Tag: ampasnya

  • Air Saja Nggak Cukup, Ini 7 Bahan Alami yang Ampuh Usir Semut


    Jakarta

    Hewan yang kerap ditemukan di rumah adalah semut. Hewan kecil ini kerap muncul di area dekat makanan, seperti meja makan, kompor, hingga tempat sampah.

    Kemunculan semut bisa dalam hitungan menit, bahkan saat ada makanan jatuh, semut dengan cepat berkumpul. Hal ini tidak begitu masalah karena bisa langsung dibuang. Berbeda jika mereka menargetkan makanan bersih yang kita simpan di meja makan. Makanan yang sudah didatangi semut memiliki potensi terkontaminasi bakteri yang dibawa semut. Jadi tidak bisa dimakan atau lebih baik langsung dibuang.

    Pasti rasanya berat membuang makanan yang belum sempat disantap karena semut. Agar kejadian seperti itu tidak terjadi atau terulang di rumah, biasanya orang meletakkan piring makanan di atas piring yang telah berisi air sehingga semut tidak bisa naik ke piring makanan. Namun, semut sudah bisa menembus penghalang tersebut sehingga cara tersebut tidak lagi ampuh.


    Dilansir Better Homes & Gardens dan The Spruce usir semut dengan bahan alami yang bisa diletakkan di dekat makanan.

    Cara Mengusir Semut dengan Bahan Alami

    1. Kulit Jeruk

    Semut memiliki penciuman yang tajam. Untuk mencegah mereka menemukan aroma dari makanan, coba kecoh dengan aroma dari kulit jeruk yang menyengat dari senyawa d-limonene bisa mengganggu kawanan semut.

    Letakkan kulit jeruk atau lemon di area berkumpulnya semut, bau makanan yang memikat mereka akan tersamarkan. Namun, aroma kulit jeruk tidak akan membuat mereka pergi selamanya. Jadi, agar efektif, ganti kulit jeruk minimal sehari sekali.

    2 . Kayu Manis

    Bahan alami yang ditakuti semut adalah kayu manis. Bahan masakan satu ini mengandung trans-cinnamaldehyde yang efektif mengusir dan membunuh semut, menurut penelitian 2014 yang dipublikasi dalam International Journal of Scientific and Research Publications (IJSRP).

    Kayu manis yang digunakan adalah yang sudah sudah dihaluskan. Taburkan kayu manis di lokasi berkumpulnya semut. Aromanya yang menyengat tidak disenangi makhluk kecil itu. Bisa juga menyebarkan kayu manis utuh apabila hanya mempunyai itu di rumah.

    3. Air Cengkeh

    Cengkeh yang biasa digunakan dalam sop sudah memberikan aroma yang kuat. Aroma ini cocok untuk mengusir semut. Cara memasang perangkapnya adalah dengan merendam beberapa cengkeh utus dalam air hangat dan semprotkan air tersebut ke lokasi yang banyak semutnya.

    4. Larutan Cuka

    Cuka merupakan musuh bagi sebagian besar hewan yang ditemukan di rumah. Baunya yang kuat sangat dibenci semut. Cara membuat perangkapnya adalah dengan mencampurkan cuka dengan air di dalam botol semprot. Semprotkan larutan ke lokasi koloni semut berada. Cuka akan menghilangkan jejak feromon yang diikuti oleh koloni hama kecil itu.

    5. Ampas Kopi

    Siapa yang sering minum kopi dan ada sisa ampasnya? Coba pakai sisa tersebut untuk mengusir semut di rumah. Sebar ampas kopi tersebut ke area yang sering dilewati semut. Aromanya yang cukup menyengat tidak disukai makhluk kecil itu sehingga mereka akan menjauh dari sana.

    6. Bubuk Lada dan Cabai

    Semut juga tidak suka dengan lada dan cabai bubuk karena aromanya yang kuat. Bumbu dapur ini dapat ditaburkan di tempat masuknya semut ke dalam rumah. Hama kecil itu akan terusik dan enggan datang kembali. Kedua bahan juga dapat dicampurkan ke dalam air untuk kemudian disemprotkan ke kawanan semut.

    7. Tepung Maizena

    Bahan satu ini biasanya digunakan untuk mengentalkan larutan. Di luar itu, tepung maizena bisa untuk mengusir semut. Taburkan tepung ke koloni semut dan semprot air. Maizena akan mengental dan memerangkap semut-semut lalu bersihkan.

    Itulah sejumlah bahan yang dapat mengusir semut. Ulangi metode jika kerumunan semut datang kembali ke rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Bahan Alami yang Bisa Gantikan Sabun Cuci Piring, Sudah Coba?


    Jakarta

    Saat ini sabun cuci piring menjadi bahan utama ketika membersihkan piring dan peralatan masak. Bahan ini bisa menghilangkan noda membandel hingga aroma tak sedap.

    Namun, sabun cuci piring bukan satu-satunya bahan yang ampuh melakukan hal tersebut. Ada beberapa bahan alami yang melakukan fungsi yang sama dan bisa menjadi alternatif terutama saat tidak ada stok cuci piring.

    Mungkin beberapa di antara detikers sudah ada yang pernah memakai bahan alami ini. Dilansir dari The Spruce, berikut beberapa bahan alami yang bisa dipakai.


    1. Soda Kue

    Soda kue umumnya dipakai sebagai bahan pembuatan kue dan roti. Di luar itu, soda kue ampuh digunakan sebagai bahan pembersih karena di dalamnya terdapat sifat abrasif yang lembut. Sifat ini dapat menghilangkan noda. Selain itu, soda kue dapat menghilangkan bau. Caranya adalah tuang soda kue dan tambahkan air. Pakai campuran soda kue dan air tersebut saat mencuci piring.

    2. Air jeruk

    Air perasan jeruk mengandung asam ringan yang dapat menghilangkan residu pada piring. Cara memakainya adalah dengan menyiapkan 1/2 air perasan lemon. Pastikan air tersebut sudah bebas dari biji dan ampasnya. Lalu, gunakan untuk mencuci piring.

    3. Cuka Putih

    Bahan alami lainnya yang bisa dipakai adalah cuka putih. Bahan ini mengandung sifat asam yang dapat menghilangkan sisa minyak pada piring. Cara memakainya adalah tuang 1/2 cangkir cuka ke dalam wadah, lalu letakkan di rak paling atas. Cuci seperti biasa.

    4. Natrium Karbonat

    Natrium karbonat atau soda cuci merupakan pembersih yang efektif untuk menghilangkan air sadah saat mencuci piring. Isi wadah dengan natrium karbonat lalu gunakan saat membersihkan piring.

    Berikut 4 bahan alami yang bisa menjadi alternatif pengganti sabu cuci piring, semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com