Tag: angi

  • Pilih Garasi atau Carport? Ini Perbandingan Lengkap Biaya & Keuntungannya


    Jakarta

    Memiliki garasi maupun carport diperlukan agar kendaraan bermotor yang dimiliki pemilik rumah tidak diparkir sembarangan. Apabila diparkir sembarangan tentunya bisa mengganggu pengguna jalannya.

    Sejumlah pemerintah daerah bahkan mewajibkan pemilik kendaraan bermotor, seperti mobil dan motor, untuk memiliki garasi. Tujuannya mencegah terganggunya fungsi jalan.

    Nah, untuk menyimpan kendaraan bermotor agar tetap aman sebenarnya bisa di garasi atau carport. Keduanya terkadang dianggap sama oleh masyarakat padahal ada perbedaannya lho.


    Berikut ini informasi perbedaan, kelebihan serta kekuarangan dari garasi dan carport.

    Garasi

    Membangun perusahaan tak harus selalu di gedung-gedung bertingkat, bahkan bisa dilakukan ditempat seperti garasi. Nggak percaya? Seperti Ini nih buktinya.Ilustrasi garasi mobil. Foto: Istimewa/scoopwhoop.com

    Dilansir dari Angi, garasi merupakan bangunan tertutup dan aman yang didesain untuk tempat berteduh dan menjaga kendaraan. Garasi dibangun dengan dinding dan atap tertutup sehingga bisa melindungi kendaraan dari kondisi cuaca buruk, mencegah pencurian, dan lainnya.

    Kelebihan

    Kelebihan dari garasi adalah bisa memberikan perlindungan lebih pada kendaraan, terutama pada cuaca buruk. Apabila terjadi hujan, mobil maupun motor akan tetap aman tidak terkena cipratan air hujan.

    Selain itu, adanya garasi bisa mencegah pencurian karena terdapat pintu yang bisa dikunci oleh pemilik rumah. Bagian garasi juga bisa menjadi area penyimpanan tambahan di rumah.

    Adanya garasi di rumah juga bisa menjadi nilai tambah apabila properti tersebut ingin dijual. Sebab, calon pembeli akan merasa aman untuk menyimpan kendaraannya jika di rumah sudah ada garasi.

    Kekurangan

    Untuk membangun garasi butuh biaya yang lebih mahal dibandingkan dengan carport. Hal itu karena desain bangunannya lebih sulit dibandingkan dengan carport.

    Selain itu, garasi juga rentan berantakan apabila pemilik rumah juga menggunakannya sebagai area penyimpanan.

    Carport

    Atap carport/QhomeIlustrasi carport/Qhome Foto: Atap carport/Qhome

    Carport merupakan bangunan semi tertutup sebagai shelter atau tempat berteduh kendaraan. Biasanya carport memiliki atap dan menggunakan kolom, meninggalkan satu atau dua sisi terbuka.

    Kelebihan

    Carport jauh lebih sederhana dibandingkan garasi karena tidak banyak menggunakan material bangunan dan proses konstruksinya tidak rumit. Membangun carport juga tidak terlalu mahal jika dibandingkan dengan garasi.

    Penggunaan carport juga cenderung membuat pemilik rumah lebih rapi karena tidak akan menggunakan bagian itu untuk menyimpan barang.

    Kekurangan

    Carport tidak memberikan perlindungan lebih untuk kendaraan karena tidak bisa melindungi dari cuaca buruk. Belum lagi, keamanannya juga tidak sebaik garasi yang rentan terjadi pencurian.

    Lebih Baik Bikin Garasi atau Carport?

    Hal itu kembali lagi ke masing-masing pemilik rumah. Yang jelas, pastikan ketersediaan lahan yang ada. Apabila lahan yang dimiliki cukup luas bisa dibangun garasi, namun jika terbatas sebaiknya dibangun carport juga sudah cukup.

    “Tergantung kebutuhan dan kondisi lahan, jadi apabila kondisi lahannya memungkinkan memang disarankan ada garasi, jadi mobil bisa teduh dari panas matahari. Tapi jika tanahnya tidak cukup besar, carport adalah pilihan yang paling logis bagi mereka yang mempunyai mobil atau kendaraan yang harus disimpan di rumah,” kata arsitek Denny Setiawan kepada detikcom, Selasa (11/6/2024).

    Biaya Membangun Garasi atau Carport

    Pembuatan garasi biasanya cukup mahal karena struktur yang dipakai mirip seperti bangun rumah. Sementara itu, carport dibangun dengan struktur semi permanen.

    Denny memperkirakan bahwa total biaya yang diperlukan untuk membangun sebuah garasi itu kurang lebihnya sama dengan biaya untuk membangun rumah.

    Sebagai contoh yang ia jelaskan pada kesempatan tersebut, biaya bangun sebuah rumah di Jakarta adalah sekitar Rp 6-7 juta per meter perseginya, sementara ukuran garasi biasanya 3×6 meter atau 18 meter persegi. Maka dari itu, untuk membangun sebuah garasi berukuran standar 1 mobil atau 18 meter persegi akan membutuhkan biaya sekitar Rp 126 juta.

    “Kalau biayanya bangun garasi, anggarannya kurang bisa saya prediksi. Tapi kalau kita bicara membangun sebuah bangunan, kalau di Jakarta ini kira-kira 6 sampai 7 juta per meter persegi. Jadi garasi itu kalau satu mobil kita kira 18 meter persegi, lalu dikali 7 juta. Kira-kira segitu biayanya untuk mobil,” kata Denny.

    Walau demikian, untuk biaya pembangunan akan dipengaruhi oleh lokasi daerah juga.

    Di sisi lain, ia memperkirakan bahwa biaya untuk membangun sebuah carport terhitung jauh lebih murah, hingga setengah harga dari membangun sebuah garasi dengan ukuran yang sama. Tentunya harga ini juga akan ditentukan oleh kualitas bahan yang dipakainya.

    “Untuk biaya carport sendiri tergantung dengan material yang dipakai, tapi seharusnya bisa cuman setengah harga dari bangun garasi saja, karena biasanya kan carport itu tanpa dinding atapnya pun biasanya temporer seperti kaca, atau polikarbonat. Itu sudah bisa jadi carport yang baik,” ujarnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mengatasi Lantai Rumah yang Selalu Rembes


    Jakarta

    Rembesan air di rumah bukan hanya terjadi pada bagian atap dan dinding saja, melainkan dari celah keramik atau lantai juga bisa.

    Untuk mengetahui lantai rumah terdapat rembes atau tidak, bisa dengan melihat kondisi permukaannya. Lantai yang tidak ada masalah biasanya kondisi keramik, ubin, atau penutupnya rapi dan tanpa celah besar. Jika terdapat sedikit retakan, itu tidak masalah. Kondisi yang harus dicurigai adalah ketika lantai terlihat mengangkat atau lebih rendah daripada yang lain.

    Penyebab air bisa keluar dari lantai atau terjadi rembesan adalah kebocoran pada pipa, kebocoran dari kamar mandi, dan naiknya air tanah. Bagi pemilik rumah di lahan bekas sawah perlu mewaspadai hal ini.


    Lantai yang selalu dingin terkadang tidak menjadi alasan atau pertanda adanya rembesan air. Sebab, saat ini sudah banyak material yang memang bisa membuat kondisi lantai terasa dingin dan sejuk. Menurut arsitek Denny Setiawan material lantai yang cukup dingin adalah marmer dan keramik.

    Namun, apabila terjadi rembesan pada lantai ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Berikut ini informasinya.

    Cara Mengatasi Lantai Rumah yang Rembes

    Dilansir Angi, berikut cara mengatasi lantai rumah yang rembes.

    1. Cek Kebocoran pada Area Atas

    Kebocoran biasa terjadi pada bagian atap dan dinding, terutama saat hujan deras. Ketika kebocorannya sudah lumayan parah, air bisa mengalir dari atas hingga berceceran ke lantai. Penghuni rumah bisa mengira air rembesan tersebut berasal dari lantai padahal air tersebut dari atap dan dinding yang bocor. Untuk mengetahui perbedaannya, cek dahulu kondisi atap atau bekas jalan air di dinding rumah.

    2. Bongkar Keramik

    Salah satu cara untuk mengatasi air rembes dari lantai adalah membongkar keramik atau pelapis lantai. Ketika membongkarnya pastikan lakukan dengan hati-hati agar tidak terlalu banyak yang pecah. Hal ini untuk mengecek kondisi pipa di bawahnya. Bisa jadi air merembes dari bawah karena ada kebocoran pipa.

    Untuk mengetahui ada kebocoran pipa, pertama bisa matikan semua sumber air dan periksa meteran air. Tunggu tiga jam, lalu periksa kembali meteran. Jika meteran bergerak, berarti ada kebocoran, dan segera hubungi orang profesional untuk mengatasi hal ini. Jika meteran tidak bergerak, kebocoran air berasal dari sumber luar (seperti air tanah) yang menyebabkan air naik melalui lantai.

    3. Buat Sistem Drainase atau Cek Pompa Bah

    Penyebab lainnya terjadi rembesan pada lantai adalah naiknya air tanah ke permukaan. Biasanya disebabkan oleh tekanan hidrostatik yang membuat air masuk ke celah-celah di rumah. Hal ini juga disebabkan karena tidak ada lapisan kedap air.

    Apa bila terjadi hal seperti ini, coba periksa pompa bah yang dirancang untuk mengalirkan air menjauh dari rumah. Cara lainnya adalah dengan memasang sistem drainase, seperti genteng basah yang mengalirkan air ke lubang pembuangan atau sistem drainase interior. Genteng basah mungkin terdengar aneh, tetapi berfungsi untuk menampung air tanah dan mengarahkannya ke area lain. Sistem drainase interior terletak di persimpangan dinding dan lantai, dan juga dirancang untuk mengalirkan kelebihan air ke dalam pipa dan menjauhkannya dari rumah.

    4. Menggunakan Pelapis Anti Bocor

    Pelapis anti bocor atau waterproofing berguna sebagai pelindung lantai rumah dari kebocoran yang kerap menerobos melalui nat keramik. Bahan pelapis anti bocor biasanya berupa cairan atau membran.

    Ketika pemasangan keramik kembali, pastikan tidak ada celah di antara nat sehingga air tidak bisa rembes ke atas. Alasan paling umum untuk kebocoran kamar mandi adalah usia nat, yang telah memburuk dari waktu ke waktu. Efek negatifnya adalah menciptakan celah yang memungkinkan air masuk dan menyebabkan kebocoran. Pastikan nat keramik tahan air dan tidak mudah rusak agar air yang mengalir di atasnya tidak merembes.

    5. Perbaiki Pipa yang Bocor

    Masalah lain air bisa naik ke atas adalah terdapat kebocoran atau retakan pada pipa. Untuk mengatasi pipa yang bocor adalah menggantinya. Selain itu, hindari membuang sembarangan benda melalui lubang-lubang di rumah agar tidak ada sumbatan yang membuat pipa bekerja lebih keras agar air dapat mengalir.

    Itulah beberapa cara mengatasi lantai rumah yang rembes.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Perlukah Lantai Dipel Setiap Hari? Ini Anjurannya


    Jakarta

    Bersih-bersih rumah dapat dilakukan dengan menyapu dan mengepel lantai. Setelah lantai disapu maka debu dan kotoran langsung terangkat seluruhnya.

    Setelah menyapu lantai biasanya dilanjutkan dengan mengepel. Namun, tidak semua orang melakukan kebiasaan ini karena ada sebagian yang hanya menyapu lantai secara rutin, sedangkan mengepel lantai dilakukan sesekali saja.

    Sebenarnya, apakah perlu mengepel lantai setiap hari? Dilansir situs Angi, ternyata ketentuan waktu untuk mengepel lantai bisa disesuaikan dengan banyak aktivitas yang dilakukan di rumah.


    Misalnya, rumah kamu kedatangan banyak tamu dan mereka sering kali bolak-balik ke dapur, kamar mandi, dan ruang tamu. Setelah para tamu pulang, tentu lantai harus dipel agar tidak lengket.

    Begitupun jika kamu seharian berada di rumah, lantai harus dipel setiap hari agar tidak lengket. Bahkan dianjurkan mengepel sebanyak dua kali dalam sehari, yakni saat pagi dan sore.

    Sedangkan untuk area dapur, mengepel lantai juga dianjurkan setelah selesai masak. Sebab, cipratan minyak, air, atau remah-remah makanan kerap jatuh ke lantai dan akhirnya bikin kotor.

    Selain itu, area ruang makan juga perlu dipel setelah makan siang dan malam. Terkadang, ada sisa-sisa makanan yang jatuh ke lantai dan tidak disadari oleh penghuni rumah. Jika dibiarkan maka bisa memancing semut, cicak, kecoak, dan tikus untuk datang.

    Lalu, untuk area di dekat pintu masuk dan ruangan yang sering menjadi tempat lalu lalang dianjurkan dipel setiap dua minggu sekali. Namun saat musim hujan, lantai sebaiknya dipel setelah hujan reda agar tidak basah dan licin.

    Ruang keluarga dan ruang tamu juga perlu dipel, terutama setelah digunakan. Soalnya, kotoran dan debu dari luar bisa terbawa masuk ke dalam sehingga lantai terasa tidak nyaman. Selain itu, bisa saja ada sisa camilan yang jatuh ke lantai sehingga wajib disapu dan dipel.

    Ini Akibat Jika Jarang Mengepel Lantai

    Jika kamu jarang mengepel lantai maka akan terasa lengket, berpasir, dan kasar saat diinjak. Apalagi kamu termasuk orang yang tidak menggunakan alas kaki selama di rumah, tentu lantai akan terasa sangat kotor.

    Di sisi lain, lantai yang kotor dan jarang dipel dapat menjadi tempat berkumpulnya serbuk sari, kotoran, dan debu yang memicu penumpukan alergen, bakteri, hingga jamur. Jika dibiarkan maka dapat mencemari rumah dan menciptakan lingkungan yang tidak higienis. Tak hanya menimbulkan bau tak sedap di rumah, tapi juga bisa mengganggu kesehatan para penghuninya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Capek Atap Bocor Terus Setiap Hujan? Ini Solusinya


    Jakarta

    Akhir-akhir ini beberapa wilayah di Indonesia terus diguyur hujan deras dari siang ke malam. Hujan memang berkat bagi beberapa orang, tetapi bagi sebagian orang yang atap rumahnya bocor justru membuat mereka was-was.

    Kebocoran atap tidak boleh dianggap sepele karena apabila sudah parah bukan hanya plafon yang jebol, melainkan besi penyangga atap juga dapat cepat rapuh. Hal ini berbahaya bagi keselamatan penghuni rumah.

    Jangan tunggu sampai ambruk, berikut hal yang harus dilakukan jika sudah menemukan atap rumah bocor, dilansir Angi.


    1. Cek Lokasi yang Bocor

    Atap yang bocor biasanya terlihat jelas lokasinya dari lokasi tetesan air, noda jamur yang kehitaman, dan kerusakan pada plafon dan cat dinding. Cara memperbaikinya bukan dengan menambal bagian plafon, melainkan harus dari atap karena bocor akan tetap terjadi selama celah utama air masuk ke dalam rumah belum diatasi.

    2. Ganti Atap yang Rusak

    Jika tidak memiliki pengalaman memperbaiki atap apalagi berdiri lama di atap yang tinggi, sebaiknya bagian perbaikan atap yang rusak dilakukan oleh tenaga profesional dan berpengalaman. Sebelum itu, bisa mencari tahu dahulu biaya dan upah tukang yang dibutuhkan sehingga perbaikan bisa cepat dilakukan.

    3. Bersihkan Talang Air

    Talang air adalah jalur tempat air terbuang dari atap ke bawah. Talang air harus bersih dan tidak ada penghalang agar tidak ada genangan dan air tidak lari ke celah lain. Talang air ini bisa tersumbat karena sampah daun, sampah yang sulit terurai, atau kotoran. Oleh karena itu, diperlukan pengecekan dan pembersihan secara berkala pada talang air di rumah.

    4. Lapisi Area yang Rawan Bocor

    Setelah masalah utama sudah diatasi, jangan lupa lapisi atap dengan cat khusus antibocor. Cat ini juga bisa dilapisi pada dinding. Nama lain dari cat antibocor adalah cat waterproof.

    5. Pangkas Pohon di Dekat Rumah

    Keberadaan pohon di dekat rumah bisa berbahaya ketika terjadi hujan lebat atau badai, terlebih jika pohon tersebut berukuran besar. Pohon yang berukuran besar dan berumur tua lebih berisiko untuk tumbang. Selain itu, pohon yang terlalu dekat dengan talang air juga dikhawatirkan menyumbat karena banyak daun kering yang berjatuhan.

    Demikian beberapa tips untuk mengatasi rumah yang bocor. Semoga bermanfaat ya!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Ada Sarang Laba-laba di Rumah? Coba Atasi dengan 4 Cara Ini!


    Jakarta

    Ada sejumlah hewan yang sering muncul di dalam rumah, salah satunya adalah laba-laba. Terkadang, hewan ini membuat sarang yang nyaman di langit-langit atau sudut rumah.

    Jika menemukan ada sarang laba-laba maka segera dibersihkan agar tidak mengganggu penampilan rumah. Untuk membersihkannya terkadang tidak mudah, apalagi jika sarangnya berada di lokasi yang sulit terjangkau.

    Namun jangan khawatir, ternyata membersihkan sarang laba-laba bisa dilakukan dengan mudah. Penasaran? Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Cara Mudah Bersihkan Sarang Laba-laba di Rumah

    Ada beberapa cara mudah untuk membersihkan sarang laba-laba di rumah. Dilansir situs Angi, berikut langkah-langkahnya:

    1. Sapu Ijuk

    Cara paling mudah adalah dengan menggunakan sapu ijuk. Meski alat yang digunakan sederhana, tapi ternyata efektif untuk membersihkan sarang laba-laba di rumah.

    Gunakan sapu ijuk dengan pegangan panjang agar mudah mencapai langit-langit atau sudut rumah yang terdapat sarang laba-laba. Gerakkan sapu dengan perlahan agar bisa mengangkat seluruh sarangnya.

    Jika sudah, kumpulkan sarang laba-laba tadi dan masukkan ke dalam pengki. Bisa juga langsung dibuang ke tempat sampah agar lebih aman.

    2. Pakai Vacuum Cleaner

    Untuk cara yang lebih efektif, detikers bisa menggunakan vacuum cleaner untuk membasmi sarang laba-laba. Pastikan selang vacuum cleaner cukup panjang sehingga bisa mencapai langit-langit atau sudut yang sulit terjangkau.

    Setelah sarang laba-laba berhasil disedot, buang isi wadah vacuum cleaner yang berisi sarang laba-laba ke dalam tempat sampah. Bersihkan juga wadah vacuum cleaner agar tidak ada sisa sarang laba-laba yang menempel.

    3. Pita Perekat

    Kamu juga bisa menggunakan pita perekat atau duct tape untuk mengatasi sarang laba-laba di rumah. Caranya dengan membungkus pita perekat di sekitar roll cat tembok panjang, lalu arahkan ke sarang laba-laba yang berada di langit rumah.

    Geserkan roll cat secara perlahan sampai seluruh sarang laba-laba menempel ke pita perekat. Cara ini dapat mengatasi sarang laba-laba tanpa khawatir merusak dinding atau barang rapuh lainnya.

    4. Pakai Pemutih dan Air

    Apabila sarang laba-laba di rumah masih aktif, cobalah membasminya dengan membuat campuran larutan pemutih dan air. Campur cairan pemutih dan air ke dalam wadah dengan secukupnya, lalu tuang ke dalam botol semprot.

    Semprotkan cairan pemutih ke area yang terdapat sarang laba-laba. Diamkan sejenak agar cairan pemutih bereaksi, kemudian sarangnya dilap dengan kain bersih.

    Perlu diingat, saat menyemprotkan cairan pemutih ke sarang laba-laba pastikan tidak ada perangkat elektronik di dekatnya. Sebab, cairan tersebut bisa merusak perangkat dan memicu terjadinya korsleting listrik.

    Demikian empat cara ampuh membersihkan sarang laba-laba di rumah dengan mudah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Muncul Percikan Api Saat Colok Kabel ke Stopkontak? Ini Biang Keroknya


    Jakarta

    Pernahkah melihat ada percikan api ketika mencolok kabel ke stopkontak? Sebagian orang mungkin merasa kaget atau khawatir saat mengalami hal itu.

    Munculnya percikan api dianggap sebagai tanda masalah pada kabel. Kondisi seperti itu pun dikhawatirkan dapat memicu korsleting listrik.

    Namun, apakah percikan api yang timbul ketika mencolokkan kabel ke stopkontak hal yang wajar?


    Dilansir dari Angi, percikan api yang muncul ketika mencolokkan kabel ke stopkontak adalah hal normal dan mirip dengan listrik statis. Sebagian daya akan berpindah ke perangkat elektronik sewaktu kabelnya dicolok ke stopkontak. Percikan api kecil pun muncul saat terjadi perpindahan daya yang cepat akibat peralihan cepat arus listrik beralih.

    Di sisi lain, beberapa kasus percikan api bisa berbahaya. Jika percikan api berkepanjangan, muncul suara mendesis, dan mengeluarkan bau terbakar, sebaiknya segera cabut kabel dari stopkontak atau mematikan aliran listrik dari mini circuit breaker (MCB).

    Penyebab Ada Percikan Api Saat Mencolok Kabel

    Inilah beberapa hal yang bisa menimbulkan percikan api pada stopkontak.

    1. Stopkontak Aus

    Stopkontak yang sering digunakan dapat akan termakan usia. Jika stopkontak sudah aus, sambungannya menjadi kendur sehingga meningkatkan risiko arus pendek listrik.

    2. Pemasangan yang Tidak Tepat

    Percikan api bisa dipicu dari pemasangan kabel ke stopkontak yang kurang tepat. Contohnya, kabel charger terpasang ke stopkontak tetapi dalam keadaan terlilit atau berantakan.

    Lalu, kabel terkelupas juga bisa memicu api pada stopkontak. Hal itu menyebabkan busur listrik yang merusak kabel dan menimbulkan kebakaran.

    3. Kelebihan Beban

    Selain itu, kelebihan beban sirkuit menyebabkan arus listrik melebihi kemampuan sirkuit. Alhasil, kabel listrik terlalu panas dan merusak isolasi di sekitarnya. Kondisi itu bisa menimbulkan percikan api besar sampai memicu kerusakan pada perangkat elektronik, bahkan kebakaran.

    4. Korsleting Listrik

    Percikan api pada stopkontak juga bisa menjadi pertanda korsleting listrik. Beberapa penyebabnya adalah sambungan kabel longgar, kabel bocor, lembap, atau perangkat elektronik sudah usang.

    Arus listrik akan mulai bergerak cepat di luar jalur dan menyebabkan arus yang mengalir terlalu banyak di sirkuit. Stopkontak pun bisa rusak hingga memicu kebakaran.

    Itulah beberapa penyebab adanya percikan api saat mencolok kabel ke stopkontak.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Ampuh Cegah dan Basmi Kecoak di Kamar Mandi Biar Nggak Balik Lagi



    Jakarta

    Kecoak merupakan salah satu hewan yang kerap ada di rumah, terutama kamar mandi. Keberadaannya sering membuat penghuni rumah jijik dan ingin segera mengusirnya.

    Selain itu, kecoak juga merupakan hewan pembawa penyakit. Tak heran banyak orang yang ingin buru-buru membasminya.

    Nah, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah kecoak masuk melalui kamar mandi. Dilansir dari Angi, berikut ini informasinya.


    Cara Cegah Kecoak Muncul di Kamar Mandi

    Tutup Retakan dan Lubang Dekat Pipa dan Dinding

    Kecoak bisa masuk melalui retakan maupun lubang di sekitar pipa air serta dinding. Maka dari itu, penghuni rumah harus mengecek bagian tersebut. Apabila terdapat retakan maupun lubang, segera tambal agar kecoak tidak bisa masuk.

    Jika ada lubang atau retakan di sekitar pipa atau di bawah wastafel, gunakan sealant silikon untuk menutup area tersebut. Jika lubangnya besar, penghuni rumah dapat memasang kawat kasa tembaga di atas lubang sebelum mengaplikasikan sealant.

    Perbaiki Keran Bocor

    Keran yang bocor memungkinkan air menggenang yang bisa menjadi sumber air untuk kecoak. Nah, sebaiknya penghuni rumah segera perbaiki keran yang bocor agar kecoak tak ke kamar mandi.

    Selain itu, keran bocor juga bisa terjadi karena adanya retakan pada pipa. Segera perbaiki retakan tersebut. Kalau ada pipa bocor, segera hubungi jasa perbaiki pipa.

    Taruh Sumbatan Saluran Air

    Cara lainnya yang bisa dilakukan adalah menaruh sumbatan saluran air saat kamar mandi sedang tidak digunakan terutama pada malam hari karena kecoak merupakan hewan nokturnal. Hal ini bisa mencegah kecoak masuk kamar mandi melalui saluran air.

    Cara Basmi Kecoak di Kamar Mandi

    Apabila kecoak tetap muncul di kamar mandi, berikut ini cara membasminya dilansir dari The Pest Informer.

    1. Baking Soda dan Cuka

    Cara yang pertama adalah dengan mencampur baking soda (soda kue) dengan cuka. Cukup tuang dua sendok makan baking soda ke dalam wadah, lalu tuang sedikit cuka dan aduk hingga merata. Kemudian taburkan di dalam kamar mandi.

    Selain dapat membunuh kecoak secara ampuh, campuran bahan tersebut juga dapat membersihkan saluran pembuangan air di kamar mandi yang kotor.

    2. Asam Borat

    Asam borat juga diklaim dapat membasmi kecoak di kamar mandi secara efektif. Cara pakainya cukup mudah, yakni sebagai berikut:

    – Tuang bubuk asam borat ke dalam wadah terpisah

    – Lalu campurkan tepung dan gula bersama asam borat

    – Aduk hingga merata, kemudian letakkan adonan di tempat kecoak keluar.

    Gula dan tepung berfungsi untuk memancing kecoak keluar dari sarangnya, sedangkan asam borat berguna untuk membunuh kecoak. Disarankan untuk meletakkan adonan asam borat ketika kamar mandi tidak dipakai atau saat malam hari agar hasilnya lebih efektif.

    Itulah cara mencegah dan membasmi kecoak di kamar mandi.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Sarang Laba-laba Bisa Bikin Rumah Terlihat Kumuh, Ini Solusi Mudahnya!


    Jakarta

    Penghuni rumah mungkin sudah rajin sapu dan pel lantai, lalu mengelap perabotan di rumah. Namun, sudahkan membersihkan sarang laba-laba di sudut-sudut rumah?

    Biasanya kumpulan sarang laba-laba terlihat di plafon dan pojokan rumah yang jarang terjamah penghuninya. Tak hanya kotor, sarang laba-laba dapat merusak pemandangan.

    Bayangkan, rumah sudah rapi tetapi tampak ada kumpulan sarang laba-laba beserta debu bergelantungan dari langit-langit. Tentu sarang itu akan membuat rumah terlihat kurang estetik.


    Dilansir dari Best Life, laba-laba membuat sarang di sudut bangunan, seperti bangunan tersebut kotor, tidak terurus, dan dekat dengan sumber makanan mereka yakni serangga. Penghuni bisa mengecek beberapa titik yang sering jadi sarang laba-laba berikut ini.

    Tempat Favorit Laba-laba buat Bersarang

    Inilah beberapa tempat favorit laba-laba bersarang menurut situs Angi.

    • Langit-langit dan sudut-sudut dinding
    • Di belakang dan di Bawah Perabotan
    • Di sekitar jendela
    • Loteng dan ruang bawah tanah
    • Bagian rumah yang tidak atau jarang digunakan

    Cara Bersihkan Sarang Laba-laba

    Sarang laba-laba sebenarnya sangat mudah dibersihkan. Cukup dengan sedikit tarikan saja, sarang akan terlepas tanpa meninggalkan noda. Namun ada cara lain yang lebih higienis yang bisa diikuti.

    Pakai Sapu atau Kuas Halus

    Gunakan sapu, kuas halus, atau benda panjang dan keras untuk menghilangkan sarang laba-laba. Benda tersebut berfungsi sebagai pengganti tangan buat mengambil sarang tersebut.

    Setelah diraih, sarang laba-laba akan menempel pada sapu. Lalu, penghuni tinggal membersihkan sarang itu pakai tisu atau plastik.

    Gunakan Vacuum Cleaner

    Vacuum cleaner bisa menyedot berbagai kotoran, termasuk sarang laba-laba. Akan tetapi, mesin penyedot debu ini kurang cocok buat meraih sarang laba-laba di plafon karena ukurannya kurang panjang. Alat ini lebih cocok untuk membersihkan sarang di bawah kursi, belakang pintu, dan sudut jendela.

    Nah, setelah rumah bebas dari sarang, penghuni rumah sebaiknya mencegah laba-laba masuk rumah. Pastikan untuk menutup celah dan retakan di bangunan rumah biar nggak jadi akses laba-laba. Selain itu, tutup makanan dan tempat sampah agar tidak didatangi laba-laba.

    Itulah tips seputar sarang laba-laba. Semoga bermanfaat ya!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com