Tag: ampasnya

  • Ternyata Ampas Teh Banyak Manfaatnya, Bersihkan Kaca hingga Hilangkan Bau


    Jakarta

    Mungkin banyak dari kamu yang belum tahu kalau ternyata ampas teh punya banyak manfaat. Usai disedu, jangan langsung dibuang ya.

    Kamu bisa memanfaatkan kantong teh bekas tersebut untuk membersihkan barang-barang yang ada di rumah.

    Lalu, kira-kira apa saja dan bagaimana cara menggunakanya? Mengutip dari In the Wash, berikut pembahasan lengkapnya.


    1. Membersihkan Microwave

    Untuk membersihkan microwave, kamu cukup rebus air lalu tambahkan beberapa seduh kantong teh celup hitam atau hijau, tunggu hingga benar-benar terendam sempurna. Lalu diamkan sebentar, setelah cukup dingin untuk dipegang, gunakan air teh tadi untuk mencuci bagian dalam dan luar microwave. Ini akan membantu menghilangkan bau dan menambahkan aroma segar.

    2. Membersihkan Kaca

    Kamu juga bisa menggunakan kantung teh celup untuk membersihkan kaca. Kamu dapat menempatkan teh yang telah diseduh dingin ke dalam botol semprot dan menggunakannya untuk membersihkan dan membuat cermin serta jendela berkilau.

    3. Membersihkan Bak Mandi dan Tempat Sabun

    Daripada membuang kantong teh bekas ke tong sampah, kamu bisa menggunakannya untuk membersihkan kerak residu sabun pada bak mandi dan tempat sabun. Kandungan tanin dalam teh dapat memudahkan merontokkan noda yang menempel.

    4. Membersihkan Karpet

    Taburkan ampas daun teh kering atau direndam di karpet yang bau dan biarkan selama 10 menit sebelum dikeringkan. Untuk menggunakan daun teh yang direndam, keringkan terlebih dahulu karena akan menodai karpet jika terlalu basah. Cobalah teh rasa seperti lemon atau mint untuk meninggalkan aroma yang menyenangkan.

    5. Sepatu

    Sepatu kamu mulai mengeluarkan bau kaki yang tak sedap? Kamu bisa mengatasinya dengan mengambil ampas teh letakkan kemudian taruh di dalam sepatu. Diamkan selama semalaman, maka bau sepatu akan hilang. Pastikan kondisi sepatu dalam keadaan kering.

    6. Membersihkan Furnitur Kayu

    Setelah menyeduh teh celup, jangan langsung buang ampasnya. Kamu bisa menggunakannya untuk membuat permukaan kayu kembali mengkilap. Kamu cukup menggosokannya ampas teh celup yang masih basah pada permukaan kayu. Kandungan tanin pada teh dapat membuat permukaan kayu kembali mengkilap.

    7. Menghilangkan Bau Tak Sedap di dalam Kulkas

    Gunakan kantung teh bekas untuk menghilangkan bau tak sedap di kulkas. Kantong teh dapat menyerap bau kulkas seperti halnya baking soda. Kamu bisa meletakkan wadah terbuka di lemari es dengan kantung teh bekas yang sudah dikeringkan selama satu atau dua hari.

    Demikian 7 manfaat ampas teh untuk membersihkan barang di rumah. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Ampas Teh Ternyata Bisa Usir Tikus di Rumah, Begini Caranya


    Jakarta

    Tikus merupakan salah satu hama yang banyak dibenci manusia. Selain kerap mencuri makanan, kehadiran tikus di rumah bisa membawa sejumlah penyakit bagi manusia.

    Ada sejumlah cara yang dilakukan untuk mengusir tikus, mulai dari memasang perangkat hingga menyiapkan semprotan anti tikus. Akan tetapi, kamu harus menggelontorkan sejumlah uang untuk membeli peralatan tersebut.

    Nah, ada cara lain yang dinilai ampuh untuk mengusir tikus, yaitu dengan ampas teh. Jadi, buat detikers yang suka menyeduh teh sebaiknya jangan langsung dibuang ampasnya.


    Lantas, apakah benar ampas teh ampuh untuk mengusir tikus? Lalu bagaimana cara menggunakannya? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

    Benarkah Ampas Teh Mampu Mengusir Tikus?

    Dilansir situs Pest Pointers, sebuah jurnal penelitian kimia dan farmasi mengungkapkan bahwa teh hitam mengandung zat tanin sebesar 11%-15%. Nah, zat tersebut diklaim mengeluarkan aroma yang nggak disukai para tikus.

    Selain teh hitam, ada beberapa jenis ampas teh lainnya yang dapat dijadikan sebagai bahan alami untuk mengusir tikus di rumah, yaitu:

    Teh hijau yang mengandung kafein dan katekin.
    Teh putih yang mengandung kafein dan katekin.
    Teh peppermint yang mengandung minyak peppermint.
    Teh oolong yang mengandung theanin.
    Teh chamomile yang mengandung minyak chamomile.
    Teh eukaliptus yang mengandung minyak eukaliptus.

    Cara Menggunakan Ampas Teh untuk Mengusir Tikus

    Cara mengusir tikus di rumah dengan ampas teh terbilang mudah. Simak langkah-langkahnya di bawah ini:

    1. Seduh secangkir teh hitam dan jangan mengangkat kantong tehnya. Diamkan beberapa saat sampai teh menjadi dingin. Cara ini agar kantong teh dapat menyerap aroma teh dengan maksimal, sehingga dapat mengusir tikus dengan ampuh.

    2. Peras sisa air yang masih berada di dalam kantong teh. Pastikan kamu meremasnya sampai kering hingga tidak ada tetesan air lagi. Perlu diingat, ampas teh yang masih basah kurang ampuh untuk mengusir tikus.

    3. Letakkan ampas kantong teh di beberapa sudut ruangan yang sekiranya sering dilalui tikus. Umumnya, tikus menyukai tempat yang gelap, lembap, dan bersembunyi di belakang perabotan.

    Oh ya, pastikan kamu mengganti ampas kantong teh secara teratur, minimal sehari sekali. Hal ini agar aroma tehnya tetap kuat sehingga dapat mengusir tikus-tikus yang senang berkeliaran.

    Cara Lain untuk Mengusir Tikus di Rumah

    Selain menggunakan ampas teh, ada sejumlah cara lain untuk mengusir tikus di rumah. Dikutip dari The Spruce, berikut cara-caranya:

    1. Minyak Peppermint

    Kamu bisa menggunakan minyak peppermint untuk mengusir tikus di rumah. Aroma peppermint yang kuat membuat tikus tidak suka dan memilih kabur.

    Cara pakainya juga mudah, siapkan minyak peppermint dan teteskan ke sejumlah bola kapas. Kemudian, letakkan bola kapas di beberapa sudut ruangan yang sering dilalui tikus.

    2. Minyak Kayu Putih

    Selain peppermint, kamu juga bisa menggunakan minyak kayu putih untuk mengusir tikus. Aroma minyak kayu putih yang menyengat juga membuat tikus merasa tidak nyaman saat menciumnya.

    Untuk cara penggunaannya, siapkan minyak kayu putih dan teteskan ke sejumlah bola kapas. Kemudian, letakkan bola kapas di beberapa sudut ruangan yang sering dilalui tikus.

    3. Memelihara Kucing

    Cara lain untuk mengusir tikus di rumah adalah dengan memelihara kucing. Sama halnya seperti di kartun Tom & Jerry, kucing sangat senang mengejar tikus karena hewan berbulu itu merupakan predator alami tikus.

    Itu dia cara mudah mengusir tikus di rumah dengan menggunakan ampas teh. Semoga dapat membantu detikers!

    (ilf/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Jurus Jitu Usir Tokek dari Rumah Pakai Bahan Dapur



    Jakarta

    Tokek adalah sejenis kadal mirip cicak tapi tubuhnya besar dan biasanya bercorak. Reptil satu ini kerap bersembunyi di rumah dan mengeluarkan suara berisik khas yang terkadang mengganggu.

    Selain berisik, hewan ini suka membuang kotoran di sembarang tempat. Belum lagi, sebagian orang ada yang takut melihat wujud tokek. Tokek ini juga bisa saja menggigit ketika merasa terancam.

    Jika ada tokek di rumah, kamu bisa coba mengusirnya dengan bahan-bahan di dapur lho. Yuk, simak caranya berikut ini seperti yang dikutip dari Cleanipedia.


    Cara Usir Tokek di Rumah

    Inilah cara mengusir tokek dari rumah dengan bahan dapur.

    1. Bawang Putih dan Bawang Merah

    Bawang merah dan bawang putih memiliki aroma yang kurang disukai hewan ini. Kamu cukup iris tipis bawang. Irisan bawang tersebut memberikan rangsangan yang mampu mengusir tokek.

    Potong bawang menjadi dua lalu tinggalkan di tempat persembunyian tokek dan cicak yang kamu tahu. Tokek biasanya suka tempat yang lumayan hangat dan sepi seperti di pintu masuk dari luar rumah.

    2. Cangkang Telur

    Jika kamu punya sisa cangkang telur jangan dibuang sebab cangkang telur bisa untuk menakut-nakuti tokek. Karena jika hewan ini melihat cangkang telur mereka akan berpikir itu merupakan seekor ‘predator’.

    Sisakan dua bagian cangkang telur di area sekitar rumah seperti di pintu masuk luar atau di dapur. Jangan hancurkan cangkang telur cukup biarkan terbelah menjadi dua.

    Taruh sepasang dua bagian di setiap pintu masuk sudah cukup, dijamin tokek akan kabur. Agar cangkang telur tetap segar, ganti setiap tiga minggu hingga satu bulan.

    3. Ampas Kopi

    Jangan buang ampasnya jika selesai menyeduh kopi sebab kamu bisa letakkan di sebuah wadah dan keringkan dengan menjemurnya di terik matahari selama beberapa jam.

    Ampas kopi yang sudah kering bisa jadi senjata ampuh untuk mengusir tokek karena bau kopi sanggup membuat tokek ngeri dan tidak bakal mendekat.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini 10 Cara Ampuh Membasmi Kecoak dengan Bahan Alami


    Jakarta

    Kecoak merupakan salah satu serangga yang sering muncul di dalam rumah. Hewan yang satu ini dianggap menjijikan karena sering berada di tempat-tempat kotor, seperti kamar mandi dan saluran air.

    Oleh sebab itu, ketika muncul kecoak di rumah maka harus segera dibasmi. Biasanya, kecoak dapat diusir dengan menggunakan semprotan nyamuk, lalu kecoak akan kabur dan lama-lama mati.

    Namun, aroma dari semprotan nyamuk terkadang membuat sebagian orang tidak nyaman. Nah, ada cara lain untuk mengusir kecoak di rumah, yakni menggunakan bahan-bahan alami.


    Lantas, apa saja bahan-bahan alami yang dapat digunakan untuk membasmi kecoak? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Cara Membasmi Kecoak dengan Bahan Alami

    Ternyata, mengusir kecoak dari dalam rumah bisa menggunakan bahan-bahan alami yang mudah didapat. Apa saja bahan alami tersebut? Simak di bawah ini:

    1. Baking Soda dan Cuka

    Cara yang pertama adalah menggunakan campuran baking soda (soda kue) dan cuka. Kombinasi kedua bahan tersebut dapat membasmi kecoak di dalam rumah hingga membersihkan saluran pembuangan air di kamar mandi.

    Untuk cara pakainya, cukup tuang 2 sendok makan baking soda ke dalam wadah, lalu tuang sedikit cuka dan aduk sampai merata. Setelah itu, taburkan ke sudut-sudut kamar mandi.

    2. Asam Borat

    Mengutip situs The Pest Informer, asam borat juga bisa dipakai untuk membasmi kecoak secara efektif. Simak langkah-langkah penggunaannya di bawah ini:

    • Tuang bubuk asam borat ke dalam wadah terpisah
    • Lalu campurkan tepung dan gula bersama asam borat
    • Aduk hingga merata, kemudian letakkan adonan di tempat kecoak keluar.

    Sebagai informasi, gula dan tepung berfungsi untuk memancing kecoak keluar dari sarangnya, sedangkan asam borat berguna untuk membunuh kecoak.

    Agar efektif dalam membasmi kecoak, disarankan untuk meletakkan adonan asam borat saat kamar mandi sedang tidak dipakai atau di malam hari.

    3. Ampas Kopi

    Setelah menyeruput segelas kopi, sebaiknya ampasnya jangan langsung dibuang. Soalnya, ampas kopi dapat mengusir kecoak yang berada di dalam rumah. Hal ini berkat kandungan asam pada ampas kopi yang tidak disukai oleh kecoak.

    Cara penggunaannya juga mudah, cukup taburkan bubuk ampas kopi di sudut-sudut kamar mandi. Selain itu, kamu juga bisa memakai bubuk kopi baru.

    Namun perlu diingat, ampas kopi hanya berfungsi untuk mengusir kecoak sehingga tidak efektif untuk membunuhnya.

    4. Minyak Peppermint

    Cara berikutnya untuk membasmi kecoak adalah menggunakan minyak peppermint. Selain dipakai untuk aroma terapi, minyak esensial ini juga bisa digunakan untuk mengusir kecoak.

    Simak cara pakainya di bawah ini:

    • Tuang minyak peppermint ke dalam botol semprotan secukupnya
    • Campurkan dengan air garam secukupnya
    • Kemudian semprot minyak peppermint ke sudut-sudut kamar mandi yang sering dilalui kecoak.

    5. Bawang Putih

    Selain dipakai untuk bumbu masak, ternyata bawang putih juga bisa digunakan untuk membasmi kecoak. Dilansir situs The Spruce, aroma bawang putih yang menyengat ternyata tidak disukai oleh kecoak, sehingga mereka akan kabur.

    Untuk cara pakainya, geprek beberapa siung bawang putih, lalu sebarkan ke sudut-sudut rumah yang diyakini sebagai sarang kecoak. Nantinya, serangga tersebut tidak akan kembali lagi karena aroma bawang putih yang tajam.

    6. Air Lemon

    Lemon memiliki sifat antipatogen alami yang dipercaya dapat mengusir kecoak dan mencegahnya datang kembali. Untuk mengusir serangga itu, kamu bisa membuat perasan air lemon yang dimasukkan ke dalam botol semprot. Lalu, semprotkan larutan air lemon ke jalur yang sering dilalui atau sarang kecoak di sekitar rumah.

    7. Air Sabun

    Selain air lemon, kamu juga bisa menggunakan air sabun untuk membasmi kecoak di rumah. Agar lebih efektif membunuh kecoak, disarankan menggunakan sabun cuci piring yang bisa diambil sedikit di dapur.

    Untuk cara pakainya, tuangkan sabun cuci piring secukupnya ke dalam botol semprot, lalu campur dengan sedikit air dan kocok hingga merata. Setelah itu, semprotkan larutan tersebut jika menemukan kecoak di rumah.

    8. Cairan Pemutih

    Cara lainnya untuk membasmi kecoak dengan menggunakan cairan pemutih. Cara pakainya juga mudah, cukup tuangkan cairan pemutih ke dalam botol semprot dan campur dengan sedikit air, lalu semprotkan ke sudut-sudut rumah yang dilalui kecoak.

    Namun, penggunaan cairan pemutih terlalu sering dapat menyebabkan korosi pada material seperti plastik dan logam. Lalu, cairan pemutih juga dapat merusak pipa saluran air.

    9. Daun Salam

    Bahan alami selanjutnya yang dapat dipakai untuk membasmi kecoak adalah daun salam. Simak cara penggunaannya di bawah ini:

    • Tumbuk daun salam hingga halus
    • Lalu, taburkan daun salam di area rumah atau sarang kecoak
    • Atau, rebus daun salam hingga matang, lalu air rebusannya berfungsi sebagai semprotan untuk membasmi kecoak.

    10. Kayu Manis

    Mengutip Pest Control Weekly, kayu manis bisa digunakan untuk membasmi kecoak di rumah. Adapun sejumlah metode yang bisa dilakukan, yakni:

    • Menaruh batang kayu manis di tempat yang sering dilalui atau sarang kecoak
    • Menaruh batang kayu manis di luar rumah agar kecoak tidak masuk ke dalam
    • Membuat semprotan kayu manis.

    Untuk membuat semprotan kayu manis caranya cukup mudah, yakni sebagai berikut:

    • Tambahkan air ke dalam botol semprot sekitar 3/4 bagian
    • Lalu tuang 15-20 tetes minyak kayu manis ke dalam botol semprot
    • Kemudian kocok botol hingga air dan minyak kayu manis tercampur
    • Setelah itu, semprot larutan minyak kayu manis ke sarang atau tempat kecoak melintas di rumah.

    Itu dia 10 cara membasmi kecoak dengan menggunakan bahan-bahan alami. Semoga membantu detikers.

    (ilf/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Dibuang, Ampas Teh Bisa buat Bersihin Barang di Rumah


    Jakarta

    Ampas teh memiliki beragam manfaat, salah satunya untuk membersihkan barang-barang di rumah. Maka dari itu, kalau kamu suka menyeduh teh bubuk atau teh celup, ampasnya jangan langsung dibuang ya detikers!

    Kamu bisa menggunakan air rebusan ampas teh atau memasukkan ampas teh ke dalam air yang berada di botol semprot. Selain itu, kamu juga bisa langsung menggunakannya dalam beberapa kasus tertentu.

    Untuk lebih lengkapnya, yuk simak cara-caranya seperti yang dikutip dari In the Wash.


    1. Membersihkan Microwave

    Untuk membersihkan microwave, kamu cukup rebus air lalu tambahkan beberapa kantong teh celup hitam atau hijau yang sudah diseduh. Tunggu hingga benar-benar terendam sempurna. Lalu diamkan sebentar, setelah cukup dingin untuk dipegang, gunakan air teh tadi untuk mencuci bagian dalam dan luar microwave. Ini akan membantu menghilangkan bau dan menambahkan aroma segar.

    2. Membersihkan Kaca

    Kamu juga bisa menggunakan kantung teh celup untuk membersihkan kaca. Kamu dapat menempatkan teh yang telah diseduh dingin ke dalam botol semprot dan menggunakannya untuk membersihkan dan membuat cermin serta jendela berkilau.

    3. Membersihkan Bak Mandi dan Tempat Sabun

    Daripada membuang kantong teh bekas ke tong sampah, kamu bisa menggunakannya untuk membersihkan kerak residu sabun pada bak mandi dan tempat sabun. Kandungan tanin dalam teh dapat memudahkan merontokkan noda yang menempel.

    4. Membersihkan Karpet

    Taburkan ampas daun teh kering atau direndam di karpet yang bau dan biarkan selama 10 menit sebelum dikeringkan. Untuk menggunakan daun teh yang direndam, keringkan terlebih dahulu karena akan menodai karpet jika terlalu basah. Cobalah teh rasa seperti lemon atau mint untuk meninggalkan aroma yang menyenangkan.

    5. Sepatu

    Sepatu kamu mulai mengeluarkan bau kaki yang tak sedap? Kamu bisa mengatasinya dengan mengambil ampas teh letakkan kemudian taruh di dalam sepatu. Diamkan selama semalaman, maka bau sepatu akan hilang. Pastikan kondisi sepatu dalam keadaan kering.

    6. Membersihkan Furnitur Kayu

    Setelah menyeduh teh celup, jangan langsung buang ampasnya. Kamu bisa menggunakannya untuk membuat permukaan kayu kembali mengkilap. Kamu cukup menggosokannya ampas teh celup yang masih basah pada permukaan kayu. Kandungan tanin pada teh dapat membuat permukaan kayu kembali mengkilap.

    7. Menghilangkan Bau Tak Sedap di dalam Kulkas

    Gunakan kantung teh bekas untuk menghilangkan bau tak sedap di kulkas. Kantong teh dapat menyerap bau kulkas seperti halnya baking soda. Kamu bisa meletakkan wadah terbuka di lemari es dengan kantung teh bekas yang sudah dikeringkan selama satu atau dua hari.

    Demikian 7 manfaat ampas teh untuk membersihkan barang di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Simak 7 Manfaat Ampas Teh Celup buat Bersih-bersih dan Pewangi


    Jakarta

    Tahu nggak, ampas teh bisa digunakan untuk membersihkan barang-barang yang ada di rumah. Jadi mulai sekarang, jangan buang bungkus ampas teh karena masih berguna dipakai untuk hal lain.

    Pada dasarnya, kantung atau bungkus ampas teh velup baik yang hitam atau hijau bisa digunakan untuk membersihkan barang hingga menambah aroma wangi.

    Mengutip dari In the Wash, ini 6 hal yang bisa dilakukan pakai bungkus ampas teh.


    1. Menghilangkan Bau Tak Sedap di dalam Kulkas

    Gunakan kantung teh bekas untuk menghilangkan bau tak sedap di kulkas. Kantong teh dapat menyerap bau kulkas seperti halnya baking soda. Kamu bisa meletakkan wadah terbuka di lemari es dengan kantung teh bekas yang sudah dikeringkan selama satu atau dua hari.

    2. Membersihkan Karpet

    Taburkan ampas daun teh kering atau direndam di karpet yang bau dan biarkan selama 10 menit sebelum dikeringkan. Untuk menggunakan daun teh yang direndam, keringkan terlebih dahulu karena akan menodai karpet jika terlalu basah. Cobalah teh rasa seperti lemon atau mint untuk meninggalkan aroma yang menyenangkan.

    3. Sepatu

    Sepatu kamu mulai mengeluarkan bau kaki yang tak sedap? Kamu bisa mengatasinya dengan mengambil ampas teh letakkan kemudian taruh di dalam sepatu. Diamkan selama semalaman, maka bau sepatu akan hilang. Pastikan kondisi sepatu dalam keadaan kering.

    4. Membersihkan Microwave

    Untuk membersihkan microwave, kamu cukup rebus air lalu tambahkan beberapa seduh kantong teh celup hitam atau hijau, tunggu hingga benar-benar terendam sempurna. Lalu diamkan sebentar, setelah cukup dingin untuk dipegang, gunakan air teh tadi untuk mencuci bagian dalam dan luar microwave. Ini akan membantu menghilangkan bau dan menambahkan aroma segar.

    5. Membersihkan Kaca

    Kamu juga bisa menggunakan kantung teh celup untuk membersihkan kaca. Kamu dapat menempatkan teh yang telah diseduh dingin ke dalam botol semprot dan menggunakannya untuk membersihkan dan membuat cermin serta jendela berkilau.

    6. Membersihkan Bak Mandi dan Tempat Sabun

    Daripada membuang kantong teh bekas ke tong sampah, kamu bisa menggunakannya untuk membersihkan kerak residu sabun pada bak mandi dan tempat sabun. Kandungan tanin dalam teh dapat memudahkan merontokkan noda yang menempel.

    7. Membersihkan Furnitur Kayu

    Setelah menyeduh teh celup, jangan langsung buang ampasnya. Kamu bisa menggunakannya untuk membuat permukaan kayu kembali mengkilap. Kamu cukup menggosokannya ampas teh celup yang masih basah pada permukaan kayu. Kandungan tanin pada teh dapat membuat permukaan kayu kembali mengkilap.

    Demikian 7 manfaat ampas teh untuk membersihkan barang di rumah. Semoga bermanfaat!

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Injak Kecoak di Rumah! Begini Cara Basminya


    Jakarta

    Banyak penghuni rumah ingin membasmi kecoak. Keberadaannya dianggap mengganggu dan dapat menularkan berbagai penyakit.

    Terkadang penghuni rumah menginjak kecoak yang ada di rumah sebagai salah satu cara untuk membasminya. Padahal masih ada cara lain yang bisa dilakukan selain menginjaknya.

    Menginjak kecoak juga tidak disarankan karena justru bisa terjadi transmisi penyakit. Melansir dari Indian Express, Deepak Sharma yang bekerja di India Pest Control Company menuturkan bahwa kecoak membawa berbagai macam patogen, termasuk bakteri E. coli dan Salmonella. Menginjak kecoak justru bisa melepaskan patogen-patogen tersebut dan meningkatkan risiko kontaminasi.


    Selain itu, jika penghuni rumah menginjak kecoak justru bisa menarik serangga lainnya. Hal itu karena sisa-sisa kecoak yang diinjak bisa menjadi makanan bagi serangga lain, seperti semut, yang berpotensi menimbulkan kerumunan baru.

    Menginjak kecoak juga bisa menimbulkan bau tak sedap dan berantakan sehingga harus cepat-cepat dibersihkan.

    Cara Basmi Kecoak

    Menurut Sharma, kecoak menyukai tempat yang gelap, lembap, hangat, dan memiliki pasokan makanan. Maka dari itu, perlu memeriksa beberapa tempat seperti di belakang kulkas, di bawah wastafel, atau di sudut-sudut lainnya.

    Untuk membasminya, penghuni rumah melakukannya tanpa menggunakan semprotan serangga. Dilansir dari Homes and Gardens dan The Spruce, berikut ini informasinya.

    1. Buang Sampah ke Luar

    Cara terbaik memberantas kecoak adalah tidak membiarkan sampah menumpuk di dalam rumah. Penghuni rumah bisa rutin membuangnya ke tempat sampah di luar rumah, terutama sisa-sisa makanan.

    2. Rutin Membersihkan Area Rumah

    Kecoak menyukai area yang lembap dan tersedia sumber makanan. Mereka sering kali ditemui di dapur, kamar mandi, hingga loteng. Serangga ini juga kerap bersembunyi di area sempit dan sulit dijangkau, misal kolong kulkas.

    Area yang berpotensi menjadi sarang kecoa jangan sampai lupa dibersihkan setiap hari. Oleh karena itu, penghuni wajib memastikan seluruh area rumah dibersihkan tanpa kecuali hingga di pojok yang paling tersembunyi.

    3. Letakkan Ampas Kopi

    Usai membuat kopi di pagi hari, sebaiknya jangan buang ampasnya. Ampas kopi dapat dijadikan bahan untuk membasmi kecoak di rumah. Kecoak tertarik dengan aroma kopi dan ini bisa menjadi perangkap.

    Penghuni rumah hanya perlu memasukkan ampas kopi ke dalam wadah atau stoples berisi air, lalu letakkan di tempat yang jadi sarang kecoa. Aroma bahan ini akan menarik hama tersebut masuk dan terperangkap. Setelahnya barulah kamu bisa membuang isi di dalam perangkap itu.

    4. Semprotkan Air Lemon

    Lemon memiliki sifat antipatogen alami untuk mengusir kecoak dan mencegahnya kembali. Untuk membuatnya, penghuni rumah bisa mencampurkan perasan lemon dengan air dan masukkan ke dalam botol semprot. Lalu, semprotkan larutan tersebut ke area yang sering didatangi kecoak.

    5. Gunakan Bawang Putih

    Bawang putih memiliki aroma menyengat yang bisa digunakan untuk mengusir kecoak. Penghuni rumah dapat menghancurkan beberapa siung bawang dan sebarkan di area rumah yang jadi sarang kecoak. Nantinya serangga itu enggan kembali lantaran bau yang tajam.

    6. Semprotkan Air Sabun

    Sabun cuci piring di rumah berguna untuk memberantas hama kecoak dengan membuatnya mati lemas. Penghuni rumah dapat mencampurkan sabun dan air lalu kocok dan semprotkan ke tempat yang terlihat ada kecoak.

    Perlu diketahui, efek cara membasmi kecoa tanpa semprotan serangga ini tidak bertahan lama. Detikers harus mengulanginya agar kecoak benar-benar tidak datang lagi ke rumah. Contohnya, memastikan rumah selalu bersih dan rapi setiap hari.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Air Panas Bisa Rusak Pipa Pembuangan, Begini Cara Buang yang Benar



    Jakarta

    Siapa di sini yang masih sering membuang air panas ke bak cucian piring atau wastafel? Bentuk air panasnya seperti air bekas merebus mie, air panas bekas rebusan telur, atau air panas bekas membersihkan botol dot bayi.

    Ternyata air panas nggak bisa dibuang sembarangan apalagi ke bak cucian piring atau wastafel. Efeknya memang tidak terlihat secara langsung, melainkan setelah dilakukan secara berulang, dengan suhu yang sangat panas, dan dalam jumlah yang banyak.

    Dilansir WP Plumbing, air panas merupakan musuh dari saluran pembuangan. Sebagian besar bahan saluran pembuangan tidak didesain untuk menahan suhu tinggi. Apabila disiram air panas secara terus menerus yang terjadi justru dinding pipa akan semakin tipis.


    Perlu diketahui rata-rata material yang dipakai pada pipa pembuangan air di bak cuci piring dan wastafel terbuat dari PVC, Pex, dan CPVC. Bahan-bahan tersebut tidak tahan terhadap panas terutama di atas 60℃.

    Dinding yang tipis dapat menyebabkan kerusakan lanjutan, seperti muncul lubang pada dinding, pipa menciut, pipa berubah bentuk, hingga muncul kebocoran. Lubang-lubang yang muncul juga bisa membuat sisa makanan padat di pipa pembuangan tersangkut karena permukaan dinding dalam tidak mulus.

    Selain itu, air panas juga bisa menyebabkan sisa minyak dan lemak yang menyangkut di dalam pipa, meleleh dan bergerak lebih jauh ke saluran pembuangan. Sisa minyak dan lemak akan semakin sulit dijangkau dan bisa menyumbat pipa saluran pada wastafel.

    Cara Buang Air Panas yang Benar

    Meskipun sebaiknya dihindari, air panas bisa dibuang melalui bak cuci piring atau wastafel. Caranya adalah dengan mencampur air panas dengan air biasa sebelum membuangnya.

    Dengan mencampurkan air panas dengan air biasa, suhu air akan menurun. Untuk takaran antara air biasa dengan air panas tergantung pada banyaknya air panas. Sebelum dibuang wajib mengecek suhu air dengan mencelupkan tangan ke dalam. Apabila masih panas, tambahkan lebih banyak air sampai tidak terasa panas. Cara ini tidak cocok untuk air yang sudah tercampur minyak atau larutan tepung dan kopi karena ampasnya justru bisa menyebabkan penyumbatan pada saluran.

    Apabila air tercampur minyak atau terdapat ampas benda yang cukup padat, sebaiknya dibuang di dalam plastik khusus atau memisahkan benda padat dan cair tersebut sebelum air dibuang.

    Itulah penjelasan soal larangan membuang air panas ke saluran air. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Ampuh Usir Cicak Tanpa Perlu Dibunuh, Cukup Pakai 6 Bahan Alami Ini


    Jakarta

    Binatang yang kerap ditemukan di rumah adalah cicak. Keberadaan hewan melata ini biasanya berada di dinding, atap, atau lantai.

    Meskipun mereka biasanya kabur saat didekati, cicak bisa jadi hewan pengganggu lho. Demi mendapatkan makanan, cicak kerap berada di sekitar meja makan. Saat kita lengah, mereka mendekat dan mengambil makanan. Tidak hanya itu, kotorannya juga kerap berserakan di sudut rumah atau tumpukan barang yang jarang terpakai.

    Bagi detikers yang sudah merasa sangat terganggu dengan keberadaan cicak, ada bahan-bahan alami yang bisa mengurangi keberadaan cicak di rumah. Berikut bahan alami buat usir cicak, dilansir The Spruce.


    Bahan Alami Pengusir Cicak

    Inilah bahan-bahan alami yang bisa digunakan untuk mengusir cicak tanpa perlu membunuhnya.

    1. Cuka

    Campuran cuka putih suling atau vinegar dengan air ampuh mengusir cicak. Cukup semprotkan larutan tersebut di sekitar pintu masuk rumah. Bau yang menguar sangat tidak disukai oleh cicak sehingga mereka tidak akan berani mendekat.

    2. Ampas Kopi

    Bagi pecinta kopi seduh, simpan ampasnya karena bahan tersebut bisa digunakan untuk mengusir cicak. Taburkan ampas kopi di sekitar fondasi rumah, taman, dan dekat titik pintu rumah.

    “Ampas kopi merupakan obat rumahan yang efektif untuk mengusir cicak dari rumah, karena baunya yang kuat dan teksturnya yang kasar tidak disukai cicak,” kata Dench, seorang dokter hewan dan kepala penasihat ilmiah untuk Paw Origins seperti yang dikutip, Senin (22/9/2025).

    3. Tanaman

    Selain itu, ada beberapa tanaman yang tidak disukai cicak. Letakkan tanaman seperti pepermint, eukaliptus, atau serai untuk mengusir cicak.

    4. Merica

    Bahan selanjutnya yang membuat cicak enggan masuk ke rumah adalah larutan merica. Cara membuatnya menggunakan merica, air, dan cabai rawit atau bubuk cabai. Lalu semprotkan ke sudut-sudut kosong dekat pintu masuk dan tempat persembunyian mereka.

    5. Bawang Merah dan Bawang Putih

    Bawang juga memiliki bau yang tidak disukai oleh cicak. Penghuni rumah bisa meletakkan bawang merah dan bawang putih di sekitar rumah. Cara lain dapat dilakukan dengan memasukkan bawang merah atau bawang putih ke dalam botol berisi air dan semprotkan pada sudut-sudut dan sekitar akses masuk rumah.

    6. Kulit Telur

    Bagi yang sering menggoreng telur di rumah, cangkangnya jangan langsung dibuang karena masih bisa dimanfaatkan untuk mengusir cicak. Sebab, cicak tidak menyukai bau dari kulit telur. Letakkan kulit telur di sekitar kebun untuk menciptakan penghalang alami yang mencegah hewan ini masuk ke rumah.

    Itulah beberapa bahan yang bisa dipakai untuk mengusir cicak di rumah. Semoga berhasil!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Banyak Semut di Rumah? Begini Cara Usirnya Pakai Bahan Dapur


    Jakarta

    Semut adalah serangga yang sering terlihat di dalam rumah. Serangga ini kerap terlihat berkeliaran beramai-ramai bahkan sampai membentuk barisan.

    Meski ukurannya kecil dan tidak berbahaya, penghuni rumah biasanya merasa risih dengan kehadiran semut. Sebab, serangga itu suka mengerumuni makanan sehingga bikin penghuni nggak selera makan. Apalagi tubuh mereka membawa bakteri yang bisa mencemari makanan.

    Tak heran kalau penghuni berusaha berbagai cara untuk mengusir semut. Nah, penghuni sebenarnya bisa memanfaatkan bahan alami yang ditemukan di dapur buat usir semut, lho.


    Cara Usir Semut Pakai Bahan Dapur

    Inilah beberapa bahan dapur yang bisa dipakai buat usir semut, dikutip dari The Spruce dan Better Homes & Gardens.

    1. Ampas Kopi

    Ampas atau bubuk kopi memiliki aroma kuat yang tak disukai semut. Setelah minum kopi, coba taburkan ampasnya ke sekitar area yang banyak semut.

    2. Bubuk Lada atau Cabai

    Bubuk lada dan cabai mengeluarkan aroma kuat yang mengganggu semut. Taburkan bubuk lada atau bubuk cabai ke titik yang sering jadi akses semut masuk rumah. Cara lain, penghuni bisa menyemprotkan larutan bubuk tersebut ke koloni semut.

    3. Kayu Manis

    Kayu manis punya kandungan trans-cinnamaldehyde. Kandungan tersebut memberi aroma kuat yang tak disukai semut. Penghuni bisa meletakkan kayu manis utuh atau yang berupa bubuk di tempat semut suka berkumpul.

    4. Tepung Maizena

    Selain itu, tepung maizena bisa menghilangkan semut di rumah. Taburkan tepung maizena pada kerumunan semut, lalu tambahkan air. Tepung tersebut akan mengental sehingga membuat semut-semut terperangkap. Kemudian, penghuni bisa membersihkan perangkap tepung beserta semut tersebut.

    5. Cengkeh

    Cengkeh juga memiliki aroma kuat yang dapat mengusir semut. Penghuni dapat menebar cengkeh utuh atau menyemprotkan larutannya ke kerumunan semut.

    6. Soda Kue dan Gula Bubuk

    Kombinasi soda kue dan gula bubuk bisa dipakai buat mengusir semut. Taburkan campuran tersebut ke kawanan semut. Semut akan tertarik dengan aroma manis dari gula bubuk tapi mati setelah mengonsumsi soda kue yang mengandung asam.

    7. Cuka

    Terakhir, penghuni bisa mengusir semut dengan cara menyemprotkan larutan cuka. Sebab, semut tidak suka bau cuka dan larutan tersebut dapat menghilangkan jejak feromon yang ditinggalkan semut.

    Itulah beberapa cara mengusir semut pakai bahan dapur. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/ilf)



    Sumber : www.detik.com