Tag: air pdam

  • Beda Air PDAM dan Air Sumur Bor, Wajib Paham!


    Jakarta

    Air merupakan kebutuhan esensial bagi setiap orang yang digunakan untuk berbagai keperluan, seperti minum, memasak, mencuci, dan mandi. Oleh karena itu, air yang digunakan di rumah harus berkualitas baik demi menjaga kesehatan dan kenyamanan hidup kita.

    Ada dua sumber air yang biasanya digunakan di rumah, yaitu air PDAM dan air sumur bor. Nah, perbedaan di antara keduanya perlu kamu pahami agar tidak bingung menentukan sumber air mana yang harus digunakan di rumahmu.

    Apa Itu Air PDAM?

    Air PDAM atau juga dikenal sebagai air leding merupakan air yang disediakan oleh pemerintah melalui Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Sumber air berasal dari sungai, danau, atau waduk yang diolah dan disalurkan dari jaringan pipa air terpusat ke rumah-rumah melalui pipa-pipa distribusi.


    Air PDAM diproses di instalasi pengolahan air dengan berbagai fasilitas, meliputi filtrasi, koagulasi, sedimentasi, desinfeksi, dan penyesuaian pH. Proses tersebut dilakukan untuk menghilangkan kontaminan, patogen, dan bahan-bahan yang berpotensi berbahaya dalam air permukaan.

    Apa Itu Air Sumur Bor?

    Jika air PDAM berasal dari sumber air permukaan, air sumur bor berasal dari sumber air di dalam tanah di dalam lapisan akuifer. Lapisan tanah ini berupa bebatuan atau material pori yang mampu menyimpan dan mengalirkan air.

    Untuk mendapatkan air sumur bor, tanah digali hingga mencapai lapisan akuifer tersebut. Selanjutnya, sumur dipasang pipa dan pompa untuk memudahkan pengambilan air. Kualitas air sumur bor biasanya akan mengikuti komposisi kimia dan mineral yang terdapat di lapisan air tanah tempat sumur tersebut dibuat.

    Perbedaan Air PDAM dan Air Sumur Bor

    Melansir PDAM Pintar, Kamis (30/11/2023), ada enam perbedaan mendasar antara air PDAM dan air sumur bor. Berikut penjelasannya.

    Sumber, Kualitas, dan Pengolahan Air

    Seperti yang telah dijelaskan, air PDAM berasal dari sumber air permukaan, seperti sungai, danau, atau waduk. Sementara itu, air sumur bor berasal dari mata air di bawah lapisan akuifer tanah.

    Perbedaan sumber ini memengaruhi kualitas air. Kualitas air sumur bor dipengaruhi oleh komposisi tanah dan batuan di sekitarnya. Air sumur bisa mengandung mineral, logam berat, atau bahan-bahan organik yang larut dalam air tanah. Hal ini memerlukan pemantauan secara berkala untuk memastikan air tetap aman dan sehat dikonsumsi.

    Sementara itu, kualitas air PDAM dipengaruhi oleh proses pengolahan yang ketat sebelum disalurkan ke rumah-rumah. Proses pengolahan dilakukan secara intensif untuk menghilangkan kontaminan, patogen, dan bahan kimia berbahaya yang terkandung dalam air permukaan.

    Ketersediaan Air

    Ketersediaan air sumur tergantung pada kondisi air tanah di daerah rumah. Beberapa wilayah mungkin memiliki pasokan air yang cukup melimpah, sedangkan wilayah lain bisa menghadapi masalah kekeringan atau penurunan tingkat air tanah. Penggunaan air sumur juga perlu memperhatikan pemantauan level air tanah agar tidak mengakibatkan penurunan yang signifikan.

    Di sisi lain, air PDAM dijamin ketersediaannya melalui sistem distribusi yang teratur. Pemerintah bertanggung jawab untuk memastikan pasokan air PDAM cukup bagi penduduk di suatu daerah. Namun, terkadang bisa terjadi masalah, seperti kerusakan pipa atau pemadaman air yang perlu diatasi.

    Biaya

    Air sumur bor biasanya lebih ekonomis dalam jangka panjang dibandingkan air PDAM. Biaya yang dikeluarkan untuk pembuatan sumur dan perawatannya relatif lebih rendah dibandingkan dengan biaya abonemen bulanan atau tahunan yang harus dibayarkan untuk menggunakan air PDAM. Namun, perlu diingat bahwa biaya pemeliharaan sumur dan pengujian berkala juga harus diperhitungkan dalam penggunaan air sumur.

    Keandalan

    Terakhir, pasokan air PDAM dan air sumur bor memiliki keandalan yang berbeda pula. Pemerintah memberikan kepastian pasokan air PDAM yang stabil karena melalui jaringan pipa terpusat. Pemerintah atau penyedia air bertanggung jawab untuk memelihara dan memperbaiki infrastruktur pipa agar pasokan air PDAM terjaga dengan baik.

    Sementara itu, air sumur rentan terhadap fluktuasi tingkat air tanah yang bisa mempengaruhi jumlah air yang bisa diambil. Pada musim kemarau, tingkat air tanah bisa menurun sehingga produksi air sumur menjadi terbatas. Selain itu, kerusakan pada peralatan sumur juga dapat menyebabkan gangguan pasokan air sumur.

    Demikianlah perbedaan air PDAM dan air sumur bor yang bisa dijadikan pertimbangan dalam menentukan sumber air mana yang harus digunakan di rumahmu. Semoga informasinya bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Jurus Jitu Cegah Tagihan PDAM Bengkak



    Jakarta – Selain menggunakan sumur, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) menjadi salah satu solusi untuk mendapatkan air bersih. Seperti yang kita sudah ketahui, air bersih sangat penting untuk kebutuhan kehidupan sehari-hari.

    Lewat PDAM kamu akan berlangganan untuk mendapatkan air bersih. Sehingga kamu akan dikenakan biaya tagihan setiap bulannya sesuai dengan jumlah air yang digunakan. Jadi semakin boros kamu menggunakan air, maka tagihan PDAM juga akan membengkak.

    Agar terhindari dari biaya tagihan PDAM yang mahal, maka kamu perlu menghemat penggunaan air PDAM. Untuk memudahkan kamu, berikut ada beberapa tips yang dikutip dari PDAM Pintar, Minggu (4/2/2024), untuk mencegah tagihan air PDAM bengkak.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini 7 Perbedaan Air PDAM dan Air Sumur Bor, Sudah Tahu?


    Jakarta

    Air PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) dan air sumur bor merupakan dua sumber air yang sering digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

    Kedua jenis air tersebut memiliki perbedaan. Ketahui yuk perbedaanya untuk jadi pertimbangan penting bagi banyak orang, dalam memilih sumber air yang tepat.

    Mengenal Air PDAM

    Air PDAM adalah sumur yang disediakan oleh pemerintah daerah. Air PDAM disebut juga air ledeng.


    Mengutip dari laman PDAM Pintar, pemerintah daerah akan menyediakan air PDAM melalui jaringan pipa air terpusat, yang nantinya disalurkan ke rumah-rumah lewat pipa-pipa distribusi.

    Mengenal Air Sumur Bor

    Air sumur merupakan air hasil pengeboran sumur dalam tanah. Secara umum, air ini diambil dengan menggunakan pompa air yang akan mengangkat air dari dalam sumur menuju ke permukaan.

    Karakteristik alami dari airnya sesuai dengan komposisi kimia dan mineral yang ada di lapisan air tanah lokasi sumur dibuat.

    Perbedaan Air PDAM dan Air Sumur Bor

    Secara umum, bedanya air PDAM dan sumur bor bisa dilihat dari sumber, kualitas, dan pengelolaan airnya. Lebih lanjut, masih dari sumber yang sama berikut adalah penjelasan poin-poinnya:

    1. Sumber

    Air PDAM: Bersumber dari sungai, danau atau waduk.

    Air sumur bor: Berasal dari mata air yang ada di bawah tanah (lapisan akuifer tanah).

    2. Kualitas Air

    Air PDAM: Standar air PDAM telah ditetapkan oleh badan pengatur, sehingga lebih terjamin kebersihannya.

    Air sumur bor: Kualitasnya sangat bergantung pada kedalaman sumur serta kondisi tanah di sekitarnya.

    3. Kandungan

    Air PDAM: Sudah melalui proses pengolahan intensif yang bertujuan untuk menghilangkan bahan kimia berbahaya, kontaminan, dan patogen.

    Air sumur bor: Bisa mengandung mineral, logam berat, dan bahan-bahan organik yang larut dalam air tanah.

    4. Ketersediaan Air

    Air PDAM: Ketersediaan air lebih terjamin karena melalui sistem distribusi yang teratur.

    Air sumur bor: Dipengaruhi kondisi air tanah di lingkungan.

    5. Biaya

    Air PDAM: Dalam jangka panjang, biaya air PDAM cenderung lebih mahal karena memerlukan biaya abonemen bulanan atau tahunan yang harus dibayar.

    Air sumur bor: Biaya air sumur bor lebih ekonomis dengan ongkos pembuatan dan perawatan relatif lebih rendah.

    6. Keandalan (Reliability)

    Air sumur biasanya lebih rentan terhadap fluktuasi tingkat air tanah. Hal ini mempengaruhi jumlah air yang bisa diambil, terutama pada musim kemarau.

    7. Pengelolaan Air

    Air PDAM: Pengelolaan lebih kompleks meliputi filtrasi, koagulasi, sedimentasi, desinfeksi, hingga penyesuaian pH. Penggunaan teknologi dan bahan kimia tertentu juga dipakai, untuk memastikan air aman diminum dan digunakan untuk kegiatan sehari-hari.

    Air sumur bor: Pemantauan dilakukan secara berkala.

    (khq/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Cek Tagihan dan Pembayaran Tagihan PDAM Lewat Online


    Jakarta

    Tarif PDAM berbeda-beda di setiap daerah di Indonesia tergantung dengan kebijakan pemerintah. Sebelum membayarnya, kamu bisa mengecek tagihan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) terlebih dahulu secara online.

    Mengecek tagihan PDAM bisa dilakukan dengan mudah. Kamu bisa melakukannya melalui internet di situs resmi PDAM maupun e-commerce.

    Hal yang perlu disiapkan untuk melihat tagihan PDAM adalah nomor pelanggan yang tertera pada lingkaran meteran kaca. Sebaiknya setiap rumah yang menggunakan PDAM menghafal atau mencatatnya karena tulisan di meteran kaca bisa pudar seiring berjalannya waktu.


    Berikut cara cek tagihan dan pembayaran PDAM.

    Cek Tagihan PDAM Melalui Situs Resmi

    Pengecekan melalui situs PDAM kamu tidak perlu memiliki akun resmi, cukup buka alamat situs, sebagai contoh situs resmi PDAM Jakarta, pamjaya.co.id.

    1. Buka situs resmi PDAM sesuai domisili.
    2. Pilih kelompok tarif dan ukuran meter air.
    3. Masukkan penggunaan air per meter kubik.
    4. Pilih hitung.
    5. Setelah itu, rincian pemakaian air per meter kubik dan perkiraan total tagihan akan keluar.

    Cek Tagihan dan Pembayaran PDAM melalui Aplikasi Tokopedia

    1. Pastikan kamu sudah mengunduh dan memiliki akun Tokopedia.
    2. Pilih menu “Tagihan”.
    3. Pilih “Air PDAM”.
    4. Cari kota tempat tinggalmu.
    5. Masukkan Nomor Pelanggan.
    6. Setelah itu tagihan PDAM akan muncul.

    Cek Tagihan dan Pembayaran PDAM melalui Aplikasi Gojek

    1. Pastikan kamu sudah mengunduh dan memiliki akun Gojek.
    2. Pilih menu “GoTagihan”.
    3. Cari logo PDAM atau fitur bernama PDAM.
    4. Pilih Kabupaten atau kota tempat domisili.
    5. Masukkan nomor pelanggan.
    6. Setelah itu tagihan PDAM akan muncul.
    7. Lanjutkan dengan pembayaran.

    Itulah cara cek tagihan dan pembayaran PDAM. Jangan sampai lupa membayar ya detikers!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Air Sumur Bor Vs PDAM, Mending Mana? Ini Perbandingannya


    Jakarta

    Ada berbagai cara mendapat sumber air bersih di rumah. Kebanyakan masyarakat menggunakan air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dan sumur bor.

    Meski sama-sama menyediakan air bersih, tentu kedua sumber tersebut memiliki perbedaan. Nah, bagi kamu yang sedang mempertimbangkan antara air PDAM atau sumur bor, sebaiknya kenali dulu perbedaannya.

    Mengutip dari laman PDAM Pintar, air PDAM yang juga disebut air ledeng adalah disediakan oleh pemerintah daerah melalui jaringan pipa air terpusat. Air tersebut disalurkan ke rumah-rumah lewat pipa-pipa distribusi.

    Sedangkan air sumur merupakan air hasil pengeboran sumur ke dalam tanah. Secara umum, air ini diambil dengan menggunakan pompa air yang akan mengangkat air dari dalam sumur menuju ke permukaan.

    Perbedaan Air PDAM dan Air Sumur Bor

    Inilah beberapa perbedaan antara air PDAM dan air sumur bor.

    1. Sumber

    Air PDAM: Bersumber dari sungai, danau atau waduk.

    Air sumur bor: Berasal dari mata air yang ada di bawah tanah, yakni lapisan akuifer tanah.

    2. Kualitas Air

    Air PDAM: Standar air PDAM telah ditetapkan oleh badan pengatur, sehingga lebih terjamin kebersihannya.

    Air sumur bor: Kualitasnya sangat bergantung pada kedalaman sumur serta kondisi tanah di sekitarnya.

    3. Kandungan

    Air PDAM: Sudah melalui proses pengolahan intensif yang bertujuan untuk menghilangkan bahan kimia berbahaya, kontaminan, dan patogen.

    Air sumur bor: Bisa mengandung mineral, logam berat, dan bahan-bahan organik yang larut dalam air tanah.

    4. Ketersediaan Air

    Air PDAM: Ketersediaan air lebih terjamin karena melalui sistem distribusi yang teratur.

    Air sumur bor: Dipengaruhi kondisi air tanah di lingkungan.

    5. Biaya

    Air PDAM: Dalam jangka panjang, biaya air PDAM cenderung lebih mahal karena memerlukan biaya abonemen bulanan atau tahunan yang harus dibayar.

    Air sumur bor: Biaya air sumur bor lebih ekonomis dengan ongkos pembuatan dan perawatan relatif lebih rendah.

    6. Keandalan

    Air PDAM: Punya kepastian pasokan air yang stabil karena melalui jaringan pipa terpusat. Pemerintah bertanggung jawab untuk memastikan pasokan air terjaga.

    Air sumur: Rentan terhadap fluktuasi tingkat air tanah. Hal ini mempengaruhi jumlah air yang bisa diambil, terutama pada musim kemarau.

    7. Pengelolaan Air

    Air PDAM: Pengelolaan lebih kompleks meliputi filtrasi, koagulasi, sedimentasi, desinfeksi, hingga penyesuaian pH. Penggunaan teknologi dan bahan kimia tertentu juga dipakai, untuk memastikan air aman diminum dan digunakan untuk kegiatan sehari-hari.

    Air sumur bor: Pemantauan dilakukan secara berkala.

    Itulah perbandingan antara air sumur bor dan PDAM. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Begini Cara Mudah Cek dan Bayar Tagihan Air Lewat Online


    Jakarta

    Setiap rumah membutuhkan pasokan air bersih buat mendukung aktivitas penghuninya. Banyak rumah mendapatkan pasokan air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

    Pelanggan PDAM perlu membayar air tersebut setiap bulan sesuai jumlah air yang telah digunakan. Pemilik rumah dapat dengan mudah mengecek dan membayar tagihan air secara online.

    Untuk mengecek dan membayar tagihan, pemilik perlu menyiapkan nomor pelanggan. Nomor tersebut tertera pada lingkaran meteran kaca. Selanjutnya, proses secara online bisa dilakukan dengan beberapa metode. Simak penjelasannya berikut ini.


    Cara Cek Tagihan PDAM

    Inilah beberapa metode untuk mengecek tagihan PDAM melalui online.

    Cek Tagihan PDAM Lewat Situs Resmi

    Untuk mengecek tagihan PDAM melalui situs resmi, pemilik tidak memerlukan akun resmi. Cukup buka alamat situs, sebagai contoh situs resmi PDAM Jakarta, pamjaya.co.id.

    1. Buka situs resmi PDAM sesuai domisili.
    2. Pilih kelompok tarif dan ukuran meter air.
    3. Masukkan penggunaan air per meter kubik.
      Pilih hitung.
    4. Setelah itu, rincian pemakaian air per meter kubik dan perkiraan total tagihan akan keluar.

    Cek Tagihan dan Pembayaran PDAM Lewat Aplikasi Gojek

    Selain situs resmi, pemilik dapat mengecek dan membayar tagihan air dengan aplikasi gojek.

    1. Pastikan kamu sudah mengunduh dan memiliki akun Gojek.
    2. Pilih menu ‘Go Tagihan’.
    3. Cari logo PDAM atau fitur bernama PDAM.
    4. Pilih Kabupaten atau kota tempat domisili.
    5. Masukkan nomor pelanggan.
    6. Setelah itu tagihan PDAM akan muncul.
    7. Lanjutkan dengan pembayaran.

    Cek Tagihan dan Pembayaran PDAM melalui Aplikasi Tokopedia

    Pemilik juga bisa melakukan pengecekan dan pembayaran tagihan PDAM menggunakan aplikasi Tokopedia dengan cara berikut ini.

    1. Pastikan kamu sudah mengunduh dan memiliki akun Tokopedia.
    2. Pilih menu ‘Tagihan’.
    3. Pilih ‘Air PDAM’.
    4. Cari kota tempat tinggalmu.
    5. Masukkan Nomor Pelanggan.
    6. Setelah itu tagihan PDAM akan muncul.

    Itulah cara mengecek dan membayar tagihan PDAM lewat online. Semoga membantu!

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Cek dan Bayar Tagihan Air Bisa Online, Begini Caranya


    Jakarta

    Pemilik rumah yang langganan air bersih ke Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) harus bayar tagihan setiap bulannya. Besaran tagihan tergantung pada penggunaan air penghuni rumah sehari-hari.

    Pemilik bisa dengan mudah mengecek tagihan air secara online. Jika sudah tahu tagihannya, pemilik juga bisa sekalian membayar tagihan PDAM.

    Sebelum mengecek dan membayar tagihan, pastikan pemilik telah menyiapkan nomor pelanggan. Pemilik rumah bisa menemukan nomor pelanggan pada lingkaran meteran kaca.


    Cara Cek Tagihan PDAM

    Inilah beberapa cara untuk mengecek dan membayar tagihan PDAM melalui online.

    Cek Tagihan PDAM Lewat Situs Resmi

    Pemilik bisa mengetahui tagihan air dengan membuka situs resmi PDAM sesuai domisili. Misalnya untuk mengecek tagihan air di situs PDAM Jakarta, yaitu pamjaya.co.id, sebagai berikut.

    1. Buka situs resmi PDAM sesuai domisili.
    2. Pilih fitur ‘Cek Tagihan’.
    3. Masukkan nomor pelanggan.
    4. Setelah itu pilih ‘Cek Tagihan’.

    Cek Tagihan dan Pembayaran PDAM

    Lewat Aplikasi Gojek

    Selain itu, pemilik bisa mengecek dan membayar tagihan air menggunakan aplikasi Gojek.

    1. Pastikan kamu sudah mengunduh dan memiliki akun Gojek.
    2. Pilih menu ‘Go Tagihan’.
    3. Cari logo PDAM atau fitur bernama PDAM.
    4. Pilih Kabupaten atau kota tempat domisili.
    5. Masukkan nomor pelanggan.
    6. Setelah itu tagihan PDAM akan muncul.
    7. Lanjutkan dengan pembayaran.

    Aplikasi Tokopedia

    Kemudian, pemilik dapat mengecek dan membayar tagihan PDAM dengan aplikasi Tokopedia.

    1. Pastikan kamu sudah mengunduh dan memiliki akun Tokopedia.
    2. Pilih menu ‘Top-Up & Tagihan’.
    3. Pilih menu ‘Semua Kategori’
    4. Pilih ‘Air PDAM’.
    5. Cari kota tempat tinggalmu.
    6. Masukkan Nomor Pelanggan.
    7. Setelah itu pilih ‘Bayar’.
    8. Setelah itu tagihan PDAM akan muncul.
    9. Lanjutkan dengan pembayaran.

    Itulah cara mengecek dan membayar tagihan PDAM secara online. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com