi turun,” papar Anton.

    3. Pemilik properti butuh uang

    Biasanya, jika pemilik properti sedang butuh uang, ia akan segera menjual aset propertinya tanpa melihat harga pasar.

    “Penjualnya butuh uang. Ini saya bukan bilang primary market ya mungkin ini lebih ke kebanyakan secondary market, rumah-rumah yang sudah dibeli berapa tahun lalu,” kata Pengamat dan Ahli Properti Steve Sudijanto kepada detikcom.

    Ia juga menyebutkan, apabila dilihat secara jeli, bahkan masih ada aset properti yang dijual turun hingga 30%, termasuk tanah.

    4. Ingin melepas beban

    Ya, memiliki aset properti tentunya ada beban tersendiri. Kita harus merawatnya agar tetap memiliki nilai jual yang mahal. Terlebih lagi dengan biaya Pajak Bumi Bangunan (PBB) yang juga mahal.

    “Mereka ingin lepas (properti) karena membebani, karena kan PBB sekarang sudah nggak murah, terus rumah itu biasanya dibeli karena disewakan kembali, nggak ada penyewanya, jadi ya daripada membebani yaudah jual aja,” papar Steve.

    Tips agar harga apartemen tidak turun

    1. Perhatikan kondisi properti

    Misalnya kamu memiliki properti berupa rumah, ada baiknya kamu merawat bangunan dan lingkungan rumah. Contohnya mengecat dinding rumah hingga perbaiki bagian rumah yang bocor. Jadi, jika sewaktu-waktu rumah itu dijual, keadaannya masih baik dan bisa dibeli dengan harga sesuai pasar atau bahkan lebih.

    2. Perhatikan kondisi lingkungan properti

    Jika kamu memiliki properti rumah, ada baiknya kamu menjaga hubungan baik dan proaktif dengan rukun tetangga atau RT. Misalnya, jika ada jalan berlubang di dekat rumahmu bisa segera diperbaiki, lalu memiliki penerangan jalan yang cukup, hingga faktor keamanan sekitar.

    “Jadi ada dua yang harus diperhatikan, kondisi rumah sendiri dan sekitar rumah kita, itu harus kerja sama dengan RT dan warga sekitar kita. Kalau dua hal itu bisa dijaga dengan baik, pasti harga properti akan tetap bagus,” ungkap Pengamat dan Ahli Properti Steve Sudijanto kepada detikcom beberapa waktu lalu.

    Hal yang sama juga berlaku untuk gedung perkantoran. Bagi pemilik gedung, harus memberikan dan menjaga fasilitas yang ada agar harga properti tidak turun.

    “Kalau gedung kantor itu (dirawat) parkirannya bersih, fasilitas umumnya bersih, toiltenya bersih, aman, gedungnya kinclong, AC-nya dingin, gensetnya berfungsi, tangga daruratnya bersih, liftnya beroperasi, pasti orang mau tinggal atau menyewa di situ. Apalagi dekat MRT, kantinnya bersih, ada tempat kopi tapi harga nggak mahal, pasti laris (gedungnya),” jelasnya.

    Sebab, yang dicari banyak orang saat ini adalah hunian atau tempat kerja yang memiliki fasilitas umum yang memadai. “Properti yang memiliki ekosistem yang nyaman, yang bagus, yang baik, itu pasti harga propertinya bertahan dan naik,” pungkas steve.

    3. Jangan salah pilih properti

    Sebelum membeli properti, ada baiknya kamu melihat properti tersebut. Misalnya, lokasinya bebas banjir, dekat ke pusat bisnis dan perbelanjaan, dapat dipastikan tidak akan ada pelebaran jalan, dan lainnya.

    “Jadi itu untuk menghindari kalau misalnya terjadi kenapa-napa jadi harganya nggak turun. Makanya perlu riset dulu sebelum membeli, jadi nggak asal-asalan (pilih properti),” kata Pengamat Properti Anton Sitorus kepada detikcom.

    Demikian informasi terkait harga properti, faktor-faktor yang bisa membuat harganya turun hingga tips agar harga properti nggak turun. Semoga bermanfaat!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Barang Dapur yang Nggak Cuma buat Masak tapi Bisa Bikin Lantai Bersih



    Jakarta

    Selain disapu, lantai juga perlu dipel agar bersih dari berbagai kotoran. Mengepel lantai tidak hanya membuat lantai bersih, tetapi juga harum. Cara umum yang biasa dilakukan adalah dengan mencampurkan air pel dengan cairan pembersih sekaligus pengharum lantai.

    Namun, beberapa bahan di dapur ternyata bisa dijadikan alternatif campuran dalam air pel, lho! Bahan-bahan ini tidak hanya akan membuat lantai bersih, namun juga harum.

    Mengapa Pakai Bahan Dapur untuk Mengepel?

    Mengepel lantai dengan menggunakan bahan yang sudah tersedia di dapur bisa menghemat pengeluaran. Kamu tidak perlu lagi membeli cairan pembersih lantai karena sudah memiliki bahan alternatifnya di rumah.


    Selain itu, bahan dapur biasanya berasal dari alam yang membuat keamanan penggunaannya terjamin. Karena berasal dari alam, bahan dapur tidak mengandung bahan kimia yang bisa membahayakan. Dengan menggunakan bahan dapur tersebut untuk membersihkan lantai, kamu bisa tenang dan tak perlu khawatir akan membahayakan keluarga di rumah.

    5 Bahan Dapur untuk Mengepel Lantai

    Memangnya bahan dapur apa saja yang bisa digunakan untuk membersihkan lantai? Melansir Real Simple dan Cleanipedia, Jumat (17/11/2023), berikut daftarnya.

    1. Cuka Putih

    Cuka putih bukan hanya untuk memasak, tetapi juga merupakan pahlawan pemusnah bakteri untuk lantai keras, seperti ubin dan laminat. Dengan tingkat keasaman pH dua hingga tiga, cuka putih bisa menghilangkan kotoran tanpa merusak lapisan lantai. Penggunaan cuka putih cocok untuk lantai tile, vinyl, linoleum, dan laminat. Kamu cukup mencampurkan ½ cangkir cuka per 3 liter air. Kelebihannya, kamu tidak perlu membilas lantai setelah dipel.

    2. Boraks

    Jika kamu menghadapi noda dan kotoran yang sulit, boraks adalah solusi pembersih yang kuat. Mirip dengan baking soda, Boraks memiliki sifat sedikit abrasif dan mampu menghilangkan noda serta bau tak sedap. Penggunaan boraks cocok untuk lantai ubin, beton, batu yang tersegel, vinyl, dan linoleum. Campurkan ⅛ cangkir boraks per 3 liter air. Setelah dipel, pastikan lantai dibilas dengan air biasa untuk menghindari residu.

    3. Minyak Serai

    Minyak serai merupakan bahan dapur lainnya yang bisa kamu gunakan untuk membersihkan lantai. Selain membantu membunuh kuman, serai juga punya aroma segar yang dijamin mencegah bau tak sedap dari rumah Anda. Sebagai nilai tambah, serai juga punya manfaat mengusir serangga, lho.

    4. Minyak Lavender

    Sejak lama, lavender dikenal memiliki khasiat untuk kesehatan. Minyak lavender mengandung khasiat sebagai antibiotik, antiseptik, antivirus, dan antibakteri. Karena itulah, minyak lavender juga bisa digunakan untuk membersihkan lantai. Kamu cukup mencampurkan air dan cuka, lalu menambahkan sedikit minyak lavender untuk membersihkan lantai. Campur saja lima sampai enam tetes minyak lavender dengan 1 ember air hangat dan secangkir cuka putih. Lantai rumah pun akan jadi bersih dan harum.

    5. Baking Soda

    Baking soda bisa jadi andalan untuk membersihkan noda membandel dan noda minyak pada lantai rumah. Caranya, taburkan beberapa sendok baking soda ke noda pada lantai, lalu teteskan sedikit air untuk menimbulkan reaksi pada baking soda. Setelah itu, gosok dengan pel hingga noda hilang dan lantai keramik tak kusam lagi. Kamu juga bisa menambahkan minyak kayu putih pada campuran baking soda dan air untuk membantu membunuh kuman dan bakteri.

    Hal yang Perlu Diingat

    Meskipun bahan-bahan tersebut aman digunakan secara terpisah, penting untuk memperhatikan keamanan saat mencampurkannya dengan cairan pembersih lantai. Beberapa kombinasi tertentu bisa menghasilkan senyawa beracun sehingga pastikan untuk membaca petunjuk penggunaan dan hindari mencampur bahan-bahan yang tidak cocok.

    Demikianlah 5 bahan dapur yang bisa kamu manfaatkan untuk membersihkan lantai. Dengan lima bahan dapur ini, lantai bersih dan harum bukan lagi mimpi! Ingatlah untuk selalu mengganti air pel secara teratur dan sesuaikan campuran dengan jenis lantai di rumahmu.

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Mengusir Tikus Pakai Bawang Merah


    Jakarta

    Salah satu cara yang paling ampun untuk mengusir tikus adalah dengan menggunakan bawang merah. Tikus dipecaraya tak menyukai aroma bawang merah yang menyengat sehingga tikus akan pergi dan tak balik lagi.

    Ya, mengusir tikus bandel yang mengganggu di rumah bisa dilakukan dengan banyak cara. Kita tak perlu repot untuk mencari bahan dan alat karena tikus bisa diusir dengan bahan-bahan sehari-hari yang kita punya di rumah.

    Salah satunya adalah bawang merah. Tapi, bagaimana cara mengusir tikus menggunakan bawang merah? Dilansir dari nakita.grid (19/2/2024), berikut cara mengusir tikus dengan bawang merah.


    Cara Mengusir Tikus dengan Bawang Merah

    1. Siapkan beberapa siung bawang merah

    2. Kupas kulit dan potong bawang merah menggunakan pisau,

    3. Lalu, letakkan di tempat-tempat yang mudah dijangkau tikus seperti lubang, dan lain sebagainya

    4. Biarkan selama beberapa hari

    5. Apabila sudah layu, ganti dengan potongan bawang merah yang baru

    Dengan begitu, bawang merah akan bekerja membasmi tikus yang ada di rumah.

    Cara Mencegah Tikus Kembali lagi

    Agar selanjutnya tidak didatangi oleh tikus, kamu wajib melakukan hal ini:

    1. Simpan persediaan makanan di dalam wadah dengan tutup yang terbuat dari kaca atau bahan metalik

    2. Jika ditemukan adanya lubang bekas gigitan tikus segera perbaiki

    3. Jangan biarkan barang-barang menumpuk

    4. Pasang jaring kawat pada lubang ventilasi agar tak menjadi pintu masuk tikus

    5. Gunakan tempat sampah yang punya penutup

    6. Pastikan pintu tidak memiliki celah yang bisa menjadi pintu masuk dan keluar tikus

    7. Apabila ada pipa yang rusak dan berlubang, segera perbaiki

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Bahaya Ngeri Tungau Kasur dan 4 Cara Membasminya


    Jakarta

    Pernah kamu mendengar hewan tungau? Ya, tungau adalah hewan kecil yang biasa berkeliaran di tempat tidur kita. Sifat tungau seperti kutu yang bisa bikin kulit gatal dan kemerahan.

    Bahkan bila dibiarkan tungau juga bisa menyebabkan efek berbahaya bagi tubuh kita lho. Apalagi, tungau banyak hidup di kasur tempat kita beristirahat.

    Bentuknya yang kecil membuat tungau terkadang tak kasat mata dan susah dibasmi. Butuh cara khusus untuk membasmi makhluk yang satu ini.


    Apa saja bahaya tungau dan bagaimana membasminya? Berikut penjelasannya mengutip Fumida

    Bahaya Gigitan Tungau

    Tungau dapat menggigit di bagian tubuh mana saja, mulai dari wajah, leher, tangan, perut, hingga kaki. Gigitan tungau tersebut dapat menyebabkan bahaya terhadap kesehatan sebagai berikut:

    Infeksi Kulit

    Beberapa infeksi kulit yang disebabkan oleh tungau antara lain impetigo, ecthyma, scabies, dan cellulitis.

    Reaksi Alergi

    Dalam beberapa kasus, reaksi alergi yang parah dapat menyebabkan pembengkakan pada beberapa area wajah hingga kesulitan menelan dan bernapas. Reaksi alergi pun yang dialami berbeda-beda oleh setiap pengidapnya. Namun, reaksi alergi yang sering terjadi seperti hidung berair, mata gatal dan kemerahan, hidung tersumbat, hingga yang terparah sesak napas

    Nah, oleh karena itu, kita perlu membasmi tungau bila tidak ingin dapat bahaya di atas.

    Cara Membasmi Tungau

    1. Menjemur Perabotan Rumah

    Tips pertama yang dapat lakukan adalah menjemur perabotan rumah tepat di bawah sinar matahari terik. Karena tungau menyukai tempat yang lembab, maka setelah dijemur di bawah terik matahari tungau pun akan pergi meninggalkan perabotan rumah kamu.

    2. Cuci Dengan Air Panas

    Mencuci perabotan rumah dan barang di sekitarnya dengan air panas. Seperti setelah menjemur kasur, maka pastikan kamu mencuci sprei dengan air panas yang berfungsi untuk mengusir tungau sehingga tidak bersarang kembali di kasur atau perabotan rumah lainnya.

    3. Campuran Bawang

    Bawang putih dan bawang merah bisa jadi bahan ampuh untuk mengusir tungau dari rumah. kamu cukup haluskan bawang menggunakan blender lalu oleskan campuran bawang putih dan merah tersebut ke bagian yang kira-kira terdapat tungau seperti di sudut kasur, di atas permukaan karpet atau di beberapa celah pada sofa kamu.

    4. Semprot dengan Larutan Garam

    Membuat semprotan larutan garam sangat mudah. kamu cukup mencampurkan garam dan air lalu semprotkan ke permukaan perabotan rumah yang kamu curigai terdapat tungau. Tunggu beberapa jam dan tungau pun akan kabur bahkan mati setelah terkena spray larutan garam tersebut.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 12 Penyebab Debu Sering Muncul di Rumah Meski Sering Dibersihkan



    Jakarta

    Rumah kamu banyak debu? Sudah berulang kali dibersihkan tapi tetap saja rumah terasa kotor dan berdebu. Bisa jadi hal ini penyebabnya.

    Bila dibiarkan debu dan kotoran bisa jadi sumber penyakit misalnya infeksi kulit seperti gatal-gatal hingga yang lebih serius yakni gangguan pernapasan.

    Oleh karena itu, debu dan kotoran di rumah harus segera dibersihkan. Namun persoalannya, meski sering kita bersihkan, debu selalu muncul.


    Bisa jadi ini sumber debu di rumah menurut laporan Den Garden

    1. Kotoran dari Jalan, Taman, atau Halaman Rumah

    Sinar matahari dan hujan dapat mengikis aspal atau beton di jalanan, kemudian menciptakan partikel-partikel kecil yang dapat tersapu masuk ke dalam rumah melalui udara. Udara yang masuk ke rumah kamu melalui angin di bawah pintu atau melalui jendela yang terbuka.

    Serta debu yang terbawa dengan sepatu yang kamu kenakan. Di kebun, tanah dan rumput menempel pada sol sepatu kamu. Begitu kamu menyeretnya saat berjalan, tanah dan rumput mengering dan merupakan salah satu kontributor utama debu di rumah.

    2. Serat dari Pakaian

    Pakaian dibuat dari bahan tekstil yang ditenun atau dirajut dengan menggunakan serat mentah seperti wol, katun, poliester, nilon dan akrilik. Adapun seprai umumnya terbuat dari bahan katun, linen atau polyester. Barang-barang ini terus-menerus melepaskan serat saat kamu berpakaian, membuka pakaian, serta merapikan tempat tidur. Kamar tidur mungkin adalah tempat paling kotor karena aktivitas kamu di sana.

    3. Karpet

    Sama seperti pakaian, karpet dan pelapis furnitur sering dibuat dari tekstil sintetis atau alami seperti nilon atau wol. Karena karpet sering diinjak dan dilalui maka membuat serat terbang melalui udara. Selain itu, karpet yang sering diinjak juga akan menjadi magnet debu dan kotoran.

    4. Remah Makanan

    Remah dari makanan seperti roti, kue kering, dan remah sereal adalah sumber debu lain di lantai. Remah-remah makanan ini diinjak-injak dan akhirnya hancur sampai partikel-partikel kecil terangkat ke udara dan mendarat di permukaan.

    5. Kulit Mati dan Rambut dari Tubuh dan Hewan peliharaan

    Rambut di tubuh kamu terus-menerus rontok, baik rambut di kepala, alis, bulu mata, dan bagian tubuh lainnya. Adapun sel-sel baru tumbuh di bawah kulit kamu, sementara lapisan sel terluar dilepaskan menjadi kulit mati.

    6. Tisu dan Lap Dapur

    Kertas tisu terbuat dari serat pulp kayu dan saat kamu bersin atau membersihkan tumpahan dengan tisu, kertas dan seratnya akan hancur.

    7. Bagian Tubuh serangga yang Mati

    Ketika serangga kecil misalnya laba-laba, lalat, tawon, kutu kayu, kumbang tanah, kecoak, ngengat, hingga semut mati, tubuhnya mengering dan kerangka luar mereka yang keras tertinggal, pecah dan menambah kumpulan debu atau kotoran di rumah. Jaring laba-laba juga menumpuk di sudut-sudut ruangan dan berkontribusi pada kotoran.

    8. Jamur dan Bakteri

    Di rumah yang lembab, jamur hitam bisa menjadi masalah di dinding. Bakteri juga bisa menjadi masalah pada tempat yang lembab. Pembusukan atau kekeringan benda yang disebabkan jamur dapat merusak furnitur dan kayu. Spora dari jamur dan serpihan kayu yang rapuh hanyalah sumber debu lainnya di rumah.

    9. Daun, Bunga, dan Serbuk Sari

    Selama musim kemarau, serbuk sari dan kelopak bunga bisa masuk ke dalam ruangan. Di musim hujan yang berangin, daun-daun kering berhembus di pintu. Begitu masuk, semua barang ini mengering dan menjadi berkerut, mudah hancur menjadi partikel berdebu. Daun dan bunga juga bisa berasal dari tanaman dalam ruangan.

    10. Mikroplastik

    Kamu pasti sering mendengar tentang bahaya mikroplastik di lautan dan bahaya yang ditimbulkannya saat tertelan dan terkonsentrasi di kehidupan laut. Semua barang seperti plastik, tas, perkakas dan benda berbahan plastik lain yang kamu gunakan di rumah juga dapat melepaskan partikel plastik kecil saat kamu menggunakannya. Hal ini terjadi sebagai akibat dari keausan dan abrasi saat digunakan saat ditangani atau digosok pada permukaan lain.

    11. Produk Perawatan Pribadi

    Kamu pastinya memiliki sabun, deodoran, kosmetik, hairspray,maupun parfum. Beberapa dari bahan ini jatuh dari tubuh kamu setelah digunakan setelah mengering. Semprotan dari kaleng aerosol tidak selalu mendarat tepat sasaran dan beberapa berakhir di udara, menjadi partikel debu.

    12. Kotoran dan Abu dari Kompor

    Ketika memasak dengan kompor, kerap kali kotoran dan abu muncul sebagai akibat dari pembakaran. Ini dapat berakhir sebagai debu. Selain itu, debu ini sangat ringan dan mudah terbang di udara saat kamu membersihkan kompor.

    Demikian 12 sumber debu yang membuat rumah berdebu. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Detergen di Rumah Habis? Ini 5 Bahan Alternatif untuk Cuci Pakaian


    Jakarta

    Mencuci pakaian tentunya adalah hal yang perlu dilakukan agar pakaian bersih. Namun, kadang-kadang detergen di rumah sudah habis dan belum sempat membeli lagi.

    Namun jangan khawatir! Ada beberapa bahan alternatif yang bisa kamu gunakan untuk mencuci pakaian. Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini 5 bahan alternatif untuk cuci pakaian jika detergen di rumah sudah habis.

    1. Sampo, Sabun Mandi Cair, Sabun Cuci Tangan

    Dilansir dari The Spruce, Senin (19/2/2024), sampo bisa menjadi alternatif kamu mencuci baju ketika detergen habis. Namun, jangan masukkan sampo ke dalam mesin cuci. Gunakan sampo untuk mencuci baju dengan tangan.


    Sebaiknya, sampo yang digunakan adalah sampo yang lembut seperti sampo bayi. Jangan gunakan sampo yang dicampur dengan conditioner atau untuk rambut berwarna.

    Adapun, gunakan satu sendok teh sampo untuk mencuci di wastafel kamar mandi yang sudah dipenuhi air.

    Selain itu, sabun mandi cair dan sabun cuci tangan juga bisa digunakan sebagai pengganti detergen. Sama seperti sampo, gunakan sabun dalam jumlah yang kecil saja.

    2. Sabun Batang

    Sabun batang juga bisa digunakan untuk mencuci baju dengan tangan. Biasanya sabun batang digunakan untuk membersihkan noda pada baju. Pilih sabun batang yang tidak mengandung minyak atau pelembut kulit untuk mencegah adanya noda.

    3. Sabun Cuci Piring

    Sabun cuci piring dapat digunakan untuk menghilangkan noda pada pakaian.

    “Sabun cuci piring juga pengganti yang baik untuk detergen saat kamu harus membersihkan noda berminyak. Cukup gosokkan sabun secara langsung di pakaian dan cuci sesuai dengan label pakaian,” kata Pakar Tekstil Frej Lewenhaupt, dikutip dari Homes & Gardens.

    4. Baking Soda

    Jika kamu tidak punya detergen sama sekali di rumah, kamu bisa masukkan 1 cup baking soda ke dalam cucian yang berada di mesin cuci. Akan tetapi, jika ada noda, sebaiknya bersihkan noda terlebih dahulu sebelum memasukkan pakaian ke dalam mesin cuci dan gunakan air hangat ketika mencucinya.

    5. Cuka

    Cuka juga bisa jadi pengganti detergen untuk membersihkan pakaian. CEO IHatelroning, layanan laundry di New York City, Matt Connelly, mengungkapkan banyak orang yang menggunakan cuka dibandingkan pemutih karena memberikan efek memutihkan dan mencerahkan yang sama pada pakaian.

    “Cuka juga bisa membantu membersihkan noda tanpa perlu bahan kimia yang keras dari detergen. Namun, terlalu banyak penggunaan cuka juga bisa merusak selang karet dan menimbulkan sisa pada mesin cuci yang bisa membuatnya rusak. Jadi sebaiknya digunakan secara terpisah (tidak digunakan di mesin cuci) atau dicuci menggunakan tangan,” jelasnya, dikutip dari Homes & Gardens.

    Itulah 5 bahan alternatif untuk mencuci baju ketika detergen di rumah habis. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Alasan Tanah Hibah Harus Segera Dibuat Sertifikat



    Jakarta

    Mendapatkan tanah hibah memang menyenangkan. Akan tetapi, ada hal yang harus dilakukan yaitu segera membuat sertifikat hibah.

    Tanah hibah bisa diberikan oleh siapa saja dan kepada siapa saja, seperti dari orang tua kepada anaknya, kakak kepada adiknya, dan lainnya. Tapi, bila tanah hibah tidak segera dibuatkan sertifikat, bisa saja terjadi sengketa di kemudian hari.

    “Benar (tanah hibah harus segera dibuat sertifikat). Jika tidak diurus secepatnya, disinyalir dapat menimbulkan konflik di kemudian hari,” kata Advokat Muhammad Rizal Siregar, S.H, M.H kepada detikProperti, Senin (19/2/2024).


    Untuk diketahui, menurut pasal 1666 KUHPerdata, penghibahan adalah suatu persetujuan dengan nama seorang penghibah menyerahkan suatu barang secara cuma-cuma, tanpa dapat menariknya kembali, untuk kepentingan apapun dan alasan apapun.

    Untuk pengurusan tanah hibah, kata Rizal, memang agak berbeda dari pengurusan tanah biasa. Sebab, diperlukan persetujuan pemberi hibah sebelum dibuatkan sertifikat.

    “Apabila hibah telah disetujui semua pihak, maka segala perbuatan yang ada di atas tanah tersebut tidak bisa ditarik kembali walaupun dengan mekanisme jual beli,” ujarnya.

    “Ketentuan tanah hibah, tidak dapat berubah fungsi walaupun ada master plan dari pemerintah untuk mendesain tata ruang daerah/pemda/pemko, sehingga tanah tersebut bisa dilakukan tukar guling (ruislag) di aman fungsi tanah hibah tidak berubah walaupun telah dipindahkan melalui ruislag,” tambahnya.

    Tanah hibah yang diberikan tidak bisa batal walaupun belum sempat dibuatkan sertifikat hibah. Jika ingin dibuatkan sertifikat, biasanya yang mengurus adalah orang/badan hukum yang menerima hibah, pemberi hibah hanya menandatangani akta hibah baik di bawah tangan ataupun di depan notaris.

    “Hibah tidak akan batal apabila telah disetujui oleh pemberi hibah, baik di bawah tangan, ataupun notaris. Untuk dapat mengurus sertifikat atas hibah di mana orang tersebut meninggal, maka bisa diurus oleh penerima hibah dengan menunjukkan surat kematian,” kata Rizal.

    (abr/dna)



    Sumber : www.detik.com