Blog

  • Islam Anjurkan Rumah Punya ‘Ruang Lesehan’, Begini Alasannya



    Jakarta

    Sering kali terlihat dekorasi interior ala Arab menggunakan permadani dan bantal di lantai alias lesehan.

    Ternyata kebiasaan ini tidak hanya terpaut tradisi Arab saja, tetapi juga merupakan anjuran bagi muslim untuk duduk, tidur, bahkan makan di lantai.

    Hal tersebut merupakan sunnah, yakni perbuatan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW. Perbuatan dan gaya hidup Nabi SAW menjadi panduan dan anjuran bagi umat Islam untuk mengikuti kebiasaannya.


    Melansir dari laman Home Synchronize, banyak keluarga muslim yang memilih untuk duduk di lantai dengan dilengkapi karpet dan bantal.
    Diketahui Nabi SAW kerap kali duduk, makan, dan tidur lesehan di lantai. Namun, bukan berarti tidak boleh ataupun dilarang adanya kursi di rumah seorang muslim.

    Hal tersebut terinspirasi dari cara makan Nabi SAW yang selalu makan dengan lesehan di lantai.

    Sebagaimana hadis riwayat Al-Bukhari No. 5415 dari Sayyidina Anas Anas Radhiyallahu anhu yang mengatakan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah makan di atas meja makan dan tidak pula di atas sukurrujah.

    Selain itu, Nabi SAW juga duduk dengan tawadhu’, yakni duduk di atas kedua lututnya atau di atas punggung kedua kaki atau berposisi dengan kaki kanan ditegakkan dan duduk di atas kaki kiri. Hal ini juga sesuai dengan posisi duduk Nabi SAW yang diriwayatkan dalam hadis.

    “Aku tidak pernah makan sambil bersandar, aku hanyalah seorang hamba, aku makan sebagaimana layaknya seorang hamba dan aku pun duduk sebagaimana layaknya seorang hamba.” [HR. Al-Bukhari no. 5399].

    Lebih lanjut, kebiasaan lesehan terinspirasi dari cara tidur Nabi SAW yang kerap terlihat tertidur di berbagai tempat, termasuk di lantai.
    ‘Abbad bin Tamim dari pamannya meriwayatkan ia pernah melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidur terlentang di masjid dalam keadaan meletakkan satu kaki di atas lainnya berdasarkan HR. Bukhari No. 475 dan Muslim No. 2100.

    Meski demikian, tidak berarti ada larangan menggunakan kasur. Sebab, Nabi SAW juga tidur di tempat tidur, matras, tikar, lantai, bahkan terkadang di atas pasir atau jubah hitam.

    Adapun matras Nabi SAW terbuat dari kulit yang diisi dengan sabut ataupun beralaskan wol kasar yang dilipat dua.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Posisi Penempatan Pintu dan Jendela yang Baik Menurut Ajaran Islam



    Jakarta

    Bagi umat Muslim yang baru akan membangun rumah dan ingin menerapkan desain yang dianjurkan dalam Islam, kamu bisa menggunakannya pada saat memasang pintu dan jendela.

    Seperti yang diketahui, pintu adalah akses utama masuk ke rumah. Sementara jendela merupakan akses untuk mendapatkan cahaya alami dari matahari dan jalur sirkulasi udara apabila nantinya pintu ditutup.

    Menurut IslamiCity, yang dikutip pada Rabu (13/3/2024), terdapat panduan untuk merancang meletakkan pintu dan jendela yang baik di rumah di rumah sebagai berikut.


    Ketentuan Pintu yang Baik Menurut Islam

    Sebagai jalan utama masuk ke dalam rumah, sebaiknya posisi pintu tidak memperlihatkan isi keseluruhan rumah. Lebih baik pintu dihadapkan ke ruang tamu atau ruang depan. Lalu dari ruang tamu tersebut terdapat sekat berupa dinding atau lemari untuk mencegah interior di dalam rumah terlihat dari luar.

    Selain itu, buat pintu rumah tidak bersebelahan dengan pintu tetangga. Apabila pintu tetangga berada di sebelah kiri, maka kamu bisa membuatnya di tengah atau ikut di kiri. Hal ini juga berlaku bagi hunian di lingkungan yang padat atau apartemen.

    Ukuran pintu juga sebaiknya tidak terlalu besar. Jika ukurannya terlalu besar, kamu bisa membuatnya menjadi dua pintu. Sebagai unsur dekoratif agar pintu tidak terlihat monoton, kamu boleh menghias pintu depan dengan kaligrafi bertuliskan salam, doa, atau ayat-ayat al-Qur’an.

    Hindari mengukir pintu dengan gambar manusia atau hewan seperti bentuk kepala hewan atau bagian tubuh manusia yang dibuat dengan detail. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW dalam sebuah Hadits riwayat HR Ahmad, At-Tirmidzi, dan Ibnu Hibban.

    “Sesungguhnya malaikat tidak memasuki suatu rumah yang di dalamnya ada anjing dan gambar timbul (relief).”

    Sebagai tambahan kamu juga bisa melengkapi pintu dengan alat yang memudahkan tamu untuk memanggil penghuni rumah seperti bel.

    Ketentuan Desain Jendela Menurut Islam

    Hal penting yang perlu diperhatikan dari pemasangan jendela adalah fungsinya dapat melindungi privasi penghuninya. Desain yang disarankan adalah tidak perlu membuat jendela terlalu besar terutama yang langsung menghadap ke arah jalan dan bisa dilihat orang lain.

    Ketinggian jendela yang dianjurkan adalah di atas mata, tetapi masih mudah untuk dibuka atau ditutup. Menggunakan kaca buram dan semi-buram seperti kaca film diperbolehkan untuk keamanan dan kenyamanan penghuninya. Kamu juga boleh menambahkan balok di atas kusen sebagai penyangga yang biasa disebut balok latei.

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Ampuh Mengusir Tawon yang Bersarang di Rumah, Gunakan Bahan Ini


    Jakarta

    Tawon termasuk serangga yang senang menyengat jika merasa terganggu. Binatang ini terbilang cukup berbahaya bagi manusia, tetapi tak jarang tawon bersarang di dalam maupun di sekitar rumah.

    “Tawon menimbulkan bahaya yang signifikan, karena satu tawon atau sekelompok besar tawon dapat membahayakan atau bahkan berakibat fatal bagi individu dan hewan peliharaan yang sensitif,” ujar Ray Hess, ahli pengendalian hama, dikutip dari laman Real Simple.

    “Tidak seperti lebah madu, alat penyengatnya tidak berduri, sehingga memungkinkan mereka (tawon) menyengat berulang kali,” lanjutnya.


    Jika tawon membuat sarang di rumah, kamu yang hendak mengusir tawon pun jadi khawatir bakal tersengat. Lantas, bagaimana cara aman usir tawon?

    Ada lho cara efektif untuk mengusir tawon tanpa membuang sarangnya sehingga tak akan tersengat. Kamu bisa menggunakan bahan-bahan tertentu sebagai senjata utamanya. Simak cara dan bahan-bahan yang dipakai pada uraian di bawah ini.

    Cara Ampuh Mengusir Tawon

    Untuk mengusir tawon yang bersarang di rumah, kamu dapat mengikuti sejumlah bahan dan cara berikut yang dikutip dari laman Good Housekeeping. Dengan cara ini juga, serangga tersebut tidak akan datang kembali ke rumah.

    1. Semprotkan Air Sabun

    Air sabun menjadi bahan efektif untuk mengusir tawon di rumah. Untuk membuatnya, campurkan 2 sendok makan sabun cuci piring dan air ke dalam botol semprot lalu kocok sampai rata.

    Kamu bisa menyemprotkan campuran sabun dan air ini ke sarang tawon dari jarak jauh. Atau jika letak sarangnya di luar jangkauan, kamu dapat merobohkannya terlebih dulu dengan sapu. Setelah terjatuh, langsung semprotkan larutan ini ke sarangnya.

    Larutan air sabun ini ampuh karena mampu membuat tawon mati seketika dengan menyumbat pori-pori pernapasan atau spirakel mereka.

    2. Gunakan Campuran Cuka dan Air

    Cuka termasuk bahan yang cukup mudah ditemukan di rumah lantaran dapat digunakan untuk masak, membuat kue, hingga sebagai campuran untuk larutan pembersih. Di sisi lain, cuka bisa dipakai juga untuk mengusir tawon lho.

    Asam asetat yang dikandung cuka memiliki bau yang khas. Mencampurkannya dengan air dapat menghasilkan larutan yang efektif untuk memikat tawon serta membunuhnya.

    Campurkan cuka masak atau cuka apel, gula, dan air ke dalam mangkuk lalu aduk rata. Kemudian letakkan larutan ini di dekat sarang tawon. Nantinya, tawon bisa terperangkap dan tenggelam di larutan ini.

    3. Semprotkan Minyak Cengkeh

    Menurut sebuah penelitian, kombinasi minyak esensial cengkeh, geranium, dan serai ampuh mengusir tawon. Untuk membuat larutan pengusir tawon, kamu dapat mencampurkan beberapa tetes masing-masing minyak ini dengan sabun cuci piring, lalu masukkan ke dalam botol semprot.

    Jika hanya memiliki minyak cengkeh, kamu dapat menggunakannya sendiri. Larutkan minyak cengkeh dan sabun sedikit sabun cuci piring, kemudian aduk rata. Larutan ini juga bisa disemprotkan ke sarang tawon untuk mengusirnya.

    Aroma yang kuat dari cengkeh mampu bekerja selayaknya pengusir serangga. Dengan aromanya pula, tawon akan langsung meninggalkan sarangnya.

    4. Gunakan Cengkeh Utuh

    Selain minyak esensialnya, cengkeh utuh juga dapat dimanfaatkan lho. Kamu dapat meletakkan atau menggantungkan biji cengkeh ini di dekat sarang atau di area yang kerap dilalui tawon.

    Caranya dengan memasukkan beberapa cengkeh utuh ke dalam kantong plastik atau tempelkan cengkeh ke dalam lemon lalu letakkan atau gantungkan di lokasi yang strategis.

    5. Taburkan Bedak Bayi

    Bedak bayi dapat digunakan juga untuk mengusir tawon dari sarangnya. Serangga ini tidak menyukai aroma dari bedak bayi sehingga dapat membuatnya kabur.

    Kamu dapat menaburkan bedak bayi di sarang tawon atau menaburkannya di area yang sering serangga ini datangi.

    Selain sejumlah cara di atas, kamu juga dapat menutup rapat tong sampah maupun tempat daur ulang sampah yang ada di sekitar rumah. Bahan makanan juga harus ditutupi karena serangga penyengat ini menyukai makanan yang manis-manis.

    (azn/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Siapkan Duit Segini Kalau Mau Bangun Rumah Tipe 21, 36 dan 45



    Jakarta

    Membangun rumah impian tidak bisa dilakukan hanya semalam, perlu banyak pertimbangan dan perencanaan yang matang. Salah satunya adalah soal biaya. Perencanaan biaya yang baik akan membuat kamu terhindar dari biaya yang tidak diperlukan.

    Saat membuat perencanaan biaya, kamu harus memikirkan banyak aspek mulai dari bahan bangunan, luas rumah, dan bahkan biaya tukang.

    Dalam sebuah wawancara dengan detikProperti beberapa waktu lalu, Profesional Kontraktor PT.Gaharu Kontruksindo Utama Panggah Nuzhul Rizki mengatakan bahwa biaya pembangunan rumah biasanya sekitar Rp 4-5 juta per meter persegi di daerah Jabodetabek, tapi bisa juga berubah tergantung bahan yang dipilih.


    Dengan harga tersebut, kamu sudah bisa memilih beberapa tipe rumah yang dilengkapi dengan 2 kamar tidur, 1 kamar mandi, dan dapur.

    Jangan lupa juga untuk mempertimbangkan harga instalasi listrik yang berkisar di harga Rp 400.000, dan juga dana darurat sekitar 10-15% dari total biaya jika sewaktu-waktu dibutuhkan.

    Untuk kamu yang sedang dalam proses perencanaan pembangunan rumah, ini perkiraan biaya yang perlu kamu siapkan untuk membangun rumah sesuai tipe bangunannya:

    Rumah Tipe 21

    Rumah tipe 21 memiliki luas bangunan yang hanya 21 meter persegi, dengan dimensi 3 x 7 meter, 5,25 x 4 meter, dan 6 x 3,5 meter. Dengan luas dan dimensi tersebut, rumah tipe 21 ini bisa dikategorikan sebagai rumah yang kecil.

    Biaya Konstruksi 21 x Rp 4-5 Juta : Rp 84-105 Juta
    Biaya Instalasi Listrik : Rp 400 ribu
    Biaya Tak Terduga 10% x (Biaya Konstruksi + Biaya Instalasi) = 10% x Rp 84,4-105,4 Juta : Rp 8,4-10,5 Juta
    Total : Rp 92,8-116 Juta

    Rumah Tipe 36

    Rumah dengan tipe 36 dibangun dengan dimensi 6 x 6 meter atau 9 x 4 meter. Biasanya rumah tipe ini cocok untuk keluarga kecil atau pasangan yang baru menikah.

    Biaya Konstruksi 36 x Rp 4-5 Juta : Rp 144-180 Juta
    Biaya Instalasi Listrik : Rp 400 ribu
    Biaya Tak Terduga 10% x (Biaya Konstruksi + Biaya Instalasi) = 10% x Rp 144,4-180,4 Juta : Rp 14,4-18 Juta
    Total : Rp 158,8-198,4 Juta

    Rumah Tipe 45

    Rumah tipe 45 umumnya dibangun dengan dimensi 6 x 7,5 meter dan sudah mulai memasuki segmen middle-low.

    Biaya Konstruksi 45 x Rp 4-5 Juta : Rp 180-225 Juta
    Biaya Instalasi Listrik : Rp 400 ribu
    Biaya Tak Terduga 10% x (Biaya Konstruksi + Biaya Instalasi) = 10% x Rp 180,4-225,4 Juta : Rp 18-22,5 Juta
    Total : Rp 198,4-247,9 Juta

    Perlu diingat bahwa perkiraan harga tersebut belum mencakup harga tanah, ya. Jadi kamu perlu menambahkan harga tanah yang kamu beli sesuai dengan harga pasar agar bisa mendapatkan perkiraan biaya bangun rumah untuk tipe 21, 34, dan 45 dengan lebih tepat.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Begini Cara Merawat Sutil Kayu Agar Tetap Bersih dan Awet


    Jakarta

    Sutil kayu merupakan salah satu peralatan dapur yang sering digunakan. Di berbagai marketplace harganya cukup terjangkau, yakni mulai dari Rp 10 ribuan saja.

    Meski dapat dibeli dengan harga yang murah, sutil kayu tetap perlu dirawat dengan baik. Sebab, kalau sudah menghitam dan berjamur tentu akan terlihat jelek sekaligus tak bisa digunakan untuk makanan.

    Namun jangan khawatir, sebenarnya merawat sutil kayu terbilang mudah. Cara membersihkan sutil kayu pun juga gampang, namun tidak bisa dilakukan secara asal.


    Lantas, bagaimana cara merawat sutil kayu agar tetap bersih dan awet? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Cara Membersihkan Sutil Kayu

    Perlu diketahui bahwa sutil kayu dapat menyerap segala jenis minyak dan bau. Bahkan kalau tak segera dibersihkan, alat ini bisa menjadi tempat berkembangnya bakteri dan kuman.

    Oleh sebab itu, setelah menggunakan sutil kayu pastikan selalu dibersihkan dengan benar. Pastikan juga tidak ada lagi sisa-sisa makanan yang menempel.

    Mengutip laman The Spruce, berikut sejumlah cara membersihkan sutil kayu dengan benar:

    1. Cuci dengan Sabun Lembut

    Cara yang pertama adalah mencuci sutil kayu dengan sabun lembut. Sebab, sutil kayu rawan retak dan menimbulkan bercak noda.

    Untuk itu, disarankan menyuci sutil kayu dengan sabun lembut. Selain itu, gunakan air hangat dan spons non-abrasif setelah digunakan.

    2. Bilas dan Keringkan dengan Benar

    Membersihkan sutil kayu juga tak bisa sembarangan. Pastikan menggunakan air yang mengalir secara pelan, jangan terlalu kencang.

    Lalu, bersihkan sutil kayu dari sisa-sisa makanan yang masih menempel secara perlahan hingga bersih. Jika sudah, lap sutil kayu dengan kain microfiber, kemudian diamkan sampai kering. Setelah itu, sutil kayu dapat digunakan kembali.

    Sedikit informasi dari Ideal Home, ketika mengeringkan sutil kayu hindari menaruhnya di tempat yang terkena sinar matahari langsung atau dekat dengan sumber panas. Soalnya, sutil kayu bisa melengkung dan retak.

    Tips Merawat Kayu Sutil Agar Awet

    Agar tetap bisa digunakan kembali, berikut sejumlah tips merawat kayu sutil dengan baik dan benar:

    1. Segera Cuci Setelah Dipakai

    Jangan biarkan sutil kayu kotor dalam waktu lama. Jika sudah selesai digunakan namun belum sempat membersihkannya, biarkan sutil kayu terendam dalam air hangat. Usahakan jangan biarkan sutil kotor lebih dari 30 menit.

    2. Letakkan pada Posisi Berdiri

    Cara selanjutnya adalah dengan meletakkan sutil kayu dalam posisi berdiri. Hal ini demi mencegah kotoran yang menempel pada permukaan lainnya.

    “Menempatkan sutil kayu dalam posisi tegak daripada datar akan meningkatkan aliran udara dan mencegah kayu mengembang dan retak,” kata CEO dan pendiri perusahaan pembersih Daily Poppins, Nigel Bearman dikutip dari Ideal Home.

    3. Gosok dengan Minyak

    Agar sutil kayu tetap terlihat bagus, disarankan menggosoknya dengan minyak untuk makanan secara rutin. Hal ini dilakukan agar sutil kayu lebih tahan lama dan tidak mudah retak.

    Oh ya, pastikan minyaknya aman untuk makanan dan biarkan hingga benar-benar kering sebelum menggunakan sutil kayu untuk memasak.

    4. Jangan Dimasukkan ke Mesin Pencuci Piring

    Hindari memasukkan sutil kayu ke dalam mesin pencuci piring atau dishwasher. Panas tinggi dan bahan kimia keras dapat membuat tekstur sutil menjadi kasar, mengubah warna, hingga membuatnya kering.

    Itu dia cara membersihkan dan merawat sutil kayu agar tetap awet dan terlihat bagus. Semoga artikel ini dapat membantu detikers.

    (ilf/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Abaikan! 6 Tanda Rumah Perlu Renovasi


    Jakarta

    Merawat rumah adalah hal yang sangat penting dilakukan oleh setiap pemilik rumah untuk menjaga rumah tetap nyaman dan bebas dari masalah. Banyak hal yang bisa dilakukan untuk merawat rumah mulai dari hal yang sederhana seperti menjaga kebersihan rumah hingga renovasi rumah.

    Tapi, kapan waktu yang tepat untuk merenovasi rumah? Kamu bisa melakukan renovasi pada rumah ketika rumah mulai terasa tidak nyaman dan muncul tanda-tanda masalah di rumah yang perlu diatasi. Melansir dari laman Architecture Beast, berikut adalah 6 tanda rumah kamu perlu renovasi.

    1. Atap atau Genteng Bocor

    Atap atau genteng yang bocor adalah salah satu tanda besar rumah kamu perlu renovasi. Biasanya, kebocorannya ditandai dengan bintik-bintik air di langit-langit. Umumnya genteng memang harus diganti setiap 30 tahun sekali, tapi jika sudah banyak genteng kamu yang bocor kamu perlu segera memperbaikinya. Dalam beberapa kasus, atap yang bocor bisa menjadi pertanda adanya masalah yang lebih serius, sehingga perlu untuk segera dilakukan renovasi pada atap.


    2. Perlu Ruang Tambahan

    Ruang tambahan diperlukan saat kamu memiliki keluarga yang sedang berkembang. Ketika anak sudah remaja, mereka akan memerlukan kamar sendiri sehingga rumah kamu memerlukan renovasi untuk ruang tambahan. Renovasi untuk menambah ruangan pada rumah juga bisa mengubah tata letak rumah kamu, jadi hal ini bisa menjadi solusi juga untuk kamu yang butuh suasana dan tampilan rumah yang baru.

    3. Perbaikan Kecil yang Terus Berulang

    Perbaikan-perbaikan kecil di rumah adalah hal yang tidak bisa dihindari. Namun, jika kamu terus-menerus memperbaiki masalah yang sama setiap saat, ini bisa menjadi tanda bahwa rumah kamu memerlukan renovasi. Selain itu, melakukan renovasi juga bisa membantu kamu menghindari biaya berulang dan menjaga rumah kamu tetap berfungsi dengan efisien.

    4. Lantai Sudah Dalam Kondisi Buruk

    Hal lain yang menandakan bahwa kamu memerlukan renovasi adalah ketika lantai menjadi bobrok. Dibandingkan dengan bagian rumah lainnya, lantai biasanya lebih tahan lama. Namun seiring berjalannya waktu, lantai juga bisa rusak dan perlu untuk diganti. Selain dari sisi fungsional, merenovasi lantai juga bisa menambah nilai estetika pada rumah.

    5. Pipa Bocor

    Ketika pipa mulai bocor, itulah saatnya kamu untuk memanggil tukang ledeng dan melakukan renovasi. Sayangnya, banyak pemilik rumah yang menunda perbaikan pipa hingga masalahnya semakin parah. Meskipun hal ini mungkin tampak tidak penting pada saat itu, pipa yang rusak dapat merusak dan membahayakan fondasi rumah kamu.

    6. Banyaknya Rayap dan Hama

    Salah satu tanda yang tidak dapat disangkal bahwa rumah perlu renovasi adalah ketika kamu sering menemukan bukti adanya serangan rayap, terutama bagi kamu yang banyak menggunakan kayu sebagai furnitur rumah. Rayap dapat menyebabkan kerusakan besar pada rumah, sehingga memerlukan biaya perbaikan yang mahal. Oleh karena itu kamu harus membasmi serangan rayap terlebih dahulu sebelum memulai renovasi rumah.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Bahan Rumah Tangga Ini Bisa Dijadikan Cairan Pembersih Alami



    Jakarta

    Membersihkan rumah rasanya kurang lengkap kalau belum menggunakan cairan pembersih. Ada banyak cairan pembersih yang tersedia di pasaran yang mampu menghilangkan kotoran dan noda membandel di rumah.

    Namun, seringkali cairan pembersih seperti itu menggunakan bahan yang keras serta dapat mengganggu kesehatan manusia dan lingkungan. Sebagai alternatif, kamu bisa menggunakan cairan pembersih alami yang lebih aman serta mampu membersihkan rumah dengan maksimal.

    Melansir dari laman Better Bond Cleaning, berikut ini beberapa bahan yang bisa digunakan untuk membuat cairan pembersih alami di rumah.


    1. Cuka Putih

    Cuka putih merupakan bahan yang luar biasa sebagai cairan pembersih rumahan. Bahan ini bisa membantu menghilangkan minyak, noda membandel dan juga mendisinfeksi permukaan.

    Menariknya, cairan ini bisa digunakan sebagai pembersih gelas, logam kuningan, dan minyak. Cuka putih sangat efektif untuk membersihkan noda, tetapi disarankan agar tidak digunakan pada bahan marmer atau batu-batuan.

    2. Lemon

    Lemon sebagai buah sitrus mampu menghilangkan kotoran, debu, bakteri, dan noda di lantai dan permukaan keras lainnya. Kamu bisa mencampurkan jus lemon dan garam untuk menggosok permukaan menjadi kinclong.

    Sementara untuk keran, buah lemon bisa digosokkan ke permukaan kotor dan dibiarkan selama enam jam sebelum dibersihkan dengan kain basah. Selain itu, lemon juga dapat menjadi pewangi alami tempat sampah, cukup dengan meletakan separuh belahannya.

    3. Soda Kue

    Soda kue merupakan bahan pembersih alami yang lembut tetapi mampu membersihkan kotoran dengan mudah. Selain digunakan sendirian, bahan ini dapat ditambahkan ke banyak bahan pembersih lainnya.

    Soda kue boleh digunakan untuk membersihkan oven, microwave, dan talenan untuk menghilangkan noda dan kotoran. Sebab, bahan tersebut tergolong aman, terlebih karena merupakan bahan makanan.

    4. Boraks

    Boraks memang salah satu bahan serba guna yang sangat bermanfaat untuk urusan rumah tangga. Salah satunya sebagai bahan pembersih yang bisa digunakan untuk banyak permukaan. Meski mengandung berbagai unsur kimia, bahan ini masih tergolong sebagai pembersih alami.

    Sebab, boraks bertindak sebagai buffer namun menjaga pH stabil untuk memberikan hasil pembersihan yang aman dan sehat. Untuk membersihkan kloset kamar mandi, tuangkan setengah gelas boraks lalu biarkan semalaman.

    Lalu, kamu bisa menyikatnya di pagi hari untuk menghilangkan kotoran dan noda membandel. Sementara untuk wastafel dapur yang berminyak, cukup dengan mendiamkan taburan bokas selama 15 menit sebelum dibersihkan.

    5. Garam

    Garam sebagai barang yang wajib ada di rumah ternyata bisa sangat membantu membersihkan rumah. Kamu dapat menyikat ubin, lantai, atau permukaan keras lainnya dengan taburan garam. Untuk hasil lebih maksimal, campurkan garam dengan air panas sebagai cairan pembersih.

    Itulah bahan-bahan yang bisa digunakan sebagai cairan pembersih alami untuk membuat rumah menjadi kinclong dan sehat bagi keluarga maupun lingkungan. Semoga bermanfaat!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Penyebab Air Keran Muncrat Ketika Dibuka dan Cara Mengatasinya


    Jakarta

    Ketika kenop keran air diputar atau ditarik, biasanya air keluar secara perlahan. Tetapi pernahkah kamu mengalami air keran muncrat tepat saat kamu membuka keran tersebut?

    Air keran yang muncrat ini bisa membuat pakaian dan benda di depannya basah karena tekanan air yang keluar terlalu besar dan menyebar.

    Kondisi aliran air ini ada yang sementara dan ada pula yang terjadi terus menerus. Biasanya yang sementara itu aliran airnya akan kembali normal setelah pembukaan keran kedua. Namun ada pula air keran yang muncrat yang memang alirannya melebar sehingga kamu perlu mengecilkan jumlah air yang keluar agar pakaian tidak basah.


    Sebenarnya apa yang menyebabkan air keran muncrat saat baru akan digunakan. Melansir dari Angi pada Kamis (14/3/2024), berikut beberapa penyebabnya.

    1. Pipa Saluran Air Dimatikan

    Saluran air yang sudah lama tidak digunakan karena pemilik rumah pergi berlibur atau jarang berada di rumah membuat air jarang digunakan.

    Otomatis tidak ada yang memberikan tekanan untuk air mengalir ke atas dalam jangka waktu yang cukup lama. Maka, pada saat kembali digunakan, akan terdengar suara pipa kosong, baru setelah itu air keluar dengan memuncrat.

    Jika kamu mengalami hal serupa, kamu tidak perlu melakukan perbaikan pada saluran air. Cukup gunakan keran air seperti biasa setiap harinya, air bisa kembali mengalir dengan lancar seperti semula.

    2. Lubang Penyaring Keran Tersumbat

    Pada lubang keran air, kerap dipasang penutup berupa luban-lubang kecil untuk menghasilkan aliran air yang lebih konsisten dan bebas percikan. Lubang ini merupakan mencampurkan air dan udara untuk membuat aliran air lebih lancar.

    Apabila aliran keran air muncrat, bisa jadi dikarenakan penyaring keran ini tersumbat. Sehingga air keluar deras dan keras. Jika memang tersumbat, kamu bisa membuka lubang penyaring keran tersebut dengan diputar. Setelah itu sikat bagian lubang dan dalamnya. Biasanya penyebab tersumbatnya karena lumut yang menumpuk

    3. Kerusakan pada Keran Cartridge

    Jika kamu memiliki keran yang cara membuka alirannya dengan diangkat dan ditutup, keran tersebut bernama cartridge. Katup keran cartridge yag rusak atau kotor bisa menghambat aliran air yang keluar dan menyebabkan keran air muncrat.

    Solusinya jika katup keran cartridge rusak, kamu perlu menggantinya dengan yang baru. Apabila kotor kamu bisa membukanya dan membersihkan pada bagian tutup dan tubuh dalamnya.

    4. Pipa Air Retak

    Pipa air yang retak memberikan akses udara masuk ke dalam aliran air. Cara mengetahui tanda-tanda kebocoran air pada pipa rusak diantaranya terdapat noda air di dinding seperti rembesan, tercium bau lapuk, keran air terasa longgar, keran air muncrat setiap dibuka.

    Cara memperbaiki pipa air yang retak tergantung pada tingkat kerusakannya. Jika retaknya parah maka kamu perlu menggantinya dengan yang baru, namun apabila masih bisa ditambal gunakan dengan lem fiber, dempul epoksi, serta selongsong karet dan jepitan. Minta bantuan ahli agar perbaikan pipa yang retak cepat.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cari Vacuum Cleaner dengan Tangki Besar? Coba Solusi dari Dreame!



    Jakarta

    Vacuum cleaner memiliki peran yang sangat penting dalam hal pembersihan. Memilihnya pun tidak bisa sembarangan dan harus disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pengguna. Saat ini, self cleaning vacuum lebih disukai dan Anda bisa cek harga di sini.

    Vacuum cleaner memiliki pilihan ukuran yang beragam, mulai dari ukuran kecil, sedang, hingga besar. Produk vacuum cleaner berukuran besar biasanya digunakan untuk kapasitas pembersihan yang lebih besar pula. Salah satu produk yang direkomendasikan ialah vacuum cleaner dari Dreame.

    Rekomendasi Vacuum Cleaner Tangki Besar Dreame


    Dreame H13 Pro adalah salah satu rekomendasi vacuum cleaner dengan kapasitas tangki lebih besar dari kebanyakan produk Dreame lainnya. Alat pembersih ini masih tetap nyaman digunakan ketika digenggam, terasa ringan, dan tidak berisik.

    Vacuum cleaner H13 Pro Dreame memiliki spesifikasi berat mesin hanya 5,6 kg saja. Mesin dengan daya sebesar 300W ini ditenagai dengan 6 baterai berkapasitas 4900 mAh dengan waktu kerja maksimum hingga 40 menit dan waktu pengisian daya 4 jam.

    Vacuum cleaner ini memiliki kapasitas tangki air bersih 900 mL dan tangki air bekas 700 mL. Terdapat 3 pilihan mode kerja, yaitu mode otomatis, mode ultra, dan mode hisap. Selain itu, alat ini juga mempunyai jenis sikat berbentuk rol sikat pembersih ujung ke tepi.

    Keunggulan Vacuum Cleaner Dreame H13 Pro

    Dreame H13 Pro memiliki sejumlah keunggulan yang bisa Anda pertimbangkan, antara lain:

    1.Tangki Lebih Besar

    Salah satu hal yang menarik dari produk ini ialah ukuran tangkinya yang besar. Dreame H13 Pro memiliki dua tangki yang masing-masing menampung air bersih dan kotor.

    Adapun,Dreame H13 Pro memiliki tangki air bersih dengan kapasitas 900 ml. Sedangkan untuk tangki air kotor pada vacuum cleaner ini memiliki kapasitas 700 ml. Kapasitas tangki air yang relatif seimbang membuat kinerja vacuum cleaner ini lebih praktis dan mampu membersihkan hingga bagian yang luas.

    tagsiteFoto: dok. Dreame

      2. Baterai Jumbo dan Awet

      Dreame H13 Pro juga memiliki baterai jumbo dan awet dengan kapasitas besar, yakni 6 x 4.900 mAh. Kapasitas baterai ini menjadikan Dreame H13 Pro dapat digunakan selama 40 menit.

      Selain memiliki baterai awet, baterai Dreame H13 Pro juga sangat mudah untuk diisi ulang dayanya. Anda bisa menggunakan alat yang satu ini kapan saja ketika dibutuhkan tanpa khawatir baterainya cepat habis. Durasi pengisian daya juga cepat, yaitu hanya 4 jam saja.

      3. Mesin Bekerja Lebih Optimal

      Mesin Dreame H13 Pro ini memiliki mesin yang mampu bekerja lebih optimal. Dreame H13 pro menggunakan motor dengan kecepatan hingga 13.000 rpm. Motor tersebut dapat memutar mop hingga 520 rpm dan memiliki kemampuan hisap hingga 18.000 mop.

      Dengan spesifikasi tersebut, vacuum cleaner ini mampu menyedot debu dan kotoran yang menempel di berbagai permukaan, termasuk karpet yang sulit dibersihkan. Anda tidak perlu mengeluarkan banyak tenaga untuk membersihkan permukaan-permukaan sebab alat ini mampu menyedotnya dengan sangat baik.

      4. Ada Tiga Mode Pembersihan

      Keunggulan selanjutnya adalah adanya 3 mode pembersihan. Tiga mode pembersihan yang dimaksud ialah mode heavy dirt, medium dirt, dan light dirt. Ketiga mode tersebut akan mendeteksi dan membersihkan secara otomatis sesuai dengan kebutuhan.

      5. Bentuk Fleksibel

      Bentuk dari vacuum cleaner ini lebih fleksibel untuk digunakan. Ukurannya ringkas dan bobotnya yang ringan dengan dimensi yang pas membuat alat ini bisa menyesuaikan area yang dibersihkan lebih mudah.

      Bentuk yang fleksibel ini juga mendukung pembersihan pada area yang lebih beragam, sehingga alat ini mampu bekerja lebih fungsional untuk semua jenis bahan yang akan dibersihkan.

      6. Pembersihan hingga ke Tepi

      Terakhir, vacuum cleaner Dreame H13 Pro mampu melakukan pembersihan hingga ke tepi dari area yang sulit dijangkau. Area yang biasanya sulit dijangkau antara lain pinggiran sofa, sudut-sudut ruangan, atau sela-sela bantalan sofa.

      Tidak banyak vacuum cleaner yang dapat memberikan fitur pembersihan hingga ke tepi dengan model yang lebih ringkas dan praktis. Selain itu, alat ini juga tentunya sangat mudah diatur sesuai kebutuhan penggunanya.

      Dapatkan Vacuum Cleaner Dreame H13 Pro

      Dreame adalah salah satu brand peralatan elektronik yang menyediakan berbagai alat elektronik dengan teknologi canggih. Salah satunya, produk vacuum cleaner Dreame H13 Pro.

      Beragam produk robot vacuum cleaner dari Dreame telah terpercaya dan memiliki kualitas yang terjamin di kelasnya. Dengan adanya teknologi AI dan teknologi canggih lainnya, produk-produk Dearme mempermudah pekerjaan Anda untuk beres-beres rumah, terutama dalam hal pembersihan lantai rumah.

      Tidak hanya di rumah, alat ini juga bisa digunakan di apartemen, villa, hotel, dan sebagainya yang memerlukan pembersihan otomatis dengan robot vacuum cleaner.

      Dapatkan produk robot vacuum cleaner AI terbaik dari Dreame sekarang juga! Untuk informasi lebih lengkap, Anda bisa telusuri website resmi Dreame.

      (Content Promotion/Dreame)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Merawat Dispenser Agar Air Tidak Bau


    Jakarta

    Dispenser biasanya menjadi alternatif masyarakat untuk mendapatkan akses air minum yang mudah.

    Bahkan beberapa jenis dispenser memiliki sistem pendingin dan pemanas yang sangat praktis, sehingga memudahkan kita untuk mendapatkan air minum yang dingin maupun panas tanpa harus melalui proses yang merepotkan.

    Sayangnya, penggunaan dispenser secara berkala dalam jangka waktu yang panjang sering membuat air minum kotor, berasa, bahkan hingga memiliki bau tidak sedap.


    Namun kamu tidak perlu khawatir, gejala tersebut sebenarnya biasa diatasi dengan melakukan perawatan rutin kepada dispenser.

    Dikutip dari awesomewaterfilters.com.au, ada beberapa cara mudah untuk merawat dispenser yang bisa kamu lakukan sendiri. Berikut ringkasannya.

    Cara Merawat Dispenser

    1. Baca Buku Panduan

    Membaca buku panduan sangat penting dilakukan saat kamu membeli dispenser. beberapa tipe dispenser memerlukan perawatan khusus, dan biasanya cara tersebut dijelaskan dalam buku panduan yang disediakan pada paket produk.

    2. Bersihkan Dispenser Secara Rutin

    Agar air minum dari dispenser tetap bersih dan tidak berbau, penting bagi kamu untuk rajin membersihkan bagian dalam dispenser tersebut. Adapun rekomendasi cara membersihkan bagian dalam dispenser di bawah ini.

    • Cabut kabel dispenser agar tidak kesetrum
    • Lepas galon/tempat air dari dispenser
    • Buat larutan pembersih dengan sabun cuci piring yang dicampur dengan cuka putih
    • Gunakan spons atau kain lembut untuk membersihkan bagian dalam dispenser dengan larutan pembersih
    • Bilas hingga bersih
    • Biarkan dispenser kering sebelum menggunakannya kembali

    3. Ganti Filter Air

    Beberapa dispenser mahal mempunyai filter air didalamnya. Penting bagi kamu yang memiliki dispenser dengan filter air untuk menggantinya beberapa waktu sekali saat filter air sudah kotor.

    4. Bersihkan Galon/Tempat Air

    Terutama bagi kamu yang menggunakan tipe tempat air langsung, kamu harus sering mengecek dan membersihkan tempat air tersebut, sehingga terhindar dari lumut dan bakteri yang mengakibatkan air minum memiliki rasa dan bau tidak sedap

    5. Bersihkan Bagian Luar Dispenser

    Selain bagian dalam dispenser, kamu juga perlu untuk memperhatikan bagian luar dispenser, terutama pada bagian kran dan baki tetesan pada dispenser tersebut karena seiring waktu bakteri dan kotoran sering menempel pada bagian ini.

    Cara membersihkannya cukup dengan mengelapnya dengan kain dan membersihkan bagian kotoran yang membandel dengan air sabun cuci piring.

    6. Bersihkan Sistem Pendingin/Pemanas

    Bila kamu memiliki dispenser dengan sistem pendingin/pemanas, kamu wajib untuk membersihkan bagian sistem ini secara rutin. Hal ini dilakukan agar sistem ini lebih awet dan terhindar dari bau tidak sedap.

    7. Cek Kebocoran

    Kamu wajib melakukan pengecekan rutin akan tanda-tanda kebocoran. Bila kamu melihat ada genangan air di dalam mesin dispenser, kamu harus segera memperbaikinya. Hal ini akan membuat air minum memiliki bau tidak sedap, dan bahkan kebocoran ini bisa merusak dispenser kamu.

    8. Simpan Pada Tempat yang Baik

    Bila kamu ingin mempunyai dispenser yang awet, kamu harus menatanya dengan baik agar terhindar dari kerusakan dan kontaminasi air. Dispenser harus diletakkan pada tempat yang sejuk, kering, dan terhindar dari sinar matahari langsung.

    9. Ikuti Aturan Keselamatan

    Selalu taati aturan keselamatan saat menggunakan dan merawat dispenser air. Jauhkan dispenser dari sumber panas dan stopkontak, dan jangan pernah menggunakan kabel yang bertumpuk. Jangan mencoba melakukan perbaikan atau modifikasi apapun pada dispenser tanpa berkonsultasi dengan produsen atau tenaga ahli.

    Itulah ringkasan untuk merawat dispenser agar awet dan tidak bau. Semoga bermanfaat!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com