Tag: akrilik

  • Tips Jitu Merawat Wall Panel Biar Awet dan Tahan Lama


    Jakarta

    Wall panel bisa bikin tampilan interior rumah makin cantik dan terkesan mewah. Tapi, perawatannya pun nggak bisa sembarangan. Bila cara perawatannya salah, wall panel kamu akan cepat rusak dan malah bikin tampilan rumah jadi tampak lusuh.

    Mengutip dari Qhome Mart, wall panel adalah lembaran papan yang berfungsi sebagai penutup dinding yang terlihat dan terbuka.

    Pemasangannya juga tidak harus menutupi seluruh dinding, bisa hanya diaplikasikan di beberapa bagian dinding sebab wall panel mudah dipotong.


    Cara pemasangan pun mudah yakni dengan mengukur luas dinding yang akan ditempelkan wall panel. Kemudian sesuaikan dengan panjang wall panel. Setelah dipotong, amplas agar sisinya lebih rapih. Tempel wall panel menggunakan lem silikon yang berbentuk seperti botol dan memiliki tutup keluar lem yang lancip.

    Setelah sukses terpasang, pemilik rumah perlu menjaga wall panel agar tetap tahan lama dan tidak mudah rusak. Caranya bisa mengikuti tips dari livspace.com sebagai berikut.

    1. Bersihkan debu secara teratur

    Jenis wall panel bermacam-macam ada yang yang terbuat dari PVC, gypsum, akrilik, kayu lapis, dan masih banyak lagi. Semua permukaan wall panel solid dan berpotensi berdebu apalagi yang memiliki bentuk lengkungan. Cara membersihkannya dengan menggunakan kemoceng atau kain kering.

    2. Jauhkan dari sinar matahari

    Tips agar wall panel tahan lama terutama untuk warnanya adalah dengan menjauhkan dari sinar matahari langsung. Sehingga wall panel jarang dipasang di luar ruangan.

    Meskipun begitu, pemasangan di dalam ruangan, motif dari wall panel juga berpotensi memudar. Tetapi itu bisa dicegah dengan pemasangan tirai atau gorden di jendela. Sehingga cahaya tidak menyorot langsung ke wall panel.

    3. Segera bersihkan noda dan cipratan

    Dinding adalah lokasi yang tidak bisa terhindar dari noda. Apalagi bagi yang memiliki anak kecil di rumahnya. Sementara wall panel tidak bisa terlalu sering terkena air. Sehingga apabila ada noda yang perlu dihapus dengan pembersih cair sebaiknya digosok dengan lembut.

    Apabila noda sulit dihapus, oleskan sedikit air sabun. Setelah itu keringkan dengan kain bersih dan kering. Hindari cairan pembersih yang berpotensi merusak warna dan tekstur wall panel.

    4. Jaga wall panel tetap kering

    Wall panel sensitif terhadap air. Sehingga tidak disarankan memasang wall panel di kamar mandi dan dapur. Apabila wall panel kerap terkena air, lapisan kertas dan laminasi yang melindungi corak dan desain wall panel dari basah akan cepat rusak.

    5. Tutupi wall panel merenovasi

    Sama seperti furnitur, wall panel perlu ditutupi saat ada renovasi di rumah. Sebagai contoh saat hendak mengecat ulang dinding, mengganti lantai, atau melakukan proyek perbaikan rumah.

    Bungkus seluruh permukaan wall panel dengan plastik. Langkah ini juga akan mencegah wall panel terkena goresan dari benda tajam saat renovasi.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Plafon PVC, GRC, Gypsum: Pengertian, Kelebihan, dan Kekurangan


    Jakarta

    Plafon merupakan salah satu hal penting yang ada di rumah. Sebab, plafon berfungsi sebagai pelapis antara langit-langit atap dengan ruangan yang ada di bawahnya.

    Ada berbagai jenis plafon yang sering dipakai oleh masyarakat Indonesia, beberapa di antaranya adalah PVC, GRC, dan gypsum. Ketiga material tersebut tentunya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

    detikProperti sudah merangkum informasi terkait pengertian, kelebihan, dan kekurangan. Dengan begitu, detikers bisa memilih material yang tepat untuk plafon di rumah. Berikut ini informasinya.


    Plafon PVC

    Dikutip dari coowinwpc.com, plafon PVC adalah plafon yang terbuat dari bahan jenis plastik Polyvinyl Chloride, dan biasa digunakan pada interior sebuah bangunan.

    Bahan ini sering dijadikan andalan pemilik rumah karena bahan PVC tidak memerlukan banyak perawatan khusus serta memiliki daya tahan yang bagus dan harganya cenderung murah.

    Kelebihan Plafon PVC

    1. Harga yang Murah

    Salah satu alasan utama plafon PVC digemari oleh banyak orang adalah karena harganya yang cenderung lebih murah dibandingkan dengan bahan lainnya.

    2. Perawatannya Mudah

    Bahan PVC tidak memerlukan banyak perawatan. Selain itu, plafon dengan bahan PVC juga mudah dibersihkan dan tidak perlu sering dicat ulang atau diperbaiki. Oleh karena itu, bahan PVC juga sering digunakan di tempat yang kotor.

    3. Daya Tahan yang Baik

    Bahan PVC memiliki daya tahan yang baik dan bisa bertahan hingga waktu yang lama. Umumnya, panel PVC bisa bertahan dari 10 hingga lebih dari 15 tahun lamanya.

    Tidak sampai situ saja, panel PVC juga tahan terhadap cairan/kelembaban dan serangan serangga, sehingga panel PVC tidak mudah pudar, rusak, ataupun membusuk. Panel PVC juga memiliki lapisan kuta yang tahan dengan goresan.

    4. Mudah Untuk Disesuaikan

    Pilihan panel PVC sangat beragam, kamu bisa dengan mudah menemukan banyak desain panel dan warna yang berbeda, sehingga panel PVC sangat cocok bagi kamu yang ingin berkreasi.

    Panel PVC juga bisa dicat ulang, sehingga bila nantinya kamu ingin mengubah warna aslinya, kamu bisa mengecat ulang panel tersebut dengan warna cat baru yang disukai.

    Kekurangan Plafon PVC

    1. Tidak Tahan Suhu Tinggi

    Panel PVC memiliki karakter yang kurang cocok ditempatkan pada lokasi dengan suhu yang tinggi. Suhu yang terlalu tinggi bisa membuat panel PVC mengkerut, bengkok, bahkan hingga retak atau pecah.

    Panel PVC juga bahkan bisa mudah terbakar bila tidak dilapisi dengan bahan tahan api. Maka dari itu, panel PVC tidak cocok untuk dijadikan plafon di dapur dan ruangan yang memiliki banyak sumber panas lainnya.

    2. Penampilan Kurang Menarik

    Panel PVC memiliki bentuk fisik yang terlihat seperti plastik murahan. Maka dari itu, bila kamu ingin menggunakan panel PVC, cobalah untuk mencari yang lebih bertekstur dan tidak berwarna terlalu mengkilap.

    3. Memiliki Dampak Buruk Terhadap Lingkungan

    Bahan utama untuk membuat panel PVC adalah phthalates atau ester ftalat. Seiring waktu, bahan ini akan mengeluarkan gas beracun yang berbahaya untuk manusia. Selain itu, bahan PVC ini tidak mudah terurai, menjadikannya sebagai bahan yang tidak ramah lingkungan.

    4. Strukturnya Kurang Kuat

    Dibandingkan dengan bahan lainnya, panel PVC memiliki struktur yang lebih rapuh dan tidak memiliki daya tahan beban yang tinggi, sehingga panel PVC ini akan mudah untuk rusak bila terkena beban berlebih.

    Plafon GRC/GRFC

    Dikutip dari civilengineersforum.com, Glass Reinforced Concrete (GRC) atau Glass Fibre Reinforced Concrete (GFRC) merupakan campuran beton yang mempunyai fiberglass berkekuatan tinggi dalam campurannya. Campuran GRFC sendiri terdiri dari semen portland, agregat halus, penguat serat kaca, aditif, co-polimer akrilik, dan air.

    Dengan bantuan fiberglass di dalamnya, campuran ini akan menghasilkan beton yang sangat kuat dan agak fleksibel yang juga melindungi beton dari kerusakan lingkungan selama bertahun-tahun.

    Tidak seperti beton biasa, GFRC Ini ringan dan tahan lama dan dapat dicetak menjadi berbagai bentuk.

    Kelebihan Plafon GRC/GFRC

    Dikutip dari asurco.com.au, ada 10 kelebihan dari GRC atau GFRC.

    1. Ringan

    GRC memiliki bobot 75% lebih ringan dari beton tradisional biasa.

    2. Kuat

    Dibandingkan dengan beton besi tradisional, beton GRC terbukti lebih kuat hingga 3x lipatnya. Kekuatannya ini datang dari fiberglass yang dicampurkan ke dalam beton tersebut.

    3. Punya Daya Tahan yang Baik

    GRC atau GFRC memiliki daya tahan air serta daya tahan terhadap aktivitas seismik dan kondisi cuaca buruk yang sangat baik. Selain itu, GFRC juga fleksibel, sehingga kecil kemungkinannya untuk retak saat diberi tekanan.

    4. Tidak Mudah Terbakar

    Seperti beton pada umumnya, GRC memiliki daya tahan api yang sangat tinggi, sehingga bahan ini tidak mudah untuk terbakar.

    5. Ramah Lingkungan

    Bahan beton GFRC memiliki sifat 60% lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan beton biasa. Komponen yang digunakan dalam GRC memiliki tingkat toksisitas yang rendah dan tidak menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan atau ekosistem. Selain itu, beton GRC juga terbuat dari bahan daur ulang seperti pasir dan air.

    6. Banyak Pilihannya

    GRC tersedia dalam berbagai bentuk, warna, dan tekstur. Biasanya tekstur motif yang tersedia berupa beton, batu alam, terakota (tanah liat), kayu, dan panel halus.

    7. Akustik

    Beton GRC bisa didesain dengan berbagai kebutuhan akustik, seperti karakter kedap atau meredam suara, menyempurnakan suara di dalam ruangan dengan permukaan berlubang dan bertekstur, atau memperkuat suara agar bisa didengar di berbagai sudut.

    8. Mudah Dirawat

    Beton GRC cenderung mudah dirawat. Bila beton ini kotor atau rusak, kamu hanya perlu air mengalir dari selang saja untuk membersihkannya.

    9. Mudah untuk Dipasang

    Dibandingkan dengan beton tradisional, beton GRC tidak akan terpengaruh oleh cuaca ketika pemasangannya. Dalam cuaca seperti apapun beton GRC bisa dipasang dengan mudah.

    10. Murah

    Karena perawatan dan pemasangannya yang mudah, kamu bisa lebih menghemat pengeluaran biaya

    Kekurangan Plafon GRC atau GFRC

    Dikutip dari maplefacades.co.uk, beton GRC atau GFRC memiliki beberapa kekurangan yaitu.

    1. Coating

    Pilihan dari Coaching atau lapisan luar GRC sangat terbatas.

    2. Tidak Bisa Diubah Setelah Dipasang

    Setelah beton GRC terpasang, beton tidak bisa dibentuk lagi karena beton ini kaku.

    3. Sulit Dipindahkan

    GFRC cenderung mudah pecah saat proses pemindahan dari satu tempat ke tempat lain. Jika ingin dipindahkan, mungkin kamu akan membutuhkan beberapa bantuan tenaga kerja.

    Plafon Gypsum

    Plafon gypsum memiliki bahan utama gypsum. Dikutip dari Arsitag, Gypsum merupakan bahan yang terbuat dari material sedimen. Plafon gypsum lebih banyak digemari karena mudah untuk dipasang dan memiliki harga yang relatif murah.

    Kelebihan Plafon Gypsum

    – Harga yang murah
    – Pemasangan relatif mudah
    – Banyak variasi dan motif
    – Awet dan tahan lama
    – Lebih sejuk daripada PVC

    Kekurangan Plafon Gypsum

    – Mudah rusak jika terendam air
    – Rentan terhadap benturan
    – Mudah pudar dan kusam

    Itulah pengertian dan kelebihan serta kekurangan plafon bahan PVC, GRC, maupun gypsum. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com