Blog

  • 5 Tips Ubah Rumah Tua Jadi Baru dengan Renovasi Tipis-tipis!


    Jakarta

    Rumah tua memang memiliki daya tarik tersendiri bagi pecinta rumah klasik. Desainnya yang unik dan berkarakter, membuat rumah tua sudah terlihat indah bahkan tanpa perlu banyak dekorasi.

    Namun, ada juga orang yang memilih untuk membeli rumah tua dengan alasan harganya yang lebih murah. Kekurangan rumah tua mungkin terletak pada sulitnya menyelaraskan ruangan dengan selera spesifik pembelinya, sehingga harus dilakukan renovasi.

    Untuk membuat rumah tua terlihat baru dan lebih modern, kamu sebenarnya tidak harus melakukan renovasi besar-besaran, loh. Ada beberapa perubahan kecil dan renovasi yang bisa kamu lakukan untuk mengubah tampilan rumah tua menjadi seperti baru.


    Mengutip dari laman Forbes Home, inilah 5 cara mengubah rumah tua menjadi seperti baru tanpa renovasi besar besaran.

    1. Ganti Titik Fokus Utama Sebuah Ruangan

    Hanya dengan mengganti titik fokus utama pada sebuah ruangan, kamu bisa mengubah keseluruhan nuansa dari ruangan tersebut. Contohnya di ruang keluarga atau ruang tamu, kamu bisa mempertimbangkan untuk mengganti sofa yang lama dengan sofa baru yang lebih modern. Sofa menjadi titik fokus utama di ruang tersebut, sehingga menggantinya dengan yang baru bisa mengubah keseluruhan nuansanya

    2. Cat Ulang Satu Dinding Saja

    Mengecat ulang adalah salah satu hal yang penting untuk membuat rumah terlihat baru. Kamu bisa mengecat ulang dinding secara bertahap. Tapi jika waktu dan anggaran memungkinkan, mengecat ulang satu atau dua ruangan secara menyeluruh juga dapat meningkatkan suasana rumah secara keseluruhan. Sebagai rekomendasi, kamu bisa mengganti cat dengan warna putih

    Karena dapat langsung mengubah tampilan dan nuansa ruangan menjadi baru.

    3. Ganti Furnitur Kecil

    Di rumah tua biasanya tarikan kabinet, gagang pintu, dan kenop laci memiliki desain yang sudah ketinggalan jaman. Oleh karena itu kamu bisa menggantinya untuk mengubah tampilan furnitur tersebut menjadi baru.

    4. Letakkan Karpet Bermotif Modern

    Tanpa mengganti keseluruhan lantainya, meletakkan karpet dengan motif modern dan abstrak sudah bisa membuat ruangan kuno terasa lebih trendi. Kamu juga bisa memilih karpet dengan model yang sesuai dengan selera dan tema rumah yang kamu inginkan. Dengan begitu tampilan dari rumah yang tua bisa berubah menjadi seperti baru.

    5. Menaruh Aksen Dekoratif yang Modern

    Beberapa dekorasi yang ada di rumah tua, biasanya tidak sesuai dengan dekorasi jaman sekarang. Maka dari itu, kamu harus menaruh aksen dekoratif yang modern untuk menggantikan dekorasi yang tua tersebut. Tampilan dari dekorasi yang diletakkan di tempat yang tepat akan banyak mengubah nuansa rumah tua menjadi lebih baru.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 2 Anjuran Nabi Muhammad SAW Sebelum Tidur Agar Rumah Tetap Aman



    Jakarta

    Nabi Muhammad SAW mengajarkan umatnya untuk mematikan lampu dan mengunci pintu sebelum tidur terutama di malam hari.

    Anjuran ini diriwayatkan dalam Shahih Al-Bukhari tepatnya pada Kitab Al-Isti’dzan Rasulullah bersabda:

    “…Kuncilah pintu dan padamkanlah lampu terlebih dahulu, karena mungkin tikus akan menyenggol pelita dan membakar penghuni rumah.” (HR Bukhari)


    Mengutip dari detikhikmah pada Kamis (14/3/2024), kitab Syarah Riyadhus Shalihin menyebutkan terdapat dua terjemahan dari perkataan Rasulullah SAW mengenai anjuran tersebut. Pertama disebut Rasulullah SAW menyuruh memadamkan api dan hadits lain ada yang menyebutnya mematikan lampu.

    Seperti yang diketahui semasa semasa Nabi Muhammad SAW hidup, api yang dinyalakan secara manual di dalam canting digunakan sebagai penerangan di malam hari. Kitabul-Aadab karya Fuad bin Abdul Aziz Asy-Syalhub mengartikan perintah ini untuk mencegah api menimbulkan kebakaran di rumah saat penghuninya tengah terlelap.

    Dalam riwayat lain yang mendukung hadits sebelumnya, disebutkan ada rumah di Madinah yang terbakar api saat malam hari, hingga Rasulullah SAW memerintahkan untuk mematikan lampu sebelum tidur.

    Hadits ini berasal dari Abu Musa RA, sebagaimana termuat dalam kitab Riyadhus Shalihin karangan Imam an-Nawawi.

    “Ada sebuah rumah di Madinah yang terbakar di malam hari termasuk penghuninya. Setelah itu, mereka memberitahukannya kepada Rasulullah SAW, maka beliau bersabda, ‘Sesungguhnya api itu adalah musuh kalian. Maka dari itu, jika kalian tidur, maka padamkanlah api itu.” (Mutttafaq ‘Alaih)

    Imam Al-Qurthubi dalam Fathul Bari mengatakan jika merasa aman dari kebakaran, maka boleh membiarkan api dan lampu tetap menyala ketika tidur. Para ulama, seperti Imam an-Nawawi, yang mengatakan hal ini berhujjah karena ‘illat-nya sudah tidak ada.

    Sementara itu, untuk anjuran mengunci pintu sebelum tidur Rasulullah SAW mengatakan setan tidak bisa membuka pintu yang tertutup. Begitu pula dengan kehadiran tikus yang menjadi hama di rumah, tidak akan membahayakan pemilik rumah apabila dikhawatirkan menyenggol api karena pintu rumah tertutup.

    “Telah bercerita kepada kami Hasan telah bercerita kepada kami Zuhair dari Abu Az-Zubair dari Jabir berkata Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: ‘Tutuplah pintu-pintu kalian, tutuplah bejana-bejana kalian, tutuplah botol-botol kalian, matikanlah lampu-lampu kalian. Setan tidak bisa membuka pintu yang tertutup, tidak bisa membuka tutup yang terpasang dan tidak bisa melepas tutup, dan tikus tidak bisa membakar rumah pemiliknya.’” (HR Ahmad – shahih)

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Masalah Rumah yang Bisa Diselesaikan Pakai Baking Soda dan Cuka!


    Jakarta

    Baking soda dan cuka adalah barang yang selalu ada di dapur setiap rumah. Selain kegunaannya sebagai bahan masakan, baking soda dan cuka juga ternyata bisa digunakan sebagai bahan pembersih.

    Kegunaan baking soda dan cuka sebagai pembersih alami sebenarnya sudah cukup populer.

    Kebanyakan orang tahu bahwa soda kue adalah bahan pembersih dan penghilang bau, sedangkan cuka mempunyai kekuatan antibakteri.


    Meskipun masing-masing zat merupakan pembersih yang efektif, namun jika digabungkan, zat-zat tersebut bisa memberikan efek ekstra.

    Dilansir dari laman How Stuff Works, inilah 6 masalah di rumah yang bisa diatasi cuma pakai baking soda dan cuka:

    1. Membersihkan Panci dan Wajan

    Saat memasak, sering kali makanan yang kamu masak gosong dan lengket di panci atau wajan. Ketika hal itu terjadi, kamu tidak perlu khawatir dan segera ambil baking soda dan cuka yang ada di dapur kamu.

    Caranya adalah dengan menambahkan sedikit air dan 1 cangkir (240 ml) atau lebih cuka ke dasar panci, lalu panaskan hingga mendidih. Angkat panci dari api lalu tambahkan 2 sendok makan (28 gram) soda kue. Biarkan panci terendam hingga tidak ada gelembung lagi. Kemudian, gosok dengan sabut gosok dan kerak gosong yang semula menempel akan hilang seketika.

    2. Membersihkan Mesin Cuci

    Mesin cuci dapat menumpuk sisa sabun, kerak kapur, atau bahkan jamur seiring berjalannya waktu. Dari pada membeli bahan bahan kimia yang belum tentu aman, kamu bisa menggunakan bahan-bahan alami seperti baking soda dan cuka untuk membersihkannya.

    Caranya cukup dengan memasukkan kedua bahan tersebut ke dalam drum mesin cuci. Kemudian jalankan mesin dengan air panas selama satu putaran penuh.

    3. Mengatasi Saluran Pembuangan Tersumbat

    Jangan salah, campuran baking soda dan cuka ternyata ampuh untuk mengatasi saluran pembuangan yang tersumbat juga. Caranya cukup sederhana, tuangkan air mendidih ke saluran pembuangan.

    Kemudian tuangkan 1/2 cangkir soda kue dan diamkan di saluran pembuangan selama tiga hingga lima menit. Selanjutnya, tambahkan 1 cangkir cuka, diikuti dengan 1 cangkir air panas. Tunggu selama 5 sampai 10 menit. Kemudian bilas dengan lebih banyak air mendidih. Dijamin saluran pembuangan kamu akan lancar lagi.

    4. Membersihkan Wastafel Dapur

    Kombinasi baking soda dan cuka juga bisa digunakan untuk mengembalikan kilau pada wastafel stainless steel di dpur kamu. Untuk caranya, cukup basahi wastafel lalu taburi dengan soda kue. Setelah itu, gosok menggunakan sikat atau kain lalu bilas. Selanjutnya, rendam beberapa lembar tisu di dalam cuka putih, dan letakkan di wastafel. Diamkan selama 20 menit, lalu angkat dan bilas kembali wastafel.

    5. Menghilangkan Bau pada Toilet

    Bau tidak sedap pada toilet bisa juga dihilangkan dengan menggunakan baking soda dan cuka. Cukup tuangkan 1 cangkir soda kue ke dalam mangkuk, lalu tambahkan 1 cangkir cuka. Tutup penutup toilet dan diamkan campuran itu sampai berbuih selama sekitar 30 menit. Kemudian gunakan sikat toilet untuk menggosoknya hingga bersih.

    6. Memperbaiki Handuk yang Kasar

    Handuk bisa menjadi kaku atau bau karena penggunaan deterjen dan pelembut kain secara berulang-ulang. Namun, kamu tidak perlu khawatir karena baking soda dan cuka bisa dengan mudah memperbaiki handuk kamu.

    Untuk melakukan ini, pertama-tama cuci handuk dengan 1 cangkir cuka dan air panas. Jangan tambahkan deterjen apa pun. Kemudian cuci untuk kedua kalinya dengan air panas dan 1 cangkir soda kue. Terakhir, masukkan ke dalam pengering tanpa menggunakan pelembut kain.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Panduan Desain Rumah Sesuai Arah Kiblat


    Jakarta

    Kiblat merupakan arah yang suci bagi umat Islam karena menghadap ke Ka’bah yang dijadikan patokan ketika beribadah. Hal ini yang membuat arah kiblat mesti dihormati serta diperhitungkan dalam kehidupan seorang muslim.

    Melansir dari laman SeekersGuidance, sebagaimana adanya adab terhadap Al-Qur’an, ternyata muslim juga perlu menjaga adab terhadap kiblat. Untuk itu, muslim dianjurkan untuk mempertimbangkan arah kiblat bahkan ketika mendesain rumah.

    Hal ini turut menentukan arah dan letak kamar mandi, tempat tidur, serta berbagai elemen rumah lainnya. Berikut ini beberapa cara mendesain rumah sesuai arah kiblat.


    Kamar Mandi

    Dalam Kitab Al Umm Imam Syafi’i mengatakan, “Abu Ayyub mengetahui larangan tersebut dan dia melihatnya sebagai larangan yang bersifat mutlak. Ibnu Umar mengetahui menghadapnya Rasulullah SAW ketika buang hajat ke Baitul Muqaddas, dan dia tidak mengetahui larangan beliau.”

    Larangan menghadap kiblat saat buang hajat ini juga disebutkan dalam Kitab al-Muwatha’ karya Imam Malik, yaitu menceritakan kepadaku dari Malik dari Nafi dari seorang laki-laki dari Anshar, bahwa Rasulullah SAW melarang menghadap kiblat bagi orang yang buang air besar atau kecil.

    Oleh karena, muslim dianjurkan membangun kamar mandi dengan tempat mandi dan kloset WC yang tegak lurus dengan arah kiblat. Sebaliknya, wastafel untuk wudhu sebaiknya diposisikan menghadap kiblat.

    Kamar Tidur

    Selain itu, kamar tidur sebaiknya didesain kamar agar tempat tidur dapat diletakkan tegak lurus dengan arah kiblat. Tempat tidur sebaiknya diposisikan sedemikian rupa, sehingga orang yang tidur miring ke kanan menghadap kiblat.

    “Jika engkau hendak menuju tempat tidurmu (untuk tidur), maka berwudhulah seperti engkau berwudhu untuk shalat, kemudian berbaringlahlah di rusukmu (bagian tubuhmu) sebelah kanan” (HR al-Bukhari dan Muslim).”

    “Rasulullah memerintahkan ‘Aisyah untuk menyiapkan tempat tidurnya. Tempat tidurnya pun disiapkan, lalu Rasulullah menghadap kiblat. Dan apabila beliau merebahkan diri di atasnya, beliau jadikan telapak tangan kanannya sebagai bantal.” (HR Abu Ya’la)

    Sedangkan Syekh Muhammad Nawawi al-Bantani, Maraqi al-‘Ubudiyah menjelaskan terkait hadits tersebut bahwa jika hendak tidur. Maka gelarlah tempat tidur dengan menghadap kiblat dengan bertumpu pada bagian kanan dengan menghadapkan wajah dan bagian depan tubuh pada arah kiblat.

    Musala

    Lalu, bila hendak membuat musala, maka semua penataan tempat duduk dan sajadah sebaiknya disesuaikan ke arah kiblat. Hal itu untuk memastikan orang-orang menghadap kiblat tidak hanya ketika mereka sedang salat, tetapi juga buat ibadah lainnya seperti berdzikir, berdoa, atau membaca Al-Qur’an.

    Dengan niat yang benar, mendesain rumah sesuai arah kiblat dapat menambah berkah dari Allah SWT. Semoga bermanfaat!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Ampas Kopi dan 6 Sisa Makanan Ini Tak Boleh Dibuang ke Wastafel


    Jakarta

    Selesai makan dan memasak hindari membuang sisa makanan di wastafel atau saluran air di tempat pencucian piring. Membuang sisa makanan terutama berbentuk padat dapat menyumbat saluran air.

    Bahkan ampas minuman seperti kopi dan teh juga tidak menjamin dapat terbuang ke luar. Sering kali didapati justru ampas minuman penyebab saluran air tersumbat.

    Menurut situs Mr. Rooter, cara mengetahui saluran air tersumbat, bisa dilihat dari tanda-tanda berikut.


    1. Air meluap dari saluran pembuangan wastafel atau keluar dari sela-sela selang pembuangannya.
    2. Air lama menyusut saat kran wastafel digunakan.
    3. Lubang mengeluarkan bau makanan tidak sedap.

    Maka dari itu, ada baiknya sisa makanan langsung dibuang ke tempat sampah, terutama untuk jenis makanan berikut.

    Ampas Kopi

    Setelah menyeruput kopi, kamu pasti menemukan ampas di dasar gelar. Saat hendak mencuci gelas, hindari membuang ampas kopi langsung ke saluran air wastafel. Ampas kopi tidak mudah larut dalam air dan berpotensi menumpuk di saluran air.

    Sebagai gantinya coba jadikan ampas kopi sebagai pupuk tanaman, penghilang bau di rumah, atau bahan eksfoliasi kulit.

    Nasi, Mie, dan Pasta

    Nasi adalah sisa makanan yang paling sering ditemukan saat mencuci piring. Meski ukurannya kecil, tetapi itu tidak menjamin, nasi akan larut atau hancur saat dibuang di saluran air.

    Hal yang sama juga berlaku setelah membuat mie atau pasta. Sisa dari hasil memasak mie atau pasta sebaiknya tidak dibuang ke saluran air, termasuk airnya yang masih panas dan berminyak.

    Nasi, mie, dan pasta ada tipe bahan makanan yang dapat menyerap air dengan baik, sehingga saat dibuang di saluran air bisa menyebabkan penyumbatan.

    Tepung

    Terlalu Banyak Konsumsi Tepung Bisa Memicu 5 Penyakit IniTepung yang masih kering Foto: Getty Images/iStockphoto/Timmary

    Orang Indonesia kerap membuat makanan dengan dilapisi adonan tepung seperti pisang goreng, bakwan, tempe, tahu, ayam goreng, dan masih banyak lagi. Pada sisa adonan tepung tersebut pasti ada larutan terigu yang mengental.

    Adonan ini sebaiknya tidak dibuang ke saluran air karena sifatnya sama seperti ampas kopi tidak mudah larut saat tersiram air.

    Minyak dan Lemak

    Cara Praktis Bersihkan Wadah Makanan yang BerminyakWadah Makanan yang Berminyak Foto: TikTok Adi Kempler

    Setelah memasak, kamu perlu berhati-hati saat mencuci alat masak terutama yang berminyak. Minyak dan lemak mudah menempel di dinding saluran air dan apabila terjadi penumpukan kotoran dapat menyebabkan saluran air tersumbat.

    Jadi sebelum mencuci alat masak dan makan rendam lebih dahulu dengan air sampai minyak terangkat. Setelah itu buang di tempat sampah.

    Tulang

    -tulang ayam Foto: Istimewa

    Penggemar ayam goreng, ayam, sapi, dan daging hewan bertulang lainnya, pastikan buang sisa tulang tersebut ke tempat sampah. Tulang yang keras sulit untuk terurai dan dapat menyebabkan saluran air tersumbat jika dibuang ke sana.

    Cangkang Telur

    Manfaat cangkang telurCangkang telur Foto: Getty Images/iStockphoto

    Sama seperti tulang, cangkang telur juga berbentuk padat meski rapuh. Membran cangkang telur juga memiliki ujung yang tajam dan tipis sehingga mudah untuk tersangkut di saluran air. Sebagai gantinya kamu bisa membuat serpihan cangkang telur menjadi bahan pupuk kompos.

    Kulit Kentang

    manfaat kulit kentangKulit kentang Foto: Getty Images/iStockphoto

    Bagi kamu yang suka mengonsumsi kentang, sebaiknya kulit kentang yang telah dicuci bersih dikonsumsi. Apabila kulit kentang tidak dipakai buang pada tempat sampah. Membuang kulit kentang ke saluran air juga dapat menyebabkan penyumbatan.

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Aturan Hibahkan Rumah dan Tanah buat Permudah Bagi Waris ke Anak


    Jakarta

    Hibah merupakan pemberian secara sukarela dengan mengalihkan hak atas sesuatu kepada orang lain. Hal ini kerap dilakukan dalam sebuah keluarga, sebagaimana orang tua memberikan rumah atau tanah kepada anak-anaknya.

    Pemberian harta berupa rumah ataupun tanah kepada anak ternyata tidak bisa sembarangan karena ada ketentuan-ketentuan hukum yang perlu ditaati. Meski terkesan rumit, ada beberapa hal mendasar yang perlu dipahami oleh orang tua sebagai pemberi harta.

    Notaris yang juga Ketua Pengda Kota Yogyakarta IPPAT, Muhammad Firdauz Ibnu Pamungkas menjelaskan hibah adalah pemberian cuma-cuma dari seseorang yang mempunyai harta kepada orang lain. Ia pun memaparkan ketentuan hukum yang berlaku bagi orang tua yang ingin menghibahkan rumah dan tanah ke anak.


    Proporsi Pembagian Harta

    Hibah tidak diperkenankan melebihi sepertiga dari seluruh harta yang dimiliki orang tua. Ketentuan ini bermaksud sebagai bentuk perlindungan kepada ahli waris lainnya.

    “Biasanya hibah itu maksimal hanya sepertiga dari seluruh harta warisan. Dia (pemilik harta) tidak boleh katakan (melebihi proporsi), nanti melanggar haknya bagian (ahli waris) yang lain. Pokoknya orang tua punya rumah cuma satu-satunya, terus dikasihkan ke salah satu anak itu tidak bisa,” ujar Firdauz kepada detikcom pada Rabu (14/3/2024).

    Selain kepada anak, proporsi tersebut juga berlaku apabila orang tua ingin menghibah wasiatkan hartanya kepada orang lain. Kalau harta yang diberikan ternyata melebihi hak penerima, maka bisa diminta kembali. Adapun semestinya hibah tidak bisa ditarik kembali kecuali ada pelanggaran hak.

    Persetujuan Ahli Waris

    Hibah yang biasanya diakui oleh pajak adalah yang diberikan kepada kepada anak ataupun orang tua. Apabila orang tua ingin menghibahkan rumah atau tanahnya, maka perlu persetujuan dari para ahli waris.

    Ketika seorang anak akan menerima hibah dari orang tua, maka anak-anak lainnya harus mengetahui dan menyetujui hal tersebut. Pasalnya, harta itu suatu hari akan berkaitan dengan pembagian harta waris.

    “Kadang-kadang yang penting yang dihibahkan cuma persetujuan dari pasangannya, dari istri atau suaminya, cukup kan. Tapi di dalamnya kita harus cermat dan detail, karena ada peluang nanti suatu saat digugat di kemudian hari,” tuturnya.

    Pembagian Waris

    Pemberian harta orang tua kepada anak erat kaitannya dengan warisan. Selagi orang tua masih hidup, maka pemberian harta disebut sebagai hibah, lalu disebut warisan apabila orang tua meninggal dunia.

    Firdauz menjelaskan harta hibah yang diterima oleh salah satu anak nantinya akan diperhitungkan sebagai warisan yang pernah diterima sesaat orang tua meninggal dunia. Jadi seakan-akan sudah mendapatkan kredit warisan karena sudah menerima haknya lebih dulu.

    “Nanti anak yang diberikan duluan akan diperhitungkan pada saat warisan. Dia harus mengakui saat orang tua sudah meninggal nanti,” pungkasnya.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Pengertian Sistem Cessie: Skema, Manfaat, dan Kekurangannya


    Jakarta

    Dalam dunia transaksi jual beli rumah lewat bank, ada skema pembelian yang diberi nama sistem cessie. Bank memiliki skema pengalihan hak pembayaran apabila debitur bermasalah dalam pelunasan pencicilan misalnya dalam pembelian rumah.

    Mengutip dari Kementerian Keuangan pada Jumat (15/3/2024), sistem cessie merupakan perjanjian pengalihan piutang yang dilakukan oleh pihak perbankan untuk mengalihkan hak tagih kepada pihak lain dan atau pihak ketiga untuk menjamin fasilitas kredit atau dana yang diberikan oleh bank.

    Sistem cessie ini salah satu cara bank agar uang kredit yang diberikan kepada debitur dapat kembali jika di tengah jalan pelunasan tidak bisa dipenuhi. Sistem cessie membutuhkan pihak ketiga yakni calon pembeli baru yang bisa membayar lunas rumah dari pemilik lamanya.


    Dalam perjanjian cessie, yang dialihkan adalah piutang atas nama atau kebendaan tidak bertambah lainnya sebagaimana diatur dalam Pasal 613 ayat (1) KUH Perdata yang menentukan, penyerahan atas piutang-piutang atas nama dan kebendaan tidak bertambah lainnya, dilakukan dengan jalan membuat sebuah akta otentik atau di bawah tangan dengan mana hak-hak atas kebendaan itu dilimpahkan kepada orang lain.

    Piutang atas nama atau tagihan atas nama adalah tagihan yang krediturnya tertentu dan diketahui dengan baik oleh debitur. Hal ini berbeda dengan tagihan atas tunjuk (aan toonder) yang merupakan tagihan-tagihan yang krediturnya (sengaja dibuat, demi untuk memudahkan pengalihannya) tidak tertentu.

    Skema Sistem Cessie

    Dalam sistem cessie ini yang akan terlibat di dalamnya adalah pihak bank sebagai kreditur, pembeli rumah atau benda melalui sistem cicilan kepada bank atau pihak yang berutang, dan pihak ketiga yang mau membeli rumah atau benda dari pembeli pertama yang tidak sanggup melunasi cicilan kepada bank.

    Nantinya pembeli rumah yang memiliki masalah dalam pelunasan cicilan kepada bank akan dipertemukan dengan pihak ketiga yang tertarik untuk membeli rumah yang cicilannya macet. Pihak bank juga perlu memberitahukan perihal peralihan ini kepada pembeli rumah yang bermasalah.

    Pihak ketiga nantinya akan mendapatkan surat-surat piutang atau benda tak berwujud lainnya yang melekat seperti hak tanggungan, hipotik, dan lainnya disertai dengan endosmen.

    Berdasarkan Pasal 613 KUH Perdata pihak bank akan membuat akta otentik atau akta bawah tangan ketika mengalihkan hak tagih cicilan rumah kepada pihak ketiga. Pembuatan akta otentik ini perlu diketahui oleh pembeli lama yang tidak mampu melakukan pelunasan. Akta otentik atau akta bawah tangan ini dibuat secara tertulis, diakui, disetujui oleh pembeli lama dan hanya untuk tagihan yang sudah ada.

    Dengan begitu pembayaran oleh pihak ketiga akan dianggap sah. Sementara untuk pembeli lama yang memiliki utang kepada bank atas cicilan rumahnya tetap harus membayar utang tersebut sesuai kesepakatan di awal.

    Manfaat Sistem Cessie

    Sistem Cessie ini tentu memudahkan pihak bank agar layanan cicilan yang sudah diberikan kepada debitur dapat kembali beserta dengan bunganya.

    Untuk pihak debitur yang cicilannya terkendala, mereka memiliki harapan untuk menjual rumah tersebut kepada pihak ketiga yang juga ikut melunasi sisa cicilan yang macet. Meskipun debitur tetap melunasi utangnya.

    Bagi pihak ketiga yang mengambil alih sisa pelunasan cicilan rumah pembeli lama mereka akan ditawarkan harga rumah atau benda yang lebih murah.

    Kekurangan Sistem Cessie

    Sistem Cessie ini memiliki sejumlah risiko karena pihak ketiga ketika membayar rumah yang mengalami kredit macet tidak langsung mendapatkan hak milik rumah tersebut. Pihak ketiga perlu melakukan balik nama atas sertifikat rumah terlebih dahulu.

    Proses balik nama ini juga perlu negosiasi antara pembeli lama dengan pihak ketiga terkait harga beli rumah yang sama-sama mereka lunasi.

    Jika pembeli lama tidak mau menyerahkan rumah tersebut kepada pihak ketiga ketika dua-duanya berhasil melunasi cicilan rumah tersebut, pihak ketiga berhak mendapatkan pengembalian uang yang dia keluarkan saat mengikuti sistem Cessie ini.

    Dengan begitu, pihak ketiga tidak akan mendapatkan rumah tersebut dan perlu menunggu uangnya kembali. Sehingga membutuhkan waktu lagi sampai modalnya kembali.

    (aqi/zul)



    Sumber : www.detik.com

  • Baju Kusut Bisa Kembali Rapi Tanpa Setrika dengan 5 Cara Ini


    Jakarta

    Saat ini mengatasi baju kusut bisa dengan menyetrika pakaian. Berkat setrika tampilan seseorang dapat terlihat jauh lebih rapi dan bagus.

    Namun tidak semua orang memiliki waktu untuk menyetrika baju yang kusut, terutama pada saat liburan atau dalam perjalanan jauh. Baju yang ditumpuk di dalam tas atau koper juga bisa menyebabkan baju kusut.

    Ternyata ada beberapa cara untuk mengatasi baju kusut tanpa perlu disetrika. Mengutip dari The Spruce pada Jumat (15/3/2024), berikut diantaranya.


    1. Keringkan Pakaian dengan Es Batu

    Memasukkan es batu ke dalam pengeringMemasukkan es batu ke dalam pengering Foto: Letícia Almeida via The Spruce

    Untuk mengatasi baju yang kusut tidak melulu haru menggunakan panas, kamu bisa menggunakan es batu yang dimasukkan ke dalam mesin pengering.

    Caranya dengan menyalakan pengering dengan suhu tinggi dan biarkan pakaian terendam setidaknya selama lima menit. Es akan mencair dan menghasilkan uap yang akan membantu mengendurkan kerutan. Setelah itu, keluarkan pakaian dari pengering dan gantung hingga kering.

    2. Catokan Berbentuk Datar

    rekomendasi catokan rambutcatokan rambut Foto: Getty Images/iStockphoto/macniak

    Jika kamu selalu membawa catokan rambut kemana-mana, kamu bisa menggunakan alat tersebut untuk meluruskan pakaian yang kusut. Namun, catokan yang bisa digunakan hanya untuk model pemanas yang datar dan memiliki 2 katup.

    Setrika datar dikenal ampuh merapikan bagian kerah dan manset. Saat menggunakan catokan kamu perlu memperhatikan panas dan tekanan yang diberikan agar tidak merusak kain tersebut.

    3. Hair Dryer

    Hair care products, dryer and brush on white marble tableHair dryer. Foto: Getty Images/iStockphoto/Liudmila Chernetska

    Jika sedang liburan dan menginap di hotel, biasanya setiap kamar menyediakan pengering rambut atau hair dryer. Ternyata alat ini bisa membantu mengendurkan kerutan pada baju karena panas yang dihasilkan.

    Caranya dengan gantungkan pakaian dan semprotkan sedikit dengan air. Arahkan pengering rambut ke permukaan baju yang kusut dan gerakkan terus ke seluruh permukaan. Sembari mengarahkan hair dryer kamu juga perlu menarik pakaian untuk membantu bagian yang kusut cepat hilang.

    4. Uap Air Panas

    Shower air panasShower air panas Foto: Gen Sadakane / EyeEm/Getty Images via The Spruce

    Uap air panas bisa diciptakan menggunakan pemanas air dan uap panas dari pemanasan air dari teko. Namun kedua cara ini tentu lebih sulit dan perlu berhati-hati.

    Jika menggunakan pemanas air, kamu perlu mengatur tingkat kepanasan tertinggi agar kamar uap keluar dari keran. Lalu untuk menggunakan teko air kamu perlu mengarahkan lubang uang ke arah baju.

    Cara amannya adalah gantungkan baju di dekat uap panas. Jangan lupa tarik dan ratakan bagian yang kusut secara perlahan. Biarkan pakaian mengering sebelum dipakai.

    5. Keringkan dengan Handuk Basah

    Handuk mikrofiber yang dimasukkan ke dalam mesin pengeringHanduk mikrofiber yang dimasukkan ke dalam mesin pengering Foto: Sanja Kostic via The Spruce

    Gunakan handuk mikrofiber yang tidak berbulu yang sudah tidak ada yang menetes ke dalam pengering pakaian. Letakkan di atasnya kain bersih dan kusut. Atur tingkat panas di dalam mesin pengering dan tunggu selama sekitar lima menit. Jika saat diambil baju masih lembap, gantung pakaian hingga mengering.

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Cara Mengatasi Ujung Karpet yang Tertekuk Kembali Lurus


    Jakarta

    Bagi kamu yang menggunakan bentuk karpet dengan ujung lancip, pasti pernah menemukan ujungnya tertekuk ke atas. Saat kamu mencoba meluruskan dengan dilipat ke arah sebaliknya justru tercetak garis lekukan di permukaan karpet.

    Jangan khawatir, kondisi ujung karpet yang tertekuk atau terlipat ini bisa dikembalikan ke tampilan datar seperti saat baru saja dibeli. Melansir dari The Spruce pada Jumat (15/3/2024), berikut beberapa cara mengembalikan bentuk ujung karpet yang tertekuk kembali lurus.

    Jemur di Bawah Sinar Matahari

    Menjemur karpet di luar ruangan saat matahari tengah cerah ternyata bisa mengembalikan bentuk karpet. Cara ini juga efektif untuk menghilangkan kusut, kerutan, dan lipatan pada karpet.


    Gulung Karpet ke Arah Sebaliknya

    Jika melipat ke arah sebaliknya meninggalkan garis, coba gulung karpet ke belakang, sehingga tidak menimbulkan garis yang merusak estetika karpet tersebut. Setelah digulung, diamkan gulungan karpet selama beberapa saat. Jika ujung karpet yang tertekuk berhasil kembali, jangan lupa timpa dengan benda agar tidak ada gelombang di permukaannya.

    Gunakan Setrika Pakaian

    Setrika yang memiliki lapisan datar dapat meluruskan ujung karpet yang tertekuk atau terangkat. Caranya adalah letakkan kain kecil di atas ujung karpet yang tertekuk lalu gosok kain tersebut sembari agak ditekan.

    Fungsi dari kain kecil ini adalah untuk melindungi permukaan karpet rusak karena tidak semua karpet menggunakan bahan kain yang tahan panas dan ada pula yang menggunakan semi plastik yang berpotensi meleleh.

    Gunakan Pengering Rambut atau Hair Dryer

    Sama seperti setrika, kamu perlu berhati-hati saat mengarahkan panas ke karpet. Hair dryer bisa diarahkan ke belakang karpet dengan jarak 15-23 cm agar permukaan karpet tidak rusak. Saat mengarahkan hair dryer tersebut sebaiknya sembari digerakkan agar perenggangan permukaan karpet lebih cepat.

    Rekatkan Permukaan Karpet

    Merekatkan permukaan bawah karpet ada kelebihan dan kekurangannya. Tampilan karpet akan lebih baik dan permukaannya akan lebih rata tanpa ada tekukan atau naik ke atas. Namun, dengan memasang lem di bawah permukaan karpet membuatnya sulit dilepas atau dibersihkan.

    (aqi/zul)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Langkah Mengusir Lebah di Rumah Tanpa Membunuhnya!


    Jakarta

    Lebah adalah salah satu hewan yang sering membangun sarangnya di sekitar rumah kita.

    Kehadiran lebah di sekitar rumah bisa mengganggu kenyamanan para penghuni rumah karena adanya kekhawatiran lebah akan menyengat bila merasa sarangnya diganggu.

    Walaupun kehadiran lebah seringkali mengganggu, membunuh lebah bukanlah solusi yang tepat untuk dilakukan. Lebah cenderung hidup berkelompok sehingga membunuhnya hanya akan mengundang kawanan lebah lainnya untuk menyerang.


    Lantas bagaimana cara mengusir lebah dari rumah? Mengutip dari laman How Stuff Works, berikut adalah 5 langkah mengusir lebah tanpa membunuhnya!

    1. Jangan Panik

    Saat melihat lebah berkerumun di sekitar rumah, kamu tidak perlu panik karena biasanya mereka hanya sedang mencari lokasi yang cocok untuk membangun sarang. Lebah umumnya tidak akan menyerang kecuali jika merasa terancam. Jadi, pertama-tama, tetaplah tenang dan hindari gerakan yang mendadak atau mengganggu mereka.

    2. Identifikasi Sarang

    Cari tahu di mana lokasi sarangnya berada. Kamu bisa cek di area-area rumah yang berlubang atau di dekat pohon di sekitar rumah. Biasanya, lebah mencari tempat baru untuk berkoloni, jadi mungkin saja mereka belum membangun sarang permanen.

    Dengan mengidentifikasi dimana tempat yang sekiranya dipakai lebah untuk membangun sarangnya, kamu bisa menentukan langkah selanjutnya agar lebah tidak membuat sarangnya disekitar rumah.

    3. Tutup Celah

    Jika kamu menemukan tempat masuk atau celah ke dalam rumah yang digunakan oleh lebah, penting untuk segera menutup celah atau lubang tersebut.
    Dengan menutup rapat celah tersebut, kita dapat mencegah masuknya lebah ke dalam rumah dan memperkecil kemungkinan mereka untuk mendirikan sarang di dalam bangunan.

    4. Gunakan Air

    Gunakan air untuk mencegah lebah mendekat ke rumah.

    Lebah madu tidak menyukai air, jadi menggunakan selang atau alat penyiram air di sekitar rumah bisa menghalangi mereka untuk mendekat dan membuat sarangnya di rumah.

    5. Hubungi Peternak Lebah

    Jika kehadiran lebah menjadi masalah yang serius, kamu bisa mencari bantuan dari peternak lebah yang akan membantu memindahkan kawanan tersebut tanpa membunuhnya.

    Banyak peternak lebah akan melakukan ini secara gratis atau dengan biaya yang minimal, karena lebah juga akan berguna untuk pekerjaan mereka.

    Itulah langkah-langkah mudah yang bisa kamu lakukan untuk mengusir lebah dari rumah tanpa harus membunuhnya. Semoga membantu, ya!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com