Tag: ac

  • 8 Hal yang Bikin AC di Rumah Cepat Rusak


    Jakarta

    AC adalah salah satu alat elektronik yang sangat ampuh untuk mendinginkan sebuah ruangan. Cara kerja dari AC adalah dengan menyerap udara di dalam ruangan tersebut yang kemudian akan diubah menjadi dingin dan kembali disebarkan pada ruangan tersebut.

    Seperti alat elektronik pada umumnya, AC juga memiliki umurnya tersendiri, pada umumnya, AC bisa bertahan hingga 15 tahun. Namun, tentunya umur dari sebuah alat elektronik juga bisa diperpendek oleh faktor lainnya, termasuk dari kesalahan pengguna.

    Nah, bagi kamu yang punya AC di rumah, sebaiknya kamu simak beberapa hal di bawah ini yang bisa membuat AC di rumah kamu jadi lebih mudah rusak.


    Hal-Hal yang Bisa Membuat AC jadi Mudah Rusak

    Dikutip dari rd.com, ada beberapa faktor pengguna yang bisa membuat AC di rumah kamu jadi semakin cepat rusak. Berikut ringkasannya.

    1. Jarang Membersihkan Filter AC

    Seiring berjalannya waktu, tentunya kotoran debu bisa menyumbat filter AC. Hal ini tentunya bisa mempengaruhi efisiensi AC dan membuat mesinnya bekerja jauh lebih berat dari biasanya.

    Chief Operating Officer One Hour Heating & Air Conditioning, Mark Dawson menyarankan bahwa sebaiknya kamu rutin membersihkan filter AC setidaknya setiap satu hingga tiga bulan sekali. Apalagi bila kamu adalah seorang perokok atau memiliki hewan peliharaan di dalam rumah, sebaiknya kamu harus lebih rajin lagi membersihkan filter di rumah AC kamu.

    2. Meletakkan AC Luar di Tempat Sempit/Tersembunyi

    Kebanyakan orang selalu meletakkan AC luar di tempat yang sulit untuk terlihat agar tidak mengganggu pemandangan rumah. Namun nyatanya ini adalah hal yang sangat salah.

    Menurut Dawson, AC luar yang tertutup justru bisa membuat AC semakin cepat rusak. Hal ini dikarenakan udara yang dihembuskan AC luar jadi terhalang, bahkan bisa terjadi penyumbatan pada sistem ventilasinya.

    Menurutnya, AC luar seharusnya memiliki jarak setidaknya 30 cm, dari tembok atau hambatan lainnya.

    3. Pemakaian Berlebihan

    Pemakaian AC yang berlebihan tentu bisa membuat mesin AC kelelahan dan bisa membuat umurnya semakin pendek. Oleh karena itu, pastikan bahwa AC di rumah kamu tidak ditinggalkan dalam keadaan menyala saat kamu bepergian.

    4. Meletakkan Sumber Panas di Sekitar AC

    Tujuan dari AC adalah untuk mendinginkan suhu ruangan. Tentunya ini sangat bertolak belakang dengan alat yang menimbulkan panas seperti lampu, TV, dan sebagainya.

    Maka dari itu, sebaiknya kamu tidak meletakkan alat atau sumber panas terutama di sekitar thermostat dari AC tersebut.

    5. Terlambat Melakukan Servis atau Perawatan

    Akui saja, pasti kamu sering meremehkan servis rutin dari sebuah AC. Sebenarnya jadwal servis rutin AC itu sangat penting dilakukan supaya AC bisa terus bertahan pada kondisi primanya hingga bertahun-tahun.

    Kebanyakan dari AC yang rusak biasanya diakibatkan oleh dibiarkannya sebagian kecil mesin yang rusak. Hal ini bisa mengakibatkan bagian mesin lainnya untuk ikut rusak juga.

    6. Memasang AC yang Terlalu Besar Untuk Ruangan

    Memang benar, memasang AC dengan daya dingin lebih besar daripada ukuran ruangan tersebut pasti bisa membuat ruangan tersebut jauh lebih cepat dingin. Namun, kamu juga perlu ketahui bahwa hal ini juga akan mempengaruhi cara kerja AC tersebut.

    Menurut Dawson, jika AC mendinginkan ruangan terlalu cepat, maka AC akan lebih sering menyala dan mati. Hal ini dapat menyebabkan kerusakan pada sistem AC tersebut.

    7. Mengatur Suhu Terlalu Rendah

    Ketika musim panas, tentu kita selalu tergoda untuk terus menurunkan angka suhu pada AC kita. Tapi perlu kamu ketahui bahwa pengaturan suhu yang terlalu rendah bisa membuat AC bekerja terlalu keras, apalagi bila cuaca sedang panas.

    Menurut Dawson, standar suhu untuk ditetapkan pada AC kamu cukup 11°C atau 20°F lebih rendah dari suhu luar ruangan saja. Bila lebih dari itu, justru AC akan bekerja terus menerus karena AC akan kesulitan untuk mencapai angka suhu tersebut.

    8. Ingin Ruangan Cepat Dingin

    Ketika kamu menyalakan AC untuk pertama kalinya, cobalah untuk bersabar dan tidak memaksa AC untuk cepat mendinginkan suhu ruangan dengan mengatur suhu serendah mungkin.

    Itu dia 8 hal yang perlu kamu hindari ketika menggunakan AC, supaya AC di rumah kamu jadi semakin awet. Semoga bermanfaat!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Ketahui 5 Penyebab Karpet Bau Apek dan Cara Ampuh Mengatasinya


    Jakarta

    Karpet menjadi benda yang dapat menghiasi ruangan sekaligus memberi rasa hangat ketika berdiri atau duduk di atasnya. Meski cantik dan fungsional, sering kali kita mengabaikan kebersihan sampai karpet bau apek.

    Aroma kain yang lembap dan apek bikin suasana rumah menjadi kurang nyaman. Kalau sudah terlanjur apek, sebaiknya segera diatasi dan jangan dibiarkan ya!

    Lantas, apa yang membuat karpet bau apek? Simak penjelasan berikut ini yang dilansir dari Rug Traders, Jumaat (5/12/2024).


    Penyebab Karpet Berbau Apek

    1. Hewan Peliharaan

    Karpet tak jarang menjadi sasaran bagi hewan peliharaan untuk pipis. Bau pesing akibat urin hewan peliharaan, terutama pada karpet wol, akan melekat kuat dan sulit dihilangkan. Bau tidak sedap ini bahkan bisa meningkat dari waktu ke waktu akibat bakteri yang kembali aktif jika terkena air.

    2. Karpet Lembap

    Bau apek pada karpet bisa dipicu oleh kondisinya yang lembap. Hal ini biasanya disebabkan oleh banjir, tumpahan air, atau pendingin ruangan yang bocor. Bau apek ini ditimbulkan oleh jamur dan bakteri yang muncul pada karpet yang basah.

    3. Lapisan Lateks Rusak

    Banyak karpet memiliki lapisan lateks di bagian bawahnya yang bertujuan agar bulu-bulu karpet tetap menyatu. Namun, lapisan lateks ini bisa rusak dan menimbulkan bau busuk karena kualitasnya yang menurun. Bau akibat lapisan lateks ini bahkan bisa semakin parah setelah dicuci.

    4. Usia Karpet

    Kualitas karpet akan menurun seiring berjalannya waktu. Serat-serat pada karpet bisa terurai dan menimbulkan bau apek yang tidak diinginkan. Selain bau yang mengganggu, serat karpet juga bisa mengeluarkan debu yang menyebabkan alergi.

    5. Wol Karpet

    Karpet berbahan wol dibuat dari serat bulu domba yang memiliki kemampuan menyerap kelembapan dari udara. Hal ini juga bisa menimbulkan bau khas wol yang tidak sedap.

    Cara Menghilangkan Bau apek pada Karpet

    Untuk menghilangkan bau apek pada karpet, ada berbagai cara yang bisa kamu lakukan. Melansir Pristine Home, Jumat (5/7/2024), berikut beberapa solusi sederhana yang bisa kamu lakukan untuk menghilangkan bau apek pada karpet.

    1. Gunakan Soda Kue atau Cuka Putih

    Soda kue memiliki sifat pembersihan yang luar biasa. Kabar baiknya, kamu tidak perlu susah mendapatkannya karena bahan ini biasanya sudah ada di lemari dapurmu.

    Soda kue bisa menghilangkan noda dan menyerap bau, serta kelembapan pada karpet. Jika noda dan bau pada karpet masih sulit dihilangkan, kamu bisa mengombinasikannya dengan cuka putih.

    Berikut langkah-langkah menghilangkan bau apek pada karpet dengan soda kue:

    • Pastikan karpet dalam keadaan kering.

    • Campur air hangat dan cuka dengan rasio 2:1 dalam botol semprot. Semprotkan campuran tersebut di area yang bau pada karpet. Namun, jangan membuatnya terlalu basah.

    • Taburkan soda kue di area berbau. Kamu bisa menggunakan sapu atau sikat untuk meratakannya, lalu gosokkan bubuk soda kuet tersebut ke dalam karpet. Alternatifnya, kamu juga bisa menggunakan boraks.

    • Biarkan campuran tersebut meresap semalaman.

    • Vakum bubuk soda kue dari karpet, pastikan tidak ada produk yang tertinggal.

    2. Bersihkan Karpet dengan Sampo

    Coba menggunakan sampo karpet komersial. Ada berbagai jenis yang tersedia. Beberapa produk mungkin memerlukan mesin pembersih karpet, sementara yang lain bisa diaplikasikan hanya dengan spons.

    Langkah-langkah menghilangkan bau apek pada karpet dengan sampo adalah sebagai berikut.

    • Periksa petunjuk penggunaan produk sebelum menggunakannya. Beberapa sampo mungkin memerlukan air untuk diaktifkan, sementara yang lain bekerja dengan baik dalam keadaan kering.

    • Jika karpetmu terdapat noda, mungkin lebih baik untuk mengatasinya sebelum membersihkannya dengan sampo.

    3. Kontrol Kelembapan Udara di Rumah

    Seperti pepatah, melakukan langkah pencegahan lebih baik daripada pengobatan. Untuk menghilangkan kemungkinan bau tidak sedap atau pertumbuhan jamur, cobalah kontrol kelembapan udara di dalam rumahmu. Kondisi udara yang lembap bisa memicu bau apek pada karpet.

    Untuk mengontrol kelembapan udara di rumah, kamu bisa melakukan langkah-langkah berikut.

    • Pasang kipas angin agar sirkulasi udara berjalan dengan lebih baik. AC juga bisa memberikan hasil yang memadai.

    • Buka jendela secara teratur untuk ventilasi yang baik.

    • Saat membersihkan lantai, tunggu hingga benar-benar kering sebelum meletakkan kembali karpet di atasnya.

    • Jika memungkinkan, jemur karpet di bawah sinar matahari agar kering secara alami.

    • Temukan sumber kelembapan di rumah dan atasi segera. Sumber kelembapan di rumah umumnya disebabkan oleh kebocoran pipa atau uap dari dapur atau kamar mandi.

    Demikianlah penjelasan mengenai cara menghilangkan bau apek pada karpet di rumah. Dengan mengetahui cara-caranya, karpet bisa terbebas dari bau apek sehingga akan membuatmu nyaman di rumah.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Arsitek Kasih Tips Bikin Kos-kosan Adem Minim Penggunaan AC


    Jakarta

    Rumah kos-kosan adem pastinya menjadi idaman para anak kos karena memberi suasana nyaman tanpa kegerahan. Tanpa harus mengandalkan AC, rumah kos-kosan masih bisa terasa adem kok.

    Arsitek dari Andyrahman Architect, Andy Rahman membagikan tips membuat kos-kosan adem seperti salah satu proyeknya di Surabaya. Ia mengungkapkan kos-kosan berlubang yang lebih dikenal Biophilic Boarding House dirancang dengan sirkulasi yang baik.

    “Kos-kosan itu juga pernah diriset sama dosen Universitas Brawijaya. Suhunya di luar 32 derajat (selsius), di dalam 28 derajat (selsius). Risetnya selama 6 bulan,” ujar Andy kepada detikcom beberapa waktu lalu.


    Lantas, bagaimana cara membuat kos-kosan adem? Simak penjelasannya berikut ini.

    Tips Bikin Kos-kosan Adem

    1. Dak Beton Berlapis

    Andy mengungkap caranya membuat atap dak beton berlapis yang mampu menahan panas.
    Pertama, ia melapisi dak beton dengan lapisan waterproofing yang juga bisa menahan panas. Lapisan membran ini pemasangannya dengan dibakar serta dapat meredam panas.

    Kemudian, di atas diberi lapisan kerikil bulat kecil yang tidak akan merusak membran. Kerikil tersebut berfungsi untuk meredam panas sebelum hawa panas mengenai membran.

    2. Dinding Berongga

    Biophilic Boarding HouseBiophilic Boarding House Foto: Andyrahman Architect

    Andy menggunakan roster pada beberapa sisi dinding kos-kosan untuk memungkinkan keluar masuknya udara. Hal ini membantu ciptakan sirkulasi udara di rumah.

    “Ruang publiknya (kos-kosan) itu semuanya tidak memakai AC, semuanya berongga dindingnya, sehingga sirkulasi udaranya optimal,” ucapnya.

    3. Void Besar

    Biophilic Boarding HouseBiophilic Boarding House Foto: Andyrahman Architect

    Kemudian, area komunal di tengah kos-kosan sengaja dibuat tanpa atap, sehingga berfungsi sebagai void. Ia mengatakan void besar tersebut memungkinkan hawa panas untuk naik dan keluar dari kos-kosan.

    4. Jendela di Kamar

    Biophilic Boarding HouseBiophilic Boarding House Foto: Andyrahman Architect

    Pastikan setiap kamar tidur mempunyai jendela, bahkan ia merancang kamar dengan dua jendela untuk memungkinkan sirkulasi udara silang. Meski masih ada AC di kamar, hal ini membantu meminimalisir penggunaannya.

    “Sebetulnya mereka (anak kos) kalau nggak panas-panas amat cuacanya nggak perlu menyalakan AC, tapi cukup membuka dua jendela itu, maka sirkulasi udaranya akan berjalan,” tuturnya.

    5. Ruang Terbuka

    Selanjutnya, Andy menyarankan bila memungkinkan sebuah rumah mempunyai 2-3 ruang terbuka. Menurutnya, ruangan tersebut krusial untuk pencahayaan alami, sirkulasi udara, dan tempat menaruh tanaman.

    “Jadi yang pertama (supaya rumah adem) harus punya ruang terbuka, baik itu di depan maupun di belakang. Minimal kalau lahannya terbatas di depan dan di belakang. Tapi kalau cukup luas harus ada di tengah, jadi ada tiga,” katanya.

    6. Tanaman

    Terakhir, ia menyarankan ada ruang terbuka untuk dapat diberi tanaman. Tanaman tersebut berfungsi untuk menurunkan suhu udara sekitar rumah.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Kulkas di Rumah Keluarkan Suara Berisik? Begini Cara Atasinya


    Jakarta

    Kulkas di rumah terkadang menimbulkan suara yang tidak biasa. Suara tersebut bisa saja mengganggu penghuni rumah.

    Kulkas memang terkadang mengeluarkan suara kecil, hal itu adalah sesuatu yang normal. Namun, jika kulkas mengeluarkan suara keras, seperti berdengung, maka patut untuk dicurigai.

    Dilansir dari Real Simple, Jumat (19/7/2024), berikut ini hal yang bisa dilakukan saat kulkas mengeluarkan suara aneh.


    1. Bersihkan Tempat Air dan Pembuat Es

    Seorang ahli bersih-bersih dan Founder Clean My Space, Melissa Maker mengatakan perlu mengecek penampung air kulkas dan pembuat es kulkas terlebih dahulu apabila terdengar suara aneh. Kamu juga bisa mengganti filter agar kulkas tetap bersih dan segar.

    Saat membersihkan kulkas pun sebaiknya baca buku petunjuk terlebih dahulu. Hal itu karena kulkas memiliki banyak tipe berbeda.

    2. Bersihkan Kipas Kondensor

    Jika suara berisik itu bukan berasal dari pembuat es atau saluran air, bisa jadi itu dari kipas kondensor yang berada di belakang kulkas. Bagian belakang kulkas menjadi salah satu yang paling sering terlupakan untuk dibersihkan.

    “Ini berfungsi seperti AC sehingga kipas berputar dan membantu menghembuskan udara bertekanan ke dalam kulkas untuk membuat kumparan. Saat kompresor dan kipas berdebu, kipas harus bekerja extra dan kemudian menghasilkan banyak suara bising,” ujarnya, dikutip dari Real Simple.

    Untuk membersihkan bagian tersebut, sebaiknya kamu mencabut kabel dari stopkontak dan menjauhkan kulkas dari dinding. Gunakan penyedot debu atau vacuum cleaner untuk menyedot semua debu yang ada.

    Itulah beberapa cara mengatasi suara berisik yang ditimbulkan dari kulkas. Semoga bermanfaat!

    (abr/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Nggak Perlu Takut! 4 Jenis Tanaman Hias Ini Cocok di Ruang Ber-AC


    Jakarta

    Rumah memang sebaiknya memiliki tanaman hias di dalamnya. Selain sebagai pajangan, tetapi bagus juga untuk mengurangi polusi dan menambah harum ruangan. Namun, saat ini kebanyakan rumah sudah memakai pendingin ruangan seperti AC. Hal ini membuat pemilik rumah ragu untuk meletakkan tanaman di dalam rumah karena takut tanaman tidak dapat bertahan di ruangan ber-AC.

    Biasanya ruangan ber-AC suhunya di bawah 30 derajat sekitar 28-16 derajat. Sementara ada tanaman yang tidak bisa tumbuh di suhu terlalu dingin dan ada pula tanaman yang tidak bisa terlalu lama di dalam ruangan.

    Untuk menyiasati hal ini, kamu perlu mencari tanaman hias yang bisa bertahan di ruangan ber-AC. Dilansir dari Simplify Plants, Jumat (30/8/2024), berikut ini beberapa tanaman yang cocok berada di ruangan ber-AC.


    1. Lidah Mertua

    Ilustrasi lidah mertuaIlustrasi lidah mertua Foto: Getty Images/iStockphoto/Tharakorn

    Tanaman yang cukup mudah ditemukan di Indonesia dan mudah tumbuh di dalam ruangan adalah lidah mertua atau snake plant. Tanaman ini cukup sesekali saja dikeluarkan. Selain itu lidah mertua cukup mendapatkan cahaya matahari selama 6-8 jam. Bahkan tanaman ini terkenal tidak butuh sering-sering disiram, cukup tunggu tanahnya kering saja. Jika tanah terlalu lembab, maka bisa cepat busuk.

    2. Monstera

    Monstera Monkey Mask houseplant against the gray brick wallMonstera Monkey Mask houseplant against the gray brick wall Foto: Getty Images/iStockphoto/Oksana Chaun

    Daya tarik dari tanaman monstera adalah daunnya yang lebar dan bolongan di permukaannya. Ini bukan karena ulat, melainkan ini adalah pola dari daun tersebut. Monstera cocok ditaruh di ruangan ber-AC karena mudah beradaptasi. Tanaman ini juga tidak perlu terkena cahaya matahari langsung dan dapat tumbuh di tempat dengan cahaya yang redup.

    Untuk perawatannya, kamu bisa siram tanaman ini seminggu sekali untuk menjaga kadar air di dalam tanah. Jika terlalu sering disiram, justru bisa membunuh monstera.

    3. Peace Lily

    Spathe flower in flowerpot on wooden backgroundSpathe flower in flowerpot on wooden background Foto: iStock

    Jika kamu ingin tanaman yang berbunga, kamu bisa meletakkan peace lily di dalam ruangan. Berbeda dengan tanaman lily pada umumnya, peace lily tidak memiliki wangi. Namun, dari segi tampilan tanaman ini menarik. Bahkan bisa bertahan di ruangan ber-AC, bahkan menyukai hidup di suhu yang dingin. Namun, pastikan tanaman ini tidak mendapat angin langsung dari AC.

    Taruh Peace Lily di ruangan yang bisa terkena cahaya matahari tidak langsung pada pagi hari. Terlalu banyak cahaya justru kurang bagus bagi tanaman ini. Siram Peace Lily beberapa hari sekali untuk menjaga kelembaban tanah.

    4. Spider Plant

    cat playing in spider plantcat playing in spider plant Foto: Getty Images/iStockphoto/kodachrome25

    Spider plant meskipun terlihat seperti rumput, tetapi jika dia lebat, bagus sekali untuk mempercantik rumah. Tanaman ini kuat hidup di ruang ber-AC dan mudah dirawat. Ada baiknya, kamu menaruh tanaman ini di tempat yang terkena sinar matahari tidak langsung. Sebab, jika terkena sinar matahari langsung dapat membakar daunnya dan membuat pertanamannya melambat. Kamu bisa menyiram tanaman ini seminggu sekali atau ketika tanahnya mulai kering.

    5. Aglaonema Merah

    Colorful Aglaonema plants in the garden.Common name: Aglaonema Scientific name: Aglaonema sp. Family: Araceae.Colorful Aglaonema plants in the garden.Common name: Aglaonema Scientific name: Aglaonema sp. Family: Araceae. Foto: Getty Images/iStockphoto/Alohapatty

    Jika kamu butuh warna di ruangan, coba letakkan aglaonema merah. Tanaman ini mudah dirawat dan dapat tumbuh di bagian manapun di rumah atau kantor. Tanaman ini bisa ditempatkan di ruangan ber-AC, namun jangan terlalu dekat dengan tempat keluarnya angin dari AC.

    Pastikan tanaman ini mendapatkan cahaya matahari tidak langsung untuk menjaga daunnya tetap berwarna pink ke merah-merahan. Aglaonema menyukai tanah yang lembab, maka kamu bisa menyiramnya setiap beberapa hari sekali dan pastikan sisa airnya kering.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Cara Ampuh Hilangkan Suara Berisik pada Kulkas


    Jakarta

    Kulkas merupakan salah satu barang elektronik yang dibutuhkan di rumah. Biasanya, kulkas digunakan untuk menyimpan makanan dan bahan makanan agar tahan lebih lama.

    Namun, terkadang kulkas menimbulkan suara yang tidak biasa. Suara tersebut bisa saja mengganggu penghuni rumah.

    Jika kulkas mengeluarkan suara kecil, hal itu adalah sesuatu yang normal. Namun, jika kulkas mengeluarkan suara keras, seperti berdengung, maka patut untuk dicurigai.


    Dilansir dari Real Simple, Sabtu (31/8/2024), berikut ini hal yang bisa dilakukan saat kulkas mengeluarkan suara aneh.

    1. Bersihkan Tempat Air dan Pembuat Es

    Seorang ahli bersih-bersih dan Founder Clean My Space, Melissa Maker mengatakan perlu mengecek penampung air kulkas dan pembuat es kulkas terlebih dahulu apabila terdengar suara aneh. Kamu juga bisa mengganti filter agar kulkas tetap bersih dan segar.

    Saat membersihkan kulkas pun sebaiknya baca buku petunjuk terlebih dahulu. Hal itu karena kulkas memiliki banyak tipe berbeda.

    2. Bersihkan Kipas Kondensor

    Jika suara berisik itu bukan berasal dari pembuat es atau saluran air, bisa jadi itu dari kipas kondensor yang berada di belakang kulkas. Bagian belakang kulkas menjadi salah satu yang paling sering terlupakan untuk dibersihkan.

    “Ini berfungsi seperti AC sehingga kipas berputar dan membantu menghembuskan udara bertekanan ke dalam kulkas untuk membuat kumparan. Saat kompresor dan kipas berdebu, kipas harus bekerja extra dan kemudian menghasilkan banyak suara bising,” ujarnya, dikutip dari Real Simple.

    Untuk membersihkan bagian tersebut, sebaiknya kamu mencabut kabel dari stopkontak dan menjauhkan kulkas dari dinding. Gunakan penyedot debu atau vacuum cleaner untuk menyedot semua debu yang ada.

    Itulah beberapa cara mengatasi suara berisik yang ditimbulkan dari kulkas. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Penyebab dan Tanda Freon AC Bocor


    Jakarta

    Freon merupakan salah satu komponen penting dalam Air Conditioner atau AC di Rumah untuk menghasilkan udara dingin. Freon juga perlu diperhatikan karena bisa terjadi kebocoran.

    Apabila freon bocor, dapat menimbulkan beberapa masalah di rumah. Misalnya, AC jadi tidak dingin hingga tagihan listrik yang mahal.

    Kenapa ya freon bisa bocor? Dilansir dari Angi, Senin (2/9/2024), berikut ini penyebab freon bocor.


    Penyebab Freon AC Bocor

    – Pemasangan yang Tidak Tepat

    Saat ada komponen atau bagian yang tidak terpasang dengan aman, kemungkinan AC bisa bocor.

    – Erosi Logam

    Erosi logam menyebabkan terbentuknya lubang kecil yang mengakibatkan kebocoran refrigeran.

    – Cacat Pabrik

    Jika unit AC keluar dari pabrik dalam keadaan rusak, kebocoran dapat terjadi seiring berjalannya waktu.

    – Keausan

    Segel karet pada batang katup unit AC cenderung aus seiring waktu yang dapat menyebabkan kebocoran. Selain itu, komponen luar ruangan dapat berkarat, mengalami keausan, dan menyebabkan kebocoran.

    Tanda-tanda Freon AC Bocor

    – Tagihan Listrik Meningkat

    AC yang bocor kurang efisien karena harus bekerja lebih keras untuk mendinginkan rumah. Hal ini memungkinkan kamu akan memiliki tagihan listrik yang lebih tinggi. Jika tagihan listrik rumah kamu lebih tinggi dari biasanya tanpa alasan yang jelas, ini bisa menjadi tanda kebocoran freon.

    – Waktu Pendinginan yang Lama

    Unit AC yang kurang efisien tidak akan mendinginkan rumah secepat biasanya. Kamu bisa pertimbangkan untuk berkonsultasi dengan profesional HVAC untuk memeriksa unit AC karena butuh lama untuk mendinginkan ruangan.

    – Peningkatan Kelembapan

    Unit AC berkontribusi untuk menurunkan tingkat kelembapan di rumah. Jika tingkat kelembapan Anda meningkat, bisa jadi karena refrigeran atau freon bocor.

    – Ada Suara Mendesis

    Seiring berjalannya waktu, logam dapat terkikis pada suatu komponen. Hal itu menyebabkan retakan atau lubang pada kumparan. Jika kamu mendengar suara mendesis, bisa jadi ada kebocoran yang perlu diperbaiki.

    Itulah penyebab dan tanda-tanda freon AC di Rumah kamu bocor. Semoga bermanfaat!

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 8 Tips Menjaga Kelembapan di Ruang Kantor



    Jakarta

    Ruang kantor yang nyaman adalah salah satu kunci produktivitas kerja yang optimal. Selain memastikan lingkungan kerja bersih dan tertata, menjaga kelembapan udara di dalam ruang kantor juga penting untuk menciptakan suasana yang sehat dan nyaman.

    Kelembapan udara yang tepat tidak hanya berpengaruh pada kenyamanan karyawan, tetapi juga berdampak pada kesehatan. Ruang kantor yang terlalu kering atau terlalu lembap dapat menyebabkan berbagai masalah, seperti iritasi kulit, masalah pernapasan, dan gangguan fokus.

    Oleh karena itu, penting bagi perusahaan untuk memahami bagaimana menjaga kelembapan udara ruang kantor secara optimal.


    Mengapa Kelembapan di Ruang Kantor Penting?

    Kelembapan udara yang ideal di dalam ruangan berkisar antara 40% hingga 60%. Jika kelembapan terlalu rendah, udara akan menjadi kering dan dapat menyebabkan iritasi pada saluran pernapasan, kulit, serta mata.

    Sebaliknya, kelembapan yang terlalu tinggi dapat menciptakan lingkungan yang lembap, sehingga memicu pertumbuhan jamur, dan menyebabkan ketidaknyamanan. Dalam situasi kerja yang mengharuskan karyawan untuk berada dalam ruangan dalam waktu lama, kelembapan udara yang tidak terkontrol bisa mengganggu produktivitas dan kesehatan.

    Masalah kelembapan udara sering kali diperparah oleh penggunaan pendingin ruangan (AC) yang tidak diatur dengan benar. Selain itu, AC yang tidak diservis secara rutin juga bisa menjadi salah satu penyebab penurunan kualitas udara di dalam ruangan.

    Oleh karena itu, penting untuk melakukan service AC kantor secara teratur demi menjaga kualitas dan kelembapan udara yang baik.

    Tips Menjaga Kelembapan di Ruang Kantor

    Setelah memahami dampak kelembapan udara yang tidak ideal, berikut beberapa tips untuk menjaga kelembapan udara yang baik di ruang kantor:

    1. Gunakan Humidifier atau Dehumidifier

    Humidifier adalah alat yang digunakan untuk menambah kelembapan udara, sedangkan dehumidifier berfungsi untuk mengurangi kelembapan udara yang berlebihan.

    Jika udara di dalam ruang kantor terasa terlalu kering, terutama saat musim kemarau atau akibat penggunaan AC yang terus-menerus, humidifier bisa membantu menyeimbangkan kelembapan udara.

    Sebaliknya, jika ruang kantor cenderung lembap, dehumidifier dapat membantu mengurangi kelembapan udara yang berlebih agar udara menjadi lebih nyaman.

    2. Atur Penggunaan AC Secara Bijak

    Pendingin ruangan (AC) sering kali menjadi penyebab utama kelembapan udara yang rendah di ruang kantor. Menggunakan AC dalam jangka waktu lama tanpa pengaturan yang tepat dapat menghilangkan kelembapan alami udara.

    Sebaiknya atur suhu AC pada tingkat yang tidak terlalu rendah dan pastikan ruangan mendapatkan udara segar secara berkala dengan membuka jendela atau ventilasi udara.

    Selain itu, pastikan AC di kantor selalu dalam kondisi optimal dengan melakukan service AC secara rutin untuk menjaga performa dan keseimbangan kelembapan ruangan.

    3. Tanaman Hijau

    Tanaman hias tidak hanya berfungsi sebagai dekorasi ruangan, tetapi juga bisa membantu menjaga kelembapan udara. Tanaman dapat mengeluarkan uap air melalui proses transpirasi yang dapat meningkatkan kelembapan udara di sekitarnya.

    Beberapa jenis tanaman yang baik untuk menambah kelembapan udara adalah lidah mertua, pohon dolar, dan pakis. Selain itu, tanaman hijau juga membantu membersihkan udara dari polutan dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih segar.

    4. Ventilasi Udara yang Baik

    Ventilasi yang baik sangat penting untuk menjaga kualitas udara dan kelembapan di dalam ruangan. Pastikan ruang kantor memiliki sirkulasi udara yang baik dengan menyediakan ventilasi yang cukup.

    Ventilasi membantu mengalirkan udara segar dari luar dan membuang udara yang pengap dari dalam ruangan. Jika kantor Anda tidak memiliki jendela yang dapat dibuka, pertimbangkan penggunaa. ventilator atau exhaust fan untuk membantu sirkulasi udara.

    5. Perawatan Karpet dan Furnitur

    Karpet dan furnitur berbahan kain bisa menyerap kelembapan dari udara dan menjadi tempat berkembang biaknya jamur serta bakteri jika tidak dirawat dengan baik.

    Pastikan karpet dan furnitur di kantor dibersihkan secara rutin untuk mencegah penumpukan debu dan lembap. Anda dapat menggunakan produk anti-jamur dan pembersih yang tepat untuk membantu menjaga kebersihan dan kelembapan pada area yang tertutup kain.

    6. Perhatikan Kelembapan di Area Tertentu

    Beberapa area di kantor seperti ruang penyimpanan atau ruang server mungkin memerlukan perhatian khusus terkait kelembapan. Misalnya, ruang server yang dipenuhi dengan peralatan elektronik biasanya harus memiliki kelembapan yang lebih rendah untuk mencegah kerusakan pada peralatan.

    Sebaliknya, ruang penyimpanan arsip atau dokumen harus dijaga kelembapannya agar kertas dan dokumen tidak mudah rusak. Penggunaan alat pengukur kelembapan atau hygrometer di area-area ini dapat membantu memonitor kondisi udara dan memastikan kelembapan tetap ideal.

    7. Atur Pemakaian Perangkat Elektronik

    Perangkat elektronik seperti komputer, printer, dan mesin fotokopi dapat memengaruhi suhu dan kelembapan udara di dalam ruangan. Penggunaan perangkat ini secara terus-menerus bisa membuat udara menjadi lebih kering.

    Untuk mengatasi hal ini, pastikan perangkat elektronik dimatikan saat tidak digunakan lalu tempatkan peralatan tersebut di area yang berventilasi baik. Penggunaan perangkat elektronik yang bijak turut membantu mengurangi panas berlebih di ruangan, sehingga kelembapan udara tetap stabil.

    8. Bersihkan AC secara Rutin

    Pendingin udara (AC) memainkan peran penting dalam menjaga kelembapan dan kualitas udara di kantor. Oleh karena itu, membersihkan AC secara rutin adalah langkah yang penting. Filter AC yang kotor dapat mengurangi efisiensi pendinginan dan menyebabkan penumpukan debu serta polutan di udara.

    Lakukan service AC kantor secara berkala agar kinerja AC tetap optimal. Dengan AC yang bersih dan terawat, udara yang dihasilkan akan lebih segar dan kelembapan udara bisa lebih terkontrol.

    Menjaga kelembapan udara yang ideal di ruang kantor pun menjadi kunci untuk menciptakan lingkungan kerja yang nyaman, sehat, dan produktif. Kelembapan yang terjaga tidak hanya meningkatkan kualitas udara, tetapi juga berkontribusi terhadap kesejahteraan karyawan serta menjaga peralatan kantor tetap berfungsi dengan baik.

    Dengan mengikuti tips di atas, perusahaan dapat memastikan kelembapan ruang kantor tetap ideal dan menciptakan suasana kerja yang menyenangkan.

    (Content Promotion/Chiller.id)



    Sumber : www.detik.com

  • Simulasi Hitung-hitungan Biaya Listrik Barang Elektronik di Rumah


    Jakarta

    Saat punya rumah baru, ada banyak hal yang harus dipersiapkan salah satunya adalah daya listrik. Sebab, saat pindahan rumah baru, pasti akan banyak barang elektronik yang dipasang dan belum diperhitungkan total daya yang akan terpakai. Dengan mengetahui daya per barang elektronik, kamu dapat membayangkan biaya listrik per bulan di rumah.

    Oleh sebab itu, hal pertama saat kamu membeli rumah atau membangun rumah adalah mengetahui besaran daya listriknya. Melansir dari situs resmi PLN, Jumat (20/9/2024) berikut ini rincian daya listrik dan biayanya per September 2024.

    1. Golongan R-1/TR daya 900 VA, seharga Rp 1.352,00 per kWh.


    2. Golongan R-1/TR daya 1.300 VA, seharga Rp 1.444,70 per kWh.

    3. Golongan R-1/TR daya 2.200 VA, seharga Rp 1.444,70 per kWh.

    4. Golongan R-2/TR daya 3.500 – 5.500 VA, seharga Rp 1.699,53 per kWh.

    5. Golongan R-3/TR daya 6.600 VA ke atas, seharga Rp 1.699,53 per kWh.

    Setelah kamu mengetahui besaran listrik di rumah beserta biaya pemakaiannya, kamu bisa mengecek besaran daya yang dibutuhkan oleh masing-masing barang elektronik. Apabila totalnya melebihi daya listrik di rumah kamu, maka perlu menambah daya agar semua barang elektronik dapat berfungsi.

    Apabila kamu tidak ingin menambah daya listrik, maka kamu perlu mengurangi pemakaian beberapa barang elektronik tersebut atau tidak menggunakannya di waktu bersamaan. Jika memaksakan justru akan menyebabkan listrik di rumah mati karena saklar turun atau biasa disebut dengan jeglek atau byarpet.

    Cara Hitung Kebutuhan Biaya Listrik Barang Elektronik Per Bulan

    Sebagai contoh kamu ingin pasang AC 1/2 PK di rumah. Menurut Quality Technic, kira-kira daya yang dibutuhkan adalah 400 Watt. Besaran daya di sini merupakan listrik yang digunakan untuk pemakaian satu jam. Kemudian, kapasitas daya listrik di rumah sekitar 1.300 VA.

    Kamu menghidupkan AC tersebut setelah pulang kerja sekitar pukul 18.00 WIB hingga pagi hari pukul 05.00 WIB, berarti pemakaiannya sekitar 11 jam. Maka, penghitungan biaya pemakaian AC ½ PK per bulannya sebagai berikut.

    Besaran daya barang elektronik x Lama pemakaian x Jumlah hari pemakaian

    400 Watt x 11 jam x 30 hari = 132.000 Wh

    Besaran Watt Hour (Wh) ini harus diubah dahulu ke Kilowatt Hour (kWh). Di mana 1 kWh sama dengan 1.000 Wh.

    132.000 Wh : 1.000 = 132 kWh.

    Kemudian jumlah daya listrik yang digunakan sebulan tadi yakni 132 kWh dikalikan dengan harga listrik per kWh. Tadi daya listrik di rumah sekitar 1.300 VA, maka harga listriknya Rp 1.444,70 per kWh. Berikut cara hitungannya.

    132 kWh x Rp 1.444 = Rp 190.608/bulan.

    Dapat disimpulkan, untuk pemakaian AC ½ PK selama 11 jam per hari dan dinyalakan selama 1 bulan, besaran biaya listrik yang harus dibayar sekitar Rp 190.608 per bulannya. Ini baru hitungan 1 barang elektronik saja. Kamu bisa menggunakan rumus serupa pada barang elektronik lainnya. Cara mengetahui berapa besaran daya dalam satu barang elektronik biasanya tertera di bagian belakang barang tersebut.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Salah Pilih Kabel Listrik Bisa Bawa Petaka di Rumah


    Jakarta

    Memilih kabel listrik yang tepat untuk rumah adalah hal krusial yang sering diabaikan.

    Padahal, kesalahan dalam memilih kabel bisa menimbulkan berbagai risiko yang berbahaya, mulai dari kerusakan perangkat hingga kebakaran rumah.

    Overheating yang Berpotensi Kebakaran

    Salah satu risiko terbesar dari pemilihan kabel yang tidak sesuai adalah overheating. Kabel yang tidak mampu menahan arus listrik berlebih dapat memanas dengan cepat, melansir familyhandyman.com, tukang listrik biasanya menggunakan alat penguji tegangan non kontak, dan kamu juga sebaiknya memiliki alat tersebut.


    Jika dibiarkan, suhu tinggi ini dapat menyebabkan isolasi kabel terbakar, yang akhirnya berujung pada kebakaran rumah. Pastikan memilih kabel dengan kapasitas yang sesuai dengan beban listrik di rumah, konsultasikan dengan teknisi listrik jika kamu tidak yakin dengan spesifikasi yang dibutuhkan.

    Korsleting Listrik

    Korsleting listrik terjadi ketika aliran listrik yang tidak sesuai atau arus pendek mengalir di dalam rangkaian. Ini biasanya disebabkan oleh penggunaan kabel yang tidak mampu menahan beban arus listrik yang besar. Korsleting tidak hanya dapat merusak perangkat elektronik, tetapi juga berpotensi memicu kebakaran.

    Gunakan kabel dengan standar yang sudah teruji kualitasnya dan mampu menahan arus listrik yang diperlukan. Periksa juga instalasi listrik secara berkala untuk memastikan semua kabel dalam kondisi baik.

    Kerusakan Perangkat Elektronik

    Memilih kabel dengan spesifikasi yang salah, terutama yang tidak sesuai dengan kebutuhan arus listrik, bisa menyebabkan kerusakan perangkat elektronik. Ini disebabkan oleh arus listrik yang tidak stabil, yang membuat perangkat cepat rusak atau bahkan terbakar.

    Kamu bisa menggunakan kabel dengan ukuran yang tepat sesuai daya yang dibutuhkan oleh perangkat. Misalnya, untuk perangkat besar seperti AC dan kulkas, gunakan kabel dengan diameter yang lebih besar.

    Kejutan Listrik (Sengatan Listrik)

    Bahaya lain yang tak kalah serius adalah kejutan listrik. Ini bisa terjadi jika kabel yang dipilih tidak memiliki isolasi yang baik atau rusak. Risiko ini bisa sangat berbahaya, terutama jika penghuni rumah secara tidak sengaja menyentuh kabel yang terkelupas.

    Pilihlah kabel dengan isolasi yang tebal dan berkualitas baik. Hindari penggunaan kabel yang murah dan tidak jelas mereknya, karena biasanya memiliki kualitas isolasi yang buruk.

    Biaya Perbaikan yang Tinggi

    Memilih kabel yang salah bukan hanya menimbulkan risiko keselamatan, tetapi juga berdampak pada biaya perbaikan yang tinggi. Perangkat yang rusak akibat arus listrik yang tidak stabil atau korsleting membutuhkan biaya perbaikan atau penggantian yang mahal.

    Jangan berhemat pada kualitas kabel. Meskipun kabel berkualitas mungkin lebih mahal, ini adalah investasi jangka panjang yang akan melindungi rumah dan perangkat kamu dari kerusakan lebih lanjut.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com