Tag: anak kos

  • 15 Barang yang Wajib Kamu Punya biar Betah di Kosan



    Jakarta – Kos menjadi opsi terbaik bagi para perantau untuk mendapatkan tempat tinggal sementara maupun permanen. Banyak mahasiswa atau pekerja yang memilih kosan sebab jarak dari kampus atau kantor mereka dekat.

    Namun, tidak semua kos langsung menyediakan fasilitas dan perlengkapan yang kamu butuhkan. Sehingga saat pertama kali menempati kos kamu sering kebingungan barang apa saja yang penting untuk dimiliki.

    Nah, buat kamu yang masih bingung untuk menentukan barang apa saja yang diperlukan dan wajib ada untuk anak kos. Berikut dikutip dari Danacita, beberapa barang yang wajib kamu punya di kosan.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Arsitek Kasih Tips Bikin Kos-kosan Adem Minim Penggunaan AC


    Jakarta

    Rumah kos-kosan adem pastinya menjadi idaman para anak kos karena memberi suasana nyaman tanpa kegerahan. Tanpa harus mengandalkan AC, rumah kos-kosan masih bisa terasa adem kok.

    Arsitek dari Andyrahman Architect, Andy Rahman membagikan tips membuat kos-kosan adem seperti salah satu proyeknya di Surabaya. Ia mengungkapkan kos-kosan berlubang yang lebih dikenal Biophilic Boarding House dirancang dengan sirkulasi yang baik.

    “Kos-kosan itu juga pernah diriset sama dosen Universitas Brawijaya. Suhunya di luar 32 derajat (selsius), di dalam 28 derajat (selsius). Risetnya selama 6 bulan,” ujar Andy kepada detikcom beberapa waktu lalu.


    Lantas, bagaimana cara membuat kos-kosan adem? Simak penjelasannya berikut ini.

    Tips Bikin Kos-kosan Adem

    1. Dak Beton Berlapis

    Andy mengungkap caranya membuat atap dak beton berlapis yang mampu menahan panas.
    Pertama, ia melapisi dak beton dengan lapisan waterproofing yang juga bisa menahan panas. Lapisan membran ini pemasangannya dengan dibakar serta dapat meredam panas.

    Kemudian, di atas diberi lapisan kerikil bulat kecil yang tidak akan merusak membran. Kerikil tersebut berfungsi untuk meredam panas sebelum hawa panas mengenai membran.

    2. Dinding Berongga

    Biophilic Boarding HouseBiophilic Boarding House Foto: Andyrahman Architect

    Andy menggunakan roster pada beberapa sisi dinding kos-kosan untuk memungkinkan keluar masuknya udara. Hal ini membantu ciptakan sirkulasi udara di rumah.

    “Ruang publiknya (kos-kosan) itu semuanya tidak memakai AC, semuanya berongga dindingnya, sehingga sirkulasi udaranya optimal,” ucapnya.

    3. Void Besar

    Biophilic Boarding HouseBiophilic Boarding House Foto: Andyrahman Architect

    Kemudian, area komunal di tengah kos-kosan sengaja dibuat tanpa atap, sehingga berfungsi sebagai void. Ia mengatakan void besar tersebut memungkinkan hawa panas untuk naik dan keluar dari kos-kosan.

    4. Jendela di Kamar

    Biophilic Boarding HouseBiophilic Boarding House Foto: Andyrahman Architect

    Pastikan setiap kamar tidur mempunyai jendela, bahkan ia merancang kamar dengan dua jendela untuk memungkinkan sirkulasi udara silang. Meski masih ada AC di kamar, hal ini membantu meminimalisir penggunaannya.

    “Sebetulnya mereka (anak kos) kalau nggak panas-panas amat cuacanya nggak perlu menyalakan AC, tapi cukup membuka dua jendela itu, maka sirkulasi udaranya akan berjalan,” tuturnya.

    5. Ruang Terbuka

    Selanjutnya, Andy menyarankan bila memungkinkan sebuah rumah mempunyai 2-3 ruang terbuka. Menurutnya, ruangan tersebut krusial untuk pencahayaan alami, sirkulasi udara, dan tempat menaruh tanaman.

    “Jadi yang pertama (supaya rumah adem) harus punya ruang terbuka, baik itu di depan maupun di belakang. Minimal kalau lahannya terbatas di depan dan di belakang. Tapi kalau cukup luas harus ada di tengah, jadi ada tiga,” katanya.

    6. Tanaman

    Terakhir, ia menyarankan ada ruang terbuka untuk dapat diberi tanaman. Tanaman tersebut berfungsi untuk menurunkan suhu udara sekitar rumah.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Panduan ‘Clean Eating’ Buat Anak Kos, Turun BB Nggak Perlu Makanan Mahal


    Jakarta

    Viral di media sosial Twitter atau yang sekarang menjadi X, anak-anak kos mulai mencoba hidup sehat dengan menjalani metode clean eating. Banyak dari mereka yang memilih makanan warung tegal (warteg) untuk mendukung pola hidup sehat ini.

    “Warteg kan banyak pilihan, nasi, sayur, dan protein. Cut tepung-tepungan macam gorengan dan pastry,” tulis salah satu warganet di X, dikutip detikcom, Senin (25/11/2024).

    “Warteg banyak pilihan sayurnya kakk, trs kalo di tempatku ada yg jual salad sayur murah sih jd aku beli itu,” tulis akun lain.


    “Ke warteg kakk yang bisa prasmanan. aku skrg kalo ga masak ya ke warteg prasmanan terus. soalnya enak bisa portioning nasi sm lauk sesuka hati termasuk sayurnyaa (krn sayur biasanya ambil bebas),” tambah akun lain.

    Lantas, apakah bisa menu makanan di warteg mendorong pola hidup sehat clean eating?

    Menjawab hal ini,spesialis gizi klinik dr Putri Sakti, MGizi, SpGK, AIFO-K, CBCFF mengatakan sebenarnya clean eating bisa dilakukan anak-anak kos dengan mengonsumsi makanan-makanan yang dibeli di warteg.

    Namun, dr Putri menegaskan makanan yang dipilih adalah yang tidak terlalu banyak pemrosesan, pemanis, pengawet, perasa.
    Jadi untuk gula, garam, atau bumbu-bumbu yang lain itu hanya sebatas bumbu aja, jangan sampai berlebihan.

    “Sayur sop, tumis-tumisan, atau pecel itu masih ok,” kata dr Putri saat dihubungi detikcom, Senin (25/11/2024).

    dr Putri menambahkan jika anak-anak kos ingin mencoba clean eating namun dengan budget yang minim, dirinya merekomendasikan untuk mengonsumsi makanan yang direbus, dikukus, atau yang segar.

    “Makanan clean eating gak harus mahal, jadi untuk anak kos-kosan bisa yang simpel misalkan sarapan dengan telur rebus, kentang rebus, atau roti gandum atau tawar, dengan telur omelet ala-ala, atau salad parutan wortel dengan daun selada, itu kan murah meriah,” kata dr Putri.

    “Tidak harus mahal, kalaupun mau diolah yang lain bisa ditumis. Kalau protein hewani seperti ikan, itu bisa dikukus atau dimasak kuah gitu,” sambungnya.

    dr Putri juga mengimbau pada para anak-anak kos yang mau mencoba clean eating untuk tetap memerhatikan keseimbangan nutrisi yang masuk pada tubuh. Pasalnya, jika hal ini dilewatkan, maka bisa saja tubuh menjadi gampang lemas.

    “Kalau menjalani clean eating malah jadinya lemas, berarti salah dilakukan. Pada dasarnya kalau clean eating dilakukan dengan komposisi gizi seimbang, harusnya tetap membuat kita tetap sehat dan bugar,” tutupnya.

    (dpy/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • Viral Anak Kos Mau ‘Clean Eating’, Ini Rekomendasi Menu Murah ala Dokter Gizi


    Jakarta

    Viral di media sosial X anak kos yang ingin diet clean eating tapi bingung menu yang murah sebab pola makan itu sering disebut-sebut menguras kantong. Clean eating sendiri merupakan pola makan yang berfokus pada makanan utuh dan minim pengawet.

    “Yang kurangin makan tepung tuh makannya apa? Sebagai anak kos kl mau clean eating jd bingung sendiri harus makan apa,” tulis salah satu akun di X, dikutip detikcom, Senin (25/11/2024).

    “Sumpahh, kaya gabisa lepas dari tepung bjirr. Lebih gampang gula daripada tepung,” tulis akun lainnya.


    “Bentar, terus kalian sumber karbonya dari mana? Umbi-umbian kah?,” tambah akun lainnya.

    “Aseliiii bingung juga,” tulis akun lainnya.

    Terkait hal ini, spesialis gizi klinik dr Putri Sakti, MGizi, SpGK, AIFO-K, CBCFF mengatakan makanan yang bisa dipilih untuk clean eating sebenarnya banyak dan tergolong murah, sehingga ini akan membantu anak-anak kos terkait budget.

    “Clean eating itu kan metode diet di mana meminimalisir makan makanan yang terlalu banyak pengolahannya, terutama banyak penambahan seperti pengawet, perasa, dan lain-lain,” kata dr Putri saat dihubungi detikcom, Senin (25/11/2024).

    “Makanan clean eating nggak harus mahal, jadi untuk anak kos-kosan bisa yang simpel misalkan sarapan dengan telur rebus, kentang rebus, atau roti gandum atau tawar, dengan telur omelet ala-ala, atau salad parutan wortel dengan daun selada, itu kan murah meriah,” lanjut dia.

    dr Putri menambahkan bahwa clean eating ini memang mengutamakan mengonsumsi makanan yang lebih segar. Misalkan makanan yang dikukus, direbus, atau yang alami seperti salad.

    “Tidak harus mahal, kalaupun mau diolah yang lain bisa ditumis. Kalau protein hewani seperti ikan, itu bisa dikukus atau dimasak kuah gitu,” katanya.

    dr Putri menegaskan bahwa ada beberapa jenis makanan yang wajib dihindari oleh mereka yang ingin melakukan clean eating.

    “Yang terlalu banyak pemrosesan, pemanis, pengawet, perasa. Jadi untuk gula, garam, atau bumbu-bumbu yang lain itu hanya sebatas bumbu aja, jangan sampai berlebihan,” tutupnya.

    (dpy/kna)



    Sumber : health.detik.com

  • Viral Anak Kos Mau ‘Clean Eating’, Ini Rekomendasi Menu Murah ala Dokter Gizi


    Jakarta

    Viral di media sosial X anak kos yang ingin diet clean eating tapi bingung menu yang murah sebab pola makan itu sering disebut-sebut menguras kantong. Clean eating sendiri merupakan pola makan yang berfokus pada makanan utuh dan minim pengawet.

    “Yang kurangin makan tepung tuh makannya apa? Sebagai anak kos kl mau clean eating jd bingung sendiri harus makan apa,” tulis salah satu akun di X, dikutip detikcom, Senin (25/11/2024).

    “Sumpahh, kaya gabisa lepas dari tepung bjirr. Lebih gampang gula daripada tepung,” tulis akun lainnya.


    “Bentar, terus kalian sumber karbonya dari mana? Umbi-umbian kah?,” tambah akun lainnya.

    “Aseliiii bingung juga,” tulis akun lainnya.

    Terkait hal ini, spesialis gizi klinik dr Putri Sakti, MGizi, SpGK, AIFO-K, CBCFF mengatakan makanan yang bisa dipilih untuk clean eating sebenarnya banyak dan tergolong murah, sehingga ini akan membantu anak-anak kos terkait budget.

    “Clean eating itu kan metode diet di mana meminimalisir makan makanan yang terlalu banyak pengolahannya, terutama banyak penambahan seperti pengawet, perasa, dan lain-lain,” kata dr Putri saat dihubungi detikcom, Senin (25/11/2024).

    “Makanan clean eating nggak harus mahal, jadi untuk anak kos-kosan bisa yang simpel misalkan sarapan dengan telur rebus, kentang rebus, atau roti gandum atau tawar, dengan telur omelet ala-ala, atau salad parutan wortel dengan daun selada, itu kan murah meriah,” lanjut dia.

    dr Putri menambahkan bahwa clean eating ini memang mengutamakan mengonsumsi makanan yang lebih segar. Misalkan makanan yang dikukus, direbus, atau yang alami seperti salad.

    “Tidak harus mahal, kalaupun mau diolah yang lain bisa ditumis. Kalau protein hewani seperti ikan, itu bisa dikukus atau dimasak kuah gitu,” katanya.

    dr Putri menegaskan bahwa ada beberapa jenis makanan yang wajib dihindari oleh mereka yang ingin melakukan clean eating.

    “Yang terlalu banyak pemrosesan, pemanis, pengawet, perasa. Jadi untuk gula, garam, atau bumbu-bumbu yang lain itu hanya sebatas bumbu aja, jangan sampai berlebihan,” tutupnya.

    (dpy/kna)



    Sumber : health.detik.com