Tag: alergi kulit

  • 5 Cara Membasmi Tungau Kasur Tanpa Vacuum Cleaner



    Jakarta

    Tungau adalah salah satu serangga yang berukuran sangat kecil yang biasanya hidup dan berkembang biak di tempat tidur. Kasur yang terlihat bersih belum tentu bebas tungau yang bisa menimbulkan penyakit.

    Mengganti seprai secara rutin bisa membasmi tungau di tempat tidur. Tungau juga biasanya bisa dibasmi menggunakan vacuum cleaner yang menggunakan sinar UV.

    Namun, ada juga cara-cara lain yang bisa membasmi tungau tanpa vacuum cleaner. Apa saja?


    Sebelum membahasnya, penting untuk diketahui apa bahaya dari tungau dan bagaimana dampaknya untuk kesehatan.

    Meski ukurannya kecil, tungau bisa menggigit berbagai bagian tubuh manusia, seperti leher, wajah, tangan, perut, hingga kaki.

    Gigitan tungau bisa menimbulkan sejumlah gejala, di antaranya gatal pada area yang digigit, munculnya benjol kemerahan, serta iritasi kulit. Efek terburuknya, gigitan tungau bisa memicu gejala kesehatan, seperti scabies atau kudis, eksim, alergi kulit, asma, dan gangguan tidur.

    Cara Membersihkan Tungau di Kasur Tanpa Vacuum Cleaner

    1. Sesuaikan suhu ruangan

    Tungau menyukai tempat lembab. Inilah mengapa penting untuk mengatur suhu ruangan agar hewan kecil ini tidak semakin nyaman dan berkembangbiak. Pastikan kamar tidur memiliki aliran udara yang baik, kamu juga bisa menggunakan dehumidifier.

    2. Gunakan cara alami

    Kamu juga bisa memanfaatkan garam sebagai solusi untuk membasmi tungau. Caranya cukup dengan menyemprotkan larutan garam ke bagian yang kira-kira dihinggapi tungau lalu tunggu beberapa saat. Alternatif lainnya bisa dengan menggunakan minyak lavender.

    3. Cuci seprai dengan air panas

    Hal yang bisa dilakukan untuk membasmi tungau adalah dengan rutin mencuci perlengkapan tidur seperti sprei dan sarung bantal guling dengan air panas. Kamu juga bisa menambahkan deterjen anti-bakteri agar tungau benar-benar mati total dan mencegah perkembangbiakannya muncul.

    4. Jemur kasur

    Sinar matahari bisa membuat tungau mati. Ini juga cara lain yang bisa kamu lakukan tanpa perlu menggunakan vacuum cleaner. Kamu bisa menjemur kasur di bawah paparan sinar matahari agar kelembaban kasur berkurang serta membunuh tungau. Sebelumnya, pastikan cuaca tidak terlalu panas sehingga tidak akan merusak kasur.

    5. Semprot disinfektan

    Cara terakhir membersihkan tungau di kasur tanpa vacuum cleaner adalah menggunakan cairan disinfektan di area kamar atau di area hewan ini bersarang. Kandungan zat kimia dalam cairan tersebut bisa efektif membunuh tungau serta mencegah serangga kecil ini muncul kembali.

    Demikianlah beberapa cara yang bisa kamu diterapkan untuk membersihkan tungau di kasur tanpa vacuum cleaner. Semoga informasinya bermanfaat!

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Langsung Pakai! Ini Alasan Pentingnya Mencuci Sprei Baru



    Jakarta

    Ini Alasan Sprei Harus Dicuci Sebelum Dipakai

    Mengganti sprei baru di kasur tidak bisa sembarangan. Meski sprei baru terlihat bersih, tapi sebelum dipakai harus dicuci terlebih dahulu ya.

    Menurut pakar binatu Patric Richardson, seperti dikutip dari Southern Living, apapun perlengkapan tidur harus dicuci sebelum digunakan, termasuk seprai. Hal ini dikarenakan masih ada sejumlah bahan kimia yang mungkin masih tertinggal di kain.


    “Kain sering dilapisi sesuatu agar tetap rapi dan bersih saat disimpan. Hal ini yang dapat mengiritasi kulit,” kata Richardson.

    Selain itu, seprai yang dikemas pada kantong plastik dan disimpan di rak mungkin sudah kotor. Kotoran dan debu terperangkap di antara lipatan-lipatan tersebut.

    Bagaimana Jika Sprei Baru Tidak Dicuci

    Jika kamu tidak mencuci seprai baru sebetulnya kamu akan baik-baik saja. Namun, bahan kimia yang tadi melapisi seprai dapat berpotensi menyebabkan reaksi alergi pada kulit apalagi jika kamu memiliki kulit sensitif. Misalnya, bahan kimia formaldehida dapat menyebabkan dermatitis dan asma dalam jangka pendek. Selain itu, seprai akan lebih nyaman dan lembut jika sering dicuci. Maka, mencuci seprai sebelum digunakan juga membuat kamu lebih nyaman.

    Cara Mencuci Sprei Baru

    Pisahkan seprai dengan pakaian lain agar memastikan seprai tidak kusut karena tersangkut kain lain.

    Periksa label untuk mengetahui petunjuk pencucian. Misal, seprai berbahan kain katun dapat dicuci menggunakan suhu panas sementara kain halus seperti linen dan sutra perlu suhu yang lebih dingin.

    Cuci dengan sabun atau deterjen. Bisa juga tambahkan soda kue atau cuka untuk campuran.

    Keringkan di dalam mesin pengering kemudian di bawah sinar matahari.

    Seberapa Sering Mencuci Sprei?

    Setelah pencucian awal, biasakan cuci seprai setiap minggu untuk menghilangkan alergen dan bakteri. Kulit kita mengeluarkan minyak dan mengelupas di malam hari. Selain itu, keringat, debu, dan losion wajah semua terkumpul di seprai saat kita tidur. Sehingga, menjadi tempat perkembangbiakan bakteri.

    Jangan hanya seprai, perhatikan peralatan tidur lain seperti sarung bantal dan selimut untuk dicuci sebelum digunakan.

    Itulah ulasan mengenai pentingnya mencuci seprai baru sebelum digunakan. Semoga bermanfaat!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kamar Mandi Terasa Pengap Setiap Usai Dipakai? Begini Cara Atasinya


    Jakarta

    Salah satu permasalahan yang kerap ditemui di kamar mandi adalah kelembapan. Hal ini menyebabkan siapa pun yang masuk ke dalamnya merasa pengap dan pasti memicu pertumbuhan jamur.

    Salah satu biang keroknya adalah kamar mandi tersebut tidak memiliki ventilasi udara. Di dalamnya, tidak ada pertukaran udara yang baik sehingga uap dan udara lembap tersebut tidak bisa terdorong keluar.

    Cara mengatasi kamar mandi seperti ini bukan hanya dengan rajin membersihkannya. Sebab, kejadian serupa akan kembali terjadi setiap kamar mandi selesai digunakan.


    Dilansir The Spruce, berikut cara mengatasi kamar mandi pengap dan lembap.

    1. Kamar Mandi Harus Kering

    Salah satu penyebab kamar mandi selalu terasa pengap dan lembap adalah bagian dalam kamar mandi selalu basah dan banyak genangan. Untuk mengeringkan pasti lebih lama karena tidak memiliki ventilasi udara.

    Untuk mempercepat pengeringannya, setiap setelah mandi keringkan dahulu dinding, lantai, dan barang-barang di kamar mandi. Meskipun tidak kering sempurna, area basah tersebut bisa mengering lebih cepat.

    2. Hindari Meletakkan Handuk Basah di Dalam

    Handuk basah tidak boleh disimpan di dalam kamar mandi. Hal ini dikarenakan handuk juga bisa memicu udara lembap dan pertunjukan jamur. Selesai dipakai, sebaiknya handuk digantung di luar rumah atau dijemur agar tidak ada jamur yang berkembang dan lebih aman dipakai tanpa perlu takut dapat memicu alergi kulit.

    3. Pasang Exhaust Fan

    Salah satu solusi untuk mengeringkan kamar mandi yang tidak memiliki ventilasi adalah memakai exhaust fan di dinding atau atap. Kipas angin ini berfungsi untuk menarik udara lembap. Setelah kamar mandi selesai digunakan biarkan kipas bekerja selama 20-30 menit. Untuk menyalakannya bisa otomatis seperti saat lampu kamar mandi dihidupkan atau saat pintu dibuka.

    4. Buka Jendela atau Pintu

    Apabila tidak memiliki kipas angin, selalu buka pintu setelah kamar mandi selesai digunakan. Uap air di dalamnya tidak akan menumpuk dan terperangkap.

    5. Ganti Shower dengan Pancuran Rendah

    Bagi yang memakai shower yang bisa diatur suhunya, hati-hati perangkat tersebut bisa menjadi salah satu penyebab kamar mandi sering lembap. Hal ini dikarenakan air hangat yang digunakan bisa menghasilkan uap panas. Untuk mencegah kamar mandi selalu pengap setelah digunakan, ganti posisi shower ke lokasi yang lebih pendek agar uap yang dihasilkan tidak begitu banyak.

    6. Kurangi Durasi Mandi

    Bagi pengguna shower yang bisa diubah suhu airnya, sebaiknya tidak mandi terlalu lama karena uap yang dihasilkan juga akan semakin banyak.

    7. Pakai Dehumidifier Portabel

    Saat ini sudah tersedia alat khusus untuk menyerap kelembapan bernama dehumidifier. Alat ini layaknya penyedot udara kotor, cukup diletakkan di ruangan yang agak lembap, dalam 24 jam di tangki penampungan air akan terlihat jumlah air yang sudah terserap.

    Itulah beberapa cara mengatasi kamar mandi yang lembap, semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com