Tag: alirkan

  • Wastafel Bau? Ini Cara Cepat Mengatasinya!



    Jakarta

    Pertimbangkan saluran pembuangan sejenak, karena terkadang kita menganggap saluran pembuangan sebagai hal yang biasa. Instalasi saluran pembuangan tidak cuma memperhitungkan gravitasi, vakum, dan kemiringan, tapi juga tentang harus memperhitungkan keselamatan, seperti paparan manusia terhadap agen biologis.

    Namun tidak perlu khawatir, simak tips berikut ini untuk menyingkirkan bau tak sedap dari saluran pembuangan itu.

    Penyebab Saluran Berbau

    Melansir Home Made Simple, terkadang bau yang dihasilkan saluran air bersumber dari berbagai macam hal, mulai dari partikel makanan dan kotoran lain yang tersangkut di tempat yang tidak seharusnya.


    Penumpukan makanan di wastafel dapur dapat menimbulkan tumbuhnya jamur dan bakteri, yang akan memperparah bau tak sedap di wastafel. Saluran pembuangan yang tidak pernah digunakan juga bisa menyebabkan bau tak sedap ketika air di dalamnya terperangkap dan menguap seiring berjalannya waktu.

    Hindari juga membuang lemak daging atau minyak ke wastafel, karena keduanya dapat membeku di dalam pipa dan akan membusuk di sana, dan ini menyebabkan bau yang tak sedap.

    Bahkan, terkadang kita membuang sampah dari sisa-sisa makanan ke wastafel. Hal ini boleh dilakukan namun, sesekali perlu dibersihkan dengan sikat gigi.

    Kamar mandi juga merupakan penyebab terjadinya bau pada saluran karena penyumbatan yang terjadi, kotoran seperti rambut dan buih sabun juga dengan nyaman masuk ke saluran pembuangan, saling menempel dan akhirnya mengeras menjadi zat yang tidak hanya membuat saluran tersumbat, tetapi kemungkinan terdapat bau aneh pada saluran.

    Perlengkapan yang Dibutuhkan

    Alat untuk membersihkan saluran air yang berbau sangat sering dijumpai di rumah. Kamu bisa menggunakan sabun cuci piring yang lembut namun kuat, bisa juga kamu memakai penyedot debu untuk dapur atau kamar mandi, dan yang terakhir pakai spons atau penggosok untuk pembersihan.

    Memperbaiki Wastafel Dapur yang Bau

    Gunakan sumbat wastafel, rendam wastafel menggunakan air yang sangat panas dengan sabun cuci piring. Setelah direndam, bilas dengan benar bagian yang telah direndam tadi dan area sekitarnya agar bersih secara keseluruhan.

    Buang semua kotoran yang terlihat. Jika kamu merasa ada sesuatu yang kurang, kamu bisa menggunakan sikat gigi bekas untuk sudut dan setiap celah-celah kecil.

    Jika bau masih tercium, pakailah pembersih untuk menyelesaikan masalah dengan cepat, tetapi beberapa tukang ledeng mengingatkan agar tidak memakai pembersih kimia keras, karena dapat merusak pada pipa dan menimbulkan masalah yang lebih besar.

    Periksa kembali, apakah masih ada partikel makanan atau kotoran yang tersangkut di saluran pembuangan, lalu singkirkan. Alirkan dan tuangkan air yang panas dengan ketel teh sampai mendidih ke dalam saluran pembuangan secara perlahan guna membuat penyumbatan menjadi lunak.

    Jika saluran pembuangan masih berbau, kamu bisa menggunakan kulit jeruk ke dalam saluran dengan ditambah es batu di dalamnya, guna membantu menghilangkan bongkahan makanan yang tersisa dan menempel pada bilah.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Cukur Kumis di Kamar Mandi Sebelum Baca Ini!



    Jakarta

    Mencukur kumis dan janggut merupakan rutinitas yang dilakukan seorang pria. Biasanya, kegiatan ini dilakukan di wastafel dan kamar mandi. Jika itu jadi kebiasaan wajib baca artikel ini.

    Mencukur kumis dan janggut di kamar mandi atau wastafel tidak apa dilakukan asal melakukan langkah lanjutan. Sebab jika tidak saluran air bisa tersumbat sisa-sisa bulu dan rambut yang terbuang.

    Berikut tips agar mencukur kumis dan janggut tak menimbulkan masalah seperti dikutip dari modernbathroom.


    1. Gunakan mangkuk

    Jangan langsung membilas pisau cukur yang kamu pakai dengan air mengalir. Gunakan mangkuk berisi air dan cuci pisau cukur itu di dalam mangkuk tersebut. Bila tak ada mangkuk, kamu bisa menggunakan gelas. Mangkuk bisa memisahkan buih busa dan bulu-bulu sisa cukuran. Setelah itu, baru buang dengan menggunakan air mengalir secara perlahan. Tapi jangan lupa untuk menarik penutup saluran air agar tidak menggenang.

    2. Alirkan air panas

    Selalu alirkan air panas setelah mencukur. Air panas bisa membantu menyiram pipa lebih baik dibandingkan dengan air dengan suhu biasa.

    3. Pakai baking soda dan cuka

    Bersihkan saluran pembuangan dengan soda kue atau baking soda dan cuka. Lakukan ini setiap satu atau dua bulan sekali, atau setiap pipa saluran air tersumbat. Ini adalah cara alami yang bisa dilakukan sendiri tanpa harus memanggil tukang ledeng.

    Caranya: Tuangkan setengah cangkir baking soda ke saluran pembuangan, diikuti dengan secangkir cuka putih, lalu tunggu 10 menit. Kemudian alirkan air panas untuk menyiram campuran di saluran pembuangan. Pelarut alami ini dapat membantu menghilangkan penumpukan di dalam pipa.

    4. Cukur saat wastafel kering

    Saat mencukur, mulailah dengan wastafel kering. Dengan begini, kamu bisa membuat rambut atau cukuran langsung ke tempat sampah sebelum rambut tersebut masuk ek saluran air. Membuang sisa rambut itu akan lebih mudah saat dalam keadaan kering. Atau, lapisi wastafel dengan handuk atau tisu, agar mudah dibuang ke tempat sampah.

    Bila kamu rutin mencukur, coba tips mencukur tersebut agar wastafel tidak tersumbat!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Bau Bangkai Tikus di Rumah? Ini Cara Cepat Menghilangkannya!



    Jakarta

    Tikus adalah salah satu hewan pengerat yang kerap bikin resah penghuni rumah. Selain merusak makanan dan perabotan, tikus juga bisa menjadi sumber penyakit karena habitatnya yang kotor dan jorok.

    Yang lebih menjengkelkan, tikus terkadang bisa mati tanpa diketahui. Akibatnya, pemilik rumah baru sadar saat mencium bau bangkai yang menyengat. Jika tidak segera ditangani, bau tersebut bisa menyebar ke seluruh ruangan dan sangat mengganggu kenyamanan.

    Dilansir dari Apartment Therapy, berikut ini langkah-langkah menghilangkan bau bangkai tikus yang bisa kamu coba di rumah:


    1. Temukan dan Buang Bangkainya

    Langkah pertama yang harus dilakukan adalah melacak sumber bau. Biasanya, bangkai tikus tersembunyi di balik lemari, langit-langit, atau sudut-sudut gelap rumah.

    Saat menemukannya, gunakan sarung tangan dan masker untuk mengambil bangkai. Masukkan bangkai ke kantong plastik, lalu lapisi lagi dengan kantong lain (2-3 lapis). Buang bangkai tersebut di tempat sampah luar ruangan.

    2. Bersihkan Area Bekas Bangkai

    Setelah bangkai dibuang, area tempat ditemukannya perlu didisinfeksi. Campurkan larutan pemutih dan air, lalu semprotkan pada area tersebut. Diamkan selama 10 menit, kemudian lap bersih menggunakan tisu atau kain.

    Tujuannya agar bakteri dan virus yang mungkin terbawa oleh tikus benar-benar hilang.

    3. Netralisir Bau Secara Alami

    Untuk menghilangkan sisa bau, kamu bisa taburkan soda kue atau bubuk kopi di area tersebut. Kedua bahan ini efektif menyerap bau tak sedap.

    Alternatif lain, kamu bisa membuat semprotan dari campuran air dan cuka, lalu semprotkan ke udara atau area yang bau.

    4. Alirkan Udara Segar

    Buka jendela dan nyalakan kipas angin agar udara segar mengalir ke dalam rumah. Ini bisa membantu menghilangkan bau bangkai lebih cepat dan membuat sirkulasi udara kembali normal.

    Menghilangkan bau bangkai tikus tidak cukup hanya dengan membuangnya. Diperlukan pembersihan menyeluruh dan netralisasi bau agar rumah kembali nyaman dan sehat.

    Kalau kamu sedang mencium bau aneh di rumah dan tidak tahu sumbernya, bisa jadi itu bangkai tikus yang tersembunyi. Segera cari dan bersihkan sebelum baunya menyebar lebih parah.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Tercium Bau Bangkai Tikus di Rumah? Begini Cara Atasinya


    Jakarta

    Bangkai tikus mati sering ditemukan di rumah. Biasanya hewan pengerat itu mati karena terlindas kendaraan, dimakan binatang lain, atau memakan perangkat yang dipasang manusia. Bangkai ini berbau tidak sedap seperti bau daging busuk dan cukup tajam jika lokasi bangkai cukup dekat.

    Bau bangkai tikus jangan dianggap sepele. Dilansir dari HVAC, bau dari bangkai tikus bisa menyebabkan sakit kepala, mual, reaksi alergi, hingga masalah saluran pernapasan.

    Dilansir Apartment Therapy, berikut cara menghilangkan bau bangkai tikus.


    1. Temukan dan Buang Bangkainya

    Biasanya bau bangkai tikus yang cukup menyengat menandakan lokasinya cukup dekat dari bau tempat kita mencium bau tersebut. Kebanyakan bangkai tikus ditemukan di jalan karena tikus sering keluar menyeberang di jalanan dan tak sengaja terlindas mobil. Jika seperti ini cara menemukannya cukup mudah.

    Lokasi yang sulit adalah apabila bau tikus tercium jelas di dalam rumah, tetapi wujudnya tidak ada. Khawatirnya tikus tersebut mati di atap, saluran pembuangan atau ventilasi udara. Jika sudah begini, cari area yang bisa dibuka untuk mengecek. Jika sulit untuk dicek, bisa memanggil tenaga ahli agar penanganannya lebih cepat.

    Saat menemukannya, jangan lupa menggunakan sarung tangan dan masker. Masukkan bangkai ke kantong plastik, lalu lapisi lagi dengan kantong (2-3 lapis). Buang bangkai tersebut ke tempat sampah di luar rumah.

    2. Bersihkan Area Bekas Bangkai

    Setelah bangkai diangkat, area bekas tikus mati perlu didisinfeksi. Isi disinfektan tersebut adalah campuran larutan pemutih dan air. Lalu, semprotkan pada area tersebut. Diamkan selama 10 menit, kemudian bilas dengan air bersih atau menggunakan lap bersih yang sekali pakai. Tujuannya agar bakteri dan virus yang mungkin terbawa oleh tikus benar-benar hilang.

    3. Netralisir Bau Secara Alami

    Bau bekas bangkai tikus biasanya tidak akan langsung hilang setelah dibersihkan. Ada cara jitu agar baunya bisa langsung hilang, yakni menaburkan soda kue atau bubuk kopi di area tersebut setelah diberikan disinfektan. Kedua bahan ini efektif menyerap bau tak sedap. Alternatif lain, buat cairan dari campuran air dan cuka, lalu semprotkan ke udara atau area yang bau.

    4. Alirkan Udara Segar

    Hal penting lainnya adalah jangan lupa membuka jendela dan ventilasi yang ada di rumah agar bau bangkai tikus bisa hilang karena udara segar masuk ke dalam rumah.

    Itulah cara menghilangkan bau bangkai tikus. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Buang Minyak ke Wastafel! Pipa Rumah Bisa Mampet dan Bau Satu Rumah



    Jakarta

    Wastafel dapur kerap kali menjadi tempat sampah darurat untuk sisa makanan. Kebiasaan itu sebenarnya tidak bagus untuk kesehatan saluran pipa pembuangan dan dapat memicu berbagai masalah. Salah satu kesalahan paling umum adalah menuangkan minyak ataupun lemak bekas masak ke saluran air.

    Dilansir dari The Spruce, Senin (24/11/2025), ahli plumbing menyepakati bahwa minyak goreng dan lemak sisa makanan adalah musuh utama saluran pembuangan. Saat masih panas, minyak memang tampak cair dan mudah dialirkan dengan aman. Namun setelah mendingin, bentuknya dapat berubah menjadi padat dan menyerupai gel yang lengket.

    Patrick Fee, co-owner Mr. Drain Plumbing, menjelaskan bahwa minyak yang masuk ke pipa akan mengendap di bagian bawah. Selanjutnya minyak akan mengeras, berubah padat, dan menyebarkan bau tak sedap.


    “Minyak itu mendingin, lalu meninggalkan jejak lengket,” ujar Patrick Fee, dikutip melalui the Spruce, Senin (17/11/2025).
    Dalam jangka panjang, endapan minyak akan membentuk sumbatan besar yang tidak hanya mempengaruhi wastafel. Masalah ini juga dapat mengganggu dishwasher (saluran pipa bawah wastafel) serta plumbing kamar mandi.

    Jika ingin menjaga saluran air tetap sehat, lakukan cara pembuangan minyak yang tepat. Dinginkan minyak dan simpan dalam plastik yang diikat erat, lalu buang ke tempat sampah. Pastikan sisa minyak di wajan juga dilap dengan tisu sebelum dicuci.

    Jika tanpa sengaja menuangkan minyak bekas ke wastafel dan saluran pembuangan, jangan panik. Ada cara sederhana untuk mencegah minyak berubah menjadi padat dan menyumbat pipa.

    • Alirkan kran air di wastafel atau saluran pembuangan selama 10-15 detik, lalu siram kembali saluran pembuangan menggunakan air panas.
    • Tambahkan sabun pencuci piring ke dalam drain.
    • Bilas kembali dengan air panas untuk membantu minyak tetap cair.
    • Jika aliran mulai melambat atau muncul tanda sumbatan, segera hubungi teknisi plumbing profesional.

    Patrick Fee mengingatkan bahwa bagian bawah tanah jauh lebih dingin. Karena itulah minyak akan cepat mengeras jika tidak dibantu dengan siraman air panas.

    Selain membuat saluran tersumbat, minyak bekas yang dibuang ke wastafel juga dapat menimbulkan bau tidak sedap karena sisa makanan yang menempel pada minyak akan membusuk di dalam pipa. Bau ini kemudian dapat menyebar dan keluar dari berbagai saluran pembuangan di rumah.

    Minyak bisa menempel di dinding pipa dan tidak mudah larut. Lapisan minyak ini akan menangkap sisa makanan kecil yang ikut terbawa air, lalu menumpuk dan membusuk di dalam pipa. Proses pembusukan inilah yang memicu bau tidak sedap naik kembali ke wastafel. Minyak yang mengeras dapat memperlambat aliran air, sehingga kotoran semakin mudah tersangkut dan mengendap. Semakin banyak endapan, semakin kuat bau yang muncul dari saluran pembuangan.

    Selain minyak, terdapat juga beberapa bahan dapur yang tidak boleh dibuang ke wastafel. Beberapa bahan ini berpotensi membuat pipa tersumbat jika dibuang ke saluran air.

    Nasi

    Nasi akan mengembang saat terkena air dan dapat menyebabkan sumbatan dalam hitungan jam. Kondisi ini membuat saluran cepat penuh dan aliran air terganggu.

    Ampas Kopi

    Ampas kopi bersifat seperti pasir yang mengendap di dasar pipa. Endapan ini akan menumpuk dari waktu ke waktu dan memicu sumbatan.

    Sisa Mie

    Sisa mie rentan terlilit pada bilah garbage disposal (alat penghancur sisa makanan di bawah wastafel dapur). Jika terus menumpuk, bilah bisa macet dan saluran ikut tersumbat.

    Kulit Buah

    Kulit buah seperti apel atau jeruk mudah menempel pada dinding pipa. Penumpukan kulit buah dapat menghambat aliran air dan menyebabkan saluran mampet.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com