Tag Archives: alias

7 Jenis Kayu buat Pintu Rumah, Mana yang Paling Kuat?


Jakarta

Kayu menjadi bahan andalan masyarakat Indonesia untuk pintu rumah. Tampilan kayu yang alami menjadikannya masih sering digunakan di Indonesia.

“Kayu sebenarnya sudah merupakan pintu yang ideal karena nggak semudah itu jebol pintu kayu,” ujar Arsitek Denny Setiawan kepada detikProperti, Selasa (1/7/2025).

Denny mengatakan kayu mudah untuk dibentuk dan diukir sesuai dengan keinginan si pemilik rumah. Namun, kayu cenderung rentan terhadap cuaca ekstrem, sehingga bisa mengalami proses muai-susut dan pelapukan. Belum lagi, kayu punya rayap, sehingga penting melakukan proses pengolesan anti rayap buat pintu.


Ia pun mengingatkan kalau pemilik rumah perlu memperhatikan jenis kayu yang digunakan. Sebab, beberapa pintu kayu lebih cocok dipasang indoor atau outdoor.

“Kita harus tahu bahwa kayu yang kita pakai itu tahan terhadap cuaca luar atau tidak. Ketahanannya mesti kita pastikan karena ada beberapa jenis kayu yang memang cuma kuat di indoor dan bisa di outdoor,” katanya.

Menurutnya, jenis kayu yang cocok untuk pintu outdoor antara lain jati, merbau, dan ulin. Sementara itu, pintu kayu indoor bisa terbuat dari meranti, mahoni, dan kamper.

Lantas, apa saja jenis kayu yang cocok menjadi pintu rumah? Berikut ini ulasannya.

Jenis-jenis Kayu buat Pintu

Inilah deretan kayu yang cocok dibikin pintu menurut Kontraktor Wildan.

1. Kayu Mahoni

Wildan mengatakan pintu rumah bisa terbuat dari mahoni. Bahan ini tahan terhadap pelapukan serta cukup stabil menahan kelembapan.

2. Kayu Oak

Kayu oak termasuk bahan yang kuat, sehingga bisa jadi pilihan yang bagus untuk pintu. Tak hanya itu, kayu ini bersifat kedap air.

3. Jati

Wildan menyebut jati memiliki warna coklat keemasan yang kaya, anggun, dan memberi kesan hangat untuk ruangan. Jati termasuk kayu yang paling kuat dibanding pohon lainnya.

“Kepadatannya tinggi, minyak alami banyak, tahan cuaca, juga perlu waktu lama untuk dapat jenis kayu jati yang benar-benar bagus,” ucap Wildan.

4. Kayu Kenari

Selanjutnya, pemilik juga bisa mempertimbangkan kayu kenari sebagai pintu. Kayu tersebut tahan terhadap kelembapan serta anti jamur.

5. Kayu Kamper

Lalu, ada kayu kamper yang aromanya seperti kapur barus. Kayu ini dikenal memiliki daya tahan yang kuat.

“(Kayu kamper) memiliki bau mirip dengan aroma kamper atau kapur barus dan dikenal dengan daya tahannya dari serangan rayap alias anti rayap,” tuturnya.

6. Kayu Merbau

Kayu merbau juga dikenal sangat kuat, keras, dan berumur panjang. Bahan ini bisa menjadi pilihan buat pintu rumah.

7. Kayu Pinus

Terakhir, ada kayu pinus sebagai pintu. Bahan ini termasuk paling murah dibandingkan material lainnya. Untungnya, jenis kayu ini tidak mudah menyusut atau mengembang.

Itulah informasi seputar bahan kayu untuk pintu. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/das)



Sumber : www.detik.com

Kucing Liar Suka Buang Kotoran di Halaman Rumah? Begini Cara Cegahnya


Jakarta

Kehadiran kucing liar di halaman rumah bisa bikin penghuni rumah kesal. Bagaimana tidak, hewan berbulu ini suka buang kotoran di taman.

Hal itu membuat kotor dan berantakan pekarangan. Belum lagi penghuni rumah harus waspada agar sampai menginjak ‘ranjau’ alias kotoran kucing yang terkubur di tanah.

Dilansir dari Time for Paws, kucing liar mencari tempat yang aman. Mereka sering datang ke rumah untuk mencari sumber makanan dan tempat berlindung.


Kucing bisa saja mencari tempat aman di sekitar rumah. Oleh karena itu, penghuni butuh trik ampuh untuk membuat kucing nggak betah mendekati rumah. Namun, jangan sampai menyakiti kucing.

Bagaimana cara mencegah kucing masuk halaman rumah? Simak tipsnya berikut ini.

Cara Cegah Kucing Liar Masuk Halaman Rumah

Inilah sejumlah cara untuk mengusir kucing dari rumah biar nggak buang kotoran sembarangan dikutip dari The Spruce.

1. Bersihkan Sisa Makanan dan Sampah

Penghuni perlu menutup tempat sampah dengan rapat agar tidak dapat dijangkau kucing. Bersihkan juga sisa makanan supaya aromanya tidak mengundang kucing.

2. Jangan Beri Makan Kucing

Pastikan tidak ada yang memberi makan atau air ke kucing liar. Sebab, kucing biasanya kembali ke tempat yang terdapat sumber makanan.

3. Pasang Pagar Khusus

Kucing dapat masuk halaman rumah dengan melewati pagar bercelah. Sebaiknya pasang pagar yang sulit dilewati kucing. Misalnya memasang paku penghalang yang tidak terlalu tajam pada celah pagar.

Selain itu, penghuni dapat membuat permukaan tanah tidak nyaman buat diinjak kucing. Caranya dengan meletakkan kawat ayam berukuran kecil atau karpet plastik kasar di bawah tanah.

4. Tanam Tumbuhan yang Tak Disukai Kucing

Kemudian, penghuni bisa menanam sejumlah tanaman di pekarangan. Pilih tanaman yang aromanya tidak disukai kucing, seperti lavender, mint, dan roesmary.

5. Sebar Pecahan Cangkang Telur

Cangkang telur juga bermanfaat untuk mengusir kucing dari halaman rumah, lho. Pecahkan cangkang telur menjadi potongan kecil, lalu sebarkan di halaman rumah. Kucing akan merasa tidak nyaman berjalan di tanah dengan butiran cangkang yang tajam.

6. Sebar Bau yang Tak Disukai Kucing

Terakhir, penghuni dapat sebarkan bahan dengan aroma yang dibenci kucing. Kucing akan menghindari bau menyengat, misalnya dari bawang putih, eucalyptus, kopi, tembakau, dan cuka.

Sebarkan bahan-bahan tersebut secara rutin di area yang ingin dijauhkan dari kucing. Cara ini cukup ampuh buat mengusir kucing dari tempat tertutup seperti plafon, mobil, atau area lain yang sulit dijangkau.

Itulah tips mencegah kucing masuk pekarangan rumah. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/zlf)



Sumber : www.detik.com

Biar Nggak Ketinggalan Zaman, Begini Cara Pilih Cat Eksterior


Jakarta

Memilih warna cat eksterior sebaiknya tidak dilakukan sembarangan. Jika salah pilih warna justru bisa membuat rumah terlihat kusam hingga ketinggalan zaman.

Banyaknya warna untuk dipertimbangkan tentunya sangat penting untuk memilih yang pas untuk rumah dan juga tak lekang oleh waktu. Pemilik pastinya nggak mau rumahnya sudah terlihat ketinggalan zaman padahal baru dicat beberapa tahun lalu.

Salah satu warna yang sangat tidak disarankan untuk eksterior rumah adalah kuning. Para desainer sepakat bahwa warna tersebut bisa membuat rumah tampak tidak menarik dan terkesan jadul.


Pendiri Studio Envie Jennifer Carter menuturkan cukup sulit untuk mendapatkan warna kuning sempurna. Terkadang terlalu kuning, terlalu kusam, atau terkadang terlihat keruh.

Untuk mendapatkan warna eksterior rumah yang tepat, para desainer menyarankan beberapa hal. Dilansir dari Real Simple, berikut ini cara untuk memilih cat eksterior yang tepat.

Hindari Warna yang ‘Berani’

Desainer Melissa Mahoney menyarankan untuk menghindari warna-warna yang berani untuk eksterior rumah. Menurutnya, sebaiknya gunakan warna yang berani atau yang cerah pada pintu depan.

Pilih Warna yang Berbeda dari Rumah Tetangga

Mahoney menyarankan untuk memilih warna yang berbeda dari rumah tetangga. Menurutnya jika warna rumah sama seperti milik tetangga sekitar sangat disayangkan karena akan kehilangan sentuhan personal.

Walau demikian, desainer Erin Tripodi mengingatkan untuk tidak berpikir terlalu out of the box agar terlihat sangat unik.

“Rumah Anda harus tetap terasa seperti bagian dari lingkungan (perumahan),” katanya, dikutip dari Real Simple.

Cek Warna Dulu

Cara lainnya adalah mengecek warna dulu alias swatch cat di dinding luar rumah untuk mengetahui apakah cocok atau tidak.

“Selalu uji tiga hingga empat sampel pada eksterior Anda dan amati pada waktu yang berbeda dalam sehari sebelum berkomitmen,” ujar Tripodi.

Itulah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mendapatkan warna cat dinding eksterior yang cocok dengan rumah. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/zlf)



Sumber : www.detik.com

Penyebab, Ciri-ciri dan Cara Mengusir Tokek dari Rumah



Jakarta

Salah satu hewan yang kerap mengeluarkan suara nyaring saat malam hari adalah tokek. Tokek alias gecko terkenal karena suaranya yang khas namun wujudnya jarang terlihat.

Sebab, meski serumpun dengan cicak, tokek jarang menampakkan diri. Binatang ini biasanya ditemui di atap rumah atau ruangan-ruangan gelap. Cara kita mengetahui ada tokek di rumah setelah binatang tersebut mengeluarkan suara seperti to.. keee, to.. keee..

Sama dengan cicak, tokek bisa memutuskan serta menumbuhkan ekornya (autotomi), meski tokek ukurannya jauh lebih besar dibandingkan cecak. Hati-hati, tokek juga kerap menggigit dan konon gigitannya sulit terlepas.


Sebelum membahas lebih lanjut mengenai penyebab adanya tokek di rumah dan cara mengusirnya, yuk ketahui dulu ciri-ciri tokek.

Ciri-ciri Tokek Rumah

Tokek rumah memiliki kulit punggung yang ditutupi oleh sisik-sisik granular dengan bintil-bintil agak besar dan menonjol. Pupil matanya tegak berbentuk jorong dengan tepian yang bergerigi.

Jari-jari kaki depan dan belakang tumbuh sempurna, melebar di ujung, terkadang dengan selaput di antara pangkal jari serta terdapat cakar (kuku) pada ujung jari bagian bawah. Sisi bawah jari dihiasi dengan bantalan pelekat (disebut scansor) yang berguna untuk menempel pada substrat agar tidak jatuh, biasanya digunakan ketika memanjat pohon, dinding atau langit-langit rumah.

Hewan yang aktif pada sore dan malam hari ini hidup pada ketinggian 0-1.200 meter di atas permukaan laut (mdpl). Selain distribusi vertikal yang luas, habitat satwa reptilia ini sangat beragam, yaitu meliputi hutan primer, hutan sekunder, perkebunan tanaman keras dan permukiman manusia.

Penyebab Adanya Tokek di Rumah

Menurut Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Industri Pest Management Indonesia (APJIPMI) Boyke Arie Pahlevi, tokek tinggal di lubang pepohonan di hutan atau di bawah kayu atau bebatuan, tetapi sering juga berada di lingkungan manusia, biasanya di balik lemari atau di gudang. Nah, adanya tokek di dalam rumah biasanya karena ada sumber makanan, air, dan tempat bersarang.

“Sumber makanan bisa disebabkan dari sanitasi yang kurang baik, yang berdampak pada tingginya populasi serangga terbang seperti nyamuk, lalat, dan lainnya,” katanya ketika dihubungi detikProperti.

Tokek adalah pemakan serangga yang masif, tetapi mereka juga memburu makanan lain, seperti cacing, dan terkadang reptilia yang lebih kecil. Tokek betina berkembangbiak dengan bertelur, biasanya diletakkan menempel di sudut lubang atau dinding, sering pula di balik lemari atau pajangan di dalam rumah. Tempat menyimpan telur ini biasanya akan digunakan berulang kali oleh tokek yang sama.

Cara Mengusir Tokek

Meski keberadaannya tidak mengancam manusia, penghuni rumah tetap ingin mengusirnya karena suaranya yang terkadang mengganggu. Salah satu cara mengusirnya, kata Boyke, bisa dengan menjaga kebersihan rumah atau memperbaiki sanitasi.

“Pengendalian tokek dilakukan dengan perbaikan sanitasi, menutup akses masuk, dan bahan kimia atau racun cicak,” tuturnya.

Itulah penyebab dan cara mengusir tokek dari rumah. Semoga bermanfaat!

(zlf/zlf)



Sumber : www.detik.com

Cara Mengatur Pencahayaan Rumah Biar Hemat Listrik



Jakarta

Cahaya alami dari matahari ternyata bisa jadi ‘senjata rahasia’ untuk menekan tagihan listrik. Dengan pencahayaan alami yang optimal, kamu bisa mengurangi penggunaan lampu di siang hari sekaligus menciptakan suasana rumah yang lebih segar dan nyaman.

Selain itu, sinar matahari juga dapat meningkatkan kadar serotonin di tubuh, yang bikin mood lebih baik. Kabar baiknya, memaksimalkan cahaya alami di rumah nggak selalu butuh renovasi besar-besaran.

Dilansir The Spruce, berikut beberapa cara yang bisa kamu coba untuk mengatur pencahayaan rumah biar hemat listrik:


Gunakan Cat Dinding dan Plafon Warna Terang

Cat warna putih atau cerah bisa memantulkan cahaya alami lebih baik, membuat ruangan terasa lebih terang dan lapang. Plafon putih juga membantu mengurangi silau sekaligus memaksimalkan cahaya.

Pilih Cat Dinding Berkilau

Semakin tinggi tingkat kilau cat, semakin banyak cahaya yang dipantulkan. Efeknya seperti cermin yang membuat ruangan lebih terang tanpa lampu tambahan.

Gunakan Kaca atau Ubin Reflektif

Kaca atau ubin reflektif, terutama di dapur dan kamar mandi, bisa memantulkan cahaya hingga 100% sehingga pencahayaan alami lebih optimal.

Ganti Bagian Dinding dengan Blok Kaca

Meskipun perlu usaha lebih, blok kaca efektif membawa cahaya alami masuk bahkan ke area rumah yang biasanya gelap.

Pasang Skylight di Atap

Skylight alias ‘jendela atap’ bisa memberikan cahaya alami yang konsisten karena langsung menangkap sinar matahari dari langit.

Tambah Elemen Reflektif di Interior

Cermin, lampu dinding, atau pegangan kabinet berkilau bisa membantu memantulkan cahaya alami ke seluruh ruangan.

Gunakan Sun Tube

Kalau ruang terbatas untuk skylight, sun tube bisa jadi alternatif yang lebih terjangkau untuk menyalurkan cahaya alami ke dalam rumah.

Dengan menerapkan tips-tips ini, rumah akan terasa lebih cerah, nyaman, dan pastinya lebih hemat listrik. Jadi, nggak ada salahnya mulai memanfaatkan sinar matahari sebaik mungkin mulai sekarang.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Susah Buka Pintu Kayu yang Seret? Ini Cara Perbaikinya


Jakarta

Pernahkah kesulitan membuka pintu kayu? Saat diayun, pintu kayu yang seret bisa sampai menggesek lantai.

Arsitek Denny Setiawan pernah mengatakan banyak orang memakai material kayu untuk pintu rumah. Beberapa jenis kayu terkenal kuat seperti merbau, jati, dan ulin.

“Kayu minimal. Kalau untuk pintu saran saya minimal merbau. Tapi tidak menutup kemungkinan pintu jati atau pintu ulin misalnya,” ujar Denny kepada detikProperti beberapa waktu lalu.


Namun, bahan ini punya kekurangan yaitu bisa seret alias susah dibuka dan ditutup. Kondisi seperti ini cukup mengganggu kenyamanan penghuni rumah.

Jika pintu susah dibuka, pemilik dapat memperbaikinya kok. Simak cara memperbaiki pintu seret berikut ini.

Cara Perbaiki Pintu Kayu Seret

Inilah tips untuk mengatasi pintu kayu yang susah dibuka, dikutip dari Better Homes & Gardens.

1. Bersihkan Pintu dan Kusen

Salah satu penyebab pintu seret adalah kusen pintu sudah kotor. Periksa pintu dan kusen untuk melihat adanya kotoran seperti sisa cat, tumpukan debu, atau kotoran yang menempel. Bersihkan kusen pintu dari kotoran tersebut agar pintu mudah dibuka.

2. Kencangkan Engsel

Selain itu, pintu kayu bisa seret karena ada sekrup yang longgar. Untuk mengatasinya, cukup kencangkan engsel pintu.

Jika sekrup berputar tapi tak bisa dikencangkan, ganti dengan sekrup yang lebih besar. Lalu, posisi pelat juga dapat diatur untuk mengatasi pintu seret.

3. Pangkas Bawah Pintu

Kalau pintu masih seret, kemungkinan pintu kayu memuai karena lembap. Pemilik bisa memangkas bagian bawah pintu dengan cara menyerut dan mengamplasnya.

Itulah cara memperbaiki pintu yang susah dibuka dan menggesek lantai. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/das)



Sumber : www.detik.com

Kenali Jenis-jenis Pintu Kayu, Mana yang Tahan Lama?


Jakarta

Kebanyakan pintu rumah terbuat dari kayu. Bahan ini memang menjadi andalan karena tampilannya yang alami dan daya tahannya yang kuat.

Arsitek Denny Setiawan mengatakan kayu adalah bahan yang ideal buat pintu karena tidak mudah dijebol. Namun, setiap kayu punya karakteristik masing-masing sehingga perlu disesuaikan penggunaannya.

“Kita harus tahu bahwa kayu yang kita pakai itu tahan terhadap cuaca luar atau tidak. Ketahanannya mesti kita pastikan karena ada beberapa jenis kayu yang memang cuma kuat di indoor dan bisa di outdoor,” kata Denny saat dihubungi detikProperti beberapa waktu lalu.


Menurutnya, jenis kayu yang cocok untuk pintu outdoor antara lain jati, merbau, dan ulin. Sementara itu, pintu kayu indoor bisa terbuat dari meranti, mahoni, dan kamper.

Lantas, apa saja jenis-jenis kayu yang digunakan buat pintu? Simak penjelasannya berikut ini.

Jenis-jenis Kayu buat Pintu

Inilah beberapa kayu yang cocok dijadikan pintu menurut ahlinya.

1. Jati

Kontraktor Wildan menyebut jati termasuk kayu yang paling kuat dibanding jenis lainnya. Bahan ini punya karakteristik yang membuatnya tahan terhadap cuaca.

“Kepadatannya tinggi, minyak alami banyak, tahan cuaca, juga perlu waktu lama untuk dapat jenis kayu jati yang benar-benar bagus,” ucapnya.

Ia mendeskripsikan kayu jati berwarna coklat keemasan. Tampilan itu memberi kesan anggun dan hangat pada ruangan.

2. Kamper

Kemudian ada kayu kamper yang juga dikenal memiliki daya tahan yang kuat. Saking kuatnya, kayu ini tahan serangan rayap alias anti rayap.

“(Kayu kamper) memiliki bau mirip dengan aroma kamper atau kapur barus,” imbuhnya.

3. Kenari

Pemilik rumah juga bisa menggunakan kayu kenari sebagai pintu. Sebab, kayu ini tahan terhadap kelembapan serta anti jamur.

4. Mahoni

Lalu, ada kayu mahoni yang cocok buat dibikin pintu rumah. Bahan tersebut tahan terhadap pelapukan dan cukup stabil menahan kelembapan.

5. Merbau

Kayu merbau bersifat sangat kuat, keras, dan berumur panjang. Kayu itu dapat menjadi opsi menarik buat bikin pintu rumah.

6. Oak

Kayu oak termasuk bahan yang kuat sehingga bagus dijadikan pintu. Tak hanya kuat, kayu ini juga kedap air, lho.

7. Pinus

Pemilik dapat mempertimbangkan kayu pinus kalau mau bahan yang tidak mudah menyusut atau mengembang. Apalagi, jenis kayu ini terbilang paling murah dibandingkan lainnya.

Itulah sederet pilihan kayu yang biasa dijadikan pintu rumah. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Cara Menghilangkan Kerak Air di Kaca, Bisa Pakai Lemon!



Jakarta

Kerak air kerap ditemukan di berbagai permukaan kamar mandi, salah satunya kaca. Kerak air ini kadang bisa susah dihilangkan, namun jangan khawatir karena ada cara jitunya.

Kerak air ini bisa terjadi apabila air yang digunakan di rumah adalah air sadah. Meskipun tidak berbahaya, air sadah yang menguap akan meninggalkan lebihan mineral yang bisa mengendap dan sulit dibersihkan.

Nah, untuk membersihkannya bisa dengan menggunakan cairan dengan pH rendah alias bersifat asam, contohnya air lemon dan cuka. Dilansir dari Southern Living, berikut ini cara membersihkan kerak air pakai lemon dan cuka.


Membersihkan Kerak Air Pakai Air Lemon

freshly squeezed lemon juice in small bowlIlustrasi lemon. Foto: Getty Images/iStockphoto/rez-art

– Ambil 1-2 lemon, potong menjadi 2
– Selanjutnya gunakan setengah lemon tersebut untuk membersihkan langsung permukaan kaca yang memiliki kerak air.
– Gosok lemon dengan gerakan memutar untuk membantu mengangkat noda
– Bilas atau lap permukaan kaca dengan air hangat dan handuk bersih

Membersihkan Kerak Air Pakai Cuka

white vinegar on wood table topIlustrasi cuka. Foto: Getty Images/iStockphoto/May Lim

– Isi botol semprot dengan air hangat dan cuka dalam perbandingan yang sama
– Semprotkan pada bagian yang terdapat kerak air dan biarkan beberapa menit, lalu semprot ulang
– Gunakan handuk kasar untuk menggosok kerak air
– Lap cairan tersebut dengan handuk bersih. Kalau bisa, bersihkan area tersebut dengan air hangat dan lap hingga kering.

Cara Mencegah Adanya Kerak Air

Penghuni rumah bisa lho mencegah terjadinya kerak air pada permukaan kaca. Dilansir dari The Spruce, berikut ini informasinya.

1. Keringkan Kaca Sepenuhnya

Setelah mandi atau jika terdapat air pada kaca, sebaiknya segera mengeringkan kaca sepenuhnya. Hal ini dilakukan agar tidak ada kerak air. Penghuni rumah juga bisa menggunakan produk anti-air agar air mengalir lebih cepat pada kaca.

2. Rutin Membersihkan Kaca

Bersihkan kaca lebih sering kalau penghuni rumah sudah tahu bahwa air di rumah merupakan air sadah. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi penumpukan yang berlebihan.

Itulah cara menghilangkan dan cara mencegahnya noda kerak air pada permukaan kaca.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Tips Pilih Kloset Duduk yang Higienis dan Sesuai Kebutuhan


Jakarta

Kloset duduk merupakan alat sanitasi yang sering digunakan oleh penghuni rumah. Untuk itu, pemilik rumah perlu memastikan kloset tersebut nyaman digunakan dan sesuai kebutuhan.

Pemilihan kloset bisa disesuaikan dengan selera penggunanya. Namun, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan ketika memilih kloset, termasuk dari segi kebersihan. Sebab, benda yang sering terpapar kotoran ini perlu rajin dibersihkan.

Lantas, bagaimana cara pilih kloset yang sesuai kebutuhan? Berikut ini penjelasannya.


Cara Pilih Kloset Duduk

Inilah langkah-langkah untuk memilih kloset duduk.

1. Desain Kloset

Head of Marketing Kohler K&B Indonesia, Maria Veronica mengatakan pemilik rumah perlu menentukan desain kloset. Beberapa jenis kloset antara lain bentuknya dua bagian, satu bagian, atau intelligence alias toilet pintar.

“Dua piece itu antara tangki dan bowl terpisah sehingga pembersihan ada sedikit ekstra di antara sambungan itu. Kalau satu piece, dia udah ngambil itu gabungan, jadi dari hal pembersihan lebih mudah,” kata Maria di Indonesia Design District, Selasa (16/9/2025).

Kemudian, eksterior kloset ada yang berlekuk maupun full skirted alias tertutup. Pemilik rumah bisa memilih bentuk kloset sesuai preferensi.

Desain berlekuk mungkin terlihat manis bagi sebagian orang tetapi perlu pembersihan ekstra. Berbeda halnya dengan eksterior tertutup mudah dibersihkan karena permukaannya datar.

Untuk dalam kloset, ada bagian samping dengan rim (tertutup) atau rimless (terbuka) atau samping terbuka atau tertutup. Maria menyebut kloset rimless lebih mudah untuk dibersihkan.

2. Teknologi Siram Kloset

Selain itu, pemilik bisa memilih kloset berdasarkan flushing technology atau cara kloset disiram. Beberapa pilihan di pasaran adalah kloset dengan penyiraman ke bawah, memutar, serta teknologi lainnya.

“Kalau misalnya di-flush, airnya cuma turun ke bawah jadi ngikutin gravitasi. Nah, itu pembersihannya enggak maksimal. Di toiletnya kita itu revolution 360 jadi dia muter,” jelasnya.

3. Pusat Pelayanan

Terakhir, Maria menganjurkan untuk memastikan produk kloset yang dipilih mempunyai pusat pelayanan.Pemilik juga perlu tahu di mana bisa mendapatkan spare part. Dengan begitu, ada pihak yang dapat dihubungi sewaktu-waktu diperlukan.

“Spare part-nya bisa available di mana, service center-nya bisa contact di mana. Itu juga penting banget,” tuturnya.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/das)



Sumber : www.detik.com

Gus Irfan Lantik 35 Pejabat BP Haji



Jakarta

Badan Penyelenggara Haji (BP Haji) baru saja melantik para pejabat di lingkungannya. Pelantikan itu dilakukan Kepala BP Haji Mochamad Irfan Yusuf alias Gus Irfan.

Pelantikan dilaksanakan di Masjid Al Ikhlas, Kantor Kementerian Agama, Jl. MH Thamrin, Jakarta Pusat. Total ada 35 pejabat yang dilantik hari ini.

“Alhamdulillah, pagi ini kita sudah melantik, mengambil sumpah beberapa pejabat Eselon II, III yang ada di Badan Penyelenggara Haji,” ujar Gus Irfan, Senin (30/12/2024).


“Walaupun belum lengkap, masih ada beberapa yang kurang nanti kita akan menyusul, termasuk nanti juga yang belum diusung juga dari Eselon I. Mudah-mudahan dalam waktu dekat segera menyusul,” lanjutnya.

Gus Irfan mengatakan, pelantikan ini dilaksanakan secara mendadak. Ia mengejar pelantikan tersebut sebelum masuk tahun baru 2025 agar bisa bekerja secara cepat dan maksimal.

“Harapan kami dengan semakin lengkapnya tim dari Badan Penyelenggara Haji ini, kita akan melangkah tahun 2025 ini nanti dengan lebih mantap, lebih jelas arah kita. Sebagai amanat dari Perpres 154, kita mendukung proses perjalanan haji tahun 2025. Sekaligus kita mempersiapkan diri untuk menjadi penyelenggara perjalanan haji tahun 2026,” kata Gus Irfan.

“Mudah-mudahan ke depannya akan semakin lancar, semakin baik. Sesuai dengan tugas dari Presiden Prabowo, kita diminta menyelenggarakan haji dengan aman, dengan nyaman dan penuh tanggung jawab,” tukasnya.

(hnh/kri)



Sumber : www.detik.com