Tag: alpukat

  • 7 Cara Diet Artis, Clean Eating Prilly Sukses Turunkan BB hingga 12 Kg

    Jakarta

    Ada banyak cara diet yang bisa dilakukan. Jika masih bingung memilih, detikers bisa mencontoh artis-artis yang sudah sukses melakukan diet untuk menurunkan berat badan (BB).

    Di bawah ini kita ulas 7 cara diet artis yang bisa menurunkan BB belasan kg, bahkan hingga 90 kg. Siapa saja artis tersebut dan bagaimana caranya? Simak penjelasannya di sini.

    Cara Diet Artis Turunkan BB

    Dirangkum dari catatan detikcom, berikut ini 7 cara diet artis yang bisa kalian tiru:


    1. Marshanda: Intermittent Fasting

    marshandaMarshanda Foto: Foto: Instagram @marshanda99

    Marshanda sempat terlihat gemuk hingga berbobot 74 kg saat berperan dalam serial Induk Gajah. Tapi baru-baru ini Marshanda berhasil menurunkan kembali berat badannya hingga 17 kg.

    Dia mengaku telah menjalani puasa intermiten atau intermittent fasting. Intermittent fasting (IF) adalah metode diet yang melibatkan siklus makan dan tidak makan secara bergantian.

    Metode diet intermittent fasting juga bervariasi berdasarkan jumlah hari puasa dan jatah kalorinya. Pengalaman setiap orang yang menjalani intermittent fasting bisa berbeda-beda.

    Bisa jadi kamu kurang cocok menerapkan pola yang dipakai orang lain. Sebaiknya lakukan metode IF ini sesuai dengan petunjuk ahli.

    Metode IF yang sering dilakukan antara lain melakukan puasa 12 jam sehari, 16 jam sehari, dan puasa 2 hari dalam seminggu.

    2. Amanda Manopo: IF dan Pantang Makan Seblak

    Amanda ManopoAmanda Manopo Foto: Instagram/@winstongomez

    Mirip dengan Marshanda, Amanda Manopo juga menjalani Intermittent Fasting. Dia juga pantang makan sejumlah makanan seperti seblak, mi ayam, dan bakso, serta menggantinya dengan makanan minim kalori.

    “Seblak, mie ayam, bakso. Aku lagi pantang sama semua makanan itu karena mencoba untuk menstabilkan berat badan. Jadi aku makan makanan yang minim kalori, makanan-makanan tadi diganti, ditakar juga proteinnya,” kata Amanda Manopo, Jumat (15/3/2024).

    Dalam menjalankan IF, dia harus mengatur jam makan secara teratur. Selain itu, dia juga mengkonsumsi probiotik.

    “Secara jam makannya juga (diatur), intermittent (fasting) juga ngebantu. Malam udah nggak makan, aku minum probiotik juga. Banyak lah (yang harus disesuaikan). Capek deh. Tapi ini program dokter gizi jadi makannya diatur dan ada minum obat juga, olahraga,” ungkap aktris yang terkenal lewat sinetron Ikatan Cinta itu.

    Meski demikian, dia tidak memforsir dietnya sampai seminggu penuh. Ada satu hari yang dia langgar alias ‘cheating’. Dalam satu hari itu dia jajan makanan yang berkalori, namun tetap dalam batasan.

    Setelah menjalani diet itu, Amanda Manopo berhasil menurunkan berat badannya hingga 14 kilogram dalam waktu 8 bulan.

    3. Prilly Latuconsina: Clean Eating, Tiap Pagi Minum Kopi

    Prilly LatuconsinaPrilly Latuconsina Foto: Instagram/@prillylatuconsina96

    Prilly Latuconsina sukses menurunkan berat badan 12 kg dari 49 kg menjadi 37 kg. Dia melakukan cara diet clean eating atau memilih makanan utuh yang tidak banyak diproses dan minim penggunaan pengawet maupun bahan kimia.

    “Jadi aku tuh clean eating. Pagi aku cuman ngopi hitam aja, terus siangnya aku makan sayur dan protein,” kata Prilly dikutip detikcom dari akun TikTok @prillylatuconsina15, Sabtu (6/7/2024).

    Artis pemeran film horor Danur itu juga mengkonsumsi buah lontar yang rendah gula dan rendah kalori. Pada sore hari, Prilly makan makanan yang terbuat dari biji-bijian utuh, seperti quinoa.

    “Untuk dessert, aku makan donat gluten free. Jadi ini donat sehat dan rasanya tetap enak banget, tetap bisa mengobati kangen lah kalau lagi kangen donat,” katanya.

    Dia pun tetap ada momen ‘cheating’ dengan makan makanan manis, terutama saat liburan. Prilly memberikan tips untuk makan secukupnya dan berhenti makan sebelum kenyang.

    4. Nia Ramadhani: Tidak Makan Nasi dan Gorengan

    Turun BB 28 Kilogram, Nia Ramadhani Tetap Bisa Makan EnakNia Ramadhani Foto: Instagram/ramadhaniabakrie

    Nia Ramadhani kerap dipuji karena bentuk tubuhnya yang masih seperti remaja meskipun sudah beranak tiga. Istri dari konglomerat Ardi Bakrie itu sukses menurunkan BB 28 kg dalam waktu 5 bulan.

    Dalam waktu lima bulan, dia tidak makan nasi dan menghindari gorengan. Artis yang terkenal memerankan Bawang Merah saat masih remaja itu juga menghindari makan cemilan meski hal itu sulit dilakukan.

    Dia juga membeberkan menu-menu makanannya, yakni makan omelet telur saat sarapan. Kemudian saat siang dia hanya makan daging ayam tanpa nasi. Pada malam harinya dia hanya makan alpukat.

    Selain itu, dia mengkonsumsi jus pelangsing dari bahan organik dan teh pelangsing. Tak lupa dia tetap berolahraga, seperti ngegym, berenang, dan golf.

    5. Amel Carla: Konsumsi Nasi Porang

    Amel CarlaAmel Carla Foto: Instagram @amelcarla

    Cara diet artis Amel Carla antara lain mengganti nasi putih dengan nasi porang yang kalorinya lebih rendah. Dia pun membatasi makan nasi putih, namun terkadang masih makan nasi goreng atau sushi.

    Amel mengikuti program dari ahli diet yang meliputi pemilihan jenis makanan dan porsi. Dia juga mengaku rutin berolahraga seperti bersepeda. Penurunan BB Amel tidak drastis, namun secara stabil, yakni bisa turun 13 kg.

    “Aku memang bertahap dan step by step tapi diimbangin olahraga terus menerus, alhamdulillah jadi turun stabil,” cerita Amel ketika ditemui awak media, Selasa (13/8/2024).

    Bahkan dia mengaku masih mengkonsumsi makanan berkalori. Namun dia harus mengimbangi dengan olahraga yang lebih rutin.

    “Kalau model jeroan gitu aku masih makan kok, makanya kita olahraganya banyak biar makannya juga banyak,” katanya.

    6. Sisca Kohl: Clean Eating

    Sisca KohlSisca Kohl Foto: dok. Instagram/@siscakohl

    Cara diet Sisca Kohl adalah dengan metode clean eating atau mengurangi makanan berkalori, mengandung bahan kimia dan pemanis. Dia sukses menurunkan BB 3 kg dalam 3 hari.

    Pada waktu sarapan, dia makan satu buah apel, kemudian makan dua ubi rebus saat makan siang. Pada malam hari dilanjutkan dengan minum protein shake.

    Hari pertama menjalani diet, menurutnya memang terasa lemas. Namun dia lalu merasa terbiasa pada hari kedua dan ketiga. Selain itu, dia juga mengurangi makanan bermicin.

    “Kalau mengurangi makanan mengandung micin pasti terasa deh badan jadinya gak bengkak, mukanya juga jadi tirus,” ungkap Sisca.

    7. Dewi Hughes: Makan Real Food

    Dewi HughesDewi Hughes Foto: Instagram @hughes.dewi

    Masih ingat Dewi Hughes? Dulu presenter ini terkenal dengan badannya yang besar. Tapi dia sukses menurunkan berat badannya hingga 90 kg dalam 15 bulan, yakni dari 150 kg menjadi 60 kg.

    Dewi mengaku tidak mengkonsumsi produk pelangsing, apalagi melakukan operasi. Dia pun mengatakan masih hobi makan, namun dia mengganti makanannya dengan real food.

    Real food yang dimaksud adalah semua makanan yang tumbuh di bumi dan disinari matahari seperti sayur, buah, kacang-kacangan, biji-bijian, ayam, ikan serta sapi. Makanan juga harus dalam kondisi segar dan alami.

    Masalah porsinya pun tidak dibatasi. Bahkan dia mengisi perut setiap dua jam sekali. Namun dia tidak makan makanan mengandung garam, gula, dan minyak. Dia juga mengungkap bahwa hati harus selalu bahagia dalam menjalani diet ini.

    Itulah tadi 7 cara diet artis yang berhasil menurunkan berat badan. Selain pemilihan makanan dan porsi, kuncinya adalah disiplin dan tetap bahagia. Nah, detikers kira-kira mau coba diet yang mana?

    (bai/row)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing
  • 9 Buah dan Sayur Ini Bisa Bantu Menangkal Hipertensi

    Jakarta

    Hipertensi alias tekanan darah tinggi sering disebut sebagai silent killer. Pasalnya, kondisi ini seringkali tidak menunjukkan gejala yang jelas, sehingga banyak orang baru menyadari tekanan darahnya tinggi setelah muncul komplikasi serius, seperti stroke, serangan jantung, bahkan gagal ginjal. Data Survei Kesehatan Indonesia, prevalensi hipertensi di Indonesia mencapai lebih dari 30,8 persen pada orang dewasa pada 2023.

    Ternyata ada cara sederhana namun efektif untuk mencegah sekaligus membantu mengontrol hipertensi yaitu dengan memperbanyak konsumsi buah dan sayur. Beberapa buah dan sayur yang mudah didapatkan, serta memiliki kandungan kalium, serat, hingga antioksidan di dalamnya terbukti berperan menurunkan tekanan darah.


    Mengapa Buah dan Sayur Bisa Bantu Turunkan Hipertensi?

    Menurut World Health Organization (WHO), konsumsi tinggi buah dan sayur dapat mengurangi risiko hipertensi dan penyakit kardiovaskular. Kalium yang terkandung di banyak buah dan sayur bekerja menyeimbangkan kadar natrium dalam tubuh. Semakin tinggi asupan kalium, maka efek natrium terhadap peningkatan tekanan darah dapat ditekan.

    Selain itu, serat pada buah dan sayur membantu menjaga kesehatan pembuluh darah, sementara antioksidan seperti vitamin C dan flavonoid melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas. Studi dalam Jurnal Medical Science (2022) juga menunjukkan bahwa konsumsi buah dan sayur secara rutin dapat menurunkan tekanan darah sistolik maupun diastolik pada pengidap hipertensi ringan hingga sedang.

    Sayur dan Buah yang Baik untuk Tekanan Darah

    Beberapa jenis sayur dan buah berikut ini memiliki manfaat bagi kesehatan, khususnya dalam mengontrol tekanan darah.

    Timun

    Timun adalah buah yang mudah dijumpai dan murah. Kandungan air dan mineralnya yang tinggi dapat mendukung hidrasi tubuh serta keseimbangan elektrolit di dalam tubuh. Dikutip Jurnal Nutrients (2020), konsumsi sayur kaya air, termasuk timun, berhubungan dengan kontrol tekanan darah yang lebih baik.

    Pisang

    Pisang merupakan sumber kalium yang sangat baik. Kalium membantu mengurangi efek natrium dalam tubuh, sehingga tekanan darah bisa lebih terkendali. Sebuah studi dalam Journal of Clinical Hypertension (2017) menyebutkan bahwa peningkatan asupan kalium 1,64 gram per hari berhubungan dengan penurunan risiko hipertensi sebesar 21 persen.

    Alpukat

    Tidak hanya tinggi kalium, tetapi juga mengandung lemak tak jenuh tunggal yang baik untuk kesehatan jantung. Kombinasi ini membuat alpukat berkontribusi pada penurunan tekanan darah dan profil lipid yang lebih sehat. Pernyataan ini terbukti dalam penelitian pada Jurnal Food Science & Nutrition tahun 2025.

    Semangka

    Semangka kaya akan L-citrulline, asam amino yang diubah menjadi arginin di dalam tubuh, berfungsi melebarkan pembuluh darah. Studi dari American Journal of Herbal Medicine (2023) menemukan konsumsi ekstrak semangka dapat menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi ringan.

    Jeruk

    Kandungan vitamin C, flavonoid, dan antioksidan pada jeruk ternyata berperan dalam meningkatkan elastisitas pembuluh darah. Penelitian dalam American Journal of Clinical Nutrition yang berjudul Flavonoids and Blood Pressure (2012) menunjukkan bahwa flavonoid sitrus dapat menurunkan tekanan darah sistolik secara signifikan.

    Buah beri (blueberry, strawberry)

    Tinggi flavonoid, khususnya antosianin. Penelitian Jurnal Hypertension pada tahun 2016 menunjukkan konsumsi blueberry dan strawberry berhubungan dengan penurunan risiko hipertensi sebesar 8 persen.

    Bayam

    Bayam kaya kalium, magnesium, dan nitrat alami. Kombinasi ini efektif membantu pembuluh darah tetap rileks. Studi dalam Clinical Nutrition Research (2015) menemukan konsumsi jus bayam dalam jangka pendek dapat menurunkan tekanan darah sistolik.

    Brokoli

    Brokoli mengandung sulforaphane, vitamin C, dan serat. Senyawa bioaktif ini membantu memperbaiki fungsi endotel pembuluh darah. Menurut Nutrients Journal (2018), diet kaya cruciferous vegetables seperti brokoli berhubungan dengan risiko penyakit kardiovaskular yang lebih rendah.

    Tomat

    Sumber likopen yang terbukti memberi efek protektif terhadap pembuluh darah. Sebuah meta-analisis di Critical Reviews in Food Science and Nutrition (2017) menyebutkan suplementasi likopen dari tomat dapat menurunkan tekanan darah sistolik rata-rata 4,95 mmHg.

    Tips Konsumsi Harian

    Kemenkes RI menganjurkan konsumsi minimal 5 porsi buah dan sayur per hari, setara sekitar 400-500 gram. Caranya bisa dengan membagi dalam beberapa waktu makan:

    • Sertakan sayur dan buah setiap kali makan utama.
    • Konsumsi buah sebagai camilan sehat, bukan makanan manis olahan.
    • Variasikan buah dan sayur untuk mendapatkan berbagai zat gizi.

    Selain itu, pola makan sehat untuk hipertensi sebaiknya dibarengi dengan mengurangi gula, garam, dan lemak (GGL), serta rutin melakukan aktivitas fisik setiap hari.

    Kesimpulan

    Buah dan sayur bukan sekadar pelengkap, melainkan kunci penting dalam mengontrol tekanan darah. Dengan rutin mengonsumsi pisang, bayam, dan pilihan lain yang kaya kalium, serat, serta antioksidan, risiko hipertensi dapat ditekan. Jadi, pastikan isi setengah piring setiap kali makan dengan sayur dan tambahkan buah segar sebagai penutup.

    (mal/up)



    Sumber : health.detik.com

  • 7 Makanan Tinggi Protein untuk Bantu Turunkan Berat Badan

    Jakarta

    Protein merupakan salah satu nutrisi yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Protein memiliki banyak peran penting, mulai dari membantu pembentukan hormon, menjaga sistem imun, memproduksi energi, hingga menjaga kesehatan tulang.

    Tak hanya itu, protein juga menjadi salah satu nutrisi penting bagi mereka yang sedang menurunkan berat badan. Protein dapat membantu meningkatkan rasa kenyang dan menekan nafsu makan, dua hal yang berkontribusi dalam proses penurunan berat badan.

    Karenanya, mengonsumsi makanan tinggi protein dapat memberikan dampak positif bagi individu yang sedang diet. Dikutip dari berbagai sumber, berikut sederet makanan tinggi protein yang bisa dicoba.


    1. Selai Kacang

    Selai kacang tidak hanya kaya akan protein, tetapi juga rendah karbohidrat. Kombinasi ini menjadikan selai kacang salah satu makanan yang ideal bagi pejuang diet.

    “Makanan berprotein tinggi favorit saya untuk menurunkan berat badan adalah selai kacang. Per sajian, yang biasanya 2 sendok makan, Anda akan mendapatkan sekitar 8 gram protein,” kata pakar diet dan nutrisi Rebecca Stib dikutip dari Business Insider, Kamis (17/4/2025).

    2. Telur

    Sudah bukan rahasia lagi kalau telur merupakan salah satu makanan yang direkomendasikan untuk diet. Dikutip dari Business Insider, satu butir telur mengandung sekitar 6 gram protein berkualitas tinggi dengan semua asam amino esensial.

    Tak hanya itu, telur juga kaya akan vitamin dan mineral.

    3. Salmon

    Salmon mengandung asam lemak omega-3, salah satu nutrisi yang tidak bisa diproduksi oleh tubuh manusia. Dikutip dari Healthline, penelitian menunjukkan asam lemak omega-3 dapat membantu menurunkan berat badan dengan mengurangi rasa lapar dan menekan nafsu makan.

    4. Dada Ayam

    Dada ayam kerap menjadi salah satu menu andalan saat diet. Tidak heran, mengingat makanan ini memiliki kandungan protein yang sangat tinggi.

    Dikutip dari Medical News Today, 100 gram dada ayam tanpa kulit mengandung sekitar 22,5 gram protein. Selain tinggi protein, dada ayam juga rendah karbohidrat dan lemak.

    5. Quinoa

    Quinoa kerap disebut sebagai ‘makanan super’ untuk diet. Dikutip dari Medical News Today, quinoa mengandung sembilan asam amino esensial, menjadikannya salah satu sumber protein terbaik, khususnya bagi vegan dan vegetarian.

    Satu cangkir quinoa (sekitar 185 gram) dapat mengandung hingga 8,14 gram protein.

    6. Biji Labu

    Biji labu kaya akan protein dan mineral, seperti magnesium dan selenium. Satu cangkir biji labu (46 gram) dapat mengandung sekitar 13,7 gram protein.

    Selain dikonsumsi sebagai camilan, biji labu juga dapat diolah menjadi bumbu untuk masakan, atau topping pada smoothie.

    7. Alpukat

    Selain tinggi protein, alpukat juga mengandung lemak tak jenuh yang dapat bermanfaat untuk menurunkan berat badan. Tak hanya itu, buah ini juga kaya akan serat dan nutrisi lain yang baik untuk tubuh.

    Satu cangkir alpukat (230 gram) dapat mengandung sekitar 4,51 gram protein.

    (ath/kna)



    Sumber : health.detik.com

  • Begini Cara Melakukan Diet Keto, Aturan hingga Menu Makanannya

    Jakarta

    Diet keto adalah diet rendah karbohidrat dengan pengurangan asupan karbohidrat secara drastis, dan menggantinya dengan lemak. Pengurangan asupan karbohidrat ini menempatkan tubuh ke dalam kondisi metabolisme yang disebut ketosis.

    Ketika hal ini terjadi, tubuh menjadi sangat efisien dalam membakar lemak untuk energi.Tubuh juga mengubah lemak menjadi keton di liver atau hati, yang dapat memasok energi untuk otak.

    Dikutip dari Healthline, banyak penelitian yang menunjukkan bawah jenis diet ini dapat membantu seseorang menurunkan berat badan dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.


    Cara Diet Keto

    Dikutip dari WebMD, saat mulai menjalani diet keto dan porsi karbohidrat berkurang, tubuh akhirnya akan kehabisan bahan bakar yakni gula darah yang dapat digunakannya dengan cepat. Proses ini biasanya berlangsung selama 3-4 hari.

    Kemudian, tubuh akan mulai memecah protein dan lemak untuk menghasilkan energi, yang dapat menurunkan berat badan. Proses ini yang disebut sebagai ketosis. Penting untuk dicatat bahwa diet ketogenik adalah diet jangka pendek yang difokuskan pada penurunan berat badan.

    Aturan Diet Keto

    Orang-orang paling sering menggunakan diet ketogenik untuk menurunkan berat badan. Tetapi, diet ini juga dapat membantu mengelola kondisi medis tertentu, seperti epilepsi.

    Diet ini juga dapat membantu orang dengan penyakit jantung, penyakit otak tertentu, dan bahkan jerawat, tapi masih perlu penelitian lebih lanjut di bidang tersebut. Penting untuk melakukan konsultasi ke dokter terlebih dulu sebelum menjalani diet keto, terutama bagi orang dengan diabetes tipe 1.

    Makanan yang Dikonsumsi Selama Diet Keto

    Diet keto adalah diet rendah karbohidrat, tinggi lemak, dan protein sedang. Mungkin hal ini membuat beberapa orang bingung untuk menentukan makanan apa saja yang bisa dikonsumsi.

    Dikutip dari dari Eating Well, berikut daftarnya:

    1. Ikan dan makanan laut

    Ikan kaya akan vitamin B, kalium, selenium, protein, dan bebas karbohidrat. Beberapa jenis ikan, seperti salmon, sarden, mackerel, tuna albacore, dan ikan berlemak lainnya mengandung lemak omega-3 yang tinggi.

    Itu terbukti dapat meningkatkan kadar hemoglobin A1c-tes yang mengukur kadar gula darah selama 3 bulan. Selain itu, rutin mengkonsumsi ikan juga dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit kronis serta peningkatan kesehatan mental.

    2. Sayuran rendah karbohidrat

    Sayuran non tepung rendah kalori dan karbohidrat, tetapi kaya akan banyak nutrisi, termasuk vitamin C dan beberapa mineral. Sayuran ini juga mengandung antioksidan yang membantu melindungi dari radikal bebas yang merusak sel.

    Beberapa sayuran yang cocok untuk diet keto, seperti brokoli, kembang kol, kadang hijau, paprika, zucchini, dan bayam.

    3. Keju

    Keju tidak mengandung karbohidrat dan tinggi lemak, sehingga sangat cocok untuk diet ketogenik. Makanan ini juga kaya akan protein dan kalsium.

    Dalam sepotong keju Cheddar seberat 1 ons mengandung sekitar 5 g lemak jenuh, yang direkomendasikan oleh American Heart Association untuk dibatasi guna menurunkan risiko penyakit jantung.

    4. Alpukat

    Selama menjalani diet keto, pilihlah lemak yang menyehatkan jantung seperti alpukat. Buah ini mengandung banyak lemak tak jenuh tunggal dan kalium.

    Setengah alpukat berukuran sedang mengandung sekitar 6 g karbohidrat total, 4,5 g di antaranya adalah serat, dan 360 miligram kalium, yang merupakan sekitar 8 persen dari kebutuhan harian.

    5. Daging dan unggas

    Daging merupakan sumber protein rendah lemak dan dianggap sebagai makanan pokok dalam diet ketogenik. Daging segar dan unggas tidak mengandung karbohidrat dan kaya akan vitamin B dan beberapa mineral, termasuk kalium, selenium, dan seng.

    6. Telur

    Telur mengandung banyak protein, vitamin B, mineral, dan antioksidan. Dua telur besar tidak mengandung karbohidrat sama sekali dan lebih dari 12 g protein.

    Makanan ini meningkatkan rasa kenyang dan mengandung antioksidan seperti lutein dan zeaxanthin. Kandungan tersebut dapat membantu melindungi kesehatan mata.

    7. Kacang-kacangan dan biji-bijian

    Kacang-kacangan dan biji-bijian penuh dengan lemak tak jenuh ganda dan tak jenuh tunggal, serat, dan protein yang sehat. Kandungan karbohidrat bersihnya juga sangat rendah.

    Beberapa kacang atau biji-bijian yang bisa dikonsumsi, seperti kacang almond, kacang mete, pistachio, kacang kenari, chia seed, biji labu, hingga biji wijen. Selain itu, minyak zaitun dan minyak kelapa adalah dua minyak yang direkomendasikan digunakan dalam diet keto.

    8. Buah beri

    Buah beri kaya akan antioksidan yang mengurangi peradangan dan melindungi dari penyakit. Buah beri rendah karbohidrat dan tinggi serat. Jenis beri yang bisa dikonsumsi selama diet keto, yakni blackberry, blueberry, raspberry, dan stroberi.

    9. Kopi dan teh tanpa gula

    Kopi dan teh tawar mengandung nol gram karbohidrat, lemak, atau protein, jadi keduanya baik untuk diet keto. Ditambah lagi, minum 2-3 cangkir kopi per hari menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.

    Sementara itu, teh kaya akan antioksidan, memiliki lebih sedikit kafein daripada kopi. Minuman ini memiliki banyak khasiat yang meningkatkan kesehatan yang dapat melindungi terhadap kanker, mencegah tekanan darah tinggi dan gula darah, serta meningkatkan fungsi kognitif.

    (sao/suc)



    Sumber : health.detik.com