Tag: aloe vera

  • Nggak Usah Takut, 3 Tanaman Hias Ini Aman Ditaruh di Kamar Tidur


    Jakarta

    Tanaman hias bisa menjadi dekorasi kamar tidur supaya suasana terasa lebih asri dan menyatu dengan alam. Akan tetapi, masih banyak orang yang ragu untuk menyimpan tanaman hidup di dalam kamar karena dianggap berbahaya untuk kesehatan.

    Memang tanaman menghasilkan karbon dioksida (CO2) pada malam hari, sehingga dapat terhirup waktu tidur. Hal ini yang membuat orang-orang enggan menaruh tanaman hias di dalam kamar.

    Mengutip dari Leaf Envy, Jumat (28/6/2024), tanaman menyerap karbon dioksida dan melepaskan oksigen melalui fotosintesis pada siang hari. Namun, pada malam hari, mereka mengganti cara bernafas dengan mengambil oksigen dan melepaskan karbon dioksida, serupa seperti yang dilakukan manusia.


    Jadi, punya tanaman hidup di kamar tidur itu berbahaya? Eitss, ternyata nggak juga. Karena ternyata jumlah karbon dioksida yang dilepaskan oleh tanaman di malam hari itu dalam jumlah sedikit. Alhasil, tidak ada dampak signifikan pada kadar oksigen kamar tidur kamu.

    Namun, perlu dicatat ada beberapa jenis tanaman yang terus melepaskan oksigen bahkan pada malam hari. Jadi, kamu nggak semua jenis tanaman yang bisa ditaruh di kamar tidur.

    Lalu, tanaman apa saja yang boleh?

    Tanaman Hias yang Cocok buat Kamar Tidur

    Tidak semua tanaman diciptakan sama dalam hal kesesuaiannya untuk kamar tidur Anda. Beberapa lebih cocok daripada yang lain karena karakteristik unik mereka.

    Lidah buaya: Aloe Vera juga melepaskan oksigen di malam hari dan telah digadang sebagai kualitas pemurni udara alami.

    Lavender: Lavender tidak menghasilkan oksigen di malam hari seperti Aloe Vera, tetapi aromanya dapat membantu meningkatkan tidur dan mengurangi tingkat kecemasan.

    Lidah Mertua: Selain ideal untuk dijadikan dekorasi untuk kamar tidur, tanaman satu ini juga membuat udara ruangan menjadi lebih segar dan sehat.

    Jadi, bagaimana detikers masih masih takut buat taruh tanaman di kamar tidur ?

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Tanaman Hias yang Cocok untuk Kamar Tidur dan Manfaatnya


    Jakarta

    Sekarang tengah marak dekorasi kamar dengan tanaman di dalamnya. Tanaman ini bukan tanaman hias yang berbunga, melainkan tanaman hijau yang bisa menambah kesan adem di kamar.

    Namun, kamu perlu mengetahui tidak semua tanaman bisa diletakkan di dalam ruangan. Sebab, karbon dioksida (CO2) yang dihasilkan tanaman pada malam hari, bisa terhirup oleh kamu saat tidur. Sementara manusia hanya memerlukan oksigen.

    Mengutip dari Leaf Envy, Selasa (16/7/2024), ada beberapa tanaman yang dapat menyerap karbon dioksida dan melepaskan oksigen melalui fotosintesis. Meskipun begitu, tidak semua tanaman berbahaya, ada pula tanaman yang tetap aman diletakkan di dalam ruangan seperti di kamar. Sebab, jumlah karbon dioksida yang dilepaskan oleh tanaman di malam hari itu dalam jumlah sedikit. Alhasil, tidak ada dampak signifikan pada kadar oksigen kamar tidur kamu.


    Tanaman yang Bisa Diletakkan di Kamar

    1. Lidah buaya

    Lidah buaya atau aloe vera kerap digunakan sebagai tanaman obat karena kaya manfaat. Ternyata tanaman ini boleh diletakkan di ruangan seperti kamar karena melepaskan oksigen di malam hari dan disebut sebagai kualitas pemurni udara alami.

    2. Lavender

    Nama tanaman satu ini sudah tidak asing karena banyak pengharum ruangan memakai wewangian dari bunga ini. Ternyata tanaman lavender yang asli bisa diletakkan di dalam ruangan karena dia meninggalkan aroma yang dapat membantu meningkatkan tidur dan mengurangi tingkat kecemasan.

    3. Lidah Mertua

    Bentuknya mirip dengan lidah buaya, tetapi tanaman ini berbeda. Tanaman jenis ini bisa membuat udara dalam ruangan menjadi lebih segar dan sehat.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Punya Banyak Manfaat, 5 Tanaman Hias Ini Cocok Diletakkan di Kamar Mandi


    Jakarta

    Bukan hanya di halaman rumah, tanaman hias juga ada yang bisa diletakkan di kamar mandi. Fungsinya bukan hanya sebagai filter udara dan menyedot kelembapan, melainkan bisa pula mempercantik tampilan kamar mandi.

    Perlu kamu ketahui, tidak semua tanaman bisa diletakkan di kamar mandi, terutama tipe tanaman yang membutuhkan sinar matahari langsung dan memiliki akar yang besar.

    Dilansir The Spruce, berikut beberapa tanaman yang bisa tumbuh dan diletakkan di kamar mandi.


    1. Sirih Gading

    selective focus of golden pothos tree in the glass vase for decorate house or cafe.selective focus of golden pothos tree in the glass vase. Foto: Getty Images/iStockphoto/Koonsiri Boonnak

    Sirih gading atau pothos adalah tanaman yang bisa tumbuh tanpa tanah. Tanaman ini bisa tumbuh di dalam ruangan yang minim cahaya matahari. Perawatannya yang sederhana cocok untuk diletakkan di kamar mandi.

    Bahkan kamar mandi yang lembap, tanaman ini bisa tumbuh asalkan kamu rajin untuk mengganti air dan memotong batang paling bawah setiap minggu.

    Perlu diingat, sirih gading merupakan tanaman rambat, kamu bisa meletakkannya di dinding kemudian membuat media rambatan. Kamu tidak perlu membeli banyak tanaman, sirih gading yang tumbuh subur bisa merambat lebat.

    2. Lidah Mertua

    Cozy home interior decor, Sansevieria (snake plant) in ceramic pots on a white table on the background of a bed with decorative pillows, modern design on a sunny daySansevieria (snake plant) in ceramic pots Foto: Getty Images/iStockphoto/Inna Luzan

    Lidah mertua merupakan tanaman yang kerap dijumpai di Indonesia. Tanaman ini memiliki sejuta manfaat, salah satunya bisa sebagai filter udara kotor dan kelembapan pada suatu ruangan. Lidah mertua juga bisa hidup di tempat yang terang maupun minim cahaya. Kamu hanya perlu menyiramnya saat tanahnya mengering.

    3. Spider Plant

    cat playing in spider plantcat playing in spider plant Foto: Getty Images/iStockphoto/kodachrome25

    Satu lagi tanaman yang sering ditemukan di Indonesia, yakni spider plant. Tanaman ini memiliki bentuk daun yang panjang dan pipih. Semakin besar, jumlah daunnya akan semakin banyak dan menunduk.

    Selain tampilannya yang menarik, spider plant dikenal sebagai tanaman ‘tahan banting’ alias bisa tumbuh di lingkungan apapun, salah satunya kamar mandi. Spider plant mampu tumbuh di tempat dengan kelembaban tinggi dan di tempat minim cahaya.

    Pastikan kamu menggunakan pot dengan drainase yang baik agar udara juga bisa masuk ke dalam akar. Kamu cukup menyiramnya ketika tanahnya sudah mengering, mungkin seminggu atau dua minggu sekali.

    4. Peace Lily

    Peace Lily in white flower pot on wood with black background. spathiphyllum houseplant for Valentines DayPeace Lily in white flower pot on wood with black background. Foto: Dok. Istock

    Jika kamu ingin kamar mandi ditemani dengan tanaman yang memiliki bunga, kamu bisa membeli tanaman peace lily. Tanaman satu ini memiliki beberapa bunga lancip yang warnanya kontras dengan daunnya. Meskipun terkadang tidak tumbuh, tetapi sekalinya bunga peace lily muncul tampilannya akan berkali-kali lipat indahnya. Untuk perawatannya, kamu cukup menyiramnya setiap minggu dan memberi pupuk sekitar bulan April-Agustus.

    Peace lily bisa diletakkan di kamar mandi. Tanaman ini bisa hidup di tempat dengan tingkat kelembaban yang tinggi dan minim cahaya, sangat cocok untuk diletakkan di kamar mandi.

    5. Aloe Vera

    Aloe Vera plant in a pot in a tiled bathroom with copy space to the rightAloe Vera plant in a pot in a tiled bathroom with copy space to the right Foto: Getty Images/iStockphoto/Peter Carruthers

    Tanaman ajaib berikutnya pasti kamu sudah tidak asing. Betul, tanaman ini bernama aloe vera atau lidah buaya. Selain bagus untuk perawatan diri dan obat, aloe vera cocok diletakkan di kamar mandi. Perawatannya pun mudah tidak harus sering disiram atau diberi pupuk.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 10 Tanaman yang Dipercaya Bisa Bawa Keberuntungan, Cocok buat di Rumah


    Jakarta

    Tanaman di rumah tidak hanya menambah estetika maupun menciptakan suasana yang asri saja. Ada beberapa tanaman yang dianggap bisa membawa keberuntungan menurut Feng Shui.

    Dalam konsep Feng Shui beberapa tanaman dipercaya dapat membawa energi positif di dalam rumah. Tanaman melambangkan salah satu elemen dasar Feng Shui yakni kayu. Elemen kayu kerap diartikan sebagai sesuatu yang bertumbuh, fleksibel, tahan banting, dan menyembuhkan.

    Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini merupakan tanaman yang dipercaya bisa membawa keberuntungan menurut Feng Shui.


    1. Peace Lily

    Evergreen plant spathiphyllum. White flowers and green leavespeace lily. Foto: Getty Images/iStockphoto/IKvyatkovskaya

    Melansir Homes and Gardens, peace lily dikenal dapat menjaga energi rumah tetap positif dan ceria. Lokasi yang tepat untuk menempatkan tanaman ini adalah jendela rumah yang memiliki sirkulasi udara yang baik.

    2. Aloe Vera

    an aloe vera plantaloe vera plant Foto: iStock

    Selain bagus untuk wajah dan rambut, aloe vera juga dipercaya dapat menangkal nasib dan energi buruk serta menciptakan positif untuk rumah tersebut. Lokasi yang tepat untuk meletakkan tanaman ini adalah di dekat pintu.

    3. Anthurium

    Tanaman Hias Anthurium Magnificum HybridTanaman Hias Anthurium Foto: Dokumentasi Pribadi HaiBunda

    Tanaman berdaun lebar ini dapat menyerap energi baik. Lokasi yang tepat untuk meletakkan Anthurium clarinervium adalah kamar mandi dan dapur.

    4. Philodendron

    house plant heart leaf Philodendron vine in white potPhilodendron. Foto: Getty Images/iStockphoto/Premyuda Yospim

    Dalam konsep Feng Shui tanaman ini dapat meningkatkan energi positif. Philodendron cocok diletakkan di ruangan kerja.

    6. Lidah Mertua

    Decorative sansevieria plant on wooden table in living room. Sansevieria trifasciata Prain in gray ceramic pot.Lidah mertua. Foto: Getty Images/iStockphoto/Tharakorn

    Lidah mertua merupakan salah satu tanaman yang mudah ditemukan di Indonesia. Tanaman ini dipercaya menawarkan rasa perlindungan menurut Rana Kashiwabara.

    Penempatan terbaik untuk lidah mertua adalah di kedua sisi pintu depan untuk menciptakan ‘pintu gerbang’ guna meningkatkan aliran positif Chi ke dalam rumah. Selain itu, isa juga diletakkan di kamar tidur untuk melindungi dari hal-hal buruk dan menjaga ketenangan pikiran.

    6. Sirih Gading

    Indoor Golden pothos houseplant next to a watering can in a beautifully designed home interior.pothos. Foto: Getty Images/iStockphoto/Grumpy Cow Studios

    Tanaman hias sirih gading atau photos dipercaya dapat memperlancar rezeki dan menenangkan hati. Penempatan yang baik menurut Feng Shui adalah di dekat jendela ruang tamu.

    7. Tanaman Bird of Paradise atau Strelitzia Nicolai

    Blooming Bird of Paradise Plant (Strelitzia reginae)Blooming Bird of Paradise Plant (Strelitzia reginae) Foto: Getty Images/iStockphoto/LindasPhotography

    Dalam konsep Feng Shui, tanaman Bird of Paradise atau Strelitzia nicolai dipercaya mendorong energi positif. Tanaman ini bisa diletakkan di dekat jendela atau area yang memudahkan Bird of Paradise atau Strelitzia Nicolai mendapatan sinar matahari.

    8. Pachira atau Money Plant

    Pachira Aquatica - Guiana Chestnut from Central and South America, commonly sold as a Money plant. Foto: Getty Images/iStockphoto/LindasPhotography

    Seperti Namanya, pachira atau money plant dipercaya dapat menarik rezeki berlimpah dan nasib baik, kata pakar berkebun Bloomscape, Lindsay Pangborn. Tanaman ini dapat tumbuh baik pada lokasi yang pencahayaan bagus.

    9. Bunga Peony

    Summer moodBunga peony. Foto: Getty Images/Eva-Katalin

    Menurut Feng Shui, bunga peony melambangkan cinta, kemakmuran, dan keindahan. Konon, bunga peony berwarna pink cerah atau merah mampu mendatangkan keberuntungan besar.

    Mengutip Garden Design, peony tidak membutuhkan air yang banyak. Siram bunga peony setiap minggu di musim panas dan saat bunga peony mekar. Ketika sedang dorman, peony tidak perlu disiram.

    Rubber Plant

    Peperomia raindrop plant stand on concrete wall background. Home gardening. Banner with copy space.Rubber plant. Foto: Getty Images/iStockphoto/Anna Ostanina

    Ciri khas tanaman ini adalah daunnya yang gelap, lebar, dan mengilap. Daunnya melambangkan kebahagiaan dan kekayaan yang melimpah.

    Mengutip Bloombox Club, rubber plant sangat mudah dirawat. Tanaman ini tidak membutuhkan banyak air, tidak memerlukan pupuk, dan bisa beradaptasi dengan kondisi cahaya di sekitar. Jadi, rubber plant cocok untuk detikers yang belum pernah merawat tanaman.

    Itulah beberapa tanaman yang dipercaya bisa mendatangkan keberuntungan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Tanaman Ini Cocok untuk Kamar Mandi, Bikin Asri dan Rileks


    Jakarta

    Menanam tanaman hias di kamar mandi memiliki sejumlah manfaat. Selain terlihat asri dan hijau, adanya tanaman hias juga membantu pikiran lebih rileks.

    Namun, tak semua tanaman hias bisa ditaruh di kamar mandi. Sebab, ada beberapa tanaman yang tidak cocok jika ditanam di dalam ruangan.

    Penasaran, apa saja tanaman hias yang cocok diletakkan di kamar mandi? Simak pembahasannya dalam artikel ini.


    Tanaman Hias yang Cocok di Kamar Mandi

    Ada beberapa tanaman hias yang bisa kamu letakkan di kamar mandi. Dilansir situs Gardeners World, Senin (12/5/2025) berikut rekomendasi tanaman hias untuk kamar mandi:

    1. Lidah Mertua

    ilustrasi lidah mertuaFoto: Getty Images/iStockphoto/Ashley-Belle Burns

    Pilihan yang pertama ada lidah mertua. Tanaman ini dapat hidup di tempat yang terang atau minim cahaya matahari. Cara merawatnya pun juga tidak sulit, cukup disiram ketika tanahnya sudah mulai mengering.

    2. Spider Plant

    cat playing in spider plantFoto: Getty Images/iStockphoto/kodachrome25

    Spider plant jadi salah satu tanaman yang banyak dipilih karena bisa tumbuh di lingkungan apa pun, salah satunya di kamar mandi. Bahkan, spider plant dapat hidup di tempat dengan kelembapan tinggi serta tempat yang minim cahaya matahari.

    Sebagai pengingat, pastikan pilih pot dengan drainase yang baik agar udara dapat masuk ke akar tanaman. Spider plant cukup disiram ketika tanahnya sudah mengering, mungkin sekitar 1-2 minggu sekali.

    3. Pakis Boston

    Studio photo shoot of a Nephrolepis exaltata Foto: iStock

    Pakis boston merupakan tanaman hias yang dapat tumbuh subur di tempat yang minim cahaya matahari. Tanaman ini juga memiliki tingkat kelembapan yang baik, sehingga cocok diletakkan di kamar mandi. Agar pakis boston tetap segar dan hijau, sebaiknya disiram secara teratur.

    4. Philodendron

    Rekomendasi tanaman hias berikutnya adalah philodendron. Dari sekian banyak jenisnya, philodendron xanadu bisa dipilih sebagai tanaman hias di kamar mandi.

    Philodendron jenis ini dapat tumbuh di tempat yang minim cahaya dan ruangan gelap. Bila perlu jangan diletakkan di area terbuka yang langsung terpapar sinar matahari karena daunnya bisa layu.

    5. Telinga Gajah

    Tanaman ini punya keunikan tersendiri karena daunnya yang lembut dan berbentuk seperti hati. Disebut telinga gajah karena daunnya memang berukuran lebar.

    Telinga gajah membutuhkan tanah yang lembap dan tingkat kelembapan tinggi agar bisa tumbuh subur. Maka dari itu, tanaman ini cocok jika ditempatkan di kamar mandi yang hangat dan beruap.

    6. Lidah Buaya

    Tanaman aloe vera atau lidah buayaFoto: Getty Images/iStockphoto/OlgaMiltsova

    Lidah buaya atau aloe vera bisa menjadi opsi menarik sebagai tanaman hias di kamar mandi. Tanaman ini tidak membutuhkan banyak air sehingga bisa disiram sesekali saja. Tanaman ini juga dapat tumbuh subur di bawah sinar matahari langsung.

    7. Pakis Sarang Burung

    Tertarik meletakkan tanaman hias berukuran kecil di kamar mandi? Kamu bisa menanam pakis sarang burung. Tanaman ini punya ciri khas tersendiri karena bentuk daunnya yang keriting.

    Pakis sarang burung dapat tumbuh di tempat yang agak teduh pada suhu berapa pun. Namun, tanaman ini membutuhkan tingkat kelembapan yang tinggi.

    Demikian tujuh tanaman hias yang cocok ditanam di kamar mandi. Tertarik dengan tanaman yang mana?

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Nggak Perlu Selalu Disiram, 5 Tanaman Ini Bisa Tumbuh di Kondisi Kering


    Jakarta

    Menanam tanaman bisa memberikan kesan rumah asri apalagi ketika cuaca sedang panas. Tanaman biasanya tumbuh membutuhkan sinar matahari secara langsung dan ada yang tidak.

    Tanaman yang tak kuat menahan sinar matahari bisa layu dan tidak tumbuh karena mengalami kekeringan. Meski begitu, ada beberapa yang bisa bertahan hidup ketika cuaca sedang panas. Salah satunya adalah aloe vera alias lidah buaya.

    Tanaman yang kaya akan manfaat dan banyak ditemukan di Indonesia ini bisa tetap hidup di kondisi yang kering dan cuaca panas. Tanaman ini disebut bisa tumbuh lebih baik di tanah yang berpasir yang meniru lingkungan gurun tempat asalnya.


    Selain itu, masih ada beberapa tanaman yang tanah cuaca panas. Dilansir dari Real Simple, berikut ini informasinya.

    1. Lavender

    Lavender.Lavender. Foto: Mohammed Harith Khalil/Wikimedia Commons

    Tanaman cantik berwarna ungu ini memiliki wangi yang menenangkan. Tak heran, terkadang tanaman ini ditemukan di rumah. Ternyata lavender juga bisa bertahan hidup di lingkungan yang panas.

    “Lavender adalah tanaman yang menyukai sinar matahari penuh dan tanah yang dikeringkan dengan baik,” kata ahli perkebunan dan pelatih dibalik The Birch Arbor Gardens, Arianna Lappinin, dikutip dari Real Simple.

    2. Rosemary

    Tanaman herbal rosemaryTanaman rosemary Foto: Getty Images/iStockphoto/belchonock

    Tanaman yang kerap digunakan sebagai bumbu masakan ini juga bisa bertahan di kondisi cuaca panas. Jika pemilik rumah tinggal di tempat dengan iklim panas, rosemary tetap bisa tumbuh dengan baik sepanjang tahun.

    “Tumbuhan ini menyukai sinar matahari dan dapat bertahan hidup dalam kondisi kering,” kata Lambton.

    3. Bugenvil

    Herianto (35) merupakan warga Desa Karang Bendo, Kecamatan Tekung, Lumajang. Ia membudidayakan bunga bugenvil hingga meraup untung Rp 15 juta per bulan.Bugenvil. Foto: Nur Hadi Wicaksono/detikcom

    Tanaman yang memiliki aneka warna ini bisa tumbuh setinggi 20 kaki dan lebar 40 kaki. Selain mempercantik taman rumah, bugenvil ini juga ‘tahan banting’ alias bisa bertahan hidup di lingkungan kering.

    “(Bugenvil) terkenal karena mekar lebih banyak saat kondisi kering, ini adalah pemandangan yang memukau di lanskap,” ujar director of design untuk Tilly, Kate Singleton.

    4. Bunga Terompet

    Yellow angel trumpet flower. The yellow flower that adorns the streets. Tropical flowers.Bunga terompet. Foto: Getty Images/iStockphoto/Photographer and graphic artist

    Tumbuhan ini memiliki warna yang indah ini bisa mempercantik taman rumah. Bunga terompet juga bisa mekar sempurna walau dalam lingkungan yang kering.

    5. Marigold

    Orange marigold flowers.Please see more similar pictures of my Portfolio.Thank you!Marigold. Foto: Getty Images/schnuddel

    Marigold menjadi salah satu tanaman favorit pemilik rumah karena bisa mengusir hama. Selain itu, warnanya yang cerah juga bisa membuat taman terasa lebih ‘hidup’.

    Tanaman tahan panas yang satu ini perlu disiram secara teratur pada awal musim, tetapi bisa tahan terhadap lingkungan kering.

    Itulah beberapa tanaman yang tahan cuaca panas. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Manfaat Menanam Lidah Buaya di Rumah dan Cara Merawatnya, Simpel!


    Jakarta

    Lidah buaya merupakan salah satu tanaman hias yang banyak dikoleksi di rumah. Sebab, tanaman ini memiliki sejumlah manfaat bagi makhluk hidup.

    Di sisi lain, menanam lidah buaya juga dapat memperindah ruangan di rumah. Dengan begitu, suasana di dalam rumah jadi terasa asri dan bisa memberikan efek menenangkan.

    Jangan khawatir lidah buaya cepat mati, karena tanaman ini sangat mudah dirawat. Ingin tahu manfaat dari menanam lidah buaya dan cara merawatnya yang tepat? Simak dalam artikel ini.


    Manfaat Menanam Lidah Buaya

    Dilansir Good Housekeeping, lidah buaya mengandung banyak khasiat bagi tubuh. Kandungan gel di dalamnya dapat digunakan untuk mengatasi kulit terbakar akibat sinar matahari.

    Gel lidah buaya juga dapat melembapkan kulit kering sehingga terasa lebih halus. Selain itu, mengoleskan gel lidah buaya ke wajah dapat mengatasi jerawat dan bekas luka gores.

    “Lidah buaya adalah tanaman hias yang bagus karena tidak membutuhkan banyak perawatan. Kandungan gelnya telah digunakan sejak zaman Mesir untuk membantu menyembuhkan kulit akibat sengatan matahari serta menyembuhkan dan melembapkan kulit kering,” kata Christopher Satch, profesor di bidang botani dan CEO NYC Plant Help.

    Selain berkhasiat untuk pengobatan, tanaman lidah buaya juga dapat memberikan sentuhan pada ruangan. Tanaman hias ini sangat cocok diletakkan di dalam ruangan, terutama di ruang tamu, kamar tidur, kamar mandi, atau meja kerja.

    Cara Merawat Lidah Buaya di Rumah

    Alasan utama lidah buaya banyak dipilih sebagai tanaman hias karena dapat dirawat yang mudah. Bagaimana cara merawat lidah buaya dengan benar?

    1. Tanah yang Cukup

    Aly Stoffo selaku pemilik Glam Gardener NYC menyebut tanah yang digunakan untuk menanam lidah buaya harus memiliki drainase yang baik. Hal ini agar tanah tidak menahan terlalu banyak air ketika disiram sehingga bisa membusukkan akar.

    “Cara terbaik adalah mencampur pasir dan tanah pot dengan perbandingan yang sama atau membeli campuran khusus untuk sukulen,” ujar Stoffo.

    2. Sinar Matahari yang Cukup

    Agar tumbuh subur, pastikan lidah buaya diletakkan di tempat yang terkena sinar matahari. Jika minim mendapatkan cahaya, maka tanaman ini bisa berhenti tumbuh dan akhirnya mati.

    “Lidah buaya dapat tumbuh di lingkungan yang sangat panas. Semakin banyak panas dan sinar matahari maka semakin baik,” papar Stoffo.

    Meski begitu, jangan langsung meletakkan lidah buaya di tempat yang panas dan terpapar sinar matahari langsung. Letakkan secara bertahap di tempat yang sejuk, lalu perlahan ke area yang lebih terang setiap beberapa hari.

    3. Tak Perlu Sering Disiram

    Tanaman ini disebut ‘tahan banting’ karena bisa hidup tanpa disiram air selama beberapa hari. Satch menyarankan lidah buaya disiram sekitar dua minggu sekali atau menunggu tanaman benar-benar kering.

    “Lidah buaya tidak masalah jika sedikit terabaikan dan kering di antara waktu penyiraman, tetapi saat Anda menyiramnya, pastikan disiram dengan sangat baik,” imbuh Satch.

    Kondisi tanah yang lembap membuat akar lidah buaya jadi membusuk. Daun yang layu atau berwarna cokelat juga menandakan kalau lidah buaya terlalu banyak disiram.

    Itulah manfaat menanam lidah buaya dan cara merawatnya dengan benar. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Lidah Buaya, Tanaman Kaya Manfaat dan Mudah Dirawat


    Jakarta

    Siapa yang tidak tahu tanaman lidah buaya? Tanaman yang memiliki segudang manfaat ini kerap ditemukan di halaman rumah.

    Selain kaya akan manfaat, lidah buaya ternyata juga mudah dirawat. Tak heran kalau tanaman berbentuk tajam ini banyak ditanam di rumah.

    Bagi pemilik rumah yang ingin mulai merawat tanaman lidah buaya atau aloe vera, bisa banget cek informasi berikut ini. Tapi sebelum mengetahui cara merawat tanaman lidah buaya, simak dulu manfaat dari tanaman tersebut.


    Manfaat Lidah Buaya

    Dilansir dari Good Housekeeping, lidah buaya memiliki gel yang bisa digunakan untuk mengatasi kulit terbakar akibat sinar matahari. Selain itu, gel tersebut juga bisa melembapkan kulit kering, mengatasi jerawat, dan bekas luka gores.

    Dalam catatan detikcom, lidah buaya juga bisa menguatkan dan membuat rambut berkilau karena mengandung berbagai vitamin seperti vitamin A, B12, C, dan E.

    Selain berkhasiat untuk pengobatan, tanaman lidah buaya juga dapat memberikan sentuhan pada ruangan. Tanaman hias ini sangat cocok diletakkan di dalam ruangan, terutama di ruang tamu, kamar tidur, kamar mandi, atau meja kerja.

    Cara Merawat Lidah Buaya

    Lidah buaya merupakan tanaman yang mudah dirawat sehingga cocok bagi pemula atau pemilik rumah yang tidak punya banyak waktu untuk mengurus tanaman.

    “Tetap saja, satu hal yang paling penting dalam perawatan lidah buaya adalah tanah dan pot mereka,” ujar pakar tanaman berkebun bersertifikat dari aplikasi PlantIn, Lotte Berendsen, dikutip dari Architectural Digest, Rabu (5/11/2025).

    Berikut ini cara merawat tanaman lidah buaya dilansir dari Architectural Digest.

    Pilih Pot dengan Drainase yang Baik

    Karena daunnya mampu menahan kelembapan, tanaman ini membutuhkan tanah yang bisa kering dengan baik dan pot berlubang untuk mencegah air menggenang. Berendsen dan pendiri dan direktur kreatif The Botanocal Bar, Beaty, merekomendasikan untuk menggunakan campuran tanah kaktus untuk membantu mencegah lidah buaya tergenang air yang bisa menyebabkan akar busuk dan tanaman mati.

    Letakkan di Tempat Terang

    Lidah buaya bisa tumbuh subur saat terkena sinar matahari 6-8 jam, tapi jangan sampai terkena sinar matahari langsung ya. Penghuni rumah bisa menaruhnya di jendela yang menghadap selatan atau barat untuk mendapatkan cahaya matahari tidak langsung.

    Kalau mau diletakkan di luar rumah, pastikan tidak terkena sinar matahari langsung, misalnya bisa ditaruh di teras atau beranda rumah. Hindari tempat dengan kelembapan tinggi dan tempat gelap.

    Jangan Disiram Terlalu Sering

    Tanaman ini tidak butuh banyak air. Jadi sebelum menyiramnya, pastikan dulu tanahnya kering agar tidak overwatering. Penghuni rumah juga bisa melihat dari daunnya. Kalau daunnya mengkerut dan turun, berarti sudah waktunya disiram.

    “Tergantung pada waktu dalam setahun, sebaiknya Anda menyirami lidah buaya Anda sekitar empat hingga enam minggu sekali,” kata Beaty.

    Pakai Pupuk

    Sebenarnya tidak diberi pupuk juga tak masalah, tapi kalau ingin tanaman dengan baik bisa diberikan pupuk ikan karena kaya akan nutrisi.

    Dengan perawatan yang tepat, lidah buaya bisa hidup sekitar 5-25 tahun. Menyediakan perawatan yang optimal dan kondisi yang baik bisa membantu penghuni rumah untuk memperpanjang usia tanaman rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com