Tag: alat elektronik

  • Listrik Sering Mati Mendadak Bisa Bikin Alat Elektronik Rusak? Ini Jawabannya


    Jakarta

    Listrik adalah sumber energi utama yang dibutuhkan untuk penerangan dan alat elektronik di rumah. Untuk dapat membuat alat elektronik dan lampu hidup, listrik harus memiliki kapasitas daya yang cukup.

    Jika daya listrik rumah tidak lebih besar dari kebutuhan alat elektronik yang terjadi adalah listrik dapat mati tiba-tiba. Memang ini tidak lama, kamu bisa menghidupkan lagi dengan cara mendorong tombol MCB (Miniature Circuit Breaker) ke arah sebaliknya.

    Mengutip dari CNN Indonesia, Dosen Teknik Elektro di Politeknik Negeri Malang, Rahman Azis Prasojo menjelaskan MCB adalah perangkat untuk memutus rangkaian listrik jika ada kelebihan beban serta hubungan singkat. MCB biasa dipasang di luar rumah yang kerap dilihat oleh orang PLN jika datang ke rumah.


    Kondisi listrik yang sering mati tiba-tiba karena tegangan listrik yang tidak stabil dapat merusak pada alat elektronik di rumah. Menurut BPM Electric, Kamis (28/3/2024), saat listrik mati saat alat elektronik sedang dipakai ini tidak menyebabkan kerusakan pada alat.

    Kerusakan muncul justru pada saat listrik kembali dinyalakan karena tegangan listrik di rumah tidak stabil, bisa lebih tinggi atau rendah.

    Tegangan listrik yang tinggi dapat menyebabkan ledakan kecil pada bagian alat elektronik. Terutama pada alat elekronik yang terhubung ke sistem seperti TV, komputer, dan telepon rumah. Sementara tegangan rendah berisiko untuk kulkas, AC, hingga mesin air.

    Penyebab MCB mati selain kebutuhan listrik di rumah terlalu besar, bisa pula karena korsleting kabel baik pada alat elektronik atau MCB-nya.

    Cara Mengatasi MCB yang Sering Mati

    Agar alat elektronik di rumah tidak cepat rusak, kamu perlu memperbaiki tegangan listrik di rumah dan MCB agar tidak mati tiba-tiba lagi. Mengutip dari The Spruce, Kamis (28/3/2024), berikut cara mengatasi MCB yang sering mati.

    1. Setelah MCB mati, kamu harus melepas alat elektronik yang memakai listrik besar. Langkah ini dapat mencegah kerusakan pada alat elektronik dan mempermudah kerja MCB.

    2. Hindari menggunakan alat elektronik secara bersamaan terutama yang menggunakan listrik besar.

    3. Tambah tegang listrik di rumah. Jika kamu sanggup untuk membayar tagihan listrik yang agak mahal dari biasanya, kamu bisa menambah tegangan listrik di rumah. Berdasarkan Peraturan Menteri ESDM No. 28 Tahun 2016 Pasal 3 tentang tarif tenaga listrik untuk keperluan rumah tangga, kisaran tegangan listrik yang digunakan berkisar dari 450-6.600 VA ke atas.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cabut Kabel 5 Alat Elektronik Ini Sebelum Mudik Agar Rumah Tetap Aman


    Jakarta

    Sebelum pergi mudik, kamu perlu memastikan rumah dalam kondisi aman. Kamu bisa mulai mengecek dari kondisi alat elektronik di rumah karena perabotan satu ini dapat memicu kebakaran jika terjadi korsleting listrik.

    Selain itu, dengan mencabut semua kabel alat elektronik di rumah selama mudik juga akan meringankan biaya listrik bulanan. PLN juga menganjurkan tidak ada alat elektronik yang kabelnya masih tersambung ke stopkontak.

    “Pastikan seluruh alat elektronik sudah dicabut dari stopkontak-nya dan aliran-aliran listrik yang tidak digunakan sudah dimatikan,” tutur Direktur Utama PT PLN, Darmawan Prasodjo seperti yang dilansir dari detikFinance, Rabu (3/4/2024).


    Untuk mempermudah kamu saat mengecek, berikut beberapa alat elektronik yang harus mati dan kabelnya tidak terhubung ke stop kontak sebelum ditinggal mudik.

    1. Kulkas

    Menurut wilshirerefrigeration.com, Rabu (3/4/2024), jika meninggalkan rumah sekitar 1-4 minggu sebenarnya tidak apa-apa membiarkan kulkas tersambung ke listrik, terutama bagi kamu yang masih menyimpan beberapa makanan.

    Namun, PLN menganjurkan untuk setiap barang elektronik tidak ada yang tercolok ke stopkontak selama tidak ada orang di rumah berhari-hari. Sehingga lebih baik dicabut agar lebih aman. Setelah kulkas dicabut, kamu perlu mengatur kulkas dan membesihkannya sebagai berikut.

    • Atur suhu kulkas ke angka normal.
    • Kosongkan freezer dari es dan makanan agar kulkas tidak bau dan kotor.
    • Apabila kulkas dilengkapi dengan alat pembuat es batu, sebaiknya dimatikan sementara waktu.
    • Keluarkan makanan atau bahan makanan yang cepat basi.
    • Isi setengah kulkas dengan wadah berisi air, untuk menjaga suhu tetap stabil.

    2. Televisi

    Jika di rumahmu memiliki TV yang selalu dicolokkan ke stopkontak, saat mudik nanti jangan lupa untuk mematikan keduanya. Televisi adalah salah satu alat elektronik yang rentan tersambar petir. Sementara itu Kamu juga bisa menutup layar TV agar tidak berdebu.

    3. Kabel Listrik dengan Banyak Colokan

    Setiap rumah pasti memakai kabel listrik yang memiliki banyak stopkontak baik yang gulung dan atau yang kabel panjang. Stopkontak dengan banyak colokan ini bisa menyalakan banyak alat elektronik di waktu bersamaan.

    Beberapa kabel listrik dengan banyak colokan juga bisa ditempelkan di dinding sehingga pemakaiannya sangat fleksibel. Nah tipe colokan yang seperti yang perlu kamu cabut dari stopkontak inti.

    4. Lampu

    Saat tidak ada orang di rumah karena semua mudik, kamu hanya perlu menyalakan lampu utama saja dan sisanya dimatikan. Lampu utama di sini adalah lampu di halaman depan dan lampu di tengah rumah.

    Lampu yang dibiarkan tetap menyala bisa berguna saat malam hari. Lampu ini juga membantu untuk penerangan agar CCTV dapat merekam gambar dengan jelas saat malam.

    “Yang perlu dicermati kalau mudik, sebaiknya kalau bisa gunakan lampu utama saja yang dinyalakan. Jangan hanya dimatikan saja tapi kalau bisa dicabut kabelnya,” kata Kepala DPKP Surabaya, Dedik Irianto, mengutip dari detikJatim.

    5. AC dan Kipas Angin

    AC biasanya memiliki kabel yang selalu mencolok ke stop kontak. Pada colokan tersebut juga biasanya terdapat tombol on dan off. Kamu bisa tahu AC tersebut berfungsi atau tidak dengan melihat lampu merah yang menyala.

    Sebelum mudik, kamu perlu mematikan AC sampai lampu berwarna merah mati, setelah itu baru mencabut colokannya. Selain AC, jika terbiasa mencolokkan kabel kipas angin, sebelum pergi pastikan sudah dicabut dari stopkontak.

    Ikuti berita-berita terkini arus mudik dan arus balik di BRI Teman Mudik.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati! Jangan Sembarangan Pakai Cuka pada Alat Elektronik



    Jakarta

    Cuka adalah larutan yang ampuh membersihkan berbagai kotoran dan noda yang menempel di rumah. Biasanya cuka digunakan untuk menghilangkan noda membandel yang tidak bisa bersih hanya dengan air dan sabun.

    Melansir dari BBC, Kamis (11/4/2024), cuka terbuat dari proses fermentasi gula menjadi alkohol. Kemudian difermentasikan kembali dengan bakteri Acetobacter untuk menjadi campuran air dan asam asetat.

    Tingkat keasaman pada cuka yang tidak terlalu tinggi aman untuk membersihkan noda pada bahan tertentu. Manfaat lain dari cuka adalah larutan ini bisa membasmi mikroba dan jamur sehingga banyak digunakan untuk membantu mengawetkan makanan. Berdasarkan hasil penelitian. cuka juga dapat membunuh berbagai patogen, termasuk E. coli.


    Di balik kegunaannya, cuka ternyata tidak bisa digunakan untuk membersihkan bagian dalam alat elektronik karena cairan asam dapat menyebabkan korosi pada logam. Bagian-bagian elektronik yang terbuat dari logam sebaiknya yang harus dihindari seperti bagian lubang colokan yang tersambung pada papan sirkuit, kabel pengisi daya, kabel yang tersambung ke stop kontak, hingga engsel.

    Layar komputer, ponsel, tablet, dan TV juga tidak boleh dibersihkan dengan larutan cuka karena dapat merusak sistem layar sentuhnya dan pelindung anti silau. Sebagai gantinya jika ingin membersihkan bagian layar alat elektronik pakai air saja sudah cukup. Jika ada noda membandel beri sedikit campuran sabun lalu usap layar dengan kain.

    Namun, kamu tetap bisa menggunakan cuka untuk bagian yang tidak terhubung dengan stopkontak seperti bagian luar atau pinggiran yang permukaannya dari plastik. Cara membersihkannya adalah dengan mencampurkan cuka dengan air. Lalu semprotkan larutan tersebut ke kain mikrofiber. Usap ke permukaan alat elektronik sampai tidak ada debu yang menempel.

    Seorang tukang reparasi kamera asal Australia, Brett Rogers, mengungkapkan dia terkadang menggunakan larutan sejenis cuka untuk membersihkan lensa kamera yang berkabut. Cuka dapat menghilangkan jamur pada bagian dalam lensa kamera yang lembap.

    Brett Rogers juga mengingatkan cuka encer juga bisa terlalu keras untuk beberapa lapisan lensa. Pembersihan menggunakan cuka lebih cocok untuk lensa optik yang lebih modern.

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Perlukah Cabut Alat Elektronik di Rumah saat Hujan Lebat Disertai Petir?



    Jakarta

    Saat ada hujan lebat dan disertai petir, seringkali rumah kita mengalami pemadaman listrik. Hal ini dilakukan untuk menghindari korsleting listrik akibat adanya sambaran petir. Maka dari itu, tak jarang kita sering mendengar nasihat untuk mematikan dan mencabut perangkat elektronik dan kabel-kabel yang ada di rumah saat terjadi hujan petir.

    Namun, apakah tindakan tersebut benar-benar diperlukan? Atau hanya asumsi saja? Simak penjelasannya di bawah ini.

    Mengutip dari laman How Stuff Works, mencabut perangkat elektronik saat terjadi badai petir ternyata memang bisa melindungi perangkat dari lonjakan listrik yang disebabkan oleh petir. Saat kondisi hujan lebat, petir bisa menyambar ke mana saja termasuk juga ke dekat kabel listrik rumah.


    Saat petir menyambar kabel listrik, alirannya akan merambat melalui kabel tersebut sehingga terjadi lonjakan listrik yang besar. Akibatnya bisa membakar peralatan elektronik di rumah kamu atau bahkan menyebabkan korsleting dan kebakaran.

    Sebenarnya ada cara untuk meminimalisir hal ini, yaitu dengan memasang pelindung lonjakan arus listrik. Pelindung ini bisa membantu untuk membatasi jumlah voltase yang diterima oleh perangkat elektronik sehingga bisa meminimalisir adanya lonjakan listrik pada perangkat elektronik di rumah. akan tetapi, kamu tidak bisa hanya mengandalkan pelindung lonjakan ini.

    Sebab, lonjakan listrik yang dihasilkan dari sambaran petir sangat besar dan sangat mungkin untuk bisa melewati pelindung ini. Oleh karena itu, kamu disarankan untuk mencabut perangkat elektronik yang berpotensi tinggi terkena lonjakan arus listrik saat tersambar petir. Contohnya seperti televisi, printer, charger, telepon, dan lain sebagainya. Hal ini dilakukan sebagai langkah pencegahan bencana yang mungkin terjadi akibat sambaran petir.

    Maka dari itu, jangan lupa untuk selalu mencabut perangkat elektronik kamu dari stop kontak saat ada hujan dan petir, ya!

    Buat kamu yang pengen upgrade rumah biar lebih pintar dengan perangkat smart door lock hingga CCTV gratis, yuk ikutan Program detikProperti Upgrade Rumah Kamu Jadi Lebih Pintar. Buat yang beruntung, bakal dapet 6 device smarthome gratis!

    Baca info lengkapnya di sini.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Cara Membersihkan Kulkas Agar Bersih dan Tidak Bau, Mudah Kok!


    Jakarta

    Kulkas merupakan salah satu benda elektronik yang wajib dimiliki di setiap rumah. Fungsi utama kulkas adalah untuk menyimpan bahan makanan dan minuman agar awet dan tahan lama.

    Seiring penggunaan, kulkas akan menjadi kotor dan bisa menimbulkan bau tak sedap. Kalau tidak segera dibersihkan, hal itu dapat merusak bahan makanan yang disimpan di kulkas. Sangat merugikan bukan?

    Maka dari itu, disarankan untuk membersihkan kulkas secara berkala agar tidak ada bekas noda makanan dan minuman yang menempel. Namun perlu diingat, membersihkan kulkas juga tidak bisa sembarangan.


    Lantas, bagaimana cara membersihkan kulkas agar bersih dan menghilangkan bau tak sedap? Simak dalam artikel ini.

    Cara Membersihkan Kulkas Agar Bersih dan Tidak Bau Lagi

    Membersihkan kulkas sebenarnya terbilang mudah, tapi tetap harus tahu cara yang benar agar tidak merusak kulkas. Dilansir NDTV, berikut cara membersihkan kulkas agar bersih dan baunya hilang.

    1. Keluarkan Seluruh Isi Kulkas

    Agar kulkas bersih secara optimal, sebaiknya keluarkan seluruh bahan makanan dan minuman dari dalam kulkas. Setelah itu, keluarkan juga rak kulkas secara perlahan agar tidak baret.

    Rak kulkas yang sudah dikeluarkan tadi bisa direndam dalam bak berisi air hangat dan sabun. Jangan lupa untuk dilap menggunakan kain bersih secara perlahan.

    2. Pakai Cuka atau Soda Kue

    Kalau ada noda membandel yang menempel di permukaan kulkas, kamu bisa membersihkannya dengan racikan cuka atau soda kue (baking soda). Oleskan racikan tersebut pada kain lap bersih, lalu bersihkan seluruh permukaan kulkas dengan perlahan.

    Jika terdapat noda yang sulit hilang, usahakan gosok terus sampai benar-benar bersih. Akan tetapi, menggosoknya jangan terlalu kencang karena dikhawatirkan menyebabkan baret.

    3. Bersihkan Botol dan Stoples

    Jangan lupa untuk mengecek seluruh botol dan stoples yang disimpan di dalam kulkas. Biasanya, terdapat bekas cetakan noda botol dan stoples yang menempel di permukaan kulkas.

    Jika dibiarkan, noda tersebut bisa berkerak dan akhirnya sulit untuk dihilangkan. Untuk membersihkannya, kamu bisa mencampurkan soda kue dan minyak goreng, lalu oleskan pada bagian noda secara perlahan hingga menghilang.

    4. Bersihkan Bagian Dinding Kulkas

    Jangan lupa untuk membersihkan bagian dinding kulkas. Meski jarang terdapat noda bekas makanan, namun tetap harus dibersihkan agar kulkas jadi bersih.

    Caranya mudah, siapkan semprotan yang berisi air dan campuran sabun cuci piring, lalu semprotkan ke dinding kulkas secara menyeluruh. Setelah itu, bersihkan dinding kulkas dengan kain microfiber secara perlahan.

    5. Letakkan Lemon di Dalam Kulkas

    Apabila kulkas tidak dibersihkan dalam waktu lama, hal itu bisa menimbulkan bau tak sedap. Bau tersebut muncul karena ada sejumlah makanan atau minuman yang terlalu lama disimpan di dalam kulkas sampai rusak/basi.

    Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk menghilangkan bau tersebut adalah dengan dibersihkan. Jika sudah bersih, letakkan buah lemon yang sudah dipotong setengah pada setiap sudut kulkas.

    Cara lainnya bisa menggunakan minyak esensial agar mengeluarkan aroma yang harum segar dan tahan lama.

    6. Pakai Lapisan Rak

    Untuk melindungi rak kulkas dari bercak noda, kamu bisa melapisinya dengan alas piring atau pelapis khusus. Pilih bahan yang mudah dibersihkan atau gampang diganti dengan yang baru.

    7. Jangan Lupa Bersihkan Eksterior Kulkas

    Kebersihan kulkas tak hanya di bagian dalamnya saja, tapi bagian luarnya juga harus dijaga kebersihannya. Mengutip laman Better Homes & Gardens, kamu bisa membersihkan eksterior kulkas dengan cairan pembersih serbaguna.

    Caranya mudah, cukup semprotkan bagian eksterior kulkas dengan cairan pembersih, kemudian dilap dengan kain microfiber secara halus dan perlahan.

    Oh ya, jangan lupa untuk sesekali membersihkan bagian atas kulkas. Meski jarang dipegang, tapi terdapat debu yang menempel seiring waktu.

    Itu dia tujuh cara membersihkan kulkas agar bersih dan tidak bau lagi. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.

    (ilf/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • Ada Banyak Jenis Colokan Listrik, Ternyata Ini Bedanya


    Jakarta

    Setiap rumah biasanya mempunyai serangkaian alat elektronik, mulai dari kulkas, TV, hingga lampu. Nah, ada komponen kecil yang penting banget buat menyalakan alat elektronik, yaitu stop kontak listrik atau juga disebut colokan.

    Ternyata ada banyak jenis colokan listrik, lho. Jenis colokan yang dipakai bisa berbeda berdasarkan negara tempat kamu berada ataupun kapasitas listrik yang dibutuhkan.

    Saat memilih stop kontak untuk rumah, kamu perlu mempertimbangkan kebutuhan daya perangkat dan sesuaikan dengan jenis sirkuit yang ada.


    Lalu, apa saja jenis-jenis colokan listrik? Yuk simak penjelasannya berikut ini.

    Jenis-jenis Colokan Listrik Kapasitas Listrik

    Jenis stop kontak dibedakan berdasarkan tingkat keamanannya. Melansir situs Just Energy, Rabu (28/8/2024), berikut jenis-jenis stop kontak yang perlu kamu ketahui.

    1. Stop Kontak 15 Ampere

    White Electrical Outlet and Wall Plate at the white wallWhite Electrical Outlet and Wall Plate at the white wall Foto: Getty Images/iStockphoto/JaysonPhotography

    Stop kontak jenis ini merupakan standar umum dengan dua slot paralel. Stop kontak jenis ini seringkali digunakan untuk perangkat sehari-hari, seperti lampu baca dan peralatan ringan lainnya.

    2. Stop Kontak 20 Ampere

    Memiliki arus listrik sebesar 20 Ampere, stop kontak ini sangat ideal digunakan untuk peralatan dapur berat. Perlu diingat, pemasangan stop kontak ini harus pada sirkuit 20 Ampere pula untuk mencegah terjadinya risiko kebakaran.

    3. Stop Kontak GFCI

    A new GFCI electrical outlet.A new GFCI electrical outlet. Foto: Getty Images/skhoward

    Stop kontak GFCI (ground fault circuit interrupter) menawarkan perlindungan terhadap bahaya air dengan memutus aliran listrik saat mendeteksi lonjakan arus sehingga sangat cocok digunakan untuk ruangan yang rentan terhadap kelembaban.

    4. Stop Kontak AFCI

    Stop kontak AFCI (arc fault circuit interrupter) berbentuk mirip dengan GFCI. Colokan ini dilengkapi dengan fitur keselamatan untuk mengidentifikasi bahaya listrik dan mematikan aliran listrik saat terdeteksi masalah, seperti overheating.

    Jenis-jenis Colokan Listrik Berdasarkan Negara

    Selain itu, sudah menjadi informasi umum bahwa setiap negara memiliki jenis stop kontak yang berbeda-beda. Ada berbagai jenis stop kontak, mulai dari tipe A hingga tipe O.

    Electric power sockets with different types of plug cord. Vector isolated type C and A, B and L, usb standard ports for devices charging and appliances, electronic equipment connectorsElectric power sockets with different types of plug cord. Vector isolated type C and A, B and L, usb standard ports for devices charging and appliances, electronic equipment connectors Foto: Getty Images/Sensvector

    Mengutip dari Lightning Bug Electric, berikut adalah stop kontak dan gaya steker standar umum di dunia.

    Tipe A – Kanada, Amerika Serikat, Jepang, dan Meksiko

    Tipe B – Kanada, Amerika Serikat, dan Meksiko

    Tipe C – banyak digunakan di seluruh Asia, Eropa, dan Amerika Selatan

    Tipe D – India

    Tipe E – Belgia, Ceko, Prancis, Polandia, dan Slowakia

    Tipe F – Umumnya digunakan di Eropa dan Rusia

    Tipe G – Banyak digunakan di Jazirah Arab dan Inggris, serta di Irlandia, Malaysia, Malta, dan Singapura

    Tipe H – Israel, Jalur Gaza, dan Tepi Barat

    Tipe I – Australia, Argentina, Cina, dan Selandia Baru

    Tipe J – Hanya digunakan di Liechtenstein dan Swiss

    Tipe K – Hanya digunakan di Denmark dan Greenland

    Tipe L – Hanya digunakan di Chili dan Italia

    Tipe M – Hanya digunakan di Afrika Selatan

    Tipe N – Pilihan Komisi Elektroteknik Internasional (IEC) untuk steker universal standar. Terutama digunakan di Brasil dan Afrika Selatan.

    Tipe O – Hanya digunakan di Thailand

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • AC Split, Portable, dan Central, Mending yang Mana?


    Jakarta

    Pendingin ruangan atau air conditioner (AC) merupakan salah satu alat elektronik yang sering digunakan di rumah. Namun, agar penggunaan AC maksimal tentunya harus sesuai dengan luas ruangan.

    Umumnya, AC yang digunakan merupakan jenis AC Split, AC Portable, dan juga AC Central. Ketiganya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

    Nah, berikut ini informasi mengenai ketiga AC tersebut.


    AC Split

    Young brunette woman in her modern apartment. She turns on the air conditioner from the remote control. Climate control at home with split system.Ilustrasi AC split Foto: Getty Images/iStockphoto/LENblR

    Dilansir Times of India, AC Split atau non-inverter merupakan jenis AC indoor dan outdoor. Biasanya, AC Split bekerja dengan pendinginan maksimum, jadi ketika ruangan dirasa sudah dingin maka AC akan berhenti beroperasi sesaat.

    Karena bekerja on-off, AC ini memerlukan listrik sekitar 800 watt. Untuk suara, AC ini tidak menimbulkan suara yang begitu mengganggu, hanya pada awal dinyalakan saja.

    Untuk harga, AC ini bisa dibilang cukup ekonomis. Tak heran jenis AC ini banyak digunakan di Indonesia.

    Melansir Sinar Mas Land, berikut ini kelebihan dan kekurangan AC Split
    Kelebihan:

    – Harga terjangkau
    – Perawatan mudah
    – Pendinginan cepat
    – Tersedia di banyak tempat

    Kekurangan:

    – Boros energi
    – Mengurangi estetika karena dipasang di dinding

    AC Portable

    Close-up View Of Portable Air Conditioner With Blurred Living Room BackgroundAC portable Foto: Getty Images/onurdongel

    Mengutip The Spruce, AC Portable merupakan jenis AC yang bisa dipindah-pindah posisinya karena diletakkan di lantai. Biasanya, AC jenis ini digunakan di ruangan yang tidak terlalu besar, sekitar 46 m2.

    Banyak orang yang memilih AC jenis ini karena praktis bisa dipindahkan kemana-mana. Namun, AC ini juga ada kelebihan dan kekurangannya. Berikut ini informasinya.

    Kelebihan:

    – Mudah dipindah-pindah
    – Harga tidak terlalu mahal dan mudah dipasang

    Kekurangan:

    – Tidak cocok untuk ruangan yang luas
    – Agak berisik

    AC Central

    AC central atau AC pusat merupakan AC yang bisa mendinginkan seisi ruangan karena diatur terpusat. AC jenis ini merupakan yang terbesar dan paling mahal dari AC konvensional.

    Melansir Better Homes & Gardens, sistem AC ini dirancang untuk mendinginkan seluruh rumah dengan mengalirkan udara dingin melalui saluran dan keluar melalui ventilasi. AC ini biasanya dikendalikan oleh termostat dan dapat dirancang dengan kemampuan cerdas.

    Meski bisa digunakan di rumah, namun umumnya jenis AC ini digunakan untuk gedung-gedung besar, seperti perkantoran, perhotelan, hingga pusat perbelanjaan.

    Kelebihan:

    – Efisiensi tinggi
    – Tidak bising

    Kekurangan:

    – Harga mahal
    – Biaya perawatan tinggi
    – Jika satu bagian bermasalah, seluruh sistem bisa terganggu
    – Pengaturan suhu terpusat sehingga kurang fleksibel

    Itulah informasi mengenai AC Split, AC Portable, dan AC Central. Sudah tahu bedanya serta kelebihan dan kekurangannya kan detikers?

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Muncul Bunga Es di Freezer? Ini Penyebab dan Cara Bersihkannya



    Jakarta

    Freezer adalah alat elektronik untuk membekukan makanan agar tahan lama atau cairan untuk membuat es. Sayangnya, freezer suka ‘ditumbuhin’ es yang memenuhi ruang yang biasa disebut bunga es.

    Kondisi seperti ini sangat merepotkan kalau sudah menebal. Bukan cuma membuat freezer sempit, bunga es mengganggu kualitas makanan yang tengah disimpan.

    Lantas, apa yang memicu bunga es muncul di freezer? Simak jawabannya berikut ini.


    Penyebab Dinding Freezer Kulkas Tiba-tiba Ada Bunga Es?

    Dikutip dari Reader’s Digest, es yang menempel pada dinding freezer ini disebut dengan freezer frost. Hal ini terjadi ketika adanya kelembapan (cairan) pada freezer yang bersentuhan dengan kumparan evaporator di dalam freezer sehingga terjadilah proses pembekuan.

    Ada beberapa alasan mengapa ruangan freezer kamu menjadi lembap, di antaranya yaitu membiarkan freezer terbuka terlalu lama, menaruh makanan atau sumber panas di dalam freezer, juga beberapa kerusakan pada gasket atau segel, timer fungsi defrost, dan termostat freezer.

    Apakah Bunga Es yang Ada di Dinding Freezer Berbahaya?

    Bongkahan es yang menempel pada dinding freezer ini bisa berdampak buruk terhadap kualitas bahan makanan yang disimpan di dalamnya. Tidak hanya itu, es ini juga akan menimbulkan bau yang tidak sedap, serta membuat efisiensi dingin kulkas kamu menjadi buruk.

    Dampak buruk dari Freezer Frost atau Bunga Es

    1. Ruang freezer menjadi menyempit

    2. Timbulnya bau tidak sedap di dalam kulkas

    3. Membuat makanan yang disimpan menjadi tidak enak

    4. Merusak kulkas dalam jangka waktu lama

    Nah, bila freezer kulkas di rumah kamu mengalami freezer frost seperti ini, sebaiknya kamu segera mengatasinya dengan cara berikut ini.

    Cara Membersihkan Bunga Es di Freezer

    Untuk membersihkan freezer frost ini, langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah dengan mematikan dan memutus sumber listrik yang mengalir pada kulkas tersebut terlebih dahulu.

    Setelah itu, buka lebar pintu kulkas dan freezer dan tunggu hingga semua es pada dinding freezer meleleh dengan sempurna. Pastikan kamu tidak mencoba untuk mengeruk es tersebut dengan benda tajam.

    Bila sudah meleleh dengan sempurna, lap bersih semua cairan di dalam kulkas, dan tunggu hingga kering sempurna. Setelah itu, kamu bisa menggunakannya kembali seperti biasa.

    Tips Mencegah Bunga Es di Freezer

    Setelah kamu membersihkan es pada dinding freezer tersebut dengan cara di atas, kamu juga harus memastikan agar es ini tidak kembali timbul. Berikut beberapa tips untuk mencegah dinding freezer supaya tidak membeku.

    1. Jangan membuka freezer terlalu lama.

    2. Rutin mengecek gasket atau segel pintu freezer atau kulkas.

    3. Selalu cek berulang ketika kamu menutup pintu freezer atau kulkas. Pastikan kamu menutupnya dengan sempurna.

    4. Pastikan kamu tidak memasukkan makanan panas ke dalam freezer. Hanya makanan yang sudah didinginkan saja yang boleh masuk ke freezer.

    5. Jangan tempatkan freezer atau kulkas di samping sumber panas, seperti oven, pengering, atau pemanas air.

    6. Berikan jarak di sekeliling freezer atau kulkas.

    7. Pastikan pengaturan suhu pada freezer kamu berada di angka yang tepat.

    Itu dia ulasan mengenai apa penyebab dinding freezer ditumbuhi oleh bunga es. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 8 Hal yang Bikin AC Tidak Dingin, Begini Cara Perbaikinya


    Jakarta

    Air Conditioner (AC) setelah beberapa waktu digunakan kinerjanya bisa menurun. Salah satu tanda yang jelas adalah ruangan tidak terasa dingin.

    Hal ini tentu bikin jengkel penghuni rumah lantaran AC tak berfungsi semestinya. AC tidak dingin bisa disebabkan oleh kurangnya perawatan ataupun kerusakan komponen internal.

    Daripada rugi menyalakan AC yang tidak dingin, coba cari tahu penyebabnya dulu.


    Lantas, apa membuat AC tidak dingin? Yuk, simak penjelasannya berikut ini.

    Penyebab AC Tidak Dingin

    Inilah beberapa penyebab yang membuat AC tidak terasa dingin.

    1. Kebocoran Refrigerant

    Dikutip dari laman Hydes AC, refrigerant (komponen sistem AC yang menghasilkan udara dingin) mengalir lewat kumparan AC, dan memindahkan panas dari dalam rumah ke unit kondensor luar.

    Ketika sistem mengalami kebocoran refrigeran, maka sistem tidak akan mampu memindahkan panas keluar h secara memadai. AC akan tetap menyala, namun tidak bisa memberikan dingin dengan optimal.

    2. Kumparan Pendingin Kotor

    AC punya seperangkat kumparan dalam ruangan yang menyerap panas dari udara rumah, dan kumparan luar ruangan yang memindahkan panas dari rumah ke luar ruangan.

    Apabila salah satunya memiliki lapisan kotoran, maka panas akan jauh lebih sulit dipindahkan. Hal tersebut menyebabkan pengurangan kemampuan sistem untuk membuang panas dari rumah.

    3. Filter Udara yang Kotor

    Filter udara yang kotor akan membuat jumlah udara yang berhembus melewati kumparan evaporator menjadi terbatas. Hal ini menyebabkan sebagian besar udara hangat yang ditarik AC dari udara rumah tidak akan benar-benar didinginkan.

    4. Unit Kondensor Tersumbat

    Unit kondensor berada di luar, sehingga rentan tersumbat. Jika hal ini terjadi, maka unit kondensor tidak bisa melepaskan panas dari kumparan kondensor dengan baik.

    Dengan demikian, panas yang dikeluarkan dari rumah tidak akan dilepaskan dengan baik.

    5. Sistem yang Sudah Usang

    Sistem AC yang lama tidak akan mampu mendinginkan ruangan seperti sebelumnya. Mungkin sistem AC sudah mencapai akhir masa pakai. Makanya, penting untuk mengganti sistem AC ketika sudah tidak lagi mampu bekerja secara efektif.

    6. Pengaturan Termostat yang Tidak Tepat

    Pengaturan kipas termostat diatur ke ‘aktif’ akan penangan udara akan meniupkan udara bahkan ketika sistem tidak dalam siklus pendinginan. Akibatnya, sebagian udara yang keluar dari ventilasi menjadi terasa hangat.

    Kamu bisa menyesuaikannya dengan mengalihkan pengaturan kipas ke ‘otomatis’. Pengaturan lain yang bisa dicek, yaitu apakah sistem dalam mode “panas” atau ‘dingin’. Pasalnya, AC hanya akan menyala jika termostat diatur ke ‘dingin’.

    7. Masalah Kompresor AC

    Kompresor AC berperan untuk memastikan refrigeran berada pada tekanan optimal. Tanpa kompresor, sistem tidak akan bisa menyerap panas dari ruangan di rumah lalu memindahkannya ke luar.

    Jika kompresor mengalami masalah, AC Anda tidak akan mampu mendinginkan rumah dengan baik.

    8. Remote AC Rusak

    Remote yang rusak akan membuat pengiriman sinyal perubahan suhu ke unit AC gagal.

    Hal yang Harus Dilakukan jika AC Tidak Dingin

    Ada beberapa hal yang bisa dilakukan jika AC tidak dingin. Dilansir laman Bob Vila. Berikut adalah beberapa cara mengatasi AC jika tidak dingin.

    • Periksa dan setel ulang termostat.
    • Bersihkan saluran kondensasi yang tersumbat.
    • Ganti filter yang kotor.
    • Tambahkan zat pendingin.
    • Bersihkan kumparan yang kotor.
    • Cek sistem untuk mendiagnosis kerusakan saluran.
    • Bersihkan area sekitar kompresor.
    • Beli AC baru yang lebih kuat.

    Jika detikers tidak bisa membuka unit AC untuk memperbaikinya, kamu bisa menyewa seorang profesional untuk membersihkannya.

    AC Akan berfungsi dengan optimal jika dirawat dalam kondisi prima. Perawatan rutin juga akan memastikan AC berfungsi dengan baik.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Ampuh Cegah Kerusakan Barang Elektronik Saat Banjir



    Jakarta

    Banjir bisa datang kapan saja, terutama saat musim hujan. Salah satu dampak yang paling sering dialami saat banjir adalah kerusakan barang-barang elektronik yang rentan terkena air. Jangan sampai alat elektronik jadi korban saat banjir!

    Berikut ini ada beberapa tips dan trik yang bisa kamu lakukan untuk mengamankan barang-barang elektronik tetap aman saat terjadinya musim banjir.

    1. Letakkan Barang Elektronik di Tempat yang Lebih Tinggi

    Saat banjir mulai melanda, pastikan untuk segera mengangkat barang-barang elektronik ke tempat yang lebih tinggi, seperti di atas meja, rak, atau lemari. Pastikan dan jauhkan perangkat elektronik seperti TV, kulkas, mesin cuci, atau komputer dari lantai yang bisa tergenang air.


    2. Gunakan Plastik atau Kantong Kedap Air

    Barang-barang elektronik yang lebih kecil, seperti telepon genggam, laptop, atau kamera, sebaiknya dibungkus rapat dengan plastik kedap air atau kantong tahan air. Kalau mau lebih maksimal, kamu juga bisa menggunakan kantong vacuum sealer, untuk memberikan perlindungan lebih maksimal.

    3. Cabut Semua Kabel dan Colokan Listrik

    Jangan lupa untuk cabut semua kabel dan colokan listrik dari barang elektronik. Selain mencegah kerusakan, ini juga penting untuk menghindari bahaya korsleting atau kebakaran yang bisa terjadi jika air mengenai sumber listrik.

    4. Rencanakan Evakuasi Barang Elektronik

    Kalau banjir diprediksi semakin parah, pastikan kamu sudah menyiapkan rencana untuk mengevakuasi barang-barang elektronik ke tempat yang lebih tinggi dan aman, seperti lantai dua atau bahkan atap rumah. Lebih baik siap-siap sebelum air mulai naik!

    Jangan tunggu sampai barang-barang elektronikmu rusak, guys! Siapkan langkah-langkah di atas sekarang juga agar alat-alat elektronik tetap aman dan nggak ikut terendam banjir. Yuk, mulai antisipasi dari sekarang.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com