Tag: alat dapur

  • Ini Tanda Alat-alat Dapur Kamu Perlu Diganti



    Jakarta

    Urusan dapur adalah hal yang nggak mungkin dilewatkan dalam aktivitas sehari-hari, seperti memasak dan mencuci piring. Tentunya aktivitas dapur ini membutuhkan banyak peralatan dapur yang membantu efisiensi pekerjaan rumah oleh karena itu tidak hanya kualitas makanan yang kamu sajikan, tetapi juga perkakas yang digunakan di dapur kamu juga perlu diperhatikan.

    Dikutip dari Pampered Chef, Rabu (6/12/2023), seiring waktu peralatan masak kamu akan berumur dan kualitasnya akan jauh lebih rendah dibanding pertama kali kamu memilikinya.

    Entah apakah peralatan masak menjadi bengkok, pisau tumpul, spatula bernoda, dan sebagainya. Oleh karena itu, jika kamu melihat adanya ketidaksesuaian pada peralatan dapur ini, kemungkinan sudah waktunya kamu mengganti alat-alat tersebut. Berikut ini adalah beberapa tanda-tanda alat dapur kamu perlu diganti.


    Wajan Anti Lengket Terkelupas

    Jika wajan kamu ada goresan mungkin tidak menjadi masalah, tetapi jika goresan itu dalam sampai lapisan logamnya terkelupas artinya sudah saatnya diganti sebab kemungkinan lapisan antilengket bisa menempel ke makanan kamu.

    Peralatan Masak Bengkok

    Jika peralatan masak kamu seperti wajan dan panci tidak rata di permukaan memasak atau tidak bulat ini sudah waktunya kamu ganti karena kemungkinan bisa membuat titik panas tidak merata dan hasil masakan tidak konsisten.

    Paku Keling Berkarat

    Pastikan paku pada bagian peralatan kamu tidak berkarat karena bisa mempengaruhi proses selama memasak, ini juga akan mempengaruhi kualitas pada peralatan wajan dan panci kamu menjadi berkarat. Pertimbangkan untuk membeli peralatan masak tanpa paku keling.

    Kualitas Sendok Kayu

    Perhatikan kualitas sendok kamu apakah terdapat celah, pecah, retak, berjumbai atau berbau. Misalnya, jika kamu memakan brownies tetapi mencium bau udang, artinya sudah waktunya kamu mengganti sendok kayu tersebut. Gunakan sendok kayu dengan bahan yang keras dan dicuci ke dalam air sabun yang panas lalu biarkan sendok benar-benar kering. Jangan biarkan terendam terlalu lama.

    Bentuk Spatula Atau Pengikis Tidak Sempurna

    Perhatikan sisi-sisi pada spatula atau pengikis kamu jika pinggirannya terkelupas, retak, meleleh, atau bernoda. Ini dapat mempengaruhi fungsi pada pengikis atau spatula kamu jadi lebih baik diganti dengan benda yang terbuat dari silikon agar lebih tahan panas. Pertimbangkan juga untuk membeli ukuran yang berbeda-beda.

    Talenan Melengkung

    Jika talenan kamu sudah sangat aus atau melengkung lebih baik untuk segera diganti jika tidak terpasang rata di meja kamu karena adanya lekukan atau retakan yang sulit dibersihkan.

    Masalah Pada Pisau Dapur

    Dalam beberapa kasus, pisau kamu kemungkinan akan menimbulkan keausan dimana setiap bagian terdapat ketidaksempurnaan yang bisa dibetulkan dengan alat asah Tetapi ada saatnya kamu perlu mengganti pisau jika terdapat beberapa ciri tertentu.

    Misalnya, jika ujung pisau patah kemungkinan besar ini bisa terjadi karena pisau terjatuh ke permukaan yang jauh dan keras. Adapun kualitas pisau kamu terlihat sudah tidak dapat digunakan jika gagangnya sering jatuh.

    Selain itu, bilah atau lekukan juga merupakan bagian dari permasalahan, apalagi jika serpihannya cukup besar maka pisau tersebut tidak bisa digunakan kembali. Jika pisau sudah menunjukkan tanda-tanda ketidaknyamanan, itu bisa membahayakan tangan kamu dan membuat pekerjaan kamu tidak efisien dan praktis.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Agar Tidak Mudah Berkarat, Begini Cara Tepat Merawat Alat Dapur Stainless Steel


    Jakarta

    Alat-alat dapur berbahan stainless steel (baja tahan karat) digunakan karena terkenal dengan keawetannya. Ketahanannya terhadap karat dan korosi, membuat alat-alat dapur dengan bahan ini banyak dimiliki karena tidak mudah penyok dan tergores, serta dapat menjadi investasi alat rumah tangga dalam jangka panjang.

    Stainless steel tidak reaktif terhadap makanan, termasuk makanan yang mengandung asam tinggi. Sehingga ketika memasak menggunakan alat berbahan ini, juga tidak akan mengubah rasa makanan. Pembersihan alat dengan bahan ini juga sangatlah mudah, mengingat permukaan alatnya yang halus dan tidak berpori.

    Di sisi lain, tanpa perawatan yang tepat, peralatan dengan bahan ini tetap bisa mengalami kerusakan. Sekalipun alat tersebut dirancang dengan bahan yang tahan karat. Dilansir dari situs Unified Alloys, berikut beberapa penyebab stainless steel menjadi mudah berkarat.


    Penyebab Alat Berbahan Stainless Steel Mudah Berkarat

    Stainless steel dapat berkarat apabila lapisan pelindung pada kromium oksida dari korosi mulai rusak atau hilang. Lapisan ini berfungsi sebagai perisai pasif yang mencegah oksidasi logam di bawahnya. Jika lapisan tersebut terganggu, baja tahan karat akan kehilangan perlindungannya dan mulai membentuk karat.

    Beberapa faktor yang dapat merusak lapisan pelindung dan menyebabkan karat, antara lain sebagai berikut.

    1. Lingkungan kaya klorida, seperti paparan garam atau bahan pembersih dan sabun cuci dengan bahan tertentu.
    2. Kerusakan fisik, misalnya goresan, penyok, atau benturan dan gesekan dari benda tajam.
    3. Paparan suhu tinggi, seperti saat proses pengelasan pada proses produksi ataupun penggunaan alat dengan suhu panas yang sangat tinggi.
    4. Paparan bahan kimia agresif, yang merusak permukaan logam.
    5. Terkontaminasi besi bebas, yang merupakan akibat proses pemesinan, pembersihan, ataupun penyimpanan yang tidak tepat.
    6. Kekurangan oksigen yang menghambat terbentuknya kembali lapisan pelindung kromium oksida.

    Tips Merawat Alat Dapur dengan Bahan Stainless Steel

    Berdasarkan penyebab di atas, ini beberapa cara yang dapat dilakukan agar alat dapur dengan bahan stainless steel tetap awet, bersih, dan tahan karat.

    1. Bersihkan Secara Rutin dengan Alat yang Tepat

    Membersihkan alat dapur secara rutin sangat penting untuk mencegah penumpukan kotoran yang dapat menyebabkan karat.

    Menurut informasi yang didapatkan melalui situs Unified Alloys, penggunaan kain lembut atau spons non-abrasif dengan air hangat dan sabun cuci piring yang ringan akan lebih efektif dan aman dibandingkan menggunakan sikat kawat atau bahan abrasif lainnya yang bisa merusak lapisan pelindung stainless steel.

    2. Keringkan Segera Setelah Dicuci

    Setelah mencuci, lakukan pengeringan alat secara rutin dengan menggunakan kain microfiber ataupun kain lembut. Air yang menggenang di dalam alat berbahan stainless steel dapat meningkatkan risiko karat. Dengan ini, pengeringan yang dilakukan dengan segera sangat penting untuk menjaga kondisi alat dapur agar tetap optimal.

    3. Gunakan Pembersih Khusus Stainless Steel

    Untuk mengembalikan alat dapur agar berkilau, serta menghilangkan noda yang membandel, bisa dengan menggunakan pembersih khusus stainless steel. Produk pembersih khusus yang dibuat ini, dirancang dengan bahan non-klorin agar tidak merusak lapisan pelindung dan memberikan perlindungan tambahan.

    4. Lindungi Alat dengan Pelapis Khusus

    Selain pembersihan, penggunaan pelapis pelindung seperti Protect Clear juga dapat membantu mencegah noda air dan karat pada permukaan stainless steel. Pelapis pelindung juga akan menjaga tampilan alat dapur agar tetap baru dan meminimalkan kerusakan akibat kelembapan.

    5. Hindari Bahan Kimia Keras

    Bahan kimia keras seperti pemutih atau pembersih dengan kandungan klorin dapat merusak lapisan pelindung stainless steel. Dilansir dari situs Unified Alloys, menyatakan bahwa dengan menghindari bahan kimia abrasif adalah langkah penting untuk mencegah kerusakan dan menjaga daya tahan stainless steel.

    6. Lakukan Perawatan Rutin

    Perawatan rutin dan pemeriksaan berkala, dapat membantu untuk mengetahui kerusakan atau goresan pada permukaan stainless steel yang dapat menjadi titik masuk kelembapan. Jika ditemukan goresan atau karat awal, segera lakukan pembersihan dan pelapisan tambahan jika dibutuhkan. Perawatan yang proaktif dapat memperpanjang usia alat dapur berbahan stainless steel.

    Itulah penyebab alat dapur berbahan stainless steel mudah berkarat dan cara merawatnya. Semoga bermanfaat.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com