Tag Archives: agama

Prabowo Minta Biaya Haji Diturunkan Lagi: Saya Belum Puas



Jakarta

Presiden Prabowo Subianto mengaku belum puas dengan biaya haji 2025 yang sudah disepakati. Dia minta agar bisa diturunkan lagi.

“Mungkin pertama kali dalam sejarah Republik ini kita turunkan harga naik haji. Itu juga kita belum puas. Saya perintahkan cari lagi kesempatan dan peluang untuk turunkan harga terus. Efisiensi, efisiensi, efisiensi,” kata Prabowo usai meresmikan PLTA Jatigede, Sumedang, Jawa Barat, Senin (20/1/2025), dilansir detikFinance.

Diketahui, Kementerian Agama (Kemenag) bersama DPR RI menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1446 H/2025 M untuk jemaah reguler rata-rata Rp 89.410.258,79. Biaya ini turun sekitar Rp 4 juta dari tahun lalu yang mencapai Rp 93.410.286,00.


Keputusan tersebut diambil dalam rapat kerja Kemenag dengan Komisi VIII DPR RI di Senayan, Jakarta, Senin (6/1/2025).

“Komisi VIII, Menteri Agama RI, dan Kepala Badan Penyelenggara Haji RI sepakat bahwa besaran rata-rata BPIH Tahun 1446 H/2025 M per jemaah haji reguler sebesar Rp 89.410.258,79, turun sebesar Rp 4.000.027,21 dari BPIH Tahun 1445 H/2024 M yang sebesar Rp 93.410.286,” ucap Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang membacakan kesimpulan rapat yang turut disiarkan secara daring.

Dari BPIH tersebut, besaran biaya haji yang harus dibayar jemaah atau Bipih Rp 55.431.750,78. Angka ini turun sekitar Rp 600 ribu dari biaya haji 2024 yang mencapai Rp 56 juta per jemaah.

Sementara itu, dana nilai manfaat tahun ini untuk masing-masing jemaah Rp 33.978.508,01. Perbandingan Bipih dan nilai manfaat tahun ini 62%:38%.

Besaran biaya haji 2025 tersebut sudah melewati sejumlah pembahasan hingga akhirnya bisa diturunkan. Awalnya, Kemenag mengusulkan biaya haji Rp 93,3 dengan Bipih Rp 65,3 juta dan nilai manfaat Rp 28 juta. Persentase Bipih dan nilai manfaat pada usulan awal itu 70 persen dan 30 persen.

“Pemerintah telah menyusun formulasi pembebanan BPIH tahun 1446H/2025M yang telah melalui proses kajian. Usulan rata-rata BPIH Rp 93.389.684,99; Bipih (70%) Rp 65.372.779,49; Nilai manfaat (30%) Rp 28.016.905,5,” papar Menag Nasaruddin Umar saat raker bersama Komisi VIII DPR RI, Senin (30/12/2024).

Selanjutnya, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VIII DPR RI pada Senin (6/1/2025), Kemenag mengusulkan BPIH 1446 H/2025 M sebesar Rp 89,6 juta.

“Untuk BPIH biaya penyelenggaraan ibadah haji setelah kami kaji rasionalitasnya, kualitas layanan, dan tentu saja efisiensi di sana sini kami saat ini mengajukan Rp 89.666.469,26” kata Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief dalam rapat yang turut disiarkan secara daring melalui YouTube DPR RI itu.

Hilman merinci, dari angka tersebut, besaran Bipih atau biaya haji yang dibayar jemaah Rp 55.593.201,57 dan nilai manfaat Rp 34.073.267,69. Persentase Bipih dan nilai manfaat sebesar 62 persen dan 38 persen.

“Komponen yang dibebankan langsung kepada jemaah haji, dengan menggunakan asumsi dasar di atas, pemerintah mengusulkan bahwa biaya untuk besaran Bipih 1446 H/2025 sebesar Rp 55.593.201,57 ini terdiri dari beberapa komponen,” ujar dia.

Pada hari yang sama setelah itu, Panja Haji DPR menggelar rapat internal dilanjutkan rapat Panja BPIH 1446 H/2025 M. Hasil rapat kemudian dibawa ke dalam rapat kerja dengan Menteri Agama dan Kepala Badan Penyelenggara Haji (BPH). Dalam rapat tersebut disepakati biaya haji 2025 turun dan setiap jemaah membayar Rp 55,4 juta.

(kri/lus)



Sumber : www.detik.com

Ini Biaya Perjalanan Ibadah Haji Khusus Tahun 2025 yang Ditetapkan Pemerintah



Jakarta

Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, telah menetapkan biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) khusus minimal sebesar USD 8.000 untuk tahun 2025. Ketentuan ini tertuang dalam Keputusan Menteri Agama Nomor 72 Tahun 2025 tentang Biaya Perjalanan Ibadah Haji Khusus.

“Menetapkan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) Khusus bagi Jemaah Haji Khusus minimal sebesar USD 8.000 (delapan ribu dollar Amerika Serikat),” bunyi keputusan tersebut, dikutip dari laman Kemenag, Kamis (30/1/2025).

Jika dikonversikan ke rupiah, jemaah bisa membayar minimal Rp 129.825.660. Penetapan ini bertujuan untuk menjamin pembinaan, pelayanan, dan perlindungan bagi jemaah haji khusus agar dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan tertib sesuai dengan ketentuan syariat serta standar pelayanan minimum.


Biaya minimal ini mencakup berbagai komponen, termasuk biaya penerbangan, akomodasi, transportasi, dan layanan lainnya selama di Tanah Suci. Menurut keputusan tersebut, Bipih Khusus sebesar USD 8.000 tersebut terdiri dari dua komponen utama:

  • Setoran Awal: Sebesar USD 4.000 (Rp 64.923.600), yang disetorkan pada saat pendaftaran.
  • Setoran Pelunasan: Sebesar USD 4.000 ((Rp 64.923.600), yang disetorkan setelah kuota haji khusus dikonfirmasi.

Setoran awal dan pelunasan ini disetorkan oleh Jemaah Haji Khusus ke rekening Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) di Bank Penerima Setoran Bipih Khusus yang ditunjuk oleh BPKH.

Meskipun biaya minimal telah ditetapkan, Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) diberikan fleksibilitas untuk mengenakan biaya tambahan di atas standar Bipih Khusus. Hal ini dimungkinkan untuk mengakomodasi permintaan jamaah akan layanan tambahan yang mungkin melebihi standar pelayanan minimum yang telah ditentukan.

Biaya tambahan ini harus transparan dan disepakati bersama antara PIHK dan Jemaah Haji Khusus, serta dituangkan dalam perjanjian yang jelas. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa jamaah memahami dengan baik rincian biaya yang mereka bayarkan dan layanan yang akan mereka terima.

Dengan adanya regulasi ini, diharapkan penyelenggaraan ibadah haji khusus dapat berjalan lebih teratur, transparan, dan akuntabel, sehingga jamaah dapat menunaikan ibadah haji dengan tenang dan nyaman.

(hnh/lus)



Sumber : www.detik.com

Berstandar Internasional, Siskohat Kemenag Raih Sertifikat ISO 27001



Jakarta

Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) yang dibentuk Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) meraih sertifikat SMKI ISO 27001. Ini menjadi bentuk upaya peningkatan kualitas pelayanan haji oleh pemerintah Indonesia.

Dilansir dari laman resmi Kementerian Agama (Kemenag), SMKI (Sistem Manajemen Keamanan Informasi) ISO 27001 merupakan standar internasional yang mengatur cara organisasi mengelola keamanan informasi. Sertifikat ISO 27001 bagi Siskohat ini diterbitkan oleh International Organization for Standardization (ISO) dan International Electrotechnical Commission (IEC) pada 31 Januari 2025.

Standar ini menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan jaminan layanan pelaksanaan ibadah haji jemaah Indonesia.


Dirjen PHU Hilman Latief mengungkapkan, pemenuhan ISO 27001 ini merupakan upaya Kemenag untuk meningkatkan tata kelola penyelenggaraan haji, khususnya dalam meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan keamanan data jemaah.

“Tentu saja dengan terbitnya sertifikat ISO ini, Ditjen PHU dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam tata kelola e-Government khususnya sistem keamanan data jemaah haji,” kata Hilman.

Lebih lanjut Hilman memaparkan tujuan utama dari sertifikasi ISO 27001 adalah menjaga kerahasiaan, kesatuan, dan ketersediaan dari informasi dengan menerapkan proses manajemen risiko dan memberikan kepercayaan ke pihak-pihak terkait.

“Standar ini didasarkan pada pendekatan sistematis untuk memastikan kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan informasi,” terangnya.

Siskohat merupakan sebuah sistem besar yang menjadi tulang punggung penyelenggaraan ibadah haji oleh pemerintah. Siskohat kini punya jasa besar dalam menciptakan keteraturan terkait penggerakan jemaah haji ke Arab Saudi.

“Sistem komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) kini menjadi “jantung” bagi pelayanan jemaah haji,” tutur Hilman.

Siskohat memuat seluruh data jemaah dalam pelaksanaan ibadah haji.

Hilman menegaskan, data yang tersimpan dalam Siskohat digunakan dalam seluruh rangkaian proses penyelenggaraan haji mulai dari pembuatan paspor, penerbangan pemberangkatan dan pemulangan, hingga kebutuhan perbankan.

“Seluruh biodata calon jemaah haji mengacu kepada sistem komputer terpadu tersebut. Hingga kini sistem tersebut secara bertahap mengalami penyempurnaan dan dapat digunakan sebagai “cross check” data keuangan di bank penerima setoran (BPS) dan jumlah data calon jemaah haji yang akan diberangkatkan,” jelas Hilman.

Direktur Pengelolaan Biaya Operasional Haji dan Sistem Informasi Haji Terpadu Kemenag Ramadhan Harisman menjelaskan dibangunnya Siskohat dimulai pasca peristiwa musibah wafatnya ratusan jemaah haji di terowongan Mina di tahun 1990-an. Kini Siskohat mengalami pengembangan baik pada aspek pencatatan keuangan atas pendaftaran, pelunasan dan pembatalan haji.

Bukan hanya itu saja, data Siskohat juga berintegrasi dengan penerbangan haji kaitannya pembentukan pra manifest, perbankan dalam hal mutasi keuangan dan pastinya dengan seluruh bidang haji provinsi, kabupaten dan kota.

“Sampai sekarang perubahan dan pembaruan pada Siskohat terus dilakukan Ditjen PHU,” tutup Ramadhan.

(dvs/inf)



Sumber : www.detik.com

Usulkan Setoran Awal Haji Naik Jadi Rp 35 Juta, BPKH Beberkan Alasannya



Jakarta

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) mengusulkan kenaikan setoran awal biaya haji. Kenaikan diusulkan menjadi Rp 35 juta dari yang sebelumnya Rp 25 juta.

Usulan kenaikan setoran awal ibadah haji 2025 itu disampaikan dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VIII DPR di Jakarta, Kamis (6/10/2025) lalu.

Saat dikonfirmasi lebih lanjut, Kepala Badan BPKH Fadlul Imansyah mengatakan kenaikan itu merupakan pertimbangan perbandingan dengan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) dari tahun-tahun sebelumnya.


Fadlul menguraikan, pada 2010 setoran awal haji adalah Rp 25 juta dengan total BPIH Rp 35 juta. Mengacu pada BPIH saat ini yang mencapai Rp 89 juta, setoran awal seharusnya berada di angka Rp 40 juta hingga Rp 45 juta, ini jika mengikuti proporsi 50 persen dari total biaya haji.

Namun, angka setoran awal haji tetap di angka Rp 25 juta dalam beberapa tahun belakangan. Padahal, biaya haji terus mengalami kenaikan.

“Kenaikan setoran menjadi Rp 35 juta seharusnya tidak menjadi masalah. Pilihan yang dihadapi jemaah haji adalah apakah mereka ingin membayar setoran lebih besar di awal, dengan biaya di belakang yang lebih kecil, atau sebaliknya, membayar setoran awal yang lebih kecil namun dengan biaya besar di akhir,” kata Fadlul dalam keterangannya saat kegiatan Hajj Media Camp, Media Gathering BPKH 2025 di Bandung, Jumat (7/2/2025).

Fadlul menjelaskan BPKH telah melakukan survei untuk menentukan angka kenaikan setoran awal tersebut. Survei ini melibatkan penilaian terhadap kemampuan bayar (Ability to Pay) jemaah haji di berbagai daerah, serta analisis terhadap pendapatan dan biaya yang harus dikeluarkan oleh jemaah.

Berdasarkan survei tersebut, BPKH yakin angka Rp 35 juta merupakan nominal yang wajar dan dapat diterima oleh jemaah haji.

Selain itu, Fadlul menegaskan keputusan akhir mengenai kenaikan setoran awal haji adalah wewenang serta melibatkan kesepakatan antara Kementerian Agama dan Komisi VIII DPR. Dengan begitu, usulan kenaikan setoran awal haji masih perlu dibahas lebih lanjut dengan kedua pihak.

“Keputusan ini adalah keputusan dari Menteri Agama. Namun, kami juga paham betul bahwa Menteri Agama saat ini masih bergulat dengan persiapan untuk penyelenggaraan ibadah haji 2025, dengan fasilitas dan sebagainya sehingga kami melihat maupun sadari hal ini bukan menjadi prioritas. Tapi Insyaallah ke depannya setelah semua selesai mudah-mudahan kita sudah siap dengan setoran kenaikan menjadi Rp 35 juta,” pungkasnya.

(aeb/kri)



Sumber : www.detik.com

Doa Upacara 17 Agustus dari Kemenag RI 2024, Berisi Permohonan dan Rasa Syukur


Jakarta

Doa upacara 17 Agustus dari Kemenag RI bisa dijadikan referensi muslim lainnya. Umumnya, pembacaan doa termasuk ke dalam susunan upacara bendera HUT RI.

Isi dari doa upacara 17 Agustus biasanya berupa ungkapan syukur serta permohonan kesejahteraan bagi seluruh bangsa dan negara. Doa juga digunakan sebagai momen refleksi dan penghormatan.

Doa Upacara 17 Agustus 2024 dari Kemenag RI

Melansir dari laman Kementerian Agama, berikut doa upacara 17 Agustus 2024 yang bisa diamalkan oleh muslim.


بسمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ العَالَمِينَ حَمْدَ الشَّاكِرِينَ حَمْدَ النَّاعِمِينَ حَمْدًا يُوافِي نِعَمَهُ وَيُكَافِيءُ مَزِيدَهُ يَا رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِى لجلال وجهك الْكَرِيمِ وَعَظِيمٍ سُلْطَانِكَ اللهُمَّ صَلِّ وَسَلَّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينِ

Ya Allah Tuhan Yang Maha Rahman Keharibaan-Mu kami melangitkan syukur, doa dan harapan Pagi ini kami semua hadir mengikuti HUT Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang ke tujuh puluh sembilan Semoga Engkau senantiasa karuniakan Rahmat dan keberkahan Rakyat dan pemimpin dalam kesatuan batin dan saling mendoakan

Ya Allah Tuhan Yang Maha Mengilhami Alangkah indah nan gemah ripah negeri yang kami diami Di bulan Agustus ini kemerdekaannya ke 79 kami peringati Atas Rahmat, berkah karunia-Mu, mampukan kami menyukuri Pancarkan ma’unah-Mu agar kami lanjut membangun negeri Mengafirmasi semua ilmu pengalaman dan potensi yang dimiliki

Ya Allah, Tuhan Yang semua doa dan harapan bertumpu Muliakan para pahlawan dan tokoh bangsa kami kini dan terdahulu Semoga dalam Ridha-Mu, rakyat dan pemimpin kami bertemu Berikhtiar sungguh, membangun bangsa, bahu membahu Menyongsong Nusantara Baru Indonesia Maju

Ya Allah, Tuhan Pelimpah Anugerah

Hanya kepada-Mu kami bertawakkal, pasrah dan berserah Dengan wajah tertunduk dan tangan tertengadah Sertailah bangsa kami dalam melangkah dan menentukan arah Semoga semua cita dan ikhtiar terjelma dan terukir indah di Tangan-Mu semua yang sulit terwujud menjadi mudah

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

Kumpulan Doa Upacara 17 Agustus 2024 Versi Lain

Berikut beberapa doa upacara 17 Agustus versi lainnya yang dirangkum dari arsip detikHikmah.

1. Doa Upacara 17 Agustus Versi Pertama

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pengasih,
Kami, para pemimpin dan rakyat bangsa ini, pada pagi hari ini, merendahkan diri sambil mengangkat tangan, mempersembahkan pujian dan rasa syukur kepada-Mu.

Kami bersyukur atas 79 tahun kemerdekaan yang telah Engkau berikan kepada bangsa dan negara kami, serta segala karunia yang Engkau curahkan di Tanah Air kami.

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Penyayang,
Berikanlah kami petunjuk agar perayaan kemerdekaan ini dapat memperkuat persatuan dan kesatuan kami. Karuniakan kami kejernihan hati dan pikiran untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945 sebagai panduan dalam menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara di bawah naungan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pemurah,
Negara kami memiliki cita-cita yang tinggi, permudahlah kami dalam mencapainya.
Lindungilah tanah air kami dari segala bencana dan marabahaya.
Perkuatlah rasa cinta kami terhadap Tanah Air, kembangkan toleransi, solidaritas, dan gotong royong di antara kami, agar cita-cita Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh dapat segera tercapai.

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa,
Jangan biarkan kami merasa sendiri dan tak berdaya.
Berikan kami petunjuk dan kekuatan untuk membawa negeri ini menuju kemajuan.

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pengampun,
Ampunilah segala dosa kami,
Dosa orangtua dan guru-guru kami.
Ampuni juga para tokoh dan pemimpin bangsa kami.
Terimalah amal dan perjuangan para syuhada bangsa kami,
Yang telah mengorbankan jiwa, raga, darah, dan air mata demi kemerdekaan negara ini,
Tempatkan mereka di surga-Mu dan muliakan posisi mereka di sisi-Mu.

Ya Allah,
Kami selalu berharap atas rahmat-Mu yang melimpah,
Kami selalu memohon keampunan-Mu yang luas,
Semoga Engkau mengabulkan doa-doa kami.

Aamiin

2. Doa Upacara 17 Agustus Versi Kedua

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Kuat, kami memuji-Mu dengan segala hormat dan rasa syukur atas segala nikmat dan karunia yang telah Engkau berikan. Kami bersyukur atas nikmat kemerdekaan yang ke-79 untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia. Semoga rahmat, bantuan, dan berkah-Mu selalu menyertai kami, bangsa Indonesia.

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Abadi, bangkitkanlah semangat perjuangan di hati setiap anak bangsa. Agar kami semua bersemangat untuk membangun dan melayani tanah air, menyumbangkan karya dan mencetak prestasi, serta menggunakan seluruh kemampuan kami untuk memajukan negara.

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Hidup, nyalakanlah api semangat juang yang tidak pernah padam dalam diri kami. Berikanlah kami kemampuan dan pengetahuan yang memadai. Tanamkan kesadaran untuk selalu menghargai prinsip-prinsip kehidupan yang kami anut. Semoga kami selalu dapat menikmati udara kebebasan ini.

3. Doa Upacara 17 Agustus Versi Ketiga

Bismillah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.
Semoga shalawat dan salam tercurah kepada Nabi Muhammad dan keluarganya.

Ya Allah, Tuhan kami,
Wahai Sang Keindahan yang menciptakan segala yang indah,
Wahai Sang Pencipta yang memberikan segala karunia,
Wahai Sang Pemurah yang telah memberi kami negeri yang sangat indah,
dan bangsa yang mencintai keindahan.

Ya Allah yang telah memberikan kami kemerdekaan yang indah,
Demi nama-nama-Mu yang Maha Indah,
Demi sifat-sifat-Mu yang Maha Suci,
Demi ciptaan-ciptaan-Mu yang penuh keindahan,

Karuniakanlah kepada kami, para pemimpin kami, dan bangsa kami, kepekaan untuk menangkap dan mensyukuri keindahan karunia-Mu
Keindahan dari merdeka dan kemerdekaan,
Keindahan dalam hidup dan kehidupan,
Keindahan dalam kemanusiaan,
Keindahan dalam bekerja dan pekerjaan,
Keindahan dalam kesederhanaan,
Keindahan dalam kasih sayang,
Keindahan dalam kebijaksanaan dan keadilan,
Keindahan dalam rasa malu dan kesadaran diri,
Keindahan dalam hak dan kerendahan hati,
Keindahan dalam tanggung jawab dan harga diri.

Karuniakanlah kepada kami, para pemimpin kami, dan bangsa kami,
Kemampuan untuk mensyukuri nikmat karunia-Mu dengan sikap-sikap indah yang Engkau ridhai.

Selamatkanlah jiwa kami dari noda-noda yang mencoreng martabat kami,
Pimpinlah kami, para pemimpin kami, dan bangsa kami
di jalan yang indah menuju cita-cita kemerdekaan yang indah.

Kuatkanlah kami secara fisik dan mental, untuk melawan godaan-godaan keindahan palsu,
yang menjauhkan kami dari keindahan sejati kemanusiaan dan kemerdekaan kami.

Bebaskanlah kami dari segala bentuk penjajahan, termasuk dari diri kami sendiri,
Kokohkanlah jiwa dan raga kami untuk menjaga keindahan negeri kami.

Ya Nuur, Wahai Cahaya atas segala cahaya,
Biarkan cahayaMu memancar pada pandangan, pendengaran, perkataan, hati, pikiran kami,
dan di sekeliling kami-atas, bawah, kanan, kiri, dan dalam diri kami.

Pancarkanlah cahaya-Mu, ya Maha Cahaya,
Agar kami dapat memahami dan menghargai keindahan ciptaan-Mu,
Dapat menghindari jalan sesat setan,
Dan mengikuti keindahan dan kebenaran, serta menghindari kebatilan dan kebohongan.

Pancarkan cahaya-Mu, ya Maha Cahaya,
Hilangkan segala kegelapan dari batin kami.

Ya Allah, kami berdoa dengan menyebut nama-nama-Mu yang indah,
sebagaimana yang Engkau perintahkan,
Maka kabulkanlah doa kami, sebagaimana yang Engkau janjikan.

Ya Tuhan kami, berikanlah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari siksa neraka.
Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.

4. Doa Upacara 17 Agustus Versi Keempat

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ * حَمْدًا شَاكِرِينَ حَمْدًا يُوَافِي نِعْمَهُ وَيُكَافِي مَزِيْدَهُ * * يَا رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِي لِجَلاَلِ وَجْهِكَ الْكَرِيمِ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ اللَّهُمَّ أَعِنَّا عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ .

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Tunggal,
Kami, seluruh bangsa Indonesia, dengan rendah hati mengucap syukur kepada-Mu. Engkau adalah Pencipta dari seluruh alam semesta, Penguasa segala yang ada, dan Penentu dari segala sesuatu. Karena itu, kami menyerahkan diri hanya kepada-Mu dan meminta pertolongan-Mu.

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Penyayang,
Berikan rahmat dan karunia-Mu kepada kami, bangsa Indonesia, yang hari ini kembali memperingati hari kemerdekaan ke-79 Republik Indonesia. Semoga kasih sayang-Mu tercurah kepada kami sehingga kami dapat mengisi kemerdekaan ini menuju negeri yang adil dan makmur di bawah Ridho-Mu.

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pemersatu,
Buatlah peringatan upacara proklamasi kemerdekaan ini menjadi momen yang memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa kami. Lindungi bangsa kami dari prasangka buruk, pertikaian, dan perpecahan.

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Bijaksana,
Masih panjang perjalanan perjuangan bangsa kami dan sejarah kami, oleh karena itu lindungilah kami dari fitnah dan marabahaya. Kuatkan tekad kami dalam membangun negara dan bangsa agar kami menjadi bangsa yang beriman, bertaqwa, berakhlak mulia, adil, makmur, dan sejahtera.

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pengampun,
Ampunilah dosa-dosa kami, dosa orang tua kami, para pemimpin dan pejuang kami. Terimalah amal dan perjuangan mereka, karena Engkau adalah Dzat Yang Maha Pengampun dan Maha Penyayang.

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang, Kabulkanlah doa dan permohonan kami, agar kami termasuk dalam golongan hamba-hamba-Mu yang beruntung.

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ وَالْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

5. Doa Upacara 17 Agustus Versi Kelima

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ * حَمْدًا شَاكِرِينَ حَمْدًا يُوَافِى نِعَمَهُ وَيُكَافِي مَزِيْدَهُ * سُلطانك يَا رَبُّنَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِي لِجَلالِ وَجْهِكَ الْكَرِيمِ وَعَظيم . اللَّهُمْ أَعِنَّا عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ .

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Esa,
Dengan kerendahan hati, kami seluruh bangsa Indonesia bersujud dan mengucapkan syukur kepada-Mu. Engkau adalah Sang Pencipta alam semesta ini, Pengatur segala yang ada di dalamnya, dan Engkau yang telah membebaskan kami dari penjajahan serta menganugerahkan kemerdekaan kepada negeri ini. Oleh karena itu, hanya kepada-Mu kami berserah diri dan memohon pertolongan.

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Penyayang,
Atas segala rahmat dan karunia-Mu, pada hari ini kami bangsa Indonesia kembali memperingati detik-detik proklamasi kemerdekaan yang ke-68. Dengan semangat kemerdekaan, berikanlah kami kekuatan untuk mengisi kemerdekaan ini, membangun bangsa dan negara demi mewujudkan negeri yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila di bawah naungan Ridho-Mu.

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Bijaksana,
Perjuangan bangsa kami belum selesai, perjalanan sejarah kami masih panjang. Maka, jauhkanlah bangsa dan negara ini dari fitnah dan bahaya, hindarkan kami dari perpecahan dan permusuhan. Teguhkan tekad kami untuk membangun negara dan bangsa menjadi bangsa yang beriman, bertaqwa, berakhlak mulia, makmur, adil, dan sejahtera, Baldatun Thoyyibatun Wa Rabbun Ghafur.

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pemersatu,
Jadikanlah detik-detik proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia ini sebagai momentum untuk memperkuat rasa persatuan dan kesatuan bangsa kami, jauhkan kami dari perselisihan dan perpecahan. Limpahkanlah karunia-Mu, baik yang datang dari langit maupun dari bumi.

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pengampun dan Pengabul Doa,
Ampunilah dosa-dosa kami, dosa ibu bapak kami, guru-guru kami, para pemimpin kami, dan pendahulu kami. Terimalah amal dan perjuangan kami. Kabulkanlah permohonan dan doa kami, Engkau Maha Pengampun dan Pengabul Doa.

الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ* افي ربنا آتنا سُبْحَانَ رَبَّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُونَ * وَسَلَامٌ عَلَى الْمُرْسَلِينَ * وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

6. Doa Upacara 17 Agustus Versi Keenam

حَمْدُ لِلّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ حَمْدَ الشَّاكِرِيْنَ حَمْدَ النَّاعِمِيْنَ حَمْدًا يُوَافِي نِعَمَهُ وَ يُكَافِىءُ مَزِيْدَهُ
يَا رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِيْ لِجَلَالِ وَجْهِكَ الْكَرِيْمِ وَ عَظِيْمِ سُلْطَانِكَ
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍوَعَلَى آَلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْـمَـعِينَ،

Ya Allah Tuhan Yang Maha Mulia
Kami semua menyanjung-Mu dengan segala puja
Sebagai ungkapan syukur atas amat agungnya karunia
Nikmat kemerdekaan ke 79 Negara Kesatuan Republik Indonesia
Semoga Rahmat dan berkah-Mu abadi menyertai kami semua

Ya Allah Tuhan Yang Maha Mengilhami
Bangkitkanlah semangat juang seluruh anak negeri
Untuk membangun dan mengabdi ibu pertiwi
Mempersembahkan karya dan mengukir prestasi
Mengerahkan daya dan kemampuan membangun negeri

Ya Allah Tuhan Yang Maha Menyatukan
Hindarkan kami dari permusuhan dan perpecahan
Jauhkan kami dari saling menghina dan merendahkan
Masukkan kami dalam pemeliharaan-Mu yang tak terlenakan
Sehingga terpelihara persatuan dan persaudaraan

Ya Allah, Tuhan Penebar Cinta
Satukanlah hati dan pikiran seluruh anak bangsa ini dengan ikatan cinta
Cinta para pemimpin kepada segenap rakyatnya
Cinta segenap rakyat kepada para pemimpinnya
Cinta sesama saudara sebangsa
Cinta sesama umat manusia

Ya Allah Tuhan Yang Maha Mengampuni
Ampunilah dosa dan kesalahan kami,
Ampuni pula orang tua dan guru kami,
Ampunilah seluruh tokoh bangsa dan pemimpin kami
Ampuni dan muliakanlah para pahlawan kami

Ya Allah Tuhan tempat semua permohonan tertuju
Hanya kepada-Mu semua doa dan cita bertumpu
Semoga dalam Ridha-Mu pemimpin dan rakyat bertemu
Berikhtiar membangun bangsa bahu membahu
Semoga terus melaju untuk Indonesia Maju

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ وَالْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

Itulah doa upacara 17 Agustus dari Kemenag RI dan beberapa versi lainnya yang bisa dijadikan referensi. Semoga bermanfaat.

(aeb/lus)



Sumber : www.detik.com

13 Teks Doa Upacara 17 Agustus 2024 Terbaru Resmi


Jakarta

Doa adalah salah satu rangkaian yang penting dalam pelaksanaan upacara bendera 17 Agustus. Berikut detikHikmah sajikan contoh teks doa upacara 17 Agustus terbaru.

Momen Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Indonesia saat ini menginjak usia ke-79. Gelaran upacara dilakukan di berbagai lokasi dan instansi.

Sebelum teks doa dalam upacara dibacakan, petugas pembaca doa diimbau menjelaskan bahwa doa upacara dibacakan secara agama Islam dan mempersilakan kepada peserta upacara yang tidak beragama Islam untuk berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.


Adapun teks bacaan doa upacara bendera 17 Agustus 2023 dalam Islam dapat menggunakan naskah yang diterbitkan oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI. Berikut bacaan doa selengkapnya.

13 Doa Upacara 17 Agustus 2024 Agama Islam

Teks Doa Upacara 17 Agustus 2024 (1)

بسمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ العَالَمِينَ حَمْدَ الشَّاكِرِينَ حَمْدَ النَّاعِمِينَ حَمْدًا يُوافِي نِعَمَهُ وَيُكَافِيءُ مَزِيدَهُ يَا رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِى لجلال وجهك الْكَرِيمِ وَعَظِيمٍ سُلْطَانِكَ اللهُمَّ صَلِّ وَسَلَّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينِ

Ya Allah Tuhan Yang Maha Rahman Keharibaan-Mu kami melangitkan syukur, doa dan harapan pagi ini kami semua hadir mengikuti HUT Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang ke tujuh puluh sembilan Semoga Engkau senantiasa karuniakan rahmat dan keberkahan rakyat dan pemimpin dalam kesatuan batin dan saling mendoakan.

Ya Allah Tuhan Yang Maha Mengilhami Alangkah indah nan gemah ripah negeri yang kami diami. Di bulan Agustus ini kemerdekaannya ke-79 kami peringati atas rahmat, berkah karunia-Mu, mampukan kami mensyukuri Pancarkan ma’unah-Mu agar kami lanjut membangun negeri. Mengafirmasi semua ilmu pengalaman dan potensi yang dimiliki.

Ya Allah, Tuhan Yang semua doa dan harapan bertumpu. Muliakan para pahlawan dan tokoh bangsa kami kini dan terdahulu. Semoga dalam rida-Mu, rakyat dan pemimpin kami bertemu Berikhtiar sungguh, membangun bangsa, bahu membahu Menyongsong Nusantara Baru Indonesia Maju.

Ya Allah, Tuhan Pelimpah Anugerah

Hanya kepada-Mu kami bertawakkal, pasrah dan berserah Dengan wajah tertunduk dan tangan tertengadah. Sertailah bangsa kami dalam melangkah dan menentukan arah Semoga semua cita dan ikhtiar terjelma dan terukir indah di Tangan-Mu semua yang sulit terwujud menjadi mudah.

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

Teks Doa Upacara 17 Agustus 2024 (2)

Bismillaahirrahmaanirrahiim… Alhamdulillaahi Rabbil’aalamiin…

Wassholaatu wassalaamu’ala asyrofil ambiyaa’i walmursaliin wa’ala aalihi sahbihi ajma’iin…

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Esa,

Dengan penuh kerendahan hati, kami seluruh bangsa Indonesia mempersembahkan puji syukur ke hadirat-Mu. Engkaulah Sang Pencipta alam semesta ini, Engkaulah Dzat yang mengatur alam seisinya, dan Engkau pulalah yang menentukan segala-galanya. Oleh karena itu, hanya kepada-Mu kami berserah diri dan memohon pertolongan.

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Rahim,

Atas segala rahmat dan karunia-Mu, hari ini kami seluruh bangsa Indonesia, kembali dapat memperingati Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-78. Tambahkanlah curahan kasih sayang-Mu sebagai berkah bagi kami mengisi kemerdekaan menuju negeri yang adil dan makmur di bawah rida-Mu.

Ya Allah, Tuhan Maha Pemersatu,

Jadikanlah peringatan upacara Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ini sebagai momentum merekatkan rasa persatuan dan kesatuan bangsa kami. Jauhkanlah bangsa kami dari buruk sangka, percekcokan, perselisihan, dan perpecahan.

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Bijaksana,

Masih panjang perjuangan bangsa kami dan masih jauh pula perjalanan sejarah bangsa kami, oleh karena itu hindarkanlah bangsa dan negara kami dari fitnah dan marabahaya. Mantapkanlah tekad kami untuk membangun negara dan bangsa, agar menjadi bangsa yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, adil, makmur, dan sejahtera.

Ya Allah Tuhan Yang Maha Pengampun,

Ampunilah dosa-dosa kami, dosa ibu bapak kami, para pemimpin dan para pejuang kami. Terimalah amal dan perjuangan mereka, karena Engkau Dzat Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang,

Kabulkanlah permohonan dan doa kami, agar kami semua tergolong hamba-hamba-Mu yang beruntung.

Rabbana atina fiddunya hasanah, wa fil akhirati hasanah, waqina ‘adzabannar…

Rabbana taqabbal minna innaka anta sami’ul alim wa tub alaina innaka antat tawwaburrahim…

Walhamdulillahirabbil ‘alamin.

Teks Doa Upacara 17 Agustus 2024 (3)

Ya Allah ya Tuhan kami ampunilah kami, para pemimpin kami, dan segenap rakyat kami; Engkaulah sebaik-baik pengampun. Ya Allah ya Tuhan kami, rahmatilah kami, para pemimpin kami, dan segenap rakyat kami; Engkaulah sebaik-baik pemberi rahmat. Ya Allah ya Tuhan kami ilhamilah kami para pemimpin kami dan rakyat kami untuk mensyukuri nikmat anugerah-Mu.

Ilhamilah kami untuk mensyukuri nikmat negeri indah anugerah-Mu dengan menjaga keindahannya. Ilhamilah kami untuk mensyukuri nikmat bangsa ramah anugerahmu dengan menjaga keramahannya. Ilhamilah pemimpin-pemimpin kami untuk mensyukuri nikmat anugerah-Mu dengan memahami dan mengayomi rakyat yang mereka pimpin.

Ilhamilah kami dan pemimpin-pemimpin kami untuk mensyukuri nikmat anugerah-Mu dengan menyadari tanggung jawab masing-masing kami. Ilhamilah kami untuk mensyukuri nikmat kemerdekaan anugerah-Mu secara tulus mengisinya dengan kerja nyata bagi kemaslahatan bangsa dan negara.

Ya Allah Tuhan Yang Maha Kuat, berilah kami kekuatan untuk pulih lebih cepat bangkit lebih kuat. Menatap masa depan, menyongsong Indonesia maju bermartabat. Ya Allah ya Tuhan kami, ampunilah dan rahmatilah kami dan kabulkanlah doa kami.

Teks Doa Upacara 17 Agustus 2024 (4)

Ya Allah Tuhan Yang Maha Kuasa

Segala puji kami panjatkan ke hadirat-Mu atas nikmat tidak terhingga yang Engkau berikan kepada bangsa kami. Atas rida dan kuasa-Mu, Engkau bebaskan kami dari belenggu penjajahan.

Karenanya, perkenankanlah kami pada hari ini dengan penuh rasa syukur dan suka cita, memperingati Hari Proklamasi Kemerdekaan bangsa kami.

Ya Allah Tuhan Yang Maha Bijaksana

Dengan semangat proklamasi kemerdekaan ini, berikanlah rida-Mu yang tak terputus pada kami, untuk membawa bangsa ini menjadi bangsa yang maju, sejajar, dan berkompetisi dengan bangsa-bangsa maju lainnya di dunia.

Teguhkan persatuan dan kesatuan kami, agar kami dapat menapak dengan kokoh kuat dalam membangun bangsa tercinta ini.

Ya Allah Tuhan Yang Maha Pengasih

Curahkanlah rahmat dan kasih sayang-Mu kepada para pahlawan kami yang telah mengorbankan jiwa dan raganya bagi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Ampunilah segala kesalahan mereka dan terimalah budi baik dan keikhlasan pengorbanan mereka, serta tinggikan derajat dan muliakan mereka, dalam golongan hamba-hamba-Mu yang syuhada.

Ya Allah Tuhan Yang Maha Pengampun

Dengan sifat ‘Afuwwun Ghafuur-Mu, ampunilah dosa dan kesalahan kami, dosa dan kesalahan para pahlawan kami, serta dosa dan kesalahan para pemimpin kami. Perkenankan doa kami, Ya Allah.

Teks Doa Upacara 17 Agustus 2024 (5)

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pengasih
Pagi ini, kami, para pemimpin dan seluruh rakyat bangsa ini, bersimpuh, tengadahkan tangan, persembahkan puja-puji.
Kami bersyukur, atas 78 tahun kemerdekaan bangsa dan negara kami, serta anugerah yang tak terbilang dan tercurah di bumi pertiwi.

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Penyayang
Beri kami petunjuk agar peringatan proklamasi kemerdekaan ini bisa menjadi momentum merekatkan kesatuan dan persatuan.
Anugerahi kami kebeningan hati dan kejernihan pikir, dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945 sebagai pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pemurah
Negeri ini punya cita, mudahkanlah dalam menggapainya. Hindarkanlah nusantara kami dari bencana dan marabahaya.

Teguhkan rasa cinta Tanah Air, tumbuh-suburkan tenggang rasa, solidaritas antar sesama, dan gotong royong dalam membangun bangsa. Sehingga, Indonesia tangguh, Indonesia tumbuh dapat diwujudkan segera

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa
Jangan tinggalkan kami dalam kesendirian dan ketidakberdayaan. Beri kami petunjuk serta kekuatan untuk membawa negeri ini ke arah kemajuan.

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pengampun
Ampunilah semua dosa kami, dosa orangtua dan guru-guru kami, ampuni para tokoh bangsa dan para pemimpin kami, terimalah amal dan perjuangan para syuhada bangsa kami. Mereka yang telah korbankan jiwa raga, darah dan air mata dalam upaya memerdekakan negeri ini. Masukkan mereka ke surga-Mu. Muliakan kedudukan mereka di sisi-Mu.

Ya Allah
Kami terus berharap limpahan rahmat-Mu. Kami terus meminta keluasan ampunan-Mu. Kiranya Engkau juga mengabulkan doa hamba-hamba-Mu. Aamiin.

Teks Doa Upacara 17 Agustus 2024 (6)

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ اَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ
حَمْدًا شَاكِرِيْنَ حَمْدًا يُوَافِي نِعَمَهُ وَيُكَافِي مَزِيْدَهُ
يَا رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِي لِجَلاَلِ وَجْهِكَ الْكَرِيمِ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِ
اللَّهُمَّ أَعِنَّا عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ

Ya Allah, Tuhan yang Maha Esa,

Dengan penuh kerendahan hati, kami seluruh bangsa Indonesia mempersembahkan puji syukur kehadirat-Mu. Engkaulah Sang Pencipta alam semesta ini, Engkau-lah Dzat yang mengatur alam seisinya, dan Engkau pulalah yang menentukan segala-galanya. Oleh karena itu, hanya kepada-Mu kami berserah diri dan memohon pertolongan.

Ya Allah, Tuhan yang Maha Rahim,

Atas segala rahmat dan karunia-Mu, hari ini kami seluruh bangsa Indonesia, kembali dapat memperingati hari proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79.

Tambahkanlah curahan kasih sayang-Mu sebagai berkah bagi kami mengisi kemerdekaan menuju negeri yang adil dan makmur di bawah rida-Mu.

Ya Allah, Tuhan Maha Pemersatu,

Jadikanlah peringatan upacara proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia ini sebagai momentum merekatkan rasa persatuan dan kesatuan bangsa kami. Jauhkanlah bangsa kami dari buruk sangka, percekcokan, perselisihan, dan perpecahan.

Ya Allah, Tuhan yang Maha Bijaksana,

Masih panjang perjuangan bangsa kami dan masih jauh pula perjalanan sejarah bangsa kami, oleh karena itu hindarkanlah bangsa dan negara kami dari fitnah dan marabahaya. Mantapkan tekad kami untuk membangun negara dan bangsa, agar menjadi bangsa yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, adil, makmur, dan sejahtera.

Ya Allah Tuhan yang Maha Pengampun,

Ampunilah dosa-dosa kami, dosa ibu bapak kami, para pemimpin dan para pejuang kami. Terimalah amal dan perjuangan mereka, karena Engkau Dzat Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Ya Allah, Tuhan yang Maha Pengasih dan Penyayang,

Kabulkanlah permohonan dan doa kami, agar kami semua tergolong hamba-hamba-Mu yang beruntung. Aamiin.

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّار
وَصَلَى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ وَالْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

Teks Doa Upacara 17 Agustus 2024 (7)

Ya Allah Tuhan Yang Maha Kuasa
Segala puji kami panjatkan ke hadirat-Mu atas nikmat tidak terhingga yang Engkau berikan kepada bangsa kami. Atas rida dan kuasa-Mu, Engkau bebaskan kami dari belenggu penjajahan. Karenanya, perkenankanlah kami pada hari ini dengan penuh rasa syukur dan suka cita, memperingati Hari Proklamasi Kemerdekaan bangsa kami yang ke-79.

Ya Allah Tuhan Yang Maha Bijaksana
Dengan semangat proklamasi kemerdekaan yang ke-79 ini, berikanlah rida-Mu yang tak terputus pada kami, untuk membawa bangsa ini menjadi bangsa yang maju, sejajar, dan berkompetisi dengan bangsa-bangsa maju lainnya di dunia. Teguhkan persatuan dan kesatuan kami, agar kami dapat menapak dengan kokoh kuat dalam membangun bangsa tercinta ini.

Ya Allah Tuhan Yang Maha Pengasih
Curahkanlah rahmat dan kasih sayang-Mu kepada para pahlawan kami yang telah mengorbankan jiwa dan raganya bagi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ampunilah segala kesalahan mereka dan terimalah budi baik dan keikhlasan pengorbanan mereka, serta tinggikan derajat dan muliakan mereka, dalam golongan hamba-hamba-Mu yang syuhada.

Ya Allah Tuhan Yang Maha Pengampun
Dengan sifat ‘Afuwwun Ghafuur-Mu, ampunilah dosa dan kesalahan kami, dosa dan kesalahan para pahlawan kami, serta dosa dan kesalahan para pemimpin kami. Perkenankan doa kami, Ya Allah.

Teks Doa Upacara 17 Agustus 2024 (8)

Ya Allah ya Tuhan kami,
Ilhamilah kami untuk menyadari dan mensyukuri anugerah agung-Mu, kemerdekaan negeri dan bangsa kami.

Syukur yang mendorong kami, bangsa kami, dan terutama pemimpin-pemimpin kami untuk terus menjaga negeri kami dan mengisi kemerdekaan dengan bersama berupaya memajukan negeri kami.

Ya Allah ya Tuhan yang Maha Pengampun
Ampunilah kami, rakyat dan pemimpin-pemimpin kami atas kelalaian kami mensyukuri anugerah-Mu dalam mengisi kemerdekaan atas rahmat-Mu.

Ya Allah ya Tuhan kami yang Maha Merahmati,
Limpahkanlah rahmat-Mu kepada kami, kepada negeri kami, bangsa kami, dan pemimpin-pemimpin kami. Anugerahilah kami pemimpin yang takut kepada-Mu, yang mencintai Tanah Air, dan menyayangi rakyatnya.

Ya Allah, ya Tuhan kami yang Maha Kuasa dan Perkasa,
Berilah kami dan pemimpin kami kekuatan lahir-batin untuk membangun dan memajukan negeri kami.

Satukanlah hati dan tekad kami bagi menciptakan kehidupan berbangsa dan bernegara dalam harmoni. Karuniailah kami kekompakan untuk berjuang meraih kesejahteraan dan
kebahagiaan bersama.

Wahai Tuhan yang melukis takdir dan perjuangan
Tanpa pertolongan-Mu takkan kami raih kemenangan maka bimbinglah kami memaknai kemerdekaan. Tuntun langkah kami menjaga persatuan dan kesatuan. Demi Bumi Pertiwi tumpuan penghidupan. Tempat kami anak negeri mewujudkan impian.

Ya Allah, Tuhan yang memberi arah tujuan
Lapangkan hati kami meniti jalan keteladanan. Terangi jalan kami mewujudkan kejayaan. Hindarkan kami dari pertikaian perpecahan. Jangan biarkan kami tercerai berai dalam permusuhan. Satukan hati kami dalam cinta dan kasih sayang. Izinkan kami mensyukuri kemerdekaan yang Engkau anugerahkan. Izinkan kami Terus Melaju untuk Indonesia Maju yang Engkau tuntunkan.

Ya Allah Tuhan yang Maha Mengampuni
Ampunilah dosa dan kesalahan kami. Ampunilah dosa orang tua dan guru kami. Ampunilah seluruh tokoh bangsa dan pemimpin kami. Ampuni dan muliakanlah para pahlawan kami

Rabbana atina fiddunya hasanah wa fil akhirati hasanah, waqina adzabannar. Wal hamdu lillaahi rabbil ‘aalamin.

Teks Doa Upacara 17 Agustus 2024 (9)

Ya Allah Tuhan Yang Maha Mulia
Kami semua menyanjung-Mu dengan segala puja sebagai ungkapan syukur atas amat agungnya karunia nikmat kemerdekaan ke-79 Negara Kesatuan Republik Indonesia. Semoga rahmat dan berkah-Mu abadi menyertai kami semua.

Ya Allah Tuhan Yang Maha Mengilhami,
Bangkitkanlah semangat juang seluruh anak negeri Untuk membangun dan mengabdi ibu pertiwi Mempersembahkan karya dan mengukir prestasi Mengerahkan daya dan kemampuan membangun negeri.

Ya Allah Tuhan Yang Maha Menyatukan,
Hindarkan kami dari permusuhan dan perpecahan Jauhkan kami dari saling menghina dan merendahkan Masukkan kami dalam pemeliharaan-Mu yang tak terlenakan Sehingga terpelihara persatuan dan persaudaraan.

Ya Allah, Tuhan Penebar Cinta,
Satukanlah hati dan pikiran seluruh anak bangsa ini dengan ikatan cinta. Cinta para pemimpin kepada segenap rakyatnya. Cinta segenap rakyat kepada para pemimpinnya. Cinta sesama saudara sebangsa. Cinta sesama umat manusia.

Ya Allah Tuhan Yang Maha Mengampuni,
Ampunilah dosa dan kesalahan kami, Ampuni pula orang tua dan guru kami, Ampunilah seluruh tokoh bangsa dan pemimpin kami Ampuni dan muliakanlah para pahlawan kami.

Ya Allah Tuhan tempat semua permohonan tertuju hanya kepada-Mu, semua doa dan cita bertumpu Semoga dalam Ridha-Mu pemimpin dan rakyat bertemu Berikhtiar membangun bangsa bahu membahu Semoga terus melaju untuk Indonesia Maju.

Teks Doa Upacara 17 Agustus 2024 (10)

Ya Allah Tuhan Yang Maha Perkasa
Kami semua menyanjung-Mu dengan segala puja sebagai ungkapan syukur atas nikmat dan karunia hikmat kemerdekaan ke-79 Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Semoga rahmat, pertolongan dan berkah-Mu abadi menjelma, menyertai segenap kami bangsa Indonesia.

Ya Allah Tuhan Yang Maha Abadi
Bangkitkanlah semangat juang seluruh anak negeri. Untuk membangun dan mengabdi ibu pertiwi. Mempersembahkan karya dan mengukir prestasi. Mengerahkan daya dan kemampuan membangun negeri.

Ya Allah Tuhan Yang Maha Hidup
Kobarkan semangat juang yang tak pernah redup. Karuniakan kami kemampuan dan pengetahuan yang cukup. Tumbuhkan kesadaran memelihara falsafah hidup. Semoga udara kemerdekaan senantiasa kami hirup.

Ya Allah Tuhan Pelimpah Berjuta Rahmat
Kami memohon kepada-Mu bersama seluruh rakyat. Semoga bangsa kami pulih lebih cepat bangkit lebih kuat. Menyongsong cita kehidupan bermartabat. Semoga bangsa kami terus jaya dan berdaulat.

Ya Allah Tuhan Yang Maha Pemelihara
Hindarkan kami dari permusuhan dan perpecahan. Jauhkan kami dari saling menghina dan merendahkan. Masukkan kami dalam pemeliharaan-Mu yang tak terlenakan. Sehingga terpelihara persatuan dan persaudaraan.

Ya Allah Tuhan Yang Maha Mengampuni
Ampunilah dosa dan kesalahan kami. Ampuni pula orang tua dan guru kami. Ampunilah seluruh tokoh bangsa dan pemimpin kami. Ampuni dan muliakanlah para pahlawan kami.

Teks Doa Upacara 17 Agustus 2024 (11)

Bismillahirrahmanirrahim

Ya Allah, ya Tuhan kami,
Wahai Keindahan yang menciptakan sendiri segala yang indah.
Wahai Pencipta yang melimpahkan sendiri segala anugerah.
Wahai Maha pemurah yang telah menganugerahi kami negeri sangat indah dan bangsa yang menyukai keindahan.
Ya Allah yang telah memberi kami kemerdekaan yang indah.

Demi nama-nama agung-Mu yang maha indah
Demi sifat-sifat suci-Mu yang maha indah
Demi ciptaan-ciptaan-Mu yang serba indah
Anugerahilah kami, pemimpin-pemimpin kami, dan bangsa kami
kepekaan menangkap dan mensyukuri keindahan anugerah-Mu.

Keindahan merdeka dan kemerdekaan
Keindahan hidup dan kehidupan
Keindahan manusia dan kemanusiaan
Keindahan kerja dan pekerjaan
Keindahan sederhana dan kesederhanaan
Keindahan kasih sayang dan saling menyayang
Keindahan kebijaksanaan dan keadilan
Keindahan rasa malu dan tahu diri
Keindahan hak dan kerendahan hati
Keindahan tanggung jawab dan harga diri.

Anugerahilah kami, pemimpin-pemimpin kami, dan bangsa kami, Kemampuan mensyukuri nikmat anugerah-Mu dalam sikap-sikap indah yang Engkau ridai. Selamatkanlah jiwa-jiwa kami dari noda-noda yang mencoreng keindahan martabat kami.

Pimpinlah kami, pemimpin-pemimpin kami, dan bangsa kami ke jalan indah menuju cita-cita indah kemerdekaan kami. Kuatkanlah lahir batin kami, untuk melawan godaan keindahan-keindahan, imitasi yang menyeret diri-diri kami, dari keindahan sejati kemanusiaan dan kemerdekaan kami.

Merdekakanlah kami dari belenggu penjajahan apa saja selain Allah termasuk diri kami sendiri. Kokohkanlah jiwa raga kami untuk menjaga keindahan negeri kami.

Yaa Nuuru, Wahai Maha Cahya di atas segala cahya,
Pancarkanlah cahya-Mu di mata dan pandangan kami. Pancarkanlah cahya-Mu di telinga dan pendengaran kami. Pancarkanlah cahya-Mu di mulut dan perkataan kami.

Pancarkanlah cahya-Mu di hati dan keyakinan kami. Pancarkanlah cahya-Mu di pikiran dan sikap kami. Pancarkanlah cahya-Mu di kanan dan kiri kami. Pancarkanlah cahya-Mu di atas dan bawah kami. Pancarkanlah cahya-Mu di dalam diri kami. Pancarkanlah cahya-Mu yaa Maha Cahya.

Agar kami dapat menangkap keindahan ciptaan-Mu dan meresapinya, dapat menangkap keindahan anugerah-Mu dan mensyukurinya, dapat menangkap keburukan jalan sesat setan dan menghindarinya.

Pancarkanlah cahya-Mu, ya Maha Cahya

Agar kami dapat menangkap keindahan kebenaran dan mengikutinya, dapat menangkap keburukan kebatilan dan menjauhinya. Agar kami dapat menangkap keindahan kejujuran dan menyerapnya, dapat menangkap keburukan kebohongan dan mewaspadainya.

Pancarkan Cahya-Mu, ya Maha Cahya. Sirnakan dan jangan sisakan sekelumit pun kegelapan di batin kami.

Ya Allah, kami berdoa dengan menyebut nama-nama indah-Mu, seperti yang Engkau perintahkan, maka kabulkanlah doa kami, seperti yang Engkau janjikan. Amin.

Teks Doa Upacara 17 Agustus 2024 (12)

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Kuat, kami memuji-Mu dengan segala hormat dan rasa syukur atas segala nikmat dan karunia yang telah Engkau berikan. Kami bersyukur atas nikmat kemerdekaan yang ke-79 untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia. Semoga rahmat, bantuan, dan berkah-Mu selalu menyertai kami, bangsa Indonesia.

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Abadi, bangkitkanlah semangat perjuangan di hati setiap anak bangsa. Agar kami semua bersemangat untuk membangun dan melayani tanah air, menyumbangkan karya dan mencetak prestasi, serta menggunakan seluruh kemampuan kami untuk memajukan negara.

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Hidup, nyalakanlah api semangat juang yang tidak pernah padam dalam diri kami. Berikanlah kami kemampuan dan pengetahuan yang memadai. Tanamkan kesadaran untuk selalu menghargai prinsip-prinsip kehidupan yang kami anut. Semoga kami selalu dapat menikmati udara kebebasan ini.

Teks Doa Upacara 17 Agustus 2024 (13)

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ * حَمْدًا شَاكِرِينَ حَمْدًا يُوَافِي نِعَمَهُ وَيُكَافِي مَزِيْدَهُ سُلْطَائِك يَا رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِي لِجَلاَلِ وَجْهِكَ الْكَرِيم وَعَظِيم. أَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ *

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Penyayang. Puji dan syukur kami persembahkan ke hadirat-Mu, atas Rahmat-Mu kami dapat berkumpul di sini dalam rangka upacara penganugerahan Tanda Kehormatan tahun kepada putra-putri terbaik bangsa yang telah memberikan dharma baktinya kepada bangsa dan negara, kiranya Engkau senantiasa memberikan berkah dan perlindungan kepada kami semua.

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa. Penganugerahan Tanda Kehormatan adalah pengakuan tulus dan ungkapan terima kasih kami atas pengabdian dan pengorbanan mereka. Terimalah persembahan dan dharma bakti mereka Ya Allah. Tidak saja sebagai pengabdian kepada tanah air, bangsa dan negara, tetapi juga sebagai amal ibadah kepada-Mu Ya Allah.

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Bijaksana. Jadikanlah kami sebagai bangsa yang pandai mensyukuri nikmat-Mu, dan bangsa yang menghargai dan berterima kasih kepada para pahlawannya. Berikanlah kami taufik dan hidayah-Mu, agar kami dapat menjadi pewaris dalam mengemban amanat para pahlawan dan syuhada’ untuk mengisi kemerdekaan dan pembangunan serta mewujudkan negara yang adil dan makmur di bawah rida-Mu.

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pengampun. Ampunilah dosa kami, dosa orang tua kami, para pemimpin dan pahlawan kusuma bangsa kami. Terimalah amal bhakti mereka, Amin

ربُّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُونَ * وَسَلَامٌ عَلَى الْمُرْسَلِينَ *
وَالْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَلَمِيْنَ

Deretan contoh doa upacara 17 Agustus di atas sudah dilakukan penyesuaian waktu penyelenggaraan HUT RI dari sumber aslinya.

(rah/erd)



Sumber : www.detik.com

Doa Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2024


Jakarta

Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap 1 Oktober adalah momen bersejarah bagi bangsa Indonesia.

Di hari tersebut, masyarakat mengenang perjuangan para pahlawan dalam mempertahankan Pancasila sebagai ideologi negara. Selain mengikuti upacara dan kegiatan peringatan lainnya, membaca doa hari Kesaktian Pancasila menjadi salah satu cara untuk merenungkan nilai-nilai Pancasila dan memperkuat rasa persatuan.

Doa hari Kesaktian Pancasila juga menjadi wujud syukur kepada Tuhan atas berkat dan anugerah-Nya yang telah menjaga keutuhan bangsa. Dengan berdoa, kita berharap agar Pancasila selalu menjadi pedoman dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada.


Teks Doa Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2024

Pada tahun 2024, bacaan doa Hari Kesaktian Pancasila menjadi simbol harapan dan permohonan agar bangsa ini tetap kuat dan bersatu dalam menghadapi berbagai tantangan. Berikut adalah teks doa yang dilansir dari situs Kemenag RI dan bisa dibacakan untuk memperingati hari penting ini.

Doa Hari Kesaktian Pancasila

Bismillahirohmannirrohim

Allahumma sholli ‘ala sayyidina Muhammad, wa ‘ala ali sayyidina Muhammad

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pemberi

Anugerahi kami kejujuran dan kerendahan hati

Anugerahi kami untuk selalu menghargai

Anugerahi kami kemampuan selalu berbakti

Anugerahi kami senantiasa pandai mengapresiasi

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Segala

Yang mengetahui terang dan gelap maksud tujuan

Yang berkuasa atas kematian dan kehidupan

Yang menganugerahkan kemuliaan para pahlawan

Ya Allah, Tuhan yang merajut hati para pendahulu kami

Mengilhami para pendiri ibu pertiwi

Meneguhkan Pancasila sebagai falsafah hidup dan jatidiri

Ya Allah, Tuhan yang melukis takdir di atas lembaran misteri

Jangan biarkan kami menjadi manusia yang tak tahu diri

Menggerogoti tiang penyangga rumah tinggal kami

Ya Allah, Tuhan yang diagungkan dalam setiap helai nafas kehidupan

Engkaulah pemilik sejati kekuatan dan kesaktian

Dengan takdir-Mu Pancasila Engkau selamatkan

Dengan pertolongan-Mu kami selalu bisa menatap masa depan

Ya Allah, Tuhan yang mencipta segala yang serba indah dan keindahan

Ya Allah, Tuhan yang mencipta harmoni dalam keberagaman

Ya Allah, Tuhan yang mencipta Indonesia negeri impian

Ya Allah, Tuhan yang mencipta Indonesia negeri harapan

Puji dan syukur akan selalu kami panjatkan

Wahai Tuhan yang melembutkan hati

Jauhkan kami dari iri dan dengki

Jauhkan kami dari amarah yang membakar diri

Jauhkan kami dari saling mencaci

Jauhkan kami dari niat saling mencabik dan merusak negeri

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pengampun

Ampunilah segala dosa dan kesalahan kami, orang tua kami, para pemimpin kami

Sungguh, ampunan-Mu jauh lebih besar dari apa pun yang ada di bawah kolong

langit-Mu di akhir zaman nanti

Wahai Cahaya Maha Cahaya

Terangi kami menuju jalan cahaya

Menuju Indonesia Maju nan Sentosa

Robbana atina fiddunya hasanah wafil akhiroti hasanah waqina adzabannar

Walhamdulillahi robbil ‘alamin

Ucapan Selamat untuk Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2024

Memberikan ucapan pada Hari Kesaktian Pancasila tahun 2024 adalah salah satu cara untuk mengekspresikan semangat persatuan dan kesatuan, serta menghormati perjuangan para pahlawan. Dikutip dari situs Universitas Bangka Belitung dan arsip Detikcom, berikut ini adalah beberapa inspirasi ucapan yang bisa Anda sampaikan untuk memperingati hari penting ini.

Pancasila adalah pondasi keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Selamat Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober!

Selamat memperingati Hari Kesaktian Pancasila 2024. Mari jadikan Pancasila sebagai pedoman dan pegangan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara bagi Bangsa Indonesia.

Selamat Hari Kesaktian Pancasila! Lewat Pancasila, kita yang terdiri beragam suku, budaya, bahasa dan agama dapat bersatu dalam satu atap, Indonesia.

Pancasila hadir sebagai panduan bangsa untuk bersikap, berperilaku, serta bersatu mewujudkan Indonesia tangguh. Selamat Hari Kesaktian Pancasila 2024!

Mari kita tingkatkan semangat kebangsaan dan rasa cinta pada negara ini! Selamat Hari Kesaktian Pancasila 2024.

Selamat Hari Kesaktian Pancasila 2024. Mari kita mengimplementasikan nyata nilai-nilai Pancasila.

Jangan hanya menghafal Pancasila, terapkan juga nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari! Selamat Hari Kesaktian Pancasila ke-59 tanggal 1 Oktober 2024!

Pancasila adalah dasar negara dan ideologi bangsa. Mari kita jaga kesaktiannya untuk Indonesia sejahtera. Selamat memperingati Hari Kesaktian Pancasila!

Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai pahlawannya. Selamat Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2024.

Mari bangkit dari segala keterpurukan dan bangkit maju menuju Indonesia adil dan sejahtera. Selamat Hari Kesaktian Pancasila 2024.

Panduan Penyelenggaraan Upacara Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2024

Hari Kesaktian Pancasila diperingati setiap tahun dengan pelaksanaan upacara yang khidmat di berbagai tempat. Agar penyelenggaraan upacara tahun 2024 berjalan lancar dan sesuai aturan, penting untuk memahami panduan resmi yang telah ditetapkan.

Berikut adalah panduan lengkap seputar Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2024 yang diterbitkan oleh Kemendikbud RI dan bisa dijadikan acuan untuk menyelenggarakan upacara Hari Kesaktian Pancasila dengan tertib dan penuh makna.

Tentang Hari Kesaktian Pancasila

Melansir buku Pancasila yang ditulis Hairul Amren Samosir, pada tanggal 30 September 1965, terjadi suatu peristiwa yang dinamakan Gerakan 30 September (G30S). Insiden ini sendiri masih menjadi perdebatan di tengah lingkungan akademisi mengenai siapa penggiatnya dan apa motif di belakangnya.

Akan tetapi, otoritas militer dan kelompok keagamaan terbesar saat itu menyebarkan kabar bahwa insiden tersebut merupakan usaha PKI mengubah unsur Pancasila menjadi ideologi komunis, untuk membubarkan Partai Komunis Indonesia, dan membenarkan peristiwa Pembantaian di Indonesia 1965-1966.

Pada hari itu, enam jenderal dan satu kapten serta beberapa orang lainnya dibunuh oleh oknum-oknum yang digambarkan pemerintah sebagai upaya kudeta.

Gejolak yang timbul akibat G30S sendiri pada akhirnya berhasil diredam oleh otoritas militer Indonesia.

Pemerintah Orde Baru kemudian menetapkan 30 September sebagai Hari Peringatan Gerakan 30 September G30S dan tanggal 1 Oktober ditetapkan sebagai Hari Kesaktian Pancasila.

(lus/lus)



Sumber : www.detik.com

Ketika Nabi Ibrahim Berdebat dengan Kaumnya Soal Tuhan yang Harus Disembah



Jakarta

Nabi Ibrahim AS merupakan satu dari 25 nabi dan rasul yang wajib diketahui kaum muslimin. Sebagai utusan Allah SWT, banyak pelajaran dan hikmah dari kisah hidupnya selama menjadi nabi dan rasul.

Menurut Qashash al-Anbiyaa oleh Ibnu Katsir yang diterjemahkan Saefullah MS, nama lengkap Nabi Ibrahim AS adalah Ibrahim bin Tarikh. Ia merupakan keturunan dari keluarga Nahur, Shrug, Raghu, Faligh, ‘Abir, Syalih, Arfakhsyadz, Sam, dan Nuh.

Nabi Ibrahim AS juga disebut sebagai rasul ulul azmi yang mana gelar ini diberikan bagi rasul Allah SWT yang kedudukannya tinggi. Selain itu, ia juga dijuluki Abun Anbiya yang artinya ayahanda para nabi.


Ada kisah menarik terkait Nabi Ibrahim AS yang dikisahkan dalam surah Al An’Am ayat 75-83. Ini mengenai Ibrahim AS yang berdebat dengan kaumnya terkait Tuhan yang berhak disembah.

Allah SWT berfirman,

“Demikianlah Kami memperlihatkan kepada Ibrahim kekuasaan (Kami yang terdapat) di langit dan bumi dan agar dia termasuk orang-orang yang yakin.

Ketika malam telah menjadi gelap, dia (Ibrahim) melihat sebuah bintang (lalu) dia berkata, “Inilah Tuhanku.” Maka, ketika bintang itu terbenam dia berkata, “Aku tidak suka kepada yang terbenam.”

Kemudian, ketika dia melihat bulan terbit dia berkata (kepada kaumnya), “Inilah Tuhanku.” Akan tetapi, ketika bulan itu terbenam dia berkata, “Sungguh, jika Tuhanku tidak memberi petunjuk kepadaku, pastilah aku termasuk kaum yang sesat.”

Kemudian, ketika dia melihat matahari terbit dia berkata (lagi kepada kaumnya), “Inilah Tuhanku. Ini lebih besar.” Akan tetapi, ketika matahari terbenam dia berkata, “Wahai kaumku, sesungguhnya aku berlepas diri dari yang kamu persekutukan.”

Sesungguhnya aku menghadapkan wajahku (hanya) kepada Yang menciptakan langit dan bumi dengan (mengikuti) agama yang lurus dan aku bukanlah termasuk orang-orang musyrik.

Kaumnya membantah. Dia (Ibrahim) berkata, “Apakah kamu hendak membantahku tentang Allah, padahal Dia benar-benar telah memberi petunjuk kepadaku? Aku tidak takut kepada yang kamu persekutukan dengan-Nya, kecuali Tuhanku menghendaki sesuatu. Ilmu Tuhanku meliputi segala sesuatu. Tidakkah kamu dapat mengambil pelajaran?”

Bagaimana mungkin aku takut kepada yang kamu sekutukan (dengan Allah), padahal kamu tidak takut menyekutukan sesuatu dengan Allah yang Dia (sendiri) tidak pernah menurunkan kepadamu alasan apa pun. Maka, golongan yang manakah dari keduanya yang lebih berhak mendapat keamanan (dari malapetaka) jika kamu mengetahui?”

Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kezaliman (syirik), merekalah orang-orang yang mendapat rasa aman dan mendapat petunjuk.

Itulah keterangan yang Kami anugerahkan kepada Ibrahim untuk menghadapi kaumnya. Kami tinggikan orang yang Kami kehendaki beberapa derajat. Sesungguhnya Tuhanmu Mahabijaksana lagi Maha Mengetahui.” (QS Al An’am: 75-83)

Ibnu Katsir menafsirkan, dialog di atas dalam surah Al An’am merupakan sanggahan yang Nabi Ibrahim AS ajukan kepada kaumnya terkait keyakinan mereka yang menyembah benda-benda langit seperti bintang. Ibrahim AS menjelaskan bahwa benda-benda tersebut tidak layak dijadikan Tuhan karena mereka makhluk ciptaan Allah SWT.

Benda-benda langit itu bisa muncul dan tenggelam serta lenyap dari alam ini. Sementara Tuhan yang Maha Esa kekal dan abadi, tidak ada Tuhan yang layak disembah selain Allah SWT.

Nabi Ibrahim AS mengatakan kepada kaumnya bahwa bintang-bintang tersebut tidak mungkin dijadikan Tuhan. Ada yang menyebut bintang yang dimaksud adalah Lucifer atau Bintang Fajar.

Lebih lanjut Ibrahim AS juga menerangkan tentang bulan yang bercahaya lebih besar daripada bintang. Penjelasan ia tingkatkan lagi pada matahari yang bersinar paling terang di antara benda langit lain.

Nabi Ibrahim AS menjelaskan seluruh benda langit itu tunduk, digerakkan, dan dikuasai berdasarkan kehendak Tuhan sebagaimana firman Allah SWT dalam surah Fushilat ayat 37.

“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya adalah malam, siang, matahari, dan bulan. Janganlah menyembah matahari maupun bulan, tetapi sembahlah Allah yang menciptakannya, jika hanya Dia yang pantas untuk disembah.” (QS Fushshilat: 37)

Dalam surah Al An’am ayat 78-80, Allah SWT berfirman:

“Kemudian, ketika dia melihat matahari terbit dia berkata (lagi kepada kaumnya), “Inilah Tuhanku. Ini lebih besar.” Akan tetapi, ketika matahari terbenam dia berkata, “Wahai kaumku, sesungguhnya aku berlepas diri dari yang kamu persekutukan.”

Sesungguhnya aku menghadapkan wajahku (hanya) kepada Yang menciptakan langit dan bumi dengan (mengikuti) agama yang lurus dan aku bukanlah termasuk orang-orang musyrik.

Kaumnya membantah. Dia (Ibrahim) berkata, “Apakah kamu hendak membantahku tentang Allah, padahal Dia benar-benar telah memberi petunjuk kepadaku? Aku tidak takut kepada yang kamu persekutukan dengan-Nya, kecuali Tuhanku menghendaki sesuatu. Ilmu Tuhanku meliputi segala sesuatu. Tidakkah kamu dapat mengambil pelajaran?” (QS. Al-An’am: 78-80)

Menurut Tafsir Ibnu Katsir, melalui ayat tersebut Nabi Ibrahim AS menyampaikan bahwa ia tidak peduli tuhan-tuhan yang kaumnya sembah kecuali Allah SWT. Ia mengatakan semua tuhan yang kaumnya sembah tidak memiliki manfaat, tidak dapat mendengar, dan tidak memiliki akal. Mereka hanyalah benda-benda yang diatur dan dikendalikan oleh Tuhan layaknya seperti bintang dan benda langit lainnya.

(aeb/lus)



Sumber : www.detik.com