Tag: air putih

  • Begini Tips Minum Air Putih untuk Bantu Turunkan BB dari Pakar Diet


    Jakarta

    Saat menjalani program diet untuk menurunkan berat badan hal yang perlu dilakukan adalah meninjau setiap bagian dari rutinitas harian. Salah satunya adalah mengevaluasi makanan dan minuman apa saja yang dikonsumsi setiap hari.

    Faktanya, sesuatu yang sederhana seperti minum air putih bisa membantu menurunkan berat badan. Ahli diet Amy Goodson memberikan berapa banyak air putih yang harus diminum untuk menurunkan berat badan.

    Bisakah minum air putih membantu menurunkan berat badan?

    Tetap terhidrasi dengan minum air putih adalah kunci utama untuk menghidrasi tubuh. Selain itu, Goodson mengatakan itu juga bisa membantu menurunkan berat badan secara tidak langsung.


    “Minum air memang bermanfaat untuk membantu rasa kenyang, tapi itu bukan penyebab langsung penurunan berat badan,” katanya yang dikutip dari Eat This, Senin (5/2/2024).

    Berikut cara air putih dalam membantu menurunkan berat badan:

    Meningkatkan rasa kenyang

    “Minum air sebelum dan sesudah makan membuat kenyang. Hal ini dapat mengakibatkan konsumsi lebih sedikit kalori selama waktu makan,” jelas Goodson.

    Selain itu, menurut penelitian dari Wageningen University di Belanda, orang yang meminum milkshake dan kemudian segelas besar air mengalami penurunan rasa lapar dan peningkatan rasa kenyang. Itu berbanding terbalik pada mereka yang meminum segelas kecil air setelah milkshake.

    Hidrasi bebas kalori

    Minum air adalah cara bebas kalori untuk meningkatkan hidrasi. Daripada mengonsumsi minuman manis seperti es teh manis atau minuman berenergi, disarankan untuk minum air putih.

    “Itu dapat membantu mengurangi asupan kalori secara keseluruhan, mendukung pengelolaan berat badan,” kata Goodson.

    Peningkatan kinerja fisik

    Memastikan tubuh tetap terhidrasi sangat penting untuk mencapai kinerja fisik yang optimal. Dehidrasi dapat menyebabkan kelelahan dan individu bergerak lebih lambat saat berolahraga.

    “(Ini) dapat berkontribusi pada pembakaran kalori selama berolahraga,” kata Goodson.

    Berapa banyak air yang harus diminum setiap hari untuk menurunkan berat badan?

    Mengenai jumlah ideal air yang harus diminum setiap hari untuk menurunkan berat badan, tidak ada pendekatan yang universal. Menurut Goodson, ada beberapa faktor yang mempengaruhi berapa banyak air yang harus diminum.

    “Meskipun ada aturan lama yang menyatakan bahwa harus minum delapan gelas air, kenyataannya banyak faktor yang mempengaruhi berapa banyak air yang dibutuhkan, termasuk usia, jenis kelamin, tingkat aktivitas, dan kesehatan Anda secara keseluruhan,” jelasnya.

    Bagi wanita, jumlah total air yang harus diminum adalah sekitar 11,5 gelas per hari, sementara untuk pria sekitar 15,5 gelas. Namun, perkiraan ini mencakup cairan yang dikonsumsi baik dari makanan maupun minuman, termasuk air.

    Biasanya seseorang akan mendapatkan sekitar 20 persen air dari hal lainnya, seperti dari makanan yakni buah, sayuran, sup, dan lain-lainnya.

    Dengan mempertimbangkan hal tersebut, wanita membutuhkan sekitar 9 gelas cairan per hari dan pria sekitar 13 gelas untuk membantu mengisi kembali jumlah air yang hilang.

    NEXT: Waktu yang Dianjurkan untuk Minum

    Rekomendasi ini menyoroti minum air putih saat makan, yang dapat meningkatkan rasa kenyang yang meningkatkan cairan saat makan.

    Sebelum makan: Minum air sebelum makan dapat membantu mengontrol ukuran porsi dengan lebih baik dan mengurangi jumlah kalori yang dikonsumsi selama makan.

    Sepanjang hari: Konsisten dengan hidrasi adalah kuncinya. Ditambah lagi, banyak orang sering salah mengartikan rasa haus dengan rasa lapar dan mungkin mengambil makanan, padahal sebenarnya mereka hanya haus. Hal ini berpotensi menyebabkan asupan kalori lebih besar.

    Setelah makan: Setelah selesai makan kecil, di mana seseorang merasa tercukupi daripada kenyang. Minum lebih banyak air dapat meningkatkan rasa kenyang.

    Sebelum berolahraga: Minum air sebelum berolahraga adalah kunci untuk mendapatkan performa terbaik dan menghindari atau menunda dehidrasi. Biasanya dianjurkan minum 2-4 jam sebelum berolahraga.

    “Tujuannya adalah memulai olahraga dengan warna urin Anda kuning pucat hingga jernih,” tutur Goodson.

    Selama berolahraga: Saat berolahraga, seseorang harus minum 0,29 liter air setiap 20 menit untuk menurunkan kemungkinan mengalami dehidrasi.

    Setelah berolahraga: “Meskipun kebanyakan orang tidak menimbang berat badan sebelum dan sesudah berolahraga, rekomendasinya adalah mengonsumsi sekitar 0,59 liter air,” kata Goodson.

    “Bagi kebanyakan individu, tujuannya adalah mengonsumsi sekitar 0,59 liter cairan, dan kemudian terus terhidrasi hingga warna urine mereka kuning pucat hingga jernih.”

    (sao/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • Bikin Cepat Kurus, Ketahui Manfaat dan Bahaya Diet Air Putih

    Jakarta

    Diet air putih adalah metode diet yang dilakukan dengan hanya mengonsumsi air putih. Diet yang juga dikenal dengan nama “water fasting” ini belakangan sedang tren di kalangan masyarakat.

    Orang yang menjalani diet air putih tidak mengonsumsi makanan dan minuman apapun selain air putih. Diet ini dipercaya ampuh untuk menurunkan berat badan. Lantas, apa saja manfaat diet air putih? Apakah diet ini dapat menimbulkan bahaya?

    Sekilas tentang Diet Air Putih

    Dilansir dari Medical News Today, diet air putih adalah sebuah periode ketika seseorang tidak mengkonsumsi makanan, sehingga hanya minum air putih saja. Pertanyaannya, apakah diet ini ampuh untuk menurunkan berat badan?


    Mengutip dari Vinmec International Hospital, puasa/diet minum air putih dapat membantu menurunkan berat badan seseorang dengan cepat. Menurut sejumlah penelitian, seseorang yang hanya mengonsumsi air putih selama 24 jam mengalami penurunan berat badan sekitar 0,9 kg per hari.

    Jadi, apabila diasumsikan, diet air putih dapat menurunkan berat badan seseorang hingga 6,3 kg dalam seminggu.

    Manfaat Diet Air Putih

    Dikutip dari Healthline, selain ampuh menurunkan berat badan, diet air putih juga memiliki berbagai manfaat lainnya, di antaranya:

    • Membantu menurunkan tekanan darah.
    • Menurunkan risiko sejumlah penyakit kronis, seperti penyakit jantung dan kanker.
    • Meningkatkan sensitivitas insulin dan leptin.
    • Memicu proses autophagy (saat tubuh memecah dan mendaur ulang bagian sel yang lama atau berbahaya).

    Bahaya Diet Air Putih

    Meski memiliki banyak manfaat, diet air putih juga berpotensi membahayakan tubuh apabila dilakukan terlalu lama tanpa adanya pengawasan dari dokter. Sebab, tubuh akan kekurangan karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan sumber gizi lain yang hanya bisa didapat melalui makanan.

    Sejumlah bahaya yang bisa disebabkan oleh diet ini antara lain:

    • Dehidrasi
    • Kekurangan gizi
    • Hipotensi ortostatik (penurunan tekanan darah mendadak)
    • Penurunan berat badan yang tidak sehat

    Bagaimana Cara Melakukan Diet Air Putih yang Aman?

    Menurut Vinmec International Hospital, sejauh ini belum ada penelitian yang menjelaskan tentang aturan diet air putih secara tepat. Meski demikian, ada beberapa tahapan atau fase yang bisa dijadikan panduan sebelum melakukan diet ini.

    1. Fase Pradiet

    Jika baru pertama kali melakukan diet air putih, maka Anda harus mempersiapkan diri sejak 3-4 hari sebelumnya. Pada fase ini, Anda dapat makan dengan porsi kecil atau melakukan puasa beberapa jam dalam sehari.

    2. Fase Diet (24-72 jam)

    Saat periode diet berlangsung, Anda dianjurkan untuk minum 2-3 liter air putih per hari. Diet ini bisa dilakukan selama 24-72 jam (1-2 hari) serta tidak dianjurkan untuk melebihi jangka waktu tersebut.

    Perlu diingat, hindari aktivitas yang menguras tenaga dan memerlukan fokus penuh saat sedang diet air putih. Hal ini penting untuk mencegah terjadinya cedera atau kecelakaan.

    3. Fase Pasca Diet

    Selesai diet, Anda disarankan untuk mengkonsumsi jus atau makanan kecil untuk meningkatkan jumlah asupan gizi secara perlahan. Ini bertujuan untuk mencegah refeeding syndrome, yaitu kondisi fatal ketika tubuh mengalami perubahan cairan dan elektrolit.

    Fase pasca diet ini normalnya berlangsung dalam sehari. Akan tetapi, jika Anda melakukan diet dengan durasi agak lama, maka waktu yang dibutuhkan tubuh untuk beradaptasi juga semakin lama.

    Tips Diet Air Putih

    Nah, bagi Anda yang ingin melakukan diet air putih, ada sejumlah tips yang perlu diperhatikan sebelum memulainya, yakni sebagai berikut:

    • Konsumsi makanan yang banyak dan bergizi sebelum diet air putih. Pastikan untuk memenuhi asupan protein dan karbohidrat dalam makanan.
    • Memilih waktu diet air putih yang tepat, misalnya saat sedang libur, bersantai di rumah, atau melakukan work from home (WFH).
    • Hindari diet air putih jika kondisi tubuh sedang tidak fit.
    • Hindari olahraga dan aktivitas lain yang terlalu berat.
    • Sebaiknya, lakukan puasa intermittent terlebih dahulu untuk mengatur jeda makan.

    Itulah manfaat dan bahaya diet air putih untuk tubuh. Perlu diingat, diet ini tergolong berat, sehingga tidak dianjurkan bagi ibu hamil, ibu menyusui, lansia, dan orang yang mengidap penyakit tertentu seperti gagal ginjal, asam urat, maag, atau gangguan makan.

    (elk/row)



    Sumber : health.detik.com