Tag: air lemon

  • 3 Cara Bersihkan Kompor Pakai Bahan Dapur, Ampuh Hempaskan Noda Bandel



    Jakarta

    Kompor yang sering digunakan buat memasak tentu cepat kotor. Minyak dan sisa makanan yang berceceran membuat kompor kotor dan bisa meninggalkan noda membandel kalau dibiarkan.

    Oleh karena itu, penghuni rumah harus rajin membersihkan kompor terutama setelah memasak. Namun, membersihkan sekadar pakai air dan kain bersih tidak cukup untuk menghilangkan lengket dan licin pada kompor.

    Nah, penghuni bisa coba manfaatkan bahan-bahan dapur yang ampuh mengangkat noda, lho. Dilansir Homes and Gardens, berikut beberapa bahan pembersih yang dapat membersihkan noda membandel pada kompor.


    Cara Bersihkan Kompor Pakai Bahan Dapur

    Inilah beberapa bahan yang bisa menjadi pembersih kompor.

    1. Cuka Putih

    Cuka putih bisa menjadi pembersih alami yang ampuh karena keasamannya melarutkan endapan mineral, minyak, dan kotoran. Cara pakainya mudah, cukup larutkan cuka putih cukup dengan mencampurkan dengan air. Lalu, diamkan selama beberapa menit.

    2. Soda Kue

    Selain itu, soda kue juga dapat membersihkan noda membandel, jamur, dan noda. Campurkan soda kue dengan air untuk mengatasi noda membandel di kompor.

    Cara lainnya adalah dengan menaburkan soda kue pada spons basah untuk membersihkan permukaan tanpa menggoresnya. Nggak cuman bersih, bau tak sedap pun bisa diatasi dengan soda kue.

    3. Air Lemon

    khasiat sehat minum air lemonkhasiat sehat minum air lemon Foto: iStock

    Air perasan lemon mampu membersihkan noda membandel karena tingkat keasamannya yang tinggi dan sifat antibakterinya. Bukan hanya noda, bau tak sedap di dapur juga bisa dihilangkan dengan semprotan lemon.

    Lemon juga memiliki efek pemutihan alami yang dapat membantu mencerahkan noda pada meja dapur dan permukaan lainnya. Namun, sebaiknya tidak menggunakan lemon pada meja dapur marmer atau beberapa meja dapur batu alam karena dapat mengikis batu atau meninggalkan noda.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Bahan yang Ampuh Hilangkan Kerak di Kamar Mandi, Auto Kinclong


    Jakarta

    Kerak merupakan kotoran yang kerap ditemui di kamar mandi. Noda ini bisa ditemukan di kloset, bak mandi, lantai, dinding, keran, shower, hingga gayung. Bentuknya pun beragam, ada yang berwarna putih, coklat, hingga hitam.

    Sama seperti sifat kerak, noda tersebut agak sulit dibersihkan meski berkali-kali disiram air bersih. Sebab, kerak tersebut terbentuk dari penumpukan magnesium, kalium, dan kalsium yang berasal dari produk yang digunakan di kamar mandi, kandungan air sadah, hingga pertumbuhan jamur.

    Air saja tidak akan cukup untuk menghilangkan kerak-kerak tersebut. Perlu bahan-bahan pembersih bersifat korosif untuk mengangkat noda tersebut. Mengutip The Spruce, berikut beberapa bahan pembersih yang dapat digunakan.


    1. Perasan Lemon

    Buah lemon bisa untuk membersihkan noda membandel seperti kerak di kamar mandi. Perasan air lemon mengandung asam yang bisa menghilangkan noda. Cara menggunakannya dengan mencampurkan perasan air lemon dengan baking soda. Kemudian, oleskan ke noda kerak di kamar mandi. Diamkan selama 15 menit, setelah itu, sikat dan bilas.

    Sebagai catatan, jika noda tersebut menempel di batu alam, sebaiknya hindari memakai campuran bahan ini karena bisa merusak permukaannya. Campuran bahan ini masih aman digunakan untuk membersihkan noda di kaca dan plastik.

    2. Baking Soda dan Cuka

    Kekuatan abrasif ringan ditemukan di dalam baking soda. Apabila tidak memiliki lemon, baking soda bisa dicampurkan cuka untuk membersihkan kerak putih yang menempel di kamar mandi. Cara pemakaiannya sama dengan campuran baking soda dan lemon. Area yang bisa digosok dengan campuran ini adalah cermin, penutup keran, ubin, atau keramik di kamar mandi.

    3. Batu Apung Basah

    Batu apung banyak ditemukan di daerah dekat aktivitas vulkanik, seperti daerah gunung berapi. Batu ini memiliki tekstur karena permukaannya berlubang. Warna batu apung cukup beragam, mulai dari abu-abu, hitam, putih, hingga coklat.

    Tekstur dari batu ini mampu untuk membersihkan kerak putih yang menempel di kamar mandi, tanpa perlu ditambahkan bahan pembersih lain. Kuncinya adalah batu apung tersebut harus dibasahkan sebelum dipakai.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Mudah! Bersihkan Noda Membandel di Kompor Bisa Pakai 3 Bahan Ini


    Jakarta

    Noda sisa-sisa makanan setelah memasak terkadang mengering dan menempel di kompor. Apalagi jika tidak langsung dibersihkan, bisa-bisa noda sulit dihilangkan.

    Apabila sudah kejadian ada noda membandel di kompor, penghuni rumah tak perlu khawatir karena masih bisa membersihkannya. Bagaimana caranya?

    Dilansir dari Homes & Gardens, berikut ini beberapa bahan yang bisa digunakan untuk membersihkan noda membandel di kompor.


    1. Baking Soda

    jar of baking soda and spoon on the white backgroundbaking soda. Foto: Istimewa

    Soda kue atau baking soda biasa dipakai untuk membuat kue, tetapi kegunaannya juga bisa untuk membersihkan noda membandel hingga jamur. Caranya dengan campurkan soda kue dengan air untuk mengatasi noda membandel di meja dapur, wastafel, dan kompor. Cara lainnya adalah dengan menaburkan soda kue pada spons basah untuk membersihkan permukaan tanpa menggoresnya.

    2. Air Perasan Lemon

    khasiat sehat minum air lemonkhasiat sehat minum air lemon Foto: iStock

    Air perasan lemon yang dicampur ke dalam air sudah dikenal sebagai senjata ampuh untuk membersihkan noda membandel. Hal ini dikarenakan dalam lemon terdapat kandungan bahan pembersih alami dengan tingkat keasamannya yang tinggi dan sifat antibakterinya.

    Bukan hanya noda, bau tak sedap di dapur juga bisa dihilangkan dengan semprotan lemon. Caranya dengan meneteskan dua tetes minyak esensial lemon ke kapas. Lalu, letakkan di tempat di mana ditemukan bau tak sedap. Apabila muncul dari kulkas, letakkan di belakang kulkas agar baunya dapat terserap.

    Selain minyak esensial lemon, kulit lemon juga bisa menghilangkan bau tak sedap pada tempat sampah. Caranya cukup membuang beberapa kulit lemon ke dalam tempat sampah.

    Lemon juga memiliki efek pemutihan alami yang dapat membantu mencerahkan noda pada meja dapur dan permukaan lainnya. Namun, sebaiknya tidak menggunakan lemon pada meja dapur marmer atau beberapa meja dapur batu alam karena asamnya dapat mengikis batu atau meninggalkan noda.

    cuka putihcuka putih Foto: iStock

    Cuka putih merupakan pembersih alami yang ampuh karena keasamannya yang membantu melarutkan endapan mineral, minyak, dan kotoran. Cara untuk membuat bahan pembersih dari larutan cuka putih cukup dengan mencampurkan dengan air. Kemudian, semprotkan campuran cuka dan air ke permukaan kompor, biarkan selama sekitar 10 menit, lalu gosok dengan air sabun menggunakan sabut gosok non-abrasif.

    Itulah beberapa cara menghilangkan noda membandel di kompor. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Keran Air Berkerak Susah Dibersihkan? Begini Cara Ampuh biar Kinclong Lagi



    Jakarta

    Keran air yang jarang dibersihkan bisa muncul kerak berupa bercak-bercak putih. Meski sering terkena air dan sabun, ternyata keran air tetap bisa kotor sampai berkerak, lho.

    Noda itu membuat keran air tampak kotor dan kusam. Hal ini dapat merusak estetika kamar mandi.

    Oleh karena itu, penghuni rumah harus rajin membersihkan keran air. Apalagi kalau sudah muncul kerak, penghuni perlu bekerja ekstra buat membersihkan noda membandel itu.


    Ada beberapa cara mudah untuk membersihkan keran air berkerak. Namun, sebelum itu ketahui dulu penyebabnya.

    Penyebab Keran Air Berkerak

    Dikutip dari SFGATE, kerak atau noda putih pada keran adalah sisa air sadah yang mengandung banyak mineral, seperti kalsium dan magnesium. Air sadah tidak berbahaya, tetapi berisiko menimbulkan efek samping pada kulit sensitif. Cara mengatasinya dengan menggunakan filter pada keran air.

    Selain itu, kerak bisa terbentuk dari sisa sabun atau sampo yang tidak langsung dibersihkan pada keran air. Sabun dan sampo mengandung bahan kimia dan mineral, sehingga dapat meninggalkan noda ketika mengering. Oleh karena itu, sebaiknya mengelap keran air setelah digunakan agar selalu kering.

    Cara Bersihkan Kerak pada Keran Air

    Inilah beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk menghilangkan kerak pada keran air.

    1. Pemutih dan Air Panas

    Keran air berkerak bisa dibersihkan menggunakan pemutih. Sebagai catatan, penghuni wajib memakai sarung tangan lateks dan baju lengan panjang agar cairan tidak mengenai kulit. Simak langkah-langkahnya di bawah ini:

    • Campur pemutih dan air panas dengan perbandingan 1:4 ke dalam wadah.
    • Lalu, oleskan cairan tersebut ke keran yang berkerak secara menyeluruh.
    • Bilas keran dengan air panas dan diamkan beberapa saat hingga mencapai suhu ruangan.
    • Setelah itu, keringkan keran menggunakan kain lap.

    2. Cuka dan Sabun Cuci Piring

    Selain itu, penghuni juga bisa memanfaatkan cuka dan sabun cuci piring untuk membasmi kerak di keran air. Sifat asam pada cuka disebut ampuh untuk menghilangkan endapan kalsium yang menempel di keran. Berikut cara pakainya:

    • Teteskan 3-4 sendok teh cuka dan sabun cuci piring secukupnya ke dalam wadah.
    • Aduk kedua bahan hingga tercampur rata.
    • Setelah itu, oleskan ke keran yang berkerak secara menyeluruh dan diamkan selama 1 jam.
    • Gosok dengan sikat secara perlahan sampai seluruh kerak terangkat.
    • Terakhir, bilas dengan air agar tidak ada sisa kerak dan keringkan menggunakan kain lap.

    3. Baking Soda dan Sabun Cuci Piring

    Noda putih pada keran air bisa dibersihkan pakai baking soda dan sabun cuci piring. Kombinasi kedua bahan ini diklaim ampuh untuk membersihkan kerak yang sulit dihilangkan. Berikut cara penggunaannya:

    • Campur 2-3 sendok makan baking soda dan sabun cuci piring secukupnya ke dalam wadah.
    • Aduk kedua bahan hingga tercampur rata.
    • Setelah itu, oleskan ke keran yang berkerak secara menyeluruh dan diamkan selama 20-30 menit.
    • Gosok dengan sikat secara perlahan sampai seluruh kerak terangkat.
    • Terakhir, bilas dengan air agar tidak ada sisa kerak dan keringkan menggunakan kain lap.

    4. Air Lemon

    Kerak juga bisa terangkat dengan menggunakan air lemon. Kandungan asam nitrat dan anti bakteri pada lemon ternyata efektif untuk membersihkan noda yang menempel.

    Dikutip dari How Stuff Works, berikut cara pakai air lemon untuk membersihkan kerak:

    • Peras 3-4 buah jeruk lemon atau gunakan air lemon asli yang dijual di pasaran.
    • Tuang air lemon ke keran secara menyeluruh.
    • Gosok keran menggunakan sikat hingga semua kerak terangkat.
    • Terakhir, bilas dengan air agar tidak ada sisa kerak dan keringkan menggunakan kain lap.

    Itulah cara membersihkan kerak yang menempel pada keran air. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Keran Air Berkerak? Ini 4 Cara Membersihkannya


    Jakarta

    Adanya kerak air pada keran bukan lah hal baru. Permasalahan ini sering ditemukan di setiap rumah.

    Meski tidak berbahaya, kerak air pada keran bisa membuat tampilan tak enak dipandang. Tenang aja, permasalahan ini masih bisa diatasi kok!

    Sebelum membahas cara menghilangkan noda kerak air, ketahui dulu yuk penyebabnya.


    Penyebab Ada Kerak Air pada Keran

    Dilansir dari SFGate, kerak atau noda putih pada keran biasanya ada karena sisa air sadah yang mengandung banyak mineral seperti kalsium dan magnesium. Selain itu, kerak juga bisa terbentuk dari sisa sabun atau sampo yang tidak langsung dibersihkan pada keran air. Sabun dan sampo mengandung bahan kimia dan mineral sehingga dapat meninggalkan noda ketika mengering.

    Dilansir dari Real Simple, salah satu cara efektif untuk mencegah terbentuknya kerak air adalah mengelap keran setiap usai digunakan atau sesering mungkin.

    “Ini akan mencegah mineral mengering di permukaan sejak awal dan menyebabkan penumpukan,” kata ahli kebersihan di CottageCare Scott Schrader, dikutip dari Real Simple, Kamis (7/8/2025).

    Cara Membersihkan Kerak Air

    1. Pakai Cuka

    Kalau mau membersihkan endapan kalsium dan kapur yang ada di air sadah, bisa dengan cuka. Caranya dengan menyemprotkan campuran cuka putih dan air dengan perbandingan 1:1. Selanjutnya diamkan selama 2-3 menit lalu bersihkan.

    Taylor Riley, partner di AMR US Commercial Cleaning, merekomendasikan penyemprotan campuran ini seminggu sekali.

    “Campuran ini melarutkan penumpukan mineral sebelum sempat menggores atau menodai permukaan,” kata Riley, dilansir dari Real Simple.

    2. Pakai Baking Soda dan Sabun Cuci Piring

    Noda putih pada keran air bisa dibersihkan pakai baking soda dan sabun cuci piring. Kombinasi kedua bahan ini diklaim ampuh untuk membersihkan kerak yang sulit dihilangkan. Berikut cara penggunaannya:

    – Campur 2-3 sendok makan baking soda dan sabun cuci piring secukupnya ke dalam wadah.
    – Aduk kedua bahan hingga tercampur rata.
    – Setelah itu, oleskan ke keran yang berkerak secara menyeluruh dan diamkan selama 20-30 menit.
    – Gosok dengan sikat secara perlahan sampai seluruh kerak terangkat.
    – Terakhir, bilas dengan air agar tidak ada sisa kerak dan keringkan menggunakan kain lap.

    3. Pemutih dan Air Panas

    Keran air berkerak bisa dibersihkan menggunakan pemutih. Sebagai catatan, penghuni rumah wajib memakai sarung tangan lateks dan baju lengan panjang agar cairan tidak mengenai kulit. Simak langkah-langkahnya di bawah ini:

    – Campur pemutih dan air panas dengan perbandingan 1:4 ke dalam wadah.
    – Lalu, oleskan cairan tersebut ke keran yang berkerak secara menyeluruh.
    – Bilas keran dengan air panas dan diamkan beberapa saat hingga mencapai suhu ruangan.
    – Setelah itu, keringkan keran menggunakan kain lap.

    4. Air Lemon

    Kerak juga bisa terangkat dengan menggunakan air lemon. Kandungan asam nitrat dan anti bakteri pada lemon disebut efektif untuk membersihkan noda yang menempel. Dikutip dari How Stuff Works, berikut cara pakai air lemon untuk membersihkan kerak:

    – Peras 3-4 buah jeruk lemon atau gunakan air lemon asli yang dijual di pasaran.
    – Tuang air lemon ke keran secara menyeluruh.
    – Gosok keran menggunakan sikat hingga semua kerak terangkat.
    – Terakhir, bilas dengan air agar tidak ada sisa kerak dan keringkan menggunakan kain lap.

    Itulah penyebab dan cara menghilangkan kerak air pada keran.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Bahan Dapur yang Ampuh Bersihkan Noda Membandel di Kompor


    Jakarta

    Setelah memasak di dapur, sering ditemukan ada banyak sisa makanan dan bekas minyak yang menempel di kompor. Jika tidak segera dibersihkan, noda yang menempel bisa menjadi kerak dan semakin sulit dihilangkan.

    Namun, masih banyak pemilik rumah yang malas membersihkan kompor setelah memasak. Padahal, kamu bisa menggunakan bahan sederhana yang ada di dapur untuk membersihkan kompor agar kinclong lagi.

    Penasaran, apa saja bahan dapur yang dapat digunakan untuk membersihkan noda membandel di kompor? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Bahan Dapur yang Ampuh Membersihkan Noda di Kompor

    Dilansir situs Homes and Gardens, berikut sejumlah bahan dapur yang bisa digunakan untuk membersihkan noda di kompor.

    1. Cuka Putih

    Cuka putih disebut ampuh untuk membersihkan noda membandel di kompor karena mengandung zat asam yang dapat melarutkan endapan mineral, minyak, dan kotoran.

    Cara penggunaannya juga mudah, cukup campurkan cuka putih dengan air bersih, lalu tuang ke dalam botol semprot. Sebelum digunakan, kocok botol terlebih dahulu dan semprot ke bagian kompor yang terdapat noda.

    Diamkan selama 5-10 menit agar cuka putih bereaksi. Setelah itu, lap dengan kain microfiber hingga tidak ada lagi kotoran yang menempel.

    2. Air Lemon

    Selain cuka, air lemon juga bisa dipakai untuk mengangkat noda membandel di kompor. Sebab, lemon mengandung tingkat keasaman tinggi dan memiliki sifat antibakteri, sehingga cocok digunakan sebagai cairan pembersih alami.

    Untuk cara pakainya, peras 2-3 buah lemon untuk mendapatkan airnya, lalu tuang ke dalam botol semprot. Tambahkan air bersih secukupnya, kemudian kocok botol hingga lemon larut dalam air.

    Semprot air lemon ke kompor yang terdapat kotoran dan noda membandel. Setelah itu, lap dengan kain microfiber hingga bersih dan seluruh noda terangkat.

    Kandungan air lemon juga dapat mencerahkan meja dapur dan permukaan lainnya sehingga terlihat kinclong. Namun, hindari menggunakan air lemon pada meja dapur marmer atau batu alam karena tingkat asamnya bisa mengikis batu atau meninggalkan noda.

    Selain membasmi kotoran, lemon juga bermanfaat untuk menghilangkan bau tak sedap di dapur. Caranya dengan menuangkan 2-3 tetes minyak esensial lemon ke bola kapas, lalu letakkan di sudut dapur yang tercium bau tak sedap.

    3. Soda Kue

    Soda kue atau disebut baking soda bisa menjadi opsi alternatif untuk membersihkan noda di kompor. Cara pakainya cukup mencampur soda kue dan air secukupnya, lalu aduk sampai merata hingga membentuk pasta. Kemudian, oleskan pasta soda kue ke kompor secara menyeluruh terutama di bagian yang banyak noda.

    Cara lainnya adalah dengan menaburkan soda kue pada spons basah untuk membersihkan permukaan kompor. Langkah ini bisa dilakukan jika kamu khawatir kompor akan tergores atau baret saat dibersihkan.

    Demikian tiga bahan dapur yang ampuh bersihkan noda membandel di kompor. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Bersihkan 6 Barang Ini Pakai Air Lemon, Pokoknya Jangan!


    Jakarta

    Air perasan lemon banyak digunakan sebagai bahan alami untuk membersihkan noda membandel. Sifat asam pada lemon dinilai efektif untuk mengangkat kotoran secara cepat.

    Namun, tingkat keasaman yang tinggi pada lemon ternyata tidak bisa digunakan pada benda tertentu. Bukannya jadi bersih dan wangi tapi justru bisa merusak barang tersebut.

    Ingin tahu apa saja barang yang sebaiknya tidak dibersihkan dengan air lemon? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Barang-barang Ini Jangan Dibersihkan Pakai Air Lemon

    Dilansir situs The Spruce, sejumlah pakar di bidang kebersihan menyebut ada barang-barang di rumah yang jangan dibersihkan dengan air lemon. Berikut daftarnya:

    1. Peralatan Masak Aluminium

    Banyak yang mengira kalau peralatan masak dari bahan aluminium dapat dibersihkan dengan air lemon, padahal kenyataannya tidak bisa. Pakar kebersihan Scott Schrader mengatakan air lemon dapat bereaksi dengan aluminium sehingga menimbulkan noda oksidasi gelap pada permukaan alat masak.

    Sebagai solusinya, Schrader menyarankan memakai sabun cuci piring dengan kandungan yang lebih ringan sehingga aman untuk mencuci peralatan masak dari bahan aluminium.

    2. Barang Elektronik

    Tidak dianjurkan untuk menyemprotkan cairan lemon ke barang elektronik karena bisa menimbulkan kerusakan. Meski barang elektronik dalam keadaan mati, tapi jika sering disemprotkan air lemon bisa menyebabkan korosi pada bagian komponennya.

    “Cairan asam dari lemon akan menyusup ke dalam, sehingga dapat menyebabkan korosi pada komponen, terutama bagian sirkuit,” kata Schrader.

    3. Layar HP dan Laptop

    Tak sedikit orang yang membersihkan layar smartphone, TV, laptop, atau komputer menggunakan cairan lemon. Meski dibuat secara mandiri tanpa campuran zat lain, tapi tetap saja air lemon bisa membuat perangkat elektronik menjadi rusak.

    Daripada menggunakan lemon, Schrader menyarankan lebih baik pakai kain microfiber dan air bersih untuk membersihkan layar HP dan laptop. Pastikan juga perangkat elektronik tersebut memiliki sertifikasi tahan air agar tidak rusak saat dibersihkan.

    4. Kuningan dan Tembaga

    Pakar kebersihan dari Primavera Cleaning Service Jhon LeBaron mengatakan perkakas yang terbuat dari bahan kuningan atau tembaga sebaiknya jangan dibersihkan pakai air lemon. Sebab, cairan ini dapat menghilangkan patina, yakni lapisan tipis yang terbentuk secara alami pada permukaan logam.

    “Beberapa orang ingin logam-logam di rumah terlihat berkilau dan terlihat baru, tapi banyak juga yang lebih menyukai lapisan patina alami yang lebih gelap. Jika dibersihkan pakai air lemon maka bisa menghilangkan patina tersebut,” ujarnya.

    5. Marmer dan Granit

    Saat membersihkan meja dapur yang terbuat dari marmer dan granit, sebaiknya jangan menggunakan cairan lemon. Sifat asam pada lemon dapat mengikis permukaan marmer dan akhirnya cepat rusak.

    “Kandungan asam dari sari lemon dapat mengikis permukaan marmer atau granit yang sudah dipoles, lalu dapat meninggalkan noda keruh yang hanya bisa dihilangkan dengan pelapisan ulang oleh petugas profesional,” ungkap Schrader.

    6. Furnitur Kayu

    Membersihkan furnitur kayu dengan air lemon merupakan salah satu kesalahan besar yang kerap dilakukan banyak orang. Padahal, kandungan asam pada lemon dapat merusak lapisan kayu dan memicu terjadinya perubahan warna.

    Itulah enam barang di rumah yang sebaiknya jangan dibersihkan dengan air lemon. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Menghilangkan Kerak Air di Kaca, Bisa Pakai Lemon!



    Jakarta

    Kerak air kerap ditemukan di berbagai permukaan kamar mandi, salah satunya kaca. Kerak air ini kadang bisa susah dihilangkan, namun jangan khawatir karena ada cara jitunya.

    Kerak air ini bisa terjadi apabila air yang digunakan di rumah adalah air sadah. Meskipun tidak berbahaya, air sadah yang menguap akan meninggalkan lebihan mineral yang bisa mengendap dan sulit dibersihkan.

    Nah, untuk membersihkannya bisa dengan menggunakan cairan dengan pH rendah alias bersifat asam, contohnya air lemon dan cuka. Dilansir dari Southern Living, berikut ini cara membersihkan kerak air pakai lemon dan cuka.


    Membersihkan Kerak Air Pakai Air Lemon

    freshly squeezed lemon juice in small bowlIlustrasi lemon. Foto: Getty Images/iStockphoto/rez-art

    – Ambil 1-2 lemon, potong menjadi 2
    – Selanjutnya gunakan setengah lemon tersebut untuk membersihkan langsung permukaan kaca yang memiliki kerak air.
    – Gosok lemon dengan gerakan memutar untuk membantu mengangkat noda
    – Bilas atau lap permukaan kaca dengan air hangat dan handuk bersih

    Membersihkan Kerak Air Pakai Cuka

    white vinegar on wood table topIlustrasi cuka. Foto: Getty Images/iStockphoto/May Lim

    – Isi botol semprot dengan air hangat dan cuka dalam perbandingan yang sama
    – Semprotkan pada bagian yang terdapat kerak air dan biarkan beberapa menit, lalu semprot ulang
    – Gunakan handuk kasar untuk menggosok kerak air
    – Lap cairan tersebut dengan handuk bersih. Kalau bisa, bersihkan area tersebut dengan air hangat dan lap hingga kering.

    Cara Mencegah Adanya Kerak Air

    Penghuni rumah bisa lho mencegah terjadinya kerak air pada permukaan kaca. Dilansir dari The Spruce, berikut ini informasinya.

    1. Keringkan Kaca Sepenuhnya

    Setelah mandi atau jika terdapat air pada kaca, sebaiknya segera mengeringkan kaca sepenuhnya. Hal ini dilakukan agar tidak ada kerak air. Penghuni rumah juga bisa menggunakan produk anti-air agar air mengalir lebih cepat pada kaca.

    2. Rutin Membersihkan Kaca

    Bersihkan kaca lebih sering kalau penghuni rumah sudah tahu bahwa air di rumah merupakan air sadah. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi penumpukan yang berlebihan.

    Itulah cara menghilangkan dan cara mencegahnya noda kerak air pada permukaan kaca.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Minuman Diet Intermittent Fasting Selain Air Putih

    Jakarta

    Intermittent fasting atau puasa intermiten menjadi diet yang populer bagi dipilih oleh banyak orang yang mau meningkatkan berat badan. Salah satu cara yang dilakukan adalah metode 16/8 di mana puasa dilakukan selama 16 jam dan makan dalam rentang waktu 8 jam.

    Selain itu, ada metode 5:2 yang melibatkan makan teratur selama lima hari dan mengonsumsi kalori minimal dalam dua hari yang tidak berurutan. Selama periode puasa, minuman yang dikonsumsi bisa memengaruhi efektivitas puasa secara signifikan. Jadi, penting untuk memilih minuman sehat selama puasa intermiten.

    Minuman Sehat untuk Diet Intermittent Fasting

    Selain air putih, ada beberapa minuman sehat yang bisa dikonsumsi untuk diet intermittent fasting. Dikutip dari laman Health Shots, berikut di antaranya:


    1. Air Lemon

    Air lemon merupakan minuman sederhana tapi efektif untuk dinikmati selama diet intermittent. Tambahan irisan lemon atau sedikit perasan air lemon ke dalam air bisa meningkatkan rasa dan memberi manfaat vitamin C, sehingga bisa mendukung fungsi kekebalan tubuh dan kesehatan secara keseluruhan.

    Air lemon juga bisa membantu melancarkan pencernaan dan bertindak sebagai diuretik ringan, menjaga tubuh tetap terhidrasi, dan membuang racun. Dalam hal penurunan berat badan dalam puasa intermiten, minum air lemon bisa mengurangi nafsu makan dan asupan kalori. Ingat, jangan gunakan gula atau pemanis tambahan

    2. Kopi Hitam

    Kopi hitam mengandung kalori minimal, biasanya kurang dari 5 kalori per cangkir dan bisa mendukung proses diet. Kandungan kafein dalam kopi hitam merangsang sistem saraf dan mengirim sinyal untuk memecah lemak. Hal ini ditunjukan dalam sebuah studi dalam Food Science and Biotechnology.

    Hal ini bisa membantu meningkatkan metabolisme dan oksidasi lemak, yang bisa meningkatkan manfaat puasa. Jangan menambahkan gula, krim, atau susu pada kopi karena bisa meningkatkan asupan kalori.

    3. Teh Hijau

    Seperti kopi hitam, teh hijau juga mengandung kafein, tapi dalam jumlah yang lebih rendah, sehingga bisa memberikan efek stimulan yang lebih ringan. Sebuah studi yang diterbitkan Cochrane Database of Systematic Reviews, teh hijau kaya akan antioksidan yang disebut sebagai katekin.

    Teh hijau kaya akan epigallocatechin gallate (EGCG) yang dikaitkan dengan manfaat puasa intermiten, seperti peningkatan metabolisme, sensitivitas insulin, dan pembakaran lemak. Minum teh hijau secara teratur juga terbukti efektif dalam mengurangi peradangan dan meningkatkan kesehatan jantung.

    4. Teh Herbal

    Kebanyakan teh herbal, seperti peppermint, jahe, atau jambang sepatu biasanya tidak mengandung kafein dan terbukti membantu menurunkan berat badan. Teh herbal juga bisa membantu meredakan gangguan pencernaan dan mual, serta meningkatkan relaksasi. Setiap teh herbal memiliki efek yang berbeda pada tubuh, tapi semuanya menyehatkan dan menenangkan.

    5. Air Berkarbonasi

    Air soda yang berkarbonasi tapi tidak mengandung kalori merupakan pilihan lain yang cocok dikonsumsi dalam puasa intermiten. Sebuah studi dalam Digestive Disease and Sciences, air soda bisa meningkatkan rasa kenyang, menekan nafsu makan, mengurangi risiko asupan kalori, serta membantu menurunkan berat badan. Pastikan tidak menambahkan gula atau pemanis buatan.

    Ditinjau oleh: Mhd. Alrdian, S.Gz, lulusan ilmu gizi Universitas Andalas, saat ini menjadi penulis lepas di detikcom.

    (elk/kna)



    Sumber : health.detik.com

  • 5 Minuman Diet Intermittent Fasting Selain Air Putih

    Jakarta

    Intermittent fasting atau puasa intermiten menjadi diet yang populer bagi dipilih oleh banyak orang yang mau meningkatkan berat badan. Salah satu cara yang dilakukan adalah metode 16/8 di mana puasa dilakukan selama 16 jam dan makan dalam rentang waktu 8 jam.

    Selain itu, ada metode 5:2 yang melibatkan makan teratur selama lima hari dan mengonsumsi kalori minimal dalam dua hari yang tidak berurutan. Selama periode puasa, minuman yang dikonsumsi bisa memengaruhi efektivitas puasa secara signifikan. Jadi, penting untuk memilih minuman sehat selama puasa intermiten.

    Minuman Sehat untuk Diet Intermittent Fasting

    Selain air putih, ada beberapa minuman sehat yang bisa dikonsumsi untuk diet intermittent fasting. Dikutip dari laman Health Shots, berikut di antaranya:


    1. Air Lemon

    Air lemon merupakan minuman sederhana tapi efektif untuk dinikmati selama diet intermittent. Tambahan irisan lemon atau sedikit perasan air lemon ke dalam air bisa meningkatkan rasa dan memberi manfaat vitamin C, sehingga bisa mendukung fungsi kekebalan tubuh dan kesehatan secara keseluruhan.

    Air lemon juga bisa membantu melancarkan pencernaan dan bertindak sebagai diuretik ringan, menjaga tubuh tetap terhidrasi, dan membuang racun. Dalam hal penurunan berat badan dalam puasa intermiten, minum air lemon bisa mengurangi nafsu makan dan asupan kalori. Ingat, jangan gunakan gula atau pemanis tambahan

    2. Kopi Hitam

    Kopi hitam mengandung kalori minimal, biasanya kurang dari 5 kalori per cangkir dan bisa mendukung proses diet. Kandungan kafein dalam kopi hitam merangsang sistem saraf dan mengirim sinyal untuk memecah lemak. Hal ini ditunjukan dalam sebuah studi dalam Food Science and Biotechnology.

    Hal ini bisa membantu meningkatkan metabolisme dan oksidasi lemak, yang bisa meningkatkan manfaat puasa. Jangan menambahkan gula, krim, atau susu pada kopi karena bisa meningkatkan asupan kalori.

    3. Teh Hijau

    Seperti kopi hitam, teh hijau juga mengandung kafein, tapi dalam jumlah yang lebih rendah, sehingga bisa memberikan efek stimulan yang lebih ringan. Sebuah studi yang diterbitkan Cochrane Database of Systematic Reviews, teh hijau kaya akan antioksidan yang disebut sebagai katekin.

    Teh hijau kaya akan epigallocatechin gallate (EGCG) yang dikaitkan dengan manfaat puasa intermiten, seperti peningkatan metabolisme, sensitivitas insulin, dan pembakaran lemak. Minum teh hijau secara teratur juga terbukti efektif dalam mengurangi peradangan dan meningkatkan kesehatan jantung.

    4. Teh Herbal

    Kebanyakan teh herbal, seperti peppermint, jahe, atau jambang sepatu biasanya tidak mengandung kafein dan terbukti membantu menurunkan berat badan. Teh herbal juga bisa membantu meredakan gangguan pencernaan dan mual, serta meningkatkan relaksasi. Setiap teh herbal memiliki efek yang berbeda pada tubuh, tapi semuanya menyehatkan dan menenangkan.

    5. Air Berkarbonasi

    Air soda yang berkarbonasi tapi tidak mengandung kalori merupakan pilihan lain yang cocok dikonsumsi dalam puasa intermiten. Sebuah studi dalam Digestive Disease and Sciences, air soda bisa meningkatkan rasa kenyang, menekan nafsu makan, mengurangi risiko asupan kalori, serta membantu menurunkan berat badan. Pastikan tidak menambahkan gula atau pemanis buatan.

    Ditinjau oleh: Mhd. Alrdian, S.Gz, lulusan ilmu gizi Universitas Andalas, saat ini menjadi penulis lepas di detikcom.

    (elk/kna)



    Sumber : health.detik.com