Tag: abu rokok

  • 5 Jurus Jitu Hilangkan Bau Rokok di Rumah Beserta Cara Cegahnya


    Jakarta

    Sebagian masyarakat yang perokok mungkin suka merokok di sekitar rumah. Padahal, bau rokok bisa menempel di permukaan barang-barang di rumah sehingga membuat penghuni lainnya merasa terganggu.

    Bau rokok yang menempel pada benda-benda di rumah biasanya sulit dibersihkan. Namun, tenang saja ada cara untuk menghilangkan bau rokok di rumah.

    Yuk, simak tips menghilangkan bau rokok berikut ini yang dilansir dari Real Simple, Jumat (5/7/2024).


    Tips Menghilangkan Bau Rokok di Rumah

    1. Perbanyak Ventilasi

    Sebelum menggunakan bahan pembersih, kamu bisa mencoba untuk meningkatkan sirkulasi udara dengan membuka semua jendela dan pintu agar dapat membantu menghilangkan bau asap rokok. Gunakan juga kipas angin untuk menyedot asap rokok.

    2. Bersihkan Asbak Rokok

    Kamu bisa langsung membuang semua sisa puntung rokok dan abu rokok ke tempat sampah untuk mengurangi bau asap rokok di dalam rumah.

    3. Cuci Aksesori

    Cara menghilangkan bau asap di rumah adalah mencuci aksesori yang terkena seperti perabotan atau hiasan. Cuci aksesori yang dapat dicuci dengan detergen biasa dan tambahkan baking soda untuk membantu menghilangkan bau asap dari rumah.

    4. Gunakan Cuka

    Cuka adalah bahan alami yang dapat membantu menyerap bau, termasuk bau asap. Kamu mencampur dengan air lalu masukkan ke dalam botol semprotan. Lalu, kamu tinggal semprotkan ke ruangan dan furniture yang bau asap rokok.

    5. Gunakan Baking Soda

    Baking soda adalah bahan alami yang bisa membantu menyerap bau asap rokok. Cukup taburkan baking soda ke furnitur yang terkena bau asap rokok, lalu biarkan selama beberapa jam lalu sedot debu untuk menghilangkan sisa baking soda serta bau asap rokok.

    Cara Mencegah Bau Asap Sejak Awal

    1. Jangan merokok di dalam ruangan.

    2. Batasi asap rokok agar tetap di satu ruangan dengan menutup pintu seluruh rumah.

    3. Gunakan pembersih udara dan ganti filter secara teratur.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Abu Hasil Bakar-Bakaran Jangan Langsung Dibuang, Bisa Dipakai Buat Ini


    Jakarta

    Saat kita selesai melakukan acara ‘bakar bakaran’ baik itu berupa barbeque, sate, seafood, atau bahkan hanya sekedar api unggun biasa, pasti selalu meninggalkan bekas abu yang jumlahnya tidak sedikit.

    Biasanya, masyarakat Indonesia akan langsung membuang atau mengubur abu hasil residu bakar-bakaran tersebut tanpa pikir panjang, karena abu hasil bakaran ini dianggap sebagai sampah.

    Namun, perlu kamu ketahui bahwa residu hasil bakaran ini sebenarnya memiliki cukup banyak manfaat loh. Di bawah ini ada beberapa cara untuk memanfaatkan abu hasil bakaran di rumah kamu.


    Rahasia Manfaat Abu Hasil Residu Bakar-Bakaran yang Jarang Diketahui

    Dikutip dari rd.com, Selasa (16/6/2024), abu hasil bakar-bakaran sering kali dianggap sebagai sampah, tetapi sebenarnya memiliki banyak manfaat yang jarang diketahui. Berikut adalah beberapa kegunaan abu yang bisa Anda coba:

    1. Membersihkan Pintu Kaca

    Menggunakan abu kayu untuk membersihkan pintu kaca mungkin terdengar aneh, tapi nyatanya memang terbukti efektif.

    Campurkan sedikit abu dengan air, lalu oleskan dengan kain lembab, spons, atau handuk kertas. Gosok campuran tersebut pada permukaan pintu kaca, bilas dengan handuk kertas atau spons basah, kemudian keringkan dengan kain bersih.

    Perlu kamu ketahui bahwa abu kayu adalah bahan utama dalam sabun tradisional.

    2. Pupuk Tanaman

    Abu kayu memiliki kandungan alkali tinggi serta sedikit kalsium dan kalium yang dapat merangsang bunga.

    Jika tanah di kebun rumah kamu cenderung mengandung asam, kamu bisa menaburkan abu di sekitar tanaman yang menyukai alkali seperti clematis, bunga bokor (hydrangea), syringa, dan mawar.

    Dengan catatan kamu juga harus menghindari penggunaan abu bakaran ini dari tanaman yang menyukai tanah asam seperti rengganis/kadudampit, blueberry, dan saliyah.

    Selain itu, kamu juga harus menghindari penggunaan abu dari kayu yang mudah terbakar yang mungkin mengandung bahan kimia berbahaya bagi tanaman. Gunakan abu secara bijak pada tumpukan kompos, karena abu dapat mengurangi manfaat pupuk kandang dan bahan nitrogen tinggi lainnya.

    3. Mengusir Serangga

    Abu hasil bakaran dapat mengusir larva ngengat, siput, dan bekicot. Caranya cukup dengan menaburkan abu di sekitar kebun kamu, dan taburkan juga sedikit abu di atas tanaman kebun untuk mengatasi serangan hama atau serangga bertubuh lunak.

    4. Membersihkan Pewter (Kerajinan Logam Timah)

    Abu hasil bakaran (termasuk abu rokok) dapat membuat kerajinan pewter kamu bisa mengkilap kembali.

    Caranya dengan mencampurkan kain saringan tahu yang sudah basah ke dalam abu, lalu gosokkan kepada barang pewter dengan perlahan. Setelah selesai digosok, bilas dengan air, dan barang kerajinan pewter akan mengkilap kembali.

    5. Menghilangkan Noda Air dan Bekas Panas dari Furnitur Kayu

    kamu bisa menggunakan abu rokok atau cerutu untuk menghilangkan noda berbentuk cincin putih yang diakibatkan oleh cairan pada furnitur kayu di rumah kamu.

    Caranya adalah dengan mencampurkan abu dengan beberapa tetes air untuk membuat pasta, lalu gosok perlahan pada noda untuk menghilangkannya. Setelah itu, poles dengan finishing furnitur favorit kamu.

    Itu dia beberapa manfaat dari abu hasil bakar-bakaran yang jarang diketahui. Semoga bermanfaat!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Nggak Cukup Pakai Pengharum, Ini 7 Cara Hilangkan Bau Rokok di Dalam Ruangan



    Jakarta

    Merokok merupakan kebiasaan yang sulit hilang karena bisa dilakukan di mana saja bahkan di dalam rumah atau sebuah ruangan. Padahal, merokok di dalam rumah sangat berisiko terhadap kesehatan penghuninya.

    Asap rokok juga dapat menempel tak hanya pada pakaian, kulit, dan rambut, tetapi juga pada dinding, lantai, hingga perabotan di dalam rumah. Jika dibiarkan hal ini dapat membahayakan kesehatan penghuni seperti memicu timbul penyakit kanker dan paru-paru.

    Rumah atau ruangan yang sudah terkena asap rokok terlalu sering juga membuat baunya dapat menempel dan sulit hilang. Ketika tidak ada yang merokok pun, bau asapnya masih menyengat. Menghilangkan bau rokok tak semudah hanya menyemprotkan pengharum ruangan karena asap rokok menempel ke seluruh benda di ruangan.


    Lantas, bagaimana caranya membersihkan rumah atau ruangan agar terbebas dari bau rokok?

    Melansir dari situs Real Simple, terdapat 7 cara menghilangkan bau rokok sebagai berikut.

    Buka Pintu dan Jendela

    Pertama-tama buka pintu dan jendela untuk meningkatkan aliran udara di dalam ruangan. Bila perlu nyalakan kipas.

    Buang Asbak

    Buang asbak atau singkirkan abu rokok yang ada di dalam ruangan.

    Gunakan Cuka

    Tuang cuka putih suling ke dalam beberapa mangkuk kecil dan letakkan di sekitar ruangan di area yang tidak terganggu. Cuka berguna untuk menyerap bau.

    Bersihkan Perabotan

    Bersihkan segala perabotan di dalam ruangan, misalnya bantal, gorden, atau apa saja. Bersihkan dengan deterjen dengan menambahkan satu cangkir soda kue ke cucian.

    Taburkan Soda Kue

    Taburkan soda kue pada furnitur yang kering seperti sofa atau apapun, bisa gosok dengan sikat yang berbulu lembut. Kemudian, biarkan 4 hingga 8 jam lalu bersihkan dengan penyedot debu.

    Bersihkan Dinding

    Asap rokok juga bisa meninggalkan noda pada dinding, loh. Caranya campurkan 1 sendok teh pembersih serbaguna dan ½ cangkir soda kue pada 1 liter air hangat dalam ember kemudian aduk. Celupkan spons atau kain mirofiber ke dalam larutan, lalu seka dinding dari atas ke bawah dengan lembut. Kemudian, gunakan spons lain yang sudah dibasahi dengan air biasa untuk menyeka dinding agar menghilangkan sisa sabun.

    Bersihkan Karpet

    Pada karpet bisa gunakan penyedot debu, tetapi lebih baik taburkan soda kue dan diamkan selama 8 jam sebelum menyedot debu. Berikan penyegar kain untuk menghilangkan bau.

    Itulah beberapa cara yang bisa dilakukan agar bau rokok di ruangan bisa hilang dengan maksimal. Semoga membantu!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com