Tag: amblas

  • Hati-hati Rumah Ambles, Kenali Penyebab dan Cara Cegahnya


    Jakarta

    Tanah amblas, atau tanah ambles sering kali menjadi ancaman bagi sebuah bangunan. Masalah tanah ambles ini biasanya diakibatkan oleh faktor kondisi tanah dan lingkungan sekitarnya. Maka dari itu pondasi bangunan yang kuat menjadi peran penting dalam menanggulangi masalah rumah ambles.

    Pondasi merupakan struktur utama dari sebuah bangunan yang berada di bawah tanah, fungsinya adalah untuk menahan beban dari bangunan. Oleh karena itu, pondasi yang kuat akan menentukan kualitas ketahanan sebuah bangunan.

    Tetapi memiliki pondasi yang kuat bukanlah satu-satunya hal yang perlu kamu perhatikan saat membangun sebuah rumah agar tidak terjadi kerusakan berlebihan ketika terjadi rumah ambles.


    Sebelum membahas tips untuk mencegah rumah ambles, kamu juga harus tahu dulu nih penyebab dari rumah ambles. Mengutip dari blkp.co.id, ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya pondasi rumah ambles.

    Penyebab Terjadinya Pondasi Rumah Ambles

    1. Retak

    Keretakan pada pondasi adalah alasan yang sangat umum terjadi. Retaknya pondasi bisa menurunkan tingkat kestabilan dari sebuah bangunan.

    2. Bocor

    Kebocoran pada pondasi juga menjadi alasan mengapa pondasi rumah ambles. Walaupun pondasi tidak memiliki keretakan, tetap bisa terjadi kebocoran. Hal ini biasanya terjadi karena tingkat kelembaban tanah yang tinggi, hal ini mengakibatkan air merembes kedalam pondasi dan merusaknya secara perlahan.

    3. Lahan Tidak Rata

    Permukaan tanah yang tidak rata bisa terjadi karena tekanan. Hal ini bisa terjadi akibat air atau hewan di dalam tanah, atau terjadi perubahan suhu yang mendadak.

    4. Lingkungan Sekitar

    Kondisi tanah yang tidak stabil juga bisa diakibatkan oleh lingkungan di sekitar bangunan. aktivitas kendaraan bermuatan berat bisa membuat struktur tanah berubah. Hal ini tentunya akan mempengaruhi pondasi rumah.

    5. Lokasi Bangunan

    Faktor penyebab rumah ambles yang terakhir adalah lokasi rumah. Tentunya rumah yang dibangun di persawahan, di pinggir tebing, pegunungan, dan pantai memiliki potensi tinggi terjadinya pergerakan tanah. Hal ini bisa mengakibatkan pondasi rumah ambles.

    Akibat dari pondasi rumah yang ambles cukup banyak, dari mulai kerusakan pada dinding, lantai rumah pecah, retak, dan bergelombang, hingga kerusakan komponen bangunan lainnya. Maka dari itu kamu harus teliti dalam membangun sebuah pondasi.

    Tapi kamu tidak perlu khawatir. Dibawah ini ada beberapa tips yang bisa kamu lakukan agar rumah tidak ambles.

    Tips Mencegah Rumah Ambles

    1. Pemampatan

    Tips pertama untuk mencegah rumah amblas yaitu dengan melakukan pemadatan tanah. biasanya dilakukan dengan menggilas atau menggetarkan tanah agar tanah lebih rapat dan padat. Hal ini dilakukan agar daya tahan tanah meningkat.

    2. Pra Pembenahan

    Sebelum membangun rumah, sebaiknya kamu menata beban yang akan diaplikasikan pada tanah. Hal ini perlu dilakukan untuk mengurangi resiko tanah amblas.

    3. Drainase

    Membuat drainase yang baik bisa menjadi kunci untuk mengatur kelembaban tanah. Sehingga resiko terjadinya rumah amblas bisa berkurang.

    4. Pengadukan Encer

    Pengadukan encer adalah metode mencampurkan bahan pengikat kedalam tanah. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kekuatan tanah.

    5. Stabilisasi Kimia

    Stabilisasi Kimia adalah proses memodifikasi tanah dengan mencampurkan bahan kimia khusus ke dalamnya, sehingga terbentuk material baru pada tanah pondasi. Tujuan dari proses ini juga untuk meningkatkan daya tahan tanah.

    6. Geotekstil

    Menggunakan material geotekstil di bawah pondasi bisa meningkatkan daya tahan pondasi tersebut. Gunanya untuk meredam efek pondasi ambles, cara kerjanya adalah untuk memberikan lapisan pendukung tambahan di bawah pondasi.

    7. Pilih Lokasi

    yang terakhir tentunya kamu harus bisa memilih lokasi pembangunan dengan tanah yang baik. Sehingga kamu tidak perlu terlalu khawatir dengan masalah pondasi rumah ambles.

    Itulah rangkuman tips mencegah rumah ambles. Semoga bermanfaat!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Atap Rumah Bocor? Pakai Bahan Ini Dijamin Nggak Kejadian Lagi


    Jakarta

    Memasuki musim hujan salah satu masalah yang sering muncul di rumah adalah atap bocor. Hal ini umum terjadi karena debit air yang jatuh cukup besar dan tidak diimbangi dengan pelindung atap.

    Apabila menemukan terdapat kebocoran, atap harus segera diganti. Menunda perbaikan justru bisa menyebabkan masalah baru seperti rumah becek, air menetes, hingga atap amblas.

    Salah satu kontrak rumah bernama Wildan mengatakan ketika menemukan titik kebocoran, hal pertama yang harus dicek adalah melihat kondisi atapnya. Dengan begitu, pemilik rumah mengetahui sumber masalah dan cara perbaikinya. Penyebab atap bocor bisa dikarenakan ada sampah yang menutupi talang air, posisi genteng bergeser, atau ada keretakan atau celah air masuk.


    Cara Perbaiki Atap Bocor

    1. Cat Anti Bocor

    Wildan mengatakan cat anti bocor atau cat waterproofing merupakan salah satu bahan yang bisa dipakai untuk melindungi atap. Cat ini wajib dipakai pada jenis atap yang memakai genteng dan spandek.

    2. Serat Fiber

    Selain cat anti bocor, atap genteng dan spandek juga perlu dipasang serat fiber. Bentuknya lembaran berwarna putih berserat.

    Cara menggunakannya adalah melapisi permukaan yang menjadi sumber kebocoran dengan cat anti bocor. Kemudian, serat fiber ditimpa di atasnya. Pastikan permukaannya merekat pada cat di bawahnya. Setelah itu, timpa kembali dengan cat anti bocor.

    3. Karpet Anti Bocor atau Membran

    Bahan lain yang dibutuhkan untuk mencegah atap bocor adalah karpet atau membran. Bentuknya lembaran panjang yang umumnya berwarna hitam dan merah. Namun, ada pula karpet dengan warna lain. Permukaannya tidak bisa ditembus air sehingga dapat melindungi atap dari kebocoran.

    “Kalau karpet itu biasanya untuk yang pertemuan antar atap jika talang penghubungnya ada kebocoran,” ujar Wildan saat dihubungi detikcom, pada Selasa (16/9/2025).

    4. Grunting dan Cor Ulang

    Jika memakai atap dak beton yang bentuknya rata, cara memperbaikinya adalah dengan memasang lapisan anti bocor atau waterproofing, pelur (screed) ular, lalu dilapisi lagi dengan cat anti bocor. Namun, sebelum diperbaiki cari tahu dulu jalur air mengalir karena air biasanya bergerak ke tempat yang lebih rendah.

    “Bahan waterproofing itu kayak sika, basf, fosroc gitu,” ujar Wildan.

    5. Resin

    Bagi yang menemukan celah atau keretakan kecil pada atap, Wildan menyarankan cukup ditutup dengan resin.

    “Kalau (retak) besar baru pakai cat dan fiber atau cat dan membran,” sebutnya.

    Adakah Jenis Atap yang Aman dari Bocor?

    Wildan menyampaikan setiap jenis atap berpotensi mengalami kebocoran. Alasannya bisa karena kualitas bahan atau kesalahan dalam pemasangan. Oleh karena itu, lapisan pelindung anti bocor sangat dibutuhkan.

    “Cuma kalau yang minim bocor ada, atap UPVC twinwall, tapi dia pun rawan bocor di ujung dan disambungannya,” ungkapnya.

    Demikian cara memperbaiki atap bocor dan bahan-bahannya, semoga bermanfaat.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com