Tag: ac split

  • Perbedaan AC Split dan Inverter, Mana yang Lebih Baik?


    Jakarta

    Ternyata AC (Air Conditioner) terdapat dua jenis yang berbeda, yaitu ada AC inverter dan split. Saat kamu hendak membeli AC, biasanya hanya melihat merk saja tanpa mengetahui apakah itu jenis AC tersebut.

    Padahal, dengan tahu jenisnya dapat jadi bahan pertimbangan ketika memilih jenis AC, terutama dari sisi konsumsi energi. Nah, biar kamu nggak bingung mau pilih jenis AC yang mana. Berikut perbedaan AC split dan inverter yang perlu kamu tahu.

    Apa itu AC Split?

    Melansir dari Hisense, Selasa (26/12/2023), AC split merupakan jenis AC standar yang tidak dapat mengatasi pancaran panas dalam konsentrasi tinggi dari perangkat teknologi. AC split juga tidak bisa mengatur suhu dan kelembapan dengan presisi tertentu.


    Apa itu AC Inverter?

    Sementara AC inverter, AC inverter adalah AC yang menggunakan teknologi yang lebih canggih daripada AC biasa. Teknologi pada AC inverter memiliki cara khusus dalam pengoperasian AC, yaitu dapat mengubah tegangan listrik bolak-balik menjadi tegangan listrik searah, sehingga hal ini bisa menyebabkan konsumsi listrik menjadi lebih irit untuk jangka panjang.

    Perbedaan AC Split dan Inverter

    Melansir dari Qhome Mart, berikut ada beberapa perbedaan mencolok dari AC split dan Inverter.

    Tingkat Kecepatan Pendinginan

    AC inverter memiliki kemampuan lebih unggul dari AC split karena dapat mendinginkan ruangan lebih cepat daripada AC split.

    Hal ini karena jenis inverter punya kapasitas pendinginan lebih besar daripada split. Disisi lain, ac inverter mampu mempertahankan suhu dingin yang diinginkan secara konstan. Ini berkat kompresor yang bekerja terus menerus.

    Jenis Freon yang Digunakan

    Freon berupa bahan pendingin ruangan yang dipakai pada AC.Terdapat perbedaan diantara AC split dan inverter dari jenis freon yang digunakan.

    AC inverter biasanya lebih ramah lingkungan. Karena menggunakan jenis freon R32 adalah yang umum dipakai. Disebut ramah lingkungan salah satunya karena tidak merusak lapisan ozon bumi.

    Konsumsi Energi

    Bisa dibilang, AC inverter lebih hemat daya sebab teknologi inverternya yang hanya membutuhkan lebih sedikit daya daripada AC Split.

    Jika kita lihat perbedaan AC split dan inverter dari sisi konsumsi energi listrik, AC split setidaknya membutuhkan 800 watt sementara jenis inverter hanya 225 sampai 900 watt. Dengan begini, potensi konsumsi dari inverter bisa lebih hemat konsumsi listrik selama di set daya paling rendah.

    Harga

    Dari segi harga juga terdapat perbedaan AC split dan inverter. Jika kamu berkunjung ke toko atau supermarket yang menjual AC inverter dan split. AC split menawarkan harga lebih murah dari inverter. Namun, lebih tingginya harga dikarenakan AC inverter menawarkan kelebihan-kelebihan juga teknologi yang lebih ramah lingkungan.

    Kesimpulan

    Dari perbedaan AC split dan inverter diatas, dapat disimpulkan bahwa AC jenis inverter lebih unggul karena lebih cepat dingin serta memiliki daya lebih hemat juga ramah terhadap lingkungan. Disisi lain, AC split menawarkan harga jauh lebih murah.

    Demikian perbedaan AC split dan inverter. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Perhatikan Hal Ini Saat Pasang AC di Kamar Tidur Supaya Optimal


    Jakarta

    Memasang air conditioner (AC) berjenis split merupakan solusi andalan menghilangkan hawa panas di kamar tidur. Apalagi AC memang efisien dan tidak berisik, sehingga cocok kalau dipasang di kamar tidur.

    Namun, memasang AC tidak bisa di sembarang tempat. Jika menaruh AC di tempat yang salah, penghuni kamar justru bisa merasa tidak nyaman.

    Sebelum terlanjur, simak dulu cara memasang AC di kamar tidur yang dikutip dari Arsitur, Jumat (28/6/2024).

    Cara Pasang AC di Kamar Tidur

    1. Jangan Pasang AC Menghadap Tempat Duduk atau Tempat Tidur

    Tips pertama adalah jangan pasang AC split mengarah langsung menghadap tempat duduk atau tempat tidur agar angin yang keluar dari fan tidak langsung menusuk badan. Bayangkan jika kita terus diguyur angin dingin pastinya akan cepat sakit. Selain itu guyuran AC dapat mengakibatkan kulit cepat kering dan merusak pernafasan.


    2. Pasang di Atas Pintu

    Posisi AC sebaiknya diletakan di atas pintu masuk ruangan yang tidak sehingga tidak mengganggu aktivitas ruangan di dalamnya.

    3. Jangan Sembunyikan AC

    AC pada umumnya memiliki dua unit yaitu indoor dan outdoor. Unit indoor berfungsi mendinginkan ruangan, sedangkan unit outdoor untuk mengeluarkan udara panas keluar ruangan.

    Nah, untuk unit indoor AC Split sebaiknya tidak dibungkus dengan box ataupun disembunyikan dengan grill karena dapat mengakibatkan kondensasi dan mengurangi kinerja AC. AC menjadi lembab, unit indoor berair atau pendinginan berjalan lebih lambat.

    4. Tentukan PK AC Sesuai Ukuran Kamar

    Pastikan menghitung kebutuhan AC split dengan benar agar tidak terlalu boros sumber daya. Selain harga AC split yang lumayan, konsumsi listriknya juga tak kalah lumayan. Untuk kamar 3 x 4 m misalnya sudah cukup dengan AC ½ PK.

    5. Pasang Outdoor Unit Dekat Indoor Unit

    Jalur Pembuangan air untuk outdoor unit hendaknya bisa lebih dekat dengan indoor unit. Jika tidak terpasang dengan benar sering kali indoor unit yang berair dan membasahi ruangan. Posisi outdoor unit biasanya lebih rendah dan terdapat jalur pembuangan air.

    6. Tentukan Panjang Pipa Penghubung

    Pipa penghubung harus diperhatikan karena jika pipa sampai bengkok ini akan mengganggu sirkulasi refrigran. Panjang pipa penghubung yang paling baik antara 3 meter sampai 6 meter (ini adalah panjang ideal).

    Namun, jika tidak memungkinkan bisa ditambah hingga 9 meter sampai 12 meter (tergantung daya AC Ruang). Jika kurang dari 3 meter sebaiknya pipa penghubung digulung di belakang outdoor sehingga mencapai 3 meter.

    7. Beri Jarak Indoor Unit dengan Atap

    Posisi indoor unit harus terletak minimal 15 cm dari atap ini bertujuan agar sirkulasi udara lebih baik sebab udara yang ditiupkan oleh indoor unit dihisap dari bagian atas dan depan indoor unit jadi kalau bagian atas tertutup atap akan sangat mengurangi kualitas pendinginan

    8. Jauhkan Benda Elektronik dari Bawah Indoor Unit

    Hindari meletakkan benda-benda elektronik atau sumber listrik di bawah indoor unit untuk menghindari konsleting dan mengantisipasi apabila indoor unit bocor.

    Demikian tips pasang AC split di kamar tidur yang benar. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Banyak yang Nggak Tahu, Begini 8 Tips Pasang AC Split yang Benar


    Jakarta

    AC (Air Conditioner) memiliki banyak jenisnya, mulai dari AC split, AC portable, AC inverter, AC central, dan lainnya. Jenis AC yang paling banyak digunakan di Indonesia sendiri adalah AC split. Komponen AC ini memiliki 2 jenis yakni AC dalam dan luar ruangan.

    Kinerja AC split dinilai lebih efektif karena masing-masing memiliki kontrol sendiri sehingga dapat mendinginkan ruangan dengan maksimal. Sebab, AC dalam (AC indoor) bisa menurunkan suhu di dalam ruangan sehingga lebih dingin, sementara AC luar (AC outdoor) bertugas untuk membuang panas. Dengan demikian, meski memiliki tugas masing-masing keduanya saling melengkapi.

    Cara Pemasangan AC Split yang Benar

    Melansir dari Arsitur, Sabtu (6/7/2024), ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat memasang AC split, berikut diantaranya.


    1. Jangan Arahkan ke Tempat Tidur

    Hindari pemasangan AC split langsung mengarah ke tempat duduk atau tempat tidur karena angin tersebut langsung mengenai badan. Salah letak pemasangannya bisa membuat kesehatan terganggu dan gangguan seperti kulit kering dan merusak pernafasan.

    2. Pasang AC Split di Atas Pintu Masuk

    Posisi AC sebaiknya diletakan di atas pintu masuk ruangan sehingga anginnya menyebar dan tidak mengganggu aktivitas.

    3. Pasang AC di Area yang Terbuka

    Indoor AC Split sebaiknya tidak dibungkus dengan box ataupun disembunyikan dengan grill karena dapat mengakibatkan kondensasi dan mengurangi kinerja AC. Tanda kinerja AC menurun bisa terlihat dari area di sekitarnya lebih lembab, berair, dan pendinginan berjalan lebih lambat.

    4. Pilih PK AC yang Seusai dengan Ukuran Kamar

    Pastikan menghitung ukuran kamar agar dapat menyesuaikan PK AC split yang harus dipakai. Jika sesuai, kamu tidak akan mengalami tagihan listrik membengkak karena AC yang digunakan tidak menguras energi. Untuk kamar 3 x 4 m misalnya sudah cukup dengan AC ½ PK.

    5. Letak Selang Pembuangan Air Tidak Jauh dari AC Indoor

    Jalur pembuangan air untuk outdoor unit hendaknya bisa lebih dekat dengan indoor unit. Jika tidak terpasang dengan benar, seringkali indoor unit berair dan air menetes ke dalam ruangan. Posisi outdoor unit biasanya lebih rendah dan terdapat jalur pembuangan air.

    6. Pastikan Panjang Pipa Penghubung Sesuai

    Pipa penghubung harus diperhatikan karena jika pipa sampai bengkok ini akan mengganggu sirkulasi refrigran. Panjang pipa penghubung yang paling baik antara 3 meter sampai 6 meter (ini adalah panjang ideal) namun jika tidak memungkinkan bisa ditambah hingga 9 meter sampai 12 meter (tergantung daya AC Ruang). Jika kurang dari 3 meter sebaiknya pipa penghubung digulung di belakang outdoor sehingga mencapai 3 meter.

    7. Atur Jarak Indoor dan Outdoor AC Minimal 15 cm

    Posisi indoor unit minimal berjarak 15 cm dari atap ini bertujuan agar sirkulasi udara lebih baik. Dengan adanya ruang kosong diantara indoor AC dan atap membantu penghisapan udara yang ditiupkan oleh indoor unit ke bagian atas dan depan indoor unit.

    8. Hindari Meletakkan Benda Elektronik di Atas AC

    Benda-benda elektronik atau sumber listrik yang berada di bawah indoor unit dapat menyebabkan korsleting listrik. Selain itu, lama kelamaan barang elektronik yang diletakkan di atas AC dapat menyebabkan indoor unit bocor.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Pilih AC yang Tepat untuk Rumah di Dekat Pantai


    Jakarta

    Memiliki tempat tinggal di tepi pantai memiliki beberapa keuntungan, seperti pemandangan yang menakjubkan, hembusan angin, dan deruan ombak yang menenangkan jiwa. Namun, tinggal di pesisir pantai juga bisa menimbulkan tantangan tersendiri, contohnya seperti hawa panas sehingga membutuhkan pendinginan udara atau AC dalam sebuah bangunan atau rumah.

    Kelembapan yang tinggi, udara yang mengandung garam, dan suhu yang tidak menentu adalah suatu hal yang umum terjadi di daerah pesisir yang dapat merusak peralatan, terutama AC. Hal pertama yang harus kamu pertimbangkan adalah ketahanan terhadap korosi.

    Lalu bagaimana cara memilih AC yang tepat untuk rumah di dekat pantai? Dilansir dari INSC Digital Magazine, berikut ini informasinya.


    Pilih yang Memiliki Lapisan Anti Korosi

    Udara yang mengandung garam sangat korosif dan bisa merusak komponen logam yang terdapat pada AC dengan cepat. Maka dari itu, AC yang memakai lapisan anti-korosi atau yang terbuat dari bahan-bahan yang tahan karat lebih banyak disukai.

    Penjual selalu menawarkan model dengan lapisan pelindung khusus pada kondensor dan komponen vital lainnya untuk memperpanjang usia pendingin di pesisir pantai. Cari AC yang dirancang khusus untuk penggunaan di laut maupun pesisir, karena AC tersebut dibuat tahan kondisi yang keras.

    Ketahanan adalah faktor kunci lainnya, AC pada pesisir tidak cukup kuat untuk menahan korosi dan angin kencang, serta pasir, dan radiasi UV yang kuat. Unit dengan konstruksi kuat, termasuk rangka kokoh dan komponen yang tertutup rapat, sangat penting.

    Disarankan memilih AC yang telah melalui pengujian ketahanan lingkungan secara menyeluruh. Unit ini biasanya memiliki struktur diperkuat dan teknologi penyegelan canggih untuk mencegah masuknya pasir dan kelembapan.

    Hemat Energi

    Efisiensi energi juga merupakan faktor utama. Daerah pantai sering menghadapi suhu ekstrem, yang memerlukan penggunaan AC secara terus-menerus dan dalam jangka waktu panjang.

    Model hemat energi tidak hanya membantu menurunkan tagihan listrik, tetapi juga mengurangi dampak lingkungan. Pilih unit dengan peringkat SEER atau Seasonal Energy Efficiency Ratio tinggi.

    Teknologi inverter modern yang menyesuaikan kecepatan kompresor berdasarkan kebutuhan pendinginan menawarkan efisiensi energi lebih baik dan kontrol suhu yang stabil.

    Cari yang Mudah Dibersihkan dan Dirawat

    AC untuk bangunan di daerah pantai memerlukan perawatan lebih sering karena kondisi lingkungan yang keras. Pilih model yang mudah dibersihkan dan dirawat. Beberapa unit dirancang dengan komponen dan filter yang mudah diakses untuk dibersihkan atau diganti tanpa bantuan profesional. Selain itu, AC dengan fitur pembersihan otomatis membantu mencegah penumpukan jamur dan garam, yang mendukung kinerja serta kualitas udara yang lebih baik.

    Pilih Kapasitas AC Sesuai Kebutuhan

    Ukuran dan kapasitas pendinginan harus disesuaikan dengan kebutuhan rumah tepi pantai kamu. Ukuran AC yang tepat sesuai dengan luas area yang perlu didinginkan. Unit yang terlalu kecil akan sulit mempertahankan suhu nyaman, sedangkan unit yang terlalu besar bisa mendingin terlalu cepat tanpa menghilangkan kelembapan udara sehingga menciptakan suasana lembap.

    Tingkat kebisingan juga penting, terutama di lingkungan pantai yang tenang. Unit AC modern umumnya dilengkapi teknologi peredam kebisingan seperti kompresor berinsulasi dan bahan peredam suara. Memeriksa peringkat desibel AC dapat membantu memilih model yang menjaga keheningan dalam ruangan.

    AC Split Bisa Jadi Pilihan

    Sistem split sering direkomendasikan untuk rumah pantai karena fleksibilitas dan efisiensinya. Sistem ini terdiri dari unit luar ruangan yang menampung kompresor dan kondensor serta satu atau beberapa unit dalam ruangan yang menyalurkan udara dingin.

    Unit luar ruangan dapat ditempatkan jauh dari lingkungan korosif, dan unit dalam ruangan ditempatkan strategis untuk distribusi pendinginan yang merata di seluruh rumah.

    Alternatif lain yang layak adalah sistem mini-split tanpa saluran. Sistem ini seperti sistem split tetapi tanpa saluran, memudahkan pemasangan, terutama di rumah lama atau tanpa saluran. Mini-split tanpa saluran memungkinkan pendinginan zona yang efisien dan hemat biaya.

    Untuk rumah besar atau yang memiliki banyak ruangan, AC sentral mungkin menjadi pilihan terbaik. Sistem ini menggunakan jaringan saluran untuk mendistribusikan udara dingin dari unit pusat.

    Meski instalasinya lebih kompleks dan mahal, sistem AC sentral menawarkan kontrol iklim menyeluruh dan dilengkapi dengan sistem penyaringan yang meningkatkan kualitas udara dalam ruangan. Perawatan rutin sangat penting untuk menjaga efisiensi sistem ini di lingkungan pantai.

    Pendingin udara portabel menjadi solusi praktis, terutama bagi penyewa atau untuk penggunaan sementara. Unit ini mudah dipindahkan tanpa instalasi permanen, tetapi mungkin tidak sehemat energi atau sekuat sistem split atau sentral.

    Pilih yang Memiliki Kemampuan Sebagai Dehumidifier

    Tingkat kelembapan tinggi dapat membuat udara terasa lebih panas dan menyebabkan masalah seperti jamur. AC dengan kemampuan dehumidifikasi kuat dapat meningkatkan kenyamanan dan kualitas udara.

    Pemurnian udara adalah fitur lain yang perlu dipertimbangkan. Udara pesisir membawa polutan seperti serbuk sari, debu, dan semprotan air laut. AC dengan sistem penyaringan canggih dapat menghilangkan partikel-partikel ini, sehingga menghasilkan udara lebih bersih.

    Filter HEPA, karbon aktif, dan pembersih sinar UV adalah beberapa opsi yang bisa ditambahkan. Berinvestasi dalam termostat berkualitas tinggi juga dapat meningkatkan efisiensi dan kinerja AC di rumah pantai. Termostat yang dapat diprogram memungkinkan pengguna mengatur jadwal suhu untuk mengurangi konsumsi energi saat rumah kosong. Termostat pintar bahkan mampu menyesuaikan suhu berdasarkan pola penggunaan.

    Pemasangan yang tepat sangat penting untuk sistem AC di lingkungan pantai. Pemasangan profesional memastikan unit diposisikan dengan benar dan semua komponen terlindungi dari unsur alam. Perawatan rutin oleh teknisi juga membantu mencegah masalah korosi dan kebocoran refrigeran.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • AC Split, Portable, dan Central, Mending yang Mana?


    Jakarta

    Pendingin ruangan atau air conditioner (AC) merupakan salah satu alat elektronik yang sering digunakan di rumah. Namun, agar penggunaan AC maksimal tentunya harus sesuai dengan luas ruangan.

    Umumnya, AC yang digunakan merupakan jenis AC Split, AC Portable, dan juga AC Central. Ketiganya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

    Nah, berikut ini informasi mengenai ketiga AC tersebut.


    AC Split

    Young brunette woman in her modern apartment. She turns on the air conditioner from the remote control. Climate control at home with split system.Ilustrasi AC split Foto: Getty Images/iStockphoto/LENblR

    Dilansir Times of India, AC Split atau non-inverter merupakan jenis AC indoor dan outdoor. Biasanya, AC Split bekerja dengan pendinginan maksimum, jadi ketika ruangan dirasa sudah dingin maka AC akan berhenti beroperasi sesaat.

    Karena bekerja on-off, AC ini memerlukan listrik sekitar 800 watt. Untuk suara, AC ini tidak menimbulkan suara yang begitu mengganggu, hanya pada awal dinyalakan saja.

    Untuk harga, AC ini bisa dibilang cukup ekonomis. Tak heran jenis AC ini banyak digunakan di Indonesia.

    Melansir Sinar Mas Land, berikut ini kelebihan dan kekurangan AC Split
    Kelebihan:

    – Harga terjangkau
    – Perawatan mudah
    – Pendinginan cepat
    – Tersedia di banyak tempat

    Kekurangan:

    – Boros energi
    – Mengurangi estetika karena dipasang di dinding

    AC Portable

    Close-up View Of Portable Air Conditioner With Blurred Living Room BackgroundAC portable Foto: Getty Images/onurdongel

    Mengutip The Spruce, AC Portable merupakan jenis AC yang bisa dipindah-pindah posisinya karena diletakkan di lantai. Biasanya, AC jenis ini digunakan di ruangan yang tidak terlalu besar, sekitar 46 m2.

    Banyak orang yang memilih AC jenis ini karena praktis bisa dipindahkan kemana-mana. Namun, AC ini juga ada kelebihan dan kekurangannya. Berikut ini informasinya.

    Kelebihan:

    – Mudah dipindah-pindah
    – Harga tidak terlalu mahal dan mudah dipasang

    Kekurangan:

    – Tidak cocok untuk ruangan yang luas
    – Agak berisik

    AC Central

    AC central atau AC pusat merupakan AC yang bisa mendinginkan seisi ruangan karena diatur terpusat. AC jenis ini merupakan yang terbesar dan paling mahal dari AC konvensional.

    Melansir Better Homes & Gardens, sistem AC ini dirancang untuk mendinginkan seluruh rumah dengan mengalirkan udara dingin melalui saluran dan keluar melalui ventilasi. AC ini biasanya dikendalikan oleh termostat dan dapat dirancang dengan kemampuan cerdas.

    Meski bisa digunakan di rumah, namun umumnya jenis AC ini digunakan untuk gedung-gedung besar, seperti perkantoran, perhotelan, hingga pusat perbelanjaan.

    Kelebihan:

    – Efisiensi tinggi
    – Tidak bising

    Kekurangan:

    – Harga mahal
    – Biaya perawatan tinggi
    – Jika satu bagian bermasalah, seluruh sistem bisa terganggu
    – Pengaturan suhu terpusat sehingga kurang fleksibel

    Itulah informasi mengenai AC Split, AC Portable, dan AC Central. Sudah tahu bedanya serta kelebihan dan kekurangannya kan detikers?

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com