Blog

  • 5 Cara Menghias Halaman Rumah Agar Tampak Indah & Hidup


    Jakarta

    Rumah yang terlihat indah tentu menjadi idaman banyak orang, sehingga membuat para pemilik berusaha mendesain dan mendekorasi rumah sebagus mungkin. Selain bangunan rumah, menghias halaman rumah pun tidak kalah pentingnya untuk melengkapi tampilan rumah.

    Terlebih menghias halaman rumah bisa menambahkan kesan kehidupan pada rumah. Sebab, penghuni rumah akan semakin tertarik menghabiskan waktu beraktivitas di ruang outdoor.

    Untuk itu, halaman rumah perlu diperhatikan juga dengan mengisinya dengan hal-hal yang fungsional dan menarik. Melansir dari Real Simple, berikut ini cara menghias halaman rumah agar terlihat semakin indah dan hidup.


    Tambahkan Warna

    Dekorasi aksen warna-warni dapat memperindah halaman rumah. Warna-warna yang cerah akan membuat area-area pada halaman terkesan ceria. Kamu bisa menambahkan warna dengan tanaman hias, pot, kursi, ataupun lampu.

    Penerangan

    Memasang lampu-lampu untuk dinyalakan pada malam hari dapat membuat halaman tampak bersinar dengan indah. Kamu bisa memilih berbagai jenis lampu di antaranya lampu gantung, lampu tiang, bahkan lentera.

    Ayunan

    Beri ayunan di luar rumah sebagai tempat untuk keluarga bersantai dan bermain bersama sambil menghirup angin sejuk. Kamu dapat memasang ayunan bermain, ayunan sofa di teras, atau ayunan kayu dengan kanopi di halaman.

    Tempat Duduk

    Meski tidak memiliki lahan yang cukup luas ataupun tidak tertarik beraktivitas outdoor, tentu sekadar duduk dan bersantai di luar rumah ketika cuaca bagus akan terasa menyenangkan. Sediakan beberapa tempat duduk beserta meja kecil untuk sekedar minum teh di pagi hari.

    Berkebun

    Kamu bisa coba untuk berkebun agar halaman rumah tampak lebih hidup dengan tumbuh-tumbuhan seperti tanaman hias ataupun sayur-mayur. Selain cantik, tumbuhan tersebut bisa bermanfaat untuk penghuni rumah ketika membutuhkan obat herbal ataupun bahan makanan.

    Namun, jika memiliki ruang halaman yang terbatas, kamu bisa mengakalinya dengan menyusun pot secara vertikal dengan rak ataupun gantungan.

    Itulah lima cara menghias halaman rumah untuk mendapatkan ruang outdoor yang tampak lebih indah dan hidup. Semoga bermanfaat!

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Bolehkah Menyalakan AC Seharian Selama 24 Jam Nonstop? Ini Penjelasannya



    Jakarta

    Penyejuk udara yang juga disebut AC (air conditioner) memang banyak dipakai oleh masyarakat, terutama ketika cuaca sedang panas. Udara akan terasa sejuk bila AC menyala dengan sempurna. Akan tetapi, apa boleh menyalakan AC seharian selama 24 jam secara nonstop?

    Meski menyejukkan, ternyata penggunaan AC tidak boleh sembarangan, apalagi bila digunakan secara berlebihan. Perlu ada keseimbangan antara kenyamanan menggunakan AC dengan berbagai dampak yang timbul setelahnya.

    Lantas apa sama dampak dari menyalakan AC seharian selama 24 jam tanpa henti? Berikut sederet resiko yang dapat muncul dari penggunaan AC yang terlalu lama, dilansir dari laman SoCool.


    Filter Udara Tersumbat

    AC berfungsi dengan mengambil udara dari luar rumah untuk kemudian difilter menjadi udara dingin, lalu dilepaskan di dalam rumah. Udara secara terus menerus melalui filter selama menyala, sehingga akan ada lebih banyak sumbatan kotoran seiring digunakan.

    Jika filter tidak rutin diganti, maka kualitas udara yang masuk ke dalam rumah pun akan menurun yang nantinya bisa menimbulkan masalah-masalah lainnya.

    Pemborosan Energi

    Ada sebagian dari masyarakat yang percaya menyalakan AC seharian akan menghemat energi karena tidak perlu bekerja keras mendinginkan ruangan. Padahal, AC akan memakan lebih banyak tenaga untuk semakin mendinginkan ruangan melebihi suhu udara paling dingin pada settingannya.

    Tagihan Listrik Membengkak

    Semakin lama AC digunakan, maka semakin banyak juga listrik yang terpakai. Oleh karena itu, tentunya tagihan listrik akan semakin membengkak, terlebih jika menyalakan AC seharian selama 24 jam nonstop.

    Pencemaran Lingkungan

    Terlalu lama menyalakan AC juga akan berdampak buruk bagi lingkungan. Sebab, penggunaan AC sebenarnya menyumbang hampir 35% emisi gas rumah kaca tahunan di sebuah rumah.

    Meskipun AC diklaim ramah lingkungan, bukan berarti tidak menghasilkan emisi sama sekali. Apalagi jika menyalakannya seharian penuh, maka semakin banyak emisi yang dihasilkan.

    Korsleting Listrik

    Penggunaan AC secara terus-menerus dapat menyebabkan kabel listrik rumah menjadi terlalu panas dan berpotensi menjadi sumber kebakaran, salah satu kekhawatiran utama adalah kemungkinan kebakaran akibat listrik.

    Gangguan Kesehatan

    Dengan menyalakan AC seharian berarti tubuh akan terus berada dalam ruangan yang dingin. Hal ini bisa menimbulkan gangguan kesehatan di antaranya sakit tenggorokan, kulit kering, dan alergi.

    Selain itu, AC yang dipakai terlalu sering rawan memiliki filter yang tersumbat, sehingga debu dan polutan akan terhirup. Jika berkepanjangan, dikhawatirkan akan menimbulkan penyakit yang berkaitan dengan pernapasan.

    Masa Pakai Berkurang

    Umumnya, masa pakai AC cukup lama di kisaran 10-12 tahun. Akan tetapi, beberapa faktor bisa membuat masa pakai berkurang. AC yang menyala terus-menerus memberikan tekanan yang berlebihan pada sistem, sehingga membuat AC lebih cepat aus dan meningkatkan risiko kerusakan lebih cepat.

    Membiarkan AC menyala seharian selama 24 jam nonstop juga bisa membuat kumparan evaporator membeku. Hal tersebut akan menyebabkan aliran udara tidak memadai atau tidak ada sama sekali, yang pada dasarnya mengakibatkan kegagalan seluruh sistem AC.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Umur Berapa Kamu Baru Tahu Kalau Ini Tempat Taruh Outdoor AC yang Benar?


    Jakarta

    AC adalah alat yang banyak digunakan untuk mendinginkan atau menuruhkan suhu ruang saat cuaca sedang panas. Namun, jika AC di rumah kamu tidak bisa mendinginkan dengan maksimal atau bahkan membuat ruangan menjadi panas, bisa saja kamu salah menempatkan outdoor AC kamu.

    AC yang biasa kita pasang di rumah adalah jenis split AC yang terdiri dari outdoor dan indoor AC. Outdoor AC adalah bagian kipas yang berbentuk kotak dan terpasang di luar rumah. Untuk menjalankan indoor AC, kita harus menyambungkan antara indoor dan outdoor AC ini.

    Penempatan outdoor AC sangat penting untuk diperhatikan karena penempatan yang salah bisa mempengaruhi kinerja AC dalam mendinginkan ruangan. Akan tetapi, masih banyak orang yang salah atau tidak mengetahui penempatan outdoor AC yang benar sehingga membuat AC sering bermasalah.


    Dalam catatan yang dikutip dari All Purpose Air Conditioning, Berikut adalah tempat yang benar untuk taruh outdoor AC kamu.

    Taruh outdoor AC di tempat yang tidak terkena matahari langsung

    Tempat yang paling baik untuk menaruh AC outdoor kamu adalah tempat yang jauh dari cahaya matahari langsung. Kamu bisa menempatkannya di tembok yang menghadap ke utara atau selatan karena arah ini cenderung tidak terkana cahaya langsung dari matahari. Usahakan untuk menghindari arah timur atau barat karena akan membuat AC bekerja lebih dan mengakibatkan pemborosan energi.

    Taruh Outdoor AC di Tempat yang Terbuka dan Datar

    Pasang unit di tempat yang kering, stabil, dan berventilasi baik untuk mempermudah AC menurunkan suhu ruangan dengan baik. Penting untuk memastikan bahwa outdoor AC kamu tidak terhalang apapun karena akan menghambat proses pendinginan dan membuat AC bekerja kurang efisien.

    Taruh Outdoor AC di Tempat yang Jauh dari Pohon dan Tempat Kotor

    Walaupun tempat yang teduh paling optimal untuk menaruh Outdoor AC, tapi menaruhnya di tempat yang dekat dengan pohon juga sangat tidak dianjurkan. Menaruh outdoor AC di dekat pohon bisa menarik dedaunan dan kotoran ke dalam unit. Selain itu, menaruh outdoor AC di tempat yang dekat dengan air juga sangat dilarang, jadi jika ada area di mana hujan cenderung menggenang, pasang outdoor AC di posisi yang lebih tinggi.

    Itulah beberapa tempat yang baik untuk menaruh outdoor AC kamu, jangan sampai salah lagi ya!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Syarat, Biaya, dan Cara Balik Nama Sertifikat Tanah Warisan


    Jakarta

    Ketika memperoleh tanah warisan, penting untuk mengurus balik nama sertifikat tanah waris. Ini dilakukan untuk menghindari permasalahan hukum yang bisa terjadi di kemudian hari, seperti sengketa atau perebutan tanah.

    Konflik berkaitan dengan kepemilikan tanah kerap kali terjadi, tak terkecuali di antara ahli waris yang menerima tanah warisan. Maka dari itu, pensertifikatan tanah waris perlu dilakukan segera.

    Sebelum pembuatan sertifikat tanah, proses membalik nama tanah harus dilakukan terlebih dulu. Lantas, bagaimana cara balik nama sertifikat tanah warisan?


    Cara Balik Nama Sertifikat Tanah Warisan

    Mengurus balik nama sertifikat tanah waris dilakukan di kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN). Prosesnya harus melewati beberapa tahap, mulai dari persiapan dokumen, persyaratan, hingga pengajuan berkas ke kantor BPN.

    Berdasarkan Pasal 42 Peraturan Pemerintah (PP) No. 24 tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah, pemohon yang mendaftarkan peralihan hak tanah karena pewarisan mesti menyerahkan sejumlah dokumen.

    Dokumen tersebut, meliputi: sertifikat hak yang bersangkutan, surat kematian orang yang namanya dicatat sebagai pemegang haknya, dan surat tanda bukti sebagai ahli waris.

    Apabila penerima warisan tanah hanya satu orang, pendaftaran peralihan hak tanah dilakukan kepada orang tersebut berdasarkan surat tanda bukti sebagai ahli waris. Dan jika penerimanya lebih dari satu orang, peralihan hak dilakukan berdasarkan surat tanda bukti ahli waris dan akta pembagian waris.

    Dengan begitu, surat kematian dan surat tanda bukti ahli waris perlu dibuat terlebih dulu sebelum mendaftarkan peralihan hak tanah warisan ke kantor BPN.

    Sebelum balik nama juga, pajak/bea perolehan hak atas tanah dan bangunan karena pewarisan atau BPHTB Waris dan PBB tahun berjalan harus dibayarkan.

    Syarat Balik Nama Sertifikat Tanah Warisan

    Ada sejumlah persyaratan yang perlu disiapkan untuk membalik nama sertifikat tanah warisan. Berikut persyaratannya seperti dikutip dari situs PPID Kementerian ATR/BPN:

    • Formulir permohonan yang telah diisi dan ditandatangani pemohon atau kuasanya di atas materai cukup
    • Surat kuasa apabila dikuasakan
    • Fotokopi identitas pemohon/para ahli waris (KTP, KK) dan kuasa apabila dikuasakan, yang telah dicocokkan dengan aslinya oleh petugas loket
    • Sertifikat tanah asli
    • Surat keterangan waris sesuai peraturan perundang-undangan
    • Akta wasiat notariil
    • Fotokopi SPPT dan PBB tahun berjalan yang sudah dicocokkan dengan aslinya oleh petugas loket, penyerahan bukti SSB (BPHTB), dan bukti bayar uang pemasukan (pada saat pendaftaran hak)
    • Penyerahan bukti SSB (BPHTB), bukti SSP/PPH untuk perolehan tanah lebih dari 60 Juta Rupiah, dan bukti bayar uang pemasukan (pada saat pendaftaran hak).

    Prosedur Balik Nama Sertifikat Tanah Warisan

    Sebagaimana penjelasan di atas, berikut langkah-langkah balik nama sertifikat tanah warisan.

    • Pembuatan surat kematian dan surat tanda bukti ahli waris
    • Pembayaran pajak/bea perolehan hak atas tanah dan bangunan karena pewarisan atau BPHTB Waris dan PBB tahun berjalan
    • Penyiapan berkas dan persyaratan yang diperlukan seperti tertera di atas
    • Penyerahan dokumen dan persyaratan ke kantor BPN.

    Proses peralihan nama atas hak tanah karena pewarisan di kantor BPN membutuhkan waktu penyelesaian sekitar lima hari kerja atau bisa lebih.

    Setelahnya, akta pembagian waris atau akta pembagian harta bersama (APHB) dapat dibuat di hadapan pejabat pembuat akta tanah (PPAT).

    Biaya Balik Nama Sertifikat Tanah Warisan

    Biaya balik nama sertifikat tanah warisan dihitung berdasarkan nilai tanah yang dikeluarkan BPN. Biaya peralihan hak tanah waris yang dikenakan juga tergantung luas tanahnya.

    Kamu bisa menghitung biaya balik nama sertifikat tanah waris dengan rumus: (nilai tanah per meter persegi (m²) X luas tanah per meter persegi (m²) / 1.000

    Sebagai contoh, ada sebidang tanah warisan seluas 500 m² di wilayah A. Adapun nilai tanah per m² di wilayah tersebut sebesar Rp 1.500.000. Maka biaya balik nama sertifikat tanah waris tersebut yakni sekitar Rp 750.000.

    Demikian informasi mengenai persyaratan, biaya, serta cara balik nama sertifikat tanah warisan. Semoga membantu!

    (azn/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Biaya Urus Sertifikat Tanah yang Hilang Beserta Syarat dan Caranya


    Jakarta

    Hilangnya Sertifikat tanah memang merepotkan. Sebab, sertifikat tanah adalah salah satu dokumen penting yang harus disimpan.

    Dengan adanya sertifikat tanah, kekuatan hukum terhadap suatu bidang tanah tidak bisa diganggu gugat, apalagi kalau sudah Sertifikat Hak Milik (SHM). Namun jangan khawatir kalau sertifikat tanah hilang.

    Sertifikat baru dapat diterbitkan sebagai pengganti sertifikat yang hilang atas permohonan pemegang hak atas tanah yang namanya tertera dalam sertifikat. Adapun, lamanya proses pengganti sertifikat adalah 40 hari kerja sesuai ketetapan dari Badan Pertanahan Nasional (BPN).


    Kira-kira berapa ya biaya urus sertifikat tanah hilang?

    Biaya Urus Sertifikat Tanah yang Hilang

    Dalam FAQ laman atrbpn.go.id, Rabu (6/3/2024), biaya untuk menerbitkan sertifikat tanah pengganti yang hilang sekitar Rp 350.000 per sertifikat. Rinciannya, Rp 200.000 untuk biaya sumpah, Rp 100.000 untuk biaya salinan Surat Ukur, dan Rp 50.000 untuk biaya pendaftaran.

    Namun, untuk bisa mengurus penggantian sertifikat tanah yang hilang, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. Berikut ini syaratnya.

    Syarat Urus Sertifikat Tanah Hilang

    1. Menandatangani formulir permohonan dan ditandatangani pemohon atau kuasanya di atas meterai

    2. Surat kuasa apabila dikuasakan

    3. Fotokopi identitas pemohon (KTP, KK) dan kuasa apabila dikuasakan, yang telah dicocokkan dengan aslinya oleh petugas loket

    4. Fotokopi Sertifikat (jika ada)

    5. Surat Pernyataan di bawah sumpah oleh pemegang hak/yang menghilangkan

    6. Surat tanda lapor kehilangan dari Kepolisian setempat

    Tak hanya itu, kamu juga harus menyiapkan beberapa hal lainnya, yaitu:

    – Identitas diri

    – Luas, letak dan penggunaan tanah yang dimohon

    – Pernyataan tanah tidak sengketa

    – Pernyataan tanah/bangunan dikuasai secara fisik

    – Pengumuman di surat kabar

    Adapun, dikutip dari detikJatim yang melansir dari Hukum Online, menurut Irma Devita Purnamasari, SH, M.Kn. dalam buku “Hukum Pertanahan”, ada prosedur yang harus dilalui untuk mendapatkan sertifikat tanah pengganti.

    Cara Mendapatkan Sertifikat Tanah Pengganti:

    1. Surat laporan kehilangan sertifikat tersebut dari kepolisian setempat. Untuk mengajukan laporan hilang pemohon harus membawa:

    – Fotokopi sertifikat yang hilang (bila ada)
    – Surat keterangan Lurah setempat yang menerangkan bahwa memang benar ada tanah yang tertera dalam fotokopi sertifikat tanah tersebut dan berlokasi di kelurahan itu.

    2. Bukti pengumuman sertifikat hilang dalam surat kabar sebanyak 2×2 bulan

    3. Bukti pengumuman sertifikat hilang dalam Lembaran Berita Negara Republik Indonesia sebanyak 2×2 bulan

    4. Fotokopi KTP pemohon yang dilegalisasi

    5. Bukti Kewarganegaraan RI yang dilegalisasi

    6. Bukti Pembayaran Lunas PBB tahun terakhir

    7. Aspek penatagunaan tanah jika terjadi perubahan penggunaan tanah

    Setelah melengkapi seluruh dokumen serta surat kehilangan dan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dari kepolisian, maka anda dapat segera memblokir sertifikat anda, agar menghindari terjadinya penyalahgunaan sertifikat awal anda oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab.

    Alur Selanjutnya Melalui Proses Pengajuan, antara lain:

    1. Mengisi berkas permohonan sertifikat pengganti dan melengkapi persyaratan

    2. Pengambilan sumpah pemilik sertifikat di hadapan Kepala Kantor Pertanahan. Setelah itu, BPN akan mengumumkan berita acara pengambilan sumpah ke media. Jika tidak terdapat sanggahan atau gugatan dari orang lain kurang lebih selama satu tahun, maka proses penggantian sertifikat akan dilanjutkan

    3. Jika dokumen telah lengkap, maka pihak BPN akan meninjau kembali lokasi dan melakukan pengukuran ulang untuk memastikan keadaan tanah masih sama dengan yang tertera dalam Buku Tanah dan fotokopi sertifikat pemohon

    4. Penerbitan Sertifikat Pengganti, yang biasanya dapat terbit dalam kurun waktu 3 bulan, setelah permohonan diterima secara lengkap.

    Demikian informasi soal mengurus sertifikat tanah yang hilang. Semoga bermanfaat ya!

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Mengenal Apa Itu NJOP dan Cara Menghitungnya


    Jakarta

    Istilah NJOP kerap ditemukan ketika ingin membeli sebuah properti ataupun bidang tanah. Bagi kamu yang masih bertanya-tanya apa itu NJOP wajib simak informasi berikut ini.

    NJOP merupakan kependekan dari Nilai Jual Objek Pajak. Lebih jelasnya, NJOP merupakan salah satu variabel dalam menentukan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). PBB yang sering dikenakan pada objek tanah maupun bangunan biasanya pengenaan PBB untuk pedesaan dan perkotaan yang bisa disebut PBB-P2.

    Besaran pada NJOP ini memiliki pengaruh pada besaran tagihan PBB-P2. Merujuk pada peraturan Pasal 1 (3) Undang Undang PBB Pasal 1 (40) Undang-Undang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD) di mana NJOP didefinisikan sebagai harga rata-rata yang dihasilkan atas terjadinya transaksi jual beli secara wajar, dan apabila tidak terjadi transaksi jual beli maka NJOP akan ditentukan berdasarkan perbandingan harga dengan objek lainnya yang sejenis atau NJOP pengganti.


    Fungsi NJOP

    Dalam hal ini, misalnya terdapat pembeli atau penjual bangunan yang tidak mengetahui harga-harga properti saat ini yang akan ditawar. Mereka tidak paham kira-kira harga berapa yang tepat dalam transaksi jual beli ini. Maka atas permasalahan tersebut, NJOP hadir sebagai pematok atau penentu dari harga minimal untuk bangunan tersebut.

    Apabila harga yang ditentukan lebih tinggi dari NJOP, maka pemilik telah menawarkannya terlalu tinggi atau mahal. Begitupun sebaliknya, jika harganya lebih rendah dari pada NJOP, mungkin saja ada sesuatu hal yang mempengaruhi penentuan harga tersebut, sehingga harga telah ditawarkan terlalu rendah atau murah.

    Nilai Jual objek Pajak (NJOP) merupakan harga rata-rata yang diperoleh melalui transaksi jual beli. Akan tetapi, jika tidak terjadi transaksi jual beli, NJOP ditentukan melalui nilai harga dari sejumlah objek lainnya yang sejenis, nilai perolehan baru, atau NJOP pengganti.

    Dalam bidang properti, nilai jual yang ditetapkan negara sebagai dasar perpajakan bagi PBB dan nilai jual properti meningkat ketika adanya perkembangan dalam sebuah kawasan. Jika melakukan transaksi jual beli rumah, melalui NJOP kamu akan mengetahui seberapa besar pajak yang akan ditanggung.

    Nilai jual NJOP bersifat tidak menetap atau berubah-ubah, hal tersebut tergantung dari berapa harga jual tanah dan bangunan di kawasannya. Kawasan yang terpencil dengan nilai NJOP yang rendah dapat mengalami peningkatan seiring dengan berkembangnya kawasan tersebut disebabkan harga tanah dan bangunannya mengalami kenaikan.

    Adapun, pembayaran NJOP ditetapkan oleh pemerintah 3 tahun sekali, namun NJOP bisa ditetapkan setahun sekali diakibatkan nilai jual yang naik secara signifikan.

    NJOP dapat ditentukan melalui 3 hal berikut :

    1. Perbandingan dengan Objek Pajak Lain

    Dengan melakukan pengamatan dan penelitian untuk objek pajak lain yang sejenis untuk mengetahui nilai jualnya.

    2. Pergantian NJOP

    Didasari oleh pergantian NJOP yaitu hasil pemasukan dari objek pajak tersebut.

    3. Nilai Perolehan baru

    Perhitungan biaya didasari oleh transaksi pembelian dan dikurangi biaya yang harus dikeluarkan untuk penempatan objek pajak secara layak.

    Terdapat cara agar kamu dapat melihat besaran NJOP suatu wilayah yaitu dengan mendatangi langsung kantor kecamatan tempat di mana lokasi maupun bangunan properti berada. Namun, kamu juga dapat mengeceknya melalui situs online dengan membuka situs resmi pemerintah provinsi dan anda akan menemukan informasi mengenai NJOP per meter.

    Anda dapat menentukan harga rumah berdasarkan besaran persentase NJOP di kawasan tersebut. Berikut langkah – langkah dalam menghitung NJOP suatu rumah :

    Cara Menghitung NJOP/meter :

    Hitung luas total tanah
    Hitung luas total bangunan
    Cari tahu mengenai NJOP/meter tanah dan bangunan yang terdapat dalam lokasi rumah tersebut.

    Setelah mencari tahu mengenai NJOP/meter dan luas tanah dan bangunannya, berikut langkah-langkah rumus NJOP yang harus dihitung :

    Luas tanah x NJOP/meter tanah = total harga tanah
    luas bangunan x NJOP/meter bangunan = total harga bangunan
    harga tanah + harga bangunan = nilai jual rumah

    Berikut merupakan contoh perhitungan untuk menentukan harga jual rumah :

    Luas tanah = 100 meter persegi

    Luas Bangunan = 70 meter persegi

    NJOP/meter tanah = Rp 2.500.000 per meter persegi

    NJOP/meter bangunan = Rp 3.500.000 per meter persegi

    Luas tanah x NJOP/meter tanah = 100 x Rp 2.500.000 = Rp 250.000.000 (Harga tanah)

    Luas bangunan x NJOP/meter bangunan = 70 x Rp 3.500.000 = 245.000.000 (Harga bangunan)

    Harga tanah + Harga bangunan = Rp 250.000.000 + Rp.245.000.000 = 495.000.000 (Nilai jual rumah)

    Itulah pengertian NJOP dan cara menghitungnya. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati Rumah Ambles, Kenali Penyebab dan Cara Cegahnya


    Jakarta

    Tanah amblas, atau tanah ambles sering kali menjadi ancaman bagi sebuah bangunan. Masalah tanah ambles ini biasanya diakibatkan oleh faktor kondisi tanah dan lingkungan sekitarnya. Maka dari itu pondasi bangunan yang kuat menjadi peran penting dalam menanggulangi masalah rumah ambles.

    Pondasi merupakan struktur utama dari sebuah bangunan yang berada di bawah tanah, fungsinya adalah untuk menahan beban dari bangunan. Oleh karena itu, pondasi yang kuat akan menentukan kualitas ketahanan sebuah bangunan.

    Tetapi memiliki pondasi yang kuat bukanlah satu-satunya hal yang perlu kamu perhatikan saat membangun sebuah rumah agar tidak terjadi kerusakan berlebihan ketika terjadi rumah ambles.


    Sebelum membahas tips untuk mencegah rumah ambles, kamu juga harus tahu dulu nih penyebab dari rumah ambles. Mengutip dari blkp.co.id, ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya pondasi rumah ambles.

    Penyebab Terjadinya Pondasi Rumah Ambles

    1. Retak

    Keretakan pada pondasi adalah alasan yang sangat umum terjadi. Retaknya pondasi bisa menurunkan tingkat kestabilan dari sebuah bangunan.

    2. Bocor

    Kebocoran pada pondasi juga menjadi alasan mengapa pondasi rumah ambles. Walaupun pondasi tidak memiliki keretakan, tetap bisa terjadi kebocoran. Hal ini biasanya terjadi karena tingkat kelembaban tanah yang tinggi, hal ini mengakibatkan air merembes kedalam pondasi dan merusaknya secara perlahan.

    3. Lahan Tidak Rata

    Permukaan tanah yang tidak rata bisa terjadi karena tekanan. Hal ini bisa terjadi akibat air atau hewan di dalam tanah, atau terjadi perubahan suhu yang mendadak.

    4. Lingkungan Sekitar

    Kondisi tanah yang tidak stabil juga bisa diakibatkan oleh lingkungan di sekitar bangunan. aktivitas kendaraan bermuatan berat bisa membuat struktur tanah berubah. Hal ini tentunya akan mempengaruhi pondasi rumah.

    5. Lokasi Bangunan

    Faktor penyebab rumah ambles yang terakhir adalah lokasi rumah. Tentunya rumah yang dibangun di persawahan, di pinggir tebing, pegunungan, dan pantai memiliki potensi tinggi terjadinya pergerakan tanah. Hal ini bisa mengakibatkan pondasi rumah ambles.

    Akibat dari pondasi rumah yang ambles cukup banyak, dari mulai kerusakan pada dinding, lantai rumah pecah, retak, dan bergelombang, hingga kerusakan komponen bangunan lainnya. Maka dari itu kamu harus teliti dalam membangun sebuah pondasi.

    Tapi kamu tidak perlu khawatir. Dibawah ini ada beberapa tips yang bisa kamu lakukan agar rumah tidak ambles.

    Tips Mencegah Rumah Ambles

    1. Pemampatan

    Tips pertama untuk mencegah rumah amblas yaitu dengan melakukan pemadatan tanah. biasanya dilakukan dengan menggilas atau menggetarkan tanah agar tanah lebih rapat dan padat. Hal ini dilakukan agar daya tahan tanah meningkat.

    2. Pra Pembenahan

    Sebelum membangun rumah, sebaiknya kamu menata beban yang akan diaplikasikan pada tanah. Hal ini perlu dilakukan untuk mengurangi resiko tanah amblas.

    3. Drainase

    Membuat drainase yang baik bisa menjadi kunci untuk mengatur kelembaban tanah. Sehingga resiko terjadinya rumah amblas bisa berkurang.

    4. Pengadukan Encer

    Pengadukan encer adalah metode mencampurkan bahan pengikat kedalam tanah. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kekuatan tanah.

    5. Stabilisasi Kimia

    Stabilisasi Kimia adalah proses memodifikasi tanah dengan mencampurkan bahan kimia khusus ke dalamnya, sehingga terbentuk material baru pada tanah pondasi. Tujuan dari proses ini juga untuk meningkatkan daya tahan tanah.

    6. Geotekstil

    Menggunakan material geotekstil di bawah pondasi bisa meningkatkan daya tahan pondasi tersebut. Gunanya untuk meredam efek pondasi ambles, cara kerjanya adalah untuk memberikan lapisan pendukung tambahan di bawah pondasi.

    7. Pilih Lokasi

    yang terakhir tentunya kamu harus bisa memilih lokasi pembangunan dengan tanah yang baik. Sehingga kamu tidak perlu terlalu khawatir dengan masalah pondasi rumah ambles.

    Itulah rangkuman tips mencegah rumah ambles. Semoga bermanfaat!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Mau Membeli Sofa? Hati-hati dengan 5 Warna Ini


    Jakarta

    Sofa adalah salah satu furnitur yang memiliki peran penting sebagai daya tarik utama ruang tamu atau ruang keluarga. Sofa adalah investasi jangka panjang, sehingga penting untuk mempertimbangkan berbagai hal sebelum memilih sofa.

    Salah satu hal yang penting diperhatikan saat memilih sofa adalah warna. Mengutip Livingetc, interior desainer Margherita Thumiger dan Louise Glynn berpendapat bahwa sofa adalah furnitur yang kerap mendominasi suatu ruangan. Oleh karena itu, warna sofa sangat berpengaruh terhadap keseluruhan tampilan ruangan.

    Warna sofa tentu sesuai selera masing-masing orang. Akan tetapi, sebaiknya detikers berhati-hati dengan beberapa warna sofa tertentu.


    Warna yang Sebaiknya Dihindari Saat Memilih Sofa

    Berikut 5 warna yang sebaiknya dihindari untuk sofa detikers.

    1. Putih

    Warna sofa pertama yang sering disarankan untuk dihindari adalah warna putih sebab rawan kotor. Bagi sebagian besar keluarga, ada hewan pemeliharaan atau anak-anak yang mungkin mengotori sofa putih. Jika sofa terlalu sering dibersihkan, kualitas sofa lama-kelamaan akan menurun.

    Jika detikers ingin memiliki sofa berwarna putih, alternatif yang bisa digunakan adalah slipcover atau sarung sofa. Slipcover mudah dilepas dan dibersihkan sehingga sofa putih detikers tetap terlihat bersih.

    2. Merah Menyala

    Merah adalah warna yang elegan, tetapi mampu menghasilkan energi bergairah dan bersemangat yang kurang cocok dengan ruang keluarga sebagai tempat untuk bersantai.

    Selain itu, warna terang seperti merah akan pudar seiring waktu. Margherita dan Louise menyarankan untuk menghindari warna-warna menyala jika sofa diletakkan di tempat yang terkena cahaya matahari.

    Warna merah juga cukup sulit untuk dipadukan dengan warna-warna lain. Jika detikers tertarik dengan warna merah, perhatikan warna lantai, dinding, dan furnitur lain di dalam ruangan.

    Alternatif warna merah menyala yang bisa diambil adalah nuansa merah yang lain, seperti warna burgundy yang lebih tenang tetapi tetap memberikan kesan elegan.

    3. Abu-abu

    Interior desainer Anne Hindley berpendapat bahwa abu-abu memberikan kesan modern, tetapi juga bisa menimbulkan kesan formal dan kaku. Ini kurang cocok untuk ruang tamu atau ruang keluarga yang mestinya nyaman.

    Jika detikers memutuskan menggunakan warna abu-abu untuk sofa ruang tamu atau ruang keluarga, manfaatkan dekorasi dengan warna-warna yang cocok, seperti warna kuning tanah (ochre), agar ruangan memiliki kesan lebih hidup.

    4. Warna atau Pola yang Sedang Tren

    Warna atau pola yang sedang tren memang menarik, tetapi sofa adalah furnitur yang digunakan dalam jangka waktu yang lama. Ketika memilih sofa, pilihlah warna yang tidak lekang oleh waktu.

    Interior desainer Kelly Cinnamond-Santos menyarankan agar warna sofa sebaiknya lebih netral. Warna atau pola yang sedang tren bisa dipakai untuk dekorasi tambahan seperti sarung bantal yang bisa diganti di kemudian hari.

    5. Hitam

    Warna hitam mampu memberikan kesan suram, gelap, dan negatif ke sebuah ruangan. Jika detikers menginginkan sofa berwarna hitam, pilih bahan yang mampu memantulkan cahaya agar sofa hitam terlihat lebih menarik dan tidak kaku.

    Misalnya, sofa hitam yang terbuat dari kulit memberikan kesan klasik, elegan, dan tidak lekang oleh waktu.

    Itu dia 5 warna yang sebaiknya dihindari saat memilih sofa. Tetapi, bukan berarti warna-warna ini tidak boleh dipakai sama sekali, ya! Semoga artikel ini membantu detikers yang sedang ingin membeli sofa.

    (fds/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Cara Mengeringkan Pakaian di Dalam Ruangan Tanpa Sinar Matahari


    Jakarta

    Musim hujan kerap menghambat kegiatan di luar ruangan, salah satunya adalah menjemur pakaian. Pakaian basah lebih cepat kering kalau dijemur di luar ruangan yang terpapar sinar matahari.

    Namun tanpa panas matahari, pakaian tetap bisa kering jika terkena angin. Dengan cara ini, pakaian tidak perlu diletakkan di halaman untuk dijemur karena angin dapat membantu penguapan air. Angin juga bisa diciptakan di dalam rumah seperti menggunakan kipas angin sehingga praktis.

    Ketika mengeringkan pakaian, diperlukan ruangan untuk meletakkan pakaian tersebut. Namun, tidak semua rumah memiliki ruang menjemur pakaian di dalam rumah atau halaman berkanopi. Contohnya rumah yang sempit dan penuh dengan barang. Meletakkan banyak pakaian di dalam rumah beserta gantungannya bisa membuat ruang gerak terbatas dan suhu ruangan menjadi lebih lembap.


    Mengutip dari Ideal Home pada Kamis (6/3/2024), ada beberapa cara menjemur pakaian di dalam ruangan agar cepat kering di musim hujan.

    Letakkan di Ruangan yang Memiliki Ventilasi

    Diperlukan ruangan yang memiliki jendela atau ventilasi yang menjadi jalan pembuangan penguapan air. Dengan begitu kamu tidak perlu takut pakaian berjamur yang biasanya disebabkan suhu yang lembap.

    Menggantungnya di Kamar Mandi

    Cara ini bisa kamu terapkan di rumah atau kamar hotel yang memiliki penyangga tirai untuk bathtub atau shower. Baju-baju yang basah bisa dijemur di penyangga tersebut. Namun sebelum melakukannya, pertimbangkan berat pakaian. Penyangga tirai bathtub belum tentu kuat untuk menahan beban belasan pakaian basah.

    Menggunakan Dehumidifier

    Dehumidifier bisa dimanfaatkan untuk mengeringkan pakaian karena dapat menyerap udara lembap di sekitarnya dan mengeluarkan kembali udara kering dan hangat.

    Gunakan Aluminium Foil

    Jika kamu memiliki mesin pengering, coba tambahkan ke dalamnya aluminium yang sudah dibentuk menjadi bola kertas. Aluminium foil ini dapat mempercepat dan mengurangi listrik statis yang melekat pada pakaian sehingga pakaian dapat lebih cepat kering.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Manfaat Jemur Bantal-Guling di Bawah Matahari


    Jakarta

    Perlengkapan tidur seperti bantal, guling, bahkan kasur perlu dijaga kebersihan dan dirawat. Salah satu perawatannya adalah dengan menjemur bantal-guling di bawah sinar matahari.

    Ternyata, menjemur bantal-guling di bawah sinar matahari memiliki banyak manfaat. Contohnya agar tidak lembab sehingga bisa mencegah tumbuhnya jamur.

    Tak hanya itu, masih ada berbagai manfaat lainnya. Dilansir dari BTN Properti, Kamis (7/3/2024).


    Manfaat Jemur Bantal-Guling di Bawah Sinar Matahari

    Mencegah Tumbuhnya Jamur-Mikroorganisme

    Bantal-guling rentan menyerap kelembaban dari keringat tubuh saat tidur. Apabila perlengkapan tidur lembab bisa memicu tumbuhnya jamur dan tungau.

    Jamur dan tungau dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti memicu alergi, asma, maupun iritasi kulit.

    Dengan menjemur perlengkapan tidur di bawah sinar matahari dapat mengurangi kelembaban yang ada dan menjadikannya lebih kering serta mencegah pertumbuhan jamur dan tungau.

    Tak hanya itu, menjemur perlengkapan tidur di bawah sinar matahari juga bisa menghambat pertumbuhan mikroorganisme, seperti virus, kuman.

    Mengurangi Bau Tidak Sedap

    Perlengkapan tidur yang lembab karena keringat, minyak, maupun partikel lainnya bisa menimbulkan bau tak sedap. Maka dari itu, perlu menjemur perlengkapan tidur di bawah sinar matahari untuk membantu menghilangkan bau tak sedap.

    Menjaga Kesehatan Kulit

    Keringat dan minyak tubuh yang menempel pada kasur maupun bantal bisa menyebabkan masalah kulit, seperti iritasi hingga munculnya jerawat. Dengan menjemur perlengkapan di bawah sinar matahari dapat mengeringkan keringat dan minyak untuk mengurangi risiko permasalahan pada kulit.

    Memperpanjang Umur Perlengkapan Tidur

    Menjemur perlengkapan tidur secara teratur dapat membantu mengurangi kelembaban yang dapat merusak bahan bantal-guling. Dengan merawat perlengkapan tidur dengan baik tentunya akan bertahan dalam jangka waktu yang lama, sehingga kamu tidak perlu mengeluarkan uang lagi untuk menggantinya.

    Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Saat Menjemur Bantal-Guling

    Saat menjemur perlengkapan tidur, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Berikut ini daftarnya.

    Cek Petunjuk Perawatan

    Sebelum menjemurnya, pastikan kamu membaca petunjuk perawatan perlengkapan tidur. Petunjuk ini memberikan informasi tentang cara untuk merawat barang tersebut, termasuk apakah perlengkapan tidur kamu boleh atau tidak dijemur di bawah sinar matahari.

    Pilih Waktu yang Tepat

    Pilih waktu yang tepat saat menjemur perlengkapan tidur, misalnya saat matahari tidak terlalu terik. Matahari pagi atau sore cocok untuk menjemur perlengkapan tidur.

    Hindari Paparan Langsung Matahari Terlalu Lama

    Sebaiknya kamu tidak menjemur perlengkapan tidur di bawah paparan sinar matahari langsung terlalu lama, apalagi kalau perabot tidur kamu terbuat dari bahan yang rentan terhadap sinar UV. Hal itu bisa meminimalisir risiko perubahan warna dan menjaga ukuran asli perlengkapan tidur.

    Selain itu, jangan jemur batal-guling terlalu sering. Sebab, paparan sinar matahari yang berlebihan dapat merusak perlengkapan tidur dan menyebabkan perubahan warna.

    Itulah manfaat dan hal yang perlu diperhatikan saat menjemur perlengkapan tidur. Semoga bermanfaat!

    (abr/dna)



    Sumber : www.detik.com