Tag: ampas

  • Rumah Bau Apek Setelah Ditinggal Mudik? Ini Solusinya!



    Jakarta

    Setelah pulang dari mudik Lebaran, jangan kaget ketika masuk rumah tercium bau apek. Rumah yang terlalu lama ditutup bisa menimbulkan bau apek karena sirkulasi udara yang tidak lancar membuat debu terperangkap. Ditambah lagi udara yang lembap.

    Sisa debu di rumah juga menandakan bahwa rumah tersebut tidak dibersihkan sebelum pergi mudik atau libur Lebaran. Namun tidak usah khawatir, berikut cara menghilangkan bau apek di rumah setelah mudik Lebaran dilansir dari The Spruce.

    1. Buka Jendela dan Pintu di Rumah

    happy young boy, kid opening the sliding door on rooftop patio area at homePintu rumah dibuka agar sirkulasi udara di dalam rumah baik. Foto: Getty Images/iStockphoto/olesiabilkei

    Cara mengurangi debu dan bau apak di rumah adalah dengan membuka sumber sirkulasi udara yakni jendela dan pintu di rumah. Biarkan selama satu jam atau selama kamu membersihkan rumah misalnya mengelap perabotan, menyapu, dan mengepel.


    2. Hidupkan Dehumidifier

    DehumidifierDehumidifier Foto: Ace Hardware

    Saat ini ada alat elektronik yang bisa menyerap kelembapan di dalam rumah dengan menyemprotkan uap yakni dehumidifier. Alat ini dapat mencegah jamur tumbuh di dalam rumah dan menjaga kualitas udara tetap sehat. Bisa pula menggunakan air purifier, alat satu ini berguna untuk membasmi bakteri di udara dan mencegah penghuninya terkena alergi.

    3. Letakkan Baking Soda

    Eco-friendly natural cleaners Vinegar, baking soda, salt, lemon and cloth on wooden table Homemade green cleaningBaking soda yang ampuh hilangkan noda dan bau apek di rumah. Foto: iStock

    Bakin Soda memang ampuh untuk membersihkan noda, tetapi bahan ini juga ampuh untuk menyerap bau apak di rumah.

    Caranya dengan menyiapkan baking soda yang dicampur dengan minyak esensial yang diletakkan ke dalam wadah. Tutup wadah tersebut menggunakan plastik atau kertas yang direkatkan dengan tali atau karet. Bolongi permukaan atasnya agar bau apek dapat tersedot.

    4. Pakai Kopi

    lebih baik biji kopi atau kopi bubukBiji kopi dan kopi bubuk Foto: iStock

    Penyuka kopi bubuk bisa menggunakannya untuk mengurangi bau apek di rumah. Bau kopi tentu disukai oleh penghuni rumah sehingga tidak akan begitu mengganggu.

    Kamu bisa menggunakan bubuk kopi baru atau ampas kopi. Bubuk tersebut perlu dipanggang atau disangrai lalu di letakkan di ruang terbuka di rumah. Jika kamu ada biji kopi di rumah, rebus terlebih dahulu lalu masukkan ke alat dehumidifier.

    5. Taruh Lavender

    Yang unik dari tempat ini adalah bunga lavendernya tumbuh secara liarBunga lavendernya yang memiliki bau yang menenangkan. Foto: detik

    Bunga Lavender memang sudah sering digunakan sebagai bahan pengharum dalam beberapa produk karena baunya yang menenangkan. Bunga lavender juga bisa mengurangi bau apak di rumah. Namun, jika sulit menemukan bunga lavender, kamu bisa menggunakan pengharum ruangan instan yang memakai ekstrak bunga lavender.

    6. Kayu Manis

    Sebuah studi menunjukkan bahwa rempah-rempah kayu manis memiliki senyawa bioaktif. Hal itu dapat meningkatkan fungsi otak, terutama memori dan pembelajaran.Kayu manis bisa mengharumkan ruangan. Foto: Getty Images/iStockphoto/bhofack2

    Rempah satu ini terbukti bisa digunakan sebagai pengharum ruangan alami. Jika tidak memiliki bunga lavender atau baking soda, kamu bisa menggunakan kayu manis. Caranya dengan merebus kayu manis lalu airnya dimasukkan ke alat dehumidifier. Agar wanginya semakin menenangkan kamu bisa menambahkan minyak esensial.

    Demikian 6 cara menghilangkan bau apak di rumah setelah ditinggal mudik Lebaran. Semoga bermanfaat ya detikers!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Sabun Cuci Piring Habis? Tenang, Coba Gunakan 4 Bahan Alami Ini!



    Jakarta

    Mencuci piring bisa dibilang salah satu aktivitas yang sering dilakukan di dapur. Saking seringnya mencuci piring, kadang tidak terasa sabun cuci piring ternyata sudah habis. Dalam keadaan darurat bisa gunakan beberapa bahan alami sebagai pengganti sabun cuci piring.

    Melansir dari situs The Spruce, Selasa (08/04/2025), berikut 4 bahan alami yang bisa digunakan untuk mencuci piring.

    Soda Kue

    Soda kue dikenal sebagai bahan yang memiliki sifat abrasif yang lembut. Hal ini menjadikan soda kue sebagai pembersih yang baik, bahkan bisa membantu mengendalikan bau.


    Cuka Putih Suling

    Kualitas asam dari cuka putih suling dapat menghilangkan sisa minyak pada piring. Caranya isi mangkuk dengan ½ cangkir cuka lalu bilas pada piring yang penuh noda.

    Air Jeruk Lemon

    Sama seperti cuka, air jeruk lemon mengandung asam ringan yang dapat menghilangkan sisa-sisa makanan di piring. Gunakan ½ cangkir air jeruk lemon sama seperti menggunakan cuka. Namun, pastikan untuk menyaring air jeruk lemon agar tidak ada ampas yang tersisa. Supaya saat mencuci piring kamu tidak menemukan ampas kering.

    Bubuk Minuman Jeruk

    Jika tidak ada air lemon atau jeruk lemon langsung, kamu bisa gunakan bubuk minuman jeruk sebagai penggantinya.

    Itu dia 4 bahan alami yang bisa kamu gunakan untuk mencuci piring. Selamat mencoba!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Injak Kecoak di Rumah! Begini Cara Basminya


    Jakarta

    Banyak penghuni rumah ingin membasmi kecoak. Keberadaannya dianggap mengganggu dan dapat menularkan berbagai penyakit.

    Terkadang penghuni rumah menginjak kecoak yang ada di rumah sebagai salah satu cara untuk membasminya. Padahal masih ada cara lain yang bisa dilakukan selain menginjaknya.

    Menginjak kecoak juga tidak disarankan karena justru bisa terjadi transmisi penyakit. Melansir dari Indian Express, Deepak Sharma yang bekerja di India Pest Control Company menuturkan bahwa kecoak membawa berbagai macam patogen, termasuk bakteri E. coli dan Salmonella. Menginjak kecoak justru bisa melepaskan patogen-patogen tersebut dan meningkatkan risiko kontaminasi.


    Selain itu, jika penghuni rumah menginjak kecoak justru bisa menarik serangga lainnya. Hal itu karena sisa-sisa kecoak yang diinjak bisa menjadi makanan bagi serangga lain, seperti semut, yang berpotensi menimbulkan kerumunan baru.

    Menginjak kecoak juga bisa menimbulkan bau tak sedap dan berantakan sehingga harus cepat-cepat dibersihkan.

    Cara Basmi Kecoak

    Menurut Sharma, kecoak menyukai tempat yang gelap, lembap, hangat, dan memiliki pasokan makanan. Maka dari itu, perlu memeriksa beberapa tempat seperti di belakang kulkas, di bawah wastafel, atau di sudut-sudut lainnya.

    Untuk membasminya, penghuni rumah melakukannya tanpa menggunakan semprotan serangga. Dilansir dari Homes and Gardens dan The Spruce, berikut ini informasinya.

    1. Buang Sampah ke Luar

    Cara terbaik memberantas kecoak adalah tidak membiarkan sampah menumpuk di dalam rumah. Penghuni rumah bisa rutin membuangnya ke tempat sampah di luar rumah, terutama sisa-sisa makanan.

    2. Rutin Membersihkan Area Rumah

    Kecoak menyukai area yang lembap dan tersedia sumber makanan. Mereka sering kali ditemui di dapur, kamar mandi, hingga loteng. Serangga ini juga kerap bersembunyi di area sempit dan sulit dijangkau, misal kolong kulkas.

    Area yang berpotensi menjadi sarang kecoa jangan sampai lupa dibersihkan setiap hari. Oleh karena itu, penghuni wajib memastikan seluruh area rumah dibersihkan tanpa kecuali hingga di pojok yang paling tersembunyi.

    3. Letakkan Ampas Kopi

    Usai membuat kopi di pagi hari, sebaiknya jangan buang ampasnya. Ampas kopi dapat dijadikan bahan untuk membasmi kecoak di rumah. Kecoak tertarik dengan aroma kopi dan ini bisa menjadi perangkap.

    Penghuni rumah hanya perlu memasukkan ampas kopi ke dalam wadah atau stoples berisi air, lalu letakkan di tempat yang jadi sarang kecoa. Aroma bahan ini akan menarik hama tersebut masuk dan terperangkap. Setelahnya barulah kamu bisa membuang isi di dalam perangkap itu.

    4. Semprotkan Air Lemon

    Lemon memiliki sifat antipatogen alami untuk mengusir kecoak dan mencegahnya kembali. Untuk membuatnya, penghuni rumah bisa mencampurkan perasan lemon dengan air dan masukkan ke dalam botol semprot. Lalu, semprotkan larutan tersebut ke area yang sering didatangi kecoak.

    5. Gunakan Bawang Putih

    Bawang putih memiliki aroma menyengat yang bisa digunakan untuk mengusir kecoak. Penghuni rumah dapat menghancurkan beberapa siung bawang dan sebarkan di area rumah yang jadi sarang kecoak. Nantinya serangga itu enggan kembali lantaran bau yang tajam.

    6. Semprotkan Air Sabun

    Sabun cuci piring di rumah berguna untuk memberantas hama kecoak dengan membuatnya mati lemas. Penghuni rumah dapat mencampurkan sabun dan air lalu kocok dan semprotkan ke tempat yang terlihat ada kecoak.

    Perlu diketahui, efek cara membasmi kecoa tanpa semprotan serangga ini tidak bertahan lama. Detikers harus mengulanginya agar kecoak benar-benar tidak datang lagi ke rumah. Contohnya, memastikan rumah selalu bersih dan rapi setiap hari.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Bahan Alami yang Ampuh Usir Semut di Rumah


    Jakarta

    Semut sangat lumrah dijumpai di rumah. Kerumunannya akan menghampiri sumber makanan dan membuat risih. Tak jarang semut membawa bakteri penyebab infeksi sehingga khawatir menularkan penyakit ke penghuni rumah.

    Ada sejumlah bahan alami yang dapat digunakan untuk mengusir semut dari hunian. Meski bahan-bahan ini hanya menghilangkan makhluk kecil itu sementara, setidaknya tidak terlalu membuat jengkel penghuni. Simak deretan bahannya di bawah ini.

    Cara Mengusir Semut dengan Bahan Alami

    Mulai dari ampas kopi, tepung maizena, hingga cuka dapat digunakan untuk mengusir semut secara alami. Dilansir Better Homes & Gardens dan The Spruce, berikut penjelasannya:


    1. Ampas Kopi

    Pencinta kopi tentunya akan senang dengan cara ini. Ampas dari minuman yang dinikmatinya sangat berguna untuk mengusir semut di rumah.

    Ampas kopi dapat disebarkan ke area yang sering didatangi semut. Aromanya yang cukup menyengat tidak disukai makhluk kecil itu sehingga mereka akan menjauh dari sana.

    2. Bubuk Lada dan Cabai

    Lada dan cabai bubuk punya aroma kuat yang dapat mengganggu semut. Bumbu dapur ini dapat ditaburkan di tempat masuknya semut ke dalam rumah. Hama kecil itu akan terusik dan enggan datang kembali.

    Kedua bahan juga dapat dicampurkan ke dalam air untuk kemudian disemprotkan ke kawanan semut.

    3. Kayu Manis

    Kayu manis mengandung trans-cinnamaldehyde yang efektif mengusir dan membunuh semut, menurut penelitian 2014 yang dipublikasi dalam International Journal of Scientific and Research Publications (IJSRP).

    Taburkan kayu manis di lokasi berkumpulnya semut. Aromanya yang menyengat tidak disenangi makhluk kecil itu. Bisa juga menyebarkan kayu manis utuh apabila hanya mempunyai itu di rumah.

    4. Tepung Maizena

    Tepung maizena yang kerap digunakan untuk membuat berbagai makanan ternyata dapat digunakan untuk mengusir semut. Taburkan tepung ke koloni semut dan cipratkan air. Maizena akan mengental dan memerangkap semut-semut lalu bersihkan.

    5. Air Cengkeh

    Cengkeh juga memiliki aroma kuat yang tidak disukai semut. Beberapa cengkeh dapat disebar ke area datangnya semut.

    Cengkeh utuh juga dapat direndam dalam air hangat lalu dimasukkan ke botol semprot untuk disemprotkan ke lokasi lalu-lalang makhluk kecil itu.

    6. Kulit Jeruk

    Kulit jeruk jangan dibuang setelah daging buahnya dimakan. Kulitnya yang punya aroma menyengat dari senyawa d-limonene bisa mengganggu kawanan semut.

    Letakkan kulit jeruk atau lemon di area berkumpulnya semut, bau makanan yang memikat mereka akan tersamarkan. Mereka pun tidak akan datang.

    7. Larutan Cuka

    Sama seperti bahan lainnya, cuka punya bau yang kuat dan tidak disukai semut. Campurkan cuka dengan air di dalam botol semprot. Semprotkan larutan ke lokasi koloni semut berada. Cuka akan menghilangkan jejak feromon yang diikuti oleh koloni hama kecil itu.

    Sejumlah bahan di atas mengusir semut hanya sementara. Ulangi metode jika kerumunan semut datang kembali ke rumah.

    (row/row)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Cara Aman Basmi Tokek di Rumah, Bisa Pakai Cangkang Telur


    Jakarta

    Tokek adalah reptil mirip cicak yang berukuran besar. Kehadiran reptil ini cukup mengganggu di rumah karena suka mengeluarkan suara bising.

    Penghuni rumah harus berhati-hati kalau mau mengusir tokek dari rumah. Sebab, tokek dapat menggigit sangat kencang ketika merasa terancam.

    Lantas, bagaimana cara membasmi tokek di rumah? Simak tipsnya berikut ini.


    Cara Basmi Tokek di Rumah

    Inilah beberapa cara untuk membasmi tokek, dikutip dari beberapa sumber.

    1. Basmi Serangga

    Dilansir dari dengarden, penghuni rumah bisa membasmi serangga dengan cara menghilangkan sumber makanannya. Tokek akan tinggal di rumah yang banyak serangga seperti kecoak, laba-laba, lalat, dan nyamuk. Basmi serangga-serangga di rumah agar tokek nggak betah di rumah.

    2. Perangkap Lem

    Gunakan perangkap lem di tempat yang sering didatangi tokek untuk menjebaknya. Jika tokek tertangkap, penghuni bisa langsung membuangnya.

    Lebih baik menaruh umpan seperti jangkrik atau belalang di atas lem tersebut. Tokek akan mati dengan sendirinya saat terjebak. Jadi bagi yang lebih suka menyelamatkan tokek, sebaiknya tidak menggunakan cara ini.

    3. Cangkang Telur

    Dikutip dari Cleanipedia, cangkang telur bisa digunakan untuk menakut-nakuti tokek. Tokek melihat cangkang telur mereka akan berpikir itu merupakan seekor ‘predator’.

    Sisakan dua bagian cangkang telur di area sekitar rumah seperti di pintu masuk luar atau di dapur. Jangan hancurkan cangkang telur cukup biarkan terbelah menjadi dua.

    4. Bawang Putih dan Bawang Merah

    Bawang merah dan bawang putih memiliki aroma yang kurang disukai tokek. Taruh irisan bawang di tempat persembunyian tokek. Tokek biasanya suka tempat yang lumayan hangat (tidak panas) dan sepi seperti di pintu masuk dari luar rumah.

    5. Kapur Barus

    Kapur barus memiliki aroma menyengat yang kurang disukai tokek. Letakkan kapur barus di tempat yang sering ada tokek, misalnya lemari pakaian.

    6. Ampas Kopi

    Selain itu, ampas kopi yang sudah kering setelah diseduh juga bisa jadi senjata ampuh untuk mengusir tokek. Bau kopi membuat tokek ngeri dan tidak bakal mendekat.

    Itulah beberapa cara membasmi tokek di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Cara Ampuh Hilangkan Bau Prengus Daging Kambing di Kulkas


    Jakarta

    Saat Idul Adha, banyak masyarakat yang menyimpan sisa daging kambing di dalam kulkas. Cara ini dilakukan agar daging tetap awet dan bisa dimasak di kemudian hari.

    Meski begitu, daging kambing yang disimpan di lemari es bisa mengeluarkan aroma tak sedap atau disebut juga bau prengus. Bau tersebut bikin sebagian orang merasa tidak nyaman bahkan mual.

    Jika kulkas di rumah tercemar bau prengus dari daging kambing, jangan khawatir. Soalnya, ada sejumlah cara untuk menghilangkan bau prengus di lemari es. Penasaran? Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Cara Hilangkan Bau Prengus di Kulkas

    Ada sejumlah cara ampuh untuk menghilangkan bau prengus daging kambing di kulkas. Dikutip dari laman Whirlpool, Rabu (4/6/2025), berikut beberapa tipsnya:

    1. Ampas Kopi

    Cara yang pertama adalah dengan menggunakan ampas kopi. Bahan ini mengandung nitrogen yang dinilai sangat baik untuk menghilangkan bau di kulkas.

    Untuk cara pakainya, tuang ampas kopi ke dalam mangkuk kecil dan letakkan di dalam lemari es selama seharian. Selain mampu menyerap bau prengus, kulkas detikers turut mengeluarkan aroma kopi yang nikmat.

    2. Jeruk Lemon

    Selain diolah menjadi minuman menyegarkan, jeruk lemon juga bisa dimanfaatkan untuk menghilangkan bau prengus di kulkas. Caranya mudah, pakai handuk yang sudah dibasahi air lemon dan lap seluruh rak yang digunakan untuk menyimpan daging kambing.

    Agar bau prengus dapat hilang secara maksimal, kamu juga bisa meletakkan irisan jeruk lemon ke dalam mangkuk, lalu letakkan di lemari es selama 1-2 hari.

    3. Arang Bekas

    Arang bekas bakar-bakar daging kurban sebaiknya jangan langsung dibuang. Sebab, arang tersebut masih bisa dipakai untuk menghilangkan aroma prengus di lemari es.

    Cara pakainya juga mudah, ambil sejumlah arang bekas dan tuang ke dalam wadah, lalu masukkan ke dalam lemari es. Diamkan selama seharian agar bau prengus bisa menghilang.

    4. Soda Kue

    Soda kue atau disebut baking soda dapat digunakan untuk menyerap dan menghilangkan bau tak sedap di lemari es. Caranya adalah dengan meletakkan soda kue ke dalam beberapa wadah kecil, lalu masukkan ke setiap rak kulkas yang mengeluarkan bau prengus.

    5. Cuka

    Apabila bau prengus cukup menyengat, kamu bisa menggunakan cuka untuk menghilangkannya. Untuk cara pakainya, bersihkan bagian dalam kulkas dengan campuran air dan cuka. Setelah itu, lap menggunakan kain microfiber agar cepat kering.

    6. Koran

    Apabila ada koran bekas di rumah, kamu bisa manfaatkan untuk menghilangkan bau prengus di kulkas. Buat bola-bola kertas dari koran bekas, lalu letakkan di atas piring.

    Setelah itu, tambahkan 1-2 tetes ekstrak vanili ke setiap bola kertas dan letakkan di setiap rak kompartemen lemari es dan freezer selama seminggu. Kandungan karbon dalam tinta koran dianggap mampu menyerap bau prengus di kulkas.

    7. Minyak Atsiri

    Cara yang terakhir untuk membasmi bau prengus di kulkas adalah dengan minyak atsiri. Beberapa contoh minyak atsiri yang populer di antaranya ada lavender, lemon, serai, dan peppermint.

    Untuk cara pakainya, buat sejumlah bola-bola kapas kecil dan tuangkan minyak esensial di atasnya. Setelah itu, masukkan bola kapas ke dalam kulkas dan diamkan selama 24 jam.

    Demikian tujuh cara ampuh menghilangkan bau prengus daging kambing di kulkas dengan mudah. Semoga membantu detikers!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Penyebab Ada Kadal di Rumah dan Cara Mengusirnya


    Jakarta

    Kadal merupakan salah satu hewan yang kerap ditemukan di halaman rumah. Keberadaannya tidak berbahaya bagi penghuni rumah.

    Terkadang keberadaannya bisa menguntungkan karena berperan sebagai pengusir hama. Walau demikian, adanya kadal di rumah bisa membuat penghuni gelisah dan berusaha untuk mengusirnya.

    Sebelum bicara cara mengusir kadal, sebenarnya kenapa bisa sampai ada hewan reptil tersebut di rumah? Dilansir dari Smith Pest Management, berikut ini penyebabnya.


    Penyebab Adanya Kadal di Rumah

    1. Adanya Tempat Perlindungan

    Kadal menyukai tempat yang gelap dan sejuk. Tak heran jika hewan satu ini bisa ditemukan di balik lemari atau di balik semak-semak, bahkan kursi taman.

    2. Sumber Air

    Kadal tertarik untuk masuk ke dalam maupun di sekitar pekarangan rumah karena adanya sumber air. Dengan air yang cukup, kadal bisa bertahan selama berbulan-bulan.

    3. Sumber Makanan

    Selain sumber air dan tempat perlindungan, adanya sumber makanan bisa membuat kadal datang ke pekarangan rumah. Beberapa makanan yang dikonsumsi kadal di antaranya semut, cacing tanah, hingga sayur.

    Cara Mengusir Kadal

    Jika penghuni rumah ingin mengusir kadal, bisa lakukan beberapa hal berikut ini seperti yang dikutip dari The Spruce.

    1. Tanam Tanaman Pengusir Kadal

    parsley, sage, thyme, mint and chives grow in a wooden self built raised bed on a terracedaun mint. Foto: Getty Images/iStockphoto/TG23

    Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah menanam tanaman yang tidak disukai kadal, contohnya seperti eucalyptus, serai, dan peppermint. Kadal tidak menyukai aroma dari tanaman tersebut.

    2. Bubuk Cabai

    bubuk cabaibubuk cabai Foto: iStock

    Cara lain yang bisa dilakukan yaitu membuat ramuan semprot. Penghuni rumah bisa membuatnya dengan mencampurkan air dan cabai bubuk ke dalam botol semprot.

    Lalu, semprotkan cairan tersebut ke area dekat pintu masuk atau area tersembunyi lainnya agar tidak mengganggu penghuni lainnya. Bau menyengat yang menguar dari cabai akan membuat kadal berpikir dua kali sebelum masuk ke area rumah.

    3. Ampas Kopi

    Jangan Dibuang! Ini 5 Manfaat Ampas Kopi untuk Keperluan Dapurampas kopi. Foto: Getty Images/Larisa Stefanuyk

    Penghuni rumah juga bisa menggunakan ampas kopi untuk mengusir kadal. Cukup taburkan ampas kopi di sekitar rumah, misalnya di taman atau di dekat titik masuk untuk mencegah kadal ke dalam rumah.

    Kadal tidak menyukai bau kopi yang kuat serta teksturnya yang kasar.

    Nah, kalau sudah dilakukan cara-cara tersebut tapi masih belum ampuh mengusir kadal, saatnya menggunakan jasa profesional. Mereka akan memeriksa rumah dan menutup jalur masuk kadal atau bahkan menggunakan produk pengusir kadal.

    Itu dia penyebab dan cara mengusir kadal dari rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Jitu Usir Tokek Tanpa Dibunuh, Bisa Pakai 4 Bahan Ini


    Jakarta

    Tokek merupakan salah satu hewan reptil yang keberadaannya diketahui dari suaranya. Hewan noktural ini biasa muncul pada malam hari.

    Bagi yang belum pernah melihat wujud tokek, hewan satu ini mirip dengan cecak tetapi ukuran lebih besar seperti kadal dan badannya memiliki banyak corak dan warna. Biasanya tokek bersembunyi di pohon.

    Meskipun jarang menampakan diri, tokek juga bisa menyerang saat keadaan terdesak. Gigitan tokek memang tidak berbahaya atau beracun, tetapi dapat menyebarkan bakteri ke tubuh manusia. Jadi berhati-hati saat mendengar suara tokek dan jangan mengganggu mereka.


    Apabila merasa terganggu dengan kehadiran tokek, dilansir Cleanipedia, berikut beberapa bahan yang bisa dipakai untuk mengusir tokek dari rumah.

    Tenang saja, ada cara mudah mengusir tokek yang tidak berisiko. Cek bahan-bahan yang bisa kamu pakai untuk mengusir tokek di sini, dikutip dari Cleanipedia, Kamis (20/6/2024).

    Cara Mengusir Tokek

    1. Ampas Kopi

    Untuk mengusir tokek tidak harus memakai bahan-bahan baru, memakai ampas kopi juga ampuh lho. Caranya adalah dengan keringkan ampas kopi, lalu letakkan di dalam wadah. Kemudian letakkan di lokasi tokek sering terlihat.

    2. Kapur Barus

    Bahan lainnya yang cukup instan adalah kapur barus. Sama seperti namanya, kapur barus penggunaannya sama seperti kapur biasanya yakni dicoretkan pada lokasi yang sering terlihat tokek. Bau dari kapur barus tidak disukai oleh tokek sehingga mereka tidak akan berani mendekat.

    3. Bawang Putih dan Bawang Merah

    Bahan lainnya yang baunya tidak disukai tokek adalah bau bawang merah dan bawang putih yakni kandungan sulfur di dalamnya. Cara untuk menyiapkan perangkapnya adalah dengan iris tipis bawang, lalu letakkan di tempat di mana sering ditemui tokek. Tunggu hingga beberapa hari tokek tidak mau kembali ke sana.

    4. Cangkang Telur

    Setiap memasak telur, biasanya cangkangnya langsung dibuang. Sekarang, simpan cangkang tersebut karena bisa dibuat untuk perangkap pengusir tokek di rumah. Caranya dengan menghancurkan cangkang telur lalu tebar di area yang sering didatangi tokek. Agar cangkang telur tetap segar, ganti setiap tiga minggu hingga satu bulan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 8 Cara Alami Usir Semut Merah di Rumah, Ampuh dan Aman untuk Keluarga


    Jakarta

    Semut merah kerap menjadi masalah bagi penghuni rumah. Serangga kecil ini dapat menggigit kulit sehingga menimbulkan rasa gatal. Bahkan, semut merah suka mengerumuni makanan yang ada di dapur atau meja makan.

    Sebenarnya, semut merah dapat dibasmi dengan cairan pembasmi serangga yang banyak dijual di pasaran. Namun, kandungan zat di dalamnya dianggap berbahaya jika dihirup terlalu banyak.

    Tapi jangan khawatir, ada beberapa cara alami untuk membasmi semut merah di dalam rumah. Selain lebih aman, cara ini disebut lebih ampuh untuk mengusir semut agar tidak bersarang lagi.


    Cara Ampuh Membasmi Semut Merah dengan Bahan Alami

    Mengusir semut merah ternyata bisa dilakukan dengan cara alami. Dikutip dari Homes and Gardens dan Healthline, Selasa (24/6/2025), berikut langkah-langkah membasmi semut merah dengan bahan alami:

    1. Air Panas

    Langkah yang pertama adalah dengan menggunakan air panas, yakni dengan menuangkan air panas ke sekitar sarang semut merah. Cara ini dinilai efektif hingga 60 persen untuk membasmi semut.

    Meski begitu, jika sarang semut berada di taman atau tanah maka cara ini dinilai berbahaya karena dapat membunuh tumbuhan di sekitarnya.

    2. Sabun Cair dan Jeruk

    Kombinasi antara sabun cair dan jeruk dinilai efektif untuk membasmi semut merah. Kamu bisa mencampur sabun cair, jeruk, dan sedikit air ke dalam botol semprot, lalu semprotkan cairan tersebut ke area yang terdapat sarang semut.

    3. Tepung Maizena

    Selain digunakan sebagai bahan masakan, tepung maizena ternyata bisa digunakan untuk mengusir semut merah. Caranya juga gampang, cukup menaburkan tepung maizena di sekitar sarang atau jalur yang dilalui semut. Setelah itu, bersihkan sisa tepung maizena dan semut yang mati dengan sapu atau penyedot debut.

    4. Minyak Nimba

    Untuk cara yang lebih praktis, kamu bisa menggunakan minyak nimba atau neem oil. Minyak yang berasal dari biji pohon nimba (Azadirachta indica) dikenal sebagai insektisida alami yang efektif melawan berbagai hama, termasuk semut merah.

    Cara pakainya adalah dengan menuangkan minyak nimba ke dalam wadah. Setelah itu, tuang minyak tersebut ke sarang atau area yang dilalui semut merah.

    5. Baking Soda dan Gula

    Cara berikutnya adalah menggunakan campuran baking soda dan gula. Cara kerjanya adalah gula dapat menarik perhatian semut, sedangkan baking soda akan membunuh semut setelah mengkonsumsi gula.

    Letakkan campuran ini di sudut-sudut rumah atau sarang yang sering dilalui semut agar dapat mengusirnya secara efektif.

    6. Cuka Putih

    Kombinasi antara cuka putih dan air diklaim ampuh untuk mengusir semut di rumah. Campur air dan cuka putih dengan perbandingan 1:1 ke dalam botol semprot, lalu semprotkan cairan tersebut ke sarang atau jalur semut.

    Setelah semut berhasil dibasmi, kamu perlu membersihkan sisa cairan cuka di lantai atau dinding untuk menghilangkan aromanya.

    7. Lada Hitam

    Lada hitam bubuk dapat digunakan untuk mengusir semut. Sebab, serangga ini tidak suka dengan baunya sehingga lebih memilih untuk menghindar. Cukup dengan menaburkan lada hitam ke sarang atau jalur semut untuk mengusir mereka dari dalam rumah.

    8. Ampas Kopi

    Setelah menikmati secangkir kopi, ampasnya jangan langsung dibuang karena dapat dimanfaatkan untuk mengusir semut merah. Cobalah untuk menaburkan ampas kopi ke alas atau wadah kecil, lalu letakkan di sarang atau jalur semut.

    Namun, sebaiknya rutin mengganti ampas kopi dengan yang baru karena khasiatnya akan menghilang setelah kering.

    Itulah delapan cara ampuh mengusir semut merah dengan mudah pakai bahan alami. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Sisa Makanan yang ‘Haram’ Dibuang ke Wastafel, Bisa Bikin Mampet


    Jakarta

    Wastafel atau bak cuci piring harus selalu dijaga kebersihannya. Area ini tempat kita mencuci tangan dan membilas atau mencuci barang. Jangan sampai ada kotoran atau sisa makanan yang menghambat jalannya air sehingga air menggenang di permukaan.

    Sisa makanan yang dapat menghambat jalannya air bukan hanya dari kotoran padat, melainkan benda cair juga bisa menghambat dari dalam pipa. Biasanya hambatan dari dalam pipa dikarenakan terdapat penumpukan sampah atau kerusakan pada permukaan pipa.

    Dilansir Mr. Rooter, berikut beberapa sisa makanan yang tidak boleh dibuang di wastafel atau bak cuci piring.


    1. Sisa Tulang

    Sehabis makan sop, ayam goreng, atau ikan biasanya terdapat sisa tulang yang harus dibuang. Tulang ini berbeda dengan nasi, telur atau sayur yang bisa membusuk dan berubah lembut. Tulang membutuhkan waktu yang lama untuk berubah lunak.

    Benda yang keras apabila dibuang di tempat yang sempit seperti pipa wastafel dan bak cuci piring berisiko menyumbat saluran. Tempat yang tepat untuk membuang tulang adalah tempat sampah.

    2. Nasi, Mie, dan Pasta

    Setelah makan, biasanya ada sisa makanan yang sering lewat dibuang ke tempat sampah adalah sisa nasi, mie, dan pasta. Beberapa orang berpikir tidak masalah jika hanya 1-4 buah, tetapi sedikit apa pun nasi, mie, dan pasta yang terbuang ke pipa pembuangan wastafel tetap berisiko tersumbat.

    Sebab, ketiga macam sisa makanan tersebut dapat menyerap air dengan baik termasuk beberapa jenis cairan lain. Hal ini membuat sisa nasi, mie, dan pasta mudah lengket pada pipa pembuangan.

    3. Kopi Bubuk

    Pecinta kopi terutama yang bubuk, setelah menyesap habis, pasti terdapat sisa ampas kopi di permukaan cangkir tersebut. Sebaiknya ampas kopi tersebut dibuang di tempat sampah karena apabila dibuang ke saluran wastafel dan bak cuci piring dapat menyumbat jalan air.

    4. Air Panas

    Setelah merebus mie, masak air untuk kopi atau teh, sisa air panas jangan dibuang ke saluran pembuangan di wastafel. Air panas justru membuat saluran air meleleh dan penipisan dinding pipa.

    5. Minyak dan Lemak

    Selain air panas, sisa makanan berminyak dan berlemak juga penyebab paling fatal rusaknya pipa pembuangan di wastafel dan bak cuci piring. Minyak dan lemak susah hancur meskipun terus tersiram air. Selain itu, sisa makanan minyak dan lemak juga bisa menempel pada dinding pipa yang dapat mengeras dan menyumbat jalan air.

    Setelah memasak, kamu perlu berhati-hati saat mencuci alat masak terutama yang berminyak. Minyak dan lemak mudah menempel di dinding saluran air dan apabila terjadi penumpukan kotoran dapat menyebabkan saluran air tersumbat.

    6. Kulit Kentang dan Buah

    Sisa makanan padat lainnya yang harus dibuang di tempat sampah adalah kulit kentang dan buah. Kulit kentang dan buah sulit untuk terurai dan membusuk sehingga apabila terbuang ke dalam pipa saluran akan menyumbat saluran air.

    Itulah beberapa sisa makanan yang sebaiknya tidak dibuang ke wastafel. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com